Home Blog Page 2699

Pendaftaran Kuliah Gratis untuk Anak Mitra Gojek Kembali Dibuka

Kesempatan mitra driver Gojek untuk mendaftarkan putra/putrinya ke program Beasiswa Gojek 2022 telah dibuka sejak 24 April hingga 8 Mei 2022.

MEDAN, SUMUTPOS – Menyambut Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2022, Gojek kembali membuka program Beasiswa Gojek 2022 bagi putra/putri mitra driver yang ingin berkuliah di jenjang D3 Politeknik.

Program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen Gojek dalam mendukung peningkatan taraf hidup mitra driver dan keluarganya melalui bidang pendidikan terus dilanjutkan.

Gede Manggala selaku Head of Indonesia Region Gojek menyampaikan, “Ini merupakan tahun ketiga kami menjalankan program Beasiswa Gojek, yang hingga saat ini telah mendukung  puluhan putra-putri mitra driver berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di jenjang D3 melalui proses seleksi yang ketat.“

“Berkolaborasi dengan berbagai politeknik negeri unggulan di Indonesia, kami berharap para putra-putri mitra driver bisa mendapat pendidikan berbasis ilmu praktik guna menjadi tenaga kerja berkualitas yang dibutuhkan dunia kerja.” tambah Gede Manggala.

Kesempatan mitra driver Gojek untuk mendaftarkan putra/putrinya ke program Beasiswa Gojek 2022 telah dibuka sejak 24 April hingga 8 Mei 2022. Pendaftaran dapat dilakukan hanya melalui microsite resmi www.gojek.com/beasiswa, tanpa dipungut biaya.

Menjawab antusiasme yang tinggi dari mitra, Gojek tahun ini menambah satu kota, yakni Malang, ke dalam deretan kota terselenggaranya program Beasiswa Gojek. Berikut adalah daftar Politeknik Negeri Unggulan yang telah bekerja sama dalam program ini:

  1. Medan: Politeknik Negeri Medan
  2. Palembang: Politeknik Negeri Sriwijaya
  3. Jabodetabek: Politeknik Negeri Jakarta
  4. Bandung: Politeknik Negeri Bandung
  5. Semarang: Politeknik Negeri Semarang
  6. Surabaya: Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
  7. Malang: Politeknik Negeri Malang
  8. Makassar: Politeknik Negeri Ujung Pandang

Adapun informasi lebih lanjut mengenai program Beasiswa Gojek sekaligus ragam cerita inspiratif para penerima Beasiswa Gojek 2020 dan 2021 dapat dilihat di microsite resmi www.gojek.com/beasiswa atau ditonton di kanal YouTube Gojek Indonesia.

Amanah yang dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima Beasiswa Gojek

Gede Manggala menambahkan bahwa salah satu faktor pendorong Gojek untuk terus mengadakan program Beasiswa Gojek adalah hasil akademis memuaskan yang telah diraih oleh para penerima Beasiswa Gojek angkatan 2020 dan 2021. Hal ini terbukti dari nilai Indeks Prestasi (IP) di tiap semester yang hampir seluruhnya mencatat predikat cum laude, bahkan ada yang meraih IP sempurna 4.00.

Salah satu penerima Beasiswa Gojek yang konsisten berprestasi adalah Annisyah Boru Panjaitan, penerima Beasiswa Gojek 2021 dari kota Medan. Selama tiga semester awal, nilainya berada di atas 3,4. Bahkan selama Ujian Tengah Semester di semester genap tahun ajaran 2021/2022 yang baru lalu, Anisyah berhasil berprestasi sebagai salah satu peraih nilai tertinggi untuk semua mata kuliah.

“Saya sungguh bersyukur atas karunia yang dilimpahkan Allah SWT kepada saya melalui kesempatan belajar di Politeknik Negeri Medan dari Gojek. Bagi orang lain meraih pendidikan tinggi mungkin mudah, namun bagi saya, kesempatan ini adalah sebuah kesempatan emas yang membuka pintu saya meraih cita-cita, meraih impian dan mengubah kehidupan. Semoga semakin banyak anak-anak mitra Gojek lain di negeri ini yang bisa mendapat kesempatan emas ini,” ungkap Annisyah Boru Panjaitan. (rel)

BI Imbau Masyarakat Sumut Hati-Hati Lakukan Tukar Uang Rupiah 

BBM: Kepala KPw BI Sumut, Doddy Zulverdi saat Bincang Bareng Media (BBM), Selasa (26/4), yang digelar secara online dan offline. Sumut Pos/ ist.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara (KPw BI Sumut) kembali mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan berhati-hati dalam melakukan penukaran uang Rupiah.

Hal ini guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah (H) yang semakin dekat. Demikian dikatakan Kepala KPw BI Sumut, Doddy Zulverdi saat Bincang Bareng Media (BBM), Selasa (26/4), yang digelar secara online dan offline.

Pada kegiatan tersebut, Doddy juga menyampaikan informasi terkait perkembangan ekonomi terkini, serta perkembangan pemenuhan kebutuhan uang kartal selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Menurutnya, pemulihan ekonomi global diprakirakan tetap berlanjut meski lebih rendah menjadi 3,5 persen dari proyeksi sebelumnya yang mencapai 4,4 persen. Kondisi tersebut didorong oleh masih berlanjutnya ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina yang berdampak pada pelemahan transaksi perdagangan, kenaikan harga komoditas, dan ketidakpastian pasar keuangan global. “Volume perdagangan dunia juga diprakirakan lebih rendah, sementara harga komoditas global terus mengalami peningkatan sehingga turut memberikan tekanan pada inflasi global,” ujarnya.

