DITANGKAP: David Ifani Limbong dan Hervin Nasution (tengah)usai ditangkap petugas Polsek Medan Timur.M IDRIS/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Reskrim Polsek Medan Timur meringkus dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap meresahkan masyarakat. Kedua pelaku bernama David Ifani Limbong dan Hervin Nasution.
DITANGKAP: David Ifani Limbong dan Hervin Nasution (tengah)usai ditangkap petugas Polsek Medan Timur.M IDRIS/sumut pos.
Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin, mengatakan kedua pelaku curanmor yang ditangkap itu hasil Operasi Kancil 2021 yang digelar Unit Reskrim Polsek Medan Timur selama seminggu terakhir. “Operasi Kancil ini digelar atas perintah Kapolrestabes Medan. Tujuannya tak lain untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (27/10).
Arifin menjelaskan, pelaku David Ifani Limbong terbukti mencuri sepeda motor Honda Vario milik Yuli Darma di Jalan Rakyat, Simpang M Yakub, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Kamis (30/9) lalu. Sedangkan Pelaku Harvin Nasution melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat BK 4369 HJC pada Selasa (12/10) milik korban Arif Juliardi di Jalan Ampera V, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur. “Modus pencurian yang dilakukan kedua tersangka dengan merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T. Kemudian, membawa kabur sepeda motor,” terangnya.
Disebutkan Arifin, kedua tersangka telah ditahan dan disita barang bukti sepeda motor hasil tindak pencurian. “Terhadap kedua tersangka bersama barang bukti telah ditahan di Mapolsek Medan Timur untuk menjalani proses hukum. “Kedua pelaku terancam hukuman di atas tujuh tahun penjara sesuai pasal 363 KUHP,” tandasnya. (ris/han)
KETERANGAN SAKSI: Mantan Kadis Bina Marga Provsu, Effendy Pohan dan tiga terdakwa lainnya menjalani sidang beragendakan keterangan saksi, Kamis (28/10). agusman/sumut pos.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan di Kabupaten Langkat yang bersumber dari APBD TA 2020 sebesar Rp2,4 miliar, dengan terdakwa Muhammad Armand Effendi Pohan Cs, ternyata dilalui tanpa adanya rencana kerja dan anggaran (RKA). Hal itu terungkap dari keterangan tiga saksi ASN dari Dinas Bina Marga Provinsi Sumut, yang dihadirkan tim JPU Kejari Langkat.
KETERANGAN SAKSI: Mantan Kadis Bina Marga Provsu, Effendy Pohan dan tiga terdakwa lainnya menjalani sidang beragendakan keterangan saksi, Kamis (28/10). agusman/sumut pos.
Ketiga saksi yang dihadirkan yakni, Hasudungan Siregar selaku Sekretaris Bidang Pembangunan Dinas Bina Marga Provsu, Abdul Murad Lubis selaku Kasubbag Bina Marga Provsu dan Riski Meidian selaku Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga Provsu, dalam sidang di Ruang Cakra 2 Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (28/10).
Mulanya, majelis hakim menyingung pekerjaan yang bersifat swakelola tersebut, dengan pagu awal senilai Rp4 miliar lebih, sebagaimana disebutkan saksi.
“Awalnya pagu Rp4 miliar lebih, kemudian setelah recofusing menjadi Rp2,6 miliar dilaksanakan di lapangan meliputi jalan dan jembatan. Alasan recofusing untuk keperluan Covid-19,” ujar saksi Hasudungan, dihadapan Hakim Ketua Jarihat Simarmata.
Usulan itu, kata Hasudungan, muncul dari Kepala UPT Binjai yang lama, kemudian berlanjut ke Dirwansyah selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) dalam kasus ini.
“Mekanismenya Kepala UPT mengajukan ke dinas melalui surat, baru naik ke pak kadis. Setelah selesai disini baru kita bawa ke bidang untuk dianggarkan dan di sahkan ke dewan,” terangnya.
Atas keterangan saksi tersebut, tim JPU Kejari Langkat kembali menyinggung soal recofusing yang dinilai dilakukan tanpa proses RKA, namun proyek tetap berjalan.
“Kenapa bisa tidak ada RKA tapi program tetap bisa dilaksanakan?,” tanya JPU. Mendapat serangan JPU, saksi Abdul Murad tampak gelagapan menjawab pertanyaan tersebut.
