Home Blog Page 2581

Optimalisasi Ekosistem Digital di Pasar, PUD Pasar dan BNI Bangun Kolaborasi

TINJAU: Dirut PUD Pasar Medan Suwarno saat sosialisasi ke Pasar Sei Sikambing, Medan Helvetia, Jumat (17/6).istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Guna mengoptimalisasikan sistem digitalisasi sebagai ekosistem di pasar, PUD Pasar Medan dan Bank BNI berkolaborasi dengan mengadakan sosialisasi ke Pasar Sei Sikambing, Medan Helvetia, Jumat (17/6) Sosialisasi dipimpin oleh Dirut PUD Pasar Medan Suwarno bersama Assistant Vice President (AVP) BNI Titin Kartini.

Turut mendampingi keduanya yakni Dirops PUD Pasar Ismail Pardede, Dikeu/Adm PUD Pasar Fernando Napitupulu, Dirbang/SDM PUD Pasar Imam Abdul Hadi, Kepala Cabang II PUD Pasar Budi F Putra, Kepala Pasar Sei Sikambing Boy Irawan Hasibuan, Senior Vice President BNI Lodewick Z S Pattihahuan, Manager Optimalisasi Bisnis BNI, dan Pemimpin Bidang Pemasaran Bisnis BNI Cabang Medan Rones Matondang.

Saat menemui beberapa pedagang, Suwarno dan AVP BNI menjelaskan kedatangan mereka mengajak para pedagang beralih ke digitalisasi untuk pembayaran retribusi, dan transaksi elektronik lainnya. Sebab dengan digitalisasi akan mempermudah dan meminimalisir resiko yang ada.

Selain mengenai digitalisasi, Suwarno dan AVP BNI turut memberitahukan program penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BNI. Program ini sebagai upaya membantu para pedagang mengenai kebutuhan modal usaha.

Suwarno menuturkan, ekosistem digitalisasi di pasar tradisional terus digenjot untuk tumbuh. Hal ini sebagai menindaklanjuti arahan dari Wali Kota Medan Bobby Nasution.

Suwarno menginginkan, digitalisasi mulai akrab di tengah para pedagang. Sebab adanya digitalisasi diharap dapat mempermudah dan memberi kenyamanan tak hanya bagi pedagang, melainkan juga bagi konsumen.

“Lewat digitalisasi juga diharapkan jangkauan konsumen bagi para pedagang lebih luas, praktis dan efektif. Sehingga berdampak pula dengan meningkatnya kesejahteraan pedagang,” pungkasnya. (map/ila)

Dukung Bobby Nasution Wujudkan UHC, Robi Barus Bagikan Kartu BPJS Kesehatan

ASPIRASI: Anggota DPRD Kota MedanRobi Barus saat bertemu dengan warga di Daerah Pemilihan (Dapil) I.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus SE, M.A.P membagikan kartu BPJS Kesehatan dengan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) kepada ratusan warga yang berada di Daerah Pemilihan (Dapil) I, yakni Kecamatan Medan Barat, Medan Baru, Medan Petisah, dan Medan Helvetia, Sabtu (18/6) sore.

Dikatakan Robi Barus, kegiatan yang digelar di Jalan Mawar Raya, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia itu dilakukan sebagai bentuk dukungan dirinya kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam mewujudkan program Universal Coverage Healt (UHC) atau sistem perawatan dan pelayanan kesehatan yang menjamin semua warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Hari ini saya membagikan kartu BPJS Kesehatan PBI atau BPJS kesehatan gratis kepada bapak/ibu. Ini merupakan program Bapak Wali Kota Medan, Pak Bobby Nasution dalam memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh warga Kota Medan,” ucap Robi Barus.

Menurut Robi yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan itu, tim yang dimilikinya telah terlebih dahulu mendata warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan di Dapil I yang merupakan daerah pemilihannya. Setelahnya, Robi Barus mengajukan data warga tersebut untuk dapat didaftarkan sebagai peserta BPJS PBI.

Mengingat saat ini, Pemko Medan memiliki program penambahan kuota 100 ribu peserta BPJS PBI dari APBD Kota Medan Tahun 2022. Program itu pun mendapatkan dukungan penganggaran dari DPRD Kota Medan.

