28 C
Medan
Sunday, April 5, 2026
Home Blog Page 204

Hendrik Sitompul Gelar Syukuran Ultah ke-31 Pernikahan, Pemberkatan Rumah, dan Raih Gelar Doktor

Dr Drs Hendrik H Sitompul bersama istri, Ir Rospita T Marpaung MM disaksikan ketiga anaknya memotong bolu ulang tahun ke-31 pernikahan mereka.
Dr Drs Hendrik H Sitompul bersama istri, Ir Rospita T Marpaung MM disaksikan ketiga anaknya memotong bolu ulang tahun ke-31 pernikahan mereka.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Pasangan Dr Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM dan Ir Rospita T Marpaung MM sedang bersuka cita. Pasalnya, usia pernikahan mereka kini genap 31 tahun. Selain itu, Hendrik juga telah meraih gelar doktor (S3), dan mereka baru saja menempati rumah baru di Tebet Jakarta Selatan.

Atas kebahagiaan itu, Hendrik beserta keluarga menggelar syukuran di rumah baru mereka di Jakarta, Jumat, 27 Juni 2025. Acara ini dimulai dengan Misa konseleberasi dibawakan 4 Pastor yakni Pastor Heronimus Papantro OFM Cap, Pastor Antonius Widyarsono SJ, Pastor Paskalis Conv. Pastor Thomas Tarigan Conv. Setelah itu, dilanjutkan dengan peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun pernikahan ke-31. Tidak ketinggalan para tamu undangan yang hadir juga mengupah-upah dan mengulosi Hendrik Sitompul beserta keluarga.

Hendrik mengaku bersyukur atas anniversary pernikahan ini. “Syukuran ini menjadi simbol keteguhan cinta dan perjalanan hidup kami bersama selama 31 tahun,” kata Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat ini.

Anggota DPR RI periode 2019-2024 ini juga mengaku bersyukur atas peresmian rumah baru barunya di Jakarta Selatan. Menurutnya, selama ini aktivitasnya lebih banyak di Jakarta, sehingga dia bersama keluarga berinisiatif untuk memiliki rumah di Jakarta agar memudahkan aktivitas dan rutinitas sehari-hari.

Selain itu, pada 3 Mei 2015 lalu, Hendrik Sitompul berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Administrasi Bisnis dari Universitas Brawijaya. Ia pun sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua yang telah memberikan dukungan secara penuh dalam proses menempuh Pendidikan yang selama ini ia jalankan.

Namun begitu, Hendrik tak dapat menampik, keberhasilan yang diraihnya saat ini tidak terlepas dari peran dan doa orangtuanya, istrinya, dan ketiga anaknya. “Kalau tidak ada Boru Tobing (ibunya) dan Boru Marpaung (istrinya), mungkin saya tidak bisa seperti sekarang ini. Ini berkat doa mereka, dan doa semuanya. Dan saya sampaikan, Syukur pada Allah atas Berkatnya buat saya,” ujarnya lagi.

Tak lupa, Hendrik Sitompul mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah memenuhi undangan mereka. Terkhusus kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembagunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat. Hendrik pun memohon maaf karena tidak banyak yang diundang pada acara syukuran ini. “Hanya mengundang keluarga inti, kawan gereja dan relasi terdekat,” ujarnya. (adz)

BPJS Ketenagakerjaan Binjai Lindungi Pelajar Magang

KARTU PESERTA: Seorang siswa saat memegang Kartu BPJS Ketenagakerjaan, yang merupakan bentuk perlindungan selama praktik kerja lapangan.
KARTU PESERTA: Seorang siswa saat memegang Kartu BPJS Ketenagakerjaan, yang merupakan bentuk perlindungan selama praktik kerja lapangan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 32 siswa magang dari SMK An Naas, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan Binjai. Puluhan siswa itu telah magang sejak awal Juli 2025.

Program ini menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada para siswa selama menjalani praktik kerja lapangan di berbagai perusahaan mitra.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Binjai, Syarifah Wan Fatimah menjelaskan, perlindungan sosial bagi para siswa yang sedang menjalani masa magang sangat penting. Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya ditujukan bagi pekerja tetap. Namun juga bagi peserta magang yang berstatus siswa atau pelajar.

