27 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 2874

Perjuangkan Hak-hak Buruh, K-SPSI Sumut Bangun Jalur Dialog

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat, DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Sumut, lebih memilih jalur dialog ketimbang turun ke jalan. SPSI akan terus mengawasi perubahan apa yang dilakukan para stakeholder untuk memenuhi putusan MK yang tentunya harus mengakomodir kepentingan buruh.
“K-SPSI Sumut akan terus membangun jalur dialog guna memperjuangkan hak-hak buruh di daerah ini,” kata Ketua K-SPSI Sumut, CP Nainggolan didampingi Wakil Ketua H Armyn Simatupang kepada wartawan, Sabtu (11/12).

Dikatakan CP Nainggolan, K-SPSI Sumut akan bersikap realistis dalam memperjuangkan hak-hak buruh di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid. “Jalur dialog menjadi pilihan bijak kita agar hubungan antara buruh dan pengusaha serta pemerintah berjalan baik,” tegasnya.

Berkaitan dengan itu, CP Nainggolan menyebut, ikut bergabungnya salah satu tokoh Sumut yang juga anggota DPRD Sumut, Armyn Simatupang dalam kepengurusan K SPSI Sumut, merupakan salah satu strategi organisasi ini dalam mengoptimalkan membangun jalur dialog tersebut. “Tentu dengan ketokohan yang dimiliki Pak Armyn Simatupang, ketika beliau berbicara atas nama buruh sebagai Wakil Ketua SPSI Sumut yang juga melekat sosoknya sebagai anggota DPRD Sumut, maka akan lebih didengar,” tegasnya

CP mengaku masuknya Armyn Simatupang sebagai wakil ketua DPD sangat disambut gembira oleh pengurus lainnya. “Beliau selama ini berkiprah di Federasi Pariwisata SPSI Kabupaten Asahan. Dengan bergabung ke DPD K SPSI Sumut tentu bisa lebih maksimal memperjuangkan kepentingan buruh,” ungkap CP.

Sementara itu, Armyn Simatupang mengaku sangat surprise dan bahagia diberi amanah sebagai Wakil Ketua DPD. “Terus terang buruh itu adalah kekuatan besar yang ada di tengah masyarakat. Maka sudah sepatutnya apa yang menjadi harapan buruh itu harus diperjuangkan dan didengar oleh pemerintah maupun pengusaha,” ucapnya.

Armyn juga sangat sependapat dalam memperjuangkan kepentingan buruh, SPSI mengutamakan jalur dialog. “Dengan membuka jalur dialog tentu bisa dikomunikasikan apa yang diinginkan buruh serta apa pula yang menjadi harapan pengusaha. Saya akan ikut aktif membangun jalur dialog itu bersama teman-teman pengurus K SPSI lainnya,” ucapnya. (adz)

Menko Airlangga, Pemerintah Kejar Target Inklusi Keuangan dengan Maksimalkan Potensi Ponpes di Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Berdasarkan survei Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI, 2020), indeks keuangan inklusif meningkat dari 76,19% di 2019 menjadi 81,4% di 2020 untuk aspek penggunaan akun atau rekening. Namun, masih terbuka ruang untuk tumbuh mengingat keberadaan 34.632 pondok pesantren (ponpes) dengan 4.766.394 pelajar sekolah agama/santri yang ada di Indonesia (Kementerian Agama, 2021).

Memperhatikan potensi di atas, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam hal ini adalah Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan, selaku Sekretariat DNKI, bekerja sama dengan Santri Millenial Centre (SiMaC) melaksanakan kegiatan seminar nasional edukasi dan literasi keuangan. Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Santri Nasional (HSN) 2021 yang diselenggarakan secara hybrid pada 9-10 Desember 2021, di Pondok Pesantren As-Shofa Tangerang Banten.

Kegiatan seminar dibuka secara virtual oleh Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, yang juga berperan sebagai Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), sekaligus Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua Harian DNKI, juga menyampaikan sambutan kunci.

Sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden No. 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), pelajar/santri, guru dan pengurus ponpes, serta masyarakat sekitarnya, merupakan sasaran strategis untuk mendukung capaian target indeks keuangan inklusif sebesar 90% di 2024.

“Undang-Undang No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren telah menjadi inisiatif strategis dari Pemerintah untuk mengoptimalkan peranan ponpes di Indonesia dalam memberdayakan ekonomi dan keuangan masyarakat, termasuk inklusi keuangan,” jelas Wakil Presiden.

Pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan di lingkungan ponpes telah intensif dikoordinasikan oleh Sekretariat DNKI melalui implementasi berbagai program dengan sinergi yang koordinatif bersama berbagai Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, hingga korporasi. Kerja sama secara masif tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia.

“UMKM binaan ponpes, serta UMKM sekitar ponpes dapat berperan sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, ekonomi syariah, dan UMKM halal di Indonesia, dengan pengintegrasian secara inklusif melalui sektor keuangan digital yang adaptif, seperti dalam menghadapi pandemi Covid-19,” tambah Menko Airlangga.

