29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 211

SMP Negeri 15 Islam Terpadu Binjai Dapat Belasan Chromebook Zyrex

TUNJUKKAN: Pradana, staf di SMP Negeri 15 Islam Terpadu Binjai, saat menunjukkan laptop Chromebook.(Teddy Akbari/Sumut Pos0
TUNJUKKAN: Pradana, staf di SMP Negeri 15 Islam Terpadu Binjai, saat menunjukkan laptop Chromebook.(Teddy Akbari/Sumut Pos0

SUMUTPOS.CO – SMP Negeri 15 Islam Terpadu Binjai mendapatkan 15 unit laptop chromebook merek Zyrex. Itu diketahui ketika wartawan mendatangi sekolah yang berlokasi di Kelurahan Payaroba, Binjai Barat tersebut, Kamis (17/7).

Setibanya di sekolah, wartawan berkomunikasi dengan staf, Pradana, yang mengurusi hal tersebut. Dia memberi penjelasan didampingi Kepala SMP Negeri 15 Islam Terpadu Binjai, Dian.

Wartawan juga berkesempatan melihat chromebook dan ditunjukkan spesfikasinya. Laptop berbentuk kecil seperti notebook itu, memiliki spesifikasi processor Intel(R) Celeron(R) N4500 @1.10GHz, dan RAM atau memory sebesar 4GB.

Menurut Pradana, SMP Negeri 15 Islam Terpadu Binjai mendapat belasan chromebook itu pada 2021 lalu. Hal tersebut bermula dari sekolah mendapat surat dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Riset Teknologi (Kemendikbudristek), untuk mengikuti bimbingan teknis penggunaan chromebook selama tiga hari di Hotel LePolonia Medan.

“Setelah bimtek selesai, kami mendapat chromebook ini. Ada 15 unit chromebook yang kami peroleh,” ungkap Pradana.

“Unitnya pada saat kami peroleh, kondisinya masih baru,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan, pemberian chromebook itu cukup bermanfaat dalam menunjang pembuatan soal dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Juga untuk siswa mengikuti UNBK.

“Yang bisa menggunakan chromebook ini hanya guru dan siswa. Karena ini mamakai akun belajar dan sepenuhnya dikontrol oleh Kemendikbudristek. Sejauh ini, kondisi chromebook masih bagus, tidak ada masalah,” jelas Pradana.

“Artinya dikontrol. Misalnya ini, wallpaper tidak bisa diganti. Dan ini (chromebook) kalau hilang, selain guru di sini tidak ada yang bisa mengakses. Karena harus pakai akun belajar,” katanya lagi.

Diketahui, Kejaksaan Agung menetapkan empat tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook. Dugaan korupsi ini, terendus penyelidik berawal dari Kemendikbudristek melaksanakan kegiatan pengadaan perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk jenjang PAUD hingga SMA pada 2020-2022 seluruh Indonesia.

Total anggaran dari proyek itu mencapai Rp9,3 triliun. Namun dalam kasus itu, diduga menyebabkan kerugian negara Rp1,98 triliun.

Dalam pelaksanaan pengadaan proyek ini, para tersangka secara sepihak diduga membuat kesepakatan untuk menggunakan chrome OS, yang kualitasnya dianggap di bawah standar. Pilihan yang telah ditetapkan para tersangka ini, diduga membuat program Kemendikbudristek tersebut tidak tepat sasaran dan membuat negara merugi. (ted/saz)

Wali Kota Tebingtinggi Lantik 658 PPPK, Iman Tekankan Disiplin dan Pembangunan Kota

SERAHKAN SK: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih memberikan SK PPPK kepada salah seorang pegawai Kota Tebingtinggi di Gedung Olahraga Asber Nasution Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi.(ISTIMEWA/SUMUT POS)
SERAHKAN SK: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih memberikan SK PPPK kepada salah seorang pegawai Kota Tebingtinggi di Gedung Olahraga Asber Nasution Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi.(ISTIMEWA/SUMUT POS)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, secara resmi melantik 658 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 Tahun Anggaran (TA) 2024 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi, di GOR Asber Nasution Jalan Gunung Leuser BP7 Kota Tebingtinggi, Kamis (17/7).

