28 C
Medan
Monday, April 6, 2026
Home Blog Page 205

Peringati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Pemkab Langkat Gelar Zikir Akbar

MASUK: Bupati Langkat Syah Afandin, saat memasuki tempat kegiatan zikir akbar di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat.(Dokumen Diskominfo Langkat)
MASUK: Bupati Langkat Syah Afandin, saat memasuki tempat kegiatan zikir akbar di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat.(Dokumen Diskominfo Langkat)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemkab Langkat menggelar zikir akbar bersama masyarakat dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat, Sabtu (19/7) lalu.

Kegiatan tersebut diramaikan juga oleh Majelis Taklim Tsaqifa dan komunitas relawan guru mengaji yang konsisten dalam misi memberantas buta aksara Alquran di Kabupaten Langkat.

Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang penuh kekhusyukan itu. Mereka larut dalam lantunan zikir dan doa, serta menyaksikan momen mengharukan saat sejumlah lansia dari Majelis Taklim Tsaqifa membacakan sambung ayat Alquran dengan lancar.

Adapun lansia tersebut, yakni Solehah (73), Siti (72), Tumini (72), Lusiana (72), dan Mariati (75). Mereka membuktikan, semangat belajar tak mengenal usia. Mereka juga merupakan bagian dari hampir 1.000 murid Majelis Taklim Tsaqifa yang berhasil membaca Alquran secara mandiri hanya dalam lima hingga 10 kali kali pertemuan.

Bupati Langkat Syah Afandin, yang turut menyaksikan langsung penampilan para nenek tersebut, tampak haru dan bangga. Dia memuji perjuangan para guru mengaji dari Majelis Taklim Tsaqifa yang berkeliling dari rumah ke rumah untuk mengajar para lansia. Di usia senja, mereka masih dapat membaca Alquran dengan lancar.

“Ini adalah anugerah yang luar biasa. Terima kasih kepada Majelis Taklim Tsaqifa yang terus menebar cahaya Alquran di tengah masyarakat,” ungkap Ondim, sapaan karib Syah Afandin.

Ondim juga mengatakan, pendekatan yang dilakukan oleh Majelis Taklim Tsaqifa patut dijadikan teladan. Para pengajarnya tak menunggu murid datang, melainkan aktif menjangkau mereka yang terkendala, terutama lansia.

“Ini bentuk jihad yang mulia. Semoga Allah Subhanahu wa Taala balas dengan surga yang indah,” doanya.

Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, acara kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba baca Alquran yang dibagi dalam dua kategori usia, yakni 30-55 tahun dan 55-80 tahun.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Langkat berharap semangat cinta Alquran terus tumbuh subur di tengah masyarakat, dan Kabupaten Langkat semakin kokoh sebagai daerah yang religius dan beradab. (ted/saz)

Terima Panitia Perayaan Hari Koperasi ke-78, Vickner: Koperasi Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi Masyarakat

TERIMA AUDENSI: Bupati Dairi Vickner Sinaga, didampingi Ka Perindagkop UMKM, Iwan Taruna Berutu, audensi Panitia Perayaan Hari Koperasi ke-78, Jumat (18/7).(Istimewa)
TERIMA AUDENSI: Bupati Dairi Vickner Sinaga, didampingi Ka Perindagkop UMKM, Iwan Taruna Berutu, audensi Panitia Perayaan Hari Koperasi ke-78, Jumat (18/7).(Istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Vickner Sinaga, didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Iwan Taruna Berutu, menerima audiensi Panitia Perayaan Hari Koperasi ke-78 2025 di Ruang Rapat Bupat Dairi, Jumat (18/7) lalu.

Dalam pertemuan itu, panitia menyampaikan rencana kegiatan, serta memohon arahan dan dukungan dari Pemkab Dairi.

