RAPAT: Menpan-RB Tjahjo Kumolo rapat membahas kecurangan yang dilakukan 225 peserta seleksi CASN 2021.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo menemukan dugaan kecurangan yang dilakukan 225 peserta dalam proses seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) 2021.
RAPAT: Menpan-RB Tjahjo Kumolo rapat membahas kecurangan yang dilakukan 225 peserta seleksi CASN 2021.
Dugaan kecurangan tersebut ditemukan tepatnya dalam tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Sebanyak 225 peserta tersebut tersebar di Kabupaten Buol sebanyak 27 orang, Kabupaten Enrekang sebanyak lima orang, Kabupaten Mamuju Pasang Kayu Pemprov Sulbar (Gedung PKK Mamuju) 40 orang, Mandiri Lampung 23 orang, Kabupaten Mamasa 19 orang, Kabupaten Sidenreng Rappang 62 orang, Kabupaten Luwu empat orang, Kabupaten Buton Selatan 41 orang serta Mandiri Kumham Sulsel empat orang.
Dalam laporan tersebut tercatat ada sembilan titik lokasi (Tilok) dengan dugaan kecurangan, termasuk di Tilok Mandiri Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah. Lokasi dugaan kecurangan tersebut ialah Tilok Mandiri Pemerintah Kabupaten Enrekang (Aula Kantor Bupati Enrekang); Tilok Mandiri Cost-Sharing Mandiri Kabupaten Mamuju, Kabupaten Pasang Kayu, Provinsi Sulawesi Barat (Gedung PKK Prov Sulawesi Barat) dan Tilok Mandiri BKN Lampung (Aula Makorem 043 Garuda Hitam).
“Kecurangan bisa juga terjadi di titik lokasi (Tilok) lain. Kemenpan RB, BKN (Badan Kepegawaian Negara) dan Panselnas (Panitia Seleksi Nasional) sedang membahas strategi untuk mendiskualifikasi peserta yang curang, tanpa membuat gaduh,” kata Tjahjo dalam keterangannya di Jakarta sebagaimana dikutip dari Antara, Rabu (27/10).
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) langsung menggelar rapat panitia seleksi nasional khusus yang diikuti perwakilan dari BKN, Kemenpan-RB, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Panselnas dalam rapat tersebut pun sepakat untuk mendiskualifikasi 225 peserta yang curang.
“Perlu dilakukan diskualifikasi terhadap 225 peserta yang diduga melakukan kecurangan. Diskualifikasi ini perlu segera disampaikan kepada masing-masing instansi,” demikian isi laporan yang dibagikan Tjahjo. (kps/ila)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indonesia adalah salah satu negara di dunia dengan percepatan transformasi ekonomi dan sosial paling dinamis, yang didukung pula oleh akselerasi teknologi digital. Dalam kurun waktu lima tahun, lebih dari 200 juta orang di Indonesia telah mendapatkan akses internet.
Telkomsel berkolaborasi dengan Facebook meluncurkan Facebook Mobile Center yang merupakan fitur dalam Aplikasi Facebook dimana Telkomsel bisa memberikan pengalaman penjualan dan pelayanan tanpa batas serta memungkinkan pelanggan untuk mengakses MyTelkomsel dan Instagram Telkomsel langsung dari Mobile Center tersebut.
Perkembangan ekonomi digital di Indonesia telah melampaui sektor lain yang posisi nya saat ini melambat selama COVID-19. Ekonomi digital Indonesia diprediksikan akan mencapai 124 miliar dolar AS di tahun 2025 dari 44 miliar dolar AS di tahun 2020.
COVID-19 menjadi momen yang berarti bagi sektor telekomunikasi. Kondisi di mana kita diwajibkan untuk tinggal di rumah, infrastruktur digital dan pengalaman yang terpusat pada pelanggan telah menjadi perihal yang penting dalam interaksi digital. Sektor telekomunikasi telah menjadi tulang punggung bagi kita semua dalam menjalani kegiatan sehari-hari selama pandemi, sekaligus beradaptasi dengan kenormalan baru atau new normal. Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, Telkomsel terus membawa pengalaman digital yang mumpuni di era new normal saat ini dan seterusnya, dengan memfokuskan pengalaman pelanggan yang tanpa batas, memberikan konektivitas yang cepat, dan memampukan usaha kecil menengah (UKM).
