26 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 266

Perayaan Paskah, DWP Sumut Salurkan Bantuan Sosial ke RS Jiwa Prof dr Muhammad Ildrem

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara menyalurkan bantuan sosial ke Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem dalam rangka perayaan Paskah. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial DWP terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan khusus.

Penyaluran bantuan ini melibatkan panitia dari berbagai instansi, yakni DWP Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas PUPR, serta Dinas Pemuda dan Olahraga.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua DWP RS Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem, Ny. Erniza Ismail, yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari DWP Provinsi Sumut.

“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Mohon maaf jika dalam penyambutan kami terdapat kekurangan,” ujar Erniza Ismail, Selasa (6/5/2025).

Senada dengan itu, penasihat DWP RS Jiwa, drg. Ismail Lubis, MM, juga menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan DWP Provinsi Sumatera Utara untuk berbagi dengan keluarga disabilitas mental di RSJ Prof dr Muhammad Ildrem.

“Yang pertama saya mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan kedatangan DWP Provinsi Sumatera Utara. Atas kunjungan ini harapan saya dapat membantu merubah stigma tentang RSJ Prof dr Muhammad Ildrem,” ucap drg. Ismail Lubis, MM.

Selain itu, kata Direktur RS Jiwa Prof dr Muhammad Ildrem tersebut, ia berharap agar DWP Provinsi Sumatera Utara bisa membantu para keluarga disabilitas mental pada pasca perawatan dalam hal permodalan dan lainnya.

“Kemudian, harapan saya DWP Provinsi Sumatera Utara agar dapat membantu kami, untuknpaska perawatan kepada keluarga disabilitas mental dalam hal bantuan permodalan dan lain-lain,” tuturnya.

Ketua Bidang Kerohanian DWP Provinsi Sumut, Hesty, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberi manfaat serta kebahagiaan bagi para penerima.

Selain itu, kata Hesty, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dari peran DWP untuk membangun jiwa dan spiritual masyarakat.

“Kami merasa bersyukur dapat berbagi kasih di momen Paskah ini. Semoga bantuan ini membawa sukacita dan manfaat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata peran Dharma Wanita dalam membangun jiwa dan spiritual masyarakat,” ujar Hesty.

Usai acara pembukaan, anggota DWP Provinsi Sumut bertemu dengan keluarga penyandang disabilitas mental dan membagikan bantuan sosial yang berisi biskuit, susu, buah, dan kebutuhan lainnya. Para keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan. (Ila)

Telkomsel Hadirkan Program “JURASIK – Juragan Nonton Asik” Dorong Pelanggan Sumatera Nikmati Hiburan Digital dengan Hadiah Menarik

Telkomsel kembali luncurkan program terbaru "JURASIK – Juragan Nonton Asik" untuk pelanggan prabayar di wilayah Sumatera. Program ini berlangsung dari tanggal 23 April hingga 30 Juni 2025, dimana Telkomsel menawarkan berbagai hadiah menarik bagi pelanggan yang baru berlangganan layanan streaming populer seperti Netflix, YouTube Premium, atau Vidio tanpa diundi.
Telkomsel kembali luncurkan program terbaru "JURASIK – Juragan Nonton Asik" untuk pelanggan prabayar di wilayah Sumatera. Program ini berlangsung dari tanggal 23 April hingga 30 Juni 2025, dimana Telkomsel menawarkan berbagai hadiah menarik bagi pelanggan yang baru berlangganan layanan streaming populer seperti Netflix, YouTube Premium, atau Vidio tanpa diundi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel kembali memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik dengan meluncurkan program terbaru “JURASIK – Juragan Nonton Asik” untuk pelanggan prabayar di wilayah Sumatera. Program ini berlangsung dari tanggal 23 April hingga 30 Juni 2025, dimana Telkomsel menawarkan berbagai hadiah menarik bagi pelanggan yang baru berlangganan layanan streaming populer seperti Netflix, YouTube Premium, atau Vidio tanpa diundi.

