Home Blog Page 2874

Pemkab Dairi Diminta Perbanyak Lobi Anggaran ke Pusat

BERFOTO. Anggota DPRD Dairi, Bona Sitindaon (kiri), Kian Munthe (kanan) bersama dua anggota DPRK Aceh Tenggara, Gabe Martua Tambunan dan Arnold.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Dairi) Dairi, diminta agar memperbanyak lobi-lobi ke pemerintah pusat untuk menambah kucuran anggaran ke Dairi. Semakin banyak anggaran, maka pembangunan akan mudah dilakukan sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Permintaan itu disampaikan anggota DPRD Dairi Bona Sitindaon dan Kian Munthe, Selasa (18/1). Bona Sitindaon dan Kian Munthe, saat ditemui wartawan, bersama dua anggota DPRK Aceh Tenggara, Arnold dan Gabe Martua Tambunan.

Bona menyebutkan, salah satu indikator minimnya anggaran terbukti dari ketidakmampuan Pemkab Dairi mengakomodir permintaan bantuan kegiatan keagamaan. Salah satunya pada acara doa syukuran tahun baru 2022, seminar sehari dan lounching tahun sarana dan prasarana HKI Daerah IV Dakota di kantor HKI Jalan Sidikalang-Medan, Selasa (18/1).

Saat panitia kegiatan meminta tanggapan Pemkab Dairi terkait kebutuhan pembangunan beberapa bagian kantor HKI tersebut, Penjabat Sekda Dairi, Budianta Pinem mengatakan, anggaran minim. Permintaan dimaksud tidak dapat diakomodir dengan alasan refocusing anggaran.

“Dapat kita terima kalau anggaran direfocusing untuk hal yang bermanfaat. Faktanya? Seperti bilik sterilisasi itu lah. Miliaran tapi tak terpakai,” kata Bona.

Kian Munthe menambahkan, minimnya anggaran di Pemkab Dairi, juga dibuktikan dengan tidak terakomodirnya Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

Pokir itu kan aspirasi masyarakat melalui dewan. Itu pun tak ditampung. Nggak ada anggaran. Jadi intinya Pemkab harus lebih intens melobi kucuran anggaran.

Sementara Gabe Martua Tambunan anggota DPRK Aceh Tenggara pada kesempatan itu menyebut, di daerahnya Pokir anggota dewan selalu ditampung Pemkab.

“Kalau kami di sana, pokir itu ditampung. Selalu menjadi perhatian Pemkab. Kalau seperti itu kejadian di sini, DPRD Dairi akan sulit mengakomodir aspirasi disampaikan konstituenya,” ungkap Gabe. (rud/han)

Kenalkan Kearifan Lokal, Mendag: Side Event G20 Dorong Ekonomi Daerah

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Memperkenalkan kearifan lokal sebagai nilai lebih Presidensi G20 Indonesia 2022, penyelenggaraan Side Events G20 yang akan digelar di berbagai daerah diharapkan mampu mempromosikan keragaman budaya sekaligus potensi wisata dan investasi yang ada di Indonesia, serta menggerakkan perekonomian daerah.

“Side Events G20 harus menjadi showcase citra positif kemajuan dan budaya Indonesia. Penyelenggaraan side events diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempromosikan budaya, investasi, serta pariwisata di Indonesia. Tidak hanya itu, diharapkan pelaksanaan side events G20 di sejumlah daerah di Indonesia dapat menggerakkan perekonomian masyarakat dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” ungkap Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

Berdasarkan agenda Side Events G20 yang telah diinventarisasi tercatat 121 side events akan digelar pada Desember 2021 sampai November 2022 mendatang. Penyelenggaraan Side Events G20 tersebut tersebar di berbagai lokasi di Indonesia termasuk 5 daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yaitu Danau Toba di Sumatra Utara; Borobudur, Magelang di Jawa Tengah; Mandalika di Nusa Tenggara Barat; Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur; dan Likupang di Sulawesi Utara. Daerah lainnya yang akan didapuk menjadi tempat penyelenggaraan Side Events adalah Jakarta, Bali, Bintan, Batu, Bogor, Sorong, Surabaya, Makassar, Palembang, Belitung, Solo, Banjarmasin, dan Pontianak.