“Dengan mendaftarkan siswa magang sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, mereka kini terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko lainnya, selama masa magang. Ini penting untuk memberikan rasa aman kepada siswa dan orang tua mereka,” ungkap Syarifah, baru-baru ini.

Dalam sosialisasi ini, Syarifah mengajak perusahaan-perusahaan mitra untuk aktif memastikan setiap siswa magang di tempat mereka terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Dia pun mengimbau kepada seluruh sekolah di Kota Binjai untuk dapat mendaftarkan siswa yang akan melakukan magang ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Syarifah menuturkan, hal tersebut diharapkan dapat membangun budaya yang lebih bertanggung jawab dan peduli terhadap keselamatan pekerja, termasuk peserta magang. “Perusahaan dan sekolah memiliki peran penting dalam memastikan setiap individu yang terlibat dalam proses kerja di tempat mereka, termasuk siswa magang, mendapatkan hak perlindungan sosial,” jelasnya.

Dia juga menuturkan, perlindungan ini mencakup dua program utama, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). JKK memberikan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi selama siswa berada di tempat magang, atau dalam perjalanan dari dan ke lokasi magang. Sementara JKM, memberikan manfaat bagi ahli waris jika terjadi risiko meninggal dunia selama masa magang.

Program BPJS Ketenagakerjaan ini, pun mendapat apresiasi dari sekolah. Hal tersebut dinilai sebagai upaya yang bermanfaat untuk melindungi siswa selama menjalani program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Ucapan terima kasih atas dukungan BPJS Ketenagakerjaan pun mengalir demi memberi perlindungan dan memastikan siswa mendapat pengalaman kerja yang aman serta nyaman selama PKL.

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kota Binjai. (ted/saz)

GAMKI Dairi Gelar Diskusi Publik, Bahas Efisiensi Anggaran

DISKUSI PUBLIK: DPC GAMKI Dairi gelar diskusi publik bahas efisiensi anggaran di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (19/7).(Istimewa/Sumut Pos)
DISKUSI PUBLIK: DPC GAMKI Dairi gelar diskusi publik bahas efisiensi anggaran di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (19/7).(Istimewa/Sumut Pos)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC-GAMKI) Kabupaten Dairi, menyelenggarakan diskusi publik membahas efisiensi anggaran di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Sabtu (19/7) lalu.

Hadir tiga pembicara dalam diskusi itu, yakni Bupati Dairi Vickner Sinaga, Anggota Komisi 3 DPR RI Mangihut Sinaga, serta Dekan Fakultas Hukum Universitas HKBP Nommensen (UHN) Janpatar Simamora. Diskusi ini dimoderatori Redy Antonius Nababan, pengurus GAMKI, yang juga ASN Pemkab Dairi.

Ketua DPC GAMKI Dairi, Januar Pasaribu menyatakan, diskusi publik ini, bertujuan membahas bagaimana pemerintah dapat mengelola keuangan negara secara lebih efektif dan efisien.

“Sebab, pemerintah saat ini melakukan efisiensi anggaran. Bagaimana agar bisa membawa dampak positif bagi pembangunan dan masyarakat dari efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah itu,” jelas Januar.

Sementara itu, Bupati Dairi Vickner Sinaga, menegaskan, diskusi ini penting untuk memastikan alokasi anggaran yang optimal, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan transparansi, yang pada akhirnya memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Intinya adalah untuk kepentingan masyarakat. Itu sebabnya kami selalu menggaungkan tiga hal penting dalam pemerintahan kami, yakni gotong royong, kesetiakawanan sosial, dan pelestarian alam. Kesetiakawanan sosial berarti memberi kesempatan bagi orang lain penerima bantuan pemerintah yang lebih berhak untuk mendapatkannya,” katanya.

