29 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 244

Universitas Harapan Medan Gelar Youthpreneure Excellency 2025 dan Campus Hiring

Wali Kota Medan Riko Waas bersama Ketua Umum Yayasan Pendidikan Harapan Medan Dr Tapi Rondang Ni Bulan, Rektor Universitas Harapan Medan Prof Drs Sriadhi, dan para peserta pada acara pembukaan Youthpreneure Excellency 2025 and Campus Hiring di Kampus 1, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (27/5)
Wali Kota Medan Riko Waas bersama Ketua Umum Yayasan Pendidikan Harapan Medan Dr Tapi Rondang Ni Bulan, Rektor Universitas Harapan Medan Prof Drs Sriadhi, dan para peserta pada acara pembukaan Youthpreneure Excellency 2025 and Campus Hiring di Kampus 1, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (27/5)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Harapan Medan menggelar Youthpreneure Excellency 2025 and Campus Hiring dengan tema “From Resilience To Excellence”. Kegiatan yang digelar di Kampus 1, Jalan Imam Bonjol Medan ini digelar selama dua hari, Selasa (27/5) dan Rabu (28/5).

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Harapan Medan, Dr Tapi Rondang Ni Bulan, SE, M.Si dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sebagai ajang menggali potensi dan kreativitas para mahasiswa dalam menghadapi masa depan yang semakin menantang. “Kami berharap, kegiatan ini akan memberikan banyak manfaat. Semoga lulusan Universitas Harapan Medan tidak hanya menjadi pekerja, tapi juga yang menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir dan sekaligus membuka kegiatan ini secara simbolis mengapresiasi kegiatan Youthpreneure Excellency 2025 ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat baik. Karena di samping kuliah, para mahasiswa juga dipersiapkan untuk menjadi seorang enterpreneur. “Menjadi seorang entrepreneur adalah alternatif yang menarik di samping pekerjaan formal. Semoga dengan kegiatan ini, lahir wirausahawan-wirausahawan muda yang mempunyai produk dengan kualitas baik,” sebutnya.

Sedangkan Rektor Universitas Harapan Medan, Prof Drs Sriadhi, ST, MPd., M.Kom dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari kegiatan ini agar para mahasiswa bisa mandiri secara ekonomi, tidak bergantung kepada siapapun dan juga baik secara spiritualitasnya.

Selain Wali Kota Medan Riko Tri Putra Bayu Waas, Youthpreneure Excellency 2025 ini juga dihadiri Kepala Dinas UMKM Kota Medan Benny Iskandar Nasution, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Benny Sinomba Siregar, CEO BRI Regional Medan, ikatan Alumni harapan Medan dan para Dekan.

Youthpreneure Excellency 2025 kali ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti Bazar, Career, Perlombaan dan Seminar. Di sela sela kegiatan juga diadakan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Harapan Medan dengan BRI Kanwil Medan. (adz)

Untuk Keempat Kalinya, Pemko Pematangsiantar Raih Opini WTP dari BPK RI

TERIMA: Wali Kota Siantar Wesly Silalahi menerima buku LHP BPK RI. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS
TERIMA: Wali Kota Siantar Wesly Silalahi menerima buku LHP BPK RI. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO- Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga SH menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD Pemko Pematangsiantar.

LHP atas LKPD Pemko Pematangsiantar Tahun 2024 tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Sumut di Kota Medan, Senin (26/05/2025) sore.

Atas pencapaian tersebut, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengucapkan terima kasih kepada BPK RI. Menurut Wesly, Opini WTP yang diraih Pemko Pematangsiantar selama empat tahun berturut-turut, akan membuka peluang untuk memeroleh insentif dari pemerintah pusat. Insentif tersebut, katanya, tentu saja akan digunakan dalam mewujudkan Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.

“Kami berharap dengan tersusunnya laporan keuangan, dapat mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi sebagai pilar pencapaian good governance,” kata Wesly.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga dalam sambutannya menyampaikan Kota Pematangsiantar telah beberapa kali meraih Opini WTP dari BPK RI. Artinya, lanjut Timbul, laporan keuangan Pemko Pematangsiantar dinyatakan wajar dalam semua hal yang material, sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), dan tanpa pengecualian yang signifikan.

