26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 296

DPRD Sumut Mendukung Penegakan Hukum pada Kasus Kadis Kominfo Sumut

Anggota Komisi A DPRD Sumut, Irham Buana Nasution. IKSAN/SUMUT POS
Anggota Komisi A DPRD Sumut, Irham Buana Nasution. IKSAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut mendukung penuh penegakan serta proses hukum yang terjadi pada Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi A DPRD Sumut, Irham Buana Nasution ketika dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (14/4/2025).

Irham mengatakan dari rentetan yang terjadi belakangan ini pada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemprov Sumut, yakni Kadisbudpar dan Kadiskominfo Sumut yang kemudian ditetapkan menjadi tersangka, karena memang menjadi bagian dari proses hukum yang harus dijalankan.

“Kami mendukung dengan penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Kejaksaaan maupun Kepolisian, apalagi ini dalam rangka upaya penegakan integritas pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi,” ucapnya.

Politisi Golkar tersebut menyebut, jika penegakan hukum yang dijalankan tetap menganut asas praduga tak bersalah.

“Jangan sampai kemudian penetapan tersangka ini dilihat dalam konteks politis, tapi ini dalam konteks penegakan hukum, apalagi Pemprov Sumut khususnya Gubsu Bobby Nasution, inikan baru memulai program kerja dalam lima tahun kedepan dan tentu upaya yang dilakukan gubernur juga harus selaras seimbang dengan menjalankan pemerintahan yang baik, efektif dan bersih.

Irham mengatakan kasus hukum yang dialami oleh kedua OPD Pemrov Sumut tersebut bisa menjadi contoh dan ketegasan dari pihak penegak.

“Saya harap penegakan hukum ini menjadi efek jera bagi OPD lainnya untuk melakukan hal yang sama dan tentu kami Komisi A terutama mendukung hal tersebut guna terciptanya hukum secara adil dan efektif bisa terwujud,” ucapnya.

Mantan Ketua KPU Sumut itu mengatakan jika Gubernur Sumut saat ini sedang melakukan transisi dan berupaya agar seluruh perangkat bisa sejalan dengan visi-misinya.

“Kita lihat Gubsu, Bobby Nasution sedang melakukan transisi dalam pemerintahannya, dan tentu Ia (Bobby Nasution) yang lebih paham mana OPD yang bisa sejalan dan bisa menjalankan visi-misinya,” ucap Irham.(san/han)

GKPS Sudirman Rayakan 74 Tahun Berdiri

TERIMA: Wali Kota Siantar, Wesly Silalahi menerima hiou dari Pimpinan Pusat GKPS. PRA EVASI/SUMUT POS
TERIMA: Wali Kota Siantar, Wesly Silalahi menerima hiou dari Pimpinan Pusat GKPS. PRA EVASI/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi menerima seperangkat pakaian adat Simalungun saat menghadiri Perayaan Syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jalan Jenderal Sudirman Pematangsiantar, Minggu (13/4/2025).

Sedangkan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH yang juga hadir, diberi Hiou Pamotting yang diikat di pinggang, bermakna agar kuat menjalankan tugas sebagai Kapolres.

Kehadiran Wesly disambut hangat oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) GKPS Pdt Dr Paul Ulrich Munthe dan Pdt Marlan Damanik STh, serta Pimpinan Majelis Jemaat GKPS Jalan Jenderal Sudirman.

Mengawali sambutannya, Wesly mengaku di masa kecilnya ingin beribadah di GKPS Jalan Jenderal Sudirman.

“Saya tinggal di Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara. Waktu kecil, saya selalu memimpikan beribadah di GKPS tertua di Kota Pematangsiantar ini,” kata Wesly.

Dengan menggunakan bahasa Simalungun, Wesly mengaku memiliki niat dari dalam hati untuk kembali ke Kota Pematangsiantar dan membangun kampung halamannya.

Di hadapan ratusan jemaat GKPS, Wesly menyoroti sejumlah persoalan di Kota Pematangsiantar. Mulai tidak berfungsinya Stadion Sang Naualuh dan Terminal Tipe A Tanjung Pinggir, hingga maraknya peredaran narkoba. Sehingga pada kesempatan tersebut, Wesly mengajak masyarakat berpartisipasi aktif mendukung Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dalam menyelesaikan seluruh persoalan di kota ini.

Di akhir sambutannya, Wesly mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 kepada GKPS Jalan Sudirman Pematangsiantar.

