22.9 C
Medan
Monday, January 19, 2026
Home Blog Page 245

Indah Fery Simatupang Dilantik sebagai Ketua TP-PKK Kabupaten Labusel 2025-2030

DILANTIK: Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu Bobby Nasution melantik Ketua TP PKK se Sumut, dan Ketua Tim Pembinan Posyandu di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu. ISTIMEWA/SUMUT POS
DILANTIK: Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu Bobby Nasution melantik Ketua TP PKK se Sumut, dan Ketua Tim Pembinan Posyandu di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu. ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kahiyang Ayu Bobby Nasution melantik Indah Fery Simatupang sebagai Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) periode 2025-2030.

Pelantikan tersebut berlangsung pada Kamis(13/3/2025) di Aula Raja Inal Siregar, Lt 2 Kantor Gubernur Sumut. Kahiyang Ayu Bobby Nasution juga melantik Ketua TP-PKK, Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), serta Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sumut.

Hadir dalam acara tersebut, Gubernur Sumut M. Bobby Afif Nasution, Wakil Gubernur Sumut H. Surya, Istri Gubernur, Pj Sekda Provinsi Sumut Effendi Pohan, Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, serta Bupati/Walikota se-Provinsi Sumut.(mag4/han)

Ketua TP-PKK Sergai Dilantik, Hj. Rosmaida Darma Wijaya Siap Perkuat Program Kesejahteraan Keluarga

BERSAMA: Ketua TP-PKK Sergai Dilantik, Hj. Rosmaida Darma Wijaya didampingi Bupati Sergai Darma Wijaya foto bersama Gubernur Sumut boby Nasution di Medan . (FADLY/SUMUTPOS)
BERSAMA: Ketua TP-PKK Sergai Dilantik, Hj. Rosmaida Darma Wijaya didampingi Bupati Sergai Darma Wijaya foto bersama Gubernur Sumut boby Nasution di Medan . (FADLY/SUMUTPOS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, secara resmi dilantik oleh Ketua TP-PKK Sumatera Utara, Kahiyang Ayu Bobby Nasution.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Medan, pada Kamis (13/3/2025) ini diikuti oleh Ketua TP-PKK dari 33 kabupaten/kota se-Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Rosmaida Darma Wijaya menegaskan komitmennya dalam menjalankan peran strategis PKK, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan dan penguatan peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan naskah pelantikan yang menetapkan tugas Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Sergai untuk periode 2025–2030.

“Melalui langkah ini, kami menyadari pentingnya sinergi antara TP-PKK, kader Posyandu, serta pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.

Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program dan kegiatan PKK. Menurutnya, PKK merupakan organisasi yang memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat karena langsung bersentuhan dengan kehidupan keluarga.

“PKK merupakan ujung tombak peningkatan kesejahteraan keluarga. Pemerintah daerah tentu akan terus memberikan dukungan agar program PKK dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Bupati Darma Wijaya.

Ia menambahkan, bahwa PKK berperan penting dalam pembangunan sosial, terutama dalam pemberdayaan perempuan, penguatan ketahanan keluarga, serta sektor kesehatan dan pendidikan. Oleh karena itu, sinergi antara PKK dan pemerintah daerah harus terus diperkuat.

Sebelumnya, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam sambutannya menekankan bahwa PKK adalah organisasi besar yang menjangkau hingga tingkat keluarga. Ia berharap PKK mampu menghasilkan program yang berdampak luas dan nyata di daerah masing-masing.

“PKK harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Dinas-dinas terkait harus bersinergi dengan program PKK agar setiap kegiatan yang dilakukan dapat terarah dan mendukung agenda pembangunan,” ujar Bobby Nasution.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan PKK dalam memberdayakan keluarga akan berkontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, dukungan penuh dari pemerintah daerah sangat diperlukan agar berbagai program PKK dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Sumut, Kahiyang Ayu Bobby Nasution, mengingatkan para Ketua TP-PKK kabupaten/kota untuk lebih memperhatikan potensi yang ada di daerah masing-masing.

“Gerakan PKK bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Oleh karena itu, setiap daerah harus mampu mengidentifikasi potensi lokalnya dan mengoptimalkannya dalam program-program PKK,” kata Kahiyang Ayu.

Pelantikan ini dihadiri oleh para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara, kepala OPD Sumut, serta tamu undangan lainnya. (fad/han)

H Salman Alfarisi Gagas Lahirnya Perda Pemberdayaan Masjid

Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H Salman Alfarisi, Lc,MA.
Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H Salman Alfarisi, Lc,MA.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara H Salman Alfarisi, Lc,MA, mengaku akan berupaya menggagas lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberdayaan Masjid sebagai salah satu langkah strategis bagi penyelesaian sejumlah persoalan di masyarakat seperti masalah perekonomian dan masalah sosial.