Integrasi sektor sektor riil dengan keuangan memerlukan edukasi dan literasi secara masif dari berbagai pihak. Tujuannya untuk mendukung keberlangsungan usaha dari UMKM halal, termasuk bagi yang ada di lingkungan ponpes.

“Seminar edukasi dan literasi keuangan di Pondok Pesantren Ash-Shofa Tangerang sebagai rangkaian Hari Santri Nasional 2021 merupakan perwujudan nyata pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat dalam mengimplementasikan berbagai kegiatan keuangan inklusif ke depannya,” ujar Menko Airlangga.

Turut hadir pada kegiatan tersebut adalah Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi  Kemenko Maritim dan Investasi Ayodhia G. L. Kalake, Staf Ahli Bupati Tangerang untuk bidang pemerintahan, politik dan hukum Cikwi R. Inton, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Bambang Himawan, Presiden Direktur SiMaC Nur Rochman, Ketua Spectren Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin, serta stakeholders terkait lainnya. (dep1/rep/*)

Sean Gelael Juara Putaran Pertama

Danau Toba Rally 2021

PARAPAT, SUMUTPOS.CO – Pereli nasional Sean Gelael tampil sebagai juara putaran pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally yang dirangkai dengan Danau Toba Rally 2021 di Kawasan Hutan Tanaman Industri Aek Nauli Parapat, Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/12/2021).

JUARA: Sean Gelael menerima hadiah setelah menjadi juara pada putaran pertama Danau Toba Rally 2021 di Kawasan Hutan Tanaman Industri Aek Nauli Parapat, Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/12/2021). (IST)

Sean yang berpasangan dengan navigator Hugo Ismael sukses melahap 6 spesial stage (SS) dengan catatan waktu 1 jam 14 detik. Juara bertahan Subhan Aksa/Mago Sarwono harus puas berada diposisi kedua dengan total catatan waktu 01:05:02. Pereli Glenn Nirwan/Adi Indiarto tempati posisi ketiga dengan overall 1:06:27.

Sedangkan posisi keempat, ditempati pereli Edwin Djaya/Maman Aruman yang mengumpulkan total waktu 1:08:31. Posisi kelima ditempati pereli dari tim Benteng Motorsport, Bimo Pradikto/M Herkusuma. Pereli andalan Sumut, Ijeck yang berpasangan dengan Uche harus puas tempati urutan ke-6, setelah total catatan waktunya 1:09:16.

Sean/Hugo berhasil menjadi juara setelah tercepat pada lima SD. Pada SS 1, pereli berbendara Jagonya Ayam itu mencatatkan waktu terbaik 8 menit 53 detik. Raihan Sean/Hugo ini unggul dari juara bertahan Kejurnas Rally 2019, Subhan Aksa yang berpasangan dengan navigator Mago Sarwono, dengan catatan waktu 09:37,0.

Di SS 2, Sean/Hugo yang menunggangi Citroen C3R5 itu kembali mencatatkan waktu terbaiknya 11:09,9. Catatan Sean ini unggul 0.50.7 dari pesaing terdekatnya Subhan/Mago yang berada diurutan kedua dengan 12:00,6. Pada SS 3, lagi-lagi Sean/Hugo dan Subhan/Mago kembali bersaing. Namun, Sean/Hugo belum terbendung yang kembali catatkan waktu terbaik 10:20,1. Subhan/Mago yang menjadi pesaing terdekat catatkan waktu 11:16,7.

Kejutan terjadi pada SS 4, Sean yang juga tampil di F2 melorot ke posisi ke-6, usai catatkan terburuknya 09:05,4. Tempat teratas di SS ini, diraih pereli Glenn Nirwan/Adi Indiarto dengan catatan terbaik 08:37,2. SS 5, Sean kembali menjadi teratas usai catatan waktunya 10:43,1 dan SS 6 yang menjadi penutup Kejurnas Rally Seri Pertama ini, Sean amankan posisi teratas usai catatkan waktu 10:01,9.

Pereli tuan rumah yang juga Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah mengatakan, hasil seri pertama ini tak begitu buruk. Ia pun akan lebih bersiap pada setiap kedua yang digelar, Minggu (12/12/2021).

“Besok masih ada putaran kedua, kita selesaikan seri satu ini dan juga kita siapkan untuk setiap kedua besok,” aku pria yang akrab disapa Ijeck itu.

Kejurnas Rally putaran kedua rangkaian Danau Toba Rally 2021 ini akan dilanjutkan pada Minggu (12/12/2021). Para pereli kembali dihadapkan dengan 6 SS. Yakni, SS1/4 Gorbus A-Reverse (15,23 km), SS2/5 Aek Nauli B-Reverse (14,70 km), dan SS3/6 Aek Nauli A-Reverse (9,48 km). (rel/dek)

Danau Toba Rally 2021 Sudah Dinanti

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Danau Toba Rally 2021 mulai berpangsung, Sabtu (11/12). Kegiatan ini digelar oleh IMI Sumut bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Sumut serta Toba Pulp Lestari. 