Di tengah perlemahan ekonomi global, lanjut Doddy, BI memperkirakan pemulihan ekonomi nasional tetap berlangsung pada Tahun 2022 meski sedikit lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan akan berada pada angka 4,5-5,3 persen lebih rendah dari proyeksi awal sebesar 4,7-5,5 persen dipengaruhi oleh volume ekspor yang tertahan seiring dengan lebih rendahnya ekonomi dan volume perdagangan global.

Namun demikian, tambahnya, sejumlah indikator ekonomi domestik seperti mobilitas masyarakat, dan penjualan eceran masih mengindikasikan pemulihan. Di sisi lain, tingkat inflasi tetap terkendali di tengah permintaan domestik yang mulai meningkat. “Sejalan dengan ekonomi nasional, pemulihan ekonomi Sumut juga terus berlangsung pada tahun 2022 meskipun masih berjalan secara gradual,” katanya.

Dijelaskannya, pertumbuhan ekonomi Sumut pada tahun 2022, juga masih diperkirakan lebih tinggi dari tahun sebelumnya dengan kisaran 3,7-4,5 persen didorong oleh terus meluasnya vaksinasi yang dapat mendorong mobilitas dan konsumsi masyarakat, serta tetap tingginya harga komoditas utama yang dapat menjaga kinerja ekspor Sumut.

“Namun tetap perlu diwaspadai sejumlah faktor yang dapat menahan pertumbuhan, seperti merebaknya varian baru Covid-19 dan masih berlanjutnya konflik geopolitik internasional yang dapat mendorong investor untuk berperilaku wait and see,” tegasnya.

Dikatakannya, peningkatan konsumsi masyarakat, khususnya pada periode Ramadhan dan menjelang Idul Fitri, berpotensi mendorong kenaikan harga. Pada Maret 2022, inflasi mencapai sebesar 0,71 persen (mtm) atau 3,26 persen (yoy) yang didorong kenaikan harga tanaman hortikultura seperti cabai merah. Berdasarkan pengamatan hingga menjelang Idul Fitri, harga beberapa komoditas seperti minyak goreng dan gula pasir cenderung mengalami peningkatan.

Sementara itu, paparnya, harga komoditas daging sapi, cabai merah, serta cabai rawit terpantau menunjukkan tren penurunan, dan untuk harga komoditas pangan lainnya relatif stabil. Sebagai antisipasi kenaikan harga pada masa HBKN serta untuk memastikan ketersediaan barang di pasar, TPID Sumatara Utara dan TPID Kab/Kota bersama Satgas Pangan dan Bulog telah melaksanakan monitoring harga dan sidak pasar selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. “BI juga mengimbau agar masyarakat tetap berbelanja secara bijak dan sesuai kebutuhan agar kestabilan harga tetap terjaga,” imbaunya.

Adapun, sebut Doddy, inflasi di Sumut pada April 2022 diperkirakan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, khususnya pada komponen volatile food (komoditas hortikultura dan perikanan), seiring dengan melimpahnya pasokan (musim panen) yang juga didukung dengan cuaca yang baik. Secara keseluruhan tahun 2022, inflasi Sumatera Utara diperkirakan akan lebih tinggi dari tahun 2021, namun masih dalam rentang sasaran 3%±1%.

“Peningkatan inflasi didorong oleh pemulihan ekonomi, tercapainya herd immunity, penanganan pandemi Covid-19 yang semakin baik, serta mobilitas masyarakat, dan permintaan yang meningkat. Berbagai potensi sumber tekanan inflasi, baik dari internal maupun eksternal, perlu menjadi perhatian untuk menjaga pengendalian inflasi tahun 2022,” bebernya.

Dalam hal ini, terang Doddy, memasuki akhir bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, BI juga memastikan ketersediaan uang Rupiah dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat. Memasuki minggu ketiga Bulan April, KPw BI Sumut telah mengedarkan sekitar Rp3,27 triliun kepada masyarakat dan akan terus bertambah hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti. Layanan penukaran uang Rupiah bagi masyarakat tetap dibuka, baik melalui kas keliling Bank Indonesia maupun melalui perbankan.

“Guna menghindarkan masyarakat dari risiko uang palsu dan kerugian lainnya, KPw BI Sumut menyarankan masyarakat untuk melakukan penukaran uang Rupiah di lokasi penukaran resmi yang telah disediakan oleh BI dan perbankan,” ajaknya.

Dalam rangka memastikan ketersediaan infrastruktur layanan transaksi keuangan bagi perbankan dan masyarakat tetap berjalan dengan lancar selama periode libur Idul Fitri dan cuti bersama, pihaknya melakukan penyesuaian kegiatan operasional. Sebagian layanan operasional seperti BI-RTGS, BI-SSSS, BI-ETP dan SKNBI tidak beroperasi, sementara untuk layanan penyelenggaraan sistem BI-FAST tetap akan beroperasi sesuai jadwal yang berlaku (beroperasi 24 jam 7 hari) guna memenuhi kebutuhan transfer dana masyarakat.

