Home Blog Page 2498

Bupati Dairi & Ketua Dekranasda Hadiri Summit W20 di Parapat

BERFOTO: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu didampingi Ketua Dekranasda, Ny Romy Mariani Simarmata berfoto bersama peserta dari sejumlah negara dalam sesi foto bersama.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu didampingi Ketua Dekranasda, Ny Romy Mariani Simarmata hadiri Summit W20 di Niagara Hotel, Parapat, Selasa ( 19/7/2022).

Kegiatan dibuka menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandiaga Uno didampingi Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi bersama Ketua Dekranasda Sumut, Nawal Lubis serta perwakilan dari negara-negara G20.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, Summit W 20 bagian dari rangkaian Engagement Group G20 Indonesia Presidency 2022 yang berlangsung 18-21 Juli 2022.

Iswan mengatakan, usai mengikuti seremoni pembukaan, Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyampaikan, kehadiran pemerintah
Kabupaten Dairi dalam Summit W20 merupakan sebuah ajang bagi Dairi untuk mengangkat peran perempuan.

Eddy mengatakan, ada 2 profesi yang kami bawa dalam ajang ini yaitu petenun ulos dan petani kopi perempuan. ” Disini kita bisa buktikan bahwa wanita Dairi adalah wanita tangguh dan luar biasa. Profesi ini mereka manfaatkan sebagai penopang ekonomi. Kita bangga akan hal itu,” ujarnya.

Bupati menambahkan, ada buku yang diterbitkan sebagai bukti betapa profesi yang mereka geluti sangat penting untuk diapresiasi sebagai motivasi bagi yang lain.

“Kita ingin membawa peran ini ke seluruh dunia melalui buku ini. Kami ingin memberi semangat bagi seluruh perempuan Batak, wanita Dairi, karena mereka terbukti bisa membangun ekonomi,” ungkapnya.

Lanjut Iswan, sementara itu, Sandiaga Uno menyampaikan rasa senang dan bangga bisa membawa event internasional wanita se-dunia yaitu Women 20 (W20) ke Danau Toba, sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP).

“Semoga dengan adanya event ini, dapat membuka mata masyarakat global tentang kesetaraan, serta pentingnya peran perempuan dalam kebangkitan ekonomi, terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja nasional,” ujar Sandiaga Uno.

Ia menyebutkan juga bahwa, 54% dari lapangan kerja di bidang pariwisata dunia adalah perempuan, bahkan di Indonesia mencapai lebih dari 55%.

“Itulah alasan mengapa kami terus mengupayakan dengan serius program tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu, yang dapat menyentuh secara langsung para pelaku parekraf yang didominasi oleh perempuan. Women 20 (W20) 2022, recover together, equally,” kata Sandi mengakhiri.

Summit W20 dijadwalkan akan dihadiri 4 tokoh wanita dunia saat event internasional Grand Summit W20 di Danau Toba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Diharapkan dengan kedatangan empat tokoh wanita dunia ini Indonesia bisa memanfaatkan ajang internasional untuk promosi pariwisata Danau Toba.(rud).

Cegah Lakalantas Truk Tanki, Pertamina Sumbagut Cek Armada Berkala

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan beberapa langkah antisipasi dan pencegahan terhadap awak mobil tangki (AMT) milik mereka. Hal ini, untuk mencegah terulangnya kecelakaan truk tangki di Cibubur, Bekasi.

“Kita tetap melakukan pengecekan armada secara berkala,” kata Section Head Communication & Relation Pertamina Sumbagut, Agustiawan kepada Sumut Pos, Rabu (20/7).

Menurut Agustiawan, beberapa hal dilakukan yakni segera melakukan Safety Stand Down (SSD) terhadap AMT yang disampaikan pada momen safety talk rutin. “Memastikan kesiapan AMT sebelum diberangkatkan, terutama pada equipment kritikal seperti ban, sistem pengereman, sistem pneumatic, lampu navigasi dan lain-lain,” jelasnya.

Kemudian, menjalankan check list harian/ pre inspection sebelum AMT digunakan sesuai dengan buku volume 2 – Manajemen Operasi MT BBM, sebagai tools untuk memastikan kesiapan armada. “AMT yang mengalami kerusakan mayor, wajib untuk dilakukan perbaikan terlebih dahulu,” sebut Agustiawan.

Selanjutnya, mengupayakan preventive maintenance untuk AMT dilaksanakan sesuai dengan panduan buku volume 3 – Manajemen Pemeliharaan MT BBM. Memperketat monitoring pelaksanaan Fit To Work terhadap AMT. Pastikan FTW dilaksanakan sesuai prosedur. AMT Non Fit dilarang keras mengoperasikan MT.

“Kita juga memastikan penjadwalan shift AMT terkelola dengan baik, untuk menghindari potensi fatigue pada AMT. Memastikan AMT memahami risk journey pada rute yg akan ditempuh dalam pengiriman BBM. Memastikan terdapat tim & peralatan penanggulangan keadaan darurat yg selalu siap saat dibutuhkan,” jelas Agustiawan.

Selain itu, pihak Pertamina juga melakukan proses safety yang dilakukan oleh Fuel Terminal seperti melakukan Safety Stand Down (SSD) sehubungan dengan kejadian tersebut. “Memonitor & mengawasi pengelolaan MT & AMT oleh pengelola fleet lokasi dan melakukan random check/sampling terhadap kesiapan armada di lapangan,” kata Agustiawan.