Momen pelantikan ini bukan sekadar penyerahan Surat Keputusan (SK) dan pengambilan sumpah janji jabatan, melainkan penegasan akan tanggung jawab besar yang kini diemban oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) baru ini.

Wali Kota Iman Irdian Saragih dengan lugas, menekankan bahwa status sebagai ASN menuntut kedisiplinan dan loyalitas tinggi. Wali Kota menekankan kepada PPPK yang dilantik, agar senantiasa menunjukkan loyalitas dan kinerja maksimal serta mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, serta dapat mengambil peran aktif dan bersama-sama dengan komponen pemerintahan lainnya dalam mengisi pembangunan di Kota Tebingtinggi.

“Sebuah kondisi yang tentu saja memberikan konsekuensi logis bagi PPPK untuk terus meningkatkan kedisiplinan dalam budaya kerja sebagai salah satu bentuk kewajiban sekaligus melaksanakan amanat Peraturan Perundang-undangan,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan Wali Kota Iman Irdian Saragih, pelantikan ini bukan hanya seremoni administratif, melainkan sebuah investasi sumber daya manusia untuk kemajuan Tebingtinggi. Iman Irdian berharap para PPPK yang baru bergabung ini dapat menjadi ujung tombak pelayanan yang profesional dan berintegritas, mewujudkan visi pembangunan kota yang lebih baik.

“Selamat bekerja, semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kelancaran dalam upaya kita melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Tebingtinggi,” tandas Iman Irdian Saragih.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tebingtinggi, Syaiful Fahri, dalam laporannya menyampaikan bahwa 658 PPPK yang dilantik tersebut terdiri dari 10 orang formasi guru, 52 orang formasi kesehatan, dan 596 orang formasi teknis.

Kepala BKPSDM mengatakan, 658 PPPK tersebut berdasarkan pendidikan terdiri dari lulusan SD sebanyak 7 orang, SLTP 4 orang, SLTA 395 orang, D3 sebanyak 98 orang, S1 152 orang dan S2 sebanyak 2 orang. Sementara berdasarkan jenis kelamin, laki-laki 376 orang dan perempuan sebanyak 282 orang.

“Bahwa para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang akan diambil sumpah janji jabatan didasarkan pada Pasal 31 Peraturan BKN No. 18 tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan BKN No. 1 tahun 2019 tentang petunjuk teknis pengadaan pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja,” jelas Syaiful Fahri.

Sementara itu, Irpandi (45), salah seorang PPPK yang ikut dalam pelantikan, menyampaikan rasa haru dan terima kasih kepada Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Tebingtinggi. Dikatakannya, bahwa dirinya telah menjadi tenaga honorer sejak tahun 2007 di RSUD dr Kumpulan Pane.

“Ini merupakan sebuah penantian yang panjang namun berujung manis. Saya juga merasa senang, terharu, gembira, perasaan tercampur,” ujar Irpandi.

Pelantikan ini turut dihadiri Ketua DPRD Sakti Khadaffi Nasution, Kompol Rustam Effendi mewakili Kapolres, Kajari Muchsin, Ketua PN Hajar Widianto. (ian/azw)

Telkomsel Umumkan Pemenang Program Juragan Internet di Area Sumatera, Bagikan Hadiah Yamaha Aerox hingga Emas Batangan