Mendag Lutfi berharap, Side Event G20 yang digelar di berbagai daerah dapat menggerakan perekonomian daerah. Terutama dalam memperkenalkan keunggulan produk lokal Indonesia.

“Kami optimistis seluruh agenda Side Events G20 akan terlaksana dengan baik dan berdampak pada peningkatan perekonomian daerah, khususnya dalam memperkenalkan produk unggulan daerah. Kita juga akan memastikan kearifan lokal Indonesia akan menjadi nilai lebih agenda-agenda Side Events G20,” tutupnya. (*/rel)

34 Pejabat Pemko Binjai Dilantik, Wali Kota Tenggat 6 Bulan Evaluasi Kinerja

PELANTIKAN: Wakil Wali Kota Binjai, H Rizky Yunanda Sitepu memberi ucapan kepada pejabat yang baru saja dilantik di Lantai 2 Aula Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Jum'at (21/1).Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 34 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Binjai diambil sumpah dan jabatannya oleh Wali Kota, H Amir Hamzah. Pelantikan digelar di Lantai 2 Aula Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Jum’at (21/1) siang.

Dari 34 pejabat, 10 di antaranya adalah mereka hasil lelang jabatan eselon II. Selebihnya pejabat eselon III dan eselon IV.

Kepada mereka yang baru dilantik, Amir memberi ultimatum agar tidak lalai dalam bekerja untuk memberi kesejahteraan kepada masyarakat.

Amir juga berharap agar mereka dapat bekerja dengan baik untuk membangun Kota Binjai. Bahkan, dia juga memberi waktu enam bulan kepada pejabat yang baru saja dilantik agar bekerja dengan baik.

Khususnya kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Kota Binjai. “Saya berikan waktu kepada saudara enam bulan untuk dapat bekerja dengan baik dan tidak lalai,” kata dia.

Kepada Kadis Lingkungan Hidup, Amir minta untuk bekerja dengan keras untuk buat Kota Binjai lebih bersih lagi. Kata dia, Binjai dikenal dengan Kota yang bersih.

“Saya minta kepada Kepala Dinas Lingkungan untuk dapat meningkatkan kebersihan. Karana Kota Binjai ini adalah kota yang bersih. Dan lebih maksimal agar Kota Binjai, ke depan lebih bersih dari pada tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Kepada Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, dia minta untuk meningkatkan kerja dengan mendatangkan insvestor ke Kota Binjai, agar pembangunan dapat cepat terlaksana.

Selain itu, dia juga meminta dinas ini agar segera turun ke lapangan memantau segala macam harga komoditas agar tidak menyulitkan masyarakat di masa pandemi. “Benahi Pasar Tavip itu,” seru Amir.

Secara umum kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik, dia juga meminta agar meningkatkan kualitas demi melayani masyarakat. Jika tak mampu, dia akan tindak tegas.

“Kalau tidak mampu, selama setahun siap untuk dimutasi atau demosi. Saya minta kepada saudara untuk dapat memberikan yang terbaik,” tandas mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah ini. (ted/azw)

Dua Pembawa Sabu 50 Kg Segera Disidang

DUA TERSANGKA: Kedua tersangka menandatangani berkas usai diserahkan penyidik Ditresnarkoba Polda Sumut ke Kejari Binjai, Kamis (20/1).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dua pemuda asal Aceh Timur, Fahrul Razi (22) dan Mujiburrahman (22) akan diadili di Pengadilan Negeri (PN) Binjai. Keduanya ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut di Jalan Megawati, Kelurahan Sumber Karya, Binjai Timur pada Minggu, 21 November 2021 lalu.

“Kejaksaan Negeri Binjai telah menerima tahap II, yaitu penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti narkotika dari penyidik Ditresnarkoba Polda Sumut pada Kamis (20/1) sore. Berkas sudah diteliti dan dinyatakan lengkap oleh Jaksa Peneliti dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara,” ujar Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Binjai, Muhammad Harris, Jumat (21/1).