“Selamat ulang tahun buat GKPS Jalan Jenderal Sudirman yang ke-74. Semoga gereja ini semakin berkembang. Terima kasih atas undangannya. Kami merasa bangga dapat hadir dalam perayaan HUT GKPS Jalan Jenderal Sudirman ke-74 ini,” kata Wesly

Sementara itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak menyampaikan, dalam perjalanan selama 74 tahun, pastinya GKPS Jalan Jenderal Sudirman telah melewati suka cita, rasa duka, dan tantangan.

Sah Udur mengucapkan terima kasih kepada jemaat GKPS, khususnya panitia yang telah mengundang dirinya.

“Semoga perayaan ini, mulai ibadah tadi sampai selesai perayaan, berjalan lancar,” sebutnya.

Sah Udur pun mengajak jemaat GKPS Jalan Jenderal Sudirman Pematangsiantar untuk menjadi duta-duta kamtibnas.

“Jika seluruh jemaat bersama-sama dan bergotong royong, maka saya yakin di Kota Pematangsiantar bisa tercipta suasana yang kondusif,” ujar Sah Udur.

Sebelum meninggalkan Gereja GKPS Jalan Jenderal Sudirman, Wesly dan Sah Udur menerima Dayok Nabinatur (penganan khas Simalungun) yang diserahkan Sekjen GKPS Pdt Dr Paul Ulrich Munthe bersama Pimpinan Majelis Jemaat. (mag7/han)

Jamur Tiram Qorry Dikembangkan di Siantar

PEMBUKAAN: Wali kota Siantar menghadiri pembukaan Rumah Produksi Jamur Tiram Qorry. ISTIMEWA/SUMUT POS
PEMBUKAAN: Wali kota Siantar menghadiri pembukaan Rumah Produksi Jamur Tiram Qorry. ISTIMEWA/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Jamur Tiram Qorry diharapkan bisa menjadi komoditi ekspor dari Kota Pematangsiantar. Apalagi usaha tersebut sudah berbadan hukum perseroan terbatas (PT) dan memiliki rumah produksi yang terpisah dengan rumah tinggal.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina di acara Syukuran dan Soft Opening Rumah Produksi Jamur Tiram Qorry, di Perumahan Mutiara Abadi Residence Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Siantar Martoba, Minggu (13/4/2025).

Dalam sambutannya, Herlina menyatakan di masa kampanye Pilkada lalu, ia sudah berkunjung ke Rumah Jamur Qorry di Jalan Sudirman Pematangsiantar. Di tempat itu, Herlina melihat ternyata tidak butuh lahan luas untuk budidaya jamur tiram.

Saat itu, kata Herlina, pemilik usaha Jamur Tiram Qorry, Aidil Fitria Muda Pane menyampaikan keinginannya agar usahanya bisa mengekspor jamur tiram. Hanya saja, Aidil mengatakan, ada sejumlah standar yang harus dipenuhi, termasuk izin. Untuk memeroleh izin, salah satunya bangunan rumah produksi harus terpisah dengan rumah tinggal.

“Ternyata sekarang sudah terwujud, rumah produksi berdiri sendiri,” sebut Herlina.

Dalam kesempatan tersebut, Herlina mengatakan ia juga seorang pelaku UMKM. Hanya saja, karena saat ini menjabat wakil wali kota dan memiliki banyak kegiatan, usahanya didelegasikan kepada pekerja. Namun tetap dalam pantauannya.

“Ada yang kelola. Kita edukasi mereka meski kita tidak 100 persen berada di sana. Jadi jangan hanya kita yang menikmati usaha kita. Harus bisa kita tularkan ke orang lain,” kata Herlina.

Herlina menceritakan, sejak 15 tahun lalu ia memberikan support kepada mereka yang tidak memiliki modal untuk berdagang mie. Awalnya disuruh belajar memasak mie. Setelah bisa memasak, disiapkan semua peralatan. Bahkan bumbu racikan turut disediakan.

“Meski belum semua berhasil karena rezeki itu berbeda-beda. Tapi tetap kita lakukan. Saat ini sudah ada yang bisa mandiri,” sebut Herlina, seraya mengatakan ada binaan mereka di Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Herlina berharap, yang disampaikannya bisa menjadi motivasi untuk membantu orang lain mengembangkan usaha.

Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Herlina menyampaikan apresiasi dan mendukung penuh pelaku UMKM. Jika ada kendala agar disampaikan.

Sementara itu, pemilik usaha Jamur Tiram Qorry, Aidil Fitria Muda Pane menerangkan, pihaknya sudah memiliki badan hukum usaha. Langkah selanjutnya, memperluas usaha, berkelanjutan, dan terpercaya.

