24.3 C
Medan
Monday, January 19, 2026
Home Blog Page 234

Pokdarkamtibmas Kota Tebingtinggi Berbagi Sembako kepada Warga Kurang Mampu

BAKSOS: Kapolres Tebingtinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga bersama Ketua Pokdarkamtibmas Kota Tebingtinggi Anton memberikan bantuan sembako berbentuk beras kepada warga kurang mampu. ISTIMEWA/SUMUT POS
BAKSOS: Kapolres Tebingtinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga bersama Ketua Pokdarkamtibmas Kota Tebingtinggi Anton memberikan bantuan sembako berbentuk beras kepada warga kurang mampu. ISTIMEWA/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 hijriah, Pokja Pengamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Kota Tebingtinggi menggelar kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada seratus masyarakat kurang mampu di Kota Tebingtinggi.

Ketua Pokdarkamtibmas Kota Tebingtinggi Anton didampingi Kapolres Tebingtinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga dan PJU Polres Tebingtinggi membagikan sembako berupa beras di Kantor Pokdarkamtibmas Jalan Taman Bahagia Kelurahan Tanjung Marulak Hilir Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Selasa (25/3).

Kapolres Tebingtinggi AKBP Simon Paulus Sinulingga mengatakan bahwa pada bantuan bansos dari Pokdarkamtibmas hendaknya bisa meringankan warga kurang mampu dalam menjaga ibadah Ramadan dan menjelang lebaran Idul Fitri 1446 hijriah.

“Kami berharap bansos sembako ini menjadi contoh bagi yang lain dalam mewujudkan kepedulian bagi warga yang kurang mampu dan bisa menyentuh masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Pokdarkamtibmas Kota Tebingtinggi, Anton mengatakan bantuan beras sebanyak 100 kantung ini setiap tahunnya dilakukan oleh Pokdarkamtibmas untuk membantu serta meringankan kebutuhan pokok beras kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Kepada masyarakat yang menerima bantuan agar memfaatkan bantuan sembako ini untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, kami mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ramadan dan Idul Fitri 1446 hijriah,” paparnya.

Seorang warga penerima, Rusna warga Kelurahan Tanjung Marulak Hilir yang sudah lansia mengucapkan terima kasih kepada Pokdarkamtibmas Kota Tebingtinggi dan Kapolres Tebingtinggi karena memberikan bantuan beras menjelang Idul Fitri.

“Dengan adanya bantuan sembako ini, kami selaku warga kurang mampu sangat terbantu dalam pemenuhan kebutuhan pokok akan beras menjelang lebaran,” tutup Rusna. (ian/han)

74 SPKLU PLN Siap Penuhi Kebutuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Sumut

Pengguntingan pita peremian pembukaan SPKLU Lounge PLN UID Sumatera Utara.
Pengguntingan pita peremian pembukaan SPKLU Lounge PLN UID Sumatera Utara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jelang musim mudik lebaran, PLN UID Sumatera Utara terus berkomitmen untuk memberikan kenyamanan dan pelayanan terbaik bagi pemudik, terutama yang menggunakan kendaraan listrik. Menyusul semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, PLN UID Sumatera Utara melakukan peningkatan layanan dengan memperluas dan menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Pada Idul Fitri 1445 Hijriah (2024), PLN UID Sumatera Utara hanya memiliki 19 unit SPKLU yang tersebar di 13 lokasi. Namun, pada Idul Fitri 1446 Hijriah (2025), PLN UID Sumut telah berhasil menyediakan sebanyak 74 unit SPKLU di 55 lokasi yang tersebar di berbagai titik strategis. Lokasi-lokasi tersebut mencakup Kota Medan, jalur wisata Berastagi, Danau Toba, Bandara Kualanamu, jalur lintas Sumatera (Jalinsum) ke Banda Aceh, Sumatera Barat, Pekanbaru, hingga Pulau Nias.