VP Consumer Business Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan, “Program JURASIK ini merupakan wujud apresiasi sekaligus upaya Telkomsel dalam mendorong pelanggan agar semakin menikmati berbagai konten digital berkualitas melalui jaringan broadband terbaik Telkomsel. Melalui program ini juga kami ingin memberikan nilai tambah kepada para pelanggan Telkomsel untuk berkesempatan mendapatkan beragam hadiah menarik.”

Program ini khusus dihadirkan untuk para pelanggan prabayar yang baru berlangganan layanan video untuk aplikasi Netflix, Vidio maupun Youtube Premium. Nantinya, pelanggan yang telah menonton konten atau melakukan penggunaan kuota nonton terbanyak melalui aplikasi Netflix, Vidio, atau YouTube Premium menggunakan paket data Telkomsel akan berkesempatan memenangkan hadiah utama berupa 1 unit Samsung Smart TV 43” QLED 4K, 1 unit Samsung Galaxy Tab A9+, 1 unit Samsung Galaxy A06, 1 unit Xiaomi Redmi 10 5G, atau 1 unit Samsung Galaxy Watch 7 Bluetooth di akhir periode.

Selain hadiah utama, pelanggan juga berkesempatan meraih hadiah bulanan berupa saldo e-Wallet senilai Rp250.000 untuk masing-masing 10 pemenang di setiap periode. Periode pertama berlangsung dari 23 April hingga 26 Mei 2025, sedangkan periode kedua dari tanggal 27 Mei hingga 30 Juni 2025.

Untuk mengikuti program JURASIK, pelanggan Telkomsel Prabayar di Sumatera cukup berlangganan paket Netflix, Vidio, atau YouTube Premium menggunakan pulsa Telkomsel melalui aplikasi MyTelkomsel, Google Play Store, maupun outlet pulsa. Pelanggan wajib menikmati konten dengan menggunakan jaringan Telkomsel (bukan WiFi) agar penggunaan kuota dapat tercatat.

“Kami ingin pelanggan di Sumatera merasakan pengalaman streaming yang maksimal dengan kemudahan berlangganan melalui pulsa Telkomsel. Dengan hadirnya program ini, kami berharap pelanggan semakin terhibur sekaligus mendapat kesempatan memenangkan beragam hadiah menarik,” ujar Mulya Budiman.

Persentase Kelulusan Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Bidan USM Indonesia Tertinggi di Sumut

BIDAN: Yudisium sarjana kebidanan USM Indonesia. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
BIDAN: Yudisium sarjana kebidanan USM Indonesia. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia mencatatkan prestasi gemilang di tingkat regional. Program Studi Pendidikan Profesi Bidan berhasil meraih persentase kelulusan sebesar 93 persen pada uji kompetensi nasional.

Prestasi USM Indonesia ini menjadikan yang tertinggi di Sumut. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen USM Indonesia dalam menghasilkan tenaga bidan profesional dan kompeten.

Lulusan USM Indonesia siap bersaing di dunia kerja dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Demikian disampaikan Rektor USM Indonesia Prof Dr Ivan Elisabeth Purba MKes melalui Wakil Rektor I USM Indonesia Ns Janno Sinaga MKep SpKMB.

Rektor menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut. “Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan. Kami terus berupaya menjaga kualitas proses pembelajaran, termasuk peningkatan fasilitas laboratorium, bimbingan intensif uji kompetensi, dan penguatan soft skill mahasiswa,” katanya.

Perlu diketahui bahwa uji kompetensi nasional merupakan tolok ukur standar kompetensi lulusan tenaga kesehatan di Indonesia. Tingginya persentase kelulusan mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Bidan USM Indonesia menunjukkan kualitas pendidikan yang unggul dan relevan dengan kebutuhan dunia praktik.

Dengan prestasi ini, lanjut rektor, USM Indonesia semakin memperkuat posisi sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Sumut, khususnya dalam bidang pendidikan kebidanan.(dmp/han )

Peringatan Hari Buruh Internasional, BPJS Ketenagakerjaan Binjai Serahkan Santunan Manfaat JKK dan JKM

SERAHKAN: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai, Syarifah Wan Fatimah (tengah) saat menyerahkan santunan manfaat JKM dan JKK secara simbolis kepada ahli waris. Teddy Akbari/Sumut Pos
SERAHKAN: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai, Syarifah Wan Fatimah (tengah) saat menyerahkan santunan manfaat JKM dan JKK secara simbolis kepada ahli waris. Teddy Akbari/Sumut Pos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Cabang Binjai menyerahkan santunan manfaat jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kecelakaan kematian (JKM) kepada ahli waris, Rabu (7/5/2025).