Telkomsel umumkan pemenang hadiah program Juragan Internet Area Sumatera. Secara special, Telkomsel telah melakukan pengundian hadiah seperti 3 unit Sepeda Motor Yamaha Aerox dan 61 emas batangan masing-masing seberat 1 gram di kota Medan. Melalui program ini Telkomsel ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setianya khususnya di wilayah operasional Area Sumatera.
Telkomsel umumkan pemenang hadiah program Juragan Internet Area Sumatera. Secara special, Telkomsel telah melakukan pengundian hadiah seperti 3 unit Sepeda Motor Yamaha Aerox dan 61 emas batangan masing-masing seberat 1 gram di kota Medan. Melalui program ini Telkomsel ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setianya khususnya di wilayah operasional Area Sumatera.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel umumkan pemenang hadiah program Juragan Internet Area Sumatera. Secara special, Telkomsel telah melakukan pengundian hadiah seperti 3 unit Sepeda Motor Yamaha Aerox dan 61 emas batangan masing-masing seberat 1 gram di kota Medan. Melalui program ini Telkomsel ingin memberikan apresiasi kepada pelanggan setianya khususnya di wilayah operasional Area Sumatera.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Mulya Budiman, mengatakan. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme luar biasa dari pelanggan setia dalam program Juragan Internet Telkomsel. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk terus memberikan nilai tambah dan kebahagiaan bagi pelanggan, khususnya di Area Sumatera,”

Program loyalitas yang berlangsung selama periode 1–30 Juni 2025 ini mendapatkan antusiasme luar biasa, dengan lebih dari 20 juta pelanggan di Area Sumatera yang ikut berpartisipasi. Selama periode program, terkumpul sebanyak 145 juta kupon undian, yang didapatkan pelanggan dengan melakukan transaksi pembelian paket internet. Sebelumnya, pelanggan di Area Sumatera berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik melalui program undian dengan cara membeli paket data minimal Rp10.000, mendapatkan 1 kupon dan berlaku kelipatan.

Sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman terbaik, ke depan Telkomsel akan terus menghadirkan berbagai program loyalitas serta promo menarik lainnya, guna memberikan kepuasan serta meningkatkan loyalitas pelanggan.

Informasi lengkap mengenai daftar pemenang dapat diakses melalui laman resmi Telkomsel di www.telkomsel.com/paket/juragan-internet-sumatra. (rel)

Penelitian Tegaskan Galon Polikarbonat Aman Untuk Wadah Air Minum

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sejumlah penelitian ilmiah membuktikan secara tegas bahwa tidak ditemukan migrasi Bisphenol A (BPA) dari galon guna ulang berbahan polikarbonat (PC) ke dalam air minum yang dikonsumsi masyarakat.

Fakta ini sekaligus membantah kekhawatiran yang selama ini berkembang di tengah publik terkait potensi bahaya BPA dari galon polikarbonat.

Sejauh ini, ada tiga penelitian yang sudah dilakukan dengan beragam metode guna membuktikan migrasi BPA dari galon PC ke air konsumsi. Penelitian pertama, dilakukan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) terhadap empat brand air minum galon ternama di Bandung.

“Dari penelitian yang kami lakukan, kami tidak mendeteksi (non-detected/ND) BPA di semua sampel AMDK yang diuji,” kata Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB, Akhmad Zainal Abidin.

Penelitian dilakukan menggunakan alat ukur canggih yang dikenal memiliki ketepatan akurasi yakni HPLC, dengan nilai Limit of Detection (LoD) sebesar 0,0099 mikrogram per liter (mcg/L).

Sedangkan, menurut Peraturan BPOM Nomor 20 Tahun 2019, ambang batas maksimum migrasi BPA dalam wadah penyimpanan adalah 600 mikrogram per liter (0,6 ppm).

Penelitian dilakukan untuk mengedukasi masyarakat mengenai kualitas dan keamanan air minum dalam kemasan (AMDK) yang berbasis pada serangkaian uji ilmiah yang ketat, terpercaya, dan independen.

Penelitian tersebut mengikuti metode uji baku keamanan dan kualitas air minum nasional dan internasional, baik standar dari BPOM, SNI, Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes), maupun American Public Health Association (APHA), dengan menggunakan detail analisis kimia dari Association of Official Analytical Chemist International (AOAC).

Melihat hasil penelitian maka Zainal menyimpulkan bahwa semua air minum yang diuji terbukti aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Dia melanjutkan, air minum yang ada juga telah sesuai dengan standar serta regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan juga standar internasional.

Dalam penelitian yang dilakukan Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Sulawesi Selatan juga tidak menemukan migrasi BPA dari galon PC ke air minum.

Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan beberapa sampel galon guna ulang polikarbonat dari lima titik di lima kecamatan di Makassar lalu diuji kandungan BPA-nya.

Pengujian migrasi BPA dilakukan terhadap galon polikarbonat baik yang terpapar dan tidak terpapar sinar matahari langsung. Hasilnya, tidak ditemukan migrasi BPA dari galon ke dalam air. Artinya penggunaan galon polikarbonat sebagai kemasan air masih aman.

“Setelah dianalisis dengan instrumen GC-MS, hasilnya negatif, menunjukkan tidak ada kandungan BPA yang terdeteksi dalam air galon tersebut,” kata Ketua Program Studi Studi Kimia UIM, Endah Dwijayanti.

Endah menjelaskan bahwa penelitian dilakukan untuk membuktikan pemberitaan yang menyebutkan migrasi BPA dari galon PC yang melebihi ambang batas aman.

Menurutnya, pemberitaan migrasi BPA dari galon ke air minum telah membuat masyarakat resah dan gaduh.

Penelitian berjudul ‘Analisis Bisphenol-A dan Di-ethylhexyl Phthalates dalam air galon yang beredar di Kota Makassar’ ini telah diterbitkan di Food Scientia, Journal of Food Science and Technology, Universitas Terbuka pada Juni 2023 lalu.

Penelitian tentang potensi migrasi BPA dari galon guna ulang polikarbonat ke dalam air juga dilakukan oleh Kelompok Studi Kimia Organik Universitas Sumatera Utara (USU). Penelitian dilakukan dengan uji migrasi BPA terhadap empat merek air kemasan galon lokal maupun nasional terpopuler di Kota Medan.

Keempat sampel tersebut terdiri dari dua merek produk AMDK nasional terpopuler yaitu AQUA dan Prima, serta dua sampel merek lokal yaitu Amoz dan Himudo. Masing-masing merek diambil tiga sampel dari titik distribusi yang berbeda.

Sampel diambil pada tiga kondisi penyimpanan, yaitu kondisi normal atau tidak terpapar matahari langsung, serta kondisi dengan paparan sinar matahari langsung selama 5 dan 10 hari.

Sampel diuji menggunakan alat ukur High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) atau Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) yang merupakan instrumen yang sangat canggih untuk mendeteksi kandungan BPA dalam air hingga level mikrogram per liter (μg/L).

“Hasil riset menunjukkan sampel merek air minum dalam kemasan di Kota Medan yang diuji, baik yang terpapar dan tidak terpapar sinar matahari aman untuk dikonsumsi masyarakat,” kata Ketua Tim Peneliti Prof. Juliati Tarigan.

Julianti mengatakan bahwa temuan ini menegaskan kalau masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi air minum dari galon polikarbonat karena sudah terbukti aman.

Dia menjelaskan, migrasi BPA ke dalam air minum tidak akan terjadi meskipun galon didistribusikan pada siang hari apabila suhu tidak mencapai 159 derajat Celcius.

“Sementara itu, suhu tertinggi yang tercatat di Indonesia hanya mencapai 38,5 derajat Celcius,” kata Guru Besar Kimia Organik, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) USU ini.

Dia melanjutkan, penelitian dilakukan tidak hanya untuk memastikan keamanan penggunaan galon polikarbonat tetapi sekaligus meluruskan kesesatan informasi terkait migrasi BPA dari galon ke dalam air minum.

Temuan ini sekaligus menjadi landasan penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap keamanan meminum air dari galon guna ulang polikarbonat. (ila)

Regal Springs Indonesia Kolaborasi BKKBN Sergai Tekan Angka Stunting

PROGRAM: Komitmen Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) berkolaborasi bersama BKKBN Serdang Bedagai melalui salah program Genting memberikan makanan bergizi kepada balita guna mendukung pencegahan stunting, Rabu (16/7/2025).
PROGRAM: Komitmen Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) berkolaborasi bersama BKKBN Serdang Bedagai melalui salah program Genting memberikan makanan bergizi kepada balita guna mendukung pencegahan stunting, Rabu (16/7/2025).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Komitmen Regal Springs Indonesia (PT Aqua Farm Nusantara) dalam mendukung pencegahan stunting terus diwujudkan melalui kolaborasi bersama BKKBN Serdang Bedagai (Sergai) melalui program unggulannya, yaitu Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

