Home Blog Page 296

Seleksi Tahap 2, Sebanyak 648 Honorer Pemkab Dairi Ikuti Seleksi PPPK

SELEKSI: Kabid Pengadaan Mutasi dan Informasi pada BKPSDM Kabupaten Dairi, Martua Simarmata menjelaskan terkait seleksi PPPK tahap 2 formasi tahun 2024.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
SELEKSI: Kabid Pengadaan Mutasi dan Informasi pada BKPSDM Kabupaten Dairi, Martua Simarmata menjelaskan terkait seleksi PPPK tahap 2 formasi tahun 2024.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 648 tenaga honorer dilingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Dairi, mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Jumlah peserta yang lulus administrasi dan berhak mengikuti seleksi sebanyak 648. dan mereka/tenaga honorer dimaksud telah mengikuti proses seleksi pada, 8-9 Mei 2025 berlokasi di Medan 1 Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU).

Demikian dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan Mutasi dan Informasi pada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dairi, Martua Simarmata, Jumat (16/5/2025).

Martua menyatakan, jumlah pendaftar PPPK tahap 2 untuk formasi tahun 2024 sebanyak 1006 orang. Mereka yang mendaftar yakni honorer tenaga teknis sebanyak 655 orang bekerja sebagai tata usaha sekolah, Puskesmas, Rumah Sakit dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Selanjutnya, tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 264 orang mereka bekerja di Puskesmas dan Rumah Sakit dan Tenaga Guru sebanyak 87 orang.

Namun setelah seleksi administrasi dilakukan, yang lulus dan berhak ikut ujian CAT/SKD sebanyak 648 orang yakni 87 guru, 104 nakes dan 457 tenaga teknis.

Sementara terkait mereka yang tidak lulus administrasi, masa kerja tidak terpenuhi sesuai dengan Keputusan Menpan nomor 347 tahun 2024 dan Permen PAN nomor 14 tahun 2023 tentang mekanisme seleksi PPPK tahun anggaran 2024, ungkap Martua. (rud/han).

Wali Kota Tepung Tawari 116 Calon Jemaah Haji Kota Tebingtinggi

TEPUNG TAWAR: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih dan Kakankemenag Kota Tebingtinggi Muhammad David ketika melakukan tepung tawar kepada 116 jemaah haji asal Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS
TEPUNG TAWAR: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih dan Kakankemenag Kota Tebingtinggi Muhammad David ketika melakukan tepung tawar kepada 116 jemaah haji asal Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, bersama Wakil Wali Kota Chairil Mukmin Tambunan dan Forkopimda Kota Tebingtinggi menghadiri acara Tepung Tawar bagi Calon Jemaah Haji asal Kota Tebingtinggi tahun 2025 sebanyak 116 orang di Gedung Sawiyah Nasution Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Iman Irdian Saragih meminta dan menitipkan doa kepada calon jemaah haji untuk mendoakan para pemimpin, khususnya di Kota Tebingtinggi.

“Semoga diberi amanah kesehatan, kekuatan untuk memimpin Kota Tebingtinggi. Jadikan Kota Tebingtinggi Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur, ini harapan kita semua. Saya mengharapkan doa bapak, ibu Calon Jemaah Haji yang tahun ini berangkat,” ujar Iman Irdian.

Iman Irdian berpesan kepada calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan dan stamina menjelang keberangkatan.

“Saya mengimbau kepada seluruh calon jemaah haji untuk sungguh-sungguh menjaga kesehatan dan stamina. Ini adalah kunci utama agar dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar,” ujar Iman Irdian.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Iman Irdian kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. “Kami berharap amal baik tersebut diterima dan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT,” ujarnya.

Iman Irdian berpesan kepada seluruh jemaah haji agar senantiasa menjaga kesehatan. “Semoga Bapak dan Ibu senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dimudahkan segala urusan, dan dapat kembali ke Kota Tebingtinggi dengan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tebingtinggi, Muhammad David Saragih, menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji Kota Tebingtinggi untuk tahun 1446 Hijriah atau 2025 Masehi adalah sebanyak 116 orang.

“Insyaallah, kita akan memberangkatkan 116 jemaah, terdiri dari 42 laki-laki dan 74 perempuan. Jemaah haji tertua kita adalah Ibu Prihatin yang berusia 81 tahun dan jemaah termuda adalah Izatula Siregar yang berusia 26 tahun,” jelasnya.

