30 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 2835

Cegah Covid-19 Varian Omicron, Dirut PUD Pasar Perketat Prokes di Areal Pasar

ZOOM: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno lewat zoom meeting menginstruksikan jajarannya untuk jaga prokes di pasar.markus/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang akhir tahun 2021, para kepala pasar di jajaran Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan diingatkan untuk semakin meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron di areal pasar.

ZOOM: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno lewat zoom meeting menginstruksikan jajarannya untuk jaga prokes di pasar.markus/sumutpos.

Pasalnya menjelang pergantian tahun 2021, jumlah pengunjung pada 53 pasar di Kota Medan meningkatkan secara signifikan, Hal ini disampaikan Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno, lewat zoom meeting absensi PUD Pasar Medan, Senin (27/12).

Suwarno menjelaskan, Wali Kota Medan Bobby Nasution selalu mengingatkan agar penerapan prokes harus dilakukan secara ketat, termasuk di areal pasar. Hal ini harus dilakukan untuk menekan dan menghindari gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Kota Medan. Apalagi saat ini, Covid-19 varian Omicron telah ada di Indonesia.

“Pergantian tahun diprediksi akan meningkatkan kunjungan masyarakat ke pasar. Untuk mengantisipasi itu, para kepala pasar harus memperketat penerapan prokes di wilayah masing-masing. Sebab sesuai arahan Pak Wali, kita harus menekan dan menghindari munculnya gelombang ketiga Covid-19,” ucap Suwarno.

Suwarno juga meminta kepada para kepala cabang dan kepala pasar di Kota Medan, untuk lebih maksimal dalam mencapai target yang telah ditetapkan perusahaan. Target harus tercapai, agar pendapatan perusahaan dapat semakin baik dan berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. “Jangan lupa untuk tetap fokus dalam mencapai target. Kita mau PUD Pasar dapat memberikan peningkatan PAD untuk Kota Medan,” ujarnya.

Suwarno juga menegaskan, pengerjaan kualitas pembenahan sarana dan prasarana (sarpras) pada pasar-pasar di Kota Medan juga harus dijaga. “Jangan sampai kualitasnya tidak sesuai dengan yang direncanakan. Dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan selamat Natal kepada para karyawan yang merayakannya,” pungkasnya. (map/ila)

Polsek Patumbak Dirikan Posko Vaksin di Bawah Fly Over

IMBAU: Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago mengimbau kepada sopir dan penumpang bus untuk mengikuti vaksinasi, Selasa (28/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Patumbak mendirikan Posko Vaksinasi di bawah Fly Over Simpang Amplas, Jalan Sisingamangaraja Medan, sejak Selasa (28/12). Hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

IMBAU: Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago mengimbau kepada sopir dan penumpang bus untuk mengikuti vaksinasi, Selasa (28/12).

“Pelaksanaan vaksinasi untuk dosis pertama ini mulai pukul 08.00 WIB sampai selesai. Posko vaksinasi ini sengaja didirikan di bawah Fly Over untuk memudahkan masyarakat mendapatkan suntikan vaksin,” kata Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago.

Faidir yang turun langsung mengkoordinir pelaksanaan vaksinasi menjelaskan, Posko Vaksinasi Simpang Amplas itu untuk memberikan kemudahan khususnya bagi kalangan masyarakat sopir angkutan umum, penumpang yang hendak bepergian dan masuk ke kota Medan.

Adapun vaksinasi itu tetap mematuhi protokol kesehatan melibatkan tenaga medis yang sudah berpengalaman.”Kita tidak akan pernah lelah serta jenuh untuk mengimbau masyarakat agar divaksin, yang saat ini dilaksanakan di Simpang Amplas,” tuturnya.

Dalam pelaksanaannya, tambahnya, pihaknya secara humanis menanyakan langsung kepada para penumpang bus yang sedang berhenti apakah sudah divaksin.”Kalau belum, segera dilakukan vaksin untuk kesehatan. Cukup banyak penumpang yang mau masuk dan keluar Kota Medan mengaku belum pernah menerima vaksin. Mereka langsung mau divaksin di Posko Vaksinasi Polsek Patumbak,” jelasnya.