Penyerahan ini dilakukan agar kedua tersangka segera diadili. Karena ditangkap di Kota Binjai, makanya kedua tersangka diadili di pengadilan negeri setempat.

Adapun barang bukti yang diterima yakni, dua karung goni plastik warna putih liris biru berisikan 50 bungkus kemasan teh merek cina Qing Shan yang di dalamnya diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat bersih 50 ribu gram, dua telepon genggam jenis android dan satu mobil Toyota Rush warna putih BL 1164 DD. Harris melanjutkan, penangkapan yang dilakukan tugas luar dari Ditresnarkoba Polda Sumut atas informasi dari masyarakat.

Kemudian anggota Polda Sumut melakukan penyelidikan. Rencananya kristal putih yang dibawa oleh kedua tersangka, menuju Kota Medan dengan menumpangi mobil jenis minibus tersebut. “Barang bukti narkotika ditemukan dari dalam mobil yang sebelumnya, telah dilakukan penggeledahan terhadap kedua tersangka oleh polisi,” ujar dia. (ted/azw)

Harris menambahkan, Kajari Binjai, M Husein Admaja juga telah menunjuk tiga Jaksa Penuntut Umum JPU) untuk memeriksa perkara tersebut. Oleh JPU yang ditunjuk, telah menyiapkan dakwaannya dan melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Binjai untuk diadili. “Tersangka ditahan di Lapas Kelas IIA Binjai,” pungkasnya. (ted/azw)

Bupati Asahan Terima Penghargaan Tokoh Peduli Pendidikan Islam

PENGHARGAAN: Bupati Asahan H Surya BSc didampingi Tokoh Peduli Sosial dengan Program Komunitas Sedekah Jumat, Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH menerima penghargaan dari penyelenggara di Singapore Land, Kabupaten Batubara, Jumat (21/1).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H Surya BSc menerima Penghargaan Tokoh Peduli Pendidikan Islam.

Penghargaan diterima Bupati Asahan bersamaan dengan acara Sinergitas dan Harmonisasi Yayasan dan Pengelola Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta (PTKIS) dalam meningkatkan kualitas akademik yang kompetitif bertempat di Singapore Land, Kabupaten Batubara, Jumat (21/1).

Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Dr Zulkarnain MA dalam laporannya menyampaikan pada hari ini akan diserahkan 2 Penghargaan Tokoh Peduli Pendidikan Islam masing masing untuk Bupati Asahan dan Bupati Batubara serta penghargaan Tokoh Peduli Sosial dengan Program Komunitas Sedekah Jumat kepada Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis SH MH.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof Dr Suyitno MAg.

Penghargaan yang diterima Bupati Asahan Sesuai dengan Surat Keputusan Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Nomor: K.IX/KP.07.6/71/2022 Tentang Pemberian Penghargaan Tokoh Peduli Pendidikan Islam.

Bupati Asahan H Surya BSc dalam sambutannya menyampaikan harapannya semoga ke depan Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara Menjadi Kabupaten Kembar yang menjadi Barometer kemajuan Perguruan Tinggi Islam Di Sumatera Utara atau bahkan di Seluruh Indonesia.(dat/azw)

Kolaborasi Forum G20 dan G7 Melawan Penyakit Tuberkulosis

JAKARTA, SMUTPOS.CO – Mengutip dari situs World Health Organization, setiap tahunnya terdapat sekitar 10 juta orang jatuh sakit akibat tuberkulosis (TB). Sebagian besar orang yang terjangkit TB tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah, namun penyakit TB ini masih tersebar di seluruh dunia.

Meski merupakan penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan, tiap tahunnya sekitar 1,5 juta orang meninggal dikarenakan penyakit ini. Dikarenakan penyakit TB dialami oleh penduduk berbagai negara di seluruh dunia, diperlukan upaya kolektif untuk melawan penyakit ini.

“Dua forum yang diakui secara global yaitu G7 dan G20, dapat bekerja sama untuk memberi respon yang lebih kuat terhadap krisis kesehatan. Dalam konteks tersebut, Indonesia sebagai Presidensi G20 dan Jerman sebagai Ketua G7, harus mengintensifkan koordinasi agar dapat mempertemukan prioritas forum-forum tersebut,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang disampaikan secara virtual dalam acara Global TB Caucus Discussion dengan tema “Recover Together, Recover Stronger: Synergizing G20 and G7 Presidencies for A Stronger Response To Health Crises”, Kamis (20/01).