Ia berharap, semoga tahun depan Pemko Pematangsiantar dapat mempertahankan Opini WTP dari BPK.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut Paula Henry Simatupang dalam sambutannya menyampaikan BPK telah secara resmi mengakhiri pemeriksaan keuangan tahun anggaran 2024, dengan diserahkannya LHP berisi laporan keuangan audited, yang di dalamnya ada opini tahun 2024. Dalam hal ini, kata Paula, Pemko Pematangsiantar mendapat Opini WTP.

Paula menerangkan, BPK melakukan pemeriksaan yang bertujuan menilai apakah laporan keuangan telah sesuai standar akuntansi dan disusun secara efektif, serta patuh terhadap peraturan perundang-undangan.

Selain Pemko Pematangsiantar, ada enam kabupaten/kota lainnya di Provinsi Sumut yang juga turut menerima LHP atas LKPD tahun 2024 di saat bersamaan, dan juga menerima Opini WTP. Keenam kabupaten/kota tersebut, yakni Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Kabupaten Nias, Kota Gunungsitoli, dan Kabupaten Nias Utara. (mag-7/han)

Klinik Pratama UMA Raih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan

PARIPURNA: M Erwin Siregar SE MBA (tengah) di Klinik Pratama UMA yang telah meraih akreditasi paripurna. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
PARIPURNA: M Erwin Siregar SE MBA (tengah) di Klinik Pratama UMA yang telah meraih akreditasi paripurna. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Klinik Pratama Universitas Medan Area (UMA) berhasil meraih akreditasi paripurna dari Lembaga Akreditasi Puskesmas, Klinik, dan Laboratorium Indonesia (Lapklin) di bawah Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pengakuan ini tertuang dalam Sertifikat Akreditasi Nomor: YM.02.01/B/0130/2025 yang diterbitkan pada 26 Maret 2025. Akreditasi ini berlaku selama lima tahun. Mulai 27 Februari 2025 hingga 27 Februari 2030.

Status paripurna merupakan tingkat akreditasi tertinggi yang menunjukkan bahwa Klinik Pratama UMA telah memenuhi seluruh standar mutu pelayanan kesehatan. Meliputi aspek tata kelola klinik, peningkatan mutu dan keselamatan pasien, serta penyelenggaraan pelayanan kesehatan perorangan.

Penanggung jawab Klinik Pratama UMA dr Muhammad Fariz Pratama MKM di Medan, Selasa (27/5) menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras seluruh tim klinik yang telah berkomitmen menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sivitas akademika UMA maupun masyarakat umum.

Capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan dedikasi seluruh elemen klinik. “Semoga kepercayaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang prima, aman dan bermutu tinggi,” imbuhnya.

Menanggapi capaian tersebut, M Erwin Siregar SE MBA (ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim) menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas prestasi luar biasa yang diraih Klinik Pratama UMA.

“Akreditasi paripurna ini membuktikan bahwa UMA tidak hanya unggul di bidang pendidikan, tetapi juga dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” tegas ketua yayasan.

Rektor UMA Prof Dr Dadan Ramdan MEng MSc juga mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Klinik Pratama UMA atas akreditasi paripurna. Prestasi ini merupakan bukti nyata dari keseriusan institusi dalam menerapkan standar mutu pelayanan kesehatan.

Rektor menambahkan bahwa UMA akan terus mendukung pengembangan klinik sebagai bagian integral dari upaya kami dalam membangun kampus yang sehat, ramah lingkungan dan peduli terhadap masyarakat.

Dengan pencapaian ini, lanjut rektor, Klinik Pratama UMA diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis dan berkesinambungan. (dmp/han)

Kurnia Hamdani, Kandidat Kuat Pimpin PWI Labuhanbatu

Kurnia Hamdani (ist)
Kurnia Hamdani (ist)

RANTAUPRAPAT, SUMUTPOS.CO – Sosoknya selalu gelisah menyikapi kondisi fakta dan aktualitas (faktual) para pekerja pers. Khususnya, perkembangan cara kerja wartawan. Membuatnya, sering merenung cara dan solusi menghadapi perkembangan dunia jurnalistik di tengah era digital yang serba cepat dan instan saat ini.

