29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 242

Pemkab Batubara dan Pelindo Sambut Wisatawan Mancanegara dari Kapal Pesiar Star Voyager

SAMBUT: Wakil Bupati Batubara Syafrizal, SE, M.AP dan General Manager Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung, Indri Gunawan sambut kunjungan kapal pesiar Internasional Star Cruises di Pelabuhan Kuala Tanjung, pada Kamis, pagi (29/5). Foto:/Liberti H Haloho.
SAMBUT: Wakil Bupati Batubara Syafrizal, SE, M.AP dan General Manager Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung, Indri Gunawan sambut kunjungan kapal pesiar Internasional Star Cruises di Pelabuhan Kuala Tanjung, pada Kamis, pagi (29/5). Foto:/Liberti H Haloho.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Dengan berlabuhnya Kapal Pesiar Star Voyager di Pelabuhan Pelindo Kuala Tanjung, Pemerintah Kabupaten Batubara bersama Pelindo menyambut secara antusias para penumpang wisatawan mancanegara.

Penyambutan Kapal Pesiar Star Voyager yang berisikan wisatawan mancanegara sebanyak 1.600 orang dari berbagai negara ini langsung disambut Wakil Bupati Batubara Syafrizal, SE, M.AP dan Manajer Regional 1 Pelindo Cabang Kuala Tanjung Ahmad Subhan, Kuala Tanjung, Kamis (29/5/2025).

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Batubara bersama Pelindo Kuala Tanjung menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti transportasi, pemandu wisata, serta mendirikan stand UMKM khas Batubara dan panggung hiburan yang diisi para seniman Batubara sebagai ajang mempromosikan budaya dan makanan khas daerah Kabupaten Batubara di mata wisatawan internasional.

Dengan hadirnya Kapal Pesiar Star Voyager di Pelabuhan Kuala Tanjung tentunya akan meningkatkan pelayaran di Sumatera Utara khususnya Kabupaten Batubara sebagai pelabuhan Internasional.

Waktu tambat selama 12 jam di Kuala Tanjung, memberikan kesempatan bagi para wisatawan dari Singapura, India, Malaysia, Thailand akan memiliki waktu untuk menjelajahi provinsi Sumatera Utara khususnya Kabupaten Batu bara. Hal ini tentunya akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan bagi berbagai sektor wisata.

Wakil Bupati Batubara Syafrizal, menjelaskan dengan bersandarnya Kapal Pesiar Star Voyager di Pelabuhan Kuala Tanjung ini sebagai kesempatan memperkenalkan wisata di Provinsi Sumatera Utara khususnya Kabupaten Batubara.

“Kami berharap dengan hadirnya wisatawan mancanegara, wisata di Sumatera Utara dapat terekspos, sehingga minat wisatawan yang berkunjung dapat meningkat,” ucap Wabup Syafrizal.

Kapal Pesiar Star Voyager berlabuh di Kuala Tanjung merupakan yang perdana dan akan berlabuh lagi dalam 4 tahap.

“Ini merupakan yang perdana dan akan datang 4 tahap lagi, untuk itu pemerintah akan lebih mempersiapkan secara maksimal untuk mengekspos wisata di Kabupaten Batubara,” ungkap Wabup Syafrizal.(mag-3/han)

Timbul Jaya Sibarani Apresiasi Pengungkapan Kasus Narkoba oleh Dir Narkoba Polda Sumut

Anggota DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani
Anggota DPRD Sumut, Timbul Jaya Sibarani

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Sumatera Utara Timbul Jaya Sibarani memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Sumut, melalui Dirres Narkoba yang dipimpin Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, atas keberhasilan mengungkap sejumlah kasus narkoba akhir-akhir ini.

Dalam keterangannya, Timbul Jaya Sibarani yang akrab disapa TJS itu menegaskan pentingnya penindakan tegas terhadap peredaran narkoba yang terus mengancam generasi muda dan masa depan bangsa.