“Jadi pendataan, pendaftaran, hingga pemberian kartu BPJS Kesehatan yang diberikan kepada bapak/ibu ini adalah bentuk dukungan kita kepada Wali Kota Medan agar semua warga Medan bisa mendapatkan jaminan kesehatan dengan terwujudnya UHC,” ujarnya.

Targetnya, sambung Robi, program UHC yang dimaksud dapat terwujud di tahun 2024. Dengan begitu, seluruh warga Kota Medan bisa berobat secara gratis ke faskes-faskes yang ditunjuk oleh Pemko Medan hanya dengan membawa KTP.

Untuk itu, Robi pun mempersilakan seluruh warga yang telah mendapatkan kartu BPJS PBI tersebut untuk turut mendaftarkan keluarga dan warga di sekitar tempat tinggalnya yang belum memiliki BPJS Kesehatan kepada tim yang telah ditunjuk oleh Robi Barus agar dapat dibantu proses pengurusan jaminan kesehatannya.

“Kami di DPRD Medan dan pak wali sepakat, ke depannya tidak ada lagi warga Kota Medan yang tidak memiliki BPJS Kesehatan. Untuk itu, kita minta kepada masyarakat agar ikut pro aktif dalam memanfaatkan program BPJS PBI ini. Nantinya di tahun 2023, program penambahan peserta BPJS PBI ini juga akan terus berlanjut hingga UHC bisa terwujud di 2024,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga, br Purba selaku penerima kartu BPJS Kesehatan PBI dari Robi Barus mengaku sangat berterimakasih kepada Robi Barus yang telah memfasilitasi ia dan keluarganya untuk bisa mendapatkan BPJS PBI.

“Saya dan banyak warga lainnya banyak yang nggak tahu bagaimana caranya bisa mengurus BPJS PBI ini. Dengan adanya pak Robi Barus ini, kami sangat dimudahkan. Inilah wakil rakyat, peka terhadap kebutuhan rakyat dan memudahkan urusan rakyat. Semoga semakin banyak warga lainnya yang bisa dibantu,” pungkasnya. (map/ila)

 

 

Tim SPIRIT Erasmus Plus Rancang Kurikulum Pendidikan Olahraga di USU

RANCANG: Tim SPIRIT Erasmus Plus saat merancang kurikulum pendidikan olahraga di Kampus USU, baru-baru ini. (IST).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim SPIRIT Erasmus Plus merancang kurikulum pendidikan olahraga di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU) baru-baru ini. Kegiatan dilakukan saat berkunjung ke Kampus USU pada 15-22 Juni 2022.

Koordinator SPIRIT dari USU Prof Dr dr Dina Keumala Sari MGizi SPGK(K) mengatakan, Tim SPIRIT yang merancang kurikulum tersebut berasal dari tiga negara Asia yaitu Indonesia, India, Sri Lanka dan tiga negara Eropa yaitu Spanyol, Siprus, dan Portugal.

“SPIRIT adalah kepanjangan dari Sport and Physical education as a vehicle for Inclusion and Recognition in India, Indonesia and Sri Lanka, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan kaum muda atau mahasiswa tentang peningkatan olah raga dan aktivitas fisik untuk mencegah penyakit tidak menular,” kata Dina, Rabu (22/6/2022).

Dina menjelaskan, Tim SPIRIT akan mengeluarkan suatu panduan kurikulum untuk membantu mahasiswa mengerti mengenai pendidikan olahraga. Luaran yang dihasilkan oleh proyek ini adalah program studi, kursus, dan modul yang dapat diintegrasikan pada kurikulum pendidikan tinggi.

“Universitas Sumatera Utara dalam hal ini terlibat secara penuh untuk mendukung program pelatihan penyusunan silabus pendidikan olahraga ini. Luaran ini akan membentuk suatu kerjasama dalam membuka e-learning dan long life learning course dengan bekerja sama dengan seluruh perguruan tinggi di Asia dan Eropa,” terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan yang dilakukan selama enam hari itu, tidak hanya menghasilkan tujuan pembelajaran berupa luaran pembelajaran yang nantinya dapat digunakan sebagai sarana e-learning antar negara tetapi juga menjalin kerjasama antar fakultas di negara Asia dan Eropa.