Disampaikan Muhammad David, untuk keberangkatan, jemaah haji Kota Tebingtinggi akan bergabung dalam Kloter 16 Gelombang 2 dan dijadwalkan masuk asrama haji pada hari Selasa, 20 Mei mendatang.

Ketua Panitia Pelaksana, yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Tebingtinggi, Aidil dalam laporannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan acara Tepung Tawar ini adalah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesempatan menunaikan ibadah haji.

“Kami berharap seluruh calon jemaah haji diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menjalankan ibadah haji tahun ini, sehingga dapat terlaksana sesuai dengan syariat Islam. Kami mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini, dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran acara ini,” tuturnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi tepung tawar, pemasangan kacu kepada calon jemaah haji, serta penyerahan bingkisan cinderamata secara simbolis dari Pemerintah Kota Tebingtinggi. (ian/han)

Polres Labusel Ringkus Dua Pemuda Pengedar Sabu

DIAMANKAN: Kedua tersangka pengedar sabu saat diamankan di Polres Labusel. FOTO: khairuddin/Sumut Pos
DIAMANKAN: Kedua tersangka pengedar sabu saat diamankan di Polres Labusel. FOTO: khairuddin/Sumut Pos

LABUSEL, SUMUTPOS.CO- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba)Polres Labuhanbatu Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP Aditya S.P. Sembiring M, SIK, melalui Kasat Narkoba AKP Iwan Mashuri, S.H., M.H.menjelaskan ,Kamis 15/5-2025, tim berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika,kedua tersangka ditangkap di Simpang Tomutua, Kecamatan Kota Pinang,Labuhanbatu Selatan.

Penangkapan tersangka pada malam hari pada pukul 23:30 wib Rabu 13 Mei 2025,operasi penangkapan dipimpin oleh IPDA Dede Mulyadi, S.H., yang memimpin tim dalam penyelidikan berdasarkan laporan dari masyarakat melalui Dumas Presisi.

Dalam operasi tersebut, dua orang tersangka berhasil diamankan, masing-masing berinisial HF alias Holil (24), dan NS alias Ondot (27), keduanya warga Desa Tanjung Selamat Dusun Kampung Banten, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan,Sumatera Utara.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa dua buah plastik klip sedang, yang masing-masing berisi dua plastik klip kecil transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 9,70 gram.

Barang haram tersebut sempat dibuang oleh tersangka NS saat hendak diamankan. Selain itu, turut disita satu unit handphone yang berada di dalam tas hitam milik HF, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah dengan nomor polisi BK 6801 ZAO.

Dalam interogasi awal, kedua tersangka mengaku bahwa sabu tersebut mereka peroleh dari seorang laki-laki yang identitasnya belum diketahui.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan dan diserahkan kepada penyidik Satresnarkoba Polres Labuhanbatu Selatan untuk proses hukum lebih lanjut.(mag4/han)

Bupati Batubara Terima Kunker Komisi D DPRD Sumut

TINJAU: Bupati Batubara Baharuddin Siagian, SH, M.Si bersama Rombongan Komisi DPRD Sumut dan Ka. OPD Pemprovsu saat meninjau taman mangrove yang berada di Pantai Sejarah, Kamis(15/5/2025). Foto:Liberti H Haloho/Sumut Pos
TINJAU: Bupati Batubara Baharuddin Siagian, SH, M.Si bersama Rombongan Komisi DPRD Sumut dan Ka. OPD Pemprovsu saat meninjau taman mangrove yang berada di Pantai Sejarah, Kamis(15/5/2025). Foto:Liberti H Haloho/Sumut Pos

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Bupati Batubara, Baharuddin Siagian, SH, M.Si menyambut kunjungan kerja (Kunker) Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provsu dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provsu di Aula Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Limapuluh Kamis (15/5/2025).

Kedatangan Ketua Komisi DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan Sibarani, SH, MH , Wakil Ketua Ir. H. Yahdi Khoir Harahap, M.BA, Sekretaris Defri Noval Pasaribu, SE dan anggota Komisi DPRD Sumut lainnya, untuk mengunjungi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Batubara serta peninjauan lapangan ke perusahaan yang ada di Kabupaten Batubara.