Dilematika itu, memunculkan penilaiannya tentang membuat kian sunyi terdengar lagi kisah wartawan yang konsisten menjunjung tinggi idealisme. Ruh jurnalistiknya ingin bisa bersama rekan jurnalistik lainnya berjuang untuk menjaga makna cermin kehormatan pers yang layak dikenang.

Tersebutlah, sosok Kurnia Hamdani. Merupakan salah satu wartawan yang eksis di Kabupaten Labuhanbatu. Dinilai banyak pihak berpengaruh di daerahnya. Diantara segelintir pewarta, namanya mencuat sebagai figur teguh berprinsip.

Lebih dari sekadar menulis berita, kerap menyentuh spirit sesama jurnalis agar terus belajar. Bahkan, dalam tulisan-tulisannya turut mengangkat isu-isu kemanusiaan, sosial, hingga hukum yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Berawal dari kehidupan sederhana sebagai anak Kerani di PT Perkebunan Nusantara 9 Tembakau, menjadi semangat perjalanan panjang dan penuh tantangan dalam dunia jurnalistik.

Kurnia bukanlah wartawan biasa. Tulisannya sarat empati. Mampu menyentuh nurani publik dengan idealisme sebagai pijakan. Meskipun kerap menghadapi tekanan dari pelbagai pihak.

Pendekatannya yang bijak dan terukur terhadap narasumber memungkinkan menggali informasi yang unik. Lalu, mengolah menjadi cerita yang menggambarkan kompleksitas sisi kemanusiaan secara utuh.

Beberapa karyanya yang paling berkesan, meliputi laporan tentang kekerasan oleh pejabat terhadap warga kecil. Pengungkapan pelarian bandar narkoba, jaringan narkotika, sejarah geng motor di Labuhanbatu. Dan, isu difabel hingga kisah pemudik yang lolos dari penyekatan Riau-Sumut saat pandemi COVID-19.

Dalam berbagai penugasan, Kurnia mengaku sering menghadapi tekanan dan respon negatif. Terutama saat menelusuri isu sensitif yang menyudutkan kepentingan tertentu. Baginya, tekanan justru menjadi bahan bakar yang kian melecut semangat, terutama saat berada di titik terendah dalam mengungkap kebenaran.

“Tekanan dan ancaman itu pasti ada. Tapi kita harus menyikapinya dengan bijak. Menjadi wartawan bukan perkara mudah. Ketika kita mencoba mengungkap fakta, justru tekanan datang dari pihak-pihak yang terganggu. Tapi buat saya, itu tantangan,” ujar Kurnia, Selasa 27 Mei 2025 di Rantauprapat.

Tercatat sebagai pewarta di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) www.sumut.antaranews.com, Kurnia menekankan pentingnya menjaga etika profesi. Baginya, profesionalisme dibangun dari integritas yang konsisten.

Ia juga berharap para pemangku kebijakan lebih terbuka terhadap wartawan, agar fungsi kontrol sosial media berjalan maksimal. Hal ini penting bukan hanya untuk menjamin transparansi tapi juga mencegah penyebaran disinformasi.

“Etika itu krusial untuk menjaga kredibilitas. Kalau satu wartawan melanggar etika, bisa berdampak ke semuanya. Kita harus saling menjaga. Seorang wartawan tentu tak akan mewawancarai narasumber yang tidak kompeten. Maka, pejabat pun harus siap menjalani proses jurnalistik secara terbuka,” jelasnya.

Kurnia juga menyampaikan harapan agar tidak ada lagi diskriminasi terhadap wartawan. Terkhusus di Labuhanbatu. Sehingga, akan lahir karya jurnalistik yang mampu membentuk kesadaran untuk kepentingan publik.

Baginya, karya jurnalistik tidak menjadi alat penghukuman yang sembrono. Keadilan harus lebih diutamakan dibanding sekadar mengejar sensasi atau kepentingan tertentu.

Setelah 15 tahun bergelut di dunia jurnalistik berpesan kepada insan pers untuk bijak, dan berhati-hati dalam menyampaikan informasi yang dapat merugikan masyarakat.

Kurnia percaya, kunci menjadi wartawan profesional terletak pada kemauan untuk terus membaca dan belajar.

“Wartawan itu seperti pisau bermata dua. Harus digunakan oleh tangan yang tepat dengan hati-hati. Intinya kesadaran,” ujarnya.