“Hal ini bertujuan untuk meningkatkan capacity building perguruan tinggi yang masuk dalam proyek SPIRIT pendanaan ERASMUS plus di bawah Uni Eropa,” imbuhnya. (dek)

Diklat Anggota Dewan Partai Gerindra, Tinggal di Barak Sepekan Lamanya

FOTO BERSAMA: Kader-kader juara Partai Gerindra dilatih untuk berjuang bersama dalam memenangkan Partai Gerindra pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

SUMUTPOS.CO – Bersama berjuang adalah kunci kemenangan. Sebab tak ada kemenangan tanpa perjuangan. Itulah poin penting yang didapatkan para Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra saat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Partai Gerindra se-Indonesia.

Dalam pelatihan itu, para wakil rakyat Partai Gerindra tinggal di barak sepekan lamanya pada Padepokan Garudayaksa Partai Gerindra di Hambalang Kabupaten Bogor, Jawa Barat sejak 19 – 26 Juni 2022.

Di sana, kader-kader juara Partai Gerindra dilatih untuk berjuang bersama dalam memenangkan Partai Gerindra pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 dan memenangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Tak memandang tua ataupun muda, pria ataupun wanita, senior ataupun junior, para legislator Partai Gerindra dilatih untuk bersama dan berjuang di barak-barak kemenangan itu

“Pengalaman yang luar biasa. Barak-barak tempat kami menempuh pendidikan di Hambalang membakar semangat kami untuk memenangkan Partai Gerindra di Tahun 2024. Partai Gerindra optimis menang di Pileg, wajib menang di Pilpres,” ucap Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Gerindra, Mulia Syahputra Nasution S.H., M.H, saat ditemui Sumut Pos di gedung DPRD Kota Medan, Senin (20/6).

Usai menempuh diklat sepekan lamanya bersama sang ibunda Hj Netty Yuniaty Siregar yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Gerindra dan para wakil rakyat lainnya, Mulia dan kader Partai Gerindra lainnya semakin menyadari, betapa pentingnya pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sebagai wakil rakyat, politisi muda nan energik itu pun berkomitmen, bahwa pengabdian harus diberikan secara penuh kepada rakyat sebagai pemegang tertinggi kedaulatan. Selain melayani rakyat, para legislator juga wajib mengawal dan mengawasi jalannya pemerintahan, serta pentingnya menjalankan fungsi-fungsi lain dari legislatif.

“Di barak, kami semua saling bertukar informasi dari provinsi dan kabupaten/kota lainnya. Disana kita belajar bahwa bangsa ini sangat kaya dari berbagai hal, mulai dari SDA, SDM, hingga kearifan lokalnya. Partai Gerindra punya cita-cita besar untuk itu,” tuturnya.

Dengan semangat berkobar, mereka pun bersatu menjadi saudara ‘sebarak’ dan saudara seperjuangan.”Tak ada kata selain berjuang, tak ada hasil selain menang,” pungkasnya.(map/ila)

 

 

PLN UPHK Medan Goes to School, Berikan Edukasi K3 Masyarakat

FOTO BERSAMA: Pejabat K3 dan Keamanan PLN UPHK Marpol O.Y. Nainggolan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat dan Industri YP Bina Satria Medan Marelan Muhammad Yusuf dan para siswa, foto bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bagian Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) serta wakil jajaran manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pemeliharaan Pembangkitan (UPHK) Medan Goes to School ke Yayasan Perguruan Bina Satria Medan Marelan, memberikan edukasi K3 masyarakat terkait upaya pencegahan bahaya listrik kepada siswa dan siswi SMK/SLTA YP Bina Satria Medan Marelan, Jumat (17/6).

Setelah menerima edukasi K3 masyarakat, pemberi materi Pejabat K3 dan Keamanan PLN UPHK Marpol O.Y. Nainggolan mengharapkan siswa siswi  mendapatkan informasi dan pemahaman terkait cara aman listrik di rumah, aman listrik saat banjir, penerapan 5S di sekolah dan penerapan pengelolaan sampah dengan metode 3R.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat dan Industri YP Bina Satria Medan Marelan Muhammad Yusuf, S.Pd, dalam kata sambutannya mengatakan, kegiatan K3 tersebut bisa menjadi wadah informasi  kepada siswa dan siswinya terbiasa menerapkan K3 sehingga meningkatkan kesadaran  pentingnya memelihara kebersihan lingkungan.

