30 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 284

Kapolres Batubara Sertijabkan Empat PJU

SERTIJAB: Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan pimpin Sertijab 4 pejabat utama (PJU) Polres Batubara di halaman Apel Polres Batu Bara di Lima Puluh, Senin (21/4/2025).Foto: /Liberti H haloho
SERTIJAB: Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan pimpin Sertijab 4 pejabat utama (PJU) Polres Batubara di halaman Apel Polres Batu Bara di Lima Puluh, Senin (21/4/2025).Foto: /Liberti H haloho

BATUBARA,SUMUTPOS.CO – Kapolres Batubara AKBP Doly Nelson HH Nainggolan memimpin serahterima (Sertijab) 4 pejabat utama (PJU) Polres Batu Bara di halaman Apel Polres Batu Bara di Lima Puluh, Senin (21/4/2025).

PJU Polres Batubara yang melaksanakan Sertijab adalah Kabag Ops Polres Batubara dari pejabat lama Kompol Maritaken Surbakti diserahterimakan kepada penggantinya Kompol Zulham.

Selanjutnya, Maritaken Surbakti dimutas sebagai Kanit 2 Bagwassidik Ditreskrimsus Poldasu. Sedangkan Kompol Zulham sebelumnya menjabat Kabaglog Polres Pematang Siantar.

Perwira Bareskrim Polri AKP Tri Boy Alvin Siahaan, menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Batubara menggantikan pejabat lama AKP Enand H Daulay yang dipromosikan sebagai PS Kanit 2 Subdit 2 Ditreskrimum Poldasu.

Kemudian AKP AH Sagala diangkat menjadi Kapolsek Medang Deras.
Jabatan lamanya sebagai Kasi Humas Polres Batubara diserahkan kepada penggantinya Iptu Ahmad Fahmi yang sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Medang Deras.

Dalam amanatnya, Doly meminta seluruh personel memperkuat peran media sebagai implementasi keberhasilan kinerja Polres Batubara.

Doly mengatakan bahwa tugas Polri akan semakin kompleks, khususnya pada era digital dan media hari ini.

“Oleh karena itu berbagai isu dan berita-berita viral di media sosial yang dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan maupun konflik sosial harus dapat segera ditangani sesegera mungkin sehingga kondusifitas wilayah tetap aman dan baik,” ungkapnya.

Doly juga menyampaikan harapannya agar kegiatan – kegiatan Polres Batu Bara yang bersifat positif dapat menjadi trending media yang baik di masyarakat. Sebaliknya diharapkan juga dilakukan counter berita negatif setidaknya diminimalisir,” tegasnya.

Doly Nelson juga berharap personel yang melakukan Sertijab cepat menyesuaikan diri dengan lingkungan Polres Batubara.

“Saya percaya saudara akan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab serta kepercayaan yang diberikan pimpinan di Polres Batubara,” ucapnya.

Doly juga berharap agar menjadikan momentum Sertijab untuk memacu dan meningkatkan semangat dan kinerja dalam pelaksanaan tugas di Polres Batubara.

Selain itu, Doly juga berharap kepada Perwira, Brigadir dan ASN sejajaran Polres Batubara agar senantiasa memberikan dukungan dan kerja sama kepada pejabat yang baru.

Pada kesempatan tersebut, Doly menyampaikan perintah kepada pejabat baru dan pejabat Polres Batubara lainnya.

“Kedepankan langkah proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini guna mengetahui isu-isu dan dinamika yang berkembang untuk selanjutnya dilaksanakan upaya pencegahan dan penanganan secara dini,” ucapnya.

Doly juga menginstruksikan agar jajaran Polres Batubaa melakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, transparan dan berkeadilan, guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif,”pungkasnya.(mag-3/han)

Sebagai Bentuk Apresiasi dan Silaturahmi, Harper Wahid Hasyim Medan Gelar Vendor Gathering

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebagai bagian dari perayaan perjalanan enam tahun yang penuh makna, Harper Wahid Hasyim Medan menyelenggarakan Vendor Gathering, Kamis (17/4/2025). Acara yang berlangsung hangat dan penuh keakraban ini dihadiri 36 vendor yang telah menjadi mitra strategis hotel sejak berdiri pada tahun 2019.