Sementara Vickner, pun menyambut baik inisiatif panitia untuk merayakan Hari Koperasi. “Koperasi punya peran strategis dalam membangun perekonomian masyarakat. Terutama mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Koperasi bukan hanya wadah ekonomi, tapi juga sarana memperkuat solidaritas dan kemandirian masyarakat,” ungkap Vickner.

Menurut Vickner, perayaan Hari Koperasi harus menjadi momentum untuk memperkuat peran Koperasi di tengah tantangan ekonomi yang ada saat ini.

Dia pun memberikan masukan, agar perayaan Hari Koperasi ke-78 dikemas dengan kegiatan edukatif, produktif, dan menyentuh langsung kepentingan anggota Koperasi dan masyarakat luas, seperti pameran UMKM, pelatihan kewirausahaan, serta kegiatan sosial.

“Sinergi antara panitia, gerakan Koperasi, pelaku usaha, serta dinas terkait, sangat penting, agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan berdampak luas,” pungkas Vickner. (rud/saz)

Korban Meninggal Tertimpa Pohon, Ricky Anthony Gerak Cepat Beri Santunan

DATANGI: Tim Ricky Anthony saat mendatangi kediaman korban meninggal dunia akibat tertimpa pohon trembesi patah.
DATANGI: Tim Ricky Anthony saat mendatangi kediaman korban meninggal dunia akibat tertimpa pohon trembesi patah.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony, bergerak cepat untuk memberikan santunan kepada masyarakat yang menjadi korban tertimpa batang pohon trembesi patah di Alun-alun Tengku Amir Hamzah, Stabat, Langkat. Adapun korban yang meninggal dunia usai menjalani perawatan medis di rumah sakit, yakni PA Nainggolan. Peristiwa itu terjadi pada pekan lalu, dan menjadi duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Ricky mengetahui peristiwa nahas itu melalui pemberitaan. Wakil Ketua DPRD Sumut ini, pun bergerak dengan mengutus timnya untuk memberi tali asih kepada keluarga PA Nainggolan. Politisi muda dari Partai NasDem itu, prihatin atas insiden tersebut.

Begitu mengetahui alamat korban, dia langsung mengutus timnya untuk memberi santunan kepada kaluarga yang berduka.

“Kami turut berduka atas musibah yang dialami warga yang sedang beraktivitas di Alun-alun Stabat. Semoga keluarga korban tabah dalam mengadapinya. Kita juga harus berhati-hati di ruang terbuka publik yang dirasa berpotensi menimbulkan bahaya,” imbau Ricky, dalam keterangan tertulis, Minggu (20/7).

Sementara itu, keluarga korban yang menerima kunjungan Tim Ricky, mengucapkan banyak terima kasih.

“Semoga Pak Ricky Anthony sehat-sehat dan sukses selalu. Terima kasih banyak atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” kata keluarga korban.

Adapun PA Nainggolan, merupakan seorang pelajar yang baru lulus dari satu SMA swasta dan berdomisili di Lingkungan 3 Mesra, Kelurahan Perdamaian, Stabat, Langkat.

Tak hanya merenggut jiwa manusia, peristiwa pohon patah itu, juga menimpa beberapa sepedamotor hingga ringsek.

Seperti diketahui, Alun-alun Stabat merupakan ruang terbuka publik yang biasa dimanfaatkan warga sekitar untuk berolahraga dan kegiatan lainnya. (ted/saz)

Jelang Revalidasi Kaldera Toba dari UNESCO, Pemkab Dairi Bersihkan Geosite Silalahi

GOTONG ROYONG: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala (kiri) didampingi Sekda Surung Charles Lamhot Bantjin, bersama masyarakat saat melakukan gotong royong di kawasan Danau Toba, Silalahi, jelang Revalidasi UNESCO.(Istimewa/Sumut Pos)
GOTONG ROYONG: Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala (kiri) didampingi Sekda Surung Charles Lamhot Bantjin, bersama masyarakat saat melakukan gotong royong di kawasan Danau Toba, Silalahi, jelang Revalidasi UNESCO.(Istimewa/Sumut Pos)

SUMUTPOS.CO – Jelang kedatangan tim revalidasi dari UNESCO yang bakal melakukan penilaian ke Kawasan Danau Toba, satu di antaranya Geosite Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Pemkab Dairi pun menggelar gotong royong bersama masyarakat, untuk membersihkan kawasan tersebut, Jumat (18/7) lalu.