“Kalau melihat banyaknya barang bukti yang berhasil diamankan dalam berbagai pengungkapan ini, kita dapat mengasumsikan bahwa selama ini masih banyak yang lolos dari pengawasan,” ujarnya.

Politisi Golkar ini juga mengingatkan bahwa bahaya narkoba tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga merusak tatanan sosial dan pembangunan sumber daya manusia di daerah.

Oleh sebab itu, ia mengimbau agar seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam pemberantasan narkoba agar hasil yang dicapai lebih maksimal.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian saja, tapi juga tanggung jawab kita semua. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus rantai peredaran narkoba di Sumut,” pungkas Timbul Jaya.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan kasus narkoba di Sumatera Utara dapat terus ditekan dan generasi muda terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.(san/han)

Momen Presdien Prancis Macron dan Istri di Borobudur Prabowo: Ini Kehormatan Sahabat Saya

KUNJUNGAN: Presiden RI Prabowo Subianto saat menerima kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Prancis Brigitte Macron ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5).
KUNJUNGAN: Presiden RI Prabowo Subianto saat menerima kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Prancis Brigitte Macron ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa momentum menerima kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Ibu Negara Prancis Brigitte Macron ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis, merupakan kehormatan baginya untuk menemani sebagai sahabat.

Usai mengunjungi puncak situs bersejarah Candi Borobudur sekitar 45 menit, Presiden Prabowo dan Presiden Macron memberikan pernyataan terkait dengan kunjungan tersebut.

“Adalah kehormatan bagi saya sebagai Presiden Republik Indonesia untuk hari ini menemani sahabat saya, Presiden Republik Prancis,” kata Presiden Prabowo dalam pernyataan di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5).

Presiden menyambut kedatangan Presiden Macron dan delegasi di Candi Borobudur yang merupakan mahakarya dari peradaban wangsa Syailendra. Di depan para tamu, Presiden menekankan bahwa Borobudur telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia yang kaya akan sejarah dan makna spiritual.

“Indonesia sebagai bangsa yang mempunyai filosofi, dasar negara adalah Pancasila menghormati semua agama dan semua kepercayaan,” kata Presiden. Kepala Negara mengatakan bahwa Indonesia dan Prancis merupakan dua bangsa besar yang memiliki sejarah yang panjang, budaya yang mengakar kuat, dan peradaban yang juga panjang. Kedua negara, kata Prabowo, juga memiliki semangat yang sama terhadap nilai nilai kemanusiaan seperti saling toleransi, menghormati warisan budaya menghormati semua agama, kepercayaan, ras, dan kelompok etnis agar menciptakan kehidupan yang harmonis serta perdamaian yang baik.

“Kami percaya hanya dengan persahabatan, kekeluargaan, dan kolaborasi, kita semua bisa mendapat kehidupan yang lebih baik,” kata Prabowo. Menutup sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Macron ke Indonesia. Kunjungan ini diyakini membuat kemitraan kedua negara terus berlanjut, serta menjadi jembatan bagi budayawan, seniman, pelaku industri kreatif, dan tokoh masyarakat kedua negara.

Dalam kunjungan Presiden Macron ke Borobudur, sejumlah menteri anggota Kabinet Merah Putih yang turut men dampingi Presiden, antara lain, Menteri Luar Negeri Sugiyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (ant/net)

DTSEN Jadi Acuan Baru, Fokus pada Miskin Ekstrem 1,8 Juta Keluarga Dicoret dari Bansos

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah mulai menyalurkan bantuan sosial (Bansos) triwulan II tahun 2025 pada Minggu (25/5). Dalam penyaluran tahap ini, sebanyak 1,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM) resmi dikeluarkan dari daftar penerima bansos.

Mereka dinilai sudah tidak layak lagi menerima bantuan, karena berada di desil 6 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan kata lain, kondisi ekonomi mereka sudah membaik dan lebih mandiri dibanding kelompok miskin dan miskin ekstrem.