Acara ini mengusung konsep silaturahmi sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih kepada para vendor atas kontribusi, dukungan, dan kerja sama yang konsisten dalam menunjang operasional hotel. Para vendor yang hadir berasal dari berbagai bidang, mulai dari penyedia bahan makanan, perlengkapan housekeeping, laundry, printing, jasa pemeliharaan, hingga pemasok teknologi informasi.

Dalam sambutannya, Hotel Manager Harper Wahid Hasyim Medan Edi Suprayetno, menekankan pentingnya membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan seluruh mitra kerja. Ia menyampaikan apresiasi atas peran besar para vendor yang telah menjadi bagian dari perjalanan Harper selama enam tahun terakhir.

“Kami sangat menghargai kepercayaan dan dedikasi para vendor yang terus mendukung kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu. Melalui acara ini, kami ingin mempererat tali silaturahmi sekaligus mengajak seluruh mitra untuk berperan aktif dalam program CSR yang akan kami luncurkan dalam waktu dekat,” ujar Edi.

Program CSR yang dimaksud akan mengusung tema #6TahunBersama, sebagai refleksi atas kebersamaan yang telah terjalin dan bentuk tanggung jawab sosial Harper terhadap masyarakat serta lingkungan sekitar. Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan simbolik, tetapi juga akan melibatkan para vendor secara langsung untuk berkontribusi dalam aksi nyata yang berdampak positif.

Vendor Gathering ini juga diisi dengan sesi ramah tamah, makan siang bersama, serta diskusi ringan mengenai peluang kolaborasi di masa mendatang. Suasana hangat dan kekeluargaan begitu terasa sepanjang acara, menciptakan momentum yang positif bagi seluruh peserta untuk saling mengenal lebih dekat dan membangun komunikasi yang lebih terbuka.

“Kami percaya bahwa keberhasilan kami tidak bisa dilepaskan dari peran para mitra. Melalui kerja sama yang erat, kami bisa tumbuh dan melayani lebih baik setiap harinya. Ke depan, kami berharap sinergi ini terus berlanjut dan melahirkan berbagai inisiatif bersama yang bermanfaat,” tambah Edi.

Dengan diadakannya Vendor Gathering ini, Harper Wahid Hasyim Medan tidak hanya ingin menjaga relasi profesional, tetapi juga membangun kemitraan yang berlandaskan kepercayaan, kolaborasi, dan semangat untuk berkembang bersama. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan 6 tahun berdirinya Harper Wahid Hasyim Medan, dan diharapkan menjadi awal dari berbagai program dan kerja sama strategis lainnya di masa depan. (rel/adz)

Pemkab, TNI dan Polres Labuhanbatu Bersinergi Membangun Kamtibmas

SILATURAHMI: Pemkab Labuhanbatu, TNI, Polri dan Forkopimda bersilaturahmi (FAJAR/SUMUT POS)
SILATURAHMI: Pemkab Labuhanbatu, TNI, Polri dan Forkopimda bersilaturahmi (FAJAR/SUMUT POS)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita berkeinginan berperan serta menciptakan sinergi yang baik antara Pemkab dengan TNI dan Polri. Sehingga
keamanan dan ketertiban di kabupaten Labuhanbatu dapat terjaga dengan baik.

Upaya itu dilakukan dengan menggandeng Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala melakukan kunjungan silaturahmi ke Kodim 0209/LB, di Jalan Pramuka, Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Senin (21/4).

Kedatangan Bupati Maya dan Kapolres Choky disambut langsung oleh Dandim 0209/LB Letkol Inf Yudy Ardiyan Saputro.

Dalam sambutannya, Bupati Maya menjelaskan kedatangannya ke Kodim 0209/LB bersama Bapak Kapolres dalam rangka untuk menjalin bersilaturahmi.

“Kedatangan kami ke sini adalah untuk menjalin bersilaturahmi sekaligus untuk membangun sinergi antara Pemkab bersama dengan TNI dan Polri,” ujarnya.

Bupati berharap kepada TNI dan Polri untuk dapat mendukung program – program Pemkab Labuhanbatu dalam mewujudkan Labuhanbatu cerdas bersinar, membangun desa menata kota.
Dandim Letkol Inf Yudy Ardiyan Saputro juga mengucapkan mudah – mudah sinergitas antara Pemkab Labuhanbatu dengan TNI, Polri dan Forkopimda terus berjalan dengan baik.

“Mengucapkan memang tak semudah melaksanakannya, tetapi saya pasti TNI siap berenergi,” tegasnya.