DILEPAS: Peserta Danau Toba Rally 2021 dilepas. (IST)

Kegiatan Danau Toba Rally 2021 ini dilakukan di Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Di mana Danau Toba Rally 2021 ini diikuti oleh 56 peserta dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia. 

Pembina IMI Sumut Musa Rajeckshah mengaku kegiatan Danau Toba Rally 2021 ini sudah tertunda selama dua tahun dikarenakan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia. 

Sebagai peserta Danau Toba Rally 2021, pria yang akrab disapa Ijeck ini mengaku kegiatan ini memang sudah sangat ditunggu. “Saya yakin semua peserta juga merasakan hal yang sama. Karena sudah 2 tahun juga tidak dilaksanakan akibat pandemi,” katanya. 

Ijeck pun berharap mudah-mudahan tahun depan pandemi bisa menurun sehingga event-event seperti ini bisa dilaksanakan dan terlaksana. 

“Kita juga berharap semoga Kejuaraan Nasional dan Pasifik juga kejuaraan internasional bisa terwujud tahun berikutnya,” ujarnya. 

Mengenai target, Ijeck yang juga sebagai Wakil Gubernur Sumut ini memiliki target juara. “Tapi kita lihat keadaan juga. Mudah-mudahan saja target kita berhasil,” katanya seraya menyatakan karena kejuaraan nasional ini dilakukan sebanyak dua putaran. 

Ijeck pun mengomentari masalah track Danau Toba Rally 2021 ini. Menurutnya, track atau lintasan lumayan dan menggiurkan serta membahayakan. “Jadi, kita harus tahu kapan bisa tarik gas untuk melaju dan kapan kita bisa menurunkan kecepatan karena tikungan nya sangat membahayakan juga karena ada jurang,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua IMI Sumut H Harun Mustafa Nasution mengucapkan terimakasih kepada semua pihak karena kegiatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Danau Toba Rally 2021 bisa terlaksana di Desa Aek Nauli, Kecamatan Prapat, Kabupaten Simalungun. 

“Terimakasih juga kepada semua pihak yang mendukung dan kepada para peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan. Kalau mau mengeluarkan kemampuan cukup 110 persen mengingat track atau lintasan di sini sangat menantang,” katanya saat memberikan kata sambutan. 

Ia pun berharap semoga kegiatan seperti ini bisa terus terlaksana dan bisa menggelar Rally Asia Pasifik 2022 dan juga bisa melaksanakan Kejuaraan Dunia Rally pada tahun 2023. “Untuk itu, kita butuh dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat,” pungkasnya. (dek)

IM3 Ooredoo Hadirkan Collabonation Creative City

Dari Kiri Ke Kanan: Fahroni Arifin (SVP – Head of Brand Management And Strategy Indosat Ooredoo), Fahd Yudhanegoro (SVP – Head of Region Sumatera), Iga Massardi (Musician), Anton Ismael (Photographer), Akbar (Medan Local Band – Boxquitos).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak awal, IM3 Ooredoo menghadirkan Collabonation sebagai wadah kolaborasi bagi para musisi, seniman, serta generasi muda Indonesia untuk dapat berkreasi bersama menghasilkan berbagai karya positif.

Sebelumnya, rangkaian aktivitas Collabonation berfokus pada kolaborasi antara musisi dan para seniman, yang telah mempersembahkan berbagai karya mulai dari musik, series dokumenter, hingga hasil kolaborasi multidisiplin antara seni rupa, tari, dan teater. Kini, IM3 Ooredoo melalui Collabonation kembali hadir untuk memperluas kesempatan kolaborasi bagi generasi muda dan komunitas yang memiliki passion terhadap musik dan seni dengan menggandeng mereka dalam Collabonation Creative City.

Membawa semangat kolaborasi ke berbagai kota di seluruh Indonesia, setelah sukses hadir di kota Makassar pada November lalu, Medan menjadi kota kedua untuk Collabonation Creative City yang akan dilangsungkan pada tanggal 11-13 Desember 2021.

Collabonation Creative City adalah sebuah gerakan yang akan membuka ruang kolaborasi dengan cara membekali, memperkaya, serta memampukan tidak hanya musisi dan komunitas-komunitas, tapi juga para peminat seni dari kalangan umum di berbagai kota di Indonesia untuk dapat menyalurkan bakat, memperluas kreasi, hingga membawa mereka melangkah lebih jauh lagi dalam berkarya.