Peningkatan signifikan ini bertujuan untuk memfasilitasi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik agar dapat melakukan perjalanan jauh dengan lebih nyaman dan aman. Setiap unit SPKLU dilengkapi dengan teknologi fast charging untuk memastikan pengisian daya yang cepat dan efisien. Untuk memastikan kenyamanan lebih lanjut, PLN UID Sumatera Utara juga memperkenalkan Ruang Tunggu (Lounge) yang tersedia di beberapa lokasi SPKLU dengan tingkat transaksi tertinggi.

Pada saat Kunjungan Kerja Kementerian ESDM, PLN UID Sumatera Utara meresmikan Lounge SPKLU, yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Direktur Manajemen Pembangkit PT PLN (Persero), Adi Lumakso, bersama Kepala BPH Migas / Ketua Komite BPH Migas, Erika Retnowati, dan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jisman P. Hutajulu, pada Minggu (23/3/2025).

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menjelaskan bahwa PLN telah memastikan seluruh 74 unit SPKLU yang tersebar di 55 lokasi di Sumatera Utara berfungsi dengan normal. Setiap unit SPKLU mendapatkan pemantauan dan pemeliharaan intensif, khususnya pada unit fast charging, untuk memastikan kelancaran pengisian daya kendaraan listrik para pemudik.

“Seluruh unit SPKLU kami pastikan beroperasi dengan normal. Kami melakukan pemantauan dan pemeliharaan intensif pada setiap unit, khususnya pada unit fast charging. Jadi, para pengguna tak perlu khawatir untuk pengisian daya baterai kendaraan mereka,” ucap Agus.

Agus juga menambahkan bahwa hadirnya Lounge SPKLU di beberapa lokasi diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik. “Dengan beroperasinya SPKLU Lounge, kami berharap pelanggan dapat menikmati pengalaman yang luar biasa. Mereka bisa bersantai sambil menunggu kendaraan mereka terisi daya,” kata Agus.

Salah satu pengguna kendaraan listrik, Yontoro Sutjiono, yang turut berdiskusi dengan manajemen PLN, Dirjen Gatrik, dan Kepala BPH Migas, menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas adanya SPKLU di Sumatera Utara. Melalui SPKLU fast charging, ia dapat mengisi daya kendaraan dengan cepat dan menunggu di Lounge sambil bersantai.
“Kami sangat terbantu dengan adanya SPKLU ini, pengisiannya cepat, tak perlu lama-lama menunggu. Cukup setengah jam, kendaraan sudah siap digunakan. Apalagi sudah ada ruang tunggu, jadi bisa bersantai dulu,” ujar Yontoro.

Yontoro juga menambahkan bahwa selama menggunakan kendaraan listrik, ia merasa biaya untuk pengecasan jauh lebih hemat dibandingkan dengan biaya BBM kendaraan konvensional. “Kalau biaya pengecasan dibanding beli BBM, untuk mobil listrik hanya seperempatnya. Ini adalah solusi yang ramah lingkungan dan efisien,” tutur Yontoro saat ditanya.

Melalui peningkatan fasilitas dan layanan SPKLU yang terus berkembang, PLN UID Sumatera Utara turut mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan. Peningkatan jumlah SPKLU dan fasilitas pendukungnya menjadi bagian dari komitmen untuk mendorong transisi menuju kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik, terutama saat liburan panjang Idul Fitri. (Ila)

Pimpin Polres Batubara, AKBP Doly Neslon Nainggolan Ajak Personel Melayani Masyarakat dengan Kasih

SERTIJAB: Sertijab Kapolres batubara dari AKBP Taufik Hidayat Thayeb kepada AKBP Doly Neslon H.H Nainggolan SH, MH, Selasa(25/3/2025). Foto :/Liberti H Haloho
SERTIJAB: Sertijab Kapolres batubara dari AKBP Taufik Hidayat Thayeb kepada AKBP Doly Neslon H.H Nainggolan SH, MH, Selasa(25/3/2025). Foto :/Liberti H Haloho

BATUBARA, SUMUTPOS.CO-
Upacara Serah terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Batubara dari AKBP Taufik Hidayat Thayeb kepada AKBP Doly Neslon H.H Nainggolan SH, MH berlangsung dengan hikmad di Mapolres Batubara, Selasa(25/3/2025).