Anggota Komisi 3 DPR RI, Mangihut Sinaga mengaku, akan membantu memperjuangkan anggaran dari pemerintah pusat dengan mendorong penambahan pengalihlokasian Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kemudian mendorong program Kementerian untuk Dairi, terutama sektor infrastrukur, jalan, jembatan, kesehatan, dan pertanian. Saya akan mengkomunikasikan dengan Kementerian terkait, agar Dairi juga memperoleh kesempatan membangun daerahnya sendiri,” ujarnya.

“Kalau memang mau membangun untuk rakyat tanpa korupsi, saya siap mendukung,” pungkas Mangihut. (rud/saz)

Ratusan Kendaraan Bermotor Aset Pemko Binjai Tunggak Pajak, DPRD: Contoh Buruk!

Balai Kota Binjai di Jalan Jenderal Sudirman Binjai.(Teddy AkbariSumut Pos)
Balai Kota Binjai di Jalan Jenderal Sudirman Binjai.(Teddy AkbariSumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Ratusan kendaraan bermotor yang tercatat sebagai aset Pemko Binjai, menunggak pembayaran pajak dengan tunggakan tahun yang bervariasi. Atas hal tersebut, DPRD Binjai menilai, pemko memberi contoh buruk kepada masyarakat.

Dalam temuan auditor, ada 300-an kendaraan bermotor telah jatuh tempo pembayaran pajaknya. Ratusan aset milik Pemko Binjai itu, dikuasai oleh sejumlah organisasi perangkat daerah hingga kelurahan dan kecamatan serta Puskesmas.

Kepala Bidang Aset Umrizal Ginting, tidak merespons konfirmasi wartawan ketika dikonfirmasi sejak Minggu (20/7) hingga Senin (21/7).

Meski sudah diingatkan, konfirmasi melalui layanan pesan singkat WhatsApp, Umrizal tidak kunjung memberi tanggapannya.

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Binjai, Ronggur Simorangkir menilai, wali kota bukan contoh yang baik.

“Wali kota tidak memberi contoh yang baik, karena membiarkan pemerintahan yang dipimpinnya tidak taat dan patuh kepada kewajiban bernegara,” ungkap Ronggur, Senin.

Politisi Partai Gerindra ini, pun menyesalkan hal tersebut. Baginya, Pemko Binjai memberi contoh buruk di tengah sosialisasi yang gencar untuk menggenjot pendapatan daerah.

“Kami sangat sesalkan hal ini terjadi, dan ini contoh yang tidak baik bagi masyarakat yang dipimpinnya. Fraksi Gerindra minta agar dilakukan pendataan ulang aset kendaraan bermotor, agar tidak ada lagi kendaraan pelat merah yang tidak taat pajak. Malu kita jika jadi contoh tak taat pajak,” tegasnya.

Ironisnya, dalam laporan auditor, ratusan unit kendaraan bermotor yang telah jatuh tempo pembayaran pajak itu, tidak dianggarkan untuk pelunasannya pada 2025 ini. (ted/saz)

Peringati Hari Koperasi ke-78, Bupati Dairi Luncurkan Koperasi Merah Putih di 169 Desa dan Kelurahan

SERAHKAN SK: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala (dua kiri) secara simbolis menyerahkan Akta Pendirian Koperasi Merah Putih kepada Lurah Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Haposan Bancin di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (21/7).(Istimewa)
SERAHKAN SK: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala (dua kiri) secara simbolis menyerahkan Akta Pendirian Koperasi Merah Putih kepada Lurah Panji Dabutar, Kecamatan Sitinjo, Haposan Bancin di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (21/7).(Istimewa)

SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Vickner Sinaga, didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala, mengikuti secara daring peringatan Hari Koperasi ke-78 dan peluncuran kelembagaan Koperasi Merah Putih digedung Balai Budaya Sidikalang, Senin (21/7).

Peluncuran Koperasi Merah Putih digelar serentak se-Indonesia, dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Desa Bentangen, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Saat peluncuran Koperasi Merah Putih bagi 169 desa dan kelurahan, Vickner menyampaikan, peluncuran ini merupakan suatu tanda dan bentuk komitmen Pemkab Dairi melaksanakan proyek strategis nasional.