“Penyesuaian tersebut berlaku pada tanggal 29 April dan 2-6 Mei 2022, dan akan kembali normal mulai tanggal 9 Mei 2022. Untuk pelaksanaan kegiatan operasional perbankan, akan menjadi pertimbangan dan kewenangan masing-masing bank. Namun demikian, Bank Indonesia menghimbau perbankan untuk dapat maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat akan likuiditas dan kelancaran transaksi selama libur Idul Fitri,” tandasnya. (Dwi)

Buktikan Komitmen Saat Pandemi, Generali Kembali Penuhi Klaim Covid19 kepada Nasabah di Medan

Buktikan komitmen saat landemi, Generali kembali penuhi klaim Covid19 kepada nasabah di Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pandemi COVID-19 nyatanya memberikan bukti bahwa risiko bisa terjadi kapan saja, dimana saja dan bisa terjadi pada siapa saja. Perlindungan asuransi menjadi cara menghindari risiko finansial yang terjadi jika risiko hidup datang.

Dengan konsep gotong royong, asuransi dapat memberikan perlindungan finansial bagi para nasabah yang harus melewati masa sulit, salah satunya adalah pada saat jatuh sakit secara mendadak. Hal ini yang juga dirasakan oleh Nani, salah satu nasabah dari PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) yang mendapatkan perlindungan penuh saat terkonfirmasi positif COVID-19 pada Juli 2021 lalu.

Di usianya yang menginjak 57 tahun, Nani terkonfirmasi positif COVID-19 dan harus mendapatkan perawatan intensif selama lebih kurang 1 (satu) bulan. Proteksi asuransi Generali dengan total senilai Rp 500 juta telah memberikan peace of mind sehingga ia bisa fokus pada kesembuhan dan bisa kembali beraktivitas seperti sediakala.

Rabu (27/4) dalam kesempatan ramah tamah kepada tim management Generali Indonesia, Nani mengungkapkan, “Sebenarnya saya berharap apa yang saya alami tidak pernah terjadi, tetapi memang risiko tidak ada yang tahu kapan bisa menimpa kita. Untuknya saya sudah memiliki asuransi Generali 10 tahun lalu dan ternyata benar, saya merasakan sendiri manfaatnya.

Mungkin jika tidak ada asuransi, saat itu kondisi saya akan jauh lebih sulit dan membingungkan untuk membayar biaya rumah sakit hingga ratusan juta. Terima kasih Generali. Belajar dari pengalaman ini, kini saya dan keluarga terus memastikan polis tetap aktif agar kami selalu terproteksi.”

Ramah tamah yang dilakukan di Kantor AG – Medan Galaxy, Jalan Haji Misbah, Komplek Multatuli Indah, Blok CC No.25-28, Medan ini dihadiri oleh perwakilan manajemen Generali Indonesia, Agus Hermanto (National Agency Sales Head), Ingan M. Kristian Ginting (Senior Regional Agency Sales Head), bersama dengan nasabah Nani yang didampingi oleh financial planner Generali, Jasmin Peh dan Ellen Tan.

Melalui siaran pers, Windra Krismansyah selaku Head of Corporate Communications Generali Indonesia mengungkapkan, nasabah selalu prioritas utama Generali Indonesia. Seluruh aspek yang terkait dengan nasabah selalu menjadi perhatian Generali termasuk dalam hal pembayaran klaim, terlebih saat pandemi seperti sekarang ini. Generali berharap dengan adanya pengalaman dari nasabah ini, akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki proteksi, khususnya di tengah risiko kesehatan masih cenderung tinggi.

“Dengan adanya proteksi, keluarga terlindungi dan nasabah bisa tetap fokus dalam menjalani pengobatan dan proses penyembuhan. Pembayaran klaim nasabah juga menjadi bagian dalam mewujudkan salah satu value kami – deliver on the promise, dimana dengan penuh integritas kami menepati janji dan terus membangun relasi jangka panjang, “ujarnya.

Selain pembayaran klaim, secara berkesinambungan, lanjutnya, Generali juga terus mendorong inovasi untuk mendampingi dan memberikan kemudahan bagi nasabah. Untuk memberikan kemudahan bagi nasabah dalam menjangkau tenaga pemasar, Generali telah menghadirkan aplikasi iPropose yang memungkinkan calon nasabah untuk melakukan konsultasi online dengan financial planner, identifikasi kebutuhan proteksi, pengajuan polis secara online hingga melakukan pembayaran premi pertama secara digital yang cepat, aman, dan terverifikasi.

Untuk wilayah Sumatera Utara sendiri, terdapat lebih dari 2.400 financial planner yang sudah tersertifikasi kompetensi yang memadai dan profesional di bidangnya, serta telah memiliki lisensi keagenan dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). Hingga Q1-2022, jumlahnya sendiri meningkat 30% (yoy) dari periode yang sama pada tahun sebelumnya, yang merupakan indikasi adanya pertumbuhan kebutuhan asuransi dari masyarakat di Sumatera Utara.