Seperti dilansir laman resmi media sosial (medsos) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Dairi, gotong royong persiapan Revalidasi UNESCO Global Geopark Toba Caldera itu, dipimpin langsung Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala.

Wahyu yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Surung Charles Lamhot Bantjin, berbaur bersama pemerintah desa, komunitas masyarakat, pelajar, dan para pimpinan OPD serta Pemerintah Kecamatan Silahisabungan untuk melakuan gotong royong membersihkan, serta melakukan penataan dan perbaikan kawasan Geosite Silalahi.

“Kegiatan ini merupakan komitmen dan kepedulian kita bersama dalam menjaga dan merawat kekayaan alam, serta warisan geologi yang ada di Silalahi. Persiapan matang sangat penting menyambut tim revalidasi dari UNESCO, yang akan menilai keberlanjutan status kaldera Toba sebagai global geopark,” ungkap Wahyu.

Wahyu pun mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Silahisabungan yang secara konsisten menjaga lingkungan dan mendukung pengembangan kawasan geopark.

“Silahisabungan memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keindahan ini, karena kita tidak hanya menjual pemandangan, tapi juga nilai kearifan lokal dan keberlanjutan,” sebutnya.

“Revalidasi UNESCO Global Geopark Toba Caldera 2025 menjadi momentum penting untuk membuktikan, Dairi khususnya Silahisabungan, siap menjadi bagian dari kawasan geowisata kelas dunia yang berkelanjutan,” pungkas Wahyu. (rud/saz)

Panas di Sumut Capai 37 Derajat

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi suhu panas dan angin kencang di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, diperkirakan suhu panas dan angin kencang akan terjadi selama sepekan ke depan.

Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Fauziah Fitri Damanik mengatakan, secara umum untuk sepekan ke depan, Sumut masih dalam periode musim kemarau. “Seminggu ke depan, secara umum wilayah Sumut cerah berawan dan masih ada potensi hujan ringan hingga sedang tapi dalam probabilitas yang rendah,” kata Fauziah kepada Sumut Pos di Medan, Minggu (20/7).

Dijelaskannya, berdasarkan analisa pola angin menunjukkan angin baratan yang cukup kuat dan bersifat divergen (menyebar), sehingga secara tidak langsung mempengaruhi suhu panas dan angin kencang di wilayah Sumut. “Angin yang divergen (menyebar) mengakibatkan pertumbuhan awan cukup sulit sehingga cahaya matahari sangat instens menembus ke permukaan tanpa adanya tutupan awan, sehingga mengakibatkan suhu udara cukup tinggi,” jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, angin divergen tersebut secara tidak langsung juga menyebabkan angin kencang. Di sisi lain terdapat pula siklon tropis wipha di perairan Filipina yang mengakibatkan adanya percepatan angin yang melalui wilayah Sumut menuju perairan Filiphina yang secara tidak langsung mempengaruhi kecepatan angin di wilayah Sumut.

“Prospek cuaca dari 21-23 Juli 2025, potensi hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Dairi, Pakpakbharat, Humbanghasundutan (Humbahas), Sibolga, Langkat, Tapanuli Utara (Taput), Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapsel), Nias, Nias Utara, Nias Barat, Gunung Sitoli, Karo dan Mandailingnatal (Madina). Dengan suhu udara maksimum dapat mencapai 37 derajat celcius,” imbuhnya.

Fauziah menambahkan, dalam beberapa hari ke depan, diprakirakan pola cuaca hampir sama dengan kemarin. Mengingat cuaca yang masih cukup panas, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap hal-hal yang dapat memicu kebakaran, mengurangi kegiatan di luar rumah, memperbanyak konsumsi air putih dan buah serta menggunakan sunscreen.