“Mereka sebagian kita temukan berada di desil 6 ke atas. Artinya, kondisi ekonominya sudah membaik dan lebih mandiri. Jadi, tidak lagi masuk kelompok desil 1, 2, atau 3,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (28/5).

Sebagai gantinya, alokasi bansos sebanyak 1,8 juta KPM telah dialihkan kepada kelompok yang lebih membutuhkan, terutama mereka yang tergolong miskin ekstrem.

Data KPM pengganti pun telah melalui proses uji petik yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). “Setelah penyaluran ini, pemutakhiran data juga akan terus kami lakukan,” sambungnya.

Mensos menjelaskan, pemutakhiran DTSEN dilakukan setiap tiga bulan sekali. Proses itu dilakukan melalui jalur formal, yakni integrasi data antar lembaga, dan jalur partisipatif lewat aplikasi Cek Bansos yang memiliki fitur Usul dan Sanggah.

Dengan jalur partisipatif, masyarakat bisa mengusulkan calon penerima baru atau menyanggah data penerima lama. Per Rabu sore, sudah ada 16,5 juta KPM yang menerima bansos untuk program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Nilai total bantuannya mencapai Rp10 triliun. Gus Ipul, sapaan akrab Mensos, menambahkan, masih ada sekitar 4 juta KPM yang bansosnya belum disalurkan. Saat ini, data mereka masih dalam proses verifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan, pihaknya telah menyelesaikan pemutakhiran DTSEN untuk penyaluran bansos triwulan II.

Proses itu melibatkan kerjasama dengan pendamping PKH serta BPS provinsi dan kabupaten/kota.

“Kami lakukan ground check terhadap sekitar 12 juta keluarga. Dari situ, sekitar 6,9 juta keluarga berhasil diverifikasi dan masuk dalam pemutakhiran DTSEN,” ujarnya.

Amalia menambahkan, pemutakhiran ini memadukan hasil survei BPS, data administrasi, dan rekonsiliasi dengan Dukcapil. Seluruh data yang dimutakhirkan itu telah diserahkan kepada BPKP untuk validasi akhir. “Tujuannya jelas, untuk meminimalkan ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran bansos,” pungkasnya. (jpc/adz)

Jelang Hari Lahir Pancasila, PLN Bawa Terang dan Senyum untuk Andi

Tim PLN ULP UP3 Pematangsaintar bersama Andi Novi berfoto di depan rumahnya yang mendapat bantuan dari program Light Up The Dream. Program ini merupakan wujud kepedulian sosial insan PLN melalui donasi sukarela untuk menghadirkan terang bagi masyarakat kurang mampu.
Tim PLN ULP UP3 Pematangsaintar bersama Andi Novi berfoto di depan rumahnya yang mendapat bantuan dari program Light Up The Dream. Program ini merupakan wujud kepedulian sosial insan PLN melalui donasi sukarela untuk menghadirkan terang bagi masyarakat kurang mampu.

Pematangsiantar – Cahaya harapan menyinari kediaman Andi Novi di Jalan Sibatu-batu, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar. Menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila, Andi akhirnya bisa menikmati aliran listrik berkat bantuan sambungan gratis dari program Light Up The Dream (LUTD) yang digagas oleh Pegawai PT PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar.

Program LUTD merupakan inisiatif sosial yang lahir dari donasi sukarela pegawai PLN melalui platform PLN Xtra Care di PLN UP3 Pematangsiantar. Sasaran program ini adalah masyarakat kurang mampu yang belum memiliki akses listrik, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara nyata dan berkelanjutan.