Ia juga berharap kegiatan – kegiatan seperti ini sering dilakukan, agar silaturahmi dan komunikasi kita terus terjaga dengan baik.

Sementara itu, Kapolres Labuhanbatu menegaskan TNI, Polri siap bersinergi dengan Pemkab Labuhanbatu juga dengan stakeholder lainnya. Dan Polres Labuhanbatu siap mendukung program – program Bupati demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu.

Turut hadir, Kadim 0209/LB Mayor Inf SH Tanjung, Wakapolres Kompol H Matondang, Plt Bappeda NM Bangun, Kadis PMD Abdi Jaya Pohan, Kadis Sosial Syahrizal Hasibuan, para Perwira Tinggi Polres Labuhanbatu, Para Koramil dan tamu undangan lainnya. (fdh/han)

Pemkab Langkat Fasilitasi Bedah Rumah Lansia di Wampu

TERIMA: Mat Dani menerima bantuan tali asih dan paket sembako dari Pemkab Langkat. Diskominfo Langkat/Sumut Pos
TERIMA: Mat Dani menerima bantuan tali asih dan paket sembako dari Pemkab Langkat. Diskominfo Langkat/Sumut Pos

STABAT, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kabupaten Langkat merespon cepat dengan memfasilitasi dan melakukan bedah rumah lanjut usia milik Mat Dani di Kecamatan Wampu. Respon cepat itu menunjukkan kepedulian Bupati Langkat, Syah Afandin terhadap masyarakatnya.

Adapun yang dibedah Pemkab Langkat bagian dapur rumah Mat Dani yang rubuh. Bupati yang karib disapa Ondim menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu.

“Kita akan memprioritaskan warga seperti Bapak Mat Dani untuk difasilitasi melalui program bedah rumah, baik dari pemerintah daerah maupun dukungan Baznas Langkat,” ujar Bupati.

Bupati menginstruksikan Dinas Sosial Langkat untuk meninjau langsung ke lokasi. Diketahui Mat Dani merupakan penerima bantuan sosial aktif dari Pemkab Langkat, termasuk bantuan sembako senilai Rp200 ribu setiap bulan serta fasilitas BPJS yang masih berlaku.

Sebagai bentuk perhatian langsung, Bupati Langkat melalui kadis sosial juga menyerahkan bantuan tali asih berupa paket sembako dan uang tali asih kepada Mat Dani. Sementara, Mat Dani menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas perhatian langsung dari Bupati Langkat.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati atas bantuan dan perhatian yang begitu cepat. Semoga beliau selalu diberikan kesehatan dalam memimpin Langkat,” ungkapnya.

Langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Bupati Langkat ini kembali menegaskan komitmen pemkab dalam membangun daerah yang peduli, responsif, dan hadir untuk masyarakat yang membutuhkan. (ted/han)

Silaturahmi Syawal Hanura Sumut Jadi Momen untuk Merangkul Seluruh Elemen Masyarakat

DIABADIKAN: Ketua DPD Partai Hanura Sumut, El Adrian Shah SE M.IP. diabadikan bersama para pengurus DPD Hanura Sumut di sela-sela silaturahmi syawal di Hotel Grand Mercure, Jalan Perintis Medan. foto: ISTIMEWA/SUMUT POS
DIABADIKAN: Ketua DPD Partai Hanura Sumut, El Adrian Shah SE M.IP. diabadikan bersama para pengurus DPD Hanura Sumut di sela-sela silaturahmi syawal di Hotel Grand Mercure, Jalan Perintis Medan. foto: ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Partai Hanura Provinsi Sumatera Utara menggelar silaturahmi syawal di Hotel Grand Mercure, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Kamis (16/4/2025), menjadi momen untuk merangkul para elit politik, pemerintah, tokoh masyarakat dan pemuda untuk sama-sama mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan di Sumut pasca pertarungan politik 2024.

“Mari kita saling memaafkan, rapatkan barisan mengawal proses pembangunan yang akan dikerjakan oleh Gubernur, bupati dan wali kota se Sumut. Semoga dengan pemimpin yang baru terpilih, bisa membawa daerah ini lebih baik lagi,” ujar Ketua DPD Partai Hanura Sumut, El Adrian Shah SE M.IP.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Heri Lotung Siregar, Sekretaris DPD Hanura Sumur Hj Riri Stephanie SH MH, Wakil Sekretaris Hamzah Sinaga M.IP, Bendahara Syaiful Amri Sambas S.Sos M.IP, Wakil Bupati Kabupaten Labuhanbatu Utara Dr H Samsul Tanjung ST MH, Wakil Bupati Kabupaten Langkat Tiorita Br Surbakti.