AKBP Taufiq Hidayat Thayeb SH, S.I.K MM resmi menyerahkan tugas dan tanggung jawabnya kepada AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan SH, MH, setelah mengabdi selama 1 tahun tiga bulan di Kabupaten Batubara.

AKBP Taufiq Hidayat Thayeb SH, S.I.K MM kini akan bertugas sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Sumut.
Sementara itu, AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan SH, MH sebelumnya menjabat sebagai Kanit 3 Subdit I Dittipidter Bareskrim Polri.

Dalam sambutannya, AKBP Taufiq Hidayat Thayeb SH, S.I.K MM mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran Polres dan masyarakat atas dukungan selama masa kepemimpinannya.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerja sama dari semua pihak selama saya bertugas. Saya yakin, di bawah kepemimpinan AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan SH, MH, Polres Kabupaten Batubara akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai Kapolres Batubara yang baru, AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan SH, MH menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan serta meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan di wilayah Kabupaten Batubara.

“Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus saya adalah menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat serta menjalin sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut AKBP Doly Nelson Nainggolan menekankan kepada seluruh personil :”Layani Masyarakat dengan Kasih, kalau pelayanan setiap hari kepada masyarakat sudah biasa, itu merupakan pelayanan rutin baik harian, mingguan maupun bulanan, yang paling penting saya tekankan layani Masyarakat dengan Kasih dan menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas wilayah dan mengembangkan program inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat,”pungkasnya.(mag-3/han).

Pelindo Regional 1 Belawan Beri Santunan Anak Yatim Dalam Program TJSL 2025

SANTUNAN: PT Pelindo Regional 1 Belawan melalui TJSL dengan memberikan santunan kepada anak yatim yang secara simbolis telah dilaksanakan pada Jumat, (21/03) di Restoran Muara Seafood Belawan.ISTIMEWA/SUMUT POS
SANTUNAN: PT Pelindo Regional 1 Belawan melalui TJSL dengan memberikan santunan kepada anak yatim yang secara simbolis telah dilaksanakan pada Jumat, (21/03) di Restoran Muara Seafood Belawan.ISTIMEWA/SUMUT POS

BELAWAN, SUMUTPOS.CO- PT Pelindo Regional 1 Belawan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan memberikan santunan kepada anak yatim yang secara simbolis telah dilaksanakan di Restoran Muara Seafood Belawan, Jumat (21/03)

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Executive General Manager PT Pelindo Regional 1 Belawan, Jonedi Ramli, jajaran manajemen, serta didampingi oleh Jajaran Pengurus Persatuan Istri Pegawai (PIP) Pelindo Unit Belawan.

Bantuan yang disalurkan sebanyak 100 paket santunan, yaitu sebesar Rp30.000.000,-, dimana masing-masing menerima Rp300.000,- yang diberikan kepada anak-anak yatim sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan mereka.

Dalam kesempatan ini, Jonedi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pelindo dalam memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang.

“Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban anak-anak yatim serta memberikan kebahagiaan bagi mereka. Program TJSL ini adalah bentuk nyata kepedulian Pelindo terhadap masyarakat sekitar, sejalan dengan nilai-nilai perusahaan untuk terus tumbuh bersama lingkungan,” ujar beliau.

Selain penyerahan santunan, acara ini juga diisi buka puasa bersama anak-anak yatim dengan jajaran Pelindo dan PIP Pelindo. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa sepanjang acara, mencerminkan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh Pelindo.

