Home Blog Page 2862

Warga Antusias Manfaatkan Go Fast E-KTP

MELIHAT: Wali Kota Medan Boby Nasution melihat proses Go Fast E-KTP di pelataran Swalayan Super Taman Setia Budi Indah, Rabu (26/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan melalui Kecamatan Medan Sunggal dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil berkolaborasi dengan Polsek Medan Sunggal menggelar Go Fast E-KTP di pelataran Swalayan Super Taman Setia Budi Indah, Rabu (26/1). Kegiatan yang langsung ditinjau Wali Kota Medan Bobby Nasution ini, bertujuan memberi kemudahan warga dalam pengurusan KTP perubahan, rusak, hilang, juga Kartu Identitas Anak (KIA).

Warga pun antusias memanfaatkan kegiatan Go Fast E-KTP. Sejak pagi mereka telah tiba di lokasi acara. Kedatangan warga ini disambut dengan pelayanan yang ramah oleh petugas dari Kecamatan Medan Sunggal, Disdukcapil, dan, Polsek Medan Sunggal. Tampak pula Camat Medan Sunggal Camat Medan Sunggal M Odi Anggia Batubara dan Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Chandra Yudha Pranata memberikan informasi pada warga terkait pelayanan yang diberikan dalam kegiatan ini.

Untuk memastikan kelancaran kegiatan Go Fast E-KTP ini, Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan peninjauan.

Bobby Nasution mendatangi dan berdialog warga yang tengah menunggu antrean. Bobby Nasution menanyakan pengurusan yang dilakukan warga dan memastikan agar petugas dapat membantunya. Bobby Nasution berpesan kepada petugas agar memberikan pelayanan dan tidak mempersulit urusan warga.

Dalam perhelatan yang juga menyediakan vaksin dosis 1, 2, dan 3 khusus lansia ini, warga dapat mengurus perubahan KTP maupun menganti KTP yang rusak atau pun hilang.”Kegiatan ini kita namakan Go Fast E-KTP, Gratis online dan cepat. Kita juga bekerja sama dengan Polsek. Artinya, pengurusan satu atap, termasuk laporan kehilangan dapat dilalukan di sini dan rusan yang di Disdukcapil. Saat selesai besok, akan langsung diantar kepling langsung ke rumah warga,” ujar Camat Medan Sunggal, M Odi Anggia Batubara, di sela-sela kegiatan itu.

Odi mengatakan, ini merupakan kegiatan perdana yang digelar di Kecamatan Medan Sunggal dan antusias warga ternyata cukup tinggi. “Nanti akan kita lanjutkan secara berkesinambungan selama dua minggu,” ucapnya.

Warga menyambut baik kegiatan ini. Mereka merasa terbantu dan berharap kegiatan ini terus dilakukan dalam jangka waktu yang panjang.

Sri Andam Dewi, warga Jalan Tri Ubaya Sakti, Blok G-8, Kelurahan Tanjung Rejo, merupakan salah seorang warga yang mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini karena pengurusan menjadi mudah dan cepat.

“Kami berterima kasih pada Pak Wali Kota Bobby Nasution atas kegiatan ini sangat membantu. Urusan menjadi cepat dan mudah. Biasanya kalau KTP hilang kita harus melapor dulu ke kantor Polsek membuat surat kehilangan, dengan adanya kegiatan ini cukup melapor di sini saja,” ungkap Sri.

Dia mengharapkan agar pihak Kecamatan sering-sering mengadakan kegiatan seperti ini seperti. “Kegiatan ini membuat kami senang karena urusan kami jadi mudah dan cepat,” ujarnya. (map/ila)

Dirlantas Poldasu Jabat Kapolrestabes Medan, Komisi I: Punya Banyak PR

GANTI: Kapolrestabes Kota Medan Kombes Pol Riko Sunarko (kanan), digantikan oleh Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda (kiri).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pergantian Kapolrestabes Kota Medan dari Kombes Pol Riko Sunarko ke Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda disambut baik oleh Komisi I DPRD Kota Medan. Selaku perwakilan rakyat, Komisi I berharap Kapolrestabes Kota Medan yang baru selaku counterpartnya, dapat membawa banyak perubahan positif di Kota Medan.

Pasalnya Komisi I menilai, ke depannya Kombes Pol Valentino memiliki banyak PR (Pekerjaan Rumah) di Kota Medan, khususnya ketika Valentino harus bertugas untuk mengganti pejabat yang sebelumnya dinilai bermasalah.