“Diimbau juga kepada masyarakat untuk waspada potensi suhu panas dan angin kencang di wilayah Sumut. Untuk itu masyarakat dapat mengurangi kegiatan di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, waspada risiko kebakaran akibat kondisi kering dan panas. Selain itu tetap waspada karena cuaca bersifat dinamis dan selalu pantau sosial media kita di @infobmkgsumut,” pungkasnya.

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Picu Kebakaran

Diketahui, dalam beberapa hari terakhir, Sumatera Utara khususnya Kota Medan dilanda cuaca panas dan angin kencang. Namun begitu, hingga kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan belum ada menerima laporan rumah rusak akibat disapu angin kencang. “Hingga saat ini, kita tidak ada menerima laporan rumah masyarakat yang rusak terdampak angin kencang,” kata Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari kepada Sumut Pos, Minggu (20/7).

Dikatakan Yunita, bila terdapat rumah ataupun bangunan yang rusak akibat angin kencang, pihaknya pasti akan mendapatkan laporan tersebut dari perangkat kewilayahan. “Artinya, memang tidak ada kejadian apapun karena angin kencang di Kota Medan,” tegasnya.

Yunita juga menyebutkan, BMKG sudah memperingatkan warga Kota Medan untuk mewaspadai terjadinya suhu panas disertai angin kencang. “Kondisi ini diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari kedepan,” kata Yunita.

Kondisi cuaca panas disertai angin kencang ini, sambung Yunita, berpotensi meningkatkan terjadinya kebakaran. Untuk itu, ia pun mengimbau warga Kota Medan untuk waspada dan lebih memperhatikan kondisi di sekitar tempat tinggalnya. “Karena kondisi panas dan angin ini, maka diperingatkan adanya potensi terjadinya kebakaran. Tetap waspada, perhatikan semua hal yang bisa menjadi pemicu terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

25 Rumah Ludes Terbakar di Putri Hijau Medan

Sementara pada Minggu (20/7) dini hari, sebanyak 25 rumah di kawasan pemukiman penduduk Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan, M Yunus mengatakan, pihaknya sempat kesulitan dalam memadamkan api karena tiupan angin yang cukup kencing. Angin kencang itu membuat api dengan mudah merambat ke rumah lainnya hingga mengakibatkan puluhan rumah hangus terbakar.

Setidaknya kata dia, 11 unit armada mobil pemadaman dikerahkan untuk memadamkan api. “Sekira pukul 07.00 WIB tadi, api telah berhasil dipadamkan. Kita menurunkan sebanyak 11 armada mobil pemadam kebakaran,” ujarnya.

Lebih kurang empat jam berjibaku, akhirnya petugas dapat memadamkan kobaran api. Sementara warga yang menjadi korban kebakaran telah menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman. “Untuk penyebab dari musibah kebakaran ini masih diselidiki pihak yang berwajib. Dari data yang telah dihimpun kurang lebih sebanyak 25 rumah ludes terbakar. Sedangkan kerugian yang dialami belum bisa diperkirakan,” jelasnya.

Menurut laporan akhir DPKP Kota Medan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai nilai yang belum dapat ditaksir secara pasti. Untuk menjinakkan kobaran api yang membesar, DPKP Kota Medan mengerahkan 11 unit armada pemadam kebakaran dengan total kapasitas air terpakai mencapai 216.500 liter.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Lokasi kejadian saat ini telah diamankan untuk proses investigasi lebih lanjut guna mengungkap pemicu kebakaran tersebut. (dwi/map/man/adz)

Pemerintah Operasi Pasar Besar-besaran, Beras SPHP 5 Kg Dibanderol Rp62.500

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Harga beras premium di sejumlah provinsi dijual di atas harga eceran tertinggi (HET). Untuk menurunkan harga beras, pemerintah menggelar operasi pangan murah dengan mendistribusikan beras kemasan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).