Para financial planner ini siap sedia membantu masyarakat mendapatkan perlindungan melalui 9 kantor pemasaran di wilayah Sumatera Utara, dimana masyarakat juga akan mendapatkan pelayanan terbaik untuk merencanakan keuangan keluarga di masa depan. Layanan 24/7 bagi nasabah juga telah hadir melalui virtual assistant JANE yang bisa dijangkau melalui website Generali dan whatsapp di nomor 0858-1315-0037.

Kemudahan nasabah dalam bertransaksi polis juga menjadi perhatian Generali melalui aplikasi Gen iClick dengan fitur-fitur unggulannya, diantaranya cek informasi polis, pengajuan klaim online, cek kinerja unit link, pencarian rumah sakit rekanan terdekat, discharge button untuk keluar rumah sakit lebih cepat setelah rawat inap dan ragam fitur lainnya.

Selain itu, lanjut Windra, untuk membantu nasabah menjaga kesehatan, fitur telemedicine dan online pharmacy ‘Dokter Leo’ siap membantu nasabah dan keluarga untuk melakukan konsultasi medis secara virtual, gratis tanpa biaya, dimana saja dan kapan saja. Fitur inovatif ini juga telah terintegrasi dengan rangkaian fitur-fitur unggulan lainnya, seperti fitur pembayaran premi dan klaim online.

“Segala proses untuk mendapatkan proteksi dan bertransaksi polis kini sudah semakin mudah. Dari sisi produk, kami juga memiliki banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan pilihan dan kebutuhan nasabah. Di saat yang sama, kami juga terus melakukan edukasi masyarakat tentang pentingnya proteksi melalui berbagai kanal komunikasi. Dan bagi nasabah, kami juga terus memastikan agar mereka memahami dengan baik produk asuransi yang dimiliki, termasuk manfaat, serta syarat dan ketentuannya,” tutup Windra. (rel/sih)

Ombudsman Harus Kawal LAHP Seleksi KPID, Pengamat: Jaga Kepercayaan Publik!

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Sumatera Utara (USU) Drs Ridwan Rangkuti MA menyayangkan lemahnya Ombudsman Perwakilan Sumut dalam mengawal Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) terkait kisruh seleksi calon komisioner KPID Sumut 2021-2024.

“Inilah momentum Ombudsman menunjukan taringnya ke DPRD dan pemerintah. Jaga eksistensi sebagai pelayan keadilan publik. Ombudsman itu lembaga korektif yang diamanatkan UU untuk mengkoreksi maladministrasi dalam praktik kewenangan pemerintahan yang carut-marut,” katanya di kampus USU, Selasa (26/4/2022).

Kata Ridwan, dia terus mengikuti dinamika perlawanan calon komisioner terkait gugatan atas SK perpanjangan KPID 2016-2019 hingga pengaduan atas penetapan hasil seleksi KPID 2021-2024 yang dinyatakan maladministrasi.

“Saya ikuti terus dinamikanya. Dari mulai mengadu ke Ombudsman sampai mensomasi gubernur dan DPRD. Kisruh seleksi KPID ini penting dikawal agar Ombudsman mendapat public trust, khususnya di Sumut,” tukasnya.

Kandidat Doktor Studi Pembangunan ini heran kenapa Ombudsman tidak getol mengejar DPRD dan Pemprov Sumut yang tidak melaksanakan tindakan korektif hingga hampir dua minggu setelah LAHP diserahkan.

“Seminggu saja laporan tak ditanggapi, Ombudsman harusnya bertemu Ketua DPRD, Ketua Komisi A dan Gubernur. Kenapa LAHP bisa diabaikan? Yang koreksi kelembagaan negara juga kan. Laporan dan surat monitoringnya saja ditembuskan ke Menkopolhukam dan Mendagri. Lho ini kenapa tumpul? Momentum ini kan bagus sekali untuk menunjukkan wibawa dan kinerja mereka,” ujar Ridwan.

Dia mengingatkan Ombudsman penting menegakkan integritas agar dipercaya sebagai lembaga korektif yang bisa diandalkan masyarakat, disamping menjaga popularitas agar semakin dikenal publik secara luas. “Ombudsman itu sebagaimana KPID dan KIP adalah lembaga negara yang lahir dari reformasi. Itu kata kuncinya. Lembaga-lembaga negara itu diakomodir oleh UU karena banyaknya masalah dalam pemerintahan. Di DPRD misalnya terlalu banyak garis kepentingan partai dan kelompok, di birokrasi pun sering terjadi maladministrasi,” tukasnya.

Kata Ridwan, di titik inilah Ombudsman mengendalikan kepentingan politik di DPRD dan meluruskan kesalahan birokrasi yang tidak berpihak kepada publik. “Jangan jungkir-balik paradigmanya. Saat duduk di kelembagaan negara malah jadi berkolaborasi dengan pejabat negara,” tegasnya.

Apalagi di Sumut, lanjut Ridwan, Ombudsman perlu membuat terobosan agar punya jati diri sebagai kelembagaan negara yang berwibawa. “Sumut itu banyak kasus. Belum lagi pada masa lalu LAHP Ombudsman terkait seleksi KPID juga diabaikan dan hilang begitu saja. Kalau begini terus, sampai kapan pun Ombudsman hanya berdiri sebatas lembaga yang berkantor di Sumut, tapi tak punya dampak apa-apa untuk memperbaiki birokrasi di Sumut,” ujarnya.