“Kita sambut baik pergantian ini, kita ucapkan selamat datang untuk Kapolrestabes Medan yang baru Bapak Kombes Pol Valentino. Selamat bertugas, karena ada banyak PR yang harus diselesaikan Kapolrestabes Medan yang baru,” ucap Anggota Komisi I DPRD Medan, Robi Barus kepada Sumut Pos, Rabu (26/1).

Dikatakan Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan itu, adapun beberapa ‘PR’ yang dimaksud yakni masalah pembenahan di internal Polrestabes Kota Medan. Robi berharap, peristiwa suap menyuap tidak lagi terjadi di tubuh kepolisian.

Selain itu, Kapolrestabes Medan Kombes Valentino juga memiliki PR untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Medan yang akhir-akhir ini dinilai merosot. Sebab, tindak kejahatan seperti pembegalan dan maraknya peredaran narkoba masih terus terjadi di Kota Medan.

“Masalah Kamtibmas seperti begal dan narkoba, ini juga akan menjadi PR untuk Kapolrestabes Medan yang baru. Tapi kita yakin beliau akan mampu mengatasinya dan komisi I siap bekerjasama dalam membantu tugas-tugas Polri di Kota Medan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Robi juga memberikan apresiasi kepada Polri yang telah mengambil tindakan tegas terhadap jajarannya di Polrestabes Kota Medan yang telah melanggar aturan. Ia berharap, Kapolrestabes Medan yang baru dapat mengambil pelajaran dari peristiwa sebelumnya agar tida terulang kembali di kemudian hari.

Senada dengan Robi, Anggota Komisi I lainnya, Mulia Asri Rambe juga menyambut baik kehadiran Kapolrestabes Medan yang baru. Politisi Partai Golkar yang kerap disapa Bayek tersebut berharap, Kombes Pol Valentino bisa melakukan pengawasan yang serius terhadap bawahannya di Polrestabes Medan.

“Soal Kamtibmas, saya pikir Kapolrestabes Medan yang baru harus punya program yang baik dan terukur. Begal dan narkoba itu sejalan, harus ada program untuk memberantas itu semua. Mudah saja sebenarnya, asal mau dan ada keseriusan,” kata Bayek.

Bayek menyarankan, Kapolrestabes Medan yang baru dapat membuat tim khusus untuk pemberantasan para penadah di Kota Medan. Dengan diberantasnya para penadah, maka dapat dipastikan tingkat pembegalan di Kota Medan akan menurun drastis. “Masalahnya mau serius atau tidak memberantas para penadah ini? Kalau para penadah ini masih tetap ada, maka dapat dipastikan aksi para begal ini akan tetap ada. Dengan keseriusan, ini pasti bisa diselesaikan,” katanya.

Wakil rakyat dari Dapil Medan Utara ini juga menyampaikan, masalah narkoba tidak akan terlepas dari masalah aksi kriminalitas seperti begal dan lain-lain. Dengan diberantasnya narkoba, maka aksi-aksi seperti itu juga diyakini akan menurun secara drastis. “Narkoba ini juga menjadi biang atau akar masalah. Kalau mau diberantas, berantas lah secara total. Begitu juga dengan pemberantasan penadah, jangan hanya sebagian yang diberantas, tapi harus secara keseluruhan,” tegasnya.

Terakhir, Bayek berharap agar Kapolrestabes Medan yang baru, Kombes Pol Valentino dapat bekerjasama dengan para stakeholdernya, termasuk DPRD Kota Medan.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi sejumlah pejabat di lingkungan Polri, sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/165/I/KEP/2022, Tanggal:24-1-2022. Dalam surat tersebut, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda kini menjabat sebagai Kapolrestabes Medan, menggantikan Kombes Pol Riko Sunarko yang dimutasi ke Analis Kebijakan Madya Bidang Wabprof Divpropam Mabes Polri.

Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda sebelumnya menduduki jabatan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut. Sementara penggantinya, Kombes Pol Indra Darmawan Iriyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri.

Saat dikonfirmasi, Selasa (25/1) malam, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, membenarkan mutasi jabatan tersebut.”Iya benar. Dirlantas Polda Sumut ditunjuk Kapolri sebagai Kapolrestabes Medan,” ujar Hadinya.