Seperti diberitakan, kecelakaan maut mengerikan yang melibatkan truk Pertamina, dengan 2 unit mobil dan 10 unit motor terjadi di Cibubur, Bekasi, Senin (18/7) kemarin. Peristiwa itu, mengakibatkan 10 orang di lokasi kejadian meninggal dunia. (gus/adz)

Manulife dan Bank DBS Tawarkan Perlindungan Seumur Hidup

SUMUTPOS – Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia beker jasama meluncurkan MiTreasure Whole Life Legacy (MiWILL), produk perlindungan jiwa yang dapat memberikan ketenangan dalam mempersiapkan masa depan, maupun peninggalan berharga untuk keluarga.

Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, Paulus Sutisna mengatakan, kerja sama berkesinambungan dengan Manulife Indonesia ini merupakan sebuah komitmen dari Bank DBS Indonesia dalam menjadi mitra yang memberikan layanan finansial yang komprehensif dan fleksibel.

“Produk ini menambah jajaran lini produk bancassurance kami yang sesuai dengan kebutuhan nasabah Bank DBS Indonesia dalam merencanakan kebutuhan finansial di masa depan,” ujar Paulus Sutisna melalui siaran tertulis yang diterima Rabu (20/7/2022).

Presiden Direktur & CEO, Manulife Indonesia, Ryan Charland mengatakan, melalui Manulife Asia Care Survey 2022, pihaknya mengetahui bahwa 76% responden Indonesia yang berencana membeli asuransi dalam 12 bulan ke depan. Dan asuransi jiwa merupakan salah satu produk yang menjadi prioritas utama.

“Oleh sebab itu, bersama dengan Bank DBS, kami semakin memperkuat komitmen untuk mengembangkan produk asuransi jiwa, yang bertujuan untuk memudahkan keputusan dan membuat hidup menjadi lebih baik bagi nasabah kami,” kata Ryan Charland.

Data Manulife Asia Care Survey 2022 menunjukkan bahwa Indonesia merupakan pasar terendah yang terlindungi asuransi, di antara pasar Asia lainnya yang tercakup dalam survei tersebut.

Hal ini sejalan dengan data dari OJK yang juga mencerminkan rendahnya tingkat penetrasi asuransi di Indonesia, yakni 3,11%.

Hal ini memperkuat alasan untuk menyediakan pilihan yang lebih beragam sebagai upaya proteksi dan peningkatan kesejahteraan fisik serta finansial bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia merancang MiTreasure Whole Life Legacy, produk asuransi jiwa murni yang fleksibel dengan keunggulan di mana nasabah bisa menyesuaikan kebutuhan perlindungan jiwa dengan di berbagai tahapan kehidupan dan kendali di tangan nasabah.

MiWILL juga dilengkapi dengan manfaat perlindungan seumur hidup hingga tertanggung berusia 99 tahun sehingga nasabah terlindungi dari beragam risiko di masa depan. Selain itu, besaran premi dasar tetap selama masa pembayaran premi.

Kemudian, manfaat meninggal dunia sebesar 100% uang pertanggungan, manfaat pembayaran tunai sebesar 20% uang pertanggungan apabila tertanggung masih hidup dan telah mencapai usia 70 tahun. Manfaat akhir masa pertanggungan sebesar 100% uang pertanggungan.

Serta manfaat pilihan asuransi tambahan MiTreasure Critical Cover berupa uang pertanggungan jika tertanggung terdiagnosa salah satu dari 56 penyakit kritis.

“Dengan manfaatnya yang beragam, produk ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah untuk mengantisipasi risiko kehidupan serta mempersiapkan peninggalan berharga bagi diri dan orang terkasih. Produk ini juga melengkapi ragam solusi yang tersedia melalui kemitraan strategis Bank DBS dan Manulife,” pungkas Ryan Charland. (Rel)

bank bjb Genjot Performa Layanan Digital Melalui Produktivitas dan Efisiensi

bank bjb menggelar Business Review Semester I/2022 dengan tema "Efficiency, Productivity and Empowering Digital Ecosystem for Financial Growth” di Ballroom Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung Selasa, (19/7/2022).

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – bank bjb menggelar Business Review Semester I/2022 dengan tema “Efficiency, Productivity and Empowering Digital Ecosystem for Financial Growth” di Ballroom Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung Selasa, (19/7/2022).

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Phinera Wijaya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jawa Barat Indarto Budiwitono, Ekonom Sri Adiningsih, Praktisi IT Otto Toto Sugiri, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi beserta jajaran, Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman beserta jajaran, dan seluruh jajaran pejabat executive bank bjb se-Indonesia beserta tamu undangan lainnya.

Pada sambutannya, Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, sejalan dengan tema business review pada hari ini yakni “Efficiency, Productivity and Empowering Digital Ecosystem for Financial Growth”, manajemen mengingatkan bahwa efisiensi dan produktivitas merupakan critical point yang harus dijaga pada saat ini.

“Tantangan kedepan ada di depan mata. Walaupun secara likuiditas industri perbankan maupun bank bjb cukup memadai, namun demikian, dampaknya terhadap efisiensi Khususnya biaya dana, harus kita jaga untuk mempertahankan kinerja yang positif dalam periode yang akan datang.