Fahroni Arifin, SVP – Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo menjelaskan, sebelumnya rangkaian Collabonation telah menghasilkan berbagai karya kolaboratif lintas disiplin hingga lintas generasi bersama para musisi dan seniman tanah air.

“Kini, Collabonation ingin berkolaborasi dengan audiens yang lebih luas. Melalui Collabonation Creative City, IM3 Ooredoo memberikan mentoring kreatif dan menyediakan ruang bagi para generasi muda serta komunitas dari berbagai kota di Indonesia untuk dapat mengekspresikan dan memperkaya bakat mereka,” katanya.

Membawa Semangat Berkreasi dan Berkolaborasi untuk Medan

Collabonation Creative City Medan akan dilaksanakan pada tanggal 11-13 Desember 2021, dengan rangkaian acara selama 3 hari yang meliputi workshop & creative session, serta sesi pembuatan musik & video klip.

Pada kegiatan ini, IM3 Ooredoo mengajak anak muda dan berbagai komunitas di Medan untuk melebur serta berkarya bersama para experts dalam industri musik dan kreatif.

Dengan membawa semangat “Berkreasi dan Berkolaborasi untuk Medan”, acara ini memberikan pendampingan kreatif dalam beberapa bidang seni dengan menghadirkan Iga Massardi (Musisi/Vokalis Barasuara), Anton Ismael (Photographer), Lafa Pratomo (Music Producer), dan Kiki Aulia Ucup (Event Creator) sebagai mentor. Mereka akan membagi ilmunya di sebuah workshop creative session yang berfokus pada tema “How to Make Your Band Heard”.

Untuk menjadikan kegiatan ini lebih relevan dengan anak muda dan komunitas di Medan, Collabonation Creative City turut melibatkan band lokal asal Medan, Boxquitos, yang akan menjadi studi kasus dari workshop tersebut.

Penuhi Kebutuhan Digital dan Komunikasi Untuk Anak Muda

Sebagai brand yang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan komunikasi  yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda, IM3 Ooredoo juga baru saja mengeluarkan pilihan paket internet terbaru yaitu Freedom Internet 2,5GB yang berlaku untuk 5 hari dengan harga super hemat yakni senilai Rp9.900. Paket ini merupakan solusi yang pas untuk anak muda yang selalu membutuhkan akses internet untuk dapat terus mengunggah karya, menikmati konten di berbagai digital platform, belajar hal baru, hingga tetap terhubung dengan teman-temannya.

Paket Freedom Internet 2.5GB/5 hari bisa didapatkan dengan melakukan aktivasi di aplikasi myIM3, UMB 123112#, IM3 Ooredoo Official WhatsApp (08551000185), dan Outlet/Mitra Indosat Ooredoo terdekat.

“Dengan menyelenggarakan Collabonation Creative City di berbagai kota, kami berharap kegiatan ini dapat membuka lebih banyak potensi generasi muda di Indonesia. Dengan memperkuat energi kolaborasi, mereka bisa  membawa aksi mereka agar bisa menjangkau lebih banyak audience di era digital dan terus mendorong maju semangat bersatu, berkarya, dan bangkit bersama. Collabonation akan terus menjadi wadah kolaborasi agar generasi muda dapat terus berkarya, tidak hanya mewadahi tapi juga membekali,” tutup Fahroni.

Rangkaian kegiatan Collabonation

Creative City Medan juga nantinya akan ditayangkan melalui kanal YouTube IM3 Ooredoo untuk dapat terus menyebarkan semangat kolaborasi bagi lebih banyak generasi muda. (rel)

Tahun 2022 Sebagai Periode Keberlanjutan Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tahun 2022 telah ditetapkan sebagai periode keberlanjutan pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2022 dapat tumbuh di atas 5 persen.

Untuk mencapai sasaran tersebut, kepastian hukum dan dukungan Pemerintah akan terus dijalankan untuk kemudahan investasi dan berusaha. Pemerintah berkomitmen melanjutkan agenda reformasi struktural, deregulasi, dan debirokratisasi. Keputusan Mahkamah Konstituti terkait revisi Undang-Undang Cipta Kerja akan secepatnya dijalankan dan ditindaklanjuti oleh Pemerintah. Seluruh materi dan substansi UU Cipta Kerja sepenuhnya tetap berlaku.

“Selain itu, momentum Presidensi G20 Indonesia di tahun 2022 juga harus dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong pemulihan dan transformasi ekonomi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya di acara Webinar Market Outlook 2022 yang bertajuk “Indonesia Towards 2022 Economic Recovery: Stability or Growth?” yang diselenggarakan pada Kamis (9/12) oleh Bank Negara Indonesia (BNI) yang bekerjasama dengan BNI Asset Management dan BNI Corporate University.

Tahun 2022 merupakan momentum Presidensi G20 yang membanggakan bagi Indonesia untuk memimpin kelompok negara berpendapatan terbesar dunia serta mengatasi pemulihan ekonomi yang tidak merata.