Terpisah, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda mengucapkan terima kasih saat Sumut Pos memberikan ucapan selamat atas jabatan barunya sebagai kepala Polrestabes Medan tersebut, melalui pesan singkat di WhattsApp. “Terima kasih ya,” ucap Valentino, Rabu (26/1). (map/dwi/ila)

Pemkab Asahan Terima 62 Sertifikat Tanah

TERIMA: Bupati Asahan H. Surya, BSc menerima 62 sertifikat tanah milik Pemerintah Kabupaten Asahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Asahan.dermawan/sumut pos.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H. Surya, BSc menerima sebanyak 62 sertifikat tanah milik Pemerintah Kabupaten Asahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Asahan, di ruang kerja Bupati, Rabu (26/1).

Penyerahan sertifikat tanah tersebut langsung dilakukan Kepala BPN Kabupaten Asahan Syafrizal Pane, SH, yang juga turut dihadiri Sekretaris Daerah Kab. Asahan Drs. John Hardi Nasution, Msi dan sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Asahan H. Surya, BSc menyampaikan terima kasih kepada BPN Kabupaten Asahan atas terbitnya sertifikat tersebut. “Sertifikat ini merupakan alat bukti yuridis yang kuat bagi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam rangka pengamanan aset tanah,” ujar Bupati.

Penertiban aset lanjutnya, selalu menjadi objek LHP BPK setiap tahun, dan juga sudah menjadi salah satu titik konsentrasi Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah)-KPK setiap triwulan.

“Pemkab Asahaan optimis tahun 2024 semua Aset Tanah dan Bangunan milik Pemerintah Kabupaten Asahan sudah dapat diselesaikan Sertifikatnya” Pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BKAD Kab. Asahan Drs. Sofian, MPd dalam keterangannya menguraikan, penyerahan sertifikat hari ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Asahan dalam mengamankan Asetnya.

“Hal ini untuk mencapai target sampai dengan tahun 2024, semua tanah Pemda akan bersertifikat,” terangnya.

Ia menambahkan, hasil maksimal akan dicapai jika stakeholders dalam hal ini BPN, Pemkab Asahan, dapat men-support sesuai kewenangan masing-masing. “Tentunya salah satu faktor esensialnya agar kegiatan ini terlaksana dengan lancar adalah tersedianyan anggaran yang cukup. Kemudian tahun 2021 sudah terselesaikan sebanyak 91 sertifikat,” ucapnya. (dat/han)

Tingkatkan Kunjungan Wisata, Pemkab Asahan Benahi Air Terjun Ponot

KUNJUNGI: Bupati Asahan, H.Surya B.Sc didampingi Kadisporapar Drs. Witoyo mengunjungi air terjun Ponot di Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan.DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Di tengah kesibukannya, Bupati Asahan H. Surya, BSc bersama Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi meluangkan waktu untuk meninjau lokasi wisata air terjun Ponot di Desa Tangga, Kecamatan Aek Songsongan, Rabu (26/1).

Kunjungannya ke lokasi wisata air terjun Ponot tersebut didampingi Asisten Pemerintahan Buwono Prawana, SIP, MSi, Asisten Administrasi Umum Khaidir Afrin, SE dan sejumlah pimpinan OPD seperti Kadisporapar Drs. Witoyo, Kadis PUPR Agus Jaka Putra Ginting, SH, MM, Kepala Bappeda Zainal Aripin Sinaga, Kadis Kominfo Syamsuddin, SH, MM, Camat Aek Songsongan Panusunan Rambe dan Forkopimcam.

Menuju ke destinasi air terjun ini butuh sedikit perjuangan, karena jalan yang menanjak dan akses jalannya masih perlu perhatian sepanjang kurang lebih 3.000 Meter.

Lokasi air terjun ini cukup menarik untuk dikunjungi, debit air yang mengalir di antara bebatuan dengan ketinggian kurang kebih 110 meter dengan 2 tahapan tingkat tingkat air yang sangat deras sehingga menambah keindahannya.

“Kedepan kita akan memberikan perhatian khusus terhadap akses jalan menuju Air terjun Ponot ini, dan penataannya harus benar benar diperhatikan agar daya tarik wisatawan yang berkunjung ke sini semakin bertambah”ujar Bupati Asahan H. Surya BSc.