Setelah mendapatkan vaksin, lanjut dia, para sopir bus dan penumpang mengucapkan terima kasih banyak kepada pihaknya telah memfasilitasi pelaksanaan vaksin. “Para warga juga menyampaikan akan tetap mendukung program Pemerintah guna memutus penyebaran dan perkembangan Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi ini berlangsung hingga malam hari,” pungkasnya. (dwi/ila)

bjb GreatPeople Peduli Serahkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Gunung Semeru erupsi pada Sabtu, 4 Desember 2021, memuntahkan awan panas dan lahar dingin. Erupsi tersebut meluluhlantakan ladang penduduk, merusak fasilitas umum dan rumah, serta bangunan lainnya.

Menurut Data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Erupsi Semeru per Sabtu, 25 Desember 2021, jumlah total rumah rusak mencapai 1.027 unit. Rumah rusak tersebar di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, dengan kategori rusak berat 505 unit, sedangkan di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, rumah rusak berat 85 unit dan rusak berat 437 unit.

Sementara itu, total warga mengungsi pada Sabtu, 25 Desember 2021, berjumlah 9.417 jiwa yang tersebar di 402 titik.

Konsentrasi pengungsian terpusat di 3 Kecamatan, yaitu di Pasirian 15 titik 1.657 jiwa, Candipuro 22 titik 3.897 jiwa dan Pronojiwo 7 titik 1.136 jiwa. Sedangkan pengungsian di luar Kabupaten Lumajang berada di Kabupaten Malang 9 titik 341 jiwa, Probolinggo 1 titik 11 jiwa, Blitar 1 titik 3 jiwa dan Jember 3 titik 13 jiwa.

Untuk membantu meringankan beban warga terdampak, khususnya pengungsi, bank bjb bersama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan bantuan dalam bentuk paket pangan di enam titik distribusi yaitu Kecamatan Candipuro, Pronojiwo, Pasirian, Lumajang, Tempeh dan Senduro. Jumlah target penerima manfaat sekitar kurang lebih 900 Kepala Keluarga.

Program bjb GreatPeople Peduli merupakan gerakan pengumpulan donasi dari seluruh pengurus dan pegawai bank bjb, dimana hasil pengumpulan donasi tersebut selanjutnya akan disumbangkan dalam bentuk bantuan langsung kepada pihak yang membutuhkan.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, menjelaskan bantuan yang diberikan melalui program bjb GreatPeople adalah bentuk kepedulian dan dukungan seluruh insan perseroan terhadap warga terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.

“Kami berharap bantuan dari bjb GreatPeople Peduli memberikan manfaat untuk meringankan beban saudara-saudara kita khususnya yang masih berada di tempat pengungsian. Semoga dampak bencana segera teratasi dan masyarakat dapat segera kembali beraktivitas seperti sedia kala,” jelas Widi.
Melalui bjb GreatPeople Peduli semua nasabah dan warga dapat berpartisipasi membagikan sebagian rezekinya dalam kegiatan kepedulian sosial dengan mengusung semangat #KINISAATNYAKitaMemberi. (rel)

Menko Airlangga: Vaksinasi Anak Bagus untuk Memulai Sekolah Tatap Muka, Hindari Skill Sosialisasi Anak yang Hilang

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kesehatan masyarakat selalu menjadi prioritas Pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia. Vaksinasi yang menjadi salah satu upaya menguatkan imunitas masyarakat terus digaungkan Pemerintah dan selaras dengan pelaksanaannya di lapangan.

Pemerintah telah melakukan vaksinasi secara bertahap kepada kelompok tenaga kesehatan, lansia, dewasa, ibu hamil, remaja, hingga kini diperluas kepada kelompok anak-anak usia 6 sampai 11 tahun.

Hingga 27 Desember pukul 18.00 WIB, total vaksinasi dosis 1 tercatat sebanyak 157.246.796 dosis atau 75,50% dari target, sedangkan vaksinasi dosis 2 tercatat sebanyak 111,168,620 dosis atau 53,38% dari target.

“Alhamdulillah sekarang target dosis ke dua di atas 40% sudah tercapai,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, saat secara langsung mengunjungi Sentra Vaksinasi Serviam di sekolah Santa Ursula Jakarta, Selasa (28/12).

“Vaksinasi anak-anak ini bagus untuk dimulai dan ditargetkan pada kuartal pertama tahun depan selesai. Sehingga dengan anak-anak divaksin ini diharapkan bisa mulai sekolah tatap muka. Karena selama 2 tahun sekolah daring tentu adaskill yang hilang, terutama untuk sosialisasi, khususnya kehidupan sosial dengan teman-teman sebayanya,” tutur Menko Airlangga.