Dengan daya terpasang R1MT/900 VA, aliran listrik kini telah sampai ke rumah Andi, menggantikan gelap menjadi terang, membuat haru menjadi harapan.
“Terima kasih PLN dan seluruh pegawai yang telah berdonasi. Rumah saya yang dulunya gelap, sekarang sudah saya terang dan mempermudah saya beraktifitas. Saya doakan PLN semakin jaya dan sejahtera agar terus bisa hadir untuk masyarakat kecil seperti kami,” ujar Andi dengan mata berkaca-kaca dan senyum yang merekah, Senin (26/5/2025).

Manajer PLN UP3 Pematangsiantar, Ramses Manalu, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar sambungan listrik, melainkan bentuk kepedulian nyata PLN terhadap sesama. “PLN hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan energi, tapi juga sebagai bagian dari solusi sosial. Kami ingin memastikan bahwa energi yang kami salurkan benar-benar membawa perubahan positif dalam kehidupan masyarakat,” ungkap Ramses.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, turut mengapresiasi peran aktif pegawai PLN dalam menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung program ini secara konsisten.

“Semangat gotong-royong yang ditunjukkan oleh insan PLN melalui Light Up The Dream sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya dalam hal kemanusiaan dan keadilan sosial. Program ini menjadi wujud konkret bahwa PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membawa terang dalam arti harfiah dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Agus.

Agus juga menambahkan bahwa program ini akan terus digalakkan di seluruh wilayah kerja PLN UID Sumatera Utara sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung pemerataan energi dan pengentasan kemiskinan energi.

“Melalui sinergi dan kepedulian, kami ingin setiap rumah, tak peduli seberapa kecil dan jauh letaknya, bisa menikmati terang. Karena bagi PLN, listrik bukan hanya soal energi, tapi tentang kehidupan yang lebih baik dan bentuk keadilan sosial,” pungkasnya. (ila)

Srikandi PLN UP3 Padangsidimpuan Goes to School: PLN Hadir Menginspirasi dan Mendidik Generasi Muda

Srikandi PLN UP3 Padangsidimpuan saat memberikan penyampaian materi terkait Empowered Women. (27/5).
Srikandi PLN UP3 Padangsidimpuan saat memberikan penyampaian materi terkait Empowered Women. (27/5).

Padangsidimpuan – Sebagai wujud nyata komitmen dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pemberdayaan generasi muda, Srikandi PLN UP3 Padangsidimpuan menggelar kegiatan edukatif bertajuk “Srikandi Goes To School” di STIKes Sentral, Padangsidimpuan, Selasa (27/5). Kegiatan ini merupakan bagian dari Srikandi Movement, gerakan tahunan yang dilaksanakan oleh Srikandi PLN di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Perempuan, Keselamatan Kerja dan Aplikasi PLN Mobile”, dan diikuti antusias oleh mahasiswa STIKes Sentral. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapat edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual, serta bullying di lingkungan pendidikan. Tak hanya itu, materi juga mencakup edukasi keselamatan bahaya kelistrikan dan pengenalan fitur-fitur unggulan aplikasi PLN Mobile.

Para narasumber dari Srikandi PLN menyampaikan materi dengan pendekatan interaktif, membuka ruang diskusi, dan mendorong mahasiswa untuk lebih mengenal hak-hak pribadi, batasan sosial, serta langkah-langkah perlindungan diri di era digital.
Perwakilan Yayasan STIKes Sentral, H. Ahmad Husein Pan Harahap SH, MKM menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini. “Kami sangat mengapresiasi kunjungan dan inisiatif dari PLN. Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa kami untuk membentuk karakter unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Ahmad Husein.

Hal senada disampaikan oleh Shinta, mahasiswi STIKes Sentral, yang menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. “Materinya menarik dan disampaikan dengan cara yang menyenangkan. Terima kasih kepada PLN yang telah hadir memberikan wawasan baru bagi kami, terutama terkait pemberdayaan perempuan dan bahaya kelistrikan,” ujarnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menyampaikan bahwa program Srikandi Goes To School merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan dan keselamatan anak-anak muda Indonesia.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan ruang edukatif yang aman dan membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan diri, khususnya bagi generasi muda. PLN tidak hanya hadir untuk menyediakan layanan kelistrikan, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk masyarakat yang sadar akan nilai-nilai keselamatan dan keberdayaan,” ujar Agus.