Hadir juga Ketua DPW Partai Gelora Sumut Muhammad Nasir, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Aswan Jaya, DPW PPP Sumut Jhoson Sihaloho, Tokoh Perempuan Nasional Bunda Indah, Anggota DPRD Sumut seperti Ebenejer Sitorus, Lambok Simamora, apt Cheriel Sri Pratiwi Laia S.Farm, Fajri Akbar SH, Muhammad Ziad Ananta S.Sos M.Si serta DPRD Kabupaten/Kota maupun pengurus DPD Hanura se Sumut, DPD KNPI Sumut dan Kabupaten/Kota, pengurus OKP, Ormas dan OKI.

Pada kesempatan itu, El mengatakan, pentingnya pembangunan yang merata dan proporsional di seluruh wilayah Sumatera Utara, agar tidak ada satu daerah pun yang merasa tidak terperhatikan meskipun ada wilayah yang mendapat perhatian lebih karena kebutuhan mendesak.

“Sebab, keberhasilan pemimpin itu tercermin dari kemampuannya mengelola anggaran secara cerdas dan kreatif,” imbuhnya.

Kemudian, lanjut El Adrian Shah, adanya efisiensi atau penghematan anggaran bukan berarti menjadi kikir, namun strategi guna memastikan anggaran yang tepat sasaran.

“Harapan kita bersama tercipta pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di Sumut. Peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan serta pendidikan juga menjadi sektor yang harus diprioritaskan. Partai Hanura tentunya mendukung terwujudnya program-program tersebut demi kemajuan besar Sumatera Utara,” pungkas El Adri Shah.

Sementara Heri Lotung Siregar mengatakan, dalam waktu dekat DPP Hanura akan mengukuhkan kepengurusan hasil Munas lalu dan juga bimbingan teknis (Bimtek) bagi Anggota DPRD Provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia.

“Dan kemudian agenda berikutnya menggelar musyawarah daerah (Musda) Partai Hanura Provinsi dan kabupaten/kota se Indonesia. Sehingga roda organisasi berjalan dengan baik,” pungkasnya. (mag-2)

Agus Setiawan Siap Fasilitasi Pelaku UMKM Kembangkan Usaha

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan motor penggerak perekonomian rakyat. Karenanya diharapkan, Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2024 dapat benar-benar menjadi payung hukum dan pedoman dalam upaya memajukan UMKM di Kota Medan.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kota Medan, Agus Setiawan saat menggelar sosialisasi produk hukum daerah ke-4 Tahun 2025, Perda Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perlindungan dan Pengembangan UMKM di Halaman Sekolah WR Supratman 1, Jalan Asia, Kelurahan Sei Rengas 1, Medan Kota, Minggu (20/4/2025).

Dalam paparannya, Agus menerangkan, Perda ini mengatur kriteria usaha berdasarkan modal usaha dan hasil penjualan tahunan. Dijelaskannya, usaha mikro memiliki modal usaha hingga Rp1 miliar, usaha kecil antara Rp1 miliar hingga Rp5 miliar, dan usaha menengah antara Rp5 miliar hingga Rp10 miliar.

Sementara, kriteria hasil penjualan tahunan untuk usaha mikro adalah hingga Rp2 miliar, usaha kecil antara Rp2 miliar hingga Rp15 miliar, dan usaha menengah antara Rp15 miliar hingga Rp50 miliar. “Usaha mikro, kecil, dan menengah harus memiliki perizinan berusaha sesuai dengan tingkat risiko kegiatan usahanya,” jelas dewan yang duduk di Komisi III membidangi keuangan, perekonomian dan pendapatan daerah ini.

Lebih lanjut disampaikannya, pemerintah daerah wajib menyediakan layanan bantuan dan pendampingan hukum secara gratis bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang tidak dapat mengakses perizinan secara daring. ““Layanan bantuan dan pendampingan hukum yang dimaksud yaitu meliputi penyuluhan hukum, konsultasi hukum, mediasi, penyusunan dokumen hukum dan pendampingan di luar pengadilan,” sebutnya di hadapan ratusan warga yang hadir.