Gagasan ini disampaikan Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat melaksanakan Reses II Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Jalan Bajak III, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Rabu (12/3/2025).

“Sebagai upaya menyelesaikan persoalan di masyarakat, kita akan menggagas lahirnya Perda Pemberdayaan Masjid. Hal ini sangat penting, karena kita yakin penyelesaian segala persoalan ada di masjid termasuk perosoalan konomi dan masalah sosial di masyarakat,” ucapnya.

Salman menegaskan, penyelesaian segala persoalan di masyarakat telah dicontohkan Rosulullah SAW, dimana keberadaan masjid menjadi pusat solusi. “Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga menjadi tempat melahirkan solusi bagi masalah ekonomi dan sosial di masyarakat. Perda pemberdayaan masjid ini adalah bagian dari upaya perbaikan masyarakat,” ujar Salman

Ia menjelaskan bahwa pemberdayaan masjid bisa berperan dalam meningkatkan ekonomi umat dan membangkitkan ekonomi di lingkungan sekitar. Melalui masjid, masyarakat dapat diberdayakan dengan berbagai program yang mendorong kemajuan, baik di bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial. “Pemberdayaan ekonomi bisa dilahirkan dari Masjid, begitu juga dengan persoalan sosial di masyarakat seperti masalah narkoba dan kenakalan remaja,” katanya.

Dan karenanya, sambung Salman, peradaban dunia juga bermua dari masjid, dimana dari Masjid lahir generasi-generasi yang memimpin dunia. “Sejarah telah mencatat melalui pemberdayaan masjid, lahir generasi-generasi terbaik yang memimpin negara dan dunia,” ungkapnya.

Pria yang juga menjabat Ketua MPW PKS Sumut ini menerangkan, Seorang ulama kenamaan asal Syria, Muhammad Said Ramadhan Al Buthi mengatakan bahwa sepeninggal Rosulullah SAW, diketahui ada 2000 pemimpin dunia yang dilahirkan.

“Setelah Rosulullah SAW wafat, diketahui ada 2000 pemimpin dunia dilahirkan dari tangan beliau, seperti yang terkenal adalah Saad bin Abi Waqas delegasi yang sampai hingga ke daratan China, dan semua itu dilahirkan dari masjid,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Fajar Warga Medan Amplas mengharapkan Pemerintah membantu dan memperhatikan kebutuhan bagi sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA).

“Saat ini kita merasakan minimnya perhatian terhadap sekolah MDTA, dimana dari sinilah sebagai tempat pengkaderan imam masjid, dan lainnya. Kemudian pengkaderan imam masjid, serta peran masjid dalam menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan juga penting untuk dilakukan,” pungkasnya. (map/ila)

Komisi IV DPRD Medan Ajukan Usulan Regulasi Percepatan Birokrasi Penindakan

Komisi IV DPRD Medan Rommy Van Boy
Komisi IV DPRD Medan Rommy Van Boy

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjamurnya bangunan bermasalah yang berdampak terhadap kebocoran PAD menjadi perhatian serius anggota Komisi IV DPRD Medan Rommy Van Boy. Menurutnya, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan melakukan percepatan birokrasi penindakan.

“Perlu dipangkas birokrasi penindakan yang cukup lama. Selama ini, untuk menunggu Surat Peringatan (SP) 1 sampai 3 terbit, sudah duluan pembangunan rampung. Alhasil, bangunan tidak jadi ditindak dan pemilik pun tidak mau lagi mengurus izinnya,” ucap Rommy Van Boy, Kamis (13/3/2025).

Untuk itu, kata Rommy yang merupakan politisi asal Partai Golkar itu, proses birokrasi perlu dipercepat. Hal itu dilakukan, agar bangunan yang bermasalah dapat ditindak langsung. “Regulasi dan payung hukum seperti itu yang perlu dimiliki oleh Pemko Medan, baik itu melalui Perwal ataupun Perda,” ujarnya.

Dikatakan Rommy, selama ini bangunan yang ditemukan bermasalah lalu diusulkan untuk penindakan, sangat lama untuk ditindaklanjuti. Panjangnya birokrasi mulai dari pemberian surat peringatan sampai surat perintah pembongkaran sangat lama dilakukan.