Turut hadir Asisten 2 Setdakab Batubara Bambang Iskandar, Plt. Kadis Perkim LH Kabupaten Batubara, Kepala DPM PTSP Kabupaten Batu Bara beserta perwakilan perusahaan di Kabupaten Batubara.

Bupati Batubara H Baharuddin mengatakan, di dalam kegiatan ini mereka mengetahui bahwa industri dan bidang kesehatan adalah pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Namun, kegiatan industri juga dapat menghasilkan limbah yang berdampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat.

“Oleh karena itu, kita perlu memastikan bahwa industri dan bidang kesehatan tidak hanya fokus pada keuntungan semata, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan,”ungkapnya.

Selanjutnya, dirinya juga menyebut menyaksikan semakin banyak perusahaan yang sadar akan pentingnya pengelolaan limbah yang baik. Namun masih banyak yang belum memenuhi standar yang seharusnya.

“Saya berharap, perusahaan-perusahaan yang masih belum memenuhi standar pengelolaan limbah dapat segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk memperbaiki limbah mereka dan dapat membantu sekeliling perusahaan mereka dengan CSR nya untuk membangun perkembangan dan pembangunan Kabupaten Batubara ,” harap Bupati Batubara

Dalam kesempatan ini, Bupati Batubara memberikan cenderamata kepada Ketua dan anggota Komisi D DPRD Sumut yang dilanjutkan dengan peninjauan taman mangrove yang berada di Pantai Sejarah.(mag-3/han)

Bawa Ratusan Butir Ekstasi, Eko Yanto Divonis 13 Tahun Penjara

TERTUNDUK: Eko Yanto terdakwa kasus ekstasi, tertunduk menjalani sidang putusan di PN Medan, Kamis (15/5). FOTO: AGUSMAN/SUMUT POS
TERTUNDUK: Eko Yanto terdakwa kasus ekstasi, tertunduk menjalani sidang putusan di PN Medan, Kamis (15/5). FOTO: AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Eko Yanto (35), warga Gang Sahata, Jalan Mangkubumi, Medan Maimun, divonis hakim 13 tahun penjara. Dia terbukti bersalah atas kasus kurir 887 butir ekstasi, dalam sidang di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (15/5).

Majelis hakim diketuai M Yusafrihardi Girsang dalam amar putusannya, perbuatan terdakwa diyakini melanggar dakwaan alternatif pertama, sebagaimana Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Eko Yanto oleh karenanya dengan pidana penjara selama 13 tahun denda Rp1 miliar subsider 4 bulan penjara,” tegasnya.

Menurut hakim, hal memberatkan, perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah dalam pemberantasan narkotika serta berulang kali melakukan perbuatannya dengan jumlah barang bukti termasuk besar.

“Hal meringankan, terdakwa sopan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” kata Girsang.

Atas putusan itu, hakim memberikan waktu 7 kepada penasehat hukum terdakwa maupun jaksa penuntut umum (JPU), untuk menyatakan pikir-pikir apakah menerima atau mengajukan upaya hukum banding.

Vonis hakim sama (conform) dengan tuntutan JPU Novalita, yang sebelumnya menuntut selama 13 tahun denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara.

Diketahui, kasus ini bermula saat anggota kepolisian dari Polres Binjai mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai adanya pengedaran pil ekstasi di daerah Binjai. Atas informasi tersebut, polisi bernama Ogi Bimo pun melakukan penyamaran atau pembelian terselubung (undercover buy) pada 19 November 2024 lalu.

Awalnya, Ogi berkomunikasi dengan Anwar (DPO) untuk membeli 1.000 butir pil ekstasi tersebut. Kepada Ogi, Anwar mengatakan bahwa satu butir pil ektasinya seharga Rp120 ribu. Kemudian, Anwar dan Ogi pun sepakat untuk bertemu di Jalan Taruna, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, pada keesokan harinya.

Namun saat keesokan harinya, Anwar mengubah lokasi pertemuan menjadi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur.

Tak lama berselang, Ogi pun tiba di lokasi tersebut. Kemudian, tiba-tiba Anwar mengatakan bahwa dirinya tak bisa menyerahkan pil ekstasi kepada Ogi. Kata Anwar, ada temannya bernama Eko Yanto yang akan memberikan pil ekstasi tersebut.