Menyikapi pemaparan Agus, Kepala Lingkungan XIII Kelurahan Sei Rengas 1, Medan Kota, Rohani mengaku sering ditanyai oleh warganya terkait persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan pendampingan dari dinas terkait. “Saya mohon diberikan arahan yang jelas dan lengkap agar saya tidak keliru dalam memberikan penjelasan kepada warga saya,” ujarnya.

Sementara Aminah, warga Jalan Denai, menanyakan tentang bagaimana untuk mendapatkan bantuan modal usaha dari pemerintah. “Saya dulu jualan jamu. Tapi sejak saya sakit, saya tidak jualan lagi. Dan sekarang saya sudah sembuh, tapi mau jualan jamu lagi saya tidak punya modal,” ujarnya.

Menyikapi hal ini, Agus mengatakan, dirinya siap memfasilitasi para pelaku UMKM untuk mendapatkan pendampingan dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan dalam pengembangan usaha. “Setiap pelaku UMKM berhak mendapatkan pendampingan. Bisa berkoordinasi dengan pihak kecamatan, atau saya juga bisa panggil dinasnya untuk memberikan pendampingan,” kata Agus.

Sayangnya dalam sosialisasi itu, perwakilan dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan tidak hadir. Agus pun mengaku kecewa atas ketidakhadiran itu. “Ini menjadi catatan bagi saya,” tegasnya.

Sementara itu, Agus mengapresiasi semangat Ibu Aminah yang ingin kembali berjualan jamu setelah sempat berhenti jualan karena sakit. “Kita harus belajar dari semangat Bu Aminah ini. Khusus untuk Bu Aminah, saya minta staf saya untuk mencatat datanya, akan saya bantu,” tegas Agus.

Sebelumnya, Rahmaini selalu Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di kecamatan Medan Kota mengaku siap mendukung dan memberikan pendampingan bagi pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Medan Kota. “Di Kantor Camat Medan Kota ada gerai UMKM, bagi masyarakat yang punya usaha bisa mempromosikan produk usahanya di sana. Kami juga memberikan pelatihan kepada ibu-ibu yang punya kerajinan tangan untuk dipasarkan, bisa menambah penghasilan keluarga,” pungkasnya. (adz)

Dukung Pelaksanaan MTQ ke-58 Kota Medan, PLN Siap Hadirkan Listrik Andal

Petugas PLN yang bersiaga di lokasi pelaksanaan MTQ
Petugas PLN yang bersiaga di lokasi pelaksanaan MTQ

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan Utara memastikan keandalan sistem kelistrikan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Medan ke-58, yang resmi dibuka pada Jumat (19/4/2025) dan akan berlangsung hingga 26 April 2025.

Sebagai bentuk nyata komitmen dalam program PLN Siaga Kelistrikan, PLN UP3 Medan Utara telah menyiagakan 22 personel khusus, lengkap dengan 1 unit Genset berkapasitas 100 kVA dan 1 set UPS berkapasitas 200 kVA.
Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan suplai listrik tetap andal dan tanpa gangguan selama seluruh rangkaian acara, mulai dari pembukaan hingga penutupan.

Manager PLN UP3 Medan Utara Edy Saputra, menyampaikan, bahwa dukungan kelistrikan ini merupakan bagian dari kontribusi PLN dalam menyukseskan agenda keagamaan dan budaya yang penting bagi masyarakat Kota Medan.

“PLN berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran MTQ Kota Medan ke-58 sebagai salah satu perhelatan keagamaan dan budaya terbesar di kota ini. Dengan menyiagakan petugas, peralatan pendukung, serta sistem kelistrikan yang optimal, kami berharap seluruh rangkaian acara dapat berlangsung khidmat dan tanpa hambatan dari sisi kelistrikan,” ujar Edy.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, turut mengapresiasi dukungan PLN dalam menjamin keandalan listrik selama pelaksanaan MTQ.

“Atas nama Pemerintah Kota Medan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN atas kesigapannya dalam mendukung pelaksanaan MTQ. Listrik yang stabil sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan khusyuk. Ini bentuk nyata sinergi yang baik antara pemerintah dan PLN dalam membangun kota Medan yang religius dan harmonis,” ucap Rico.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menyampaikan apresiasi terhadap langkah sigap PLN UP3 Medan Utara yang telah mengantisipasi kebutuhan kelistrikan dengan matang.