“Untuk itu, perlu ada aturan baru. Seiring dengan itu, pengawasan harus ditingkatkan. Begitu ada bangunan ditemukan tanpa izin, saat itu juga harus ada perintah tegas dari petugas agar pembangunan distop sebelum ada izin. Bila terbukti ada kegiatan lagi, harus dilberikan tindakan atau sanksi tegas,” katanya.

Rommy pun meminta kepada aparat OPD di lingkungan Pemko Medan untuk tidak lagi melalukan pembiaran bangunan bermasalah hanya karena kepentingan pribadi ataupun kelompok.

“Harus tetap bersinergi dengan DPRD Medan melakukan pengawasan guna peningkatan PAD Pemko Medan dari sektor retribusi bangunan,” pungkasnya. (map/ila)

Aset Traffic Light Milik Pemko Binjai Dicuri untuk Beli Narkoba

DITANGKAP: Ketiga pelaku pencurian lampu lalulintas ditangkap polisi.(Istimewa/Sumut Pos)
DITANGKAP: Ketiga pelaku pencurian lampu lalulintas ditangkap polisi.(Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Polsek Binjai Kota mengungkap kasus pencurian aset traffic light atau lampu merah milik pemerintah kota yang dicuri oleh orang tak dikenal dari tiang yang berdiri di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota. Ada 3 orang yang diciduk Unit Reskrim Polsek Binjai Kota.

Mereka berinisial DG (35) warga Kelurahan Satria dengan tugas sebagai penunjuk barang yang mau dicuri, PA (35) warga Gang Flamboyan, sebagai eksekutor yang memanjat tiang lampu lalu lintas dan Am (49) warga Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, dengan tugas sebagai pengemudi kendaraan serta pemantau.

Ketiganya diamankan polisi pada, Rabu (12/3/2025). “Hasi curian kami jual ke barak narkoba, uangnya pun kami pakai sabu dan main tembak ikan,” kata PA, salah satu tersangka.

Kapolsek Binjai Kota, Kompol Arnawati menjelaskan, ketiga pelaku diamankan melalui penyelidikan dengan melihat petunjuk rekaman CCTV saat mereka beraksi. Kata Arnawati, ketiganya ditangkap dari lokasi terpisah.

Juga barang bukti yang diamankan disebut sudah rusak dan trafo sudah dibongkar. “Kita juga saat ini masih memburu pelaku pencuri lampu hias tanah lapang merdeka Binjai. Dan ini masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar Arnawati, Kamis (13/3/2025).

“Terhadap ketiga pelaku ini anggota masih mengarah ke barang bukti yang mana hasil curiannya mereka jual di salah satu tempat,” sambungnya.

Terpisah, Kabid Lalu Lintas Dishub Binjai, Arif Sihotang mengapresiasi kinerja Polsek Binjai Kota yang telah mengungkap kasus tersebut. Kara Arif, laporan itu dilayangkan usai mendengar adanya peristiwa aset milik pemko yang dicuri.

“Kita sangat apresiasi kinerja Polsek Binjai Kota yang telah berhasil menangkap 3 orang pelaku pencurian lampu lalu lintas itu. Harapan kita selaku Pemerintah Kota Binjai dengan adanya peristiwa ini dapat membuat jera untuk para pelaku kejahatan lain dan kedepan sama sama kita menjaga mana yang menjadi aset pemerintah untuk umum,” katanya.

Pencurian lampu lalulintas itu merugikan Dinas Perhubungan Kota Binjai mencapai Rp7 juta. (ted/han)

Darmawati Anton Achmad Saragih Dilantik jadi Ketua PKK Simalungun

BERSAMA: Bupati Simalungun foto bersama dengan ketua PKK Simalungun yang baru dilantik.istimewa/Sumut Pos
BERSAMA: Bupati Simalungun foto bersama dengan ketua PKK Simalungun yang baru dilantik.istimewa/Sumut Pos

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO- Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara Kahiyang Ayu Muhammad Bobby Afif Nasution melantik Darmawati Anton Achmad Saragih sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Periode 2025-2030.

Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Raja Inal Siregar Lt. 2 Kantor Gubernur Sumatera, Medan, Kamis (13/3/2025).

Selain dilantik sebagai ketua TP PKK, Darmawati Anton Achmad Saragih juga dilantik sebagai ketua Tim Pembina Posyandu dan sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Simalungun.

Pelantikan Darmawati Anton Achmad Saragih sebagai Ketua TP PKK, Pembina Posyandu dan sebagai Ketua Dekranasda sehubungan Anton Achmad Saragih telah dilantik sebagai Bupati Simalungun Periode 2025-2030 pada 20 Februari 2025 lalu.