PT Pelindo berkomitmen untuk terus menjalankan program TJSL yang berdampak positif bagi masyarakat, baik melalui bantuan sosial, maupun program lainnya yang mendukung kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan.(san/han)

Santunan Yatim Piatu di Desa Pematang Tatal, Tradisi Dua Dekade yang Mengajarkan Semangat Kebersamaan

BERSAMA: Wabup Sergai Adlin Tambunan berama tokoh agama dan anak yatim. (FADLY/SUMUT POS)
BERSAMA: Wabup Sergai Adlin Tambunan berama tokoh agama dan anak yatim. (FADLY/SUMUT POS)

PERBAUNGAN, SUMUTPOS.CO-Wakil Bupati Serdang Bedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan menghadiri acara Santunan Yatim Piatu dan Kegiatan Ramadan 1446 H/2025 M yang digelar di Desa Pematang Tatal, Kecamatan Perbaungan, Senin (24/3/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Administrasi Umum Ir. Kaharuddin, MM, Camat Perbaungan Edy Syahputra, S.STP, M.Si, Kepala Desa Pematang Tatal Puja Setiawan, Ketua Badan Santunan Yatim Piatu Pematang Tatal Naser, S.Pd.I, Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Ustaz M. Rifai, S.Pd.I, serta masyarakat setempat dan anak-anak yatim piatu yang menerima santunan.

Dalam sambutannya, Wabup Sergai mengapresiasi kegiatan yang telah berlangsung selama dua dekade ini. Menurutnya, keberlanjutan program ini menunjukkan betapa kuatnya solidaritas masyarakat dalam membantu sesama.

“Saya merasa senang dengan kegiatan seperti ini. Tidak perlu mewah, yang terpenting adalah manfaatnya bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian kita. Kegiatan ini sudah berjalan selama 20 tahun, dan ini adalah sesuatu yang luar biasa. Artinya, ada kepedulian yang terus tumbuh dan dijaga oleh masyarakat Pematang Tatal,” ujar Adlin Tambunan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemkab Sergai akan selalu mendukung kegiatan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama anak-anak yang kehilangan orang tua.

“Pemerintah daerah sangat mendukung inisiatif seperti ini karena sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong yang kita junjung tinggi. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Badan Santunan Yatim Piatu Pematang Tatal Naser, S.Pd.I, menyampaikan bahwa santunan ini merupakan hasil pengumpulan donasi dari masyarakat selama Ramadan. Dana yang terkumpul pada tahun ini mencapai Rp28 juta.

“Kami bersyukur bisa kembali melaksanakan kegiatan ini. Acara ini sudah berjalan selama 20 tahun, dimulai dari kepedulian para pendahulu kami terhadap anak yatim yang tidak termasuk dalam golongan penerima zakat fitrah. Oleh karena itu, kami membentuk Badan Santunan Yatim Piatu agar anak-anak ini tetap mendapatkan perhatian dan bantuan,” ujarnya.

Menurut Naser, pengumpulan dana dilakukan sejak awal Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Dana yang terkumpul disalurkan seluruhnya kepada anak-anak yatim, dengan hanya menyisakan Rp100 ribu untuk keperluan administrasi seperti fotokopi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua donatur, termasuk Bapak Wakil Bupati yang telah memberikan donasi, serta masyarakat di setiap dusun yang turut berkontribusi. Semoga amal kebaikan ini menjadi ladang pahala bagi kita semua,” tambahnya.

Acara santunan ini juga diisi dengan ceramah dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz M. Rifai, S.Pd.I. Ia mengingatkan bahwa kepedulian terhadap anak yatim merupakan ajaran yang dianjurkan dalam Islam.