Agus Kuswardoyo menegaskan bahwa PLN berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program serupa secara rutin dan berkelanjutan. “Edukasi seperti ini menjadi bentuk konkret kolaborasi antara PLN, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia yang lebih terang, lebih aman, dan lebih cerdas,” pungkasnya.

Manager UP3 Padangsidimpuan Yessi Indira, menambahkan, generasi muda juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan dan penyampai informasi penting di lingkungannya. “Kami berharap para peserta kegiatan ini dapat menjadi duta informasi PLN, baik dalam penggunaan aplikasi PLN Mobile, pemanfaatan layanan digital, maupun edukasi keselamatan listrik kepada keluarga dan masyarakat sekitar,” ujar Yessi Indira. (ila)

LPS Ajak Pelajar SMA Melek Finansial dan Siap Berinvestasi

Siswa melintas di samping banner LPS Putih Abu-Abu Financial Fest di SMAN 14 Jakarta, Rabu (28/5/2025). (Arief Rachman/ dok. LPS)
Siswa melintas di samping banner LPS Putih Abu-Abu Financial Fest di SMAN 14 Jakarta, Rabu (28/5/2025). (Arief Rachman/ dok. LPS)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menggelar “LPS Putih Abu-abu Financial Festival 2025” di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Sabtu (31/5/ 2025), pukul 09.00–17.00 WIB. Festival satu hari ini dirancang bagi pelajar SMA/SMK sederajat untuk menumbuhkan literasi dan meningkatkan inklusi keuangan mereka sejak din,i sekaligus membekali mereka dengan pemahaman investasi yang cerdas.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa yang juga menjadi pembicara utama di acara tersebut, menyerukan kepada para siswa SMA yang sudah teregistrasi untuk datang dan meramaikan acara tersebut, karena menurutnya, acara ini akan bermanfaat menambah ilmu para pelajar mengenai dunia finansial.

“Jangan lupa hadir di acara LPS Putih Abu-abu Financial Festival 2025, di TMII tangal 31 Mei 2025. Acara ini dibuat untuk mengedukasi teman-teman SMA mengenai dunia finansial,” ujarnya Kamis, (29/5/2025).

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menyebut, kelompok umur 15-17 tahun memiliki indeks literasi keuangan terendah, sebesar 51,68 persen dan indeks inklusi sebesar 74,00 persen. Jauh dibanding literasi keuangan yang secara nasional mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan nasional sebesar 80,51 persen.

Rendahnya angka inklusi mengindikasikan bahwa akses terhadap produk dan layanan keuangan formal di kalangan remaja masih terbatas. Sementara rendahnya indeks literasi di kalangan remaja menandakan masih kurangnya pemahaman terhadap produk-produk keuangan.

Padahal, Purbaya mengatakan, para pelajar yang belajar finansial dan paham finansial sejak dini bisa menjadi hal tersebut sebagai modal untuk berinvestasi di dunia keuangan. “Kalau Anda makin paham tentang dunia finansial, saya perkirakan Anda akan berhasil dalamberinvestasi di dunia finansial,” ucapnya.

Dengan tema “Keuangan Terarah, Masa Depan Cerah,” festival menghadirkan rangkaian talkshow literasi keuangan bersama LPS, dan kompetisi konten video bertajuk “Kenali Keuanganmu, Nabung Aman karena LPS,” di media sosial.

Di acara ini, ada pula pentas seni SCOOFEST SMAN 14 Jakarta yang menjadi host dari gelaran tersebut. pentas seni yang dityampilkan meliputi tarian tradisional, vocal group, teater, band, basket, futsal, e-sport, dan Tari Saman. Perayaan ditutup dengan penampilan musisi Pamungkas dan Hura Hura Club.