Secara nasional, pemerintah menetapkan HET beras premium di harga Rp14.900 per kg. Namun, di pasaran harganya mencapai Rp16.105 per kg atau selisih 8,09 persen dari HET. Bila perbedaan persentase itu lebih dari lima persen, maka pemerintah perlu mengintervensi agar harga kembali normal.

Upaya menurunkan harga beras premium itu dilakukan operasi pangan murah yang diluncurkan sejak Jumat (18/7) pekan lalu. Pemerintah menyalurkan beras kemasan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Beras tersebut dikemas 5 kg dengan HET Rp62.500 per kemasan atau Rp12.500/kg. Beras SPHP masuk dalam kategori medium. Dengan campuran beras patah maksimal 25 persen.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengecek operasi pangan murah di Majene, Sulawesi Barat, Minggu (20/7). Dia bersyukur beras SPHP sudah terdistribusi luas. Sehingga, masyarakat bisa mudah mendapatkannya. Salah satu tempat penjualan beras SPHP adalah di kantor PT Pos Indonesia. “Beras SPHP 1,3 juta ton akan disalurkan di seluruh Indonesia secara bertahap sampai Desember,” terangnya.

Dengan adanya beras SPHP itu, Amran berharap harga beras dapat turun dalam 1-2 pekan ke depan. “Seluruh BUMN bergerak bersama-sama untuk melakukan operasi pasar besar-besaran,” ucapnya.

Pemerintah, kata Amran, melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga beras. Selain lewat distribusi beras murah SPHP, Kementan telah mengungkap dan melaporkan dugaan pengoplosan beras yang tidak sesuai kualitas serta penjualan di atas HET. Menurut dia, kasus itu telah ditindak dan berdampak pada penurunan harga beras oleh perusahaan maupun produsen. “Produsen sudah menyurat langsung bahwa harga satu kemasan (5 kg) untuk beras premium itu turun Rp 1.000,” katanya.

Amran meminta seluruh pengusaha beras di Indonesia tidak menjual produknya melewati HET. Kemudian, mutu juga harus sesuai spesifikasi. Bila yang dijual beras premium, maka harus sesuai spesifikasi beras premium.

Terkait beras premium oplosan, Amran mengungkapan, pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. “Tadi malam kami komunikasi dengan Pak Kapolri. Dari 212 merek beras kita proses, sudah diperiksa 25. Kemungkinan selanjutnya 40-50 merek diperiksa maraton,” ujarnya.

Dia menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan menindak tegas pengusaha atau produsen yang terbukti melakukan kecurangan. Amran mencontohkan kasus pupuk palsu dan minyak goreng yang sebelumnya telah ditetapkan tersangka. “Ini perintah Presiden Prabowo. Kita harus jaga ketenangan. Kita harus jaga pangan negara kita di saat pangan negara lain kesulitan,” katanya.

Mendadak Dipanggil Presiden

Sementara kemarin (20/7), Mentan Amran Sulaiman dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Bandara Halim Perdanakusuma. Pemanggilan mendadak itu dilakukan di sela agenda Presiden Prabowo bertolak ke Solo. Pertemuan Amran dengan Prabowo berlangsung secara tertutup di ruang VIP bandara Halim Perdanakusuma dan berlangsung sekitar satu jam.

Pertemuan tersebut tidak diumumkan secara resmi. Kehadiran Amran di lokasi yang sama dengan Prabowo itu, memicu perhatian publik. Pasalnya sejumlah isu strategis tengah mencuat. Khususnya menyangkut stabilitas harga beras dan penanganan kasus beras oplosan yang melibatkan puluhan produsen.