Terdapat tiga hal yang menjadi fokus utama Presidensi G-20, yaitu penanganan kesehatan yang inklusif, transformasi berbasis digital, dan transisi menuju energi berkelanjutan, yang dirangkai dalam tema “Recover together, recover stronger”.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022 bukan hanya seremoni saja namun menghasilkan outcomes nyata yang bermanfaat bagi Indonesia dan dunia,” jelas Menko Airlangga.

Presidensi Indonesia di event G20 diprediksi membantu penciptaan sekitar 33.000 lapangan kerja. Dengan lebih dari 150 pertemuan yang akan digelar di 19 kota dan kehadiran sekitar 18.000 lebih delegasi, akan meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun, meningkatkan PDB nasional sebesar Rp7,4 triliun, dengan manfaat total 1,5 – 2 kali lebih besar dari penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB tahun 2018 di Bali.

Berbagai proyeksi tersebut tentunya harus direalisasikan dalam semangat kemitraan dan kerja sama dari semua pihak. Pandemi ini semakin menegaskan akan pentingnya inklusifitas, kerjasama, dan kolaborasi dalam rangka mendukung stabilitas maupun pertumbuhan ekonomi.

“Akhir kata, saya ucapkan selamat mengikuti rangkaian acara ini. Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan melahirkan terobosan baru dalam mempercepat pemulihan ekonomi di tahun 2022,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam Webinar ini diantarnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang diwakili oleh Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu Luky Alfirman, Executive Director JP Morgan Singapore Sin Beng Ong, Direktur Utama Bank BNI Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI Sekuritas Agung Prabowo, Chief Economist BNI Sekuritas Damhuri Nasution, dan Presiden Direktur BNI Asset Management Putut Endro Andanawarih. (ag/*)

Telkomsel Akselerasikan Inklusi Keuangan Nasional Dengan Dukung Perhelatan Bulan Fintech Nasional & Indonesia Fintech Summit 2021

Telkomsel mendukung perhelatan Bulan Fintech Nasional (BFN) & Indonesia Fintech Summit (IFS) 2021 yang berlangsung pada 11 November – 12 Desember 2021 sebagai wujud komitmen untuk perkuat ekosistem keuangan digital nasional melalui kehadiran berbagai solusi digital terdepan dari Telkomsel Klop!

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Memperkuat konsistensi sebagai leading digital telco, Telkomsel berkomitmen untuk terus mengakselerasi inklusi keuangan nasional melalui pemanfaatan teknologi digital terkini. Kini, komitmen tersebut diwujudkan Telkomsel dengan memberikan dukungan dan mengambil peran dalam perhelatan Bulan Fintech Nasional (BFN) & Indonesia Fintech Summit (IFS) 2021 yang berlangsung pada 11 November – 12 Desember 2021. Melalui dukungan ini, Telkomsel berupaya untuk membuka peluang kolaborasi lebih luas di sektor keuangan dengan mendorong pemanfaatan financial technology (fintech) untuk mengakselerasi inklusi keuangan nasional guna memperkuat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang berkelanjutan.

Telkomsel mendukung perhelatan Bulan Fintech Nasional (BFN) & Indonesia Fintech Summit (IFS) 2021 yang berlangsung pada 11 November – 12 Desember 2021 sebagai wujud komitmen untuk perkuat ekosistem keuangan digital nasional melalui kehadiran berbagai solusi digital terdepan dari Telkomsel Klop!

Vice President Data Solutions Telkomsel Mia Melinda mengatakan, “BFN dan IFS 2021 yang tahun ini mengangkat tema “Fintech for Faster Economic Recovery: Balancing Governance and Innovation”, merupakan perhelatan yang penting dalam memperkuat ekosistem keuangan digital Indonesia untuk mendorong pemulihan ekonomi yang lebih signifikan pasca pandemi. Oleh karena itu, dengan mengoptimalkan sumber daya dan ekosistem keuangan digital yang Telkomsel miliki, kami turut mendukung kesuksesan BFN dan IFS 2021 agar melalui perhelatan tersebut, regulator, startup fintech, beserta para pemangku kepentingan lainnya dapat menghadirkan beragam solusi dan inovasi yang lebih menyeluruh melalui pemanfaatan teknologi telekomunikasi digital terdepanuntuk kemudian dapat diimplementasikan serta manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan akses pembiayaan mudah, cepat, aman, dan nyaman, terutama memberikan solusi bagi segmen masyarakat unbanked.”