Mengawali acara pelantikan Ketua TP PKK, Tim Pembina Posyandu dan Dekranasda dilantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Dekranasda, dilanjutkan dengan pembacaan SK (Surat Keputusan) ketua Dekranasda Provinsi Sumut

Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih bersama Bupati/Walikota se-Sumatera Utara. Tampak juga hadir  yaitu Rospita Benny Gusman Sinaga bersama pengurus PKK Kabupaten Simalungun.

Ketua TP PKK Provinsi Sumut, Kahiyang Ayu Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutannya antara lain menyampaikan harapannya kepada pemerintah untuk memberikan support dan dukungan kepada TP PKK dalam melaksanakan program kegiatan PKK.

“Karena kami dilantik sekaligus sebagai tiga ketua yaitu sebagai ketua TP PKK, Tim Pembina Posyandu dan Dekranasda, oleh karena itu kami harapkan support dan dukungan dari para bapak sebagian kepala daerah,” pintanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dalam sambutannya menyampaikan, setelah dilantik dan sebagai pendamping kepala daerah di harapkan bisa bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“PKK merupakan salah satu organisasi yang besar, maka diharapkan dapat menghasilkan kerja yang besar, apalagi jika dilihat dari tupoksinya tentu hal ini bisa mendapatkan hasil yang optimal,” ujar Gubsu.

Sebagai pendamping kepada daerah, PKK juga memiliki power atau kekuatan yang perlu mendapat support dari pemerintah, terutama kegiatan dalam melayani masyarakat. (mag7/han)

Gubsu akan Sidak Pasar Terkait Pengurangan Volume MinyaKita

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. ISTIMEWA/SUMUT POS
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Bobby Nasution memastikan akan melakukan pengawasan secara detail di wilayah Sumatera Utara, terkait dengan kasus MinyaKita yang terjadi akhir-akhir ini di beberapa wilayah Indonesia.

Bobby Nasution dan OPD terkait telah membahas dan mendiskusikan data detailnya dengan adanya kasus pengurangan volume yang terjadi pada MinyaKita.

“Sudah kami diskusikan, untuk memastikan data detailnya kembali, saya belum bisa banyak komentar terkait hal ini,”ucapnya ketika ditemui di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (13/3/2025).

Pemprov Sumut sendiri direncanakan akan melakukan sidak ke beberapa pasar yang ada di wilayah Sumatera Utara.

“Ya kita akan melakukan sidak ke beberapa pasar, untuk waktunya masih dirahasiakan,”ucap Gubsu.

Sementara Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut telah melakukan sidak ke beberapa pasar di Kota Medan, bersama dengan Satgas Pangan, Aparat Penegak Hukum (APH), Bulog dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

“Hasil pengawasan menunjukkan bahwa stok pangan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, dan harga-harga relatif stabil, namun harus diakui ada beberapa komuditi yang mengalami kenaikan karena permintaan pasar,” ucap Kadisperindag dan ESDM Sumut, Mulyadi Simatupang dalam keterangannya, Kamis (13/3/2025).

Mulyadi mengatakan terkait dengan adanya temuan ketidaksesuaian takaran isi produk MinyaKita di beberapa pasar, khususnya Pasar Sei Skambing Pasar Palapa dan Pasar Pringgan hingga saat ini belum ditemukan adanya tindakan kecurangan tersebut.

“Belum ada ditemukan kecurangan di dua pasar di Kota Medan ya, Sei Sekambing dan Pringgan, selain itu secara mandiri Di Pasar Palapa juga tidak ditemukan adanya perbedaan nilai takaran isi minyak dengan tertera pada kemasan.

“Disperindag dan ESDM Sumut juga telah melakukan peninjauan lapangan dan rapat koordinasi dengan Disperindag Kab/Kota.

“Kita berkoodinasi dengan Disperindag Kab/Kota agar tetap bersinergi untuk menjaga harga barang pokok tetap stabil dan tidak melampaui harga eceran tertinggi,”ucap Mulyadi.(san/han)

GM PLN UID Sumut Pastikan Kesiapan Logistik dan SDM di Nias untuk Jamin Keandalan Listrik Ramadan

General Manager PLN UID Sumut saat melakukan inspeksi pada Trafo di Gudang UP2D Nias
General Manager PLN UID Sumut saat melakukan inspeksi pada Trafo di Gudang UP2D Nias

NIAS, SUMUTPOS.CO – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, melakukan inspeksi mendalam ke sejumlah titik infrastruktur kritis di Pulau Nias pada 11-12 Maret 2025.