Ridwan mencermati aspek kepemimpinan dan integritas berperan kuat untuk membawa Ombudsman tampil sebagai lembaga terdepan mengawal keadilan masyarakat. “LAHP soal SK Perpanjangan KPID 2016-2019 yang dinyatakan cacat hukum dan temuan atas seleksi KPID 2021-2024 yang maladministrasi itu harusnya digedor terus. Jangan kasih kendor Ketua DPRD dan Ketua Komisi A. Minta audiensi atau undang ke kantor. Tanya kenapa LAHP nggak dilaksanakan. Apa kendalanya. Monitor terus. Sama-sama digaji negara kok. Ini terkesan diam saja. Patut dipertanyakan itu kapabilitas dan integritas pimpinannya,” pungkas Ridwan.

Sebelumnya Ombudsman menerbitkan surat nomor: B/0241/LM.11-02/0015.2022/III/2022 tanggal 30 Maret 2022 perihal Pemberitahuan Perkembangan Pemeriksaan yang memberitahukan Tim Pemeriksa Ombudsman telah menyelesaikan serangkaian pemeriksaan atas pengaduan Valdesz Junianto Nainggolan, dkk.

Atas dasar laporan itu, Ombudsman menyampaikan LAHP kepada Ketua DPRD Sumut agar menunda penerbitan surat usulan 7 nama calon anggota KPID Sumut 2021-2024.

Menindaklanjuti LAHP dimaksud, Ombudsman RI Sumut kembali mengirimkan surat nomor: B/0283/LM.11-02/0015.2022/IV/2022 tanggal 18 April 2022 perihal Monitoring LAHP kepada Ketua DPRD Sumut dan surat nomor: B/0286/LM.11-02/0015.2022/IV/2022 tanggal 18 April 2022 perihal Monitoring LAHP kepada Ketua Komisi A DPRD Sumut.

Dalam surat monitoring tersebut, Ombudsman mendesak Ketua Komisi A melaksanakan 4 Tindakan Korektif sebagaimana tertuang dalam LAHP.

Pertama, membatalkan Berita Acara Pleno terkait penetapan 7 nama anggota KPID Sumut periode 2021-2024; kedua, melakukan uji publik; ketiga, melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon anggota KPID Sumut periode 2021-2024 yang diterima dari Tim Seleksi pasca penilaian ulang dengan mempertimbangkan masa jabatan 2 petahana periode 2016-2019 yakni Muhammad Syahrir dan Ramses Simanullang; dan keempat, menyepakati bersama anggota Komisi A DPRD Sumut terkait tata tertib dalam pemilihan dan penetapan calon anggota KPID Sumut periode 2021-2024. (adz)

INALUM Gelar Safari Ramadan  ke 80 Masjid d Sumut

Program Safari Ramadan INALUM merupakan kolaborasi yang diinisiasi oleh Tim TJSL/CSR dan Tim Humas. Program berisi beberapa kegiatan, antara lain buka puasa bersama, dan pemberian santunan anak yatim, dan bantuan santunan untuk operasional masjid.

SUMUT, SUMUTPOS – Selama bulan Ramadan 2022, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM melakukan kunjungan silaturahim sekaligus santunan sosial ke 80 masjid yang berada di sekitar perusahaan. Kegiatan ini merupakan salah satu aktivitas tahunan INALUM, yang bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah silaturahmi antara perusahaan dengan masyarakat di sekitar perusahaan di Sumatera Utara.

Deputi Sekretaris Perusahaan INALUM, Mahyaruddin, menyampaikan program ini merupakan ungkapan syukur perusahaan setelah melewati masa-masa sulit selama pandemic. Juga sebagai wujud ikhtiar perusahaan dalam mempererat tali silaturahim antara masyarakat dengan perusahaan, dengan memanfaatkan momen Ramadan.

“Alhamdulillah, selama satu bulan, INALUM secara konsisten datang dan memberikan perhatian kepada masyarakat di sekitar perusahaan dengan memberikan santunan dan kunjungan buka puasa bersama masyarakat di masjid-masjid sekitar perusahaan. Kami berharap bisa kembali melakukan kegiatan yang baik ini pada tahun depan, dan berharap bahwa kegiatan ini bisa terus mendapatkan dukungan dari masyarakat dan bisa memberikan manfaat yang berkelanjutan baik kepada perusahaan ataupun kepada masjid-masjid sekitar perusahaan,” ujar Mahyaruddin di Masjid Raya, Tarutung, Senin (25/4/2022).

Program Safari Ramadan INALUM merupakan kolaborasi yang diinisiasi oleh Tim TJSL/CSR dan Tim Humas. Program berisi beberapa kegiatan, antara lain buka puasa bersama, dan pemberian santunan anak yatim, dan bantuan santunan untuk operasional masjid. Secara keseluruhan, total ada 80 masjid yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan baik di kawasan Kabupaten Batu Bara ataupun Kawasan Danau Toba yang mendapatkan kunjungan dan bantuan.

Senior Vice President TJSL/CSR INALUM, Ismail Midi, berharap bahwa  bahwa santunan  dan bantuan yang diberikan bisa membantu Badan Kemakmuran Masjid dalam menjalankan operasional masjid dalam untuk memberikan pelayanan yang memadai kepada para jamaah yang saat ini fokus beribadah selama Ramadan. “Kami berharap bantuan ini akan membantu para jamaah untuk bisa lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah selama Ramadan,” katanya.