“Dalam Al-Qur’an, kita diajarkan untuk tidak menelantarkan anak yatim dan selalu memberikan perhatian kepada mereka. Apa yang dilakukan masyarakat Pematang Tatal ini adalah bentuk nyata dari ajaran tersebut. Semoga kegiatan ini membawa berkah dari Allah SWT bagi kita semua,” tuturnya. (fad/han)

Pemkab Labura Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan

BERBAGI: Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, ST., M.H turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat. INDRA LUBIS/SUMUT POS
BERBAGI: Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, ST., M.H turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat. INDRA LUBIS/SUMUT POS

LABURA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka wujud keberkahan bulan Ramadan, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara kembali menggelar acara berbagi takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Rumah Dinas Bupati, Senin (24/3).

Kegiatan ini menjadi salah satu cara Pemkab Labura untuk menyebarkan semangat kebersamaan dan saling berbagi pada bulan yang penuh rahmat ini.

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, ST., M.H., turut hadir langsung dalam acara tersebut, bersama dengan Sekda Muhammad Suib dan seluruh Kepala Dinas Labura.

Dengan penuh semangat, mereka membagikan ratusan bungkus takjil kepada masyarakat yang tengah menjalani aktivitas nagabuburit menjelang berbuka puasa.

“Alhamdulillah, kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang menerima takjil. Ratusan takjil yang dibagikan sebelumnya dipersiapkan langsung oleh para Kepala Dinas dari berbagai instansi, terdiri dari minuman segar dan berbagai makanan ringan,” ujar Dr. H. Samsul Tanjung.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Dr. H. Samsul Tanjung menambahkan bahwa acara ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan Pemkab Labura. Setiap tahun, pihaknya bersama para Kepala Dinas memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk berbagi kebahagiaan dan keberkahan kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyat. Dengan adanya pembagian takjil, diharapkan dapat membawa berkah dan keberkahan bagi semua yang terlibat dalam acara tersebut, serta memperkuat semangat gotong-royong di Kabupaten Labuhanbatu Utara. (ind/han)

Bupati Langkat Sampaikan LKPJ 2024 di Rapat Paripurna DPRD

LKPJ: Bupati Langkat, Syah Afandin saat menyampaikan LKPJ 2024.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
LKPJ: Bupati Langkat, Syah Afandin saat menyampaikan LKPJ 2024.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO- Bupati Langkat, Syah Afandin menghadiri rapat paripurna dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) dalam rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2024, Senin (24/3/2025) siang.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin dan dihadiri oleh anggota DPRD, unsur forkopimda, sekretaris daerah dan jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah, camat hingga lurah.

Syah Afandin menyampaikan capaian pembangunan, kebijakan strategis, serta realisasi penggunaan anggaran selama tahun 2024 sebagai bentuk akuntabilitas kepada DPRD dan masyarakat.

“Laporan ini merupakan bentuk transparansi kami dalam menjalankan roda pemerintahan. Capaian pembangunan yang diraih adalah hasil kerja keras bersama, dan saya menyampaikan apresiasi kepada DPRD serta seluruh masyarakat Langkat atas dukungan serta sinergi yang telah terjalin sepanjang tahun 2024,” ujarnya.

LKPJ Tahun Anggaran 2024 disusun berdasarkan realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta perubahannya. Secara makro, penggunaan APBD mencerminkan proses pelayanan pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Langkat.

Sementara, Ketua DPRD Langkat, Sribana Perangin-angin dalam sambutannya menegaskan, pihaknya akan melakukan evaluasi mendalam terhadap LKPJ yang disampaikan.

“DPRD akan mencermati setiap aspek dalam LKPJ ini, mulai dari realisasi program, efektivitas kebijakan, hingga penggunaan anggaran. Evaluasi ini bertujuan agar pelaksanaan pemerintahan semakin baik dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Sribana.

LKPJ 2024 akan dibahas lebih lanjut melalui mekanisme rapat internal dan pembahasan dengan komisi-komisi terkait di DPRD. Rekomendasi yang dihasilkan akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pemerintahan di tahun mendatang.