Telkomsel telah bekerja sama dengan Facebook dalam meluncurkan Facebook Mobile Center, sebuah fitur di dalam aplikasi Facebook di mana Telkomsel bisa memberikan pengalaman penjualan dan pelayanan yang tanpa batas dalam aplikasi Facebook. Pelanggan Telkomsel bisa melakukan pembelian paket data dan paket darurat dalam aplikasi Facebook. Di samping itu, pelanggan Telkomsel bisa mengakses MyTelkomsel dari Mobile Center, di mana pelanggan bisa melakukan pengecekan pulsa, paket data, serta produk dan layanan Telkomsel lainnya. Ditambah lagi, pelanggan juga bisa mengakses Instagram Telkomsel dari Mobile Center.
Untuk potensi pengembangan layanan 5G Telkomsel, Telkomsel berkolaborasi dengan kapabilitas yang dimiliki oleh Facebook untuk mendorong lebih banyak potensi pengembangan layanan 5G, yang nantinya bisa memberikan manfaat luas untuk bisnis, pemerintah dan masyarakat di Indonesia.
Direktur Marketing Telkomsel, Rachel Goh menyatakan, “Telkomsel berada di titik penting transformasi digital, dan telah memasuki bisnis baru di luar telekomunikasi selama lima hingga 10 tahun terakhir. Telkomsel bukan lagi sekadar menyediakan layanan konektivitas tetapi telah mengembangkan bisnis dengan menjalin beberapa kemitraan strategis dengan perusahaan digital. Kolaborasi kuat dengan Facebook memungkinkan Telkomsel untuk menjangkau pengguna Indonesia di seluruh demografi dan memberdayakan mereka untuk hidup, bekerja, dan bermain dengan cara baru yang berani.”
Telkomsel baru-baru ini meluncurkan visi perusahaan yang baru #BukaSemuaPeluang, yang menandai awal baru dalam membuka peluang baru bagi komunitas digital di Indonesia. Facebook, sebagai salah satu mitra transformasi digital Telkomsel, mendukung visi baru ini dengan membagikan ilmu dan tips praktis untuk menang dalam pemasaran digital. Mulai dari meningkatkan keterlibatan pelanggan di platform digital, serta mendorong pelanggan untuk memanfaatkan fitur dan layanan baru dari produk-produk Telkomsel, seperti aplikasi MyTelkomsel, Dunia Games, dan MAXstream. Facebook bermitra erat dengan Telkomsel dalam pemasaran digital dan solusi iklan yang memberikan dampak yang optimal.
Membuka peluang baru untuk komunitas digital juga berarti meningkatkan keterampilan digital bagi masyarakat di Indonesia. Dalam beberapa bulan terakhir, Telkomsel juga mengumumkan peluncuran platform pendidikan berbasis daring. Kuncie bertujuan untuk menghubungkan para calon pengusaha dengan para mentor, termasuk dari Facebook, start-up teknologi, dan modal ventura.
“Facebook hadir di Indonesia untuk mendukung komunitas dan pebisnis di Indonesia sehingga nanti bisa memperkuat kekuatan teknologi digital dalam negeri. Setiap hari, orang mengakses Facebook untuk terhubung dengan hal-hal yang mereka sukai dan seiring berjalannya waktu, hubungan tersebut menjadi lebih bermakna. Dengan semakin banyaknya orang menikmati pengalaman digital tanpa batas, kami sangat senang dapati mendukung upaya Telkomsel untuk bisa lebih mewujudkan transformasi digital di Indonesia melalui digitalisasi jalur penjualan dan layanan pelanggan, serta terus membantu meningkatkan keterampilan digital para calon pengusaha,” ujar Pieter Lydian, Country Director untuk Facebook di Indonesia.
APRESIASI: Manager Bale Karina Sidikalang, Alni Nastika menyerahkan voucher kepada Marlando Sihombing, peraih medali perak dan perunggu pada PON XX Papua 2021.
RUDY SITANGGaNG/SUMUT POS.
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pengusaha Richard Eddy M Lingga yang merupakan owner gedung Bale Karina Sidikalang (BKS), memberikan apresiasi Marlando Sihombing, peraih medali perak dan perunggu cabang biliar pada Pekan Olah Nasional (PON) XX Papua 2021. Apresiasi tersebut diberikan belum lama ini.