Pj Kepala Sekolah SMAN 14 jakarta Isoh Sukaesah menuturkan, kegiatan SCOOFEST merupakan program kerja tahunan yang dilaksanakan oleh pengurus OSIS/MPK SMAN 14 Jakarta, dengan konsep pertandingan olahraga dan seni; pagelaran budaya lokal dan internasional; serta pentas seni ekskul.

“Scoofest tahun ini kami berkolaborasi dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dengan talkshow mengenai literasi keuangan bagi remaja. Sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi SMAN 14, dapat berkolaborasi dengan LPS,” ujar Isoh Sukaesah.

Sebagai Kepala Sekolah, ia berharap, acara ini dapat memberikan wawasan bagi murid-murid SMA, agar mereka cerdas dalam literasi keuangan.

“Serta dapat mencegah mereka dari bahaya judi online maupun pinjaman online yang saat ini sangat marak terjadi hingga kalangan remaja. Terima kasih kami sampaikan kepada LPS, atas kerjasamanya,” tuturnya.

Acara ini bisa dihadiri secara gratis bagi seluruh undangan siswa SMA/SMK sederajat di Jakarta dan sekitarnya. Sejauh ini, lebih dari 1.000 pelajar SMA dari 57 SMA/ sederajat sudah teregistrasi akan menghadiri acara edukasi ini.

LPS adalah lembaga independen yang menjamin simpanan nasabah perbankan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank dan berperan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Melalui program edukasi seperti Putih Abu-Abu Financial Festival, LPS berkomitmen menumbuhkan budaya keuangan yang sehat, aman, dan inklusif di kalangan generasi muda Indonesia. (adz)

Agincourt Resources Tegaskan Good Mining Practice Melalui Talk Show dan Peluncuran Lomba Jurnalistik Bertema ESG

KENANG-KENANGAN: Presiden Direktur PT Agincourt Resources Muliady Sutio memberikan kenang-kenangan kepada Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba dan Kepala Inspektur Tambang Ditjen Minerba Kementerian ESDM Hendra Gunawan usai talk show "Seluk Beluk Pertambangan Berwawasan Lingkungan" di Samosir, Sumatra Utara, Senin (26/5/2025). (Dok: PTAR)
KENANG-KENANGAN: Presiden Direktur PT Agincourt Resources Muliady Sutio memberikan kenang-kenangan kepada Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba dan Kepala Inspektur Tambang Ditjen Minerba Kementerian ESDM Hendra Gunawan usai talk show "Seluk Beluk Pertambangan Berwawasan Lingkungan" di Samosir, Sumatra Utara, Senin (26/5/2025). (Dok: PTAR)

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Sebagai wujud nyata komitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan, PT Agincourt Resources menggelar talk show bertema “Seluk Beluk Pertambangan Berwawasan Lingkungan” yang menghadirkan langsung Kepala Inspektur Tambang Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Hendra Gunawan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peluncuran Lomba Karya Jurnalistik Tambang Emas Martabe 2025 yang mendorong jurnalis mengangkat isu keberlanjutan secara konstruktif.

Dua agenda besar ini menunjukkan keseriusan PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, dalam menjawab tantangan tata kelola pertambangan modern yang tidak hanya menuntut efisiensi dan keselamatan tetapi juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan dan keterlibatan publik dalam mengawal isu keberlanjutan.

Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Muliady Sutio, mengatakan “Living in Harmony” menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan aktivitas bisnis. Inisiatif yang dilakukan Perusahaan berfokus pada perlindungan keanekaragaman hayati, pengurangan dampak lingkungan, dan kolaborasi pemangku kepentingan.

“Kami berupaya menerapkan praktik pertambangan yang efektif secara operasional, namun tetap bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan. Ini tercermin dalam berbagai penghargaan yang kami terima, termasuk PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup selama dua tahun berturut-turut dan penghargaan Penerapan Kaidah Teknik Pertambangan Terbaik Tahun 2024 dari Kementerian ESDM,” ujar Muliady.