Melalui program Genting ini, perusahaan menyalurkan lebih dari 140 kilogram trimming meat ikan tilapia setiap bulannya kepada BKKBN untuk diolah menjadi makanan olahan bergizi dan disalurkan langsung kepada anak-anak berisiko stunting di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Tanjungberingin, Sei Rampah, Teluk Mengkudu, dan Sei Bamban.

Kegiatan penyerahan makanan olahan hasil digelar hari ini, Rabu (16/7), di Balai Masyarakat Desa Pekan Tanjungberingin.

Sahrial, Community Officer Regal Springs Indonesia, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat melalui pemanfaatan ikan tilapia.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas P2KBP3A, dr. Helmi Nur Iskandar, mengungkapkan apresiasi atas kontribusi Regal Springs Indonesia selama tiga tahun terakhir dalam mendukung upaya penanggulangan stunting di daerah Serdang Bedagai.

“Secara khusus, selama tiga bulan terakhir, ada 39 balita yang rutin menerima makanan olahan ikan tilapia, dan saat ini sudah bertambah menjadi 75 balita penerima manfaat,” jelasnya. Ia berharap program ini dapat terus berjalan dan berkontribusi signifikan terhadap penurunan angka stunting di Kabupaten Serdang Bedagai.

Koordinator Balai Penyuluh KB, Nurtiana Ginting, menjelaskan bahwa trimming meat ikan tilapia yang disalurkan oleh Regal Springs Indonesia diolah oleh para kader stunting di 8 desa Dapur Dahsyat (Dapur sehat atasi stunting). Makanan hasil olahan kemudian disalurkan langsung ke rumah anak-anak penerima manfaat.

Sementara itu, Kepala Desa Pekan Tanjungberingin Ir Indra Syahputra, menyampaikan bahwa salah satu makanan favorit anak-anak adalah bakso ikan tilapia. “Kami sangat mengapresiasi dan berharap ke depan bisa mendapatkan dukungan makanan bergizi hasil olahan ikan tilapia dalam jumlah lebih banyak untuk anak-anak di desa kami,” ujarnya.

Program Genting sendiri merupakan program nasional yang digagas oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, dan resmi diluncurkan pada 5 Desember 2024 lalu. Setiap kabupaten/kota di Indonesia telah diberikan target sasaran. Kabupaten Serdang Bedagai menjadi salah satu daerah yang berkomitmen kuat dalam menyukseskan program tersebut. (fad/azw )

Wakil Bupati Asahan Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Rianto Tekankan Kedisiplinan ASN

UPACARA: Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kamis (17/7). (ist)
UPACARA: Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kamis (17/7). (ist)

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan Kamis (17/7). Upacara ini dihadiri oleh Asisten Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan, Staf Ahli Bupati Asahan, organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Asahan.

Dalam amanatnya, Wabup Asahan Rianto SH MAP menyampaikan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional memiliki makna penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan kecintaan pada bangsa dan negara. Upacara ini menjadi momen refleksi untuk memperkuat semangat persatuan dan kesatuan, serta mengingatkan akan tanggung jawab sebagai aparatur negara.

Wabup Asahan juga menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dalam menjalankan amanah yang diembankan negara. Pemerintah Kabupaten Asahan telah memproses dugaan pelanggaran disiplin berat terhadap 7 ASN dalam 6 bulan terakhir sebagai bentuk perhatian khusus terhadap aspek disiplin ASN.

“Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan perhatian khusus terhadap aspek disiplin ASN. Hal ini dibuktikan dengan proses pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin berat terhadap 7 ASN dalam 6 bulan terakhir,” ujar Wabup Asahan.