Selanjutnya mengenai efisiensi, pihaknya bersyukur bahwa pandemi telah mendorong semua pihak menuju budaya baru. Kinerja positif bank bjb di masa pembatasan kegiatan dan mobilitas masyarakat, tidak lepas dari adaptasi teknologi yang dilakukan sehingga interaksi baik secara internal maupun eksternal tetap dapat dilakukan secara daring.

“Budaya baru ini telah menjadi bagian keseharian dari kita semua, serta turut membantu terciptanya efisiensi yang perlu kita lestarikan, dimana mobilisasi pegawai berjumlah besar pun dapat kita minimalisir dengan penggunaan media daring tanpa mengurangi makna dan tujuan kegiatan, ” jelas dia.

Ditengah kesuksesan bank bjb mencatatkan kinerja positif di tahun 2022, namun namun harus ingat tentang pentingnya produktivitas ini, dengan mulai melakukan kegiatan yang produktif, dan menghindari kegiatan yang kontra produktif.

Selain itu, bank bjb senantiasa terus mengembangkan ekosistem yang dimiliki dengan produk dan fitur yang terus di enhance dan experience yang terus dikembangkan dalam bidang digitalisasi. Sehingga jarenanya, sampai dengan saat ini telah terbentuk ekosistem digital yang cukup baik.

Dimana pengguna aplikasi DIGI mobile sebanyak lebih dari 847 ribu pengguna, atau tumbuh hampir 5 kali lipat dari tahun 2020. QRIS merchant bank bjb bertumbuh hampir 90 kali lipat dari semula 7.458 merchant di tahun 2020, dan saat ini menjadi lebih dari 655 ribu merchant serta agen laku pandai melalui bjb BiSA yang saat ini lebih dari 7.500 agen dan kedepannya akan terus dikembangkan melalui skema kerjasama dengan berbagai pihak.

“Ekosistem tersebut pun menyumbang hampir 40% fee based income bank bjb yang tumbuh 33,1% secara year on year. Inilah ekosistem keuangan bank bjb dalam konsep branchless bank yang Harus kita optimalkan utilisasinya, kita kejar pertumbuhannya, hingga menjadi bagian dari kontributor fee based income yang jauh lebih besar di masa yang akan datang.

Tak hanya itu, selama kurun waktu 3 tahun terakhir bank bjb terbukti mampu melepaskan diri dari tekanan pandemi. Berbagai pencapaian yang diraih, bank bjb pun mendapat pengakuan dan penghargaan dari berbagai pihak yang dibuktikan dengan diterimanya 40 penghargaan. Diantaranya “Indonesia Innovation Award 2022” dari media Iconomics, “Best Bank 2022 KBMI 2” dari Majalah Investor dan “Infobank TOP BUMD 2022”, “Indonesia Customer Service Award 2022” dari media Iconomics, “Banking Service Excellent Award” dengan peringkat 2 terbaik secara nasional layanan prioritas bank umum dari media Infobank; dan lainnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya mengatakan, saat ini dunia sedang menghadapi tiga disrupsi, yaitu disrupsi pandemi, global warming, dan digitalisasi. Tiga disrupsi ini mau tidak mau harus dihadapi, termasuk oleh pelaku bisnis yang bergerak dalam bidang perbankan.

Menurut dia, disrupsi pandemi ini tidak akan hilang, tapi grafiknya akan surut atau naik. Sehingga masyarakat harus bisa hidup berdampingan dengan virus. Walaupun secara dampak, ada efeknya terhadap bisnis. Namun dampak itu mestinya menjadi tantangan supaya bisnis tetap berjalan.

Kemudian disrupsi global warming yang saat ini harus dihadapi. Tinggal bagaimana meresponnya dengan membuat kebijakan ekonomi green energi. Sektor perbankan juga bisa masuk ke berbagai bisnis yang mengangkat green energi.

“Kemudian ada disrupsi digital. Saat ini di Jabar ada 5.000 desa yang diharapkan bisa dikembangkan program petani millenial. Nanti, bank bjb bisa hadir di sana, misalnya menggarap transaksinya,” jelas dia.

Ridwan Kamil berpesan, bank bjb harus mampu terus berinovasi dan memberi manfaat bagi kemakmuran rakyat. bank bjb harus mampu menjadi solusi dalam mengentaskan kemiskinan di Jabar.

“Kita harus bisa menjadi yang terbaik. Memenangkan kompetisi itu tidak mudah, tapi lebih tidak mudah mempertahankannya. bank bjb sudah banyak awardnya, saya mengapresiasi capaian-capaian bank bjb selama ini. Tapi harus selalu berinovasi dan menjadi yang terbaik, ” imbuh Emil.

Kepala Kantor Regional II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat Indarto Budiwitono mengatakan, pihaknya mengapresiasi pencapaian bank bjb yang sangat luar biasa dalam beberapa periode terakhir. Dia mengucapkan selamat kepada seluruh insan bank bjb yang telah membawa perusahaan lebih baik lagi.

“Saat pandemi, bank bjb mampu mengukir laba yang luar biasa. Kami mengucapkan selamat atas pencapaian ini. Kinerja keuangan Jawa Barat salah satunya ditopang oleh bank bjb. Sekali lagi terimakasih, ” katanya.