Penyerahan santunan itu dalam kesempatan peringatan Hari Buruh Internasional atau Mayday di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Perdagangan Kota Binjai, Jalan Perintis Kemerdekaan, Binjai Utara.

Adapun ahli waris yang menerima JKK dari Almarhum TMHD Rizky Syahputra Maja, karyawan Marsiurupan Sukses Abadi (Wow Holiday) dengan nilai santunan sebesar Rp143.085.280. Tidak hanya JKK, ahli waris itu juga menerima jaminan hari tua sebesar Rp2.042.660 dan manfaat beasiswa senilai Rp85.500.000.

Kemudian untuk penerima JKM dari ahli waris Almarhumah Suriati, karyawan Pinang Jaya senilai Rp42 juta dan juga mendapat manfaat beasiswa untuk 2 orang anak sebesar Rp137 juta. Peringatan Mayday yang digelar Serikat Pekerja Seluruh Indonesia bersama Serikat Buruh Nasional Indonesia itu, berkolaborasi dengan pemerintah kota dan BPJS Ketenagakerjaan berjalan sederhana di Binjai.

“Ini adalah santunan yang diberikan dari BPJS Ketenagakerjaan yang pekerjanya terdaftar sebagai peserta. Penyerahan santunan sudah selesai tapi hari ini kita berikan secara simbolis di depan semua buruh,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai, Syarifah Wan Fatimah.

Karena itu, Syarifah mengajak kepada pengusaha untuk mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta dalam BPJS Ketenagakerjaan. Ketika pekerjaan yang memiliki risiko tinggi, pekerja melalui ahli warisnya dapat menerima santunan jika terdaftar dalam kepesertaan.

“Tidak hanya JKK dan JKM, dari program BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan beasiswa kepada anak pekerja (yang terdaftar) untuk 2 orang anak yang dibiayai BPJS Ketenagakerjaan pendidikannya dari mulai TK sampai selesai kuliah. Ini program kita dan kami ucapkan terima kasih kepada perusahaan,” sambungnya.

Ia juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada buruh di Kota Binjai atas dedikasi, kerja kerasnya dan kontribusinya. Bagi Syarifah, Mayday bukan hanya sekadar peringatan seremoni saja.

“Namun juga momentum penting dalam meraih hak-hak mendapat perlindungan jaminan sosial untuk pekerja. Pekerja merupakan aset perusahaan, kalau tidak ada pekerja tentunya perusahaan tidak berjalan,” bebernya.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas kepesertaan, agar semakin banyak pekerja terlindungi dari risiko sosial yang mungkin terjadi, salah satunya risiko dalam bekerja. Kami terus menjalin sinergi dengan serikat pekerja, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk kesejahteraan pekerja. Pada peringatan Mayday tahun ini, mari kita jadikan untuk terus menjadi semangat pekerja, kami akan terus hadir dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kerja,” sambungnya.

Sementara, Ketua Panitia, Setiawan Sitepu dari Serikat Buruh Nasional Indonesia menjelaskan, Peringatan Mayday tahun 2025 ini digelar secara sederhana karena sumber dana berasal dari partisipasi buruh dan perusahaan. “Dana benar-benar sangat minim, kalau bisa tahun depan masuk dalam APBD, karena Langkat, Deliserdang, Medan apalagi Sumut, sudah ditampung (APBD untuk Peringatan Mayday). Mohon disampaikan pak staf ahli kepada pak wali, karena saya lihat Mayday is Kolaborasi Dah, tapi tidak ada kolaborasinya, karena tidak ada dukungan,” bebernya.

“Jadi sangat sederhana tapi alhamdulillah dapat terlaksana. Terima kasih sebesar-besarnya kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai dan perusahaan yang telah membantu terlaksananya acara ini. Semoga dengan ini, pekerja dan perusahaan semakin baik, semakin sejahtera,” sambungnya.