“Kami hadir sebagai pangan lokal, menjadi produksi berkualitas, halal, dan bernilai tinggi. Juga menciptakan lapangan kerja dan mendukung ekonomi masyarakat,” kata Aidil.

Aidil mengakui, banyak tantangan dalam mengelola usahanya. Salah satunya modal.

“Namun dengan kerja keras dan dukungan berbagai pihak, Insya Allah terus berkembang. Kami tidak bisa berjalan sendiri. Mohon doa, dukungan, dan masukan agar ke depan dapat tumbuh menjadi usaha profesional, berkah, dan bermanfaat bagi banyak orang. Semoga silaturahmi ini juga membawa keberkahan,” harapnya. (mag7/han)

Pelajar Mahato Ditangkap Mencuri di Rantauprapat

DIAMANKAN: Kedua tersangka diamankan di Polres Labuhanbatu. (fajar/sumut pos)
DIAMANKAN: Kedua tersangka diamankan di Polres Labuhanbatu. (fajar/sumut pos)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO- Sebanyak dua terduga pencurian dan penadah barang hasil curian ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhanbatu, Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 10.40 WIB.

Kedua pelaku tindak pidana yang membuat masyarakat resah itu, RS (16), seorang pelajar asal Mahato, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan AS (28), wiraswasta, warga Padang Pasir, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Kejadian pencurian terjadi pada Senin (17/3) sekitar pukul 10.30 WIB, di Gang Pardomuan, Kelurahan Padang Matinggi, kecamatan Rantau Utara.
Korban, Jhon Hendra Damanik (40), melaporkan saat pulang ke rumah, Ia mendapati kondisi kamar yang berantakan. Diketahui, satu unit TV merek LG, mesin air DAP, tabung gas 3 kg, serta setrika miliknya telah raib.

“Pintu belakang dan jendela dapur rumah ditemukan dalam keadaan terbuka. Dan kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Kasi Humas Kompol Syafrudin, Senin(14/4) di Mapolres setempat di jalan MH Thamrin, Rantauprapat.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi dari korban, tim Opsnal bergerak cepat menuju sebuah kos-kosan di Jalan Pardomuan dan berhasil mengamankan pelaku utama, RS. Dalam pemeriksaan awal, RS mengakui TV hasil curiannya telah digadaikan kepada AS seharga Rp350.000.

Menindaklanjuti pengakuan tersebut, tim kembali bergerak dan berhasil mengamankan AS di kawasan Taman Adipura, Simpang Kompi. Barang bukti berupa satu unit TV LG dan satu unit mesin air turut diamankan.

Kapolres menegaskan jajarannya akan terus bergerak cepat merespons laporan masyarakat dan menindak tegas segala bentuk kejahatan di wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

“Kami mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi. Kerja sama seperti ini sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Kedua pelaku kini telah diamankan di Mapolres Labuhanbatu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (fdh/han)

Raih Top 50 World Leader Innovator Awards, Sugianto Hadirkan Ide Inovasi yang Mendunia

Founder tempatpklmedan.com Sugianto, menerima penghargaan "Top 50 World Leader Innovator Awards". Penghargaan ini diraihnya dalam ajang Japan International Youth Innovation Summit 2025 di Tokyo International Exchange Center yang diikuti ratusan delegasi dari 17 negara, Sabtu (12/4).
Founder tempatpklmedan.com Sugianto, menerima penghargaan "Top 50 World Leader Innovator Awards". Penghargaan ini diraihnya dalam ajang Japan International Youth Innovation Summit 2025 di Tokyo International Exchange Center yang diikuti ratusan delegasi dari 17 negara, Sabtu (12/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Founder tempatpklmedan.com Sugianto, yang merupakan alumni program magister teknologi informatika Universitas Sumatera Utara (USU), menerima penghargaan sebagai “Top 50 World Leader Innovator Awards”. Penghargaan ini diraihnya dalam ajang Japan International Youth Innovation Summit 2025 di Tokyo International Exchange Center yang diikuti ratusan delegasi dari 17 negara, Sabtu (12/4).

Dari Indonesia, ada 7 orang yang menerima penghargaan ini. Sugianto menjadi satu-satunya delegasi dari Sumatera Utara Sugianto yang menerima penghargaan sebagai World Leader Innovator ini. Penghargaan ini diberikan kepada Sugianto atas dedikasi, komitmen, dan kontribusinya untuk kepemimpinan global, ide inovasi bidang teknologi pendidikan dan kedamaian dunia.