Bupati Asahan juga berhara[ agar pemerintah desa maupun Kecamata, agar menyiapkan aturan seperti Perdes yang nantinya akan mengatur tentang pengelolaan Obyek wisata Ponot, termasuk retribusinya agar memiliki kekuatan hukum yang jelas. (dat/han)

MUI Tebingtinggi-Polres Berkolaborasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

TERIMA: Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono menerima silatuhrami dan kunjungan pengurus MUI Tebingtinggi.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebingtinggi melakukan kerjasama dengan Polres Tebingtinggi dalam berbagai program dan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kota Tebingtinggi.

Rombongan MUI Tebingtinggi yang dipimpin Ketua MUI Drs Akhyar Nasution didampingi Sekretaris HM Hasbie Asshiddiqie dan pengurus lainnya disambut Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono, dan Waka Polres Kompol Asrul Robert Sembiring di Mapolres Tebingtinggi, Rabu (26/1).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono mengucapkan terima kasih atas kunjungan MUI Tebingtinggi dalam memberikan dukungan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Polres Tebingtinggi sangat menyambut baik kerjasama ini, apalagi disaat pandemi Covid-19, MUI sangat banyak membantu, dimana MUI Tebingtinggi juga sebagai motor penggerak pelaksana vaksinasi demi tercapainya target vaksin di Kota Tebingtinggi,” bilangnya.

Kapolres Tebingtinggi AKBP M Kunto Wibisono berharap jika MUI lebih giat lagi membantu percepatan vaksinasi di Tebingtinggi dengan melakukan imbauan kepada warga untuk mengikuti vaksin melalui rumah ibadah.

Sementara itu, Ketua MUI Tebingtinggi Akhyar Nasution mendukung kerjasama dengan MUI dalam membangun program yang dilaksanakan oleh Polres Tebingtinggi. Karena MUI Kota Tebingtinggi adalah mitra Pemerintah dalam membangun kebersamaan agar tidak terjadi keributan dan sebagainya.

“Satu satunya yang menerima Vaksin yaitu MUI Kota Tebingtinggi dan alat kesehatan dan sudah selesai kita bagikan kepada masyarakat dan kami juga mendapat bantuan alkes senilai 1 miliar dan sudah kita salurkan ke masyarakat,” paparnya.

Dijelaskannya, dalam hal pertemuan kepada perwiritan dan pengajian sudah menyampaikan untuk mentaati protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi.

Sedangkan Sekjen MUI Kota Tebingtinggi Dr Hasbie Asshiddiqie mengatakan bahwa kepengurusan MUI Kota Tebingtinggi periode 2021-2026 telah dikukuhkan.

“Semenjak dikukuhkan, kami mendapat bantuan 10.000 dosis vaksin untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Kemudian kami juga menerima alkes yang nilainya Rp1 miliar, dan sudah disalurkan ke berbagai rumah sakit, puskesmas dan sekolah sekolah. Kemudian menerima bantuan tenda bencana alam, ini tujuan untuk berkontribusi kepada Pemerintah apabila adanya bencana alam di Kota Tebingtinggi dan kami ingin berkolaborasi antara MUI dan Polres Tebingtinggi,” jelasnya. (ian/han)

PKK Asahan Tanam Bunga di Sepanjang Jalan Kota Kisaran

TANAM BUNGA: Hj. Titiek Sugiharti Surya melakukan penanaman bunga dari Jalan Cokro Aminoto sampai Jalan Imam Bonjol Kisaran.DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan berkerjasama dengan TP. PKK Kabupaten Asahan melakukan penanaman bunga di sepanjang Jalan Kota Kisaran dari Jalan Cokro Aminoto Kisaran sampai Jalan Imam Bonjol Kisaran, Rabu (26/1).

Penanaman bunga adalah jenis tanaman bunga Lili Paris, Lidah Mertua, Pandan, Bunga Matahari dan bunga sejenis. Tidak perlu mahal jenis bunganya, tetapi dapat membuat keindahan dan membuat pandangan mata yang melihat menjadi sejuk.

Ini disampaikan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan Hj. Titiek Sugiharti Surya di sela-sela melakukan penanaman bunga didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Kabupaten Asahan, Hj. Derlina John Hardi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan dan Camat Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Ketua TP. PKK juga mengatakan partisipasi masyarakat dibutuhkan dalam penataan taman di sepanjang Jalan Kota Kisaran agar terlihat rapi, bersih, asri, indah dan sejuk.

Maka dari itu saya berharap kepada masyarakat yang berdomisili disekitar Kota Kisaran ikut membantu Pemerintah Kabupaten Asahan dengan menanam bunga di depan rumah maupun toko tempat usahanya, agar harapan kita menjadikan Asahan yang rapi, bersih, asri, indah dan sejuk. dapat tercapai.