APRESIASI: Manager Bale Karina Sidikalang, Alni Nastika menyerahkan voucher kepada Marlando Sihombing, peraih medali perak dan perunggu pada PON XX Papua 2021.
RUDY SITANGGaNG/SUMUT POS.
Richard EM Lingga melalui Manager Bale Karina Sidikalang, Alni Nastika kepada wartawan, Kamis (27/10) mengatakan, dirinya mengapresiasi prestasi ditorehkan Putra Dairi, Marlando Sihombing pada PON Papua lalu.
“Marlando Sihombing sudah mengharumkan nama Sumatera Utara dengan meraih medali perak serta perunggu. Dan, kita masyarakat Dairi, harus bangga memiliki Marlando sebagai atlet biliar,” ujarnya.
Alni mengatakan, apresiasi diberikan keluarga Richard EM Lingga dengan memberikan voucher pemakaian fasilitas gedung Bale Karina, jika Marlando, melangsungkan pernikahan kelak. “Kapan pun Marlando melangsungkan pernikahan, BKS siap menjadi tempat pelaksanaan pesta dan resepsi pernikahanya,” sebutnya.
Sementara itu, Marlando Sihombing menyampaikan terimakasih kepada keluarga Richard EM Lingga. Marlando mengaku, terharu atas kebaikan keluarga Richard Lingga, telah memberikan voucher pemakaian fasilitas gedung.
Marlando menilai Richard EM Lingga merupakan sosok yang peduli terhadap atlet berprestasi. “Sebelumnya sewaktu Pak Richard menjadi anggota DPRD Sumut, juga sangat dekat dan peduli dengan kami,” ucap Marlando.
Marlando mengaku kurang maksimal pada PON XX Papua lalu. Marlando berangkat ke Papua dalam suasana berduka, karena ibunda tercinta baru meninggal bulan September 2021 lalu. Saat bertanding, Lando mengaku kerap meneteskan air mata mengingat kepergian serta wajah ibunya. “Saya kurang konsentrasi,” sebutnya.
Marlando memohon maaf belum bisa maksimal. Namun, dia tetap bersyukur bisa memberikan yang terbaik untuk kontingen Sumut. Kini, dia sedang mempersiapkan diri seleksi nasional untuk persiapan SEA Games 2022 Hanoi. (rud/dek)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Kota Medan telah menyetujui besaran nilai Dana Kelurahan untuk 151 Kelurahan yang ada di Kota Medan pada tahun ini. Tak tanggung-tanggung, di tahun 2021 ini, setiap Kelurahan berhak mendapatkan Dana Kelurahan sebesar Rp1,7 miliar. Namun hingga akhir Oktober ini, belum ada satu pun Kelurahan di Kota Medan yang telah menerima Dana Kelurahan tersebut.
Ilustrasi
Ditanya mengenai hal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Kota Medan Syahrial, memastikan jika Dana Kelurahan itu sudah tersedia. Namun sayang, hingga akhir Oktober ini, tidak ada satupun kelurahan yang mengajukan permintaan Dana Kelurahan tersebut.
“Tidak cair bukan karena tidak kita cairkan, tapi karena sampai saat ini belum ada satupun kelurahan yang meminta Dana Kelurahan itu. Kalau ditanya soal anggaran, itu sudah tersedia, kapan pun mau dicairkan uangnya sudah ada,” ucap Syahrial kepada Sumut Pos, Rabu (27/10).
Dikatakan Syahrial yang saat itu sedang bersama Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Medan Benny Iskandar, mekanisme pencairan Dana Kelurahan bukan langsung saja memberikan Dana sebesar Rp1,7 miliar ke rekening Bendahara Kelurahan. Akan tetapi, Pemko Medan melalui BPKAD harus menerima permintaan atau pengajuan pencairan dana terlebih dahulu.