Rapat Paripurna ditutup dengan penandatanganan berita acara penyerahan buku LKPJ Tahun Anggaran 2024 dari Bupati Langkat kepada Ketua DPRD Langkat sebagai tanda dimulainya pembahasan lebih lanjut oleh legislatif. (ted/han)

Reinhart Jeremy Ajak Warga Medan Perjuangan Ambil Andil Jaga Kebersihan

SOSIALISASI: Reinhart Jeremy Reinhart saat Sosialisasi Perda tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan G.B Josua No. 30, Kelurahan Pandau Hilir, Medan Perjuangan, Sabtu (22/3).
SOSIALISASI: Reinhart Jeremy Reinhart saat Sosialisasi Perda tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan G.B Josua No. 30, Kelurahan Pandau Hilir, Medan Perjuangan, Sabtu (22/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Reinhart Jeremy Anindhita, mengajak warga Medan Perjuangan untuk ikut andil dalam menjaga kebersihan, dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Ajakan itu disampaikan Reinhart saat menggelar Sosialisasi ke III Tahun Anggaran (TA) 2025 Produk Hukum Daerah Kota Medan Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan G.B Josua No. 30, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (22/3/2025).

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, kata Reinhart, produksi sampah Kota Medan mencapai 2.000 ton per hari. Dari jumlah itu, hanya sekitar 800 ton yang mampu dikerjakan. “Sisanya, tidak terkontrol. Makanya, masyarakat harus andil untuk bersama-sama menjaga kebersihan,” ajaknya.

Persoalan sampah, kata Bendahara Fraksi PSI itu, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, namun merupakan tanggung jawab semua pihak.
Masalah sampah, sambung Reinhart, merupakan persoalan klasik dan masih menjadi polemik di masyarakat. Terlebih, produksi sampah di Kota Medan cukup tinggi, sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah tidak mampu menampung.

“TPA di Terjun sudah menggunung. Bahkan, sampah juga membuat titik-titik di Kota Medan menjadi banjir. Jadi, butuh kesadaran dan peran serta aktif dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, seperti di sungai dan saluran air,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, legislator dari Dapil III meliputi Kecamatan Medan Deli, Medan Timur, Medan Perjuangan dan Medan Tembung itu mengajak masyarakat untuk dapat melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik.

“Melalui pemilahan yang di lakukan, nantinya sampah yang di hasilkan bisa bernilai ekonomis dan menambah income keluarga melalui pemanfaatan Bank Sampah,” ujar Reinhart.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Kecamatan Medan Perjuangan, Taufiq Rambe, mengajak masyarakat untuk merubah mindset terhadap sampah dengan melakukan pemilahan, sehingga akan mempermudah petugas untuk mengangkutnya ke tempat pembuangan. “Dengan pemilahan yang di lakukan, sampah bisa menghasilkan income bagi keluarga melalui pemanfaatan Bank Sampah,” kata Taufiq.

Terkait keluhan mobil pengangkut sampah hanya satu kali seminggu mengangkut sampah, Taufiq mengatakan akan mengontrol aparat di bawahnya agar bisa lebih kontiniu mengangkut sampah, sehingga sampah tidak terlalu lama menumpuk.

Diketahui, Perda Nomor 6 tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan yang terdiri dari XXVII Bab dan 37 Pasal itu jelas disebutkan tentang aturannya, baik reward maupun sanksi pidana.

Dalam Pasal 32 tertera aturan bagi setiap orang atau badan di Kota Medan dilarang membuang sampah sembarangan, menyelenggarakan pengelolaan sampah tanpa seizin Wali Kota dan menimbun sampah atau pendauran ulang sampah yang berakibat kerusakan lingkungan.

Sedangkan Pasal 35 diatur soal ketentuan pidana, yakni setiap orang yang melanggar ketentuan di pidana kurungan 3 bulan atau denda Rp10 juta. Sedangkan untuk suatu badan yang melanggar ketentuan di pidana kurungan 6 bulan atau denda Rp50 juta. (ma/ila)