Kunjungan ini difokuskan pada kesiapan logistik, peralatan darurat, dan kondisi petugas untuk menjamin keandalan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri 2025.

Kunjungan pertama dilakukan pada Gudang Peralatan PLN UP3 Nias, Agus memastikan ketersediaan material cadangan seperti kabel, trafo, dan komponen vital lainnya.

Manager PLN UP3 Nias,
Leonard Tulus M. Pajaitan, menjelaskan, stok material darurat saat ini 100% memadai. “Kami juga telah menyiapkan sistem pemesanan cepat untuk kebutuhan tambahan, termasuk koordinasi dengan unit lain di Sumut,” ujar Leonard.

Agus menekankan pentingnya antisipasi gangguan di wilayah kepulauan. “Di Nias, akses logistik terbatas. Karena itu, gudang ini harus selalu siap menjadi ‘benteng pertama’ penanganan darurat,” ujar Agus.

Kunjungan dilanjutkan ke Gardu Hubung Faekhu, salah satu titik distribusi listrik strategis di Nias. Tim teknis melaporkan seluruh peralatan dalam kondisi prima dan tanpa ada kendala pengoperasian.

“Gardu ini menjadi penghubung dalam pendistribusian listrik di wilayah ini. Kami pastikan tidak ada celah gangguan,” ujar Agus.

Kunjungan berikutnya beralih di Kantor Jaga Lolowua, General Manager PLN UID Sumut tidak hanya mengecek peralatan operasional, tetapi juga memastikan kesejahteraan petugas.

“Kami sudah menyiapkan sistem shift ketat dan layanan darurat untuk petugas. Kami passtikan adalah kunci respons cepat jika terjadi gangguan,” tegas .

Agus menutup kunjungan dengan berpesan kalau keandalan listrik tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan logistik dan manusia. “Kami pastikan keduanya siap maksimal,” pungkas Agus penuh optimis. (ila)

PLN UID Sumut Jual 1.000 Paket Sembako Cuma Rp50 Ribu, Warga: Terima Kasih PLN…

Antusiasme masyarakat yang ingin membeli paket sembako dengan harga terjangkau dari PLN
Antusiasme masyarakat yang ingin membeli paket sembako dengan harga terjangkau dari PLN

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut bulan suci Ramadan penuh berkah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar Pasar Murah “Terang Berkah Ramadhan” pada Selasa, (11/3), dengan menawarkan 1.000 paket sembako murah kepada masyarakat.

Setiap paket berisi 5 kg beras premium, 1 kg gula premium, dan 1 liter minyak goreng, dijual hanya seharga Rp50.000 per paket.

Kegiatan ini menjadi bukti komitmen PLN tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga penggerak aksi sosial untuk meringankan beban masyarakat.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata PLN dalam memanfaatkan momentum Ramadan untuk menyalurkan energi positif.

“PLN tidak hanya hadir menerangi rumah warga, tetapi juga ingin menerangi hati melalui kegiatan sosial. Dengan Pasar Murah ini, kami harap dapat membantu keluarga kurang mampu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meringankan pengeluaran di bulan penuh berkah,” ujarnya.

Agus menambahkan, program ini sejalan dengan visi PLN sebagai penggerak transisi energi yang tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui program berkelanjutan. “Ini bagian dari tanggung jawab sosial kami untuk mendukung kesejahteraan warga,” ujarnya.

Kegiatan yang digelar di sekitar kantor PLN UID Sumut ini langsung disambut meriah oleh warga.

Yanti, salah satu iburumah tangga yang berhasil membeli paket sembako, mengungkapkan rasa syukurnya. “Dengan Rp50 ribu, dapat beras, gula, dan minyak sekaligus. Ini sangat membantu kami yang sedang menata anggaran di bulan Ramadan. Terima kasih PLN, semoga tahun depan diadakan lagi,” harapnya sambil tersenyum.

Momen haru juga terlihat saat tim PLN turun langsung membantu penjualan dan berinteraksi dengan warga. Beberapa peserta bahkan datang sejak pagi untuk memastikan tidak kehabisan paket sembako.

Pasar Murah “Terang Berkah Ramadhan” tidak hanya menjadi ajang bantuan sembako, tetapi juga simbol sinergi antara PLN dan masyarakat Sumatera Utara. Melalui program ini, PLN berharap dapat terus menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi, khususnya di bulan suci yang penuh keberkahan. (ila)