“Jika Asahan rapi, bersih, asri, indah dan sejuk dapat tercapai, maka secara otomatis hidup kita akan menjadi sehat, apalagi saat ini kita berada pada kondisi pandemi covid-19, pola hidup bersih dan sehat harus tetap kita terapkan, sehingga kita terhidar dari wabah virus covid-19” ucap Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan.

Menutup pembicaraannya, Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan mengimbau kepada Masyarakat Kabupaten Asahan untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan H. Rahmat Hidayat Siregar, S. Sos, M. Si saat mendampingi Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan beserta pengurus melakukan penanaman bunga tersebut mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan yang telah memberikan contoh kepada kami Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan jenis bunga yang ditanam di median Jalan Kota Kisaran, dan kami akan melanjutkan penanaman bunga tersebut.

“Dinas Lingkungan Hidup juga akan terus berupaya menata taman perkotaan dan memperbaiki lampu taman, sehingga harapan Ketua TP. PKK Kabupaten Asahan dapat tercapai “Asahan yang rapi, bersih, asri, indah dan sejuk,” ucap Dayat yang pernah menjabat sebagai Kadis Kominfo Kabupaten Asahan.(dat/han)

Ondim Silaturahim ke Kapolres Langkat

silaturahim: Plt Bupati Langkat H Syah Affandin bersilaturahim ke Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok di Polres Langkat, Senin (24/1) lalu.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Langkat H Syah Affandin bersilaturahim ke Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok di Polres Langkat, Senin (24/1) lalu. Selain bersilaturahim, kedatangan Ondim untuk membahas seputar Kamtibmas yang ada di Negeri Bertuah.

Termasuk membahas penanganan dan perkembangan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

“Semoga koordinasi ini dapat menjaga situasi terkini di Langkat, demi meningkatkan rasa aman kepada masyarakat,” ungkap Ondim.

Turut mendampingi Ondim, Sekdakab Langkat H Indra Salahuddin, Inspektur Langkat Amril, dan Kepala BPKAD Iskandarsyah. Sementara itu, Kapolres Langkat didampingi Kasat Reskrim AKP M Said Husen, dan Kanit 1 Sat Intelkam Iptu Martin Ginting.(mag-6/saz)

Gelapkan Kambing Titipan, Warga Stabat Diamankan Polres Langkat

DIAMANKAN: Tersangka Penggelapan Kambing, Basri.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kanit Pidum Polres Langkat, Ipda Herman F Sinaga, bersama Tim Opsnal, berhasil mengamankan Basri Lubis alias Basri (33), warga Jalan Objek, Dusun 5, Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Selasa (25/1) lalu.

Kepala Satreskrim Polres Langkat AKP Muhammad Said Husen, melalui Herman, mengungkapkan kronologis kasus yang terjadi. Sekira Juni 2019 lalu, pelapor atas nama Rubiadi, ada menitipkan 8 ekor kambing kepada terlapor, Basri.

Adapun penitipan kambing tersebut, bertujuan agar dipelihara sampai berkembang biak. Yang nantinya pelapor akan memberikan kepada terlapor, upah dibagi 2, yang merupakan hasil penjualan kambing. Namun pada November 2020, pelapor datang ke kediaman terlapor, untuk mengecek kambing miliknya, yang diinformasikan sudah bertambah menjadi 12 ekor.

Namun saat pelapor mengecek ke kandang, kambing yang dititipkan ternyata sudah tidak ada. Dan setelah ditanyakan kembali, terlapor menjawab sudah menjual keseluruhan kambing tersebut.

Pelapor yang merasa kesal, lalu meminta terlapor untuk mengembalikan kerugian berupa modal awal pembelian kambing yang berjumlah Rp5.700. 000. Namun hingga saat ini, terlapor tidak kunjung mengembalikan uang modal pembelian kambing, yang dititipkan pelapor kepada terlapor.

Atas perbuatan yang dilakukan terlapor, pelapor mengalami kerugian materiil senilai Rp5,7 juta. Dan selanjutnya pelapor datang ke SPKT Polres Langkat untuk membuat laporan pengaduan, guna proses hukum. Adapun bukti Laporan Polisi dengan Nomor: LP /B/532/XI/2021/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMUT/tanggal 02 September 2021.