Ekonom Sri Adiningsih dalam paparannya mengatakan, pemulihan ekonomi Indonesia akan dibayangi oleh ketidakpastian global berupa tensi geopolitik, pandemi, krisis energi dan pangan, stagflasi, disrupsi teknologi/digital dan new/next normal. Instabilitas ekonomi makro meningkat (inflasi dan kurs). Di sisi lain kemampuan pemerintah “menjaga” juga terbatas, dampak pandemi pada bisnis yang belum selesai.

Pertumbuhan ekonomi akan mengalami tekanan, akan berat menjaga pertumbuhan tidak turun (5,2%) di 2022 dan tetap berat pada tahun 2023 dengan optimisme 4-5%.

“Namun, dunia usaha pada sektor Pertanian, Pertambangan, kebutuhan sehari-hari, kesehatan dan “digital” masih akan berkembang. Di sisi lain, perbankan akan mengalami tekanan berat karena persaingan semakin besar, sehingga mesti prudent dan mengikuti perkembangan, ” katanya.

Sementara itu, Praktisi IT Toto Sugiri mengatakan, kedepan data center menjadi peranan penting dalam pengembangan perusahaan. Apalagi, Indonesia adalah negara terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk 265 juta.

“Namun saat ini kapasitas data center per kapita masih salah satu yang terendah, yaitu kurang dari 1 watt/kapita di dunia. Dibandingkan dengan kapasitas data center per kapita negara-negara Asia lainnya, yang melayani pertumbuhan data negaranya sendiri, seperti Jepang. Mengambil konsumsi watt rata-rata per kapita 10 watt, Data center Indonesia siap untuk tumbuh hingga 2.700 MW” katanya. (rel/sih)

Komisi III DPRD Medan Rekomendasikan Kontribusi Kios Pasar Aksara Turun 15%

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabar gembira bagi pedagang di Pasar Aksara Medan. Pasalnya, Komisi III DPRD Medan merekomendasikan, biaya kontribusi penyediaan fasilitas/prasarana kios/stand di Pasar Aksara Medan turun 15 persen dari nilai yang telah ditetapkan sebelumnya. Rekomendasi ini dipituskan dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Kota Medan dengan PUD Pasar Kota Medan, Selasa (19/7) petang.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi III Afif Abdillah, Sekretaris Hendri Duin, dan para anggota seperti M Rizki Nugraha, Dhiyaul Hayati, Sahat Simbolon, Edward Hutabarat, Abdul Rahman Nasution dan Irwansyah. Hadir pula dari PUD Pasar, Dirut Suwarno, Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, Pimpinan Divisi Ritel PT Bank Sumut Syafrizal dan sejumlah perwakilan pedagang Pasar Aksara.

Diam kesempatan itu, Afif Abdillah meminta agar Pasar Aksara harus segera dioperasionalkan. Oleh karena itu persoalan mengenai pembiayaan kontribusi harus segera mendapatkan solusi, sebab ada sebagian pedagang yang mengaku tak memiliki uang untuk memenuhi pembiayaan tersebut.

Afif juga mendorong agar PT Bank Sumut mau mengambil peran dengan memberikan KUR tanpa agunan kepada pedagang di Pasar Aksara. Ia juga meminta agar dapat dikucurkan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak Bank Sumut untuk membantu meringankan pedagang terhadap pembiayaan kontribusi tersebut.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Divisi Ritel Bank Sumut Syafrizal mengaku siap membiayai pedagang di Pasar Aksara. Sebab pada prinsipnya, pihaknya mengaku siap mendukung sambil menunggu hasil pembicaraan dan kesepakatan antara PUD Pasar dan pedagang. “Kewajiban kami mendukung ritel di Medan. Harapan kami, sepanjang persyaratan dan ketentuan yang berlaku di bank dan OJK terpenuhi, kami siap membantu,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Suwarno melalui Dirbang menjelaskan, gedung Pasar Aksara sejak diserahterimakan oleh Kementerian PUPR memiliki kios sejumlah 707 unit. Namun dari data yang ada dan setelah dilakukan pencabutan nomor, jumlah pedagang yang resmi sebanyak 773. Artinya, 66 pedagang masih belum terfasilitasi untuk memiliki kios.

Oleh karena itulah, PUD Pasar mengadakan pertemuan dengan perwakilan pedagang hingga akhirnya terbitlah biaya kontribusi tersebut untuk menutupi kebutuhan kios, dan biaya tersebut berdasarkan kajian dari akademisi.

Ditambahkan Dirops, semenjak pengelolaan diserahkan ke PUD Pasar pada akhir tahun 2021, maka biaya untuk perawatan terus mengalir ke PUD Pasar. Ia menjelaskan, beberapa pedagang telah mendaftar untuk mengikuti pengundian.

Bahkan, pengundian telah dilakukan terhadap 93 pedagang sebagai langkah agar operasional Pasar Aksara bisa lekas dilaksanakan. Hanya saja, karena adanya dinamika dari pedagang lainnya, maka pengundian ditunda.

Sementara perwakilan pedagang Pasar Aksara, Saur Turnip, menginginkan agar Pasar Aksara bisa segera beroperasi. Ia juga meminta supaya pedagang yang belum mendaftar bisa mengikuti pengundian harus difasilitasi.