“Jadi diajukan dulu, misalnya Dana Kelurahan itu mau buat perbaikan jalan, anggarannya misalnya Rp300 juta. Nah setelah diajukan, nanti akan ada tim yang turun untuk mengkroscek mana jalan yang mau diperbaiki, sesuai atau tidak dengan pengajuan yang dilakukan. Setelah disetujui, barulah diajukan ke kami (BPKAD) untuk kami cairkan yang Rp300 juta itu, bukan langsung ujug-ujug Rp1,7 Miliar. Begitu seterusnya sampai maksimal Rp1,7 Miliar per kelurahan, tapi sampai saat ini belum ada satu pun permintaan,” ujarnya.
Dipertegas Kepala BPKAD Benny Iskandar, penggunaan Dana Kelurahan bukan hanya untuk pembangunan fisik, namun juga dapat digunakan untuk kegiatan Non Fisik, salah satunya seperti kegiatan yang bersifat pembinaan atau pelatihan.
“Jadi Dana Kelurahan itu juga bisa untuk yang sifatnya Non Fisik, itu bisa diajukan dulu kegiatannya. Setelah disetujui baru digelar, setelah digelar baru di klaim dari Dana Kelurahan yang akan dicairkan BPKAD,” kata Benny.
Terpisah, Kabag Tata Pemerintahan Setdako Medan Ridho Nasution, mengatakan bahwa para lurah memiliki alasan untuk belum mengajukan permintaan Dana Kelurahan ke Pemko Medan.
Adapun alasannya, karena para Lurah masih menunggu Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan sesuai dengan P-APBD Kota Medan Tahun 2021 yang sampai saat ini masih dibahas oleh Pemko Medan. Hal itu diatur dalam Permendagri 130, sebagai Pedoman Pengelolaan Dana Kelurahan. “Menunggu perubahan yang di P-APBD 2021 sesuai Permendagri 130 untuk pelaksanaan kegiatan di Kelurahan,” jawab Ridho kepada Sumut Pos, Rabu (27/10).
Ditegaskan Ridho, meskipun waktu efektif kerja tahun 2021 hanya tersisa satu bulan lebih, namun setiap kelurahan masih memiliki peluang untuk menyerap anggaran senilai Rp1,7 miliar per kelurahan tersebut.
“Kita sudah sampaikan ke Kecamatan dan Kelurahan, ke Camat yang merupakan KPA, dan mereka sudah persiapkan apa-apa saja yang akan dikerjakan dengan Dana Kelurahan itu. Tinggal nanti DPAP nya keluar dalam waktu dekat ini, mudah-mudahan sudah bisa berjalan,” tegasnya.
Sambil menunggu, lanjut Ridho, pihak Kelurahan telah diminta untuk melakukan persiapan segala kegiatan yang nantinya akan dikerjakan melalui Dana Kelurahan. Termasuk kegiatan Non Fisik yang sifatnya pelatihan-pelatihan, maupun kegiatan fisik seperti pembangunan yang dibutuhkan oleh masing-masing kelurahan.
“Soal rencana kegiatan, itu sudah jauh-jauh hari sudah ada dalam Musyawarah Kelurahan (Muskel) dan Musrenbang Kecamatan. Mereka sudah tentukan mana jalan yang akan dikerjakan dan mana kegiatan yang akan dikerjakan, semua sudah mereka siapkan,” paparnya.
Terkait mekanisme pengajuan, kata Ridho, setiap Kelurahan akan berkoordinasi dengan OPD terkait. Misalnya saja terkait pembangunan jalan, setiap Kelurahan harus berkoordinasi dulu dengan Dinas PU agar tidak terjadi tumpang tindih. Dan sejauh ini, para kelurahan disebut telah melakukan hal itu.
“Tinggal nanti diajukan dan dikerjakan sesuai dengan rencana yang sudah ada. Karena kan ini sifatnya pengerjaan langsung yang dilakukan pihak Kelurahan, bukan pengerjaan yang melalui lelang. Kita terus mendorong supaya Kelurahan bisa terus mempersiapkan diri untuk semua kegiatan dari Dana Kelurahan,” pungkasnya. (map/ila)
BANTUAN: Ketua PAC PP Medan Selayang Kella Barus, Penasehat PAC PP Medan Selayang Sugianto Situmeang, foto bersama anak panti asuhan.
bersama pengurus lainnya memberikan bantuan sembako kepada Ketua Pengurus Panti Asuhan Idaman Kasih Abadi.johan/SUMUT POS.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-62 yang jatuh pada 28 Oktober 2021, Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Medan Selayang menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako kepada Panti Asuhan Idaman Kasih Abadi yang berada di Jalan Cempaka 1, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (27/10).