Hal itu diungkapkannya saat talk show bertajuk “Seluk Beluk Pertambangan Berwawasan Lingkungan” di Samosir, Sumatra Utara, Senin (26/5/2025). Pembicara yang terlibat yakni Direktur Teknik dan Lingkungan Minerba sekaligus Kepala Inspektur Tambang Ditjen Minerba Kementerian ESDM Hendra Gunawan, Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM Lana Saria, Pengajar di Fakultas Kehutanan Universitas Sumatra Utara (USU) Onrizal, Ph.D., dan Superintendent Environmental Site Support PTAR Syaiful Anwar.

Kepala Inspektur Tambang Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa Agincourt Resources telah mengupayakan implementasi good mining practice dengan baik. Menurutnya, pengelolaan lingkungan hidup, reklamasi, dan pascatambang merupakan syarat mutlak operasional pertambangan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Kami mendorong perusahaan untuk comply terhadap regulasi, terutama dalam pengelolaan lingkungan, reklamasi, dan pascatambang, yang merupakan kunci keberlangsungan kualitas kehidupan di masa depan. Penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) adalah tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan pertambangan untuk meningkatkan daya saing dan memastikan keberlanjutan usaha,” jelas Hendra.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Onrizal, Ph.D., pengajar di Fakultas Kehutanan USU, menilai inisiatif konservasi keanekaragaman hayati yang dilakukan PTAR telah melampaui kewajiban yang harus dilakukan perusahaan tambang pada umumnya.

“Inisiatif seperti pembangunan canopy bridge untuk primata, kawasan konservasi di area tambang, rencana pembangunan stasiun riset, hingga patroli berbasis masyarakat adalah langkah nyata yang menunjukkan komitmen PTAR terhadap pelestarian ekosistem Batang Toru. Penanaman pohon buah-buahan asli dan monitoring rutin keanekaragaman hayati juga memastikan bahwa konservasi dijalankan secara berkelanjutan,” papar Onrizal.

Stasiun riset yang bakal dibangun di atas lahan seluas 10 hektar merupakan bagian dari penguatan upaya riset dan perlindungan terhadap spesies endemik. Fasilitas ini juga akan menjadi pusat kolaborasi dengan lembaga riset, ahli konservasi, dan organisasi non-pemerintah dalam mendukung pelestarian dan pengelolaan ekosistem berkelanjutan.

PTAR juga secara aktif menerapkan teknologi terkini dalam pengelolaan limbah tambang melalui metode tailings kering, pengembangan nursery pohon asli, isolasi mikoriza, serta mengalokasikan zona konservasi khusus untuk perlindungan habitat endemik.

Bertepatan dengan kegiatan tersebut, PTAR resmi meluncurkan Lomba Karya Jurnalistik 2025 Tambang Emas Martabe yang tahun ini mengangkat tema “ESG dalam Aksi: Tambang Berkelanjutan Menuju Harmoni Masyarakat dan Lingkungan.”

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono, mengajak jurnalis-jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia untuk berpartisipasi di lomba ini. Lomba berlangsung dari 27 Mei hingga 31 Oktober 2025 dengan hadiah total puluhan juta rupiah serta kesempatan ekspedisi lapangan bagi tiga pemenang pertama.

“Tujuan lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan untuk memicu peningkatan kualitas karya jurnalistik, memperkuat pemahaman terhadap tema ESG di industri tambang, serta meningkatkan kepercayaan diri para jurnalis dalam mengangkat isu-isu keberlanjutan secara konstruktif,” tutur Katarina.

Informasi lebih rinci mengenai Lomba Karya Jurnalistik 2025 Tambang Emas Martabe bisa diperoleh dari situs web PTAR di https://agincourtresources.com/. (dek)