Setelah mendengar keterangan pada RDP tersebut, Komisi III pun merekomendasikan agar biaya kontribusi penyediaan fasilitas kios di Pasar Aksara dapat diturunkan 15 persen dari harga yang telah ditetapkan.

Selain itu, diadakan pengundian dalam jangka 10 hari kedepan dan ditargetkan 2 bulan kedepan sudah sudah dapat dilakukan peluncuran Pasar Aksara. “Ini harus berjalan secepatnya, karena kepentingan lebih besar harus lebih diutamakan. Keputusan rekomendasi ini akan disampaikan ke Pemko Medan, Direksi Bank Sumut, dan Gubernur Sumut,” pungkas Afif.

Terpisah, kepada Sumut Pos, Sekretaris Komisi III Hendri Duin mengatakan jika setiap kios di PUD Pasar memiliki harga yang bervariasi, yakni mulai Rp7 juta hingga Rp15 juta, tergantung letak kios dan peruntukannya. Namun yang pasti, kios itu hanya diberikan kepada 66 pedagang yang sebelumnya telah terdata.

“Harga Rp7 juta sampai Rp15 juta itu belum dipotong 15 persen. Dan dari hasil kesepakatan kita tadi di dalam RDP, lara pedagang setuju dengan potongan 15 persen itu,” pungkasnya.(map/adz)

Polda Bakal Sikat Habis Judi Slot Online

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) berjanji akan memberantas habis segala bentuk perjudian online di Sumut, termasuk judi slot

“Bareskrim Mabes Polri telah memerintahkan seluruh Polda di Indonesia untuk menyikat habis segala bentuk perjudian online, atau yang ramai belakangan ini, judi slot,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Selasa (19/7).

Dalam hal ini, menurut Hadi, Polda Sumut telah memerintahkan Kepolisian Resor (Polres) sejajaran di Sumut untuk bergerak cepat.

“Sebelum ada instruksi dari pusat, kami sudah mengungkap kasus-kasus judi online tersebut. Perjudian slot online ini sangat meresahkan masyarakat, dan sangat berdampak negatif terhadap pemuda dan anak-anak,” jelasnya.

Dia pun menegaskan, selain memberantas judi online, Polda Sumut dan jajaran juga akan menindak siapapun yang membuat iklan judi online di media sosial (medsos). Sebab, iklan judi online bisa dijerat pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Iklan judi slot online yang marak berseliweran di medsos juga bakal kami sikat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Komjen Agus Adrianto, telah memerintahkan seluruh Polda di Indonesia untuk menyikat habis segala bentuk perjudian online, seperti yang marak saat ini, yakni judi slot online. Dia memastikan, saat ini kepolisian tengah gencar memberantas judi slot online ini. Sebab, kegiatan itu dinilai meresahkan masyarakat.

“Sudah banyak yang kami ungkap,” tuturnya, belum lama ini.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, selain penertiban judi slot online, pihaknya akan menindaklanjuti maraknya iklan judi online, dengan jerat pidana UU ITE. “Iklan judi slot online yang marak bersliweran di medsos juga bakal kami berantas,” tegasnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Dedi membongkar Surat Telegram (ST) Kabareskrim Polri kepada jajaran Polda, untuk menindak maraknya iklan judi slot online. Menurutnya, perintah itu digunakan untuk segera menindak para pelaku judi slot online, yang meresahkan masyarakat. “Sudah ada ST dari Kabareskrim ke Polda dan jajarannya, soal instruksi itu,” bebernya.

Selain itu, dia juga mengingatkan para pelaku judi slot online, terkait rujukan UU ITE. Menurut Dedi, UU ITE bisa menjerat para pelaku atau orang yang mendistribusikan muatan perjudian online. “Pelaku bisa dipidana dengan hukuman paling lama 6 tahun penjara, dan/atau denda paling banyak sebesar Rp1 miliar,” tegasnya.

Secara terpisah Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam L Tobing mengingatkan para selebritas, untuk tidak menjadi affiliator atau influencer, termasuk memasarkan kegiatan investasi ilegal, seperti judi online (slot, bola, togel, dan sejenis), gesek tunai (gestun), maupun arisan online.

“Apabila influencer masih menerima endorse dan melakukan kegiatan pemasaran, iklan, promosi dari entitas ilegal, maka kami (Satgas Waspada Investasi) akan melakukan take down terhadap setiap situs/website/aplikasi dan medsos milik influencer tersebut,” tegasnya.

Menurut Tongam, influencer memiliki peran yang sangat kuat dalam mempengaruhi masyarakat untuk menggunakan segala bentuk barang dan kegiatan yang mereka promosikan lewat medsos. (dwi/bbs/saz)

Eksepsi Dugaan Suntik Vaksin Kosong Ditolak, dr Gita Menangis Terisak di Pengadilan

SIDANG: dr Tengku Gita, terdakwa dugaan suntik vaksin kosong, saat menjalani sidang putusan sela, Selasa (19/7). Gusman/Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa perkara dugaan suntik vaksin kosong, dr Tengku Gita, menangis terisak usai majelis hakim yang diketuai Immanuel Tarigan, menolak nota keberatan (eksepsi) terdakwa. Dengan demikian, hakim tetap melanjutkan sidang dengan pemeriksaan pokok perkaranya.

Majelis Hakim dalam amarnya, menyatakan, menolak eksepsi terdakwa yang diajukan oleh dr Gita melalui tim penasehat hukumnya.