Singkat cerita, Eko dan Ogi pun sepakat bertemu di Gang Sahata, Jalan Mangkubumi, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, pada 21 November 2024.

Lalu, Ogi bersama sejumlah rekannya yang juga polisi mendatangi lokasi tersebut. Ketika Eko hendak menyerahkan pil ekstasi kepada Ogi, seketika rekan-rekan Ogi yang mengintai dari jauh langsung menangkap Eko. Setelah ditangkap, Eko beserta barang bukti berupa 887 butir pil ekstasi dibawa ke Kantor Polres Binjai untuk diproses lebih lanjut. (man/han)

Pemprovsu Dukung Misi Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak

HADIRI: Wagubsu, H Surya BSc hadiri peringatan Hari Kartini di Kantor Dinas PPPA & KB Sumut Jalan Iskandar Muda, Kamis (15/5/2025). ISTIMEWA/SUMUT POS
HADIRI: Wagubsu, H Surya BSc hadiri peringatan Hari Kartini di Kantor Dinas PPPA & KB Sumut Jalan Iskandar Muda, Kamis (15/5/2025). ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara terus berkomitmen dalam misi pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak di Sumut.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara Surya pada Peringatan Hari Kartini di Halaman Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Medan, Kamis (15/5/2025).

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi setiap langkah dan perjuangan seluruh perempuan dalam misi pemberdayaan dan perlindungan perempuan dan anak, karena kami percaya bahwa peran serta perempuan dalam pembangunan adalah kunci bagi terciptanya masyarakat Indonesia, khususnya Sumut, yang adil dan makmur,” ujar Surya.

Selain itu, Surya juga menyampaikan, peringatan Hari Kartini mesti menjadi momentum untuk refleksi melihat seberapa besar peran dan kontribusi perempuan di berbagai sektor pembangunan. Menurutnya, kesetaraan gender perlu terus ditingkatkan atau dioptimalkan.

“Karena meskipun kemajuan dan perjuangan emansipasi perempuan telah memberikan hasil nyata, yang ditandai dengan munculnya kaum perempuan pada jajaran legislatif, eksekutif, maupun profesi-profesi penting diemban kaum perempuan, namun kesetaraan belum mencapai titik optimal dan perlu untuk terus ditingkatkan,” kata Surya.

Surya menambahkan, Hari Kartini memiliki arti penting bagi kebangkitan dan perjuangan para perempuan Indonesia. Perjuangan Raden Ajeng Kartini menjadi titik balik perubahan budaya dan posisi kaum perempuan pada struktur sosial di tengah-tengah masyarakat.

“RA Kartini dijadikan simbol keberanian kaum perempuan untuk mendobrak sekat-sekat budaya yang membatasi kebebasan, terutama kebebasan mengakses pendidikan, dan juga kebebasan mengakses hasil-hasil pembangunan, meningkatkan kompetensi, memberikan peran dan kontribusi di tengah-tengah masyarakat, yang selanjutnya menguat menjadi suatu gerakan emansipasi atas peran dan kedudukan kaum perempuan di berbagai sektor kehidupan,” ucap Surya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Dwi Endah Purwanti menyampaikan, peringatan Hari Kartini memiliki beberapa tujuan. Di antaranya menghormati perjuangan RA Kartini, momentum merenungkan peran perempuan dalam pembangunan bangsa dan negara, hingga mendorong kaum perempuan meningkatkan kualitas hidup.

Peringatan Hari Kartini tersebut diisi dengan pembacaan riwayat dan surat-surat RA Kartini, bazar hingga pemberian tali asih kepada pengemudi ojek daring perempuan.(san/han)

PLN UID Sumut Mencatat: Transaksi SPKLU Naik hingga 136% Saat Libur Waisak

Pengguna kendaraan listrik saat melakukan scan pengisian baterai pada SPKLU didampingi oleh petugas PLN
Pengguna kendaraan listrik saat melakukan scan pengisian baterai pada SPKLU didampingi oleh petugas PLN

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara mencatat lonjakan signifikan dalam penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama libur panjang peringatan Hari Raya Waisak.

Dibandingkan dengan rata-rata transaksi harian sejak Januari hingga Mei 2025, terjadi kenaikan transaksi menjadi 136% (seratus tiga puluh enam persen) dalam penggunaan SPKLU.

