29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 255

Bantu Tingkatkan Layanan Kesehatan di Samosir, Indomaret dan Selection Renovasi Puskesmas Lontung

RESMIKAN : Branch Manager Indomaret Medan, Yonanta Kusuma saat meresmikan Puskesmas Lontung yang sudah selesai direnovasi di Kabupaten Samosir.
RESMIKAN : Branch Manager Indomaret Medan, Yonanta Kusuma saat meresmikan Puskesmas Lontung yang sudah selesai direnovasi di Kabupaten Samosir.

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – PT Indomarco  Prismatama (Indomaret) bekerjasama dengan Selection Kapas Kecantikan, meresmikan renovasi Puskesmas Lontung, Kabupaten Samosir sekaligus penyerahan bantuan alat kesehatan pada Hari Rabu, 14 Mei 2025.

Acara dihadiri Asisten I Kabupaten Samosir Tunggul Sinaga MSi, Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Samosir Pilippi Simarmata SSi, Branch Manager Indomaret Medan, Yonanta Kusuma, Deputy Branch Manager Operation Indomaret Medan Trikas Nurkholis, Sekretaris Camat Simanindo Belman Sidabukke, Sekertaris Dinas Kesehatan Samosir Efi Sitanggang SKep MH, Kepala Puskesmas Lontung Linde Warina Marbun SKeb, dan turut hadir juga Marketing CSR Indomaret Head Office Azizul Ahmad Daulay.

Dalam Sambutan, Asisten I Kabupaten Samosir Tunggul Sinaga mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi Indomaret dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Samosir. “Harapannya, dengan adanya CSR ini dapat membantu dalam meningkatkan mutu kesehatan yang ada di Kabupaten Samosir,” katanya.

Tunggul Sinaga juga berharap agar kegiatan CSR ini tidak berhenti di Kelurahan Simanindo. “Karena Kabupaten Samosir memiliki wilayah lain, sehingga dengan hadirnya Indomaret di Kabupaten Samosir memiliki dampak yang luar biasa yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Branch Manager Indomaret Cabang Medan Yonanta Kusuma, menyampaikan terima kasih banyak kepada Pemerintah Kabupaten Samosir yang telah berkolaborasi dengan Indomaret dalam kegiatan serah terima bantuan dan peresmian renovasi Puskesmas yang dilaksanakan di Halaman Puskesmas Lontung.

Menurut Yonanta, kegiatan CSR renovasi Puskesmas Lontung ini adalah bentuk program sosial yang diberikan Indomaret untuk menunjang fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Samosir.

“Harapan kami program Indomaret Peduli Berbagi ini dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan fasilitas kesehatan agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari program ini dan Indomaret akan selalu berinovasi dalam hal apapun,” harapnya.

Selain bantuan perbaikan bangunan Puskesmas, Indomaret juga memberikan bantuan berupa 1 unit timbangan dan alat pengukur tinggi badan. (rel/adz)

Oknum Pegawai Lapas Binjai Tawarkan Sabu ke Polisi, Berujung Penjara

Kolase foto: Lapas Binjai dan oknum pegawai terlibat peredaran sabu.(Teddy Akbari/Sumut Pos)
Kolase foto: Lapas Binjai dan oknum pegawai terlibat peredaran sabu.(Teddy Akbari/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Oknum pegawai Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai berinisial LNH warga Kelurahan Tanjungmulia, Medan Deli, Kota Medan, terpaksa harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai. Pasalnya, pria berusia 30 tahun itu secara terang-terangan menawarkan narkotika jenis sabu kepada petugas yang menyaru sebagai pembeli.

Informasi dirangkum, LNH diamankan polisi di Kelurahan Sukaramai, Binjai Barat. Penangkapan itu atas informasi dari masyarakat.

LNH ditangkap saat duduk di atas sepeda motor menawarkan sabu kepada polisi. Tawaran yang dilakukan LNH langsung disikapi dengan sigap oleh polisi ketika sabu itu diserahkan.