“Alhamdulillah, penghargaan ini sebagai penyemangat saya untuk terus berkarya dan memberikan inovasi yang terbaik kepada masyarakat Sumatera Utara khususnya di bidang digital dan edukasi. Teruslah berbuat untuk Indonesia walaupun dengan banyak keterbatasan dan tantangan yang dihadapi pada era digital saat ini,” kata Sugianto melalui pesan tertulisnya kepada Sumut Pos.co, Minggu malam (13/4).

Sebelumnya, Sugianto juga pernah menerima penghargaan dari USU Alumni Awards pada tahun 2023 sebagai Sociopreneur dan menjadi tokoh muda yang inovatif.

Diketahui, Sugianto adalah founder dari tempatpklmedan.com yang merupakan pusat pelatihan digital skill dan entrepreneur sejak tahun 2021 di Kota Medan. tempatpklmedan.com sangat diminati oleh banyak siswa SMK dan mahasiswa dan telah menelurkan anak-anak muda inovatif di bidang digital sebagai agent of change. (adz)

Infrastruktur Tertinggal, Penrad Tegaskan Nias Utara Butuh Percepatan Pembangunan

NIAS UTARA, SUMUTPOS.CO– Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Sumatera Utara Pendeta Penrad Siagian, berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kepulauan Nias. Komitmen itu disampaikan Penrad ketika melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nias Utara, Kamis (10/4/2025) pekan lalu.

“Kami ingin membangun inspirasi agar Kepulauan Nias menjadi bagian dari Indonesia Emas. Kami hadir untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat ke pusat,” kata Penrad kepada Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, Wakil Bupati Yusman Zega, dan Sekda Bazatulo Zebua yang menerima kunjungan kerjanya di aula pendopo bupati.

Menurut Penrad, sejumlah sektor yang bisa didorong melalui program pusat, yakni mulai dari infrastruktur, UMKM, pariwisata hingga pemberdayaan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Penrad juga mendengar langsung sejumlah persoalan krusial di Nias Utara dari Bupati Amizaro Waruwu. Salah satunya soal infrastruktur jalan.

Bupati mengungkapkan dari total 118 kilometer jalan provinsi di Nias Utara, hanya 15 kilometer yang diperbaiki dalam 15 tahun terakhir. “Makanya jalan yang rusak di Nias Utara ini adalah jalan provinsi ketimbang jalan Kabupaten,” tuturnya.

Ia juga menyoroti masih buruknya akses telekomunikasi. “Masih ada 27 titik blank spot yang belum tersentuh jaringan. Ini menjadi keprihatinan kami,” kata Amizaro.

Ia menekankan, kemajuan daerah membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, pusat, serta masyarakat. Namun, menurutnya, sinergi itu masih belum berjalan maksimal.

Amizaro berharap kehadiran Pdt. Penrad dapat menjembatani kebutuhan daerah ke tingkat pusat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. “Kami butuh dukungan pusat untuk mendorong percepatan pembangunan di Nias Utara. Peran DPD sangat strategis untuk itu,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Penrad berjanji akan membawa berbagai persoalan tersebut ke tingkat nasional. “Saya akan perjuangkan masalah jalan, telekomunikasi, dan layanan dasar lainnya. Kita harus bergerak bersama untuk mewujudkan kemajuan bagi Nias Utara dan Kepulauan Nias secara keseluruhan,” tegas Penrad Siagian. (adz)

Ditresnarkoba Poldasu Tangkap 7 Pelaku Penyerangan Anggota Polres Belawan

DIAMANKAN: Pelaku yang berhasil diamankan polisi gabungan. Istimewa/Sumut Pos
DIAMANKAN: Pelaku yang berhasil diamankan polisi gabungan. Istimewa/Sumut Pos

SUMUTPOS.CO-Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditresnarkoba Polda Sumut) beserta tim berhasil menangkap tyjuh orang terduga pelaku penyerangan terhadap anggota Satnarkoba Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Belawan saat pengungkapan kasus narkotika di Kelurahan Bagan Deli, pada Rabu (9/4) lalu.

Tim yang terlibat dalam penangkapan itu, yakni Brimob Polda Sumut, Kodim 0201/BS, Yonmarhanlan I Belawan, Pomal Lantamal I Belawan, dan Subdenpom I/5 Medan.

Dirnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak menekankan, pentingnya kehadiran aparat dalam menjaga ketertiban. “TNI dan Polri harus memberi dampak positif. Tidak boleh ada yang berani menghalangi apalagi menyerang petugas saat menjalankan tugas,” ujarnya, Sabtu (12/4).

Dijelasjannya, tim bergerak secara taktis. Personel tak berseragam lebih dulu memasuki lokasi, diikuti pasukan berseragam. Tujuh terduga pelaku berinisial I (31), RH (39), JS (35), Ag (40), AS (28), dan DP (20) berhasil diamankan.

“Saat ini, para pelaku telah ditahan di Polres Pelabuhan Belawan dan tengah diperiksa intensif guna mendalami peran masing-masing dalam penyerangan tersebut,” katanya. (dwi/han)

PPNS Tindak PPIU dan Pulangkan Jamaah Umrah di Bandara Changi Singapura

PEMULANGAN: Bidang PHU Kemenag Sumut saat proses pemulangan jamaah umrah asal Padanglawas yang terlantar di Bandara Changi, Singapura. (Ist)
PEMULANGAN: Bidang PHU Kemenag Sumut saat proses pemulangan jamaah umrah asal Padanglawas yang terlantar di Bandara Changi, Singapura. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenag Sumut) dalam hal ini Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menindak salah satu Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang terindiksi menelantarkan 25 jemaah umrah asal Kabupaten Padanglawas, di Bandara Changi Singapura.

Plh Tim Kerja Kerja Bina Penyelenggara Umrah dan Haji Kanwil Kemenag Sumut Muhammad Syaiful ST didampingi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bidang PHU Khairul Anwar membenarkan ada salah satu PPIU yang gagal memberangkatkan 25 jamaah tersebut dari telah beredar pemberitaan di media massa/sosial mengenai penelantaran jamaah umrah sebanyak 25 orang di Bandara Changi Singapura yang di fasilitasi keberangkatannya oleh PPIU PT KJF.

“Benar jamaah umrah yang diberitakan di media masa/sosial adalah jemaah umrah dari PPIU PT. KJF,” kata Syaiful saat dimintai keterangannya di Bandara Kualanamu Medan, Sabtu (12/4).

Syaiful menceritakan kronologis awal keberangkatan jemaah umrah tersebut, ada keberangkatan jamaah umrah dari Kuala Namu Deli Serdang ke Bandara Changi Singapura yang rencanya akan diberangkatkan menuju Riyad Arab Saudi sebanyak 25 orang dari total 35 orang, visa jamaah umrah yang 35 telah terbit, tidak jadi diberangkatkan dikerenakan belum ada dari pihak muasasa yang mengeluarkan visa untuk bisa menghandle jamaah yang sampai di Riyad, maka sambil menunggu konfirmasi dari pihak yang mengeluarkan visa untuk dapat menjemput jamaah umrah yang bersangkutan tiket pesawat dipending dulu.

“Sehingga dalam masa menunggu kepastian orang yang menghandle di Riyad Time limit booking tiket terchancel sehingga ketika mencari tiket pengganti namun belum dapat, dikerenakan belum dapatnya tiket jamaah umrah menunggu di Bandara Changi Singapura jamaah diberikan makan, dimana jadwal berangkat hari Selasa tanggal 8 April 2025 pukul 20.00 Wib dari Bandara Kuala Namu dengan pesawat Jet Star menuju Bandara Changi Singapura dan tiba pukul 22.30 Waktu Setempat,” terang Syaiful.

Sedangkan untuk yang tinggal, lanjutnya, sebanyak 10 orang jamaah umrah masih tertahan di Medan (menginap di Travel Hub Hotel Kuala Namu) dikerenakan tiket pesawat yang ke Singapura hanya dapat 25 pack dan direncanakan diberangkatkan keesokan harinya tanggal 9 April 2025 menuju Bandara Changi Singapura,

“Jamaah yang menunggu di Bandara Changi difasiltasi makannya oleh PPIU tersebut dan pada akhirnya jemaah diarahkan ke hotel Kim Tian Hotel pada hari Rabu tanggal 9 April 2025 jam 18.00 Waktu Singapura (lama menunggu di Bandara Changi lebih kurang 18 jam),” jelasnya.

PPNS Bidang BHU Khairul Anwar menuturkan bahwa Direktur travel PPIU PT KJF siap bertanggungjawab sepenuhnya atas kondisi kelalaian dan kesalahan menyebabkan jamaah umrah gagal berangkat ke tanah suci.

“Bahkan sudah mengakui kesalahan dan kelalaian yang menyebabkan jemaah umrahnya gagal berangkat,” tuturnya.