Konferda PWI

Medio Juli 2025, struktur kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu akan menggelar Konferensi Daerah (Konferda). Perubahan dan perombakan struktur memicu gelombang dukungan mendorong Kurnia Hamdani untuk maju sebagai kandidat pimpinan Ketua PWI Labuhanbatu periode 2025.

Pengalaman Kurnia di organisasi yang bervisi profesional dan bermartabat di era transformasi lanskap media dengan spirit kebangsaan, kebebasan, dan kreativitas digital, itu sudah matang.

Debutnya dalam PWI sejak tahun 2010. Ketika pertama kali mengantongi kartu PWI. Kemudian, kali pertama menjadi Sekretaris PWI Labuhanbatu pada periodeisasi 2013-2016. Dan, teranyar juga sebagai Sekretaris PWI Labuhanbatu pada periode 2022-2025.

Tentu, asam garam berorganisasi dan pengalamannya dalam merangkul sesama wartawan sudah tak diragukan lagi. Misinya punya niat baik untuk memajukan dunia jurnalistik di Labuhanbatu, pada khususnya.

Kelayakan meneruskan tongkat kepemimpinan PWI Labuhanbatu cukup didukung banyak sektor. Termasuk dukungan suara dari dalam PWI Labuhanbatu sendiri. Dimana, sebanyak 23 anggota PWI dan diantaranya sembilan orang anggota biasa yang memiliki hak suara.

Selain itu, kepantasannya sebagai kandidat karena selain anggota biasa PWI, juga berstatus kompeten sebagai wartawan madya versi UKW pada tahun 2021.
Berlabel wartawan madya, tulisan karyanya tak diragukan lagi. Minim cacat kalimat ejaan yang disempurnakan (EYD) yang membuat redaktur terbantu dalam pengeditan kiriman naskah-naskah beritanya. Semoga gelombang dukungan kian deras untuk suksesinya kedepan.(fdh)

Evolusi Brand Legendaris SIMPATI di Momen 30 Tahun Telkomsel untuk Majukan Indonesia, Selebrasi “30 Tahun, 30 Kejutan” bagi Seluruh Pelanggan

Merayakan tiga dekade inovasi Majukan Indonesia, Telkomsel hari ini meresmikan evolusi brand layanan seluler prabayarnya menjadi “SIMPATI”.
Merayakan tiga dekade inovasi Majukan Indonesia, Telkomsel hari ini meresmikan evolusi brand layanan seluler prabayarnya menjadi “SIMPATI”.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Memasuki usia 30 tahun, Telkomsel menandai tonggak bersejarah perjalanan inovasinya sebagai katalisator kemajuan bangsa. Mengusung semangat “Majukan Indonesia”, perusahaan terus menyediakan konektivitas, layanan, dan solusi yang inovatif dan unggul untuk berdayakan masyarakat – termasuk melalui jaringan 5G terdepan dan terluas yang beroperasi dengan lebih dari 3.000 BTS di 56 kota/kabupaten – menjangkau kawasan industri, permukiman, pendidikan, hingga pariwisata, dan tersambung secara contiguous di sejumlah wilayah perkotaan, dengan penerapan Artificial Intelligence (AI) Autonomous Network di berbagai lini operasionalnya.

Merayakan tiga dekade inovasi Majukan Indonesia, Telkomsel hari ini meresmikan evolusi brand SIMPATI  kartu prabayar pertama di Asia yang telah menjadi ikon konektivitas bagi jutaan pelanggan sejak 1997. Mengusung konsep pengalaman digital baru #TerbaikUntukmu, SIMPATI kini menawarkan berbagai pilihan digital lifestyle benefit dan menjadi pembuka resmi rangkaian selebrasi “30 Tahun, 30 Kejutan” dengan hingga 30 promo dan penawaran spesial yang akan bergulir selama 30 hari.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyatakan, “Tepat 30 tahun, tiga dekade dengan langkah, peluh, dan pengabdian, Telkomsel terus menyalakan sinyal harapan di pelosok hingga penjuru negeri. Sejak 26 Mei 1995, mulai dari BTS pertama di Batam hingga kini menjadi market leader, kepercayaan pelanggan telah menyalakan semangat kami untuk terus berikan yang terbaik, bersungguh-sungguh, dengan niat tulus melayani tanpa pamrih. Pada momen ulang tahun ke-30 ini, kami persembahkan evolusi brand SIMPATI, yang namanya terus melekat di ingatan dan hati pelanggan. SIMPATI kini kami hadirkan dengan pilihan-pilihan yang semakin mengikuti perkembangan kebutuhan pelanggan.”