“Waktu itu pak Kadis (Effendi Pohan) memaparkan lagi berapa untuk potongan. Karna sudah perintah PA (pengguna anggaran) kita pak, harusnya tetap ada RKA kalau bisa untuk recofusing,” jawabnya.
Menurut Murad, mereka hanya menjalankan perintah dari Kadis Bina Marga, Effendi Pohan menyusun anggaran tersebut agar bisa dibawa. “Masalah tenggang waktu juga pak dari P-APBD,” ucapnya.
“Apa konsekwensinya tanpa RKA? Sah atau tidak?,” tanya JPU kembali. Saksi Murad pun tampak terdiam, memikirkan jawabannya yang kemudian dilanjutkan JPU dengan pertanyaan lain.
Yang jadi masalah dalam kasus, beber Murad, pengerjaan proyek tidak sesuai dengan volume pengerjaan. Artinya, kata dia, semua kesalahan dalam proyek tersebut ditumpahkan kepada terdakwa Effendy Pohan selaku PA.
“Kronologisnya, UPT mengusulkan ke kadis, sekretaris sampai penetapan anggaran, baru dapat penyesuaian pagi yang ditetapkan kepada kita. Ada koordinasi dengan kegiatan prioritas menyesuaikan pagi anggaran tersebut. Mungkin pagu jauh lebih tinggi,” jelasnya.
JPU kembali menyinggung hubungan cara kerja penggunaan anggaran tersebut. “Jadi dibawah dinas bina marga, kaitannya itu disampaikan ke kita harusnya programnya sudah ada. Harus sesuai dengan usulan,” kata Murad.
Saksi lainnya, Riski mengaku tidak dilibatkan dalam proyek tersebut, walau dia selaku Kasi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan. Perannya kemudian digantikan oleh terdakwa Agussuti Nasution ST, selaku PPATK dalam kasus tersebut.
Diwaktu yang sama, sebelumnya majelis hakim menolak eksepsi keempat terdakwa, yakni Muhammad Armand Effendy Pohan selaku Kadis Bina Marga Provsu, Ir Dirwansyah selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), Agussuti Nasution ST selaku PPATK dan Tengku Syahril selaku Bendahara Pengeluaran.
Mengutip surat dakwaan, kasus bermula saat terdakwa menyetujui pelaksanaan kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan rutin kalan provinsi di Kabupaten Langkat tanpa ada perencanaan dan menyetujui pekerjaan yang tidak sesuai dengan DPA-SKPD.
Memerintahkan pembayaran tanpa melakukan pengujian dan penelitian kebenaran materiil terhadap Surat Pertanggungjawaban (SPJ), melakukan pengeluaran atas beban anggaran daerah untuk tujuan lain dari yang telah ditetapkan dalam APBD dan melakukan pengeluaran atas belanja beban APBD tanpa didukung dengan bukti yang lengkap dan sah.
Lebih lanjut, terdakwa juga tidak melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran SKPD yang di pimpinnya, menerima sesuatu yang bukan haknya yang patut diketahui Amatau diduganya berkaitan dengan pengadaan barang/jasa.
Kemudian, melakukan pengelolaan keuangan daerah yang tdak taat lada peraturan perundang-undangan serta tidak memperhatikan rasa keadilan menunjuk PPTK dalam kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan Jalan Provinsi di Kabupaten Langkat tidak sesuai dengan kopetensi jabatan.
Dalam laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara atas dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan rutin yang dilakukan terdakwa senilai Rp1.070.000.000.
Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo UU No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.
Atau Pasal 3 Jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo UU No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. (man)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangkat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93 tahun 2021, Komisariat Mahasiswa Pemuda Panca Marga (PPM)Sumut melaksanakan aksi sosial dengan membagikan masker dan air mineral kepada masyarakat, Kamis (28/10) siang.
Aksi bakti sosial ini dilaksanakan dengan bekerjasama pihak Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang. Adapun bagi bagi masker dan air mineral dilaksanakan di seputaran Jalan Jamin Ginting / simpang USU Medan dan seputaran Jalan Jamin Ginting /Simpang Pos. “Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempererat silaturahim antara anggota dan pengurus, masyarakat dan muspika setempat,”ujar Ketua Komisariat Mahasiswa Pemuda Panca Marga Sumut, Fery Ardianta Sebayang S.kom.