Menurut Khairul, kini keseluruhan jamaah umrah berjumlah 25 orang yang berada di Singapura telah kembali ke tanah air, tepatnya pukul 18.30 wib di Bandara KNO dan diinapkan di Hotel Travel Hub bersama dengan 10 orang jamaah umrah yang sebelumnya tertahan, total jamaah 35 orang.

Dan pada hari ini, Minggu tgl 13 April 2025 jam 14.00 wib direncanakan 35 orang jemaah umrah asal Kab. Padanglawas dipulangkan kembali ke daerah asal dan akan bertemu dengan travel PPIU bersama seluruh jamaah.

“Hari ini pun kami masih ikut mendampingi jemaah/ pertemuan dengan travel yang bersangkutan sekaligus memastikan jemaah terfasilitasi dan kedepannya adanya tanggungjawab dari pihak travel dan jemaah sangat atensi sekali dengan kehadiran PPNS dan berharap yang terbaik bagi mereka,” pungkasnya. (man/han)

Sinergi Pemerintah Pusat dan Perguruan Tinggi Hadirkan Pendidikan Berkualitas untuk Anak-anak dari Keluarga Miskin

TEBINGTINGGI: Prof Dr Nurhayati MAg (kiri) bersama menteri sosial, gubernur dan walikota di UIN Sumatera Utara Kampus Tebingtinggi. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
TEBINGTINGGI: Prof Dr Nurhayati MAg (kiri) bersama menteri sosial, gubernur dan walikota di UIN Sumatera Utara Kampus Tebingtinggi. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Prof Dr Nurhayati MAg menyambut hangat kunjungan Menteri Sosial (Mensos) DR H Saifullah Yusuf ke UIN Sumatera Utara Kampus V di Tebingtinggi, Jumat (11/4).

Kunjungan ini dalam rangka peninjauan lokasi rencana pendirian sekolah rakyat sebagai bagian dari program nasional pengentasan kemiskinan berbasis pendidikan. Prof Dr Nurhayati MAg bersyukur atas terpilihnya kampus V sebagai salah satu titik pelaksanaan program strategis nasional tersebut.

“Kami di UIN Sumatera Utara menyambut dengan penuh dukungan kehadiran Bapak Mensos. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan perguruan tinggi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas untuk anak-anak dari keluarga miskin,” ujar rektor.

Program sekolah rakyat yang digagas presiden dan dijalankan Kementerian Sosial RI untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui sistem pendidikan inklusif.

Prof Dr Nurhayati MAg menegaskan bahwa UIN Sumatera Utara siap menjadi mitra strategis Kementerian Sosial RI dalam menyukseskan sekolah rakyat. Ia menilai kepercayaan ini adalah amanah besar dan peluang untuk menjawab kebutuhan pendidikan kelompok rentan.

“Kami siap dari sisi fasilitas, akademik hingga dukungan SDM. Inisiatif ini sejalan dengan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin yang kami tanamkan di kampus,” kata rektor.

Mensos yang akrab disapa Gus Ipul menegaskan bahwa sekolah ini akan menjadi tempat belajar bagi anak-anak dari kelompok Desil 1 dan Desil 2, yakni lapisan masyarakat termiskin berdasarkan data sosial ekonomi nasional terbaru.

Menteri menjelaskan bahwa penerimaan siswa tidak didasarkan pada prestasi akademik, melainkan pada tingkat kerentanan ekonomi. “Sekolah Rakyat akan menjadi tempat belajar, tinggal dan tumbuh bagi mereka yang selama ini tidak terjangkau oleh sistem pendidikan konvensional,“ tegasnya.

Menteri mengungkapkan bahwa program ini tidak hanya membangun gedung, tapi juga menciptakan ekosistem baru untuk masa depan anak-anak bangsa.

Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution melaporkan bahwa terdapat 20 kabupaten/kota di Sumut yang telah menyiapkan lahan untuk program ini. Melalui dukungan luar biasa dari walikota Tebingtinggi dan Rektor UIN Sumatera Utara, kata gubernur, lahan eks-akademi kebidanan yang kini menjadi aset UIN Sumatera Utara siap digunakan.

Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menjamin kesiapan pemerintah kota dalam mendukung penuh keberlanjutan program ini. “Kami akan memastikan bahwa lahan yang tersedia dapat memenuhi persyaratan. Kami siap menjadi kota ke-21 di Sumut yang menjadi tuan rumah sekolah rakyat,” sebut walikota. (dmp/han)