Sebagai informasi, Sentra Vaksinasi Serviam (SVS) digagas oleh alumni 3 sekolah yang terdiri dari, Sekolah Santa Theresia, Sekolah Santa Ursula, dan Sekolah Santa Maria. SVS telah melakukan vaksinasi kepada kelompok lansia di atas 60 tahun, tenaga pendidik, tokoh agama, dan difabel. Selain itu, vaksinasi juga dilakukan kepada masyarakat kelompok usia di atas 50 tahun sejak 31 Mei 2021, kelompok usia di atas 18 tahun sejak 9 Juni 2021, kelompok usia di atas 12 tahun sejak Juli 2021, dan kelompok usia 6 sampai 11 tahun sejak Desember 2021. Khusus kelompok usia 6-11 tahun, target vaksinasi harian sebesar lebih dari 350 penerima vaksinasi.

“Sentra Vaksin Serviam ini flow-nya baik, apalagi didukung dengan IT System yang baik terkait dengan entry data. Ini mungkin bisa menjadi solusi dan direplikasi di tempat lain,” kata Menko Airlangga.

Adanya vaksinasi yang ditargetkan kepada kelompok anak usia 6 sampai 11 tahun ini meningkatkan laju rata-rata harian vaksinasi di Indonesia. Total sebanyak 2.324.644 dosis telah disuntikan kepada anak usia 6-11 tahun.

“Ke depannya, sentra vaksinasi yang lebih mobile dibutuhkan agar semua masyarakat bisa segera divaksinasi,” pungkas Menko Airlangga. (ltg/fsr/adv/*)

Youtuber Nodie Wakgenk Fasilitasi 2 Pembalap Vespa Medan, Raih Mimpinya Main di Tingkat Nasional

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Youtuber sukses asal Kota Medan, Nodie Wakgenk membawa dua orang pebalap motor Vespa asal Kota Medan meraih mimpinya mengikuti balapan tingkat nasional di Sirkuit Sentul, Jakarta yang akan berlangsung pada Januari 2022 mendatang.

Kedua pebalap Vespa yang dari Bonaro Racing Team 52 itu Teguh Iman Murdani (21) dan Djamet Pranata (26). Mereka merupakan warga Jalan Airlangga Ujung, Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Petisah. Teguh dan Djamet merupakan pebalap berprestasi dalam ajang balap motor Vespa khususnya Kota Medan.

Dalam event itu, keduanya akan menguji kemampuan dengan pebalap Vespa di seluruh Indonesia dalam ajang Brotos Vespa Race yang akan berlangsung di Sirkuit Sentul pada 15 Januari 2022 nanti. Keduanya akan mengikuti tingkat profesional dan regular dengan kelas 2T Standart Tune Up.

Nodie Wakgenk yang merupakan donatur kedua pembalap Vespa tersebut mengatakan bahwa dirinya sangat menyuport segala kegiatan positif kalangan anak muda. Menurutnya dari ajang itu bisa mengharumkan nama Kota Medan.

“Jadi awalnya mereka cerita sama aku, kami anak Vespa sering juara di Medan dan ingin sekali bisa ikut kompetisi di luar daerah untuk membawa nama Kota Medan. Karena itu saya sangat dukung untuk memfasilitasi mereka ikut ajang balap Vespa di tingkat nasional,” katanya kepada wartawan di Medan, Selasa (28/12).
Nodie Wakgenk mengaku telah mempersiapkan timnya dengan matang untuk berkomptisi di Brotos Vespa Race. Dia mengaku sangat optimis dua pebalap muda itu bisa keluar sebagai yang terbaik.

“Persiapan kita sudah 100 persen. Mulai dari kesiapan motor, mesin dan mental serta kesehatan pembalap kita dalam kondisi baik. Selebihnya transportasi dari Medan ke Jakarta udah kita atur semua jadi tinggal kebut dan memaksimalkan hari yang tersisa untuk latihan,” ucap Youtuber itu.
Menurut Nodie Wakgenk bahwa dalam sebuah kompetisi khususnya balap motor tidak hanya melulu yang pertama menyentuh garis finish dan keluar sebagai juara. Namun, mencoba dan berusaha adalah hal paling utama untuk meraih kemenangan.
“Karena aku selaku donator untuk tim Vespa ini, aku gak terlalu menginginkan juara nomor satu. Tapi tampil aja dulu, karena sesuatu harus dicoba dan kalaupun menang Alhamdulillah itu bonus. Karena bisa memfasilitasi mereka aja udah bisa jadi suatu kebanggaan, jadi menang atau kalah itu nomor dua yang penting tampil,” ungkapnya.