Dikonfirmasi terkait pertemuan Prabowo dengan Amran itu, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian Moch Arief Cahyono membenarkan adanya pertemuan tersebut. “Benar, Bapak Menteri (Amran) bertemu Presiden di Bandara Halim siang tadi,” ujar Arief singkat saat dihubungi media. Namun Arief tidak merinci isi pembicaraan maupun agenda khusus yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Hingga sore hari, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana. Namun sumber internal menyebut bahwa Presiden Prabowo memang kerap meminta laporan langsung dari para menteri teknis terkait isu-isu aktual. Khususnya byang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pangan.

Bulog Jamin Kualitas Beras SPHP

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, pihaknya menjaga kualitas beras SPHP. “Beras SPHP kualitasnya baik. Tidak berkutu. Dan kemasannya kuat,” katanya.

Proses distribusi beras SPHP akan diawasi ketat. Itu untuk mencegah permainan di lapangan. Misalnya, mengoplos beras SPHP dengan beras lain, kemudian dijual sebagai beras premium.

Rizal menargetkan, sepanjang Juli, serapan beras SPHP mencapai 9 juta Kg. Sementara, realisasi sampai dengan 18 Juli berkisar 860 Kg. Pihaknya akan mempercepat penyerapan di lapangan. Termasuk melibatkan personel TNI dan Polri untuk kegiatan operasi pangan murah di seluruh wilayah Indonesia.

Total, ada 596 gerai penjualan beras murah SPHP. Gerai tersebut tersebar di berbagai lokasi seperti PT Pos, ID FOOD, PTPN, serta dibantu oleh TNI, Polri, dan Bulog untuk menstabilkan harga beras di pasaran. (wan/aph/jpg/adz)

HUT Dewi Kwan IM, Pengurus Vihara Candi Buddha Bagi-bagi Sembako

SALURKAN SEMBAKO: Ketua Vihara Candi Buddha Chandra Afifuddin dan pengurus dalam kegiatan baksos di Halaman Vihara Candi Buddha Jalan HM Said Medan, Minggu (20/7).
SALURKAN SEMBAKO: Ketua Vihara Candi Buddha Chandra Afifuddin dan pengurus dalam kegiatan baksos di Halaman Vihara Candi Buddha Jalan HM Said Medan, Minggu (20/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Vihara Candi Buddha memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Dewi Kwan Im di Jalan HM Said depan Polrestabes Medan, Minggu (20/7).

Dalam kegiatan itu, Pengurus Vihara Candi Buddha menggelar bakti sosial (baksos) dengan membagikan paket sembako kepada ratusan warga kurang mampu atau duafa di Kota Medan sekitarnya.

“Ada sekitar 650 paket Sembako yang kita bagikan kepada warga kurang mampu ini,” kata Ketua Vihara Candi Buddha Chandra Afifuddin kepada wartawan di sela acara baksos.

Dalam kegiatan itu, Chandra didampingi pengurus Vihara Candi Buddha lainnya yang ikut serta membantu jalannya pembagian sembako seperti Lim Puih Siong (Asiong), Bun Han, Acui, Nini, dan Atung.

Menurut Chandra, baksos pembagian Sembako berupa beras, minyak goreng, dan gula ini setiap tahun dilaksanakan pada peringatan HUT Dewi Kwan Im.
“Ini HUT Dewi Kwan Im yang kedua, di mana sang Dewi diangkat menjadi biksu,” ujar Chandra.

Dalam pembagian sembako ini, pihaknya tetap meminta kupon yang telah disebarkan kepada panitia untuk masyarakat kurang mampu. Hal ini tujuannya agar pembagian tertib, tidak berdesak-desakan. “Ada kupon pasti kita kasih,” tandasnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan rezekinya untuk kegiatan Baksos Vihara Candi Buddha. “Semoga senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan dimudahkan rejekinya,” tutur Chandra.

Kepada yang menerima sembako, Chandra berharap apa yang diberikan menjadi manfaat dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari di rumah. “Doakan kami sehat, agar kegiatan seperti ini tetap berjalan,” pungkasnya.

Sebelumnya juga, Pengurus Vihara Candi Buddha mendatangkan Barongsai. Hal ini untuk menghibur para dewa. (azw)