Home Blog Page 221

Menara Masjid dan Kantor Pondok Pesantren Jabal Noor Diresmikan dan Sekaligus Penepungtawaran Jamaah Haji

JABAL NOOR: Peresmian menara Masjid Jabal Noor di Jalan Sei Mencirim Gang Abadi Medan Krio, Sunggal. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
JABAL NOOR: Peresmian menara Masjid Jabal Noor di Jalan Sei Mencirim Gang Abadi Medan Krio, Sunggal. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – H Awaluddin Pane (donatur) meresmikan menara Masjid Jabal Noor Prof Dr H Mohammad Hatta MA (ketua Badan Amil Zakat Nasional Sumut yang juga mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia Medan) meresmikan kantor manajemen Pondok Pesantren Jabal Noor, Ahad (10/8).

Dalam kesempatan ini, turut dilaksanakan penupangtawarwan jamaah haji rombongan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Jabal Noor Tahun 2025 yang telah menunaikan ibadah selama 42 hari di tanah suci.

Peresmian menara masjid dan kantor Jabal Noor dihadiri Pimpinan Yayasan Jabal Noor KH Zulfikar Hajar Lc bersama Syech Ali Akbar Marbun (pendiri sekaligus pengasuh Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar), Assoc Prof Dr Amiruddin MS MA MBA PhD (pimpinan Pondok Pesantren Baitul Mustaghfirin Al-Amir Deliserdang) dan Zulfan Kurniawan (pemimpin Unit Usaha Syariah Bank Sumut).

Turut hadir Prof Dr H Muzakkir MAg (wakil rektor IV UIN Sumatera Utara), Dr H Amhar Nasution MA, Dr RE Nainggolan MM,  Firmansyah Waruwu (pemilik Tahfidzul Quran OK Mas’ud), H Erwin (ketua panitia pembangunan Pondok Pesantren Tahfizul Quran Jabal Noor) dan undangan lainnya.

Perlu diketahui bahwa menara masjid setinggi 30 meter ini berada di kompleks Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Jabal Noor Jalan Sei Mencirim Gang Abadi Medan Krio, Sunggal, Deliserdang. Disini juga terdapat Sekolah Islam Terpadu Jabal Noor yang mengelola taman kanak-kanak, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Sekolah Menengah Pertama (SMPIT) dan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT).

Prof Dr H Mohammad Hatta MA takjub dengan berdirinya menara masjid yang membanggakan umat Islam. Disebutkan dia, menara ini salah satu mercusuar umat Islam di Sumut.

“Inilah sarana dakwah terpenting saat ini yang kita miliki. Umat Islam harus senantiasa mendukung khususnya dalam pemeliharaannya,” pesan tokoh pendidikan dan agama yang juga guru besar UIN Sumatera Utara.

Pimpinan Yayasan Jabal Noor KH Zulfikar Hajar Lc mengungkapkan perjuangan menyelesaikan menara ini sebagai sarana di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Jabal Noor untuk azan dan melakukan aktivitas ibadah lainnya.

“Sempat mangkrak tujuh tahun. Alhamdulillah, jamaah kita banyak membantu. Bahkan mendukung secara material agar pembangunan menara segera rampung,” kata KH Zulfikar Hajar Lc didampingi Hj Siti Maduroh Lc (istri) beserta Dr H Asnul Zulfikar Hajar, H Amar Zulfikar Hajar dan H Khalid Zulfikar Hajar (anak).

Pimpinan Yayasan Jabal Noor berterima kasih kepada seluruh umat Islam yang turut memberikan sumbangsih untuk pembangunan menara masjid tersebut.

H Erwin (ketua panitia Pembangunan Ponpes Tahfizul Quran Jabal Noor) menyebutkan bahwa penyambutan jamaah haji menjadi kebiasaan setiap tahun untuk memupuk dan menjalin silaturahmi KBIH Jabal Noor.

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, memberi kesempatan pada jamaah melakukan amal jariyah dalam mendukung pembangunan pendidikan maupun sarana penunjang pendidikan di Jabal Noor.