Nodie Wakgenk menjelaskan sangat bersyukur bisa memfasilitasi dua pebalap muda berpretasi itu ke ajang nasional. Dia mengaku hanya tidak ingin melihat para pebalap muda berbakat di Kota Medan justru salah langkah dengan memutuskan untuk balap liar di jalanan bertaruh nyawa.

“Pemerintah harusnya fair kalau nanti ada tim balap yang sering juara setidaknya difasilitasi apalagi main di tingkat nasional bawa nama daerah. Mudah-mudahan kedepannya pemerintah lebih jeli terhadap bakat-bakat pebalap muda di Kota Medan minimal fasilitasi biar mereka gak balap-balap di jalanan umum,” tegasnya.

Dia berharap ke depannya dua pebalap muda bisa menjadi pebalap kebanggaan masyarakat Kota Medan.

“Pesanku sama mereka, agar bisa bersungguh-sungguh dalam meraih cita-cita dan ini menjadi salah satu langkah awal mereka diuji seberapa besar usaha dan kerja keras mereka untuk meraih itu. Minimal kalau gak jadi yang terbaik jadi yang beda,” tandasnya.

Sementara itu, Djamet Pranata yang akan ikut dalam balapan tingkat nasional di Sirkuit Sentul, Jakarta mengatakan akan tampil semaksimal mungkin untuk meraih hasil yang positif.

“Yang penting tampil bagus, untuk menang kalah pasti hal biasa. Namun, yang terpenting tampil maksimal dan meraih hasil yang positif,” tandasnya.(gus)

Sepanjang 2021, 11 Dokter Gugur Terinveksi Covid di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 11 anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan gugur karena terinfeksi Covid-19 sepanjang tahun 2021 (hingga 27 Desember). Dari belasan dokter yang meninggal tersebut, paling banyak dokter spesialis kandungan.

Ketua IDI Cabang Medan dr Wijaya Juwarna Sp-THT-KL menyebutkan, 11 dokter yang gugur karena virus Corona ini, 3 diantaranya merupakan spesialis kandungan (SpOG). “Selebihnya, spesialis anak (SpA), bedah (SpB), kulit dan kelamin (SpKK), radiologi (SpRad), patologi klinik (SpPK) dan saraf (SpS) / bedah saraf (SpBS),” ungkap Wijaya, Senin (27/12).

Wijaya menyebutkan, untuk tahun 2020 ada 14 orang anggota IDI Cabang Medan yang meninggal karena Covid 19 dalam kurun waktu Maret sampai Oktober. “Semoga darmabakti, dedikasi dan pengabdian mereka semua menjadi suri teladan dan pendorong semangat bagi tenaga kesehatan serta relawan lainnya dalam menghadapi pandemi Covid-19,” katanya.

Lebih lanjut Wijaya mengatakan, meskipun cukup merasa lega kurun waktu Agustus hingga Desember 2021 karena kasus Covid-19 sudah menurun, diharapkan para anggota IDI Cabang Medan khususnya tetap waspada. Dengan kata lain, tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan baik di fasilitas pelayanan kesehatan maupun di ruang publik.

“Begitu juga dengan masyarakat, walaupun sudah lebih beradaptasi dengan situasi pandemi ini namun tetap waspada. Budayakan disiplin memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan,” ujarnya.

Wijaya menambahkan, virus corona dapat terus bermutasi. Dengan varian-varian baru yang muncul, bisa saja vaksinasi juga terus dikembangkan untuk menyesuaikan dengan varian yang baru. “Walaupun sudah divaksin, tetap waspada dan jaga prokes (protokol kesehatan). Selain itu, tak lupa berdoa memohon kepada Yang Maha Kuasa agar senantiasa melindungi kita semua,” ujarnya.

730 Dokter Meninggal

Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mencatat, secara nasional ada 730 dokter gugur akibat Covid-19.  Kematian tertinggi terjadi pada Juli 2021 lalu yakni 216 orang. Sedangkan pada bulan lalu, ada 72 dokter yang meninggal dunia usai terinfeksi penyakit bernama SARS-CoV-2 itu.