Menanggapi pernyataan SBNI, Staf Ahli Wali Kota Binjai, Harimin Tarigan meminta untuk dimaklumi. Alasannya, efisiensi anggaran.

“Insya Allah kita sampaikan (permintaan buruh dapat ditampung APBD untuk Peringatan Mayday,” tandasnya.

Akhir kegiatan ditutup undian doorprize dengan beragam hadiah dan penyerahan paket sembako dari BPJS Ketenagakerjaan kepada buruh. (ted/han)

Peras Pengusaha, Jaksa Gadungan Divonis 2,5 Tahun Penjara

PUTUSAN: Dua terdakwa kasus pemerasan, menjalani sidang putusan di PN Medan, Selasa (6/5). FOTO: AGUSMAN/SUMUT POS
PUTUSAN: Dua terdakwa kasus pemerasan, menjalani sidang putusan di PN Medan, Selasa (6/5). FOTO: AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Andi Wahab Simamora terdakwa jaksa gadungan divonis hakim 2,5 tahun penjara. Dia terbukti bersalah bersama terdakwa Hermansyah Putra Nasution, memeras seorang pengusaha Kota Medan, Donar Agustinus Siregar.

Majelis hakim diketuai Deni Syahputra dalam amar putusannya menyatakan, perbuatan kedua terdakwa diyakini melanggar dakwaan alternatif ketiga, Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Andi Wahab Simamora dan terdakwa Hermansyah Putra Nasution oleh karenanya dengan pidana penjara 2 tahun 6 bulan,” tegasnya, dalam sidang di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (6/5).

Menurut hakim, hal memberatkan, perbuatan kedua terdakwa telah merusak citra Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara serta merugikan korban. “Hal meringankan, terdakwa bersikap sopan selama persidangan,” ujarnya.

Atas putusan itu, kedua terdakwa langsung mengajukan upaya hukum banding. Sementara jaksa penuntut umum (JPU) Septebrina menyatakan pikir-pikir. Vonis hakim lebih ringan dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa masing-masing 3 tahun penjara.

Diketahui, Andi dan Hermansyah ditangkap pihak Kejati Sumut di Kilat Kuphi, Jalan Garuda, Kelurahan Sei Sikambing, Kecamatan Medan Sunggal, pada 3 Desember 2025.

Saat itu, Andi mengaku sebagai seorang jaksa fungsional Kejati Sumut mengajak Hermansyah untuk memeras Donar yang merupakan penyedia dalam pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Sibolga.

Singkat cerita, Donar pun menyerahkan uang Rp1 juta kepada Andi setelah diperas. Usai memeras, Andi dan Hermansyah pun meninggalkan warung kopi (warkop) tersebut.

Ketika hendak meninggalkan warkop, tim Intelijen Kejati Sumut yang sudah berada di lokasi kemudian menangkap Hermansyah. Sedangkan, Andi ditangkap di sekitaran Jalan Sei Serayu Medan. Setelah ditangkap, keduanya pun diboyong ke Kantor Kejati Sumut untuk diperiksa lebih lanjut.

Saat diperiksa, pihak Kejati Sumut menyita barang bukti berupa uang tunai Rp1 juta, kartu anggota Kejati Sumut atas nama Andi, SH, kartu anggota Kejaksaan Negeri Kuala Simpang, tiga unit HP, sebuah borgol, satu unit sepeda motor serta sebuah martil. (man/han)

Kepada BPS Wali Kota Tebingtinggi Tekankan Pentingnya Data Statistik Akurat Dalam Perencanaan Pembangunan

MINTA: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih meminta data statistik akurat dalam perencanaan pembangunan bersama Kepala BPS, Azantaro di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS
MINTA: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih meminta data statistik akurat dalam perencanaan pembangunan bersama Kepala BPS, Azantaro di Gedung Balai Kota Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, menegaskan betapa pentingnya data statistik yang akurat dan terkini dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan daerah. Hal ini disampaikan Wali Kota mengingat kajian diambil berawal dari data statistik.

Hal ini disampaikan Wali Kota Iman Irdian Saragih saat menerima audiensi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tebingtinggi, Azantaro, beserta jajarannya, di ruang kerja Wali Kota di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (6/5).