BANTUAN: Ketua PAC PP Medan Selayang Kella Barus, Penasehat PAC PP Medan Selayang Sugianto Situmeang, foto bersama anak panti asuhan.
bersama pengurus lainnya memberikan bantuan sembako kepada Ketua Pengurus Panti Asuhan Idaman Kasih Abadi.johan/SUMUT POS.
Penyaluran bantuan tersebut langsung dihadiri Penasehat PAC PP Medan Selayang Sugianto Situmeang , Ketua PAC PP Medan Selayang Kella Barus, Sekretaris Surya D Sinuhaji, Bendahara Ibnu Asha, dan anggota serta kader PP se Kecamatan Medan Selayang. Kegiatan ini juga dilaksanakan dengan tetap menjalankan imbauan Protokol Kesehatan Covid-19.
Ketua PAC PP Medan Selayang, Kella Barus dalam sambutannya mengatakan, penyaluran bantuan sembako kepada panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak anak yatim piatu yang butuh uluran tangan dimasa pandemi Covid-19. “Semoga bantuan yang diberikan bermanfaat untuk anak-anak panti asuhan,”ujar Kella Barus.
Sebelum penyerahan bantuan, Ketua PAC PP Medan Selayang Kella Barus memotong nasi tumpeng yang sudah disediakan. Selanjutnya, memberikan nasi tumpeng kepada anak anak panti asuhan diikuti oleh Penasehat PAC PP Medan Selayang Sugianto Situmeang dan pengurus lainnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Pengurus Panti Asuhan Idaman Kasih Abadi saat menerima bantuan sembako berupa beras, telur, dan lainnya, mengucapkan terimakasih kepada PAC PP Medan Selayang yang telah memberikan bantuan kepada anak-anak panti asuhan. Dan berharap PAC PP Medan Selayang pada HUT ke-62 semakin berkarya bagi masyarakat.
Usai memberikan bantuan, seluruh pengurus PAC PP Medan Selayang bersama anggota dan kader makan bersama anak-anak Panti Asuhan Idaman Kasih Abadi. Dan diakhiri dengan yel yel Pancasila Abadi. (han/ila)
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satnarkoba Polres Tebingtinggi menangkap ibu rumah tangga (IRT), Putri Anggraini (42), warga Jalan Lengkuas, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi. Petugas turut mengamankan barang bukti dari tas sandang di rumahnya, berupa satu kotak rokok mild berisikan 12 bungkus plastik klip transparan yang di dalamnya terdapat serbuk kristal diduga Narkotika jenis shabu dengan berat Kotor 4,85 gram.
Kasat Narkoba Polres Tebingtinggi AKP M Yunus Tarigan menjelaskan, tertangkapnya Putri Anggraini berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya dugaan peredaran gelap Narkotika di Jalan Cengkeh Lingkungan 1 Kelurahan Bandar Sakti Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi. Mendapat informasi kemudian personil Unit Satres Narkoba Polres Tebingtinggi yang dipimpin oleh Kanit idik I Sat Narkoba Polres Tebingtinggi Ipda Fernando menindaklanjuti laporan tersebut dengan menurunkan personel ke rumah terduga pelaku.
“Setibanya di rumah tersebut, personel langsung masuk ke dalam rumah dan mendapati pelaku sedang duduk di dalam kamar kemudian personel langsung mengamankan terduga pelaku sebuah tas sandang yg berada disamping paha kanan terduga pelaku,” paparnya.
Kemudian personel melakukan penggeledahan terhadap tas tersebut dan ditemukan sejumlah barang bukti 1 buah tas sandang warna hitam yg berisikan 1 buah kotak rokok sampoerna mild yang berisikan 12 bungkus plastik klip transparan yg didalamnya masing-masing terdapat serbuk kristal diduga Narkotika jenis shabu dengan berat kotor 4,85 gram.
Pasal yang dipersangkakan Pasal 114 ayat (1), subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (ian)
FOTO BERSAMA: Sembilan Pamen Polda Sumut jajaran usai dilantik Serdik Sespimmen Angkatan ke-61 TA-2021, di Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sembilan Perwira Menengah (Pamen) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) jajaran, resmi menyelesaikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen), usai dilantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahtjanto, di Gedung Oetaryo Sespim Polri, yang berada di Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10).