Jabal Noor yang diawal masa berdiri pada tahun 2014 dengan 27 santri, kata H Erwin, kini mendidik sekitar dua ribu santri. “Dukungan donasi dapat disampaikan melalui ke Majelis Taklim Jabal,” harapnya. (dmp/azw)

Upaya Penghijauan Kembali Kawasan Danau Toba Silalahi, Vickner Pimpin Penanaman 10 Ribu Pohon Kemiri

TANAM POHON: Bupati Dairi Vickner Sinaga, memimpin penanaman 10 ribu batang pohon kemiri di kawasan Danau Toba Silalahi, Sabtu (9/8).(Istimewa)
TANAM POHON: Bupati Dairi Vickner Sinaga, memimpin penanaman 10 ribu batang pohon kemiri di kawasan Danau Toba Silalahi, Sabtu (9/8).(Istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Vickner Sinaga, memimpin penanaman 10 ribu bibit pohon kemiri di kawasan Danau Toba Silalahi, tepatnya di hutan lindung Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Sabtu (9/8) lalu.

Dikutip dari laman media sosial (medsos) Pemkab Dairi, Minggu (10/8), Vickner menegaskan, penanaman yang dilakukan Pemkab Dairi ini, merupakan bagian dari upaya penghijauan kembali pascakebakaran serta banjir bandang yang menimpa hutan lindung di perbukitan kawasan Danau Toba, beberapa waktu lalu.

Vickner menyatakan, perubahan cuaca yang ekstrem dan kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah, merupakan tanda, semua pihak harus bertindak.

“Satu langkah penting yang bisa diambil adalah dengan melakukan penghijauan melalui penanaman pohon,” ungkap Vickner.

Dalam konteks ketahanan pangan, lanjut Vickner, penghijauan juga memiliki peran yang tidak kalah penting.

“Dengan menjaga keberlanjutan lahan pertanian dengan suplai air yang cukup, kita dapat memastikan pasokan pangan tetap terjaga untuk masyarakat,” jelasnya.

Dia juga menuturkan, bibit pohon yang ditanam ini merupakan bantuan dari masyarakat.
“Penanaman pohon produktif ini, bukti nyata komitmen kami menjaga dan memperbaiki lingkungan, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Silahisabungan,” tegas Vickner.

Ikut dalam penanaman pohon tersebut, Kapolres AKBP Otniel Siahaan, Sekretaris Daerah Surung Charles Lamhot Bantjin, Asisten Administrasi Umum Oloan Hasugian, Camat Silahisabungan Iwan Simarmata, dan lainya. (rud/saz)

1.018 PPPK Tanda Tangani Perjanjian Kerja Dengan Pemko Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Sebanyak 1.018 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinyatakan lolos seleksi di tahap pertama, mulai Senin 11 Agustus hingga Kamis 14 Agustus 2025 melakukan penandatanganan perjanjian kerja dengan Pemko Medan.

Kepala BKDPSDM Kota Medan Subhan Fajri Harahap diwakili Katim Pengadaan BKDPSDM Alfi, menjelaskan seribuan PPPK tersebut berasal dari berbagai formasi, yakni guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis.

“Sesuai arahan pimpinan hari ini 1.018 PPPK mulai menandatangani perjanjian kerja. Mereka adalah yang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama. Masa perjanjian kerja berlaku selama lima tahun,” kata Alfi,di Balai Kota, Senin (11/8/2025).

Dijelaskan Alfi, dalam draft perjanjian kerja tersebut, telah tercantum masa kerja, hak dan kewajiban sebagai PPPK, termasuk rincian gaji pokok serta aturan kepegawaian sebagai bagian dari ASN.

“Proses penandatanganan perjanjian kerja ini berlangsung selama empat hari, mulai hari Senin sampai dengan hari Kamis yang dibagi beberapa gelombang,” kata Alfi.

Menurut Alfi, setelah penandatanganan, lembaran atau berkas perjanjian kerja selanjutnya akan diberikan kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk ditandatangani. Kemudian usai penandatanganan antara Pemko Medan dan PPPK baru akan diberikan surat keputusan (SK) pengangkatan.

“Usai proses penandatanganan, dokumen perjanjian tersebut akan diserahkan kepada Pak Wali Kota Medan untuk ditandatangani. Selanjutnya, para PPPK akan dilantik dan menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan,” kata Alfi.