Bentuk dukungan dan bantuan perusahaan diwujudkan dalam memberikan santunan anak yatim dan bantuan operasional masjid-masjid, kata dia, sebagai langkah perusahaan dalam mendukung kegiatan ibadah masjid. “Sekaligus kami juga mendukung kegiatan peribadatan dengan mendatangkan ustad-ustad, yang akan memberikan ceramah dalam rangkaian sholat tarawih di masjid tersebut. Insya Allah, para jamaah bisa lebih khusyuk dalam beribadah,” ujar Ismail. (rel)

Ketua DPW Ahmad Fauzan Ajak Kader PAN Sumut Bersatu dan Jaga Kekompakan

Ketua DPW PAN Sumut Ahmad Fauzan Daulay dan Sekretaris Hendra Cipta diabadikan bersama jajaran pengurus, usai buka puasa bersama. (Istimewa).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPW PAN Sumatera Utara, Ahmad Fauzan Daulay mengajak seluruh kader dan pengurus PAN di semua tingkatan di provinsi ini, agar tetap bersatu dan senantiasa menjaga kekompakan.Fauzan menekankan hal itu, dalam acara berbuka puasa bersama di Kantor Sekretariat DPW PAN Sumut, Jalan Sei Lepan No 2 Medan, Selasa (26/4/2022).

Hadir dalam bukber tersebut, Ketua Dewan Kehormatan DPW PAN Sumut H Syah Affandin SH, Sekretaris DPW H Hendra Cipta SE, Ketua Harian Ihsan Rambe, Ketua BM PAN Sumut Mora Harahap dan Ketua DPW PUAN Hj Zuraida Ghina SE.

Menurut Fauzan, dalam menghadapi dinamika yang terjadi belakangan ini, apa pun kebijakan yang diputuskan pimpinan partai (Ketua Umum Zulkifli Hasan), semua kader harus solid dalam memberikan dukungan. “Di internal, kita boleh berbeda pendapat dalam menyikapi langkah-langkah yang ditempuh pimpinan partai. Namun, sikap kita keluar, harus senantiasa sejalan dengan arah politik yang sudah diputuskan pimpinan partai,” tegasnya.

Lebih jauh Fauzan mengingatkan, hanya dengan adanya soliditas di kalangan kader dan penguruslah, dimungkinkan target yang dicanangkan DPW PAN Sumut, meraih 12 kursi di DPRD Sumut bisa terwujud. “Melalui buka bersama ini, mari kita perkokoh jalinan ukhuwah di antara kita, yang bermuara pada munculnya kesamaan visi dalam memajukan dan membesarkan partai,” imbau Fauzan.

Sedangkan, berkaitan dengan pelaksanaan Pemilu, Fauzan menegaskan, DPW PAN Sumut siap menyambut dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu pada 2024 mendatang. “Bahkan, untuk saat ini, PAN Sumut sudah siap jika Pemilu dipercepat, supaya semakin cepat terwujud cita-cita kita menjadi pimpinan di DPRD Sumut,” ujarnya.

Pada bahagian lain, Fauzan menyebutkan, insya Allah usai Lebaran nanti, DPW PAN Sumut akan melaksanakan silaturahim sekaligus rapat kerja wilayah (Rakerwil) yang direncanakan diadakan di Prapat, Danau Toba.

Selanjutnya, Fauzan juga mendorong segenap kader dan pengurus, supaya segera mendaftarkan diri sebagai caleg (pencalegan dini), demi percepatan melakukan penguatan basis konstituen dan pembentukan relawan pendukung di daerah pemilihan masing-masing.

Sementara, Ketua Dewan Kehormatan DPW Syah Affandin menyatakan dukungan sepenuhnya sekaligus mengapresiasi duet Ahmad Fauzan-Hendra Cipta, yang selalu kompak dalam memimpin DPW PAN Sumut. “Melihat kekompakan antara Fauzan dan Hendra ini diperkuat Bendahara M Faisal, Ketua Harian Ihsan Rambe, Ketua Bappilu M Gandhi Siregar serta pengurus lainnya, saya optimis target PAN Sumut untuk mencapai dua digit (meraih kursi pimpinan DPRD Sumut), akan tercapai,” kata Ondim.

Buka bersama yang diisi tausiyah Ustaz Mahas itu, juga dihadiri pengurus harian DPW PAN Sumut, seperti Kuat Surbakti, Dedek Kurniawan Gultom, Ahmad Khairuddin, Agus Salim Ujung, Luthfi Fauzi, Suartono, M Sabili Tambak, Jahidin Daulay, Nasrullah, Kardiman B Manalu, Affan Alquds, Ricky Satro, Welly Susanto, Ramadona Simbolon, A Rasyid Siregar, Husni Hamid Lubis, Pinta Siregar, Dini Nasution, Santi Octaventi, Faustyna dan lainnya. (adz)

Ketua PKK Dairi Tetapkan Desa Kalang Simbara Jadi Desa Binaan

SERAHKAN.Ketua TP PKK Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata, Kadis Pertanian, Robot Simanullang dan Kadis Linglungan Hidup, Amper Nainggolan memberikan bibit sayur kepada pemerintah desa Kalang Simbara.SUMUTPOS.CO/Komimfo Dairi.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Ketua TP PKK Kabupaten Dairi, Ny Romy Mariani Simarmata bersama Dinas Pertanian, menetapkan Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, menjadi desa binaan PKK Kabupaten untuk suatu program, Halaman Teratur Indah dan Nyaman (HATINYA) PKK.