Selama perhelatan BFN dan IFS 2021, Telkomsel berkesempatan untuk mengikuti berbagai forum diskusi dan dialog, hingga workshop dengan tujuan mengembangkan industri fintech nasional yang lebih berdampak. Dimulai dari Fintech Talk, dimana Telkomsel berkesempatan mengikuti dialog dan diskusi bersama regulator, para pemangku kepentingan industri terkait, dan publik yang bertujuan memperkuat ekosistem keuangan digital nasional; Media Clinic, dimana Telkomsel berpartisipasi dalam diskusi terkait berbagai isu kebijakan utama di industri fintech; dan Expert Lab dimana Telkomsel berkesempatan untuk berbagi pengetahuan bagi publik tentang inovasi Telkomsel dalam mengakselerasi inklusi keuangan Tanah Air.  Dalam berbagai forum dan diskusi dialog tersebut, Telkomsel menyoroti tentang perkembangan industri fintech yang kehadirannya sangat penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital nasional dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia dengan memperluas akses finansial yang mudah dan nyaman, utamanya bagi segmen underbanked dan unbanked.  

Telkomsel sendiri baru-baru ini menghadirkan solusi fintech terbaru bernama Telkomsel klop!, yang merupakan sebuah platform aggregator pinjaman terpercaya yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memilih berbagai produk pinjaman digitalMelalui Telkomsel klop!, masyarakat dapat menemukan serta membandingkan produk pinjaman yang tepat dari penyedia fintech di seluruh Indonesia yang bisa diakses melalui satu aplikasi. Dengan menghadirkan Telkomsel klop! Telkomsel bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan dana darurat untuk menunjang produktivitas keseharian seperti untuk keperluan modal usaha, pendidikan, dan kesehatan. Layanan terbaru ini diharapkan dapat mengakselerasi inklusi keuangan nasional  dengan memberikan solusi bagi segmen masyarakat yang mengalami hambatan dalam mengakses fasilitas keuangan. Saat ini, Telkomsel klop! telah terdaftar dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami berharap keikutsertaan Telkomsel dalam perhelatan BFN dan IFS 2021 ini dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan pertumbuhan ekosistem fintech di Indonesia, khususnya dalam menghadirkan terobosan-terobosan yang dapat memperkuat ekosistem keuangan digital nasional. Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler akan terus berupaya mendorong inklusi keuangan nasional yang lebih merata dan inklusif dengan membuka kesempatan lebih luas untuk menjalin kolaborasi bersama para pemangku kepentingan terkait, sehingga dapat menghadirkan solusi digital terdepan yang dapat memberikan akses lebih mudah bagi seluruh lapisan masyarakat dan berdampak positif bagi pertumbuhan perekonomian nasional,” tutup Mia.

Telkomsel telah secara konsisten menghadirkan berbagai inisiatif dalam memperkuat ekosistem keuangan digital nasional. Berbagai inisiatif tersebut di antaranya dengan menghadirkan LinkAja  yang merupakan layanan uang elektronik dan dompet digital yang dihadirkan untuk mendorong inklusi keuangan dengan memberikan akses finansial menyeluruh bagi masyarakat, Telkomsel redi yang merupakan one application for all financial services untuk mengakselerasi transaksi perbankan melalui akses mobile digital yang terintegrasi, melalui Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) yang melakukan aksi kolaborasi dan investasi strategis berkelanjutan dengan pemain fintech lending Tanah Air, dan Telkomsel Enterprise yang  berupaya mengakselerasi transformasi digital perbankan dengan menjalin kolaborasi bersama Bank BJB Syariah untuk mengimplementasikan solusi Internet of Thing (IoT) Managed Software-Defined Wide Area Network (SD-WAN).

Sekdaprov Sumut Sampaikan Apresiasi, BPN Selesaikan Persoalan Lahan di Sumut

SERAHKAN: Pj Sekdaprov Sumut, Afifi Lubis, serahkan piagam pada Rakerda Evaluasi Kinerja Program Strategis Nasional 2021 dan Strategis Percepatan Program Nasional 2022 pada Lingkup Kanwil BPN Sumut di Ball Room Hotel Adi Mulia Medan, Kamis (9/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Pj Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut), Afifi Lubis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut, yang telah berperan dalam menyelesaikan berbagai persoalan lahan di daerah ini.

SERAHKAN: Pj Sekdaprov Sumut, Afifi Lubis, serahkan piagam pada Rakerda Evaluasi Kinerja Program Strategis Nasional 2021 dan Strategis Percepatan Program Nasional 2022 pada Lingkup Kanwil BPN Sumut di Ball Room Hotel Adi Mulia Medan, Kamis (9/12).

Hal ini disampaikan Afifi saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Evaluasi Kinerja Program Strategis Nasional 2021 dan Strategis Percepatan Program Nasional 2022 pada Lingkup Kanwil BPN Sumut di Ball Room Hotel Adi Mulia, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 8 Medan, Kamis (9/12) lalu.

Menurut Afifi, Rakerda ini sangat strategis dan penting dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan, khususnya di Sumut.

“Momen ini perlu diseriusi dengan baik, artinya akan ada yang diharapkan melalui forum Rakerda ini yang bisa ditetaskan hasilnya dan bisa memberi arah kerja ke depan, terutama menyelesaikan persoalan–persoalan tentang agraria di Sumut,” ungkap Afifi.