FOTO BERSAMA: Sembilan Pamen Polda Sumut jajaran usai dilantik Serdik Sespimmen Angkatan ke-61 TA-2021, di Lembang, Jawa Barat, Rabu (27/10).
Adapun, enam di antaranya merupakan Pamen Polrestabes Medan. Usai dilantik ke sembilan perwira terbaik Polda Sumut ini bersiap untuk menjalani tugas baru dengan jabatan strategis. Kesembilan Pamen Polda Sumut yang dilantik usai menjalani pendidikan selama lebih dari 7 bulan, yakni Kompol Arfin Fachreza yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Patumbak, Kompol Aris Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Medan Baru.
Kompol Yasir Ahmadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sunggal, Kompol Afdhal Junaidi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Medan Barat, Kompol Martuasah Tobing yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Reskrim Polrestabes Medan.
Kompol Rina Tarigan yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Sumda Polrestabes Medan, Kompol Wira Prayatna yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kasubdit Tipidkor Ditkrimsus Polda Sumut, Kompol Hadi Siagian yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Kasubdit 1 Ditnarkoba Polda Sumut, dan Kompol Hendrawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubbag Seleksi Bag Diapers Ro SDM Polda Sumut.
Kesembilan Pamen Polda Sumut ini, terbilang memiliki sejumlah prestasi selama menjabat, sebelum lulus menjadi Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan (Serdik Sespimmen) Angkatan ke-61 TA-2021.
Saat ini, kesembilan Pamen Polda Sumut yang delapan di antaranya merupakan lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2005 dan seorang diantaranya lulusan Akademi Kepolisian tahun 2002, kini bersiap untuk menjalani tugas baru sebagai abdi negara, dengan jabatan strategis di sejumlah daerah di Indonesia.
“Kami bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik, dan hari ini kami dilantik oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, dan Bapak Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahtjanto di Lembang. Ini semua tidak terlepas dari bimbingan para senior dan pimpinan kami, yang selalu mendukung kami untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar Kompol Arfin Fachreza
Diketahui, sedikitnya 274 Serdik Sespimmen angkatan ke-61 TA 2021 yang berhasil menjalani pendidikan Sespimmen. Seluruh Perwira Menengah ini pun. Kini dapat menempati sejumlah posisi strategis termasuk dapat menjadi pejabat setingkat Kapolres dan Kepala Subdirektorat di seluruh daerah di Indonesia. (dwi/ila)
PELUNCURAN: Gubsu Edy Rahmayadi foto bersama usai peluncuran e-Samsat Sumut Bermartabat, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (27/10).istimewa/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi kembali membandingkan potensi Sumut dengan negara tetangga seperti Singapura. Kali ini, Edy menyebut sumber penerimaan pajak daerah antara Sumut dan Singapura, berbanding jauh. Padahal Sumut dengan potensi sumber daya alam luar biasa, semestinya bisa lebih unggul dari sisi tersebut ketimbang Kota Singa.
PELUNCURAN: Gubsu Edy Rahmayadi foto bersama usai peluncuran e-Samsat Sumut Bermartabat, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (27/10).istimewa/sumutpos.
“Kita ini (penerimaan) pajak daerah ini baru 45 persen. Meningkat awalnya 32 persen jadi 40 persen, sekarang tambah lima persen jadi 45 persen. Pajak ini kan cikal bakal pembangunan. Negara lain, Singapura, itu sudah 121 persen. Bukan lagi 100 persenn
Nah, 21 persennya lagi dari mana? Orang-orang yang sifatnya datang mendadak, datang buang puntung rokok, kena pajak,” kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menjawab wartawan usai Peluncuran e-Samsat Sumut Bermartabat, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Rabu (27/10).
Edy targetkan di 2022 nanti pajak daerah terutama yang paling primadona, yakni pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor, mampu mencapai 70 persen pada periode yang sama. “Apalagi sudah diberi kemudahan melalui aplikasi dalam pembayaran pajak. Saya berharap sampai 70 persen tahun 2022. Kalau bisa orang bayar pajak hingga 70 persen, kita tinggal mengejar yang 30 persen,” katanya.