Adapun sebagai negara yang memegang Presidensi G20 tahun ini, Indonesia berfokus kepada tiga prioritas utama yakni memperkuat arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi melalui digitalisasi, dan transisi energi berkelanjutan.

“Indonesia bercita-cita untuk mempromosikan tindakan kolektif untuk menanggapi masalah kesehatan global dan berkontribusi terhadap arsitektur kesehatan global yang lebih kuat. Indonesia juga berharap masyarakat global siap dengan sumber daya keuangan yang dapat dimobilisasi untuk memastikan pembiayaan yang memadai dan berkelanjutan untuk masalah kesehatan global khususnya dalam hal prevention, preparedness, and response (PPR),” jelas Menko Airlangga.

Oleh karena itu, pada akhirnya penting bagi G20 untuk lebih terlibat dalam Task Force on Finance & Health (TFHF). Adapun TFHF ditujukan untuk meningkatkan dialog dan kerja sama global tentang isu-isu yang berkaitan dengan PPR, mendorong pertukaran informasi best practice, mengembangkan koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan, menilai dan menangani keadaan darurat kesehatan dengan dampak lintas batas, dan mendorong pengelolaan sumber daya yang efektif untuk PPR.

“Terakhir, dalam menyinergikan prioritas G20 dan G7, Indonesia memandang penting bagi kedua Presidensi tersebut untuk membangun saluran komunikasi yang teratur. Oleh karena itu, saya sangat mendorong kedutaan kami di Berlin dan misi Jerman di Jakarta untuk meningkatkan kolaborasi,” pungkas Menko Airlangga.

Acara diskusi yang diadakan oleh Global TB Caucus, The Global Fund, dan The G20 Health & Development Partnership tersebut bertujuan untuk menyatukan Anggota Parlemen dari berbagai negara, Sherpa, perwakilan komunitas, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Kesehatan dari Indonesia dan Jerman untuk menyinergikan Presidensi G20 dan G7 dalam mewujudkan respon yang lebih kuat terhadap krisis kesehatan, terutama penyakit tuberkulosis.

Turut hadir dalam acara diskusi tersebut diantaranya Anggota DPR RI Komisi IX, Anggota Parlemen Jerman, Executive Director of the Stop TB Partnership, Director of External Affairs FIND, perwakilan dari Indonesia for Global Justice, serta perwakilan dari World Vision. (ag/fsr/*)

Telkomsel Secara Bertahap Upgrade Seluruh Layanan 3G ke 4G di 2022

Telkomsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan dalam mengadopsi gaya hidup digital yang salah satunya diwujudkan melalui peningkatan/pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE secara bertahap dan terukur di seluruh wilayah. Telkomsel memastikan kenyamanan pelanggan tetap terjaga selama proses ini berlangsung.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel berkomitmen untuk terus meningkatkan kenyamanan dan pengalaman pelanggan dalam mengadopsi gaya hidup digital dengan secara konsisten melakukan peningkatan kualitas dan pemerataan akses jaringan broadband terdepan di seluruh wilayah Indonesia.

Mewujudkan hal tersebut, mulai 2022 ini Telkomsel secara bertahap dan terukur melakukan peningkatan/pengalihan (upgrade) layanan jaringan 3G ke 4G/LTE di seluruh wilayah, sejalan dengan arahan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI untuk pengkajian penghapusan layanan 3G dengan tetap mempertimbangkan kesiapan layanan 4G/LTE yang merata serta memperhatikan kepentingan masyarakat secara umum.

