30 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 3082

Afri Rizki Lubis: Jangan Lagi Tak Percaya Covid-19

SOSIALISASI: M Afri Rizki saat sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 di Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan Johor.markus/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis SM M.IP mengimbau masyarakat Kota Medan harus selalu mewaspadai penularan Covid-19 yang sampai kini belum teratasi selain dengan menerapkan prokes dan vaksinasi. Untuk itu, Rizki meminta agar jangan ada lagi masyarakat yang tidak percaya akan keberadaan virus berbahaya ini. Apalagi, sambung Rizki, dirinya pernah merasakan sakit ketika dirinya terpapar Covid-19.

SOSIALISASI: M Afri Rizki saat sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 di Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan Johor.markus/sumutpos.

“Saya juga dulu sempat tidak yakin dengan virus ini. Tapi setelah saya terpapar, akhirnya jadi percaya. Jadi warga jangan lagi bersikap tidak perduli, jangan lagi bilang tidak percaya. Buktinya sudah banyak, bahkan yang meninggal pun sudah banyak. Mari tingkatkan kewaspadaan dengan selalu mentaati protokol kesehatan 5M,” ujar Komisi III DPRD Medan.

Rizki Lubis meminta Kelurahan Pangkalan Masyhur untuk terus memantau kondisi penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Sebab, meskipun penyebaran Covid-19 di Kota Medan diklaim terus menurun beberapa waktu terakhir, tetapi Kelurahan Pangkalan Masyhur merupakan salah satu Kelurahan di Kecamatan Medan Johor. Sedangkan Kecamatan Medan Johor kerap masuk ke dalam 1 dari 5 Kecamatan dengan penyebaran Covid-19 tertinggi di Kota Medan.

Hal itu diungkapkan Rizki saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.4 Tahun 2012 Tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Karya Bersama Simpang Karya Bersama Dalam, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (18/9). Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Pangkalan Mahsyur, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, para Kepling dan warga sekitar.

Sementara itu, masih dalam kegiatan Sosialisasi Perda No.4/2012 yang digelar Rizki Lubis, Lurah Pangkalan Masyhur Milwan, juga meminta kepada warga yang hadir agar selalu mematuhi Prokes 5M sebagai salah satu upaya meminimalisir peredaran Virus Covid-19.

Disebutkannya, penularan virus ini di Kota Medan memang sudah menurun, namun warga harus tetap waspada dan tetap mematuhi prokes. Karenanya, Milwan merasa bersyukur digelarnya Sosialisasi Perda Kesehatan di wilayahnya, sehingga warga dapat lebih memahami masalah kesehatan terutama penularan virus Covid.

Sedangkan perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, Ferdinand Ginting juga mengimbau agar warga mematuhi betul prokes dengan selalu menerapkan 5M secara disiplin.”Karena virus ini sudah banyak mengambil korban, termasuk keluarga kita sendiri, jadi warga harus tetap waspada,” imbaunya.

Ferdinand juga menyebutkan, untuk membantu penanganan warga yang terpapar Covid, Wali Kota Medan telah menyediakan beberapa tempat isolasi terpadu (isoter) yang bisa dipergunakan warga Kota Medan yang terpapar covid dengan gejala ringan dan OTG, yakni eks Hotel Soechi Internasional di Jalan Cirebon, Gedung P4TK Jalan Setia Budi Medan Helvetia, dan KM Bukit Raya di Dermaga 007 Belawan.

“Jangan takut di isolasi. Justru dengan diisolasi, kondisi kesehatan orang yang diisolasi dapat dipantau secara intens oleh tenaga kesehatan. Selain itu, keluarga dan orang-orang disekitar kita dapat terhindar dari penularan virus ini,” pungkasnya. (map/ila)

Warga Komat III Mengeluh Belum Divaksin

SOSIALISASI: Dedy Aksyari saat sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 di Kantor Lurah Kota Matsum (Komat) III, Sabtu (18/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Kelurahan Komat III, Syamsuddin, mengaku masih banyak warga di kawasan tersebut yang belum divaksin. Bukan karena tak ingin divaksin, tetapi karena memang tidak ada stok vaksin yang tersedia hingga mereka belum berkesempatan untuk divaksin. Padahal, mereka mengaku telah mendaftarkan diri agar bisa divaksin.

SOSIALISASI: Dedy Aksyari saat sosialisasi Perda No.4 Tahun 2012 di Kantor Lurah Kota Matsum (Komat) III, Sabtu (18/9).

Menanggapi keluhan tersebut, Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Gerindra Dedy Aksyari Nasution ST, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk turut menggandeng pihaknya di DPRD dalam menyalurkan vaksinasi Covid-19 di Kota Medan. Pasalnya, selain dapat meringankan bebam pemerintah dalam memvaksinasi masyarakat, penyaluran vaksinasi melalui anggota dewan juga dapat mengurangi potensi berkumpulnya massa di puskesmas sebagai tempat vaksinasi Covid-19.

Hal itu ungkapkan Dedy Aksyari saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.4 Tahun 2012 di depan Kantor Lurah Kota Matsum (Komat) III, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (18/9).

“Saya nanti akan minta bantuan ke Pemko Medan, supaya para anggota dewan dapat ikut menyalurkan (vaksin) kepada masyarakat, itu supaya membantu pemerintah untuk proses vaksinasi ke masyarakat, termasuk kepada konstituen kami,” ucap Dedy menjawab keluhan warga yang belum divaksin saat menghadiri kegiatan yang mematuhi prokes tersebut.

Di hadapan Lurah Komat III Mirna, Dedy juga meminta agar setiap kepala lingkungan dibawah koordinasi Kelurahan segera merampungkan