Wabup Asahan berharap Upacara Hari Kesadaran Nasional dapat meningkatkan disiplin dan kinerja ASN ke arah yang lebih baik guna mendukung Visi Pemerintah Kabupaten Asahan untuk mewujudkan Masyarakat Asahan Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. Beliau juga mengajak ASN untuk memberikan contoh yang baik kepada calon PNS yang baru bergabung dan menyambut mereka sebagai bagian dari keluarga di lingkungan Pemkab Asahan.

Dalam kesempatan ini, Wabup Asahan juga melaksanakan pemberian tali kasih kepada ASN yang telah pensiun sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya. Pemerintah Kabupaten Asahan mengucapkan terima kasih atas jasa dan pengabdian mereka.
“Terima kasih atas jasa dan pengabdian Bapak/Ibu yang telah mengabdi di Pemerintah Kabupaten Asahan,” tutur Wabup Asahan.

Dengan Upacara Hari Kesadaran Nasional ini, diharapkan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Asahan dapat meningkatkan disiplin dan kinerja mereka untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. (dat/azw)

Sebut Negara Tak Bisa Disalahkan, Penrad Semprot Direktur PTPN di Rapat BAP DPD RI

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait sengketa lahan yang melibatkan Forum Kaum Tani Laucih (FKTL) dengan PTPN II beserta anak perusahaannya, PT Nusa Dua Bekala dan PT Propernas.

Rapat yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/7) itu turut dihadiri perwakilan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan PT Timah Tbk. Suasana rapat memanas ketika Anggota BAP DPD RI, Pdt Penrad Siagian melontarkan kritik keras terhadap perwakilan PTPN.

Dalam forum tersebut, Penrad menyoroti kebijakan yang dianggap merugikan masyarakat. Ia menegaskan, konflik agraria yang berlarut-larut terjadi akibat keputusan yang tidak bijak, terutama terkait penetapan lahan perkampungan menjadi Hak Guna Usaha (HGU). “Kalian buat semua petak-petak republik ini. Perkampungan dijadikan HGU! Enggak boleh begitu!” tegas Penrad dengan suara meninggi, seperti mengutip keterangan tertulisnya, Kamis, 17 Juli 2025.

Ia mempertanyakan keadilan bagi rakyat kecil yang lahannya diambil alih, padahal mereka telah menempati kawasan tersebut turun-temurun. “Kalau legal formal jadi dasar kita, bagaimana rakyat bisa menang, walaupun kampungnya diambil jadi HGU! Bagaimana rakyat bisa menang?” katanya.

Penrad menambahkan, banyak warga tidak memiliki sertifikat tanah bukan karena kehendak sendiri, tetapi karena status kawasan yang sengaja ditetapkan sebagai hutan oleh pemerintah. “Surat tanah mereka enggak punya karena apa? Mereka tidak bisa mengurus tanah, karena tanah yang ditinggali sejak nenek moyang mereka berstatus hutan! Siapa yang bertanggung jawab di republik ini?” serunya.

Ia juga menyoroti ironi di sejumlah daerah, di mana penduduk justru merasa perkampungan mereka dihutankan secara sepihak. “Emangnya rakyat bisa bilang itu hutan apa tidak! Di beberapa daerah mengatakan, kami tidak masuk hutan, hutan yang masuk perkampungan kami! Kampung mereka dihutankan! Tiba-tiba di dalam peta, kampung menjadi hutan. Enggak dianggap ada manusia di situ!” ujar Penrad.

Ketegangan semakin meningkat ketika Penrad melontarkan pertanyaan mengenai keabsahan kebijakan HGU. “Kalau kampung atau rumah Anda dijadikan HGU, bagaimana?” katanya kepada para pihak yang hadir.

Dalam forum itu, Penrad juga meminta seluruh proses penggusuran lahan masyarakat FKTL oleh PTPN II dan anak perusahaannya dihentikan sampai Tim Investigasi Independen dibentuk. Ia menekankan penghentian aktivitas tersebut merupakan rekomendasi resmi BAP DPD RI yang wajib dilaksanakan.

“Semua bentuk okupasi, proses penggusuran harus dihentikan sampai dibentuk tim investigasi. Kalau itu rekomendasi, harus dipatuhi. Forum ini forum konstitusional. Kalian telepon itu Propernas, berhenti dulu karena secara konstitusional kita sedang membahas ini,” tegasnya.