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengatakan, “Tahun ini, Telkomsel akan melakukan percepatan upgrade layanan jaringan 3G ke 4G/LTE sebagai kelanjutan komitmen kami selaku leading digital telecommunication company, untuk terus membuka peluang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat dalam menikmati akses jaringan berteknologi terdepan yang merata dan setara, guna mendukung beragam aktivitas digital yang lebih seamless dan nyaman. Kami harap, langkah ini mampu mengoptimalkan lebih banyak potensi di berbagai wilayah melalui transformasi digital lintas sektor yang lebih terakselerasi, sehingga dapat memperkuat ekonomi digital nasional ke depan. Upgrade seluruh layanan 3G ke 4G/LTE ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menghadirkan konektivitas digital dengan kualitas prima yang merata hingga pelosok negeri.”

Telkomsel juga memastikan bahwa proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE ini telah melalui tahap pengkajian, perencanaan serta persiapan yang matang. Hal tersebut mencakup kesiapan infrastruktur dan teknologi, jaminan kenyamanan pelanggan selama proses upgrade berlangsung, hingga kesesuaian dengan perundangan di sektor telekomunikasi dan perlindungan konsumen, yang berlaku di Indonesia. Untuk itu, Telkomsel secara berkala telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, mulai dari Kemkominfo RI, hingga lembaga/institusi konsumen seperti Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN)  hingga Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Direktur Network Telkomsel Nugroho menambahkan, “Telkomsel telah mempersiapkan seluruh action plan mulai dari persiapan teknis, sosialisasi kepada pelanggan, hingga tahapan mitigasi dengan optimal, guna memastikan proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE secara bertahap dan terukur di seluruh wilayah di Indonesia dapat berjalan baik, termasuk prioritas meminimalisir potensi gangguan. Standar QoS (quality of service) juga terus akan diupayakan terjaga guna memenuhi standar aturan yang berlaku agar kenyamanan pelanggan tetap terjaga. Berbagai persiapan tersebut kami lakukan sebagai bentuk komitmen Telkomsel sebagai connectivity enabler yang akan terus berupaya mengimplementasikan penerapan teknologi jaringan broadband terdepan di setiap fase kehidupan secara berkelanjutan sesuai dengan roadmap transformasi perusahaan.”

Nugroho lebih lanjut menjelaskan, dengan menggunakan layanan 4G/LTE, untuk pelanggan ritel (B2C) dapat menikmati pengalaman aktivitas digital yang lebih baik dibandingkan dengan layanan 3G, seperti streaming video dan music digital, video conference, bermain game online, hingga layanan VoLTE yang akan memberikan pengalaman yang berbeda ketika menikmati layanan voice dan broadband secara bersamaan. Untuk itu, proses upgrading layanan 3G ke 4G/LTE secara bertahap dan terukur ini juga akan diprioritaskan percepatannya di wilayah yang sudah memiliki pemanfaatan layanan 4G/LTE yang merata dan matang.

Seiring dengan dilakukannya upgrade layanan tersebut, Telkomsel mengajak para pelanggan yang saat ini masih menggunakan layanan 3G untuk segera beralih ke layanan 4G/LTE. Untuk itu, Telkomsel siap membantu kemudahan pelanggan untuk percepatan migrasi layanan. Telkomsel memberikan ragam pilihan saluran bagi pelanggan dalam melakukan upgrade kartu SIM non 4G ke  uSIM 4G, baik secara online maupun offline yang dapat dilakukan dengan cepat dan mudahPada channel online, pelanggan dapat mengakses akun resmi Telkomsel di Facebook dan Twitter serta layanan Virtual Assistant Telkomsel untuk mendapatkan pelayanan upgrade ke uSIM 4Gatau melalui layanan mitra e-commerce (Shopee, Bukalapak, Tokopedia, dan JD.ID)Pelanggan juga dapat langsung mengunjungi GraPARI atau layanan MyGraPARI terdekat untuk melakukan upgrade ke uSIM 4G secara offline.

Selain itu, Telkomsel juga menyediakan beragam program dan produk menarik, mulai dari paket kuota data 4G yang terjangkau, tambahan kuota 4G hingga 30GB untuk pelanggan yang telah melakukan penukaran kartu non 4G ke kartu 4G (uSIM), hingga paket bundling device 4G terkini. Bagi pelanggan yang ingin melakukan migrasi ke uSIM 4G bisa terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap ketersediaan jaringan 4G di wilayahnya dan dukungan 4G pada perangkat yang digunakan. Pengecekan dapat dilakukan dengan mudah melalui USSD Menu Browser (UMB) di *888*47#. Informasi lebih lanjut mengenai program Tukar Kartu ke 4G bisa diakses di tsel.me/tukarkartu4g.