“Menyatakan, keberatan penasehat hukum terdakwa tidak dapat diterima. Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan pemeriksaan terhadap perkara ini,” ungkap Immanuel, dalam putusan selanya di Ruang Cakra 8, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (19/7).

Majelis hakim menilai, berkas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah memenuhi syarat formil. Disampaikan Immanuel, surat dakwaan yang dibuat JPU untuk menjerat terdakwa dr Gita, sudah memenuhi unsur Pasal 143 ayat 2 KUHAP.

“Dalam surat dakwaan JPU telah memuat secara jelas identitas dan peristiwa pidana yang dilakukan,” tuturnya.

Usai persidangan, Redyanto Sidi selaku penasihat hukum terdakwa, menilai, terdapat sejumlah kejanggalan dalam pekara ini, sehingga pihaknya akan membuka hal tersebut di persidangan.

“Klien kami adalah vaksinator yang ditunjuk secara resmi, kenapa dilaporkan? Siapa korbannya? Dan anehnya, pelapornya adalah penyelenggara. Ini akan kami buka semuanya di persidangan,” katnaya.

Mengutip dakwaan JPU, Yuliati Ningsih menuturkan, perkara ini bermula pada 17 Januari 2022 lalu, saat dilaksanakannya kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk anak umur 6-11 tahun di SD Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Medan Labuhan.

Vaksinasi tersebut, diselenggarkan oleh Polsek Medan Labuhan dengan petugas pelaksanaan dari Rumah Sakit Umum Delima. Adapun pelaksanaan vaksinasi di sekolah tersebut dilaksanakan oleh 2 tim. Saat dilakukan vaksin terhadap saksi anak bernama Olivia Ongsu, yang dilakukan oleh petugas vaksinator, yakni terdakwa dr Gita, direkam oleh orangtua saksi anak Olivia Ongsu, yakni saksi Kristina.

Dalam rekaman video tersebut, pada saat spuit/jarum suntik diinjeksikan ke lengan saksi anak Olivia Ongsu, jarum suntik tersebut dalam keadaan kosong, alias tidak ada cairan vaksin atau paling tidak, kurang dari dosis yang ditetapkan.

Terlihat pada cuplikan video, sebagaimana hasil Berita Acara Pemeriksaan Laboratorium Kriminalistik Barang Bukti berupa satu unit handphone merek Oppo, tipe CPH, warna hijau, terlihat pada saat terdakwa dr Gita sedang memegang alat suntik, sesaat sebelum disuntikkan ke lengan kiri saksi anak Olivia Ongsu, terlihat plugger tidak tertarik ke arah posisi 0,5 mililiter.

Hal tersebut, ujar Yuliati, diperkuat dengan adanya hasil Pemeriksaan Laboratorium Klinik Prodia Nomor: 2201270206, tertanggal 27 Januari 2022, atas nama Olivia Ongsu, hasil pemeriksaan Imuno Serologi dengan hasil pemeriksaan Non-Reaktif.

Perbuatan terdakwa dr Gita juga berlanjut pada saat terdakwa memberikan suntikan vaksin Covid-19 kepada saksi anak Ghisella Kinata Chandra, yang juga sempat direkam oleh saksi Rahayuni Samosir (ibu dari saksi anak Ghisella Kinata Chandra). Berdasarkan hasil Pemeriksaan Laboratorium Kriminalistik Barang Bukti Nomor Lab: 475/FKF/2022 tertanggal 20 Januari 2022, pada rekaman video, terlihat plugger tidak pada posisi terisi vaksin dengan dosis 0,5 mililiter.

Dikatakan Yuliati, pemberian vaksi anak, merupakan satu program kerja pemerintah dalam penanggulangan wabah penyakit menular Covid-19. Vaksinasi merupakan satu program kerja pemerintah dalam upaya menanggulangi wabah penyakit menular yang diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Yang selanjutnya diatur khusus terkait pemberian vaksin anak, sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK.01.07/menkes/6688/2022.

Tujuan pemberian vaksi kepada anak, adalah sebagai upaya pemerintah untuk membantu meningkatkan sistem imun pada anak, dan mengembangkan perlindungan dari suatu penyakit, sehingga dengan pemberian vaksin kepada anak, dapat mengurangi penularan Covid-19. Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: HK.01.07/menkes/6688/2021, tertanggal 31 Desember 2021, tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Anak Usia 6-11 Tahun, pemberian vaksin anak telah ditetapkan, yakni sebanyak 0,5 mililiter, yang diberikan sebanyak 2 kali, dengan interval waktu minimal 28 hari, melalui suntikan intramuskular di bagian lengan atas.

Perbuatan terdakwa dr Gita, selaku vaksinitator yang memberikan vaksin kepada anak-anak tidak sesuai dengan dosisnya tersebut, merupakan perbuatan yang tidak mendukung upaya penanggulangan wabah penyakit menular yang sedang berlangsung saat ini, yakni wabah Covid-19.