Dikatakan Fery Ardianta, dalam nuansa Hari Sumpah Pemuda ini, Komisariat Mahasiswa masih bisa berbagi untuk masyarakat dan membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di tanah air khususnya di Kota Medan. “Kami berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir, perekonomian masyarakat bisa kembali normal,”Kata Fery Ardianta, didampingi Sekretaris Max Anthony Sagala Amd, Bendahara Alfredo Tarigan. Kegiatan sosial ini juga dihadiri Lurah Sempaka, Enoh P Tavid Ssos MSI. Dan pelaksaan kegiatan tetap dilakukan dengan mematuhi imbauan Pemerintah tentang Prokes Covid-19.(rel/han)
BENDERA: Pemimpin upacara Bupati Nisel beserta para peserta upacara saat menghormati bendera merah putih, di Halaman Kantor Bupati Nias Selatan di Jalan Arah Luahagundre KM 5 halaman Kantor Bupati, Kamis (28/10).
NIAS SELATAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-93 tahun 2021. Dalam upacara yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Nias Selatan, Kamis (28/10) ini dipimpin oleh Bupati Nias Selatan, Hilarius Duha. Dan sebagai inspektur upacara, personil Koramil 13/Teluk Dalam, Serka Generasi Nehe Pada kesempatan tersebut, Bupati Nisel membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, tema Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengambil tema “Bersatu, Bangkit dan Tumbuh”.
BENDERA: Pemimpin upacara Bupati Nisel beserta para peserta upacara saat menghormati bendera merah putih, di Halaman Kantor Bupati Nias Selatan di Jalan Arah Luahagundre KM 5 halaman Kantor Bupati, Kamis (28/10).
“Hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa, bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemuda lah kita berharap Indonesia bisa Bangkit dari keterpurukan akibat Pandemi dan melangkah lebih maju,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan, kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan Bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan global demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik.
“Untuk itu, momentum Hari Sumpah Pemuda yang kita peringati hari ini, harus mampu menjadi perekat Persatuan kita sebagai Bangsa untuk bersama-sama Bangkit melawan Pandemi, serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan pemuda,” tambahnya.
Ia menyebutkan, ada 64,50 juta Pemuda Indonesia atau seperempat dari populasi penduduk Indonesia menjadi harapan besar kemajuan bangsa yang sudah di depan mata, akan tetapi tanpa komitmen bersatu para pemuda niscaya impian menjadi bangsa yang unggul tidak akan terwujud.
Persatuan menjadi syarat mutlak sebuah loncatan perubahan dan menghadapi berbagai tantangan.
“Kedepan, tantangan bagi bangsa Indonesia khususnya bagi para pemuda tentunya tidak semakin ringan, akan tetapi dengan komitmen bersatu dalam keragaman menjadi modal sosial dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan bangsa ke depan,”tegasnya.
Dijelaskannya, adapun makna logo HSP ke-93 diantaranya angka 93 sambung tanpa putus ; menandakan komitmen pemuda Indonesia untuk bersatu mengatasi pandemi Covid-19, Semangat Kepemudaan ; menandakan Bentuk yang tegas mencerminkan jiwa semangat kepemudaan yang akan terus berkobar untuk Indonesia BANGKIT, Kolaborasi Warna; menandakan Kolaborasi pemuda Indonesia yang beragam bersama-sama berkomitmen mewujudkan ekonomi Indonesia TUMBUH dengan semangat kewirausahaan pemuda.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Firman Giawa, Kajari Nias Selatan Mukharom, Ketua dan Wakil Tim Penggerak PKK Kabupaten Nias Selatan Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, ASN, TNI dan POLRI. (mag-10/ram)
HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 4 perusahaan industri pemecah batu (stone crusher) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan telah memiliki izin usaha industri yang berbasis Online Singel Submision (OSS) Risk Baseda Approach (RBA).
Ilustrasi.
“Setelah diberitakan , perusahaan-perusahaan stone crusher ini langsung mengurus izin usaha industrinya sesuai PP 5 tahun 2021,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal, dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMP2TSP) Rudolf Manalu, didampingi Kepala Seksi Teknis Evanaldo Sinaga dikantornya, Kamis (28/10).
Dijelaskan Kasi Teknis, sesuai PP 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis resiko yang merupakan turunan Undang-Undang Cipta Kerja. Sangat dimudahkan para pelaku usaha untuk mengurus segala urusan adminitrasi.