Sedangkan bagi pelanggan Telkomsel dari segmen industri dan enterprise, pemanfaatan layanan 4G/LTE secara utuh akan semakin menguatkan transformasi digital yang dilakukan, yang akan mendorong peningkatan produktivitas dan efisiensi perusahaan dan menghadirkan solusi layanan dengan dukungan teknologi digital bernilai lebih, sehingga dapat mempercepat penerapan Industry 4.0 di Indonesia.

“Kami juga berharap dukungan seluruh pihak dan pemangku kepentingan terkait dalam membantu proses upgrade layanan 3G ke 4G/LTE ini. Kolaborasi dengan pemerintah, para mitra pendukung seperti mitra infrastruktur, mitra teknologi hingga mitra penyedia device juga akan semakin membantu percepatan adopsi dan adaptasi layanan 4G/LTE secara lebih inklusif dan merata, di seluruh pelosok negeri,” kata Hendri menutup.

Bapak Cabuli Putri Kandung

TERSANGKA: AS, (44) warga Percut Seituan, Deliserdang, diamankan polisi karena mencabuli putri kandungnya sendiri.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sungguh bejat perbuatan AS, (44) warga Percut Seituan, Deliserdang. Sebagai seorang bapak, AS yang seharusnya menjaga dan melindungi keluarganya, ternyata malah merenggut kehormatan putri kandungnya sendiri, FS (15).

AS kemudian dilaporkan SMR (35), istri dan sekaligus ibu kandung FS, ke Polrestabes Medan. Selanjutnya, AS ditangkap dan ditahan polisi untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polrestabes Medan Kompol M Firdaus mengatakan, perbuatan cabul yang dilakukan pelaku terhadap putri kandungnya itu terjadi pada Minggu (26/12) dini hari sekira pukul 00.10 WIB. Saat itu, putrinya sedang tidur sendirian di kamar. Tidak berapa lama, pelaku masuk ke kamar anaknya dan naik ke tempat tidur. “Anaknya langsung terbangun, tapi pelaku langsung mengancam akan memukulnya jika memberitahu kepada siapapun,” kata Firdaus, Kamis (20/1).

Karena takut dengan ancaman pelaku, dengan terpaksa korban tak berani melawan. Pelaku kemudian memperkosa putri kandungnya sendiri. “Pelaku melampiaskan nafsu bejatnya sambil menyumpal mulut anaknya dengan kain,” sambung Firdaus.

Sehari setelah kejadian, Firdaus menyebutkan, korban menceritakan ulah bejat bapaknya kepada sang ibu. Mendengar cerita putrinya, ibu korban lalu melaporkan ke Polrestabes Medan, dengan laporan nomor polisi: LP/B/2894/XII/2022/ SPKT Restabes Medan/Polda Sumatera Utara tanggal 28 Desember 2021.

“Dari laporan ibu korban, selanjutnya dilakukan penyelidikan hingga meringkus pelaku pada Rabu (19/1) sekira pukul 18.00 WIB. Pelaku ditangkap saat sedang berada di Jalan Gagak Raya, Percut Seituan. Kemudian, pelaku dibawa ke Mako Polrestabes Medan untuk dilakukan pemeriksaan lanjut,” sebut Firdaus.

Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan, motif pelaku hingga tega mencabuli putrinya sendiri karena terangsang melihat anaknya sedang tidur.

“Atas perbuatannya, pelaku yang sudah ditetapkan tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 81 ayat (1), (2), dan (3) subsidair Pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang-undang Nomor 23/2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (ris/azw)

 

 

 

 

Tingkatkan Efisiensi dan Transparasi, PLN Akselerasi Digitalisasi Pengadaan

Dirut PLN Darmawan Prasodjo.