Menurutnya sebuah keniscayaan itu tidak mampu diwujudkan. Faktornya hanya dua, sebut Edy, yakni ketaatan para wajib pajak dan kemudahan saat membayar pajak itu sendiri. Diharapnya kedua hal ini dapat bersambut dengan baik.
“Tetapi kita untuk mencapai 50 persen saja masih berat sekali. Mudah-mudahan dengan kemudahan pembayaran ini, bisa naik lagi 20 persen,” katanya seraya menyebut, jika dengan segala upaya yang diberikan itu tidak mampu mencapai target PKB, berarti memang rakyat yang tak taat pajak. “Tentu kita akan ambil ketegasan kalau itu pun tak tercapai,” pungkasnya.
Turut hadir Bupati Karo Cory Sibayang, Kepala Balitbang Kemendagri, Agus Fatoni, Dirlantas Poldasu, Valentino Tatareda, Dirut PT Bank Sumut, Rahmat Fadilah, Dirut PT Jasa Raharja Rivan A Purwantono, Bupati Batubara H Zahir, Wakil Bupati Deli Serdang, Ali Yusuf Siregar, Pj Sekdaprovsu, Afifi Lubis, Kepala BPPRD Sumut, Achmad Fadly, dan Direktur Utama Bank Sumut, Rahmat Fadillah Pohan.
Kegiatan tersebut turut dirangkai dengan penyerahan hadiah kepada pemenang Lomba Inovasi Kategori OPD Provinsi Sumut dan OPD Kabupaten/Kota. Dalam kesempatan itu, Gubernur Edy dan kepala Balitbang Kemendagri menyaksikan penandatanganan MOU e-Samsat Sumut Bermartabat.
Dirlantas Poldasu, Valentino Tatareda sebelumnya menyampaikan, inovasi e-Samsat Sumut Bermartabat adalah upaya penyesuaian sistem pembayaran PKB dengan kemajuan teknologi dan harapan masyarakat. Aplikasi e-Samsat Sumut Bermartabat telah melalui pengembangan yang semakin memudahkan dengan memberi pilihan beberapa media pembayaran. “Ini juga sesuai harapan bapak gubernur, agar masyarakat dapat membayar pajak dengan hanya menggunakan handphone, tanpa harus datang ke kantor pelayanan Samsat,” kata dia. (prn/ila)
DILEPAS: Agunarta Syarifuddin Manik (tiga dari kanan) saat dilepas pihak Dispora Sumut sebelum berangkat seleksi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jumat pekan lalu. istimewa/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemuda asal Provinsi Sumatera Utara kembali meraih prestasi nasional 2021 ini. Kali ini prestasi diraih Agunarta Syarifuddin Manik, anak muda asal Simalungun, sebagai Pemuda Pelopor Nasional 2021.
DILEPAS: Agunarta Syarifuddin Manik (tiga dari kanan) saat dilepas pihak Dispora Sumut sebelum berangkat seleksi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Jumat pekan lalu. istimewa/sumutpos.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT. Kemarin setelah di Paskibraka Nasional anak muda Sumut sudah membanggakan, hari ini anak muda Sumut lainnya, kembali mengharumkan nama Sumut sebagai pemenang pertama Pemuda Pelopor Nasional 2021,” kata Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, Budi Syahputra, Kamis (27/10).
Sosok anak muda itu adalah Agunarta Syarifuddin Manik. Dia berhasil menjadi Pemenang Pertama Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Bidang Peloporan Sumber Daya Alam, Lingkungan Pariwisata Asal Kab. Simalungun. Agunarta merupakan entrepreneur sosial, yang ikut mengembangkan lingkungannya lewat pemanfaatan perkebunan kopi.
“Agunarta akan diberikan piagam penghargaan oleh Bapak Presiden RI/Menteri Pemuda dan Olahraga RI pada Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 Tingkat Nasional di Jakarta 28 Oktober 2021 atau besok,” katanya.