Setelah kartuHALO pada 1995, dua tahun kemudian Telkomsel meluncurkan simPATI pada 1997 untuk membuka akses komunikasi terjangkau, praktis, dan fleksibel bagi jutaan masyarakat, dari Sabang sampai Merauke. simPATI mempelopori tren telekomunikasi prabayar Indonesia lewat fitur transfer pulsa, nada sambung pribadi (NSP), dan varian seperti simPATI NusantarasimPATI LOOP, hingga simPATI Jitu – membangun ikatan emosional yang mengakar di hati pelanggan selama seperempat abad.

Telkomsel Prabayar berevolusi menjadi “SIMPATI”brand utama layanan seluler prabayar yang memberi pelanggan kebebasan memilih 1 dari 24 benefit yang paling relevan dengan gaya hidup digital mereka, didukung jaringan 4G/LTE dan Hyper 5G terdepan dan terluas Telkomsel.

Produk & Benefit Utama SIMPATI #TerbaikUntukmu

 Kartu perdana SIMPATI tersedia seharga Rp35 ribu, sudah termasuk kuota dasar 3 GB untuk 30 hari. 1 dari 24 pilihan digital lifestyle benefit yang bebas untuk pelanggan pilih melalui aplikasi MyTelkomsel:

  1. SIMPATI Nonton – Akses YouTube Premium, Disney+ Hotstar, Prime Video, VIU, atau WeTV
  2. SIMPATI Belanja – Voucher belanja Gopay, Gojek, atau Zalora
  3. SIMPATI GameOn – Diamond Mobile Legends, Free Fire, Voucher MajaMojo, atau Jaringan Prioritas
  4. SIMPATI Musik – Kuota untuk VNSP, LangitMusik, atau Noice
  5. SIMPATI Pintar – Akses Perplexity Pro, OWDI, Ilmupedia Tryout, Travel Buddy, atau Fita
  6. SIMPATI Aman – ProtekSi Kecil, Jelajah Aman, Norton Mobile Security, Trend Micro Mobile Security

Pelanggan dapat mengganti benefit utama setiap bulan tanpa biaya tambahan, memberikan fleksibilitas sesuai kebutuhan yang terus berkembang. Pelanggan Telkomsel Prabayar dan Telkomsel Lite yang sudah ada otomatis beralih menjadi pelanggan SIMPATI tanpa perlu ganti kartu atau registrasi ulang. Paket isi ulang SIMPATI sudah termasuk kebebasan pilih 1 dari puluhan digital lifestyle benefit.

SIMPATI kini tersedia melalui situs www.telkomsel.com, aplikasi MyTelkomsel, layanan eSIM TelkomselGraPARI, dan mitra outlet ritel resmi. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan penawaran SIMPATI dapat diakses di tsel.id/SIMPATI.

 “30 Tahun, 30 Kejutan”, Selebrasi 30 Hari Non-Stop

Merayakan hari jadi ke-30 untuk semua pelanggan, Telkomsel menghadirkan “30 Tahun, 30 Kejutan”, rangkaian hingga 30 promo dan penawaran spesial selama 30 hari ke depan, periode 26 Mei – 26 Juni 2025. Setiap segmen pelanggan, baik prabayar, pascabayar, fixed broadband, maupun enterprise, akan dapat menemukan benefit yang paling sesuai dengan minat dan kebutuhannya bersama Telkomsel.

“Merayakan tiga dekade kepercayaan pelanggan yang menemani perjalanan Telkomsel Majukan Indonesia, kami menghadirkan kampanye ‘30 Tahun, 30 Kejutan’, yakni 30 hari penuh kejutan dengan 30 program promo spesial yang sudah kami kurasi. Dengan konektivitas terpercaya, harga terjangkau, dan benefit yang relevan bagi setiap pelanggan, mulai streaminggaming, hingga traveling, semoga inisiatif ini bisa semakin memperkaya pengalaman pelanggan dan membuat hari-hari mereka semakin bermakna,” kata Direktur Marketing Telkomsel, Derrick Heng.