“Statistik ini sangat dibutuhkan. Mengacu pada BPS, kajian-kajian diambil dari data BPS, kita pun juga membutuhkan data yang update,” ujar Iman Irdian.

Iman Irdian menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas yang kuat antara Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi melalui instansi terkait, camat, lurah, hingga kepala lingkungan dengan BPS. Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan perolehan data yang benar, valid, dan akurat.

“Bahkan sampai ke tingkat Kepala Lingkungan, juga harus sinergi. Harapan saya kedepan, harus lebih baik. Ada kekurangan kita bisa perbaiki, agar lebih baik kedepannya,” tambah Iman Irdian.

Sebelumnya, Kepala BPS Kota Tebingtinggi, Azantaro menyampaikan maksud audiensi untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjelaskan peran BPS sebagai penyedia data, pembina sektoral, dan pembina program Kelurahan Cantik.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPS Kota Tebingtinggi juga mengharapkan dukungan penuh dari Pemko Tebingtinggi, melalui Wali Kota beserta jajaran, terhadap berbagai kegiatan BPS, baik sensus maupun survei.

“Sensus terdekat yang akan dilaksanakan adalah Sensus Ekonomi 2026. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota beserta jajaran atas waktu dan dukungannya. Kiranya bisa tetap terjalin kolaborasi, bisa mendukung semua program kegiatan BPS,” kata Azantaro. (ian/han)

Dalam Musrembang RPJMD Provinsi Sumatera Utara, Wali Kota Minta Sinergi Pembangunan Daerah di Tekankan

HADIRI: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih bersama jajaran OPD mengikuti kegiatan Musrenbang tingkat Provinsi Sumatera Utara. SOPIAN/SUMUT POS
HADIRI: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih bersama jajaran OPD mengikuti kegiatan Musrenbang tingkat Provinsi Sumatera Utara. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, turut hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumatera Utara 2025-2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kota Medan, Senin (5/5).

Musrenbang ini menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan visi dan misi pemerintah provinsi serta program nasional.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen BKD Kemendagri), Agus Fatoni dalam sambutannya menekankan pentingnya dukungan kepala daerah terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara terpilih dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, dan upaya mensejahterakan masyarakat.

“Kita jaga nama baik dan citra Sumatera Utara. Dengan kebersamaan kita semua, saya yakin pembangunan yang akan dilaksanakan di Sumatera Utara bisa berhasil,” kata Dirjen BKD Kemendagri, Agus Fatoni.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, dalam kesempatan yang sama, mengajak seluruh kepala daerah di tingkat kabupaten dan kota untuk mengintegrasikan program-program presiden dan visi misinya selama menjabat sebagai gubernur.

“Ini sudah disampaikan oleh Pak Fatoni, ada masa kita disini untuk menyelaraskan program dan mohon sesuaikan, agar program ini bisa berjalan sehingga kita sama-sama enak kerjanya, sama-sama nyaman dan sama-sama punya nilai ukur. Saya minta kedepannya kita bisa laksanakan sama-sama,” tegas Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution.

Salah satu agenda utama dalam Musrenbang ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan empat institusi strategis yakni Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara terkait optimalisasi penyelenggaraan satu data Indonesia, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengenai penanganan tindak pidana berbasis keadilan restoratif, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Sumatera Utara terkait penanganan persoalan hukum dengan pendekatan keadilan restoratif, serta Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, PT KINRA, dan BPJS Ketenagakerjaan terkait pengelolaan tenaga kerja di KEK Sei Mangkei periode 2025-2026.

Musrenbang yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari ini, mulai Minggu (4/5) hingga Jumat (9/5), menjadi platform krusial dalam merumuskan arah pembangunan Sumatera Utara untuk lima tahun mendatang.

Sementara itu, Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, yang hadir didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Erwin Suheri Damanik dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota (Kabag Prokopim Setdako) Faisal Ahmad, terlihat dalam balutan pakaian adat khas Simalungun.

Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih usia musrembang menekan agar sinergi ditekan dalam pencapaian pembangunan di daerah. “Kita harapkan Pemerintah Provinsi dan pusat untuk menyetarakan pembangunan yang ada di daerah,” paparnya. (ian/han)