Penandatanganan perjanjian kerja ini menjadi langkah awal bagi para PPPK untuk mulai menjalankan tugasnya sebagai ASN sesuai bidang masing-masing. (map/ila)

Wali Kota Tebingtinggi Terima Dana Bagi Hasil Rp4.191.430.975 dari Gubsu, Iman: Siap Digunakan untuk Dukung Program Presiden

TERIMA DBH: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih ketika mengikuti pemberian DBH dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Ruang Aula Raja Inal Siregar Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Kota Medan, Jumat (8/8).
TERIMA DBH: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih ketika mengikuti pemberian DBH dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Ruang Aula Raja Inal Siregar Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Kota Medan, Jumat (8/8).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menghadiri acara penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Kepada Bupati, Wali Kota se-Sumatera Utara, bertempat di Ruang Aula Raja Inal Siregar Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Kota Medan, Jumat (8/8).

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutannya, mengatakan bahwa DBH bukan hanya bentuk dukungan keuangan, melainkan strategi pemerintah provinsi dalam memperkuat sinergi dan keselarasan pembangunan lintas pemerintahan.

“Penyerahan Dana Bagi Hasil ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan pemerataan pembangunan di Sumatera Utara. Kami berharap DBH ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan mendukung pencapaian visi besar pembangunan nasional,” ujar Boby Nasution.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) juga berharap, DBH dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, serta visi dan misi Gubernur Sumatera Utara yang diselaraskan dengan visi dan misi Wali Kota Tebingtinggi.

“Momentum penyerahan Dana Bagi Hasil ini menjadi simbol kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten kota dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas layanan publik, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sumatera Utara,” tandas Boby.

Sebagai informasi, penyaluran DBH ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, melalui penguatan kapasitas fiskal kabupaten kota se-Sumatera Utara. Dana tersebut dialokasikan sebagai tambahan anggaran untuk memperkuat program-program pembangunan daerah yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Adapun penyaluran Dana Bagi Hasil Tahun 2025 oleh Pemprov Sumut kepada Pemko Tebingtinggi sebesar Rp4.191.430.975.

Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih mengucapkan terima kasih kepada Provinsi Sumatera Utara yang telah memberikan DBH.

“Walaupun nilainya tidak besar, tetapi DBH ini akan di mamfaatkan Pemko Tebingtinggi sesuai dengan kebutuhan dengan mendukung program kerja Presiden Prabowo Subianto untuk pelaksanaan Asta Cita,” pungkas Iman Irdian. (ian/azw)

Poltekkes Kemenkes Medan Gelar Germas Bersama Anggota DPR RI Komisi IX Sihar PH Sitorus di Labuhanbatu Selatan

Plt Direktur Poltekkes Kemenkes Medan, Tengku Sri Wahyuni SSiT MKeb bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Dr Sihar Sitorus BS BA MBA saat Germas di Labuhanbatu Selatan. (Foto: Istimewa)
Plt Direktur Poltekkes Kemenkes Medan, Tengku Sri Wahyuni SSiT MKeb bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Dr Sihar Sitorus BS BA MBA saat Germas di Labuhanbatu Selatan. (Foto: Istimewa)

LABUSEL, SUMUTPOS.CO- Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Medan menggelar kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) bersama Anggota DPR RI Komisi IX, Dr Sihar PH Sitorus BS BA MBA. Kegiatan ini mengusung tema “Sehat dan produktif dengan Germas menuju Indonesia Emas 2045”.

Acara bertempat di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sabtu (19/7) lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak peran serta masyarakat dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif melalui penerapan Germas, seperti rutin berolahraga, konsumsi gizi seimbang, dan pemeriksaan kesehatan.

Dengan kesehatan yang optimal, masyarakat dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup, sehingga siap menghadapi tantangan masa depan. Tujuan akhirnya adalah mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045, yaitu Indonesia yang maju, berdaya saing, dan sejahtera pada 100 tahun kemerdekaannya.

Kegiatan ini diawali dengan senam bersama 600 orang warga Desa Perkebunan Teluk Panji dengan penuh semangat. Poltekkes Kemenkes Medan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Labusel dalam melaksanakan identifikasi dan pemeriksaan kesehatan terhadap deteksi dini kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM) pada seluruh warga yang bersedia untuk dilakukan pemeriksaan.

Plt Direktur Poltekkes Kemenkes Medan, Tengku Sri Wahyuni SSiT MKeb dalam sambutan dan penyuluhannya mengajak masyarakat untuk bersama-sama memahami dan melaksanakan program Germas. “Dimana Germas merupakan salah satu upaya bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk membiasakan perilaku hidup sehat, sehingga kita dapat mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.