Sejumlah kejutan untuk menjadikan hari-hari pelanggan semakin bermakna, antara lain:

  • SIMPATI #TerbaikUntukmu – peluncuran evolusi kartu prabayar dengan 24 benefit digital.
  • Halo+ Flexy Plan – paket pascabayar fleksibel bagi generasi digital.
  • CashbackNampol MyTelkomsel  – Cashback hingga 300ribu pembelian paket di MyTelkomsel.
  • Promo Device Bundling di TShop – potongan harga smartphone.
  • Promo Telkomsel Poin – redeem Telkomsel Poin untuk jajan di Solaria/CGV seharga Rp 10ribu.
  • Paket Nonton Harga Spesial – harga spesial paket Netflix.
  • Diskon Modem Orbit – diskon pembelian modem Orbit sebesar Rp30 ribu.
  • Telkomsel x TikTok – kolaborasi menginspirasi semangat wirausaha generasi muda.
  • Telkomsel x GoPay – solusi komunikasi dan pembayaran cepat dan mudah bagi pelanggan baru.
  • dan masih banyak lagi.

Tiga Dekade Inovasi Majukan Indonesia

 Sejak 26 Mei 1995, Telkomsel telah menorehkan rentetan inovasi, mulai kartuHALO pascabayar, simPATI prabayar pertama di Asia, jaringan 3G dan 4G/LTE terbesar, hingga menjadi pionir layanan 5G komersial terdepan dan terluas. Beberapa tahun terakhir, transformasi diperkuat melalui pendirian Telkomsel Ventures dan INDICO, integrasi IndiHome dalam langkah fixed mobile convergence (FMC), hingga penerapan AI Autonomous Network di berbagai lini operasionalnya, termasuk AI untuk layanan pelanggan Asisten Virtual Veronika (B2C) dan Virtual Account Manager Ted (B2B).

“Berbekal warisan semangat para pendiri Telkomsel dan dukungan kolaborasi semua pihak dalam Majukan Indonesia, kami akan terus berupaya mewujudkan masyarakat yang berdaya saing tinggi untuk menciptakan hari ini yang lebih baik dan masa depan gemilang,” pungkas Nugroho.

Informasi selengkapnya tentang 30 tahun perjalanan inovasi Telkomsel dan kampanye selebrasi hari jadi “30 Tahun, 30 Kejutan” dapat diakses melalui tsel.id/majukanindonesia.(rel)

Mahasiswa Doktor S3 FK USU Gelar Pengabdian Masyarakat di Tanjung Tiram

Mahasiswa Prodi Doktor FK USU diabadikan bersama mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Jantung dan Pembuluh Darah FK USU. (Dok Pribadi)
Mahasiswa Prodi Doktor FK USU diabadikan bersama mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Jantung dan Pembuluh Darah FK USU. (Dok Pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Program Studi Doktor (S3) Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMP Negeri 1 Tanjung Tiram, Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Kamis (22/5/2025) lalu.

Kegiatan ini difokuskan pada upaya deteksi dini dan edukasi kesehatan jantung bagi para siswa.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian FK USU terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mendeteksi gangguan jantung pada usia sekolah. Pasalnya, penyakit jantung tidak hanya menyerang orang dewasa dan lansia, tetapi juga dapat mengenai anak-anak, seperti penyakit jantung rematik dan penyakit jantung bawaan.

Penyakit jantung rematik, yang disebabkan oleh komplikasi demam rematik akibat infeksi bakteri Streptococcus grup A, dapat menyebabkan kerusakan katup jantung.

Sementara itu, penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang terjadi sejak dalam kandungan, dan dapat memengaruhi aliran darah dalam tubuh.

Kegiatan pengabdian ini melibatkan dua mahasiswa Program Studi Doktor FK USU, yakni dr. Tengku Winda Ardini, M.Ked (Cardio), Sp.JP(K) dan dr. Ali Nafiah Nasution, M.Ked (Cardio), Sp.JP(K), bersama mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Jantung dan Pembuluh Darah FK USU.

dr. Tengku Winda Ardini, M.Ked (Cardio), Sp.JP(K) mengatakan rangkaian kegiatan meliputi edukasi penyakit jantung pada anak, anamnesis atau wawancara keluhan, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, detak jantung, saturasi oksigen, serta pemeriksaan struktur dan fungsi jantung menggunakan alat ekokardiografi.