Seremoni dilakukan di kantor kepala desa Kalang Simbara, Selasa (26/4/2022). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aryanto Tinambunan melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik, Iswan Togatorop mengatakan, dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK, Ny Romy Mariani Simarmata bersama Kepala Dinas Pertanian, Robot Simanullang meninjau rumah bibit merupakan program Dinas Pertanian melalui Bidang Ketahanan Pangan.

Ketua PKK dan juga Kadis Pertanian, memberikan bantuan bibit sayur kangkung dan bayam hijau. Lanjut Iswan, dalam sambutanya, Ny Romy Mariani Simarmata menyampaikan, hari ini kami hadir melakukan pembinaan sebagai bentuk kecintaan kami terhadap.desa ini, ujar Romy.

Romy meminta, supaya kader dasawisma desa Kalang Simbara siap mengikuti pembekalan dan pelatihan mengisi buku dasawisma melalui aplikasi Sidasa, yang selama ini masih diisi secara manual, ucapnya.

Romy berharap, para pimpinan OPD yang hadir dalam pembinaan tersebut, ikut melakukan pembinaan terhadap desa binaan PKK. Romy menegaskan, TP PKK kabupaten, akan bersama-sama membantu pemerintah dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Dairi, tandasnya.

Hadir Kadis Pemdes, Bahagia Ginting, Kadis Lingkungan Hidup, Amper Nainggolan, Kadis PUTR, Hotmaida Uli Butarbutar, Camat Sidikalang, Suwanto Sitakar dan lainya. (rud).

Jamin Keamanan selama Mudik Lebaran, Polri Bentuk Satgas Antibegal

KETERANGAN: Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada wartawan terkait jaminan keamanan selama mudik Lebaran.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengaku, pihaknya telah menyiapkan menyiapkan tim atau satgas untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas seperti begal terhadap para pemudik.

Menurut Sigit, satgas tersebut terdiri dari sejumlah anggota Polda Banten dan Polda Lampung. Nantinya mereka akan mencegah aksi kriminalitas dan begal di sekitar wilayah Pelabuhan Merak, Lampung.

Sehingga Sigit mengimbau kepada para pemudik untuk tidak perlu cemas dan khawatir untuk melakukan perjalanan mudik khususnya di waktu-waktu yang rawan. Sebab Polri ingin memberikan mudik yang aman, nyaman serta sehat.”Jadi masyarakat diharapkan tidak usah cemas dan takut. Karena Polri dengan seluruh stakeholder yang ada telah mempersiapkan tim,” ujar Sigit dalam keterangannya, Selasa (26/4).

Sigit menuturkan, aparat kepolisian akan memastikan keamanan dari masyarakat yang hendak merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halamannya masing-masing. “Sehingga masyarakat yang mudik khususnya di waktu atau jam rawan ada satgas yang siap untuk mengawal. Sehingga masyarakat bisa mudik dan selamat sampai di rumah,” katanya.

Sigit menyebut, dari hasil pemantauan telah terjadi peningkatan arus mudik yang dilakukan oleh masyarakat sebelum tanggal 28–30 April 2022. Menurut Sigit, mudik lebih awal yang diputuskan oleh masyarakat akan semakin mencegah terjadinya potensi kemacetan pada H-4 hingga H-1 Lebaran.

“Kita lihat bahwa, dari mulai kemarin dan hari ini kegiatan arus mudik sudah mulai terlihat dan tentunya ini sangat baik khususnya untuk mengurai kemacetan. Khususnya diprediksi puncak arus mudik yang diperkirakan pada H-4, H-3, H-2 dan H-1. Kalau ini bisa kita urai tentunya kemacetan pun kita harapkan bisa semakin dikurangi,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pemerintah telah memutuskan melonggarkan sejumlah aturan terhadap pembatasan kegiatan masyarakat jelang Ramadan. Kasus Covid-19 yang terus menurun melandasi keputusan tersebut.

Pemerintah mengizinkan umat muslim untuk melakukan ibadah Salat Tarawih berjemaah di masjid ataupun musala. Masyarakat juga dipersilakan melaksanakan mudik Lebaran tahun 2022 ini. Pemerintah juga sudah menetapkan hari libur nasional Idul Fitri 1443 Hijriah jatuh pada 2–3 Mei 2022. Sementara, cuti bersama berlangsung pada 29 April dan 4–6 Mei 2022. (jpg/ila)

BNPB Soal Gunung Anak Krakatau: Berpotensi Timbulkan Tsunami

ERUPSI: Gunung Anak Krakatau erupsi sehingga meningkat dari waspada menjadi siaga berpotensi menimbulkan tsunami.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Status Gunung Anak Krakatau meningkat dari waspada menjadi siaga berpotensi menimbulkan tsunami. Lantas, apakah situasi tersebut berdampak kepada aktivitas transportasi laut, yakni penyeberangan rute Pelabuhan Merak-Bakauheni? Mengingat, saat ini aktivitas transportasi laut tengah meningkat imbas situasi arus mudik Lebaran 2022.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari mengatakan situasi saat ini masih dalam tahap pengamatan dan belum pada situasi kontingensi atau krisis. “Maka informasi yang kami sampaikan kepada masyarakat pun sebatas atau masih pada tahapan kesiapsiagaan,” kata Abdul dalam konferensi pers secara daring, Senin (25/4) malam.