Tanpa perlawanan, LNH pun dibekuk polisi. Barang bukti yang diamankan dari LNH berupa 1 plastik klip transparan berisi sabu dengan berat kotor 4,17 gram, dan turut disita telepon genggam beserta Yamaha Grand Filano BK 5717 ARB.

LNH disangkakan pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 dengan ancaman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun. Namun sayang, Lapas Binjai ketika dikonfirmasi soal ini, tidak memberikan jawaban.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Binjai, Pariaman Saragih ketika dikonfirmasi sejak Sabtu (17/5/2025), tidak memberi jawaban. Padahal, pesan yang dilayangkan wartawan untuk keberimbangan sudah dibacanya dengan bukti ceklis dua biru.

Meski demikian, wartawan juga berupaya konfirmasi kepada Humas Lapas Binjai, S Sembiring, Senin (19/5/2025). Pun sikap bungkam juga ditunjukkan juru bicara Lapas Binjai.

Wartawan kembali berupaya konfirmasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Perwakilan Sumatera Utara. Sayangnya, juru bicara pada kantor wilayah itu sudah tidak lagi menjabat.

“Izin, saat ini mohon maaf. Sudah tidak lagi pada jabatan yang dimaksud (humas kantor wilayah),” tukasnya. (ted/han)

Peringati Hari Bumi Dunia, BTN Tanam Ribuan Bibit Pohon di Medan Johor

Penanaman ribuan bibit pohon di Kwala Bekala, Medan Johor.
Penanaman ribuan bibit pohon di Kwala Bekala, Medan Johor.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisaris Independen PT BTN Tbk, Pietra Machreza Paloh didampingi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas beserta direksi BTN melakukan penanaman bibit pohon di Jalan IDI Raya I, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Minggu (18/5/2025).

Penanaman ribuan pohon ini dilakukan dalam rangka memperingati hari Bumi Internasional 2025.

Kegiatan terselenggara atas kerja sama PT. BTN Tbk, Pemkot Medan, FK Puspa Medan, DPW GARPU Sumut, Komunitas Creative Anak Muda (CREAM), Best Friend Community (BFC), Bank Sampah New Normal, dan aktivis lingkungan.

Pietra Machreza Paloh mengatakan, kegiatan peduli lingkungan harus terus dilakukan. Sebab, tidak sedikit orang yang mengesampingkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Kita perlu mensosialisasikan bagaimana pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dengan literasi yang benar,” kata Pietra saat diwawancarai wartawan usai kegiatan.

Melalui acara ini, lanjut Pietra, ke depannya masyarakat bisa lebih menjaga dan menghargai bumi yang menjadi tempat mereka berdiri dan menjalani kehidupan.

“Mudah-mudahan acara seperti ini akan terus ada, bukan hanya di Medan. Tapi di tiap provinsi di Indonesia. Saya mengapresiasi semua pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini,” ujar Ketua Umum GARPU tersebut.

Menurut Pietra, pelestarian lingkungan hidup merupakan salah satu misi PT BTN Tbk, yaitu menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik dan inovasi bisnis berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Selain itu, BTN juga hadir menjadi pembina UMKM dengan mengeluarkan program-program KUR untuk para pelaku UMKM. Kemudian menjalin kemitraan kepada para pembina UMKM yang ada di Kota Medan dan sekitarnya.

“Aksi penanaman bibit pohon ini sangat penting dimulai dari usia dini. Anak-anak kita harus bisa mengerti bahwa keberadaan pohon adalah hal penting untuk kehidupan. Jadi, jangan sampai mereka menebang pohon sembarangan,” katanya

“Industri kita juga harus mendukung hal ini dengan cara memberikan edukasi yang jelas bahwa lingkungan hidup itu jangan disepelekan,” tambah Pietra.

Di kesempatan yang sama, Rico Tri Putra Bayu Waas juga mengapresiasi kegiatan yang digelar. Pemerintah, kata Rico, sangat membuka ruang kepada pegiat lingkungan untuk berkomunikasi terkait apa yang bisa dilakukan dalam upaya menyelesaikan permasalahan lingkungan.