Di akhir acara kegiatan edukasi K3 diberikan brosur, bibit pohon, acara Quiz terkait materi cara aman listrik di rumah, aman listrik saat banjir, penerapan 5S di sekolah, penerapan pengelolaan sampah dengan metode 3R serta pemberian souvenir kepada siswa dan siswi YP Bina Satria Medan Marelan. (ila)

58 ASN Pemkab Asahan Ikuti Ujian Kenaikan Pangkat

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Asahan, menyelenggarakan ujian Dinas Tingkat I dan Tingkat II bagi Aparatur Sipil Negera (ASN) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (21/6).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Asahan Nazaruddin, SH mengatakan, maksud dan tujuan pelaksanaan ujian untuk memotivasi ASN dalam meningkatkan kompetensi dan prestasi kerja serta penghargaan dan pengabdian ASN, untuk memenuhi salah satu kenaikan pangkat ASN yang telah memiliki pangkat golongan Pengatur TK I (II/d) dan yang memiliki pangkat golongan Penata TK II(III/d).

‘’Ujian tahun ini mempergunakan sistem CBT (Computer Baset Test) dan semua soal dari Kantor Regional VI BKN Medan. Peserta ujian tingkat I dan tingkat II diikuti sebanyak 58 Orang yang terdiri dari ujian tingkat I memiliki pangkat golongan pengatur TK I sebayanyak 37 orang, dan ujian dinas tingkat II memiliki pangkat golongan Penata TK I (III/d) sebanyak 21 Orang, “ tutup Nazaruddin.

Bupati Asahan dalam pidato yang dibacakan oleh Sekrertaris Daerah Kabupaten Asahan Drs.H. John Hardi Nasution,MSi, mengatakan ujian dinas tingkat I untuk memfasilitasi ASN yang berpangkat pengatur tingkat I golongsn ruang II/d dan memenuhi syarat yang telah di tentukan (sekurang kurangnya 2 tahun dalam pangakt II/d dan syarat syarat lainnya)untuk dapat dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi pada penata muda golongan ruang III/a.

Selanjutnya ujian dinas tingkat II untuk memfasilitasi ASN yang berpangkat golongan penata TK.I (III/d) dan menduduki jabatan struktural eselon III untuk dapat dinaikkan pangkatnya setingkat lebih tinggi pada pangkat pembina golongan ruang (IV/a).

Masih kata John Hardi Nasution, ujian menggunakan CBT untuk menghasilkan ASN yang betul-betul akuntabel dan profesional. Untuk itu, para peseta harus lebih hati-hati dan serius dalam mengisi soal. (dat/han)

Pemko Binjai Terima Dana BKP Rp6,9 M

Istimewa/Dinas Kominfo Binjai DAMPINGI: Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah didampingi Wakil Wali Kota, H Rizky Yunanda Sitepu saat menyambut kedatangan Anggota DPRD Sumut dari Dapil 12 dalam rangka kunker.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai mendapat kucuran dana segar berupa Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) sebesar Rp6,9 miliar. Hal ini terungkap dari kunjungan kerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumut ke Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Binjai Kota, Senin (20/6).

Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah mengucapkan selamat datang kepada anggota legislatif dari Sumut yang telah melakukan kunjungan kerja ke kota rambutan. “Dari kunjungan kerja yang dilakukan Anggota DPRD Sumut ini, kita dapat bantuan BKP, bantuan keuangan provinsi senilai Rp6,9 miliar,” kata Amir.

Amir menjelaskan, saat ini tengah melakukan sejumlah pembenahan untuk mewujudkan Binjai yang maju, berbudaya dan religius. BKP ini nantinya menyasar ke-12 kegiatan, yang mayoritas pengerjaan fisik.

“Kami berupaya agar pada Triwulan III kegiatan fisik selesai dikerjakan,” seru dia.