“PP 5 tahun 2021 ini sebenarnya sudah kita sosialisasikan. Tapi, setelah diberitakan media-media terkait berapa perusahaan stone crusher belum memiliki izin usaha industrinya, langsung mereka urus,” jelas Evanaldo.
Evanaldo menambahkan, ada 9 perusahaan stone crusher dari catatan mereka belum memiliki izin usaha industri. Yakni, CV Bukit Tjahaya beralamat di Baniara Desa Nagasaribu I Kecamatan Lintong Nihuta. CV Sumber Makmur Utama beralamat di Lobi Gambiri Desa Sosorgonting Dolok Sanggul, CV Sumber Batu berlokasi di Jalan Dolok Sanggul-Siborongborong Desa Sosorgoting Dolok Sanggul.
PT Martel Karya Sumatra, bertempat di Jalan Pancing Baniara Desa Nagasaribu I Lintong Nihuta, dan CV Sipalaki yang berlokasi di Pakkat Dolok Desa Pakkat Dolok Sanggul.
Kemudian, CV Bangkit Jaya, bertempat di Banjar Tonga-Tonga Desa Nagasaribu I Lintong Nihuta. CV Cahaya Tambang di Jalan Sidikalang km 14 Desa Hutajulu Pollung.
Dan, CV Berkat Crusher, beralamat Jalan Ringroad Desa Sosorgonting Kecamatan Dolok Sanggul, serta CV Mitr Batu Abadi Jalan Pancing Baniara Desa Nagasaribu I Kecamatan Lintong Nihuta.
Namun, diantara dari sembilan perusahaan ini, sebanyak empat perusahaan sudah memiliki izin usaha berbasis Online Singel Submision (OSS) Risk Baseda Approach (RBA).
“Dari sembilan perusahaan bergerak dibidang pemecah batu, empat sudah mengurus izin usahanya. Hanya tinggal lima lagi yang belum mengurus,” sebutnya. Dia menyebut, CV Sumber Makmur Utama, CV Bangkit Jaya, CV Cahaya Tambang, CV Mitra Batu Abadi, dan PT Martel Karya Sumatera.
Sedangkan, yang sudah memiliki izin berupa NIB dan izin usaha yakni, CV Bukit Tjahaya tertanggal 21 Oktober, CV Sipalakki tertanggal 22 Oktober, CV Sumber Batu tertanggal 21 Oktober dan CV Berkat tertanggal 28 Oktober.
3 Jam Pengurusan Langsung Keluar Izin
Ditambahkan Evanaldo, sebenarnya sistim OSS berbasis risiko membuat proses perizinan kemudahan berusaha bagi pengusaha. Dengan hanya menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam, proses perizinan sudah selesai. Tanpa, harus menunggu hingga sampai satu hari.
“OSS Berbasis Risiko Ini adalah bentuk dari tindak lanjut dari amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja untuk memberikan kepastian dan kemudahan bagi pengusaha,” kata Evanaldo.
Evanaldo melanjutkan, sesuai arahan dan kebijakan pemerintah pusat, pihaknya sebenarnya sudah mensosialisasikan adanya kebijakan kemudahan berusaha dan mekanisme perizinan melalui OSS.
Agar pelaku usaha mengetahui adanya perubahan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat, apa saja yang berbeda.
“Jauh hari sebelumnya sudah kita sosialisasikan ada kemudahaan. Dan ini merupakan salah satu peningkatan perekonomian yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” sambung Kadis. (des/ram)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan 10 proyek infrastruktur yang berkaitan dengan kerjasama ekonomi Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East Asia Growth Area (BIMP-EAGA) diselesaikan tahun 2021.
“Negara-negara BIMP-EAGA mengimplementasikan proyek sebesar 21,4 miliar dolar AS yang terdiri dari bandara, pelabuhan, jalan, jembatan, kereta api, dan lain-lain,” kata Airlangga dalam konferensi pers virtual tentang KTT BIMP-EAGA dan IMT-GT di Jakarta, Kamis (28/10).
Ia mengatakan bahwa sejauh ini sebanyak 27 proyek infrastruktur dari 88 proyek infrastruktur BIMP-EAGA telah diselesaikan.
Dengan menyelesaikan 10 proyek infrastruktur lainnya pada tahun 2021, ia berharap keterhubungan, perdagangan, efisiensi logistik negara-negara anggota BIMP-EAGA akan semakin meningkat yang berujung pada pertumbuhan daya saing.