“Jika ditemukan indikasi kelainan, peserta akan diberikan edukasi serta arahan lanjutan untuk penanganan medis,” terangnya.

Sebanyak 190 siswa dari kelas VII hingga IX mengikuti kegiatan ini. Para siswa tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan, terlebih setelah pemeriksaan, mereka juga mendapatkan bingkisan berupa snack.

Acara ditutup dengan penyerahan plakat dan cinderamata dari pihak FK USU kepada kepala sekolah, serta sesi foto bersama. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, serta melibatkan bidang spesialis lainnya yang berkaitan dengan kesehatan anak. (dek)

Silaturahmi dan Ramah Tamah PTPN IV Bersama P3RI dan FKPPN, Pererat Tali Kekeluargaan antara Manajemen dan Pensiunan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PTPN IV PalmCo bersilaturahmi dan berdiskusi dengan pensiunan yang tergabung dalam Persatuan Purnakaryawan Perkebunan Republik Indonesia (P3RI) dan Forum Komunikasi Purnakarya Perkebunan Nusantara (FKPPN). Kegiatan ini bertempat di Aula Kelapa Sawit, Region Office PTPN IV Regional I, Medan, pada Senin (26/5/2025).

Acara ini dihadiri oleh Direktur SDM dan TI PTPN IV Suhendri, Region Head PTPN IV Regional I yang diwakili oleh SEVP Operation I Budi Susilo, Region Head PTPN IV Regional II Budi Susanto, Kepala Divisi SDM PTPN III (Persero), Yefri Yudianto serta perwakilan dari P3RI Mahyuzar Maimun dan dari FKPPN dihadiri oleh HN Serta Ginting selaku Ketua Umum beserta jajarannya, dan beberapa tokoh pensiunan lainnya.

Kegiatan ini menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan serta memperkuat komunikasi antara manajemen perusahaan dan para pensiunan yang telah berjasa dalam membangun PTPN.

Dalam sambutannya, Suhendri menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kontribusi seluruh karyawan aktif dan para pensiunan yang dulunya menjadi karyawan terhadap kemajuan perusahaan.

“Kinerja PTPN IV saat ini tidak lepas dari fondasi kuat yang dibangun oleh para pendahulu kita. termasuk Bapak-Ibu para pensiunan yang hadir hari ini,” ujar Suhendri.

Pihaknya ingin terus mendengar suara dari para pensiunan dan memastikan bahwa setiap kebijakan yang telah disusun tetap memperhatikan keberlanjutan, keadilan, dan rasa kekeluargaan.

Perwakilan P3RI, Mahyuzar Maimun, menyambut baik inisiatif kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa kehadiran manajemen dalam forum seperti ini menunjukkan adanya kepedulian terhadap para pensiunan.

“Kami mengapresiasi langkah manajemen PTPN IV yang membuka ruang dialog seperti ini. Semoga ini menjadi awal dari komunikasi yang lebih intens dan solutif,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum FKPPN Serta Ginting, yang menyampaikan pentingnya kesinambungan komunikasi antara manajemen dan para pensiunan.

“Kami percaya bahwa hubungan yang baik antara perusahaan dan pensiunan harus dijaga dengan komunikasi terbuka dan saling menghargai. Banyak hal yang telah kami sampaikan secara tertulis dan kami harap dapat menjadi bahan pertimbangan ke depan,” ungkapnya.

Suasana diskusi berlangsung hangat, penuh dengan dialog konstruktif. Beberapa topik yang dibahas mencakup masukan terkait peningkatan layanan kesehatan serta penyelarasan program-program kesejahteraan agar tetap sesuai dengan kebutuhan para pensiunan.

Menutup pertemuan, Suhendri menegaskan komitmen manajemen untuk menindaklanjuti berbagai masukan dan menjadikan kegiatan seperti ini sebagai agenda berkelanjutan.