Pada tahun 2021, kata Amir, tidak ada realisasi BKP ke Pemko Binjai. Karenanya atas realisasi pada tahun ini, Amir mengucapkan terima kasih.

Terlebih, dari 12 Anggota DPRD Sumut, 7 di antaranya merupakan anak Binjai. “Untuk itu, kami sangat berharap agar di tahun berikutnya, Pemerintah Kota Binjai mendapat kucuran dana dari Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) yang lebih besar lagi, sehingga program prioritas Kota Binjai tahun 2021-2024, dapat terwujud, sesuai visi dan misi Kota Binjai, yakni terwujudnya Kota Binjai yang maju, berbudaya dan religius,” tutur Walikota Binjai.

Pada kesempatan itu, Walikota Binjai juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah membuat sayembara untuk menentukan design pembangunan gedung Islamic Center. “Untuk pemenangnya me-design mesjid dan pembangunan Qur’an Center di lahan seluas 1 hektar yang berada di eks Pasar Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur,” ucap Amir Hamzah, seraya menambahkan, bahwa pembangunan itu menelan biaya sekitar 47 dan 55 Miliar, yang merupakan proyek multi years.

Dengan pembangunan mesjid dan Qur’an centar ini, sambung dia, diharapkan dapat meningkatkan SDM masyarakat Kota Binjai sesuai visi dan misi. “Insya Allah peletakan batu pertamanya akan dilaksanakan pada Oktober 2022 karena sudah disahkan oleh DPRD. Untuk itu mari sama sama kita berdoa, semoga pembangunan ini dapat terlaksana dengan baik sesuai rencana,” pungkasnya. (ted/han)

Kemenparkref Dukung Festival Bunga Buah Berastagi

TERIMA: Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf, Rizki Handayani Mustafa menerima kunjungan rombongan Bupati Karo Corry S Sebayang.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif siap memberikan dukungan atas penyelenggaraaan Festival Bunga dan Buah Tahun 2022 di Berastagi, Kabupaten Karo dalam rangka menciptakan event pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Baparekraf, Rizki Handayani Mustafa saat menerima kedatangan Bupati Karo di Jakarta, Senin (20/6). Festival Bunga dan Buah merupakan salah satu event dari Provinsi Sumatera Utara yang termasuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) yang diluncurkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno pada 1 Maret 2022 lalu.

Dalam kesempatan ini Bupati Karo menyampaikan, Festival Bunga dan Buah di Kabupaten Karo sudah diselenggarakan sejak tahun 80-an dan kembali diadakan pada 1-3 Juli 2022 di Berastagi. Festival ini akan diisi dengan rangkaian acara mulai dari parade, perlombaan, atraksi budaya, dan juga pameran UMKM.

Bupati Karo berharap melalui penyelenggaraan festival ini akan menghidupkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Karo karena orang-orang akan datang berkunjung, menginap, dan juga berbelanja oleh-oleh.

Turut hadir dalam acara ini, Direktur Event Daerah Kemenparekraf Reza Fahlevi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Nasib Sianturi, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga serta Pariwisata Munarta Ginting. (deo/han)

Ashari Tinjau Perbaikan Bendungan Sidoras

TINJAU: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan meninjau perbaikan bendungan Sidoras.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan meninjau perbaikan Bendungan Bandar Sidoras di Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Seituan, Senin (20/6).

“Tidak mungkin pemerintah kabupaten berdiam diri. Tapi nanti tolong disampaikan kepada yang berkepentingan dan kompeten. Sudah dilaporkan ke pemerintah, bahkan sampai ke menteri. Tapi kami heran di tengah-tengah masyarakat lain, saudara-saudara kami memperoleh bendungan-bendungan baru, yang konon katanya untuk meningkatkan produktivitas padi. Perbaikan bendungan diabaikan, atau dianggap tidak penting,” ungkap Bupati dalam sambutannya.

Bupati mengapresiasi aparat pemerintahan desa di sekitaran Bendungan Sidoras, yang bahu membahu melakukan perbaikan bendungan tersebut.