Rata-rata harian transaksi SPKLU di Sumatera Utara sepanjang Januari hingga Mei tercatat sebesar 1.403 kWh per hari, dengan nilai transaksi sekitar Rp3,8 juta. Namun, pada masa libur panjang Waisak, angka tersebut melonjak menjadi 1.912 kWh per hari dengan nilai transaksi harian mencapai Rp5,19 juta.

Peningkatan ini berasal dari aktivitas di 72 unit SPKLU yang tersebar di 53 lokasi strategis, termasuk rest area jalan tol, kawasan perkotaan, dan destinasi wisata di wilayah Sumatera Utara.

Salah seorang pengguna kendaraan listrik, Doni, yang ditemui Rabu Siang (14/5) saat melakukan pengisian daya di SPKLU Rest Area A Tol Medan–Kualanamu–Tebingtinggi, menyampaikan pengalamannya menggunakan mobil listrik.

“Secara penggunaan, mobil listrik sangat mudah dan nyaman. Saat ini SPKLU juga sudah sangat mudah ditemukan, jadi tidak perlu khawatir lagi untuk mencari tempat pengisian baterai,” ujar Doni.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menyampaikan bahwa peningkatan ini menjadi salah satu indikator positif dukungan masyarakat terhadap penggunaan energi bersih.

“Kenaikan ini merupakan salah satu wujud nyata dukungan masyarakat dalam penggunaan energi bersih dan pengurangan polusi. Kami berharap penggunaan kendaraan listrik akan semakin luas dan bertumbuh pesat, sehingga target Net Zero Emission dapat lebih cepat terwujud,” jelas Agus.

PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik dengan menyediakan SPKLU di lokasi-lokasi strategis di seluruh wilayah Sumatera Utara. PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna mengecek lokasi SPKLU terdekat dan melakukan berbagai transaksi lainnya secara praktis. (ila)

Dari Ilmu ke Layanan: RSU Haji Medan Bangun Rumah Sakit Berbasis SDM Unggul

PELATIHAN: Direktur RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati, S.Si, Apt, M.Kes saat memberikan pelatihan.
PELATIHAN: Direktur RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati, S.Si, Apt, M.Kes saat memberikan pelatihan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Di balik layanan kesehatan yang berkualitas, terdapat fondasi kuat yang tak kasatmata: manusia dan pengetahuan. Inilah yang tengah dibangun dengan serius oleh Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, sebuah rumah sakit rujukan provinsi yang kini melangkah mantap memperkuat akar kualitas layanannya dari dalam.

RSU Haji Medan bukan hanya sekadar fasilitas kesehatan. Ia menjelma menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan yang hidup, tempat para tenaga medis terus ditempa agar tak sekadar bekerja, tapi melayani dengan ilmu dan hati.

“Kami percaya bahwa pelayanan yang unggul dimulai dari SDM yang unggul,” ujar Direktur RSU Haji Medan, Sri Suriani Purnamawati, S.Si, Apt, M.Kes, dengan penuh semangat, Rabu (14/5). Kalimat itu menjadi napas dari strategi besar rumah sakit dalam membentuk layanan kesehatan yang tidak hanya tanggap, tapi juga adaptif dan manusiawi.

Melalui bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM), Sri dan timnya telah merancang berbagai pelatihan dan pengembangan, baik teknis maupun non-teknis, yang ditujukan bagi seluruh elemen tenaga kesehatan. Program ini diampu oleh dua subbagian penting: Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), serta Penelitian dan Pengembangan (Litbang).

Hingga April 2025, sebanyak 207 pegawai telah mengikuti 27 kegiatan pelatihan, mulai dari seminar ilmiah, workshop teknis, hingga pelatihan pelayanan berbasis keselamatan pasien. Tak ada yang terlalu kecil untuk tidak diperbaiki, tak ada yang terlalu besar untuk tidak bisa dicapai.

“Setiap kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan praktis dan mendorong budaya sinergi antarprofesi di rumah sakit,” jelas Sri. Dalam dunia medis yang penuh tekanan dan ketelitian, sinergi bukanlah pilihan, tapi kebutuhan.

Namun pengembangan SDM saja tidak cukup. RSU Haji Medan juga membuka ruang luas untuk penelitian sebagai bagian dari inovasi berkelanjutan. Bagi Sri, rumah sakit harus menjadi rumah ilmu.