Budi menambahkan, pihaknya menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak, termasuk keluarga besar Dispora Sumut, terkhusus Kadispora Sumut Ardan Noor Hasibuan, kadis/kabid Pemuda Dispora Kabupaten Simalungun dan Tim Fact Finding Pemuda Pelopor Provinsi Sumut. “Sinergi ini telah berhasil menemukan pemuda terbaik untuk berprestasi ditingkat nasional. Ini merupakan kebanggaan bersama,” ujarnya
Kepala Seksi Penyadaran Pemuda Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Sumut, Raikhana Syahbi mengatakan, pihaknya juga akan memberikan piagam penghargaan pada delapan anak muda Sumut yang sudah diseleksi oleh Tim Fact Finding.
Selain Jelita dan Agunarta, ada Siti Aisyah Siregar (Medan), Amanda Syapani (Asahan), Gayus Moses Purba (Tapanuli Utara), Maya Siti Sakdiah (Simalungun), Ade Prima Putri (Medan) dan Raudah (Langkat), yang menjadi Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Sumut 2021. “Penghargaan akan diserahkan langsung oleh bapak Gubsu dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 pada 28 Oktober 2021 di gubernuran,” kata dia.
Hal senada disampaikan Anggota Tim Fact Finding Pemuda Pelopor Provinsi Sumut 2021, Dr Fakhrur Rozi. Disebutnya, selain Agunarta, sebenarnya ada Jelita Tambunan (asal Samosir) yang juga ikut seleksi nasional Pemuda Pelopor 2021. “Tahun ini Agunarta yang berhasil mencuri perhatian juri Kemenpora di Bidang Kepeloporan SDA, Lingkungan dan Pariwisata dan meraih nilai terbaik. Tapi bagi Tim Fact Finding Pemuda Pelopor, Jelita dan Agunarta sudah menjadi inspirasi bagi anak muda Sumut lainnya untuk berbuat yang terbaik di masyarakat,” katanya.
Kata dia, momentum ini harus juga menjadi perhatian bagi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain untuk terus mendukung anak muda secara lebih luas lagi. Sebab, sinergi maksimal akan menghasilkan yang terbaik.
“Dalam konteks Agunarta misalnya, saya mengapresiasi Karang Taruna Sumut, yang memberikan dukungan. Saat seleksi di tingkat daerah, Agunarta mengaku bahwa dia kader Karang Taruna dan juga mendapat dukungan dari Dispora Simalungun,” pungkasnya. (prn/ila)
VAKSINASI: Seorang pelajar saat divaksin pada peringatan 31 Tahun Dhira Brata Akabri ’90 di Langkat.sahrul/sumut pos.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemkab Langkat bersama Forkopimda Plus, ikut serta memeriahkan peringatan 31 Tahun Dhira Brata Akabri ’90 2021, dengan melaksanakan vaksinasi untuk 2.000 peserta.
VAKSINASI: Seorang pelajar saat divaksin pada peringatan 31 Tahun Dhira Brata Akabri ’90 di Langkat.sahrul/sumut pos.
“Di Langkat, digelar vaksinasi untuk 2.000 peserta, khusus lansia, pelajar, dan difabel. Vaksinasi ini guna memeriahkan peringatan 31 tahun Dhira Brata Akabri ’90,” ungkap Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin, melalui Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Subiyanto, saat meninjau vaksinasi di GOR Kabupaten Langkat, Stabat, Selasa (26/10) lalu.
Adapun tenaga vaksinator yang disediakan, yakni dari Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, Polres Langkat, Bhayangkari Polres Langkat, Yonif 8 Marinir Tangkahan Lagan, serta ikut berpartisipasi mahasiswa Akbid Langkat.
Pada kegiatan itu, Subiyanto bersama Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok, dan Danyonif 8 Marinir Tangkahan Lagan Letkol Mar Farick, ikut meninjau pelaksanaan peringatan 31 Tahun Dhira Brata Akabri ’90 Mengabdi untuk Negeri itu, yang mengangkat tema ‘Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’.
Peringatan ini dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo. Juga diikuti Forkopimda tingkat provinsi dan kabupaten, kota se-Indonesia secara virtual.
Dari Kabupaten Langkat, turut hadir Kepala SPN Hinai Polda Sumut Kombes Teguh Yuswardhie, Kapten ARH Iroma Harahap Danramil 07/Stabat mewakili Dandim 0203/LKT, Ketua Bhayangkari Indri Danu Pamungkas Totok, serta jajaran Pemkab Langkat. (mag-6/saz)