“Seluruh jajaran Pemkab Deliserdang, para kepala desa yang saya banggakan. Bahwa tanpa mempedulikan, tanpa harus bergantung dengan pemerintah pusat. Kita mampu membuat masyarakat bisa terus berproduksi. Tidak hanya dalam rangka memastikan swasembada beras, tapi jauh lebih penting dari itu adalah agar kehidupan masyarakat bisa berlangsung sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Atas dasar itu pula, sebut Bupati, masyarakat, khususnya para petani tidak lagi berpikir bagaimana untuk berswasembada beras, melainkan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kita lihat, masyarakat sebagian besar berproduksi, bertani, bukan dalam rangka memenuhi kebutuhan berswasembada, tapi lebih pada memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya,”katanya.

“Hormat saya Pak (para kades). Bapak-bapak luar biasa, bisa mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengabaikan perhatian pemerintah pusat yang kurang, hingga kita bisa tetap membantu masyarakat kita memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” sebutnya.

Upaya perbaikan lain terhadap Bendungan Sidoras. Bupati meminta kepada Sekretaris Daerah (Sekda), Darwin Zein SSos, dan Kepala Dinas (Kadis) Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK), Janso Sipahutar ST MT, untuk terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS).

“Perbaikan-perbaikan lain, saya minta ke Pak Sekda, khusus ke Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Dinas SDA BMBK), untuk terus berkoordinasi dengan BWS dan dengan semua pihak yang berkepentingan. Yang seharusnya bertanggung jawab atas perbaikan-perbaikan lebih sempurna untuk jaminan ketersediaan air bagi petani kita,”jelas

Pun begitu, lanjut Ashari, Pemkab Deliserdang siap untuk mengupayakan perbaikan bendungan tersebut secara mandiri.

“Kalau nanti diperlukan, material, kalau balai (BWS) lalai, cukuplah saya kira minta izin saja, biar kita semua yang supply semua kebutuhan untuk memastikan ketersediaan air. Mari terus kita tidak henti-hentinya memberikan bantuan sejauh yang kita bisa, agar kita betul-betul menjadi masyarakat Deli Serdang yang maju, sejahtera, religius, dan rukun dalam kebhinekaan,” kata Bupati Ashari disambut tepuk tangan masyarakat yang hadir. (btr/han)

Peternakan Tabebuya Siapkan Hewan Qurban Bebas PMK

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Peternakan Tabebuya menyatakan siap memberikan hewan untuk ibadah Qurban kepada masyarakat yang berkualitas dan bebas dari penyakit mulut serta kuku (PMK). Pengelola Peternak, Efendy Ibrahim menyatakan, telah melakukan sejumlah langkah pencegahan agar hewan ternak yang siap dibeli masyarakat untuk ibadah qurban berkualitas, aman dan bebas dari wabah penyakit mulut serta kuku.

“Kriteria hewan ternak untuk qurban sangat berkaitan erat dengan tujuan qurban itu sendiri yaitu memberikan yang terbaik, hewan qurban yang sehat dan tidak cacat sesuai syar’i menjadi prioritas utama kita dalam menyajikan hewan dalam menyambut hari raya Idul Adha tahun ini,” kata pria yang akrab disapa Fendy, Selasa (21/6).

“Antisipasi yang kita lakukan sesuai arahan pemerintah untuk melakukan pencegahan, pengawasan dan pengendalian untuk memberikan proteksi kepada hewan ternak,” tambah dia di Peternakan Tabebuya, Jalan Rukam Nomor 9, Binjai Barat.

Dia menjelaskan, kandang sapi qurban di peternakannya juga selalu rutin dibersihkan, bersamaan dengan hewannya. “Semua ini bentuk komitmen kita untuk menjaga kualitas hewan kurban,” sambung dia.

Aspek penting lain yang perlu diperhatikan supaya peternak dapat menghasilkan hewan ternak qurban yang baik, menurutnya, adalah penampungan hewan kurban yang layak. Juga harus memperhatikan kesejahteraan hewan.

Seperti tempat yang nyaman bagi ternak istirahat, terhindar dari terik matahari dan terlindung dari air hujan. Tak lupa, juga memastikan ketersediaan pakan dan air minum yang selalu cukup untuk hewan ternak.

“Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ada sapi qurban kita yang terjangkit virus PMK. Selain adanya pengawasan dan perawatan secara rutin oleh tim ahli kesehatan hewan, kita disini juga selalu menerapkan protokol kesehatan bagi siapa saja yang berkunjung dan kita juga menyiapkan CCTV untuk memudahkan kita dalam memantau hewan kurban itu sendiri,” urai dia.

Menurut dia, hewan ternak yang berada di alam liar berpotensi lebih rentan terkena penyakit. Alasannya, tempat yang tidak nyaman dan pemberian pakan yang kurang rutin.

Dia menambahkan, Peternakan Tabebuya siap membantu masyarakat yang ingin menyalurkan hewan qurbannya ke masyarakat yang membutuhkan sesuai syar’i hewan kurban itu sendiri. Langkah ini dilakukan dalam upaya memudahkan para donatur dan dermawan yang ingin menunaikan ibadah qurban.

“Jadi warga tidak perlu susah-susah bolak-balik ke kandang. Ini kita lakukan guna sekaligus bisa menghindari penyebaran virus dari luar. Hal ini salah satu tujuannya adalah bentuk antisipasi dan memutus rantai penyebaran virus PMK,” bebernya.

Sementara, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kota Binjai, drh Zefri Helmi mengatakan, PMK disebabkan oleh Aphtovirus. Kata dia, jenis hewan yang mudah terjangkit PMK adalah, sapi, kerbau, domba, rusa, babi, unta dan secara percobaan PMK dapat menginfeksi kelinci, marmut, hamster hingga tikus.

Menurut Zefri, PMK tidak menular ke manusia. “Jadi manusia tidak masuk dalam kategori Zoonosis (penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia) dan daging ternak yang terkena PMK dapat dikonsumsi,” jelasnya.

Adapun ciri-ciri hewan ternak yang terjangkit virus seperti demam tinggi, pembengkakan, air liur yang berlebihan, adanya lepuh dan erosi sekitar mulut, lidah, gusi, kulit sekitar kuku dan puting ambing.

“PMK merupakan penyakit yang sangat menular kepada hewan ternak, di mana dalam satu kandang bisa terjangkit. Namun, tingkat kesembuhannya tinggi mencapai 100 persen apabila ditangani dengan cepat dan tepat,” seru dia.

Zefri juga menjelaskan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan dalam mengantisipasi penularan virus PMK adalah jika ada hewan ternak yang demam tinggi segera melaporkannya kedokter hewan atau dapat menghubungi petugas Puskeswan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai, vaksinasi, pengawasan lalu lintas ternak, upaya pencegahan agar kuman penyakit tidak masuk ke kandang (Bioscurity) pada kandang hewan sakit dipisahkan dan jangan dijual, tidak memotong hewan sakit, menjaga kebersihan kandang, alat serta orang yang menangani hewan.

“Petugas hanya bisa mengunjungi ternak yang melaporkan ternaknya sakit dan tidak dianjurkan mengunjungi atau mensurvey yang kandangnya masih sehat karena petugas dapat menjadi pembawa virus dari kandang ke kandang,” ungkapnya sembari bilang, di Kota Binjai sendiri tercatat ada 28 ekor yang diduga terjangkit virus PMK.

Terpisah, Majelis Ulama Indonesia Kota Binjai mengimbau umat islam untuk tidak menurunkan semangat ibadah qurban di tengah maraknya informasi tentang PMK. Ketua MUI Kota Binjai, Dr HM Jamil menjelaskan, qurban merupakan wujud ketaatan dan ketaqwaan seorang hamba kepada Allah.

Juga perintah ibadah qurban berdasarkan Al-Quran dan sunnah. Ini dijelaskan dalam surat Al-Kautsar yang berbunyi, sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.

“Dalam surat Al-Kautsar, Allah SWT memerintahkan manusia untuk shalat dan berkurban sebagai bentuk mensyukuri nikmat Allah. Dengan berqurban, kita dapat berbagi kebahagiaan lebih banyak. Sebab daging kurban tidak dinikmati sendiri, melainkan kepada seluruh umat muslim, “ ujar HM Jamil.

“Salah satu kriteria hewan yang layak qurban adalah cukup umur, matanya tidak buta, tidak cacat, tidak berpenyakit, dan hewan tidak sedang hamil/menyusui,” pungkasnya. (ted/han)