“Dari sisi Indonesia, beberapa yang dapat diselesaikan antara lain pengembangan Pelabuhan Manado, penyelesaian beberapa ruas tol, can interkoneksi listrik dari Serawak ke Kalimantan Barat,” imbuh Airlangga.
Menurut Ketua Umum Golkar ini, sejak disepakati pada 1994, BIMP-EAGA telah berkontribusi penting terhadap pembangunan ekonomi nasional dan regional melalui peningkatan daya saing, peningkatan konektivitas, dan peningkatan nilai perdagangan serta investasi.
Namun, kerjasama perekonomian negara-negara BIMP-EAGA mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir karena COVID-19.
Nilai perdagangan antar negara BIMP-EAGA pun turun dari 107,60 miliar dolar AS di 2019 menjadi 95,30 miliar dolar AS pada 2020. Di samping itu, nilai tanda terima kedatangan turis di negara-negara BIMP-EAGA juga menurun dari 29,7 miliar dolar AS menjadi 6,2 miliar dolar AS di 2020.
Namun demikian, total investasi domestik negara BIMP-EAGA masih meningkat sekitar 30 persen.
“Dan juga dari segi pertumbuhan ekonomi, ADB memperkirakan perekonomian negara berkembang di BIMP-EAGA bisa tumbuh 7,1 persen dan Asia Tenggara 3,1 persen di 2021. Ekonomi negara BIMP-EAGA sendiri jika disatukan mencapai sebesar 322 miliar dolar AS,” imbuh Airlanga. (*)
President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indosat Ooredoo (“Perusahaan”) hari ini mengumumkan serangkaian hasil keuangan yang kuat untuk sembilan bulan pertama tahun ini, yang berakhir pada 30 September 2021.
President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan: “Eksekusi dari strategi transformasi kami memperlihatkan bahwa Indosat Ooredoo mempertahankan momentum pertumbuhannya dan memberikan kinerja keuangan yang sangat baik. Dalam sembilan bulan tahun ini, pertumbuhan pendapatan kami terus berlanjut mengungguli industri. Kami kembali berhasil menunjukkan kinerja EBITDA yang kuat, yang tumbuh hampir dua kali lebih cepat dari pendapatan. Kami terus memberikan kinerja jaringan dan layanan digital yang luar biasa kepada pelanggan setia kami. Kepercayaan pelanggan yang meningkat telah membuat basis pelanggan kami tumbuh selama sembilan bulan terakhir. Kami berterima kasih kepada pelanggan dan seluruh pemangku kepentingan atas dukungan yang berkelanjutan kepada Indosat Ooredoo.”
Dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, total pendapatan Indosat Ooredoo meningkat 12,0% year-on-year (YoY) menjadi Rp23 triliun. Pendapatan seluler naik 10,3% YoY menjadi Rp18,8 triliun. EBITDA meningkat 22,7% YoY mencapai Rp10,4 triliun dalam sembilan bulan tahun ini karena kombinasi pertumbuhan top-line dan fokus berkelanjutan pada efisiensi biaya operasional. Ini membantu memberikan pertumbuhan margin EBITDA sebesar 4,0 bps YoY, menjadi 45,1%. Indosat Ooredoo juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,8 triliun.
Indosat Ooredoo juga mencatatkan 62,3 juta pelanggan yang puas dan terlibat dalam sembilan bulan tahun 2021, meningkat 3,2% YoY. Pelanggan data 4G tumbuh menjadi 43 juta, meningkat 27% YoY. Pendapatan Rata-rata per Pengguna (ARPU) meningkat sebesar 7,9% YoY menjadi Rp34,2 ribu, terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat dalam lalu lintas data, yang naik 39,2% YoY.
Selama Q3 2021, Indosat Ooredoo mengumumkan peluncuran layanan 5G komersial di Jakarta dan Surabaya, menyusul peluncuran pertama 5G di Solo pada Juni 2021. Layanan 5G adalah langkah selanjutnya dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia kepada masyarakat di Indonesia, dan peluncuran layanan 5G Indosat Ooredoo menempatkannya di garis depan revolusi 5G Indonesia.