Afifi juga mengatakan, pemerintah harus fokus pada program strategis nasional terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang agraria, dengan memperbaiki akses masyarakat kepada sumber-sumber ekonomi, terutama tanah serta menata ulang ketimpangan penguasaan, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah.

Dia pun berharap kepada Kanwil BPN Sumut, agar ke depan memiliki langkah strategis, yakni Program Strategis Nasional, serta mendorong regulasi tentang reforma agraria di Sumut, agar hak-hak masyarakat ke depan segera diakomodir untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat. Mengingat aktivitas demonstrasi soal pertanahan di Sumut cukup tinggi, setelah persoalan penyalahgunaan jabatan dan korupsi.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, Himawan Arief Sugoto, via zoom meeting, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forkopimda Sumut yang telah berkaloborasi dengan Kanwil BPN Sumut dalam pemberantasan mafia tanah di Sumut, sehingga program kerja nasional di bidang agraria bisa tercapai.

“Tingkatkan prestasi dan jaga reputasi BPN Sumut,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Kanwil BPN Sumut, Dadang Suhendi mengatakan, Rakerda ini sebagai evaluasi menyelesaikan seluruh program strategis nasional, baik program pendaftaran pertanahan, pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan, baik menggunakan dana APBD maupun APBN, dan sertifikasi aset-aset Pemda.

Selain itu, lanjutnya, Kanwil BPN Sumut terus melakukan kalaborasi dengan Forkopimda Sumut untuk menyelesaikan konflik tanah terkait mafia pertanahan dan tanah-tanah adat, atau harta peninggalan belum terbagi waris.

Hadir dalam acara ini, yakni Forkopimda Sumut, Kepala Biro Kementerian ATR/BPN Agust Yulian, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumut Tedy Syandriadi, Ketua Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Sumut Ella Wijaya Alsa, dan Kepala Kanwil BPN Kabupaten Kota se-Sumut. (prn/saz)

Hari Antikorupsi Sedunia 2021: Polda Sumut dan Kejari Medan Terima Penghargaan KPK

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021, Polda Sumut menerima piagam penghargaan, karena dinilai terbaik dalam menangani tindak pidana korupsi. Piagam penghargaan itu diterima Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, diwakili Wakapolda Sumut Brigjen Pol Dadang Hartanto, yang diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol Firli Bahuri di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Kamis (9/12) lalu.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca, saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Presiden Ma’ruf Amin, mengatakan, piagam penghargaan diterima oleh Polda Sumut atas prestasinya dalam pengungkapan kasus-kasus tindak pidana korupsi di Sumut.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat kepada Polda Sumut, dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Penghargaan tersebut diterima oleh Wakapolda Sumut karena dalam waktu bersamaan, saya mendampingi Kunker Bapak Wakil Presiden di Simalungun,” ungkap Panca.

Panca juga menjelaskan, Polda Sumut selama 2021 berhasil mengungkap berbagai kasus tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian publik, seperti tindak pidana korupsi penjualan vaksin, dan pembangunan gedung kuliah UIN Sumut.

Selain itu, pengungkapkan tindak pidana korupsi penyetoran retribusi uang sewa di Pasar Lau Cih. Lalu tindak pidana korupsi PBB sektor perkebunan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Labuhanbatu Selatan (Labusel).

“Dalam pengungkapan 12 LP tindak pidana korupsi itu, sebanyak 37 orang ditetapkan sebagai tersangka, dan berhasil menyelamatkan uang negara Rp21,97 miliar. Dari 22 tersangka, sudah P 21,” beber Panca.

Seperti diketahui, peringatan Hari Antikorupsi Sedunia merupakan gerakan global untuk mengampanyekan kesadaran masyarakat dunia tentang budaya antikorupsi.

“Polda Sumut akan terus bergerak melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Sumut. Kami berharap, agar masyarakat terus membantu Polda Sumut dalam memerangi kasus korupsi, karena ini merupakan extraordinary crime,” katanya.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan juga meraih penghargaan dari KPK, dalam Kategori Aparat Penegak Hukum (APH) dalam Perkara dengan Kerugian Negara Terbesar, Berdasarkan Hasil Laporan Auditor.

Pemberian penghargaan dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2021 yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan ini, diikuti secara virtual oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah, didampingi para kasi dan kasubbag.

Penghargaan yang diterima Kejari Medan berada satu peringkat di bawah Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, serta bersama dengan Polda Sumut dan Polres Merauke, dalam Kategori Aparat Penegak Hukum dalam Perkara dengan Kerugian Negara Terbesar, Berdasarkan Hasil Laporan Auditor.