“Kami mendorong sekali bagaimana komunikasi antara rekan-rekan pegiat lingkungan dengan pemerintah Kota Medan. Sebab, mereka ini lebih banyak mendengar dan merasakan bagaimana situasi di lapangan,” ujar Ketua DPW GARPU Sumut itu.

Menurut Rico, permasalahan lingkungan di setiap daerah mempunyai problematika yang berbeda. Maka dari itu sangat dibutuhkan saran dan masukan dari semua pihak terkait apa yang mau dilaksanakan ke depannya.

“Seperti kemarin kita sudah mulai menggiatkan gotong royong membersihkan sampah di sekitar aliran sungai. Dan saya sudah mengimbau agar seluruh kecamatan melakukan hal yang sama ke depannya,” ujarnya.

“Cuma kegiatan seperti itu gak bisa berhenti satu kali saja, karena produksi sampah terjadi setiap hari. Oleh sebab itu, masyarakat harus dapat membiasakan diri untuk tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak mencemari lingkungan. Ini yang harus kita galakkan bersama,” pungkas Rico.

Pantauan di lokasi, usai melakukan penanaman bibit pohon, Pietra Machreza Paloh didampingi Rico Tri Putra Bayu Waas menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi. Selanjutnya mereka mengunjungi stan produk UMKM dan gerai BTN.

Kegiatan penanaman pohon itu turut dihadiri anggota DPRD Kota Medan dari Partai NasDem, Saipul Bahri dan M. Afri Rizki Lubis. Anggota DPRD Provinsi Sumut dari Partai NasDem, Defri Noval Pasaribu. Selanjutnya jajaran pengurus DPW Garpu Sumut dan tamu undangan yang lainnya. (tri)

Kasus TB di Sumut Tembus 18 Ribu, Dinkes Dorong PHBS dan Skrining Aktif

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kasus tuberkulosis (TB) di Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan. Hingga 14 Mei 2025, tercatat 18.411 kasus TB di provinsi ini, yang setara dengan sekitar 25 persen dari estimasi total 74.297 kasus nasional.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan Sumut, Novita Rohdearni Saragih, penemuan kasus TB di wilayah ini sebagian besar melalui penyuluhan serta skrining aktif yang dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan. Aktivitas tersebut menyasar komunitas-komunitas rentan seperti sekolah, pesantren, serta lembaga pemasyarakatan (lapas/rutan).

Novita juga menekankan pentingnya penguatan jejaring layanan kesehatan, baik internal maupun eksternal, untuk deteksi dini TB. “Kelompok usia produktif menjadi kelompok paling terdampak, terutama di Kota Medan, yang mencatat angka penularan cukup tinggi,” jelas Novita dalam wawancara dengan wartawan baru-baru ini.

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi penyebaran TB, menurut Novita, adalah kontak erat dengan pasien yang sudah terinfeksi, terutama di lingkungan rumah tangga. “Individu yang tinggal serumah dengan pasien TB memiliki risiko tinggi tertular penyakit ini,” ujarnya.

Namun, rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini menjadi masalah utama dalam penanggulangan penyakit ini. “Banyak kasus yang terlambat didiagnosis dan diobati karena masyarakat enggan memeriksakan diri lebih awal,” jelasnya.

Dinas Kesehatan Sumut terus mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah preventif untuk mencegah penularan TB. Salah satu upaya penting yang disarankan adalah penggunaan masker, terutama bagi mereka yang tinggal dengan penderita TB atau berada di lingkungan yang berisiko. “Kelompok usia produktif menjadi yang paling terdampak. Kota Medan mencatat angka penularan yang cukup tinggi,” ungkap Novi.

Dengan penerapan PHBS, diharapkan penularan penyakit ini bisa ditekan, terutama di komunitas-komunitas yang rentan. Meski angka kasus TB di Sumatera Utara cukup tinggi, upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan fasilitas kesehatan lainnya diharapkan dapat menurunkan angka penularan. Masyarakat juga diimbau untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri mereka dan melakukan pemeriksaan lebih awal, guna mencegah penyebaran penyakit ini yang semakin meluas.