“Ini juga sekaligus menjadi tonggak dari visi dan misi Pemkab Dairi, yakni Mewujudkan Masyarakat Dairi yang Sejahtera dan Berdaya Saing, dengan Pemerataan Pembangunan yang Berkeadilan dan Berkelanjutan,” ungkap Vickner.

Vickner pun mengapresiasi seluruh pihak yang turut berpartisipasi dalam percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih desa/kelurahan secara akuntabel. Dia berharap, semua pihak punya spirit yang sama untuk berkerja semaksimal mungkin menyukseskan Program Koperasi Merah Putih.

“Seluruh pihak terkait harus memastikan masalah perizinan, dan administrasi selesai tepat waktu, dengan didasari keseriusan dan tanggap dalam mengantisipasi setiap pembaharuan,” imbaunya.

Vickner yakin, dengan semangat gotong royong, Koperasi Merah Putih akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi di tingkat pedesaan dan kelurahan. Dia juga mengatakan, Koperasi akan menyediakan berbagai unit layanan, mulai dari layanan sembako, logistik, pergudangan, simpan pinjam, apotek, klinik desa, hingga potensi usaha lainya.

Di akhir acara, Wahyu secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) Akta Pendirian Koperasi Merah Putih kepada Ketua Koperasi perwakilan dari 15 kecamatan. (rud/saz)

POBSI Medan Ingin Rangkul Semua Rumah Biliar

Ketua POBSI Kota Medan Ir Halomoan Samosir dan pengurus bersama perwakilan rumah biliar dalam pertemuan di Kantor Dispora Medan, Senin (21/7/2025). (Dok Pribadi)
Ketua POBSI Kota Medan Ir Halomoan Samosir dan pengurus bersama perwakilan rumah biliar dalam pertemuan di Kantor Dispora Medan, Senin (21/7/2025). (Dok Pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Medan periode 2025-2019 ingin merangkul semua rumah biliar. Mereka ingin bersama-sama memajukan biliar di Kota Medan.

Hal itu terungkap saat Pengkot POBSI Medan melakukan silaturahmi dengan rumah biliar di Aula Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan, Jalan Ibus Raya, Petisah, Senin (21/7/2025) sore.

Hadir Ketua Pengkot POBSI Medan Ir Halomoan Samosir, Sekretaris Sumuang Nababan, Bidang Organisasi Tri Yoga Wibowo, Bidang Kepelatihan Resa M Rangkuti, Bidang Hukum dan Lembaga Asril Tanjung, dan lainnya. Hadir juga beberapa rumah biliar.

“Tujuan kita menggelar pertemuan ini adalah untuk saling mengenal dengan rumah biliar. Selain itu juga membahas program POBSI Medan ke depan bersama rumah biliar. Kita ingin merangkul semua rumah biliar di Kota Medan,” jelas Halomoan.

Agenda POBSI Kota Medan terdekat adalah pelaksanaan Kejuaraan Biliar Piala Wali Kota Medan yang akan digelar 9-10 Agustus 2025 mendatang. Kejuaraan ini akan dirangkai dengan pelantikan Pengkot POBSI Medan periode 2025-2029.

“Pengkot POBSI Medan akan dilantik pada 9 Agustus 2025 bersamaan dengan pembukaan Piala Wali Kota Medan. Kita berharap semua rumah biliar hadir,” ungkapnya.

Pertemuan itu juga membahas soal rencana pembentukan klub biliar, handicap, pelaksanaan turnamen, dan sebagainya. POBSI Medan berharap turnamen biliar di Kota Medan ke depan lebih terjadwal sehingga lebih ramai.

“Kita berencana membentuk klub di rumah-rumah biliar. Mereka akan dibuatkan SK. Jadi dengan adanya klub tersebut, maka pembinaan atlet akan semakin berkembang,” jelasnya.

Halomoan mengakui rumah biliar di Kota Medan semakin berkembang belakangan ini. Dan, rumah biliar tidak bisa dipisahkan dari segi prestasi dengan bisnis. “Kita ingin kolaborasikan antara prestasi dengan bisnis dengan pembentukan klub di rumah biliar,” paparnya.