Selama triwulan tersebut Indosat Ooredoo juga melanjutkan perluasan jangkauan jaringan 4G di seluruh tanah air, menghadirkan layanan 4G/LTE ke 124 desa terpencil di Aceh, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Penggelaran jaringan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program Pemerintah untuk memenuhi cakupan 4G di seluruh Indonesia dan menggelar layanan 4G/LTE di 645 desa terpencil pada tahun 2022. Dalam sembilan bulan pertama tahun 2021, jumlah total BTS Indosat Ooredoo mencapai hampir 126 ribu yang 70 ribu di antaranya adalah BTS 4G.
Keberhasilan strategi transformasi Indosat Ooredoo dan kinerjanya yang luar biasa diakui oleh beberapa penghargaan bisnis internasional utama selama kuartal tersebut. Secara khusus, Indosat Ooredoo dinobatkan sebagai ‘Telecommunications Company of the Year’ di Stevie International Business Awards tahun ini. Sementara Ahmad Al-Neama juga dianugerahi Gold Stevie untuk kategori ‘Executive of the Year – Telecommunications’ sebagai pengakuan atas komitmennya yang kuat terhadap tata kelola yang baik, inovasi, dan keterlibatan, kesejahteraan, dan pengembangan karyawan.
“Selama kuartal ketiga kami terus memperluas dan memperkuat jaringan kami untuk menghubungkan lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia dan bahkan di daerah terpencil. Kami meluncurkan layanan 5G di lebih banyak kota yang membantu mengubah Indonesia menjadi negara yang berkemampuan 5G. Dan kami terus menghadirkan teknologi dan produk digital terbaik kepada pelanggan kami dalam kemitraan dengan beberapa perusahaan teknologi terkemuka dunia. Kami berkomitmen penuh untuk mendukung agenda Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai digital powerhouse di kawasan,” tutup Ahmad. (Rel)
Axioo telah meluncurkan MyBook 14F dengan spesifikasi yang sangat menjanjikan, sekaligus memiliki fitur mewah.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Laptop sudah mulai menjadi perangkat wajib yang dibutuhkan banyak orang. Tidak hanya untuk bekerja, tapi juga belajar dan menikmati hiburan. Tren ini pun lantas menggiring akan kebutuhan laptop dengan spesifikasi dan fitur yang dapat diandalkan.
Namun spesifikasi dan fitur mumpuni biasanya sebanding dengan harga yang ditawarkan. Umumnya konsumen harus rela merogoh kocek lebih dalam untuk memboyong laptop dengan spesifikasi dan fitur yang canggih. Pasalnya laptop dengan spesifikasi mumpuni menjanjikan pengalaman yang lebih baik, terutama dari sisi performa dan kenyamanan.
Tapi bukan berarti laptop dengan harga terjangkau tak bisa hadir dengan spesifikasi dan fitur mewah. Kini Axioo sebagai brand lokal asli Indonesia siap menjawab tantangan tersebut. Axioo telah meluncurkan MyBook 14F dengan spesifikasi yang sangat menjanjikan, sekaligus memiliki fitur mewah. Bagian paling menariknya adalah harga yang dipastikan akan sangat menggiurkan.
Laptop Layar Sultan Harga Teman ini dibandrol dengan harga 4 juta-an. Laptop ini dibekali fitur yang mampu membuatnya bisa mengimbangi laptop lain yang jauh lebih mahal, seperti laptop 10 juta-an. Salah satunya akan menjawab kebutuhan pengguna yang gemar menikmati konten audio visual. Sebab, layarnya sudah beresolusi 2.5K. Untuk menyempurnakan layarnya, MyBook 14F ini juga dilengkapi dengan layar IPS. Bekerja dengan tampilan layar tersebut pastinya mampu memberikan pandangan yang lebih jernih dan detail sehingga mata tidak lelah untuk terus produktif.
Laptop Layar Sultan Harga Teman ini dibandrol dengan harga 4 juta-an. Laptop ini dibekali fitur yang mampu membuatnya bisa mengimbangi laptop lain yang jauh lebih mahal, seperti laptop 10 juta-an.
Selain layarnya yang mewah, Laptop yang diluncurkan pada hari Sumpah Pemuda ini memiliki spesifikasi lain yang mampu menjawab kebutuhan komputasi ringan yang mampu menghasilkan performa terbaik. Jika mengacu pada besaran RAM, MyBook 14F mencapai RAM 8 GB serta penggunaan media penyimpanan berbasis SSD yang dikenal punya data transfer kencang dan pastinya lebih aman dari guncangan jika dibandingkan dengan HDD. Disematkan pula High Definition Web Camera sebesar 2 MP untuk menjawab kebutuhan virtual meeting yang membuat tampilan lebih jelas dan nyaman.