Perbuatan terdakwa dr Gita diatur dan diancam pidana dalam Pasal 14 ayat (1) UU No 4 Tahun 1984, tentang Wabah Penyakit Menular. Atau Perbuatan terdakwa dr Gita, diatur dan diancam pidana dalam Pasal 14 ayat (2) UU No 4 Tahun 1984, tentang Wabah Penyakit Menular. (man/saz)

RDP Komisi III, Biaya Kontribusi Penyediaan Fasilitas Kios Pasar Aksara Turun 15 Persen

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi III DPRD Kota Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PUD Pasar Kota Medan, Selasa (19/7) petang. Hasil RDP tersebut merekomendasikan, biaya kontribusi penyediaan fasilitas/prasarana kios/stand Pasar Aksara Medan turun 15 persen dari nilai yang telah ditetapkan sebelumnya.

Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi III Afif Abdillah, Sekretaris Hendri Duin, dan para anggota seperti M Rizki Nugraha, Dhiyaul Hayati, Sahat Simbolon, Edward Hutabarat, Abdul Rahman Nasution dan Irwansyah.

Hadir pula dari PUD Pasar, Dirut Suwarno, Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, Pimpinan Divisi Ritel PT Bank Sumut Syafrizal dan sejumlah perwakilan pedagang Pasar Aksara.

Dalam kesempatan itu, Afif Abdillah meminta agar Pasar Aksara harus segera dioperasionalkan. Oleh karena itu persoalan mengenai pembiayaan kontribusi harus segera mendapatkan solusi, sebab ada sebagian pedagang yang mengaku tak memiliki uang untuk memenuhi pembiayaan tersebut.

Afif juga mendorong agar PT Bank Sumut mau mengambil peran dengan memberikan KUR tanpa agunan kepada pedagang di Pasar Aksara. Ia juga meminta agar dapat dikucurkan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak Bank Sumut untuk membantu meringankan pedagang terhadap pembiayaan kontribusi tersebut.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Divisi Ritel Bank Sumut Syafrizal mengaku siap membiayai pedagang di Pasar Aksara. Sebab pada prinsipnya, pihaknya mengaku siap mendukung sambil menunggu hasil pembicaraan dan kesepakatan antara PUD Pasar dan pedagang. “Kewajiban kami mendukung ritel di Medan. Harapan kami, sepanjang persyaratan dan ketentuan yang berlaku di bank dan OJK terpenuhi, kami siap membantu,” ujarnya.

Suwarno melalui Dirbang menjelaskan, gedung Pasar Aksara sejak diserahterimakan oleh Kementerian PUPR memiliki kios sejumlah 707 unit. Namun dari data yang ada dan setelah dilakukan pencabutan nomor, jumlah pedagang yang resmi sebanyak 773. Artinya, 66 pedagang masih belum terfasilitasi untuk memiliki kios.

Oleh karena itulah, PUD Pasar mengadakan pertemuan dengan perwakilan pedagang hingga akhirnya terbitlah biaya kontribusi tersebut untuk menutupi kebutuhan kios, dan biaya tersebut berdasarkan kajian dari akademisi.

Ditambahkan Dirops, semenjak pengelolaan diserahkan ke PUD Pasar pada akhir tahun 2021, maka biaya untuk perawatan terus mengalir ke PUD Pasar. Ia menjelaskan, beberapa pedagang telah mendaftar untuk mengikuti pengundian.

Bahkan, pengundian telah dilakukan terhadap 93 pedagang sebagai langkah agar operasional Pasar Aksara bisa lekas dilaksanakan. Hanya saja, karena adanya dinamika dari pedagang lainnya, maka pengundian ditunda.

Sementara perwakilan pedagang Pasar Aksara, Saur Turnip, menginginkan agar Pasar Aksara bisa segera beroperasi. Ia juga meminta supaya pedagang yang belum mendaftar bisa mengikuti pengundian harus difasilitasi.

Setelah mendengar keterangan pada RDP tersebut, Komisi III pun merekomendasikan agar biaya kontribusi penyediaan fasilitas kios di Pasar Aksara dapat diturunkan 15 persen dari harga yang telah ditetapkan.

Selain itu, diadakan pengundian dalam jangka 10 hari kedepan dan ditargetkan 2 bulan kedepan sudah sudah dapat dilakukan peluncuran Pasar Aksara. “Ini harus berjalan secepatnya, karena kepentingan lebih besar harus lebih diutamakan. Keputusan rekomendasi ini akan disampaikan ke Pemko Medan, Direksi Bank Sumut, dan Gubernur Sumut,” pungkas Afif.

Terpisah, kepada Sumut Pos, Sekretaris Komisi III Hendri Duin mengatakan jika setiap kios di PUD Pasar memiliki harga yang bervariasi, yakni mulai Rp7 juta hingga Rp15 juta, tergantung letak kios dan peruntukannya. Namun yang pasti, kios itu hanya diberikan kepada 66 pedagang yang sebelumnya telah terdata.

“Harga Rp7 juta sampai Rp15 juta itu belum dipotong 15 persen. Dan dari hasil kesepakatan kita tadi di dalam RDP, lara pedagang setuju dengan potongan 15 persen itu,” pungkasnya. (rel)

Sengketa Lahan dan Bangunan Caldera Coffee, Jhon Robert Pastikan Dia Pemilik Sah

Jhon Robert Simanjuntak.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jhon Robert Simanjuntak, memastikan dia adalah pemilik sah lahan dan bangunan Caldera Coffe, yang dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) Medan beberapa hari lalu. Menurutnya, eksekusi yang dilakukan PN Medan tersebut, merupakan hal yang tidak tepat.