Tengku Sri Wahyuni juga menjelaskan, Germas ini memiliki beberapa langkah sederhana, namun sangat bermanfaat. Seperti melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, mengonsumsi buah dan sayur, rutin memeriksakan kesehatan, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak merokok dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol.

“Kebiasaan ini bukan hanya untuk kita pribadi, tetapi juga untuk melindungi keluarga dan generasi penerus kita dari berbagai penyakit, terutama penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan jantung,” jelasnya.

Desa Perkebunan Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan masih kaya dengan udara segar dan lingkungan alami merupakan keuntungan besar untuk memulai Germas. “Kita bisa manfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayur dan buah, memanfaatkan jalan desa untuk olahraga pagi, serta saling mengingatkan satu sama lain untuk menjaga kebersihan dan mengurangi penggunaan bahan yang merusak kesehatan. Kegiatan gotong royong, kerja bakti, dan posyandu bisa menjadi sarana kita untuk mempraktikkan Germas secara bersama-sama,” pungkasnya.

Anggota DPR RI Komisi IX, Dr Sihar Sitorus BS BA MBA dalam arahannya menyampaikan pentingnya program BPJS Kesehatan. Program ini adalah bentuk nyata komitmen negara untuk menjamin kesehatan seluruh rakyat Indonesia, agar dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa terbebani biaya yang mahal.

“BPJS Kesehatan dirancang untuk melindungi kita semua dari risiko biaya pengobatan yang besar saat sakit. Dengan menjadi peserta BPJS, masyarakat berhak mendapatkan layanan di puskesmas, klinik, hingga rumah sakit sesuai kebutuhan medis, tanpa harus memikirkan biaya yang kadang bisa menguras tabungan,” ujar Sihar.

“Program ini bersifat gotong royong, yang sehat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu. Prinsip ini sangat sesuai dengan semangat kebersamaan yang selama ini kita pegang di desa,” pungkasnya.

Panitia Germas Poltekkes Kemenkes Medan, Dr Dame Evalina Simangunsong SKM MKes menambahkan, kegiatan Germas di Desa Perkebunan Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan diakhiri dengan acara hiburan dan pemberian lucky draw. (adz)

Pemko Pematangsiantar Anggarkan Rp18 Miliar, PAD Parkir Semester Pertama Masih Rp3,7 Miliar

PARKIR: Sejumlah kendaraan parkir di lokasi pinggiran jalan di Kota Pematangsiantar, beberapa waktu lalu.
PARKIR: Sejumlah kendaraan parkir di lokasi pinggiran jalan di Kota Pematangsiantar, beberapa waktu lalu.

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi yang dianggarkan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar adalah sebesar Rp27,3 miliar. Namun sampai semester pertama, realisasinya masih 21,9 persen atau Rp6 miliar.

Dari laporan semester pertama Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 Pemko Pematangsiantar, terlihat jelas salah satu PAD yang masih minim terealisasi adalah Retribusi Parkir di Tepi Jalan Umum. Dianggarkan sebesar Rp18 miliar, namun terealisasi masih Rp3,7 miliar atau 20 persen.

Ada beberapa item pendapatan dari retribusi untuk PAD. Seperti pelayanan kesehatan, pelayanan persampahan, retribusi rumah potong hewan, tempat rekreasi dan olah raga. Umumnya realisasi masih di bawah 50 persen.

Hanya satu yang sudah di atas 50 persen, yakni retribusi penyediaan atau penyedotan kakus yakni Rp60 juta dan sudah terealisasi sebesar Rp38 juta atau 36 persen.

Anggota DPRD Kota Pematangsiantar Erwin Siahaan mengatakan bahwa inilah salah satu faktor kenapa DPRD mengusulkan kepada wali kota supaya pengelolaan parkir di pihak ketigakan.

Jika di pihak ketiga maka potensi parkir akan dimaksimalkan dan target akan bisa terealisasi seratus persen.