“Kami sangat mengapresiasi kesiapsiagaan PLN UP3 Medan Utara dalam mendukung kelancaran MTQ ke-58 ini. Kegiatan yang membawa nilai religius dan kebudayaan ini perlu didukung penuh, dan PLN siap menjadi bagian dari itu. PLN akan terus hadir dalam setiap momen penting masyarakat, karena kami percaya listrik yang andal adalah fondasi dari kemajuan kegiatan yang membangun,” ujar Agus.

Dengan semangat melayani dan mendukung kegiatan masyarakat, PLN terus berkomitmen melalui program PLN Siaga Kelistrikan untuk memberikan layanan terbaik, khususnya dalam mendukung kelancaran acara keagamaan, sosial, dan budaya di seluruh wilayah Sumatera Utara. (ila)

Pemko Medan Harus Mampu Tekan Angka Kemiskinan

SOSIALISASI: Datuk Iskandar Muda saat sosialiasi perda tentang Penanggulangan Kemiskinan Sabtu (19/4).
SOSIALISASI: Datuk Iskandar Muda saat sosialiasi perda tentang Penanggulangan Kemiskinan Sabtu (19/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Datuk Iskandar Muda A.Md, mengharapkan kesejahteraan masyarakat Kota Medan dari tahun ke tahun terus meningkat.

Peraturan Daerah (Perda) No 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan juga diharapkan bisa menjadi istrumen Pemerintah Kota Medan dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik untuk warganya.

Harapan ini disampaikan Datuk Iskandar Muda saat menyampaikan sosialiasi produk hukum daerah ke 4 Tahun Anggaran 2025, Peraturan Daerah (Perda) No 5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan yang dilaksanakan disejumlah lokasi diantaranya, Jalan Pimpinan Gg. Delima, Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan, Jalan Pertiwi, Gg.Madrasah, Kelurahan Bantan, Medan Timur dan Jalan Mapilindo, Kelurahan Tegal Rejo, Kec. Medan Perjuangan, Sabtu (19/4/2025). “Salah satu harapan kita, lahirnya perda ini membuat Pemko Medan harus mampu menekan angka kemiskinan di Kota Medan dari tahun ke tahun,” ucap Datuk.

Anggota Komisi IV DPRD Medan ini menegaskan, dalam Perda itu sudah diatur secara rinci apa yang menjadi tujuan utama Pemko Medan terhadap masyarakatnya agar kedepan kehidupannya lebih baik.

“Termasuk masalah kesehatan, ekonomi dan pemenuhan lainnya yang tentunya bisa diimplementasikan dalam program-program di setiap OPD,” ujarnya.
Misalnya, kata Datuk, soal urusan kesehatan, persoalan ini menjadi penting karena pelayanan kesehatan ternyata diamanahkan dalam Produk hukum yang ada di Pemko Medan yakni Perda Penanggulangan Kemiskinan.

“Untuk itu, hal ini harus menjadi perhatian semua pihak, khusunya bagi Pemerintah Kota Medan bahwa pelayanan kesehatan merupakan amanah yang terdapat dalam produk hukum dan menjadi hak warga dalam mendapatkannya. Kita mengharapkan dengan adanya Perda ini kita tidak lagi mendengar warga Medan kesusahan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Disampaikannya, pada BAB IV Pasal 9 yakni setiap warga miskin mempunyai hak atas kebutuhan pangan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, modal usaha, perumahan, air bersih dan sanitasi yang baik, mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat, rasa aman dari ancaman tindak kelerasan dan berpatisipasi dalam kehidupan sosial dan politik.

“Untuk hak pendapatkan pelayanan kesehatan sudah sangat jelas dan tegas terdapat dalam perda ini. Dan ini harus menjadi perhatian agar tidak ada lagi dan ditemukan lagi persoalan warga yang ditolak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tuturnya.
Datuk menegaskan, seluruh program penanggulangan kemiskinan harus bisa dilaksanakan karena program tersebut dibiayai dari anggaran APBD yang dihasilkan dari pajak yang dibayarkan masyarakat.

“Pada Pasal 10 dikuatkan untuk pemenuhan hak sebagaimana Pasal 9 dibiayai dan bersumber dari APBD. Untuk merealisasikan pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan, Pemko wajib menyisihkan minimal 10 % dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dalam percepatan penuntasan kemiskinan Pemko dapat menggalang partisipasi masyarakat dalam dunia usaha, lembaga pemerintah dan kemasyarakatan,” pungkasnya. (map/ila)