Selain itu, desainnya pun tak kalah menarik. Kesan elegan akan ditonjolkan laptop Axioo ini lewat bentuknya yang seksi dan tipis sangat cocok untuk pemuda pemudi Indonesia. Produsen Laptop asal Indonesia ini juga membekalinya dengan ukuran layar yang membuatnya ringkas. Ditambah juga dengan sentuhan mewah yang turut hadir lewat penggunaan bezel yang tipis di tepian layar yang hanya berukuran 7 mm. Hadir dengan modis, laptop yang diluncurkan tanggal 28 Oktober 2021 ini hadir dengan beragam pilihan warna yang menarik, Scarlet, Indigo, Cosmic dan Oak. Dengan adanya MyBook 14F ini diharapkan Pemuda Pemudi Indonesia dapat lebih nyaman dan produktif. (rel)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekolah Tinggi Teologi Bina Muda Wirawan (BMW) Medan menggelar wisudanya ke-8 di gedung aula kampus tersebut, Desa Namomirik, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, beberapa waktu lalu. Pelaksanaan wisuda ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.
BERSAMA : Para wisudawan Sekolah Tinggi Teologi Bina Muda Wirawan pose bersama usai menjalani prosesi wisuda di gedung aula kampus tersebut, Desa Namomirik, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, beberapa waktu lalu. (IST).
Penerapan prokes ketat ini dilakukan dengan tujuan agar acara wisuda tetap dapat dilakukan dengan aman dan tidak membahayakan kesehatan orang-orang yang hadir dalam wisuda serta turut serta mendukung program pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Semua undangan yang hadir menjalani pemeriksaan rapid test sesaat sebelum memasuki ruang acara, mencuci tangan dan mengenakan masker selama acara berlangsung. Diketahui, prosesi wisuda dipimpin langsung Ketua STT BMW Medan, Sri Mulyono MTh dan dihadiri Kepala Bidang Bimas Kristen Kementerian Agama Propinsi Sumatera, Dr. Arnot Napitupulu MPd.K.
Ketua STT BMW Medan, Sri Mulyono MTh, mengingatkan seluruh wisudawan untuk melaksanakan tugas panggilan pelayanan dengan sungguh-sungguh dengan metode yang diberikan oleh Allah yaitu, bergantung penuh kepada pencipta, menaati penguasa alam semesta; dan melayani tuan hidup kita dengan penuh kehambaan.
“Tahun ini, STT BMW Medan mengangkat tema “Peran Pastoral Konseling dalam Gerakan Misi Holistik”. Dengan tema ini, diharapkan para wisudaawan/ I dapat mengintegrasikan Pastoral Konseling dalam ladang pelayanan,” katanya. Dijelaskan, bagi STT Medan, wisuda kali ini merupakan wisuda pertama yang dilaksanakan di rumahnya sendiri, setelah bertahun-tahun harus menyewa tempat penyelenggaraan wisuda di beberapa tempat. “Dalam acara wisuda ke-8 kali ini 39 Stratum satu program studi Pastoral Konseling telah diwisuda dan menjalani doa pengutusan,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Misi Remaja Internasional, Ishak Iskandar SE MM MTh menyampaikan harapan besar agar semua para wisudawan dapat terus berkarya nyata di ladang pelayanan masing-masing dan berdampak positif bagi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. (dek)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin dinilai Musa Rajekshah, sangat luar biasa. Menurut Wakil Gubernur Sumatera Utara itu, upaya pemerintah untuk terus menyalurkan bantuan sosial menjadi salah satu cara terbaik untuk meredam gejolak ekonomi dan politik selama pandemi.
“Kita tahu bahwa Covid-19 ini melanda di seluruh dunia, bahkan masih banyak negara yang berusaha keras menanganinya. Namun di Indonesia saat ini sudah mulai terkendali. Ini tentu berkat kerja kera pemerintahan Jokowi dan timnya,” kata Wagub Sumut yang akrab disapa Ijeck itu tersebut kepada media.
Upaya Presiden Jokowi, dibantu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam memberikan bansos untuk masyarakat, dinilai Ijeck sangat spesifik. Mulai bansos untuk pekerja, masyarakat miskin, hingga pedagang kaki lima dan warung dan berbagai lapisan masyarakat lainnya juga mendapatkan bansos. “Ini terlihat sangat merata,” tambah Ijeck. Hal ini berbeda jika membandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia yang hanya rumah per rumah saja yang mendapatkan bantuan.