Melalui Subbagian Litbang, sebanyak 40 mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan telah terlibat dalam penelitian yang fokus pada peningkatan mutu pelayanan, efisiensi sistem kerja, dan inovasi layanan. Penelitian ini bukan sekadar tugas akhir, ia menjadi inovasi kebijakan. “Kami ingin hasil penelitian benar-benar bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki sistem, bukan hanya berhenti di rak perpustakaan,” katanya. Penelitian menjadi jembatan antara teori dan praktik, antara masa kini dan masa depan.

Dengan total 1.020 pegawai, RSU Haji Medan menjadi rumah bagi beragam latar belakang dan keahlian. Di antara mereka, ada 70 dokter IKS, 257 pegawai BLUD, 194 PNS, serta tenaga kontrak lainnya. Semuanya bergerak dalam satu arah: pelayanan yang bermutu, berbasis ilmu dan penuh empati.

Langkah-langkah ini, lanjut Sri, bukan semata inisiatif rumah sakit, tetapi juga sejalan dengan visi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang menekankan pentingnya penguatan kualitas SDM untuk mendongkrak kualitas layanan publik, termasuk di sektor kesehatan. “Pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya soal gedung atau alat canggih.

Tapi soal siapa yang menggunakan, dan bagaimana mereka melayani,” pungkas Sri.
Di tengah tantangan dunia kesehatan yang terus berubah, RSU Haji Medan memilih untuk berubah lebih dahulu dengan membangun manusianya. Sebab rumah sakit terbaik bukanlah yang paling besar, tapi yang paling siap secara ilmu, sikap, dan hati. (ila)

Panen Jagung Bersama, Distan Dairi Terus Kejar Target Swasembada Pangan

PANEN JAGUNG. Kepala Dinas Pertanian Dairi, Robot Simanullang MAB melakukan panen jagung bersama petani di Desa Perjuangan, Kecamatan Sumbul, Kamis (15/5/2025).istimewa.
PANEN JAGUNG. Kepala Dinas Pertanian Dairi, Robot Simanullang MAB melakukan panen jagung bersama petani di Desa Perjuangan, Kecamatan Sumbul, Kamis (15/5/2025).istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, terus mengejar target swasembada pangan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian, Ketahan Pangan dan Perikanan Dairi, Robot Simanullang MAB saat melakukan panen jagung bersama petani di Desa Perjuangan, Kecamatan Sumbul, Rabu (15/5/2025).

“Jagung yang kita panen hari ini ditanam pada, 11 Desember 2024 lalu,”kata Robot kepada wartawan.

Robot mengatakan, benih dimaksud merupakan bantuan pemerintah pusat tahun 2024 seluas 2.000 hektare.

Diterangkan, hasil pendampingan Distan melalui penyuluh pertanian kita dilapangan banyak memberikan beragam tanggapan mengingat varietas ini masih tergolong baru di Dairi.

Jika dibandingkan dengan varietas benih yang biasa di gunakan petani, hasil produksi dibawah dan muncul beberapa hama penyakit.

Robot mengaku senang karena hasil produksi dibeberapa tempat lokasi pertanaman menunjukkan hasil memuaskan.

Ia meminta petani supaya lebih maksimal melakukan perawatan untuk varietas yang di rekomendasikan Kementerian Pertanian dimaksud.

Ditambahkan, varietas benih yang dibudidayakan petani tidak harus benih premium yang harganya dipasaran relatif mahal dan dianggap paling cocok dibudidayakan.

Dari sekian banyak varietas jagung sebagai komoditi tanaman pangan yang di temukan, hampir semua benih cocok dibudidaya di Dairi.

Tetapi harus dengan perlakuan perawatan yang berbeda-beda dengan memperhatikan jarak tanam, tumpang sari dengan tanaman hortikultura dan pengendalian hama penyakit termasuk umur panen.

Robot mengingatkan dan meminta para kelompok tani penerima bantuan disamping sebagai stimulan peningkatan produksi usaha tani.

“Agar bantuan benih yang di peroleh dapat digunakan menjadi bahan pembelajaran sehingga perlakuan budidaya untuk setiap varietas benih diketahui oleh petani dan di catatkan dalam agenda atau buku kerja pada saat pertemuan kelompok untuk dapat digunakan sebagai bahan evaluasi,” ungkap Robot. (rud/han).