Selanjutnya pada Selasa, 25 Januari 2022 lalu, Herman mendapat informasi, tersangka berada di rumahnya yang beralamat di Jalan Objek, Dusun 5, Desa Banyumas, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Kemudian bersama Panit Pidum dan personel Opsnal Pidum, berangkat ke TKP untuk melakukan pengintaian. Dan sekira pukul 02.20 WIB, tersangka berhasil ditangkap. Dan selanjutnya dibawa ke Polres Langkat guna dilakukan proses lebih lanjut. (mag-6/saz)

Terkait OTT Bupati Langkat, Warga Dukung Proses Hukum

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Seorang warga Kabupaten Langkat, Sugito mengaku, sebagai masyarakat Negeri Bertuah, sangat mendukung proses hukum terkait OTT yang dilakukan KPK terhadap Bupati Langkat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek PUPR Tahun Anggaran 2021-2022.

Lanjutnya, “Saya berharap KPK jangan tebang pilih, dalam pengembangan proses hukum tersebut. Usut juga oknum pimpinan DPRD Langkat yang ikut menandatangani APBD Langkat Tahun Anggaran 2020/2021 dan 2021/2022,” ungkap Sugito di Stabat, Senin (24/1) lalu.

Karena menurutnya, diduga oknum tersebut ada menerima gratifikasi proyek yang pagunya senilai Rp2 sampai dengan Rp3 miliar tersebut. Dan diduga dengan uang proyek tersebut, oknum pimpinan DPRD Langkat itu, mau menandatangani APBD yang diusulkan Pemkab Langkat.

“Saya minta Bupati Langkat mau buka suara, beserta Dinas PUPR mau membeberkan sejelas-jelasnya, tentang siapa-siapa saja yang menerima proyek dari Dinas PUPR Langkat,” harap mantan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Secanggang itu.

Ketia dikonfirmasi, via sambungan telpon seluler, pimpinan DPRD Langkat dari Fraksi PDI Perjuangan, RS, tak mau berkomentar.

“Hal itu masih dilakukan pendalaman. Kami pun belum tahu,” pungkasnya. (mag-6/saz)

Pemko Binjai Gelar Silaturahim dengan Santri Pesantren Asal Aceh

TERIMA: Sekda Kota Binjai H Irwansyah Nasution, saat menerima cenderamata.DISKOMINFO KOTA BINJAI.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kota Binjai, H Irwansyah Nasution, menghadiri ramah tamah dan silaturahim dengan Santri Akhir Pesantren Modern, Aceh Besar, Teungku Chiek Oemar Diyan, dengan Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Sumut, Senin (24/1) lalu.

Pada kesempatan itu, Irwansyah menyatakan, dalam menghadapi globalisasi saat ini, dibutuhkan sosok yang mampu mengingatkan pada agama Islam agar tidak lalai. Dan dalam hal inilah, peran ulama dan santri dibutuhkan.

“Saya berharap agar kita semua senantiasa melakukan gerakan perubahan dan inovasi untuk kemaslahatan umat,” ungkap Irwansyah. “Sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk ikut berpartisipasi dalam membangun karakter generasi yang tangguh dan berakhlak,” imbuhnya.

Dia pun mengingatkan, tanggung jawab ini bukan semata terletak pada para guru, dan para ulama saja. Melainkan juga menjadi tanggung jawab pemerintah dan stakeholder lainnya.

Ketua Umum Yayasan Baitul Mal (YBM) BRI Kantor Wilayah Medan, Varia Maradona mengatakan, kepada seluruh santri yang hadir untuk tetap semangat menata masa depan. Sebab menurutnya, lulusan pesantren nantinya tidak perlu bingung dan tidak harus menjadi ustad ke depannya. Hal ini karena ilmu dari pesantren bisa digunakan di mana saja.

“Ilmu pesantren itu ilmu terapan, bisa diterapkan dan diterima di lingkungan mana saja,” jelasnya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai, Sofyan Siregar, pun berbagi pengalaman dan motivasi pada seluruh santri. Jebolan IPDN ini, bercerita, kehidupan di pesantren dan IPDN tak jauh berbeda. Menurutnya, untuk melahirkan sosok yang berkualitas, perlu usaha yang relatif besar dan tekad yang kuat.

“Harus tahan banting dengan semua pendidikan di dalamnya, karena itu semua nantinya akan bermanfaat untuk kehidupan ke depan. Nelayan yang hebat, lahir dari ombak yang besar,” pungkasnya. (ted/saz)