“Kita dengar jawaban wali kota waktu paripurna kemarin. Katanya akan dirumuskan supaya dipihak ketigakan.Jadi kita tunggulah,” ujar Erwin. (mag-7/azw)

Kakek dan Cucu Hanyut di Sungai Belumei

PENCARIAN: Tim gabungan Basarnas bersama warga serta pihak kepolisian turun melakukan pencarian korban kakek dan cucu yang hanyut di Sungai Belumei, Tanjungmorawa, Minggu (10/8)
PENCARIAN: Tim gabungan Basarnas bersama warga serta pihak kepolisian turun melakukan pencarian korban kakek dan cucu yang hanyut di Sungai Belumei, Tanjungmorawa, Minggu (10/8)

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Seorang kakek bernama Suratman (70) dan cucunya Andra Sanjaya (10) hanyut di Sungai Belumei di kawasan Gang Rezeki, Dusun X Desa Limaumanis Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang. Hingga saat kini, proses pencarian kedua korban masih dilakukan, Minggu (10/8).

Informasi dihimpun, korban hanyut terjadi pada Sabtu siang. Kini tim gabungan Basarnas bersama warga serta pihak kepolisian turun melakukan pencarian korban dengan menyusuri lokasi tenggelamnya korban dan bagian hilir sungai.

Tim ada yang menggunakan perahu karet dan ada yang menyelami dasar sungai tempat korban tenggelam.

Hingga malam tadi kedua korban belum juga ditemukan. Dan hari ini proses pencarian terus dilakukan.

Kepala Desa Limaumanis, Dody Syahputra yang juga turun melihat lokasi kejadian menyebutkan kalau pencarian korban terus dilakukan. Namun hingga malam hari belum ditemukan.

“Pencarian masih terus dilakukan,” ucap kepala desa.

Ada dua korban tenggelam yaitu Suratman ( 70) warga Gang Baru Dusun IX Desa Limau Manis dan Andra Sanjaya (10) Warga Dusun VI, gang ikhlas baru Desa Limaumanis Kecamatan Tanjungmorawa.

Terkait peristiwa ini, Kapolsek Tanjungmorawa AKP Jonny Damanik SH saat dikonfirmasi menyebutkan kalau proses pencarian masih dilakukan tim pencari.”Proses pencarian korban masih dilakukan tim bersama warga,” pungkasnya. (btr/azw)

Pengurus Karang Taruna Patumbak Dilantik

PELANTIKAN: Pemerintah Kecamatan Patumbak melantik pengurus Karang Taruna Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang Masa Bakti 2025-2030 di Aula GOR Kongsi Kupie Jalan Kebun Kopi Simpang Kongsi Desa Marindal I Kecamatan Patumbak, Minggu (10/8).
PELANTIKAN: Pemerintah Kecamatan Patumbak melantik pengurus Karang Taruna Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang Masa Bakti 2025-2030 di Aula GOR Kongsi Kupie Jalan Kebun Kopi Simpang Kongsi Desa Marindal I Kecamatan Patumbak, Minggu (10/8).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kecamatan Patumbak melantik pengurus Karang Taruna Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang Masa Bakti 2025-2030 di Aula GOR Kongsi Kupie Jalan Kebun Kopi Simpang Kongsi Desa Marindal I Kecamatan Patumbak, Minggu (10/8).

Pelantikan dilakukan Camat Patumbak Muhammad Kennedy Tarigan SIP MSi disaksikan oleh Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri SH, Kapolsek Patumbak di Wakilkan Ipda Tomson Sirait, Ketua MUI Dzahari Nasutioan, Ketua NU A Muklis, kades se-Kecamatan Patumbak, Pemuda Pancasila, Grib, FKPPI, serta tokoh tokoh masyarakat dan para ketua karang taruna dari tingkat kelurahan.

Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri SH yang memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelantikan pengurus Karang Taruna Kecamatan Patumbak. “Karang taruna adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter generasi muda. Saya berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjadi pelopor perubahan, pemuda yang solutif, serta aktif berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan sosial di lingkungannya masing-masing,” ucap Zakky.

Camat Muhammad Kennedy Tarigan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus baru atas kesediaan mereka untuk mengemban amanah sosial kemasyarakatan. Ia berharap karang taruna menjadi sayap penggerak dalam pembangunan sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Patumbak.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Patumbak Andre Septia Khadafi Spd menyatakan komitmennya untuk menjadikan karang taruna sebagai wadah pengembangan pemuda yang produktif, kreatif dan solutif.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus siap bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam berbagai bidang, seperti pelatihan kewirausahaan, kegiatan sosial, hingga penanggulangan kenakalan remaja.(rel/saz)