“Forum ini akan terus kami hidupkan sebagai ruang bertukar pikiran, karena kami percaya bahwa para pensiunan adalah bagian penting dari keluarga besar PTPN IV,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kekeluargaan dan silaturahmi tetap menjadi bagian penting dalam budaya perusahaan, menjembatani generasi aktif dan para sesepuh yang telah lebih dulu mengabdi. (ila)

Penunjukkan PPTK dalam Proyek di Disdik Langkat Dituding Tidak Penuhi Syarat

Kantor Dinas Pendidikan Langkat di Stabat.(Istimewa/Sumut Pos)
Kantor Dinas Pendidikan Langkat di Stabat.(Istimewa/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO- Penunjukkan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dalam proyek mebel atas nama Muhammad Nuh dinilai tidak memenuhi syarat. Bahkan, M Nuh bukan hanya bertindak sebagai PPTK dalam proyek mebel oleh Dinas Pendidikan Langkat tahun anggaran 2024.

Direktur Lembaga Studi Pengadaan Indonesia (LSPI), Syahrial Sulung menjelaskan, Muhammad Nuh diduga tidak berkompeten alias tidak memenuhi syarat (TMS). Syarat jabatan adalah persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh pegawai negeri untuk menduduki suatu jabatan.

Menurutnya, MN adalah seorang staf non job golongan IV/a yang diangkat sebagai PPTK untuk menukangi ratusan miliar paket proyek di Disdik Langkat tahun anggaran 2024. Selain tidak menduduki jabatan struktural, posisi Muhammad Nuh juga tidak membidangi kegiatan atau sub kegiatan tersebut.

MN merupakan staf bidang SMP dengan jabatan sebagai penyusun kurikulum dan bahan ajar. “MN diangkat sebagai PPTK menggantikan posisi Aleksander sejak 13 September 2024 silam sesuai Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor: 990-3282.Sekr/K/2024. Dan lebih gilanya, MN ditunjuk sebagai PPTK untuk menangani proyek ratusan miliar di berbagai bidang,” katanya, Senin (26/5/2025).

Selain itu, M Nuh juga sebagai PPTK dalam program penunjang urusan pemerintahan sebesar Rp8,8 miliar, kemudian program pengelolaan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dengan nilai Rp85,4 miliar, serta program pengelolaan pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) senilai Rp96 miliar. Mirisnya lagi dalam dokumen pelaksanaan anggaran, kepala dinas tidak satu pun menunjuk Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

“Menurut kami ini yang menjadi sumber masalah, kepala dinas atau pengguna anggaran (PA), kok bisa-bisanya menunjuk MN sebagai PPTK yang tidak memiliki kapasitas dan persyaratan. Ini jelas pelanggaran administrasi pemerintahan baik secara prosedur maupun aspek legalitas,” bebernya.

Menurut Syahrial, penunjukan PPTK wajib mempedomani ketentuan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Perpres Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Pengadaan Barang Jasa Pemerintah. Kriteria dan persyaratan pengangkatan PPTK juga secara eksplisit, diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Langkat Nomor 6 tahun 2021 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

PPTK adalah pejabat pada unit kerja SKPD yang melaksanakan 1 atau beberapa kegiatan dari suatu program sesuai dengan bidang dan tugasnya. Ia menambahkan, sesuai ketentuan yang ada, PPTK adalah merupakan pegawai ASN yang menduduki jabatan struktural satu tingkat di bawah kepala SKPD.

“Dalam hal kepala SKPD melimpahkan kepada KPA, PPTK diangkat dari pegawai ASN yang menduduki jabatan struktural satu tingkat di bawah KPA dan dalam hal tidak terdapat Pegawai ASN yang menduduki jabatan struktural, PA/KPA dapat menetapkan pejabat fungsional selaku PPTK yang kriterianya ditetapkan oleh kepala daerah,” serunya.

Sementara, M Nuh ketika dikonfirmasi tidak merespon wartawan. Meski pesan yang dilayangkan wartawan diterima, tapi M Nuh tidak merespon.

Terpisah, Sekretaris Daerah Langkat, Amril mengarahkan wartawan untuk konfirmasi kepada Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. “Coba ke Kabag PBJ terkait syarat-syarat seorang PPTK sesuai aturan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah),” tandasnya. (ted/han)