Abdul menambahkan aspek-aspek kontingensi bakal diberlakukan apabila PVMBG bersama BMKG menyampaikan ada peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang mengarah pada kemungkinan terjadinya tsunami.

“Termasuk nantinya terkait dengan pengaturan skema transportasi apakah masih memungkikan dilakukan atau tidak, itu bergantung pada situasi kondisi yang berkembang,” ujar Abdul.

Sejak 22 April 2022 Gunung Anak Krakatau sudah terlihat mengeluarkan abu vulkanik hitam ke wilayah Sumur dan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. Selain itu, Gunung Anak Krakatau juga sudah terlihat mengeluarkan bebatuan pijar. Bebatuan tersebut bisa membahayakan nelayan dan wisatawan yang berada di perairan sekitar.

“Rekomendasi kami sekitar lima kilometer untuk jarak aman dari kawasan Gunung Anak Krakatau,” kata Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau Kabupaten Serang Deni Mardiono, Senin.

Ketua Ikatan Ahli Tsunami Indonesia Gegar S Prasetya menanggapi soal potensi tsunami imbas adanya peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

BMKG bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) diketahui telah meningkatkan status Gunung Anak Krakatau dari waspada menjadi siaga. Gegar mengatakan Gunung Anak Krakatau memang memiliki sejarah bahwa pernah menimbulkan tsunami akibat adanya peningkatan aktivitas.

“Adanya kenaikan aktivitas dari Gunung Anak Krakatau ini memang secara historis Anak Krakatau ini pernah menimbulkan tsunami sehingga kita wajar untuk waspada untuk memahami potensi ke depannya seperti apa,” kata Gegar dalam konferensi pers secara daring, Senin (25/4) malam.

Gegar pun mengimbau kepada masyarakat untuk wajib mewaspadai potensi tsunami akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau tersebut. “Catatan kami bahwa aktivitas yang meningkat dari Gunung Anak Krakatau wajib untuk diwaspadai,” ujar Gegar. (jpnn/ila)

INAMPA Harapkan Zero Accident

JELASKAN: Presiden INAMPA, Pasoroan Herman Harianja saat menjelaskan tentang harapan INAMPA kedepannya.

Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA) pada usia ke-19 ini mengharapkan Zero Accident atau tidak ada kecelakaan dalam dunia kemaritiman Indonesia yang berkaitan dengan perwira pandu. Karena, keselamatan maritim sebagai daya saing bangsa di kancah internasional.

President INAMPA, Pasoroan Herman Harianja mengatakan tidak ada kecelakaan dalam dunia kemaritiman bukanlah hal yang mudah, malah cenderung mustahil. Tapi, bukan berarti tidak bisa bila kita bersatu untuk mewujudkannya.

“Kalau kecelakaan yang terjadi karena perwira pandu kita hanya 0,00 persen. Kecelakaan terjadi karena infrastruktur, seperti tali kapal, tangga pandu, dan lainnya,” ujarnya.

Dijelaskannya, keselamatan dalam dunia maritim itu sangat penting, karena perputaran perekonomian di perairan Indonesia sangat besar. Herman menambahkan, sebagai bagian dari masyarakat profesi nasional dan internasional, INAMPA turut serta bertanggungjawab untuk terus menggelorakan keselamatan dan keamanan, perlindungan maritim serta keberlangsungan maritim di perairan Indonesia.

“Perdagangan dunia melalui perairan Indonesia mencapai 40-50 persen. Dan dalam satu riset oleh CSIS, pada Januari 2020 menyebutkan Maritime safety terus berkembang dari US $16.17 Billiton tahun 2016 menjadi US$23.67 pada tahun 2021,” jelasnya.

Herman menambahkan, keselamatan maritim itu berdasarkan literature yang ada mencakup maritime safety as a regulatory, maritime safety as a situation dan maritime safet as an section.

Diketahui, INAMPA sebagai profesi Perwira Pandu Maritim bertugas memandu kapal yang bernavigasi di muara, sungai, kanal, pelabuhan, laut dan offshort pilotage.

INAMPA Didirikan pada 11 Maret 2003

Herman mengatakan, pada HUT INAMPA ke- 19, pihaknya telah menggelar webinar yang diikuti oleh 2.044 orang yang terdiri dari pemerintah pusat, daerah, direksi BUMN, BUMD, BUMS, para eksekutif, dosen pasca sarjana, mahasiswa S3, S2, S1, taruna, taruni dari akademi program kemaritimam dan stakeholders lainnya.

“INAMPA memaknai Indonesia sebagai poros maritim dunia. Bahwa, samudera, laut, selat dan teluk serta perairan lainnya harus dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat Indonesia dan dunia, baik dalam perspektif ekonomi, sosial, politik, Hankam dan juga keselamatan,” jelas Herman. (ram)