Kajari Medan Teuku Rahmatsyah, menyambut baik dan mengucapkan terima kasih kepada KPK atas penganugerahan penghargaan ini, sekaligus menjadikan motivasi bagi Kejari Medan dalam rangka penanganan kasus korupsi.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada KPK, atas pemberian penghargaan ini. Sehingga menambah semangat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi, khususnya di Medan,” tuturnya, Jumat (10/12).

Selain itu, mantan Aspidsus Kejati Aceh ini, memaparkan pencapaian kinerja Kejari Medan dalam hal pemberantasan korupsi di Kota Medan.

“Selama 2021, Kejari Medan menangani perkara korupsi dengan perincian, penyelidikan sebanyak 4 perkara, penyidikan 6 perkara, serta sedang menyidangkan 13 perkara korupsi, dan telah melakukan eksekusi terhadap 10 perkara korupsi,” ungkap Rahmatsyah.

Dalam hal upaya pemberantasan korupsi yang ditangani Kejari Medan selama 2021, juga telah berhasil melakukan penyelamatan uang negara dari pembayaran denda sebesar Rp1.700.000.000 serta dari pembayaran uang pengganti mencapai Rp529.720.000. Kemudian dalam bentuk aset bernilai Rp140.800.000.000, serta yang terbaru, Kejari Medan juga telah menyetorkan tunggakan denda dan uang pengganti sebesar Rp905.000.000 ke kas negara, dan Rp90.000.000 ke Kas Daerah Provinsi Sumut. (dwi/man/saz)

Cek Kesiapan Pusat Pasar Jelang Nataru, PUD Pasar Periksa Harga dan Kelangkaan Barang

TINJAU: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno, menyaksikan pengerukan drainase saat melakukan tinjauan ke Pusat Pasar Kota Medan, Kamis (9/12). Pada kesempatan tersebut, Suwarno dan rombongan juga memeriksa harga dan kelangkaan barang di Pusat Pasar Kota Medan jelang Nataru.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang hari besar keagaman, yakni Natal pada 25 Desember 2021 dan menyambut libur Tahun Baru 2022, Pemko Medan terus melakukan berbagai persiapan. Satu di antaranya, seperti yang dilakukan Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan. Yakni dengan meninjau sejumlah pasar di Kota Medan.

TINJAU: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno, menyaksikan pengerukan drainase saat melakukan tinjauan ke Pusat Pasar Kota Medan, Kamis (9/12). Pada kesempatan tersebut, Suwarno dan rombongan juga memeriksa harga dan kelangkaan barang di Pusat Pasar Kota Medan jelang Nataru.

Adapun satu pasar yang ditinjau, Kamis (9/12) sore lalu, yakni Pusat Pasar Kota Medan. Peninjauan dipimpin langsung Direktur Utama (Dirut) PUD Pasar Kota Medan Suwarno, didampingi Dirkeu Fernando Napitupulu, Kepala Cabang 1 Agussyahputra, dan Kepala Bagian Penertiban, Perawatan, dan Kebersihan Salman Teguh.

Dalam kesempatan tersebut, Suwarno mengaku, peninjauan dilakukan pihaknya untuk mengetahui sejauh mana persiapan pasar dalam rangka perayaan Nataru.

“Apakah ada yang langka atau yang justru terlalu mahal atau tinggi kenaikan harganya. Bila ada, tentu kami akan berkoordinasi dengan OPD terkait,” ungkap Suwarno.

Suwarno juga menjelaskan, menjelang perayaan Nataru nanti, jumlah pengunjung atau pembeli di pasar-pasar tradisional Kota Medan diprediksi akan meningkat tajam.

Untuk itu, Suwarno mengaku, akan melakukan pengawasan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, sebagai tindakan pencegahan Covid-19 di 53 pasar yang ada di Kota Medan.

Mengingat saat ini Kota Medan masih dalam masa pandemi Covid-19, meskipun angka penyebarannya terus menurunn

Satu caranya, menurut Suwaro, jajarannya di PUD Pasar Kota Medan akan melakukan edukasi dan mewajibkan para pedagang serta pengunjung di pasar-pasar, supaya selalu mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan saat berada di dalam pasar.

“Untuk itu, tandon air akan terus dipantau isinya. Akan ada juga petugas kami di tiap-tiap pintu masuk untuk mengecek suhu tubuh pengunjung maupun pedagang,” jelasnya.

Sebelumnya, para Direksi PUD Pasar Kota Medan lebih dulu meninjau pengerukan drainase yang dilaksanakan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan di Pusat Pasar Kota Medan. Setelah itu, baru para direksi masuk ke Pusat Pasar Kota Medan.

Saat berada di dalam pasar, Suwarno dan rombongan sempat menegur seorang pedagang yang barang dagangannya menutupi akses jalan bagi pengunjung. Selain itu, para pedagang juga diminta untuk tidak berjualan di seputaran tangga, agar pasar dapat lebih tertata, bersih, asri, serta nyaman. (map/saz)