“Terbanyak dokter umum 385 orang, diikuti  dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dokter spesialis penyakit dalam, dan dokter kesehatan anak,” kata Ketua Tim Mitigasi Dokter PB IDI, Adib Khumaidi, baru-baru ini.

Adib juga menyampaikan, angka kematian dokter terbanyak berasal dari Jawa Timur sebanyak 165 orang, Jawa Barat 111 orang, Jawa Tengah 105 orang, DKI Jakarta 95 orang, dan Sumatera Utara yakni 52 orang.  Usia dokter yang meninggal paling banyak berada di rentang 50 sampai 60 tahun.

Tak hanya itu, puluhan dokter yang meninggal itu juga menyandang status sebagai akademisi di perguruan tinggi. “Kita sudah kehilangan 43 Guru Besar yang berarti bagi profesinya, negara, dan masyarakat,” kata Adib. (ris/bbs/ila)

Meski Libur Tahun Baru, RSUP Haji Adam Malik Tetap Siagakan Pelayanan

Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski libur tahun baru, Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) tetap menyiagakan layanan dan tenaga kesehatan untuk melakukan pelayanan kesehatan. Sebelumnya, selama libur natal juga disiagakan pelayanan.

Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik

Sub Koordinator Hukum, Organisasi dan Humas RSUP HAM, Rosario Dorothy Simanjuntak (Rosa) mengatakan, Instalasi Gawat Darurat (IGD) telah disiapkan untuk terus siaga 24 jam dalam memberikan pelayanan kegawatdaruratan selama masa liburan. “Meskipun tahun baru jatuh pada hari Sabtu dan pemerintah juga sudah membatalkan cuti bersama, namun kami tetap menyiagakan pelayanan kesehatan 24 jam bagi masyarakat melalui IGD,” kata Rosa, Senin (27/12).

Rosa menyebutkan, untuk pelayanan IGD, RSUP HAM telah menugaskan tiga dokter spesialis secara on-site (di tempat). Ketiganya adalah dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anestesi, dan dokter spesialis anak. Mereka akan bertugas sesuai dengan jadwal jaga, bersama dengan dokter umum, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

“Kami juga menyiapkan dokter spesialis obgyn (kandungan) dan dokter spesialis bedah yang akan bertugas secara on-call (panggilan) jika ada kasus kesehatan terkait yang membutuhkan tenaga dan keahlian mereka. Dokter spesialis lainnya juga siap dipanggil (on-call) sesuai kebutuhan pelayanan,” paparnya.

Selain itu, kata Rosa, pelayanan hemodialisa, kemoterapi dan Poliklinik Metadon tetap dibuka untuk pasien yang sudah didaftarkan sesuai dengan jadwal masing-masing. Untuk pasien dari rumah sakit lain, bisa dirujuk ke RSUP HAM melalui aplikasi Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute) dan call center 061-8363000 selama 24 jam.

“Sementara itu, pelayanan poliklinik di Instalasi Rawat Jalan dan Poli Eksekutif akan tutup seperti biasa pada hari Sabtu-Minggu dan dibuka kembali pada hari kerja. Namun demikian, telah disiapkan obat-obatan dan segala kebutuhan lainnya untuk menghadapi kemungkinan terjadinya lonjakan pasien,” ungkapnya.

Rosa menambahkan, kepada masyarakat diingatkan agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Terutama, disiplin dalam memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, meskipun sedang berkumpul bersama keluarga dalam suasana liburan. “Jangan lupa protokol kesehatan tetap dijaga, dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Harapannya, kasus Covid-19 di Sumatera Utara khususnya agar terus melandai,” pungkasnya. (ris/ila)

Diduga Tempat Mesum, Salon RWT di Jalan KL Yos Sudarso Digeruduk Emak-emak

UNJUKRASA: Sejumlah emak-emak di Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan berunjukrasa meminta aparat kepolisian menutup salon yang diduga jadi tempat mesum.istimewa/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Diduga dijadikan tempat mesum, puluhan emak-emak di kawasan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan menggerebek Salon RWT di Jalan KL Yos Sudarso, KM 19,5, Senin (27/12). Dalam penggerebekan itu, ditemukan 5 wanita muda dan 8 pria bukan berstatus suami istri di dalam lokasi perawatan wajah yang berkedok salon tersebut.

UNJUKRASA: Sejumlah emak-emak di Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan berunjukrasa meminta aparat kepolisian menutup salon yang diduga jadi tempat mesum.istimewa/sumut pos.