LOMBOK, SUMUTPOS.CO – Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terbesar dari sisi aset, PT PLN (Persero) terus berupaya untuk meningkatkan proses pengadaan atau procurement agar semakin efektif dan efisien. Seiring dengan Program Transformasi PLN, digitalisasi menjadi salah satu fondasi yang sudah dan akan terus dikembangkan oleh PLN, termasuk dalam hal sistem pengadaan barang dan jasa.

Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury mengapresiasi upaya PLN untuk mengimplementasikan digital procurement dan smart procurement. Menurutnya, digital procurement di PLN merupakan bagian dari delivery unit initiative yang dimonitor oleh Kementerian BUMN secara langsung.

“Tentunya upaya ini untuk terus meningkatkan sistem supply chain yang semakin terintegrasi dan efisien. Sehingga barang maupun jasa yang diperlukan sebagai bagian dari penyediaan listrik dapat tersedia tepat waktu, tepat kualitas, serta memiliki efisiensi yang tinggi,” ujarnya saat memberikan sambutan pada acara ‘Go Live & Roll Out DIGIPROC New Capabilities’, Kamis (20/1/2022).

Pahala menilai, dengan total jumlah pengeluaran pengadaan di PLN lebih dari Rp 200 triliun pada 2021 lalu, dengan jenis yang beragam dan wilayah yang tersebar, digital procurement menjadi solusi yang tepat dalam proses pengadaan yang efektif dan efisien.

Dia pun berharap agar PLN bisa mengimplementasikan smart procurement dan digital procurement untuk area lainnya di masa mendatang. Tentunya pengembangannya disertai dengan pengembangan fitur fungsional lainya, agar semakin lama dapat semakin memberikan manfaat.

“Sehingga betul-betul memastikan bahwa keseluruhan supply chain di PLN akan semakin efisien lagi ke depannya,” ucap Pahala.

Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama PLN Amien Sunaryadi optimistis fitur new capabilities digital procurement PLN akan membantu tim yang akan mengambil keputusan. Selain itu kedepan, dengan pengembangan _tools Vendor Management System di PLN Group diharapkan database vendor bisa menjadi satu kesatuan, sehingga akurasi data dan efisiensi akan lebih tinggi, untuk meningkatkan kualitas analisa tim pengadaan PLN pada khususnya, dan BUMN pada umumnya.

“Semoga PLN bisa membantu bersinergi dengan BUMN lain untuk meningkatkan kualitas, efisiensi dan keandalan procurement kita. Sehingga competitiveness BUMN meningkat,” kata Amien.

Perlu diketahui sejak tahun lalu, Kementerian BUMN juga telah menugaskan PLN sebagai pengelola e-Procurement Academy BUMN melalui PLN Corporate University.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjabarkan, Digital Procurement sebagai salah satu breakthrough digitalisasi dalam program Transformasi PLN sudah terimplementasi melalui lima inisiatif. Kelima inisiatif ini adalah _Market Intelligence,Demand Forecast, Spend Analytics, Cost Estimation dan Tender Analytics.

“Sehingga saat ini hanya tinggal me-rollout pada procurement yang akan dilaksanakan,” tegasnya.

Dengan menggunakan market intelligence, PLN dapat mencari calon penyedia potensial dan melakukan penilaian/pra-kualifikasi secara otomatis. Tentunya, dengan sumber data yang berasal dari rekam jejak mereka selama ini, sistem akan memilih vendor yang mempunyai kinerja baik.

Sementara melalui _demand forecast, PLN dapat menganalisis dan memprediksi kebutuhan supply chain terkait dengan perencanaan persediaan material dengan menggunakan artificial intelligence dan machine learning. Sehingga bisa sebagai fungsi kontrol untuk perencanaan yang lebih akurat.

“Dulu Executive Vice President (EVP) Supply Chain mendapatkan data kebutuhan hanya berdasar usulan dari unit-unit. Saat ini EVP Supply Chain sudah dapat menghitung berapa kebutuhan unit berdasarkan historis pemakaian unit,” paparnya.

Spend analytics yang memanfaatkan teknologi descriptive analytics dan machine learning dapat memberikan visibilitas pengeluaran perusahaan maupun insight terkait penghematan/perbaikan, juga potensi peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Dengan inisiatif ini, PLN sepanjang 2021 dapat menghemat sebesar Rp1,5 triliun, jauh lebih efisien dibandingkan 2020 sebesar Rp 2,1 miliar.