“Saya melihat era dua tahun pemerintahan Jokowi ini, terutama di tangan Menko Perekonomian, cara penanganan ini terlihat semakin baik,” kata Ijeck yang juga Ketua DPD 1 Partai Golkar Sumut. Selain penanganan Covid yang telah menurunkan jumlah kasus positif secara signifikan, Ijeck juga melihat pemulihan ekonomi berjalan sangat baik. Bahkan pada kuartal kedua tahun 2021 ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia 7,-7 persen, mencapai angka tertinggi selama 16 tahun terakhir. “Ini tentu luar biasa, pada saat pandemi perekonomian malah melesat. Bahkan dapat dikatakan saat ini sudah pulih,” ungkap Ijeck. Menurut Ijeck, saat ini yang perlu diperhatikan, bagaimana pemerintah dan jajarannya ini bisa terus memperbaiki kondisi itu. Ia berharap kesehatan pulih dan ekonomi bergerak kembali seperti sedia kala.
Ijeck juga melihat keputusan pemerintah dalam membuka pariwisata seperti yang terjadi di Bali perlu didukung. “Ini juga luar biasa, karena kita sudah berani membuka diri untuk turis dan pariwisata di Bali,” kata Ijeck. Di beberapa daerah yang selama ini mengandalkan pariwisata sebagai pemasukan terbesar mereka, kebijakan untuk membuka pariwisata, seperti di Bali, patut diapresiasi. Ijeck menilai sektor tersebut sebagai sektor yang paling akhir untuk bisa pulih. “Kalau di sektor pariwisata yang merupakan sektor terakhir untuk pulih sudah bisa dibuka, saya melihat kondisi kita sudah semakin maju dalam pemulihan ekonomi,” tambah Ijeck. Strategi pemulihan ekonomi yang dilakukan Jokowi juga dilihat Ijeck sangat tepat, karena secara spesifik pula strategi itu diterapkan dengan melihat kondisi masing-masing wilayah. “Jadi tidak asal saja atau semua wilayah disamaratakan. Jadi per wilayah ditetapkan strategi yang berbeda sesuai dengan karakteristik wilayah itu. Ini bukan sebuah program yang mudah untuk dibuat, namun saya melihat bisa terlaksana dengan baik,” tutur Ijeck.
Target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah sebesar 4,5 persen pada tahun akhir ini dan 5 persen pada tahun 2022, menurut Ijeck juga menjadi target yang realistis. “Ini bukan target yang muluk-muluk kalau melihat sejumlah indikasi perbaikan dalam pertumbuhan ekonomi nasional saat ini,” ujarnya. Program pemerintah untuk menuju pertumbuhan ekonomi seperti yang ditargetkan juga dinilai Ijeck sangat baik. Terutama dalam penguatan daya beli masyarakat lewat bansos yang dikucurkan dan program pemulihan ekonomi lainnya. Bahkan ia melihat upaya pemerintah untuk menjaga harga komoditas yang berorientasi ekspor seperti hasil perkebunan di Sumatera Utara, cukup sukses karena berhasil menstabilkan harganya. Harga komoditas sawit saat ini bahkan mencapai harga tertinggi selama beberapa tahun terakhir. Fakta ini membuat petani sawit di Sumut merasakan manfaat dari program yang dibuat oleh pemerintah. Begitu pula dengan petani karet.
Ijeck juga melihat kemudahan dalam penyaluran KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan Kredit untuk UMKM di Indonesia, terutama dalam masa pandemi Covid-19 ini juga luar biasa. Lewat kemudahan mendapatkan pinjaman ini maka pengusaha kecil bisa lebih mudah mendapatkan modal kerja. “Saya juga melihat ini ada andil dari program kebijakan dan terobosan yang dilakukan oleh Menko Perekonomian,” ucap Ijeck. Ijeck juga melihat peranan Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian di pemerintah Jokowi sangat besar. “Ada banyak tanggung jawab yang diberikan kepada Pak Airlangga, yang di luar tupoksinya, membuktikan bahwa Pak Jokowi ini sangat mempercayai beliau. Mulai dari vaksin, kesehatan dan mengkomando penanganan Covid-19 . Bahkan sukses dalam semua tugas itu,” pungkas Ijeck. (*)