Sebab menurut Jhon, sampai saat ini, persoalan sengketa lahan dan bangunan Caldera Coffee masih dalam pengajuan kasasi, dengan penetapan eksekusi nomor: 33/Eks/2018/79/Pdt.G/2006/PN.Mdn di Mahkamah Agung.

“Tapi kenapa masih tetap dieksekusi? Padahal masih ada proses hukum yang berlangsung,” ungkap Jhon, Selasa (19/7).

Jhon juga mengatakan, dia sudah membeli tanah tersebut dari Irfan Anwar dan Muntaser di hadapan notaris.

Tak hanya itu, Jhon bahkan sudah melakukan proses balik nama atas namanya sendiri dengan Sertifikat Hak Milik (SHM) bernomor 481 seluas 98 meter persegi, dan nomor 482 seluas 106 meter persegi.

“Saya membeli tanah itu dari Irfan Anwar dan Muntaser. Kemudian melangsungkan akta jual beli di depan notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) bernama Darmiana Lubis,” tuturnya.

Namun, dia menjelaskan, pihak penggugat bernama Albina dan kawan-kawan, mengajukan gugatan untuk SHM miliknya di Pengadilan Tinggi Usaha Negara (PTUN). Tapi pada 22 Desember 2021, putusan akhir PT TUN menolak gugatan tersebut.

Saat ini, Robert pun sudah mengurus proses kasasi yang berjalan sudah satu bulan. Dia mengaku, baru mendapatkan hasil berupa surat relas penyerahan kontra memori kasasi pada Senin, 18 Juni 2022. Terkait eksekusi ini, dia akan melakukan upaya hukum lainnya, untuk memperjuangkan tempat yang sudah dia beli dengan sertifikat yang sah.

“Sertifikat juga sudah saya buat menjadi jaminan hak tanggungan ke Bank BTN. Karena itu, saya anggap tidak ada keadilan saat proses eksekusi kemarin,” pungkasnya. (map/saz)

Sulit Cari Pekerjaan dan tak Mampu Bayar Iuran BPJS, Warga Curhat ke Hanafi Lc

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketersediaan lapangan kerja masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah di tengah tingginya pasokan angkatan kerja setiap tahun. Kondisi itu diperparah dengan pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak 2020 lalu. Tidak sedikit perusahaan mengurangi jumlah pekerjanya karena dampak ekonomi.

Kondisi ini sangat dirasakan masyarakat. Seperti yang disampaikan Yan Amri, warga Jalan Persatuan, Kelurahan Siti Rejo 2, Medan Amplas, pada reses yang digelar anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS, H Hanafi Lc di Jalan Rahmat, Kelurahan Siti Rejo 2, Medan Amplas, Senin (18/7) lalu. Menurut Yan, saat ini sangat banyak anak-anak muda yang nongkrong di warung-warung pinggir jalan, karena tidak memiliki pekerjaan.

“Karena mereka tak punya pekerjaan, mereka lebih sering menghabiskan waktu dengan nongkrong bersama teman-temannya, dan akhirnya terjerumus pada hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba,” kata Yan Amri.

Selain itu, Yan juga menyebutkan, sulitnya kondisi perekonomian saat ini, juga berdampak pada sulitnya masyarakat untuk membayar iuran BPJS Kesehatan. Apalagi saat ini, semua bahan kebutuhan sedang melonjak. Untuk itu, dia berharap agar pemerintah menggratiskan iuran BPJS Kesehatan. “Kami masyarakat kecil sedang susah, kebutuhan pokok di mana-mana naik. Mohon ini menjadi perhatian wakil rakyat dan pemerintah,” pintanya.

Menanggapi keluhan warga soal sulitnya memperoleh pekerjaan saat ini, Hanafi berjanji akan memperjuangkan aspirasi warga ini dengan mendorong pihak-pihak terkait seperti Disnaker Sumut dan Kota Medan untuk lebih banyak lagi membuka lapangan pekerjaan.

Menyikapo permintaan warga soal iuran BPJS Kesehatan gratis, kader senior PKS ini mengatakan, partainya siap mengadvokasi masyarakat yang kurang mampu untuk medapatkan BPJS Kesehatan gratis. “Tentunya dengan terlebih dulu melengkapi semua syarat administrasinya. Karena sejatinya, secara undang-undang pemerintah wajib menanggung kesehatan warganya,” sambung pria kelahiran Kabupaten Batubara ini.

Sebelumnya, H Hanafi Lc memaparkan kepada konstituennya bahwa Pemprovsu saat ini fokus kepada sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur atau pembanguan jalan. Untuk program pembangunan jalan, kata Hanafi, Pemprovsu saat ini sudah dan sedang merampungkan 450 km jalan yang tersebar di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara.

“Kita akan support terus program-program Pemprovsu ke depannya, semoga Pak Edi Rahmayadi dan Pak Musa Rajekshah selalu di berikan kesehatan oleh Allah SWT sehingga dapat menjalankan tugas tugasnya dengan baik,” pungkasnya.

Hadir juga pada reses itu Ketua DPD PKS Kota Medan Ustad H Kasman Marasakti Lubis, Lc, MA, Ketua BPC4 PKS Khoirudin Butarbutar, SPdi , Ketua DPC PKS Medan Amplas Suwarno, dan Sekretaris DPC PKS Medan Amplas Syafrudin Syam SE. (adz)