Untuk itu, POBSI Medan bertekad menjadi rumah bagi seluruh rumah biliar di Kota Medan. POBSI ingin melindungi rumah biliar. Karena itu, mereka akan menjalin komunikasi dengan pemerintah.

“Memang berat. Tapi kami tidak pernah parah semangat. Kami akan bekerja keras bagaimana merangkul semua rumah biliar. Kemudian sama-sama menjalin komunikasi dengan pemerintah,” pungkas Halomoan. (dek)

PBB Ungkap Daftar Perusahaan yang Bantu Genosida Israel di Palestina, Tak Ada Danone

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perserikatan Bangsa‑Bangsa (PBB) merilis laporan terbaru terkait perusahaan mana saja yang membantu agresi militer Israel ke Palestina.

Dalam laporan tersebut tidak ditemukan Danone sebagai salah satu perusahaan yang membantu genosida zionis Israel terhadap warga Palestina.

“Perusahaan-perusahaan ini tidak lagi hanya terlibat dalam pendudukan, mereka mungkin terlibat dalam ekonomi genosida,” tegas Pelapor Khusus PBB, Francesca Albanese dalam laporannya seperti dikutip Aljazeera.

Albanese menyebutkan bahwa ada 48 perusahaan mulai dari teknologi, militer, konstruksi sipil, energi, finansial hingga agrikultur yang terlibat dalam genosida tersebut.

Perusahaan-perusahaan itu terlibat dan memiliki peran masing-masing dalam penjajahan Israel di Tepi Barat dan Gaza.

Adapun, sejumlah perusahaan itu yakni Microsoft, Alphabet Inc.- yang merupakan perusahaan induk Google dan Amazon. Perusahaan-perusahaan ini memberikan akses teknologi AI dan komputasi awan alias cloud kepada Israel untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan data dan pengawasannya.

Sementara di sektor pertanian, Bright Dairy & Food dari China merupakan pemilik mayoritas Tnuva, konglomerat makanan terbesar di Israel. Mereka mendapatkan keuntungan dari tanah warga Palestina yang disita di pos-pos terdepan ilegal Israel.

Perusahaan yang terlibat dalam sektor konstruksi sipil antara lain Caterpillar, Rada Electronic Industries milik Leonardo, HD Hyundai dari Korea Selatan, dan Volvo Group dari Swedia. Korporasi ini menyediakan mesin berat untuk pembongkaran rumah dan pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat

Sedangkan perusahaan finansial yang terlibat genosida Israel di Palestina yakni BNP Paribas dari Prancis dan Barclays dari Inggris. Keduanya membantu Israel agar memungkinkan menahan premi suku bunga meskipun terjadi penurunan peringkat kredit.

Sementara, nama-nama perusahaan yang besar di Indonesia seperti KFC, Danone, Pizza Hut, Aqua hingga Unilever dan sebagainya tidak masuk dalam laporan resmi tersebut. Padahal, perusahaan-perusahaan tersebut kerap muncul dalam daftar boikot yang beredar liar di Indonesia.

Tidak ada kaitan langsung maupun tidak langsung semisal dari Danone ataupun Aqua yang bisa dikaitkan dengan dukungan terhadap agresi Israel ke Palestina. Temuan ini sekaligus menjadi klarifikasi terhadap berbagai narasi di media sosial yang selama ini mengaitkan Danone, khususnya produk-produk seperti Aqua dengan dukungan terhadap Israel.

Laporan tersebut juga selaras dengan data Komisioner Tinggi untuk HAM (OHCHR) PBB yang tidak memasukan Danone ke dalam daftar perusahaan yang diduga terafiliasi dengan Israel. Data-data resmi ini menguatkan bahwa semua tuduhan terhadap Danone, serta ajakan boikot produk‑produknya adalah tanpa fakta dan cenderung motivasi persaingan bisnis semata.