Keterangan yang diperoleh, pengerebekan yang dilakukan sebagian besar emak-emak itu, sempat memimbulkan ketegangan, karena pemilik salon menolak emak-emak itu masuk. Bahkan ada seorang pria dari dalam salon mengatakan dirinya anggota, sehingga mengundang aparat Polsek Medan Labuhan untuk mengamankan lokasi.

Namun, setelah petugas menanyakan identitas pria tersebut, ternyata yang bersangkutan bukan oknum polisi, sehingga membuat emak-emak yan berada di luar bersorakan. “Dia hanya mengaku polisi, ternyata bukan oknum polisi,” ujar Rafeah, warga Pekan Labuhan.

Suasana sempat riuh akhirnya berhasil ditenangkan polisi. “Kami resah dengan aktivitas salon ini, karena selama ini banyak pria yang tidak jelas keluar masuk ke dalam salon, bahkan di antaranya ada yang membawa wanita,” katanya.

Emak-emak yang melakukan aksi tersebut berharap agar salon kecantikan tersebut ditutup dan pindah dari lokasi tempat tinggal mereka, karena warga tidak mau terkena musibah gara-gara salon maksiat tersebut, pinta warga.

Petugas Polsek Medan Labuhan yang merusaha mencoba menenangkan warga, segera meminta kepada pemilik salon, M membuat pernyataan dan berjanji akan menutup usahanya agar pindah dari lokasi tersebut. Akhirnya satu persatu pengunjung salon keluar dari lokasi dan pergi meninggalkan lokasi salon tersebut, diantaranya ada yang nai sepeda motor. (mbo/ila)

DPRD Kota Medan Sahkan Perda Tentang Penyelenggaraan Perpustakaan, Pemko Harus Ciptakan Perpustakaan Modern

FOTO BERSAMA: Ketua DPRD Medan Hasyim SE foto bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution dan lainnya, usai menyetujui Ranperda Kota Medan tentang Penyelenggaraan Perpustakaan.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kota Medan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan harus benar-benar membenahi perpustakaan di Kota Medan menjadi perpustakaan yang berkualitas dan modern.

FOTO BERSAMA: Ketua DPRD Medan Hasyim SE foto bersama Wali Kota Medan Bobby Nasution dan lainnya, usai menyetujui Ranperda Kota Medan tentang Penyelenggaraan Perpustakaan.istimewa/sumutpos.

Keberadaan perpustakaan diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang cepat, murah dan tepat untuk menggali, sebagai wahana pendidikan penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi yang mampu meningkatkan kecerdasan. Selain itu, perpustakaan juga diharapkan mampu mengenai topik-topik yang sedang hangat di tengah masyarakat.

Harapan itu disampaikan Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan, Haris Kelana Damanik ST saat menyampaikan pendapat Fraksinya terhadap Ranperda Kota Medan tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dalam sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE didampingi Wakil Ketua DPRD Medan H Ihwan Ritonga SE MM, Rajudin Sagala SPdI dan H.T Bahrumsyah SH MH di gedung DPRD Medan, Senin (27/12).

Dalam rapat paripurna yang dihadiri Wali Kota Medann

Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Wali Kota Medan H. Aulia Rachman itu, Fraksi Gerinda mengaku menerima dan menyetujui Ranperda untik dijadikan Perda. Begitu juga dengan fraksi-fraksi lainnya seperti PDIP, PKS, PAN, Golkar, Demokrat, NasDem dan Hanura, PSI dan PPP (HPP) yang sepaka menerima dan menyetujui Ranperda tersebut.

Masih dalam pendapat fraksinya, Haris Kelana Damanik mengatakan, perpustakaan Kota Medan harus memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk membaca bahan pustaka yang dapat membantu meningkatkan pendidikan ke arah yang lebih baik. Tak cuma itu, DPRD Medan juga berharap agar perpustakaan di Kota Medan dapat dibuat dengan standar nasional. “Perda Perpustakaan diharapkan menjadikan perpustakaan yang berkualitas dengan standar nasional,” ucap Haris.

Guna mewujudkan harapan itu, Fraksi Gerindra memberikan sejumlah kritikan dan saran, yakni meminta agar perpustakaan di Kota Medan dapat dibangun mulai dari koleksi buku yang ada, fasilitas yang memadai dan nyaman, hingga layanan maupun Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di dalam perpustakaan.