Dengan kolaborasi antar lembaga, penguatan jejaring kesehatan, serta kesadaran masyarakat yang lebih tinggi, diharapkan Sumut dapat segera menurunkan jumlah kasus TB dan mencegah penularan lebih lanjut.
Vaksin TBC dari Yayasan Bill Gates

Seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap penanggulangan TB, muncul pula berita mengenai uji coba vaksin TB yang dikembangkan oleh yayasan milik Bill Gates. Namun, hingga saat ini, pihak Dinas Kesehatan Sumut belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (ila)

Usung Gaya Desentralisasi Politik, Partai Gema Bangsa Bakal Menggema se-Sumut

Ketua DPW Sumut Ary Oskandar.
Ketua DPW Sumut Ary Oskandar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Sumut Ary Oskandar siap menggemakan partai Gema Bangsa di Sumatera Utara.

Demikian hal tersebut disampaikannya dalam pertemuan silaturahmi dengan beberapa pengurus inti di Jalan DI Panjaitan 179, Sei Sikambing D, Medan Petisah.

Setelah resmi mendapatkan mandat dari DPP Partai Gema Bangsa, Ketua DPW Sumut Ary Oskandar langsung tancap gas merekrut dan menyusun pengurus serta berkonsolidasi langsung dengan jajaran pengurus DPD se-Sumut dan menunjuk Muhammad Ridho Lubis sebagai Sekretaris DPW Sumut.

Mandat sebagai Ketua DPW Partai Gema Bangsa Sumut diterimanya pada tanggal 10 April 2025 yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum (Ahmad Rofiq), Sekretaris Jenderal (Muhammad Sopiyan) dan Ketua Bidang Kader (Hardiansyah) DPP Partai Gema Bangsa di Jakarta.

Dalam diskusi dengan beberapa pengurus DPW Partai Gema Bangsa Sumut, Ary Oskandar menjelaskan bahwa sebelumnya ia tidak menduga bakal mendapatkan mandat langsung oleh Ketum (Ahmad Rofiq), berhubung pengurus DPW Sumut masih kosong maka dengan tekad bulat dan berkomitmen berjuang untuk membesarkan partai maka dengan Basmalah amanah ini langsung diterimanya.

“Alhamdulillah dengan mengucapkan bismillah mandat tersebut langsung saya terima, dan segera saya menghubungi kawan-kawan seperjuangan yang ada di Medan. Dan saya bersyukur sekali rekan-rekan mau bergabung untuk bersama-sama berjuang membesarkan partai ini,” ucapnya.

Sumut ini agak lain dari beberapa provinsi yang ada. Sebab Sumut ini memiliki wilayah yang cukup luas secara demografis dan karakter sosial budayanya juga lumayan majemuk.

Salah satu motivasi yang membuat ia semakin semangat untuk membangun Partai Gema Bangsa di Sumut adalah terinspirasi dengan apa yang pernah disampaikan oleh almarhum Ustad Zainuddin MZ yang menyampaikan bahwa, kita akan menjadi seorang penakut apabila berada sendiri didalam kegelapan, namun kita akan menjadi lebih berani kalau bersama-sama (berjamaah).

Dalam paparannya bahwa Partai Gema Bangsa menawarkan sesuatu yang berbeda dengan partai lainnya. Sebab di Partai Gema Bangsa keputusan akan diserahkan sepenuhnya di daerah.

Partai Gema Bangsa dengan tegas menyatakan bahwa sistem politik yang mereka mainkan adalah sistem politik Desentralisasi. Dimana dalam mengambil sebuah keputusan dan kebijakan akan tetap bermuara pada daerah itu sendiri.

Inilah yang membuat ia yakin siapapun nanti yang menjadi pemimpin di Partai ini akan tetap memegang teguh prinsip Desentralisasi tersebut.