Hal ini sebagaimana diwaspadai Ekonom International Islamic University Malaysia, Nurizal Ismail. Dia mengatakan bahwa boikot yang dilakukan atas dasar persaingan usaha, bukan kemanusiaan sangat merugikan, termasuk ekonomi di dalam negeri.

Ekonom Mumtaz Foundation mewanti-wanti agar jangan sampai produk yang sebenarnya tidak terafiliasi tetapi karena ada saham dari luar negeri akhirnya terdampak dan menjadi korban boikot. Padahal, sambung dia, itu merupakan produk lokal yang telah menyerap tenaga kerja dan melakukan banyak kegiatan positif bagi masyarakat.

“Jadi bisa ada penumpang gelap yang bermain. Produk-produk tertentu yang sebenarnya lokal tapi difitnah sebagai terafiliasi dengan Israel padahal tidak,” katanya. (ila)

Taufik: Jambore Posyandu Jadi Agenda Tahunan di Asahan

PENUTUPAN: Bupati Asahan H Taufik Zainal Abidin SSos MSi saat penutupan Jambore Posyandu ke-12 Tahun 2025 di Lapangan PTPN IV Kebun Sei Dadap, Sabtu (19/7).
PENUTUPAN: Bupati Asahan H Taufik Zainal Abidin SSos MSi saat penutupan Jambore Posyandu ke-12 Tahun 2025 di Lapangan PTPN IV Kebun Sei Dadap, Sabtu (19/7).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan resmi menetapkan Jambore Posyandu sebagai agenda tahunan. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Asahan H Taufik Zainal Abidin SSos MSi saat menutup Jambore Posyandu ke-12 Tahun 2025 di Lapangan PTPN IV Kebun Sei Dadap.

“Jambore ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kapasitas kader Posyandu,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan camat dan kepala desa, serta mendorong kader untuk menyukseskan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang turut diluncurkan dalam kegiatan ini oleh Badan Gizi Nasional RI.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.500 kader dan diisi dengan banyak kegiatan. Di antaranya berupa kemah kader, senam sehat, skrining kesehatan, sarasehan, demo masak besar bergizi oleh Chef Azwar, pemberian makan sehat bergizi kepada siswa SD, serta penyaluran bantuan beras kepada warga Desa Sei Dadap.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Asahan memberikan hadiah kepada Laina Tusifah Sirait (Kecamatan Sei Kepayang Barat) berupa hadiah Umrah.

Selain itu, Nur Aini Nasution (Air Joman) dan Yaumi Hariati (Simpang Empat) menerima penghargaan atas pengabdian selama 43 tahun, serta penghargaan kepada para kader yang berhasil keluar sebagai pemenang lomba.

Pada kegiatan ini, Kecamatan Aek Ledong keluar sebagai Juara Umum karena berhasil memenangkan berbagai lomba yang dilaksanakan. Sejumlah kader dari kecamatan lain juga meraih juara dalam kategori Kuis Rangking 1, Door Prize, Fun Game, Kuis Ketangkasan, keterampilan, penyuluhan, dan perlombaan yel-yel.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP, Ketua DPRD Kabupaten Asahan H Efi Irwansyah Pane SKM MM, Direktur Sistem Pemenuhan Gizi dan Tenaga Ahli BGN RI, GM PTPN III Distrik Asahan, Ketua dan Wakil Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, PKK Kabupaten Asahan, Pengurus DWP Kabupaten Asahan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, seluruh OPD, Kabag, dan Camat se-Kabupaten Asahan.

Secara umum, seluruh kader merasakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan yang kuat, serta merasakan perhatian Pemkab Asahan yang begitu besar terhadap seluruh kader Posyandu di seluruh desa.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan balon harapan oleh Bupati dan Wakil Bupati Asahan sebagai simbol semangat kader dalam membangun masyarakat sehat. (dat/azw)