Penrad mengingatkan agar tidak ada pihak melanggar kesepakatan rapat tersebut. “Kalau nanti saya tahu masih berjalan, artinya ada yang tidak menjalankan mandat konstitusional pertemuan kita ini,” ujarnya. Perdebatan semakin memanas ketika Penrad mempertanyakan alasan penetapan kampung menjadi HGU.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN I, Tio Handoko, berupaya menjelaskan bahwa penetapan HGU merupakan amanah undang-undang. Namun jawaban tersebut langsung disanggah keras oleh Penrad. “Kenapa di HGU kan itu kampung?” tanya Penrad.

“Karena itu dinasionalisasi amanah undang-undang,” jawab Tio.
Penrad pun membalas, “Salah itu, pak. Karena itu kita di sini membenarkan yang salah.”
Tio Handoko kemudian menegaskan, “Enggak bisa kita salahkan negara.”

Penrad langsung memotong, “Loh! Ini keterlaluan! Masa (negara) enggak boleh salah katanya! Kita di sini untuk meluruskan tentang kedaulatan rakyat, tentang republik ini kenapa didirikan.”

Penrad menegaskan, penetapan kampung menjadi HGU harus dikoreksi. Ia menilai kebijakan yang memanfaatkan payung hukum untuk melegitimasi penguasaan lahan rakyat adalah bentuk ketidakadilan yang harus diluruskan.

“Kampung di HGU kan, benar enggak itu? Kalau itu sudah keputusan negara, kita luruskan yang salah! Anda tahu tidak kampung? Ada masyarakat dan pemukiman di situ, tiba-tiba di HGU kan kampungnya. Nah, itu salah. Mari kita rasionalisasi kesalahan itu, kita tertibkan, kita benarkan,” ajaknya.

Menurut Penrad, sengketa lahan antara rakyat dan perusahaan negara seperti PTPN bukan hanya terjadi sekali dua kali, melainkan sudah menjadi konflik nasional yang memakan korban jiwa. “Banyak yang meninggal karena mempertahankan kampungnya. Saya sudah bilang ‘kami tidak masuk hutan, hutan yang masuk perkampungan kami!’ Tiba-tiba di dalam peta, kampung menjadi hutan. Enggak dianggap manusia ada di situ! Jangan bilang dong enggak ada salah,” tegasnya.

Ia meminta seluruh pihak untuk lebih mengutamakan kepentingan rakyat dibanding kepentingan bisnis properti yang dikembangkan di atas tanah sengketa. “Rakyat kita utamakan, bukan Propernas! Masa kalian gusur kemudian kalian jadikan perumahan. Yang enggak-enggak saja! Itu harus ditarik (omongan), enggak bisa salah katanya! Masa PTPN tidak bisa salah! Di mana PTPN tidak boleh salah di republik ini, tunjukkan ke saya!” kata Penrad.

Menutup pernyataannya, Penrad mengingatkan semua pihak agar tidak memancing kemarahan rakyat dengan cara-cara penanganan sengketa yang tidak adil. “Di mana tidak ada sengketa rakyat dengan PTPN di republik ini. Jangan kalian pancing kemarahan rakyat karena model-model berpikir seperti ini,” ucap Penrad Siagian.

Ia berharap pembentukan Tim Investigasi Independen nantinya dapat mengurai konflik dengan tetap mengedepankan keadilan dan hak rakyat atas tanahnya sendiri. Secara resmi, BAP DPD RI pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus sengketa lahan FKTL dengan PTPN II hingga tuntas, dengan mendesak Kementerian BUMN segera menghentikan seluruh aktivitas penggusuran di lapangan. (rel/adz)

Rico Waas Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Jalan Tuba II

BANTUAN: Rico Wass saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Tuba II.
BANTUAN: Rico Wass saat memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Tuba II.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rasa keprihatinan yang mendalam turut dirasakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat bertemu langsung dengan korban kebakaran di Jalan Tuba II/Perjuangan, Lk. IV, Kel. Tegal Sari Mandala III, Kec. Medan Denai, Rabu (16/7/2025).