“Prinsipnya DPP hanya sebatas merestui apa yang menjadi keputusan di daerah, apabila kita lolos verifikasi dan mendapatkan kursi yang cukup maka siapapun kader yang terbaik yang dinilai oleh DPW dan DPD maka sepenuhnya akan kita dukung, pusat akan ikut apa yang menjadi keputusan daerah,” tegasnya.

Target utama DPW Sumut adalah harus lolos verifikasi, berhubung Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa (Ahmad Rofiq) merupakan mantan Sekjen Perindo yang cukup lama merasakan permainan politik di negeri ini. Mudah-mudahan dengan nama besarnya kita dapat mewujudkan target kedepan.

“12 tahun beliau tertidur, namun Allah SWT memberikan petunjuk kepadanya lalu membuka jalan untuk berekspresi mendirikan Partai Gema Bangsa bersama dengan rekan- rekan seperjuangan yang memiliki kesamaan ide dan gagasan tentang kemandirian bangsa dan desentralisasi politik, yang mengusung Tagline Indonesia Mandiri, Indonesia Reborn!” pungkas Ary Oskandar yang juga fasih berbahasa Arab ini. (ila)

Dr Mohammad Abdul Ghani Senang Tanam Pohon di Pembangunan Arena Muktamar Muhammadiyah

KAMPUS TERPADU: Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dr Mohammad Abdul Ghani (kiri) menanam pohon durian di Kampus Terpadu UMSU, Sabtu (27/5). (ISTIMEWA/SUMUT POS)
KAMPUS TERPADU: Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dr Mohammad Abdul Ghani (kiri) menanam pohon durian di Kampus Terpadu UMSU, Sabtu (27/5). (ISTIMEWA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO-Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Dr Mohammad Abdul Ghani meninjau pembangunan kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Desa Sampali, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (17/5). Kampus IV UMSU yang sedang dibangun akan menjadi tempat muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah pada tahun 2027.

Dr Mohammad Abdul Ghani didampingi Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP juga melaksanakan penanaman pohon durian di kompleks kampus terpadu UMSU. Sebelumnya sejumlah tokoh telah menanam pohon durian yang diharapkan pada dua tahun mendatang telah berbuah.

Ia mengungkapkan kebahagiaan serasa pulang ke rumah sendiri. Sebab dirinya saat SMP dan SMA, sekolah di Muhammadiyah. “Bahkan selama sekolah di Muhammadiyah, saya hampir tidak pernah bayar SPP. Ketika masuk IPB tahun 1980, saya jadi utusan dari SMA Muhammadiyah melalui program Perintis II,” katanya.

Dr Mohammad Abdul Ghani yang bekerja dalam lingkup perkebunan selama lebih 40 tahun dan telah enam tahun diamanahkan sebagai direktur utama Holding Perkebunan Nusantara, juga berbahagia sebab hingga saat ini masih jadi staf pengajar di Pascasarjana UMSU.

Dr Mohammad Abdul Ghani yang merupakan warga Muhammadiyah mengagumi perkembangan UMSU yang luar biasa. “Apalagi pada tahun 2027, akan diadakan muktamar Muhammadiyah di UMSU. Tentu kami merasa terpanggil untuk menyukseskan muktamar Muhammadiyah,” katanya.

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP berterima kasih atas dukungan Dr Mohammad Abdul Ghani yang juga warga Muhammadiyah terhadap UMSU termasuk pada progress pembangunan kampus terpadu seluas 24,5 di Percutseituan sebagai gedung perkuliahan dan tempat pelaksanaan muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah tahun 2027.

Prof Dr Agussani MAP menambahkan saat ini terdapat 162 perguruan tinggi Muhammadiyah. UMSU yang berdiri sejak tahun 1957 memiliki empat lokasi kampus dan memiliki mahasiswa asing dari empat negara. Terdapat 21 dari 43 program studi unggul. UMSU juga meraih unggul untuk akreditasi perguruan tinggi dari Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT). (dmp/han)