Lomba Desa Percontohan 2025, PKK Sergai Genjot Pogram Pemberdayaan Keluarga

DAMPINGI: Ketua TP PKK Kabupaten Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya turut mendampingi Camat Teluk Mengkudu, Rizki Abdullah Nasution SSTP MSP, Ketua TP PKK kecamatan sergai serta jajaran.(FadLI/SUMUT POS)
DAMPINGI: Ketua TP PKK Kabupaten Sergai Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya turut mendampingi Camat Teluk Mengkudu, Rizki Abdullah Nasution SSTP MSP, Ketua TP PKK kecamatan sergai serta jajaran.(FadLI/SUMUT POS)

SEGAI, SUMUTPOS.CO – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) kembali menunjukkan komitmennya dalam menggenjot program pemberdayaan keluarga. Sepanjang pekan ini, serangkaian Kunjungan Penilaian Lomba Desa Percontohan Tingkat Kabupaten Sergai Tahun 2025 dilaksanakan secara maraton di berbagai lokasi, mengevaluasi inovasi desa dalam mewujudkan keluarga sejahtera.

Hari ini, Kamis (17/7) kemarin, perhatian tertuju pada Aula Kantor Desa Pematang Kuala Kecamatan Teluk Mengkudu yang menjadi lokasi penilaian untuk Kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK. Rombongan TP PKK Kabupaten Sergai dipimpin langsung oleh Ketua Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya.

Turut mendampingi Camat Teluk Mengkudu, Rizki Abdullah Nasution SSTP MSP, Ketua TP PKK kecamatan di Sergai serta jajarannya.

Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Pematang Kuala, Ramlan, bersama jajaran pengurus TP PKK Desa dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya menyampaikan apresiasi tinggi atas kesiapan dan upaya maksimal yang telah dilakukan Desa Pematang Kuala.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Ketua TP PKK Desa beserta seluruh kader, aparatur desa, dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Dukungan dan partisipasi ini adalah kunci utama keberhasilan Gerakan PKK dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menegaskan peran strategis TP PKK sebagai mitra pemerintah daerah dalam pembangunan dan pemberdayaan keluarga. “TP PKK memiliki peran vital dalam meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin, menuju terwujudnya keluarga yang berbudaya, bahagia, sejahtera, maju, mandiri, harmonis, dan religius,” jelasnya.

“Lomba ini adalah bentuk evaluasi dan motivasi untuk meningkatkan kinerja serta kapasitas pengurus TP PKK, sekaligus mengukur perkembangan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tingkat kecamatan dan desa,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Pematang Kuala menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari TP PKK kabupaten. Ia berharap, kegiatan ini dapat membawa semangat baru bagi kemajuan desanya yang mayoritas warganya berprofesi sebagai nelayan dan petani.

“Kami berharap dukungan yang lebih besar lagi untuk kemajuan Desa Pematang Kuala,” ungkap Bapak Ramlan, sembari mengapresiasi kinerja Tim Penanggulangan Malaria Desa Kuala yang terus menjaga kesehatan masyarakat. Sebelumnya, Rabu, 16 Juli 2025, TP PKK Kabupaten Sergai juga telah melaksanakan serangkaian penilaian di beberapa lokasi.

Ketua TP PKK Sergai, Ny Hj Rosmaida Darma Wijaya, secara langsung memimpin penilaian untuk kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) di Kantor Desa Marihat Dolok, Kecamatan Bintangbayu, serta kategori AKU Hatinya PKK yang berlokasi di Kantor Desa Ujungsilau, Kecamatan Dolok Masihul.

“Melalui serangkaian kegiatan ini, diharapkan akan lebih meningkatkan semangat inovasi dan pembenahan di tingkat desa dapat terus berlanjut. Tidak hanya saat penilaian, namun secara berkelanjutan demi manfaat yang lebih besar bagi keluarga dan masyarakat, serta mendukung visi Kabupaten Sergai Dambaan Mantab,” kata Ketua TP PKK Sergai.

Di hari yang sama, Ketua Bidang I PKK, Ny. Hj. Aini Zetara Adlin Tambunan, turut bergerak melakukan penilaian untuk kategori Tertib Administrasi PKK di Kantor Desa Bandarnegeri, Kecamatan Bintangnayu, dan kategori IVA Test yang dilaksanakan di Kantor Camat Dolok Masihul. (fad/azw)