Bagaimana tidak, sebanyak empat rumah yang dihuni lima Kepala Keluarga yang terdiri dari 15 anggota keluarga hangus dilalap si jago merah pada Sabtu (12/7/2025) pukul 05.10 WIB. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun peristiwa itu menimbulkan duka mendalam bagi pemilik rumah.

Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab, Rico Waas langsung menyerahkan sejumlah bantuan kepada para korban di lokasi kejadian. Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan, peralatan memasak, tikar, serta material bangunan yang dibutuhkan.

“Saya sangat prihatin dengan musibah kebakaran yang terjadi. Kami akan coba membantu, dan ini adalah bantuan sementara dari Pemko Medan dan juga dari Kementerian Sosial,”kata Rico Waas.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga mengingatkan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menggunakan kompor, gas maupun aliran listrik.

“Kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menggunakan kompor, gas, kabel listrik yang basah ataupun sudah lama harus diperhatikan dengan baik,” pesan Rico Waas.

Dalam penyerahan bantuan itu juga turut hadir mendampingi, Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan M Yunus, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, Plt Kabag Prokopim M. Agha Novrian, dan Camat Medan Denai, Tommy Prayoga Sidabalok. (ila)

Dukung Kesepakatan Soal SMPN 2 Galang, Lokot Nasution: Alhamdulillah, Kita Punya Semangat yang Sama

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Lokot Nasution
Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Lokot Nasution

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Lokot Nasution, menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Al Jam’iyatul Washliyah dan Pemerintah Kabupaten Deliserdang terkait polemik lahan dan gedung SMP Negeri 2 Galang di Desa Petumbukan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Lokot menilai, penyegelan sekolah yang sempat terjadi sebelumnya tidak semestinya dilakukan karena berdampak langsung pada proses belajar-mengajar siswa.

“Karena memang tak boleh ada yang menghambat akses pendidikan pada anak-anak bangsa kita,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara itu dalam keterangan tertulis, Rabu (17/7/2025).

Ia pun mengapresiasi kesediaan semua pihak untuk duduk bersama dan menemukan titik temu demi kepentingan pendidikan. Lokot berharap kesepakatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

“Tidak mungkin negeri ini menjadi bangsa yang maju jika kita tidak berupaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusianya dan terus berupaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dunia pendidikan,” lanjutnya.

Kesepakatan Lima Poin

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara memfasilitasi mediasi antara Pemerintah Kabupaten Deliserdang dan Al Jam’iyatul Washliyah, yang menghasilkan lima poin kesepakatan. Pertama, proses hibah bangunan gedung SMP Negeri 2 Galang ke pihak Al Washliyah tetap berlanjut sesuai peraturan yang berlaku dan akan diselesaikan selambat-lambatnya dalam dua tahun.

Kedua, penggunaan SMP Negeri 2 Galang dan sekolah milik Al Washliyah akan dikelola dan dioperasionalkan secara bersama-sama oleh kedua belah pihak. Ketiga, untuk jam operasional belajar tetap dilaksanakan pagi hari oleh kedua belah pihak dengan supervisi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Keempat, operasional ruang kelas belajar akan dibagi dua oleh kedua belah pihak dan pembiyaan/opersional sekolah dibiayai masing-masing pihak. Kelima, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan membantu pembangunan gedung SMP Negeri 2 Galang di lahan yang baru.

Kesepakatan ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah sekaligus cerminan komitmen pemerintah daerah dan lembaga keagamaan dalam menjamin hak pendidikan masyarakat.

“Alhamdulillah, kita semua punya semangat yang sama untuk memajukan pendidikan. Ini langkah yang patut diapresiasi. Dalam menyikapi hal ini saya tidak memiliki tendensi personal, hanya jika ada yang coba menghalangi hak anak-anak kita untuk mengenyam pendidikan, maka saya pasti akan berada di garda terdepan membela anak-anak tersebut.” pungkas Lokot. (adz)