Darmawan melanjutkan, inisiatif cost estimation membuat alat penghitung Harga Perkiraan Engineering/Harga Perkiraan Sendiri (HPE/HPS) berdasarkan struktur biaya yang dapat dimutakhirkan sesuai market indeks terkini menggunakan descriptive analytics. Alhasil, PLN dapat menghitung secara otomatis berapa biaya yang diperlukan dalam membuat satu material berdasarkan struktur biaya yang diperlukan.

“Mulai dari biaya per komponen, biaya pegawai dan sebagainya. Sehingga PLN mendapatkan estimasi biaya yang lebih tepat untuk menyusun HPE/HPS,” imbuh Darmawan.

Terakhir, dengan _tender analytics PLN akan melakukan penawaran komersial dengan cepat dan tepat, serta memberikan insight terkait penghematan dalam negosiasi. Sehingga PLN dapat melakukan lelang dengan lebih terbuka, transparan dan bebas dari fraud.

Tentunya, Darmawan menegaskan bahwa upaya PLN untuk meningkatkan kualitas sistem pengadaan tidak berhenti sampai di sini. Pada tahun 2022, PLN akan membangun digitalisasi pengadaan untuk kategori Gardu Induk (GI), Transmisi, _PV solar panel, Baterai, main equipment of wind turbine power plant, juga _main equipment of PLTG/PLTMG.

“Inisiatif program _digital procurement yang sudah terimplementasi akan membawa pada proses pengadaan yang lebih fair, transparan dan akuntabel,” tegasnya. (ila)

Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Kabupaten Samosir Penuhi Panggilan Kejatisu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) memanggil empat tersangka dugaan tindak pidana korupsi pada Penyalahgunaan Belanja Tidak Terduga Penanggulangan Bencana Nonalam dalam Penanganan Covid-19 Status Siaga Darurat 2020 di Kabupaten Samosir.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu, Yos A Tarigan, menyebutkan hanya tiga tersangka yang memenuhi panggilan penyidik adalah JS selaku Sekda Samosir, SES selaku rekanan, dan MT selaku PPK Kegiatan menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka. Sementara SS selaku pejabat pembuat kebijakan (PPK) Kegiatan berhalangan hadir dan tim penyidik akan menjadwalkan ulang pemanggilannya.

“Sejak diperiksa dari pagi sampai malam hari, penyidik menilai bahwa tiga tersangka yang hadir kooperatif, sehingga sampai saat ini tidak dilakukan penahanan. Tim penyidik juga menilai, saat proses penyidikan masih kooperatif dan tidak berpotensi melarikan diri serta tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti,” kata Yos dalam keterangan tertulis, Kamis (20/1).

Ia menyampaikan, alasan tidak dilakukan penahanan oleh penyidik para tersangka, karena pada hakekatnya melihat para tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), tersangka telah bersikap kooperatif dengan memberikan keterangan yang jelas dan membuat terang tindak pidana dalam perkara tersebut.

“Terkait dengan ketidakhadiran tersangka untuk memenuhi pemanggilan yang dilayangkan penyidik Kejati Sumut pada beberapa hari lalu, kepada penyidik, tersangka mengatakan ada pekerjaan lain dan ada tugas pemerintahan, di mana sebelumnya sudah terjadwal,” jelasnya.

Kepada penyidik juga, kata Yos, tiga tersangka mengakui bahwa ketidakhadiran mereka beberapa hari lalu karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan dan waktunya sudah terjadwal. “Hari ini, Rabu (19/1) tiga tersangka memenuhi panggilan dan memberikan keterangan kepada tim penyidik. Satu tersangka lagi dijadwal ulang pemanggilannya,” tegasnya.

Dijelaskannya, kasus itu, terkait dugaan korupsi penanganan Covid-19 di Samosir tahun 2020, pada Belanja Tak Terduga Penaggulangan Bencana Nonalam dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Samosir, dari anggaran senilai Rp1.880.621.425.

Dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ditemukan ada indikasi korupsi yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp944.050.768. (man/azw)