Selain itu, Fraksi Gerindra juga berharap agar perpustakaan Kota Medan harus menjadi sumber informasi yang akurat dan terbarukan (update). Sebab dengan adanya Perda Penyelenggaraan Perpustakaan, akan menjadikan APBD lebih berpihak dan mengakomodasi penyelenggaraan perpustakaan di daerah.

“Mengingat selama ini perpustakaan sulit mendapatkan perhatian khususnya terkait anggaran dari pemerintah daerah. Maka kedepannya, tidak ada alasan agar perpustakaan Kota Medan dapat dibenahi dan dibangun sesuai dengan standar nasional,” ujarnya.

Untuk itu, kata Haris, Fraksi Gerindra Kota Medan meminta agar perpustakaan Kota Medan dapat segera berbenah. Perpustakaan Kota Medan diharapkan tidak hanya berperan dalam mengelola koleksi dan menyelenggarakan layanan, tetapi juga menyampaikan informasi dan pengetahuan kepada warga Kota Medan.

“Selain itu, perpustakaan di Kota Medan juga harus memiliki standarisasi pustakawan di Dinas perpustakaan dan kearsipan Kota Medan,” katanya.

Di akhir pendapat fraksinya, Haris meminta agar dalam menyusun dan penataan Perpustakaan di Kota Mesan, Pemko Medan perlu memperhatikan rasio jumlah buku terhadap jumlah penduduk Kota Medan serta peningkatan indeks literasi yang hendak dicapai.

“Karena koleksi perpustakaan merupakan salah satu faktor utama dalam mendirikan suatu perpustakaan. Salah satu kriteria dalam penilaian layanan perpustakaan melalui kualitas koleksinya. Koleksi perpustakan sangat besar peranannya dalam menunjang pelayanan informasi yang diberikan kepada pengguna perpustakaan,” pungkasnya. (map/ila)

Jadi Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi, Humarkar Ritonga Dilantik Gubsu

LANTIK: Gubsu Edy Rahmayadi melantik Humarkar Ritonga  menjadi Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi, Senin (27/12).istimewa/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Humarkar Ritonga  dilantik Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjadi Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubsu Jl Sudirman Medan, Senin (27/12). Sedangkan Harun Al Rasyid sebagai Direktur Air Minum  PDAM Tirtanadi.

LANTIK: Gubsu Edy Rahmayadi melantik Humarkar Ritonga  menjadi Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi, Senin (27/12).istimewa/sumu tpos.

Dalam sambutannya, Gubsu Edy Rahmayadi berharap kepada kedua Direktur yang dilantik dapat menjalankan tugas dengan mengedepankan rasa loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan bukan loyalitas terhadap seseorang, kemudian harus ada rasa memiliki serta mampu bekerjasama.

“Saya berharap sumpah yang diucapkan tadi adalah janji sebagai Direktur, intinya  perusahaan ini merupakan bisnis yang mencari keuntungan tapi bukan keuntungan pribadi melainkan untuk perusahaan sehingga dapat mensejahterakan rakyat Sumut,”kata Gubsu Edy Rahmaydi.

Selain Edy Rahmayadi juga mengingatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bukan organisasi politik untuk itu lanjut Edy Rahmayadi kepada Direktur yang dilantik   harus mampu bekerja secara profesional sehingga masyarakat Kota Medan khususnya tidak kekurangan air bersih, diharapkannya pada Tahun 2023 permasalah kekurangan air sudah dapat teratasi.

Sementara Direktur Administrasi dan Keuangan Humarkar Ritonga  mengatakan  akan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi sebagai Direktur Adm dan Keuangan, dan sesuai arahan Gubsu untuk bekerjasama dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Alhamdulillah ini merupakan amanah saya mohon dukungan dari semua pihak dalam menjalankan program kerja,”kata Humarkar Ritonga usai dilanrik Gubsu.

Seperti diketahui, Gubsu Edy Rahmayadi selain melantik dua orang Direktur PDAM Turtanadi juga melantik Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Refli. Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Anggota Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi Silmi, Direktur Utama PDAM Tirtanadi Kabir Bedi, Kepala Biro Perekonomian Pempropsu Naslindo Sirait, para Kepala Divisi PDAM Tirtanadi, Kepala Keamanan PDAM Tirtanadi, para Kepala Bidang dan para Kepala Cabang PDAM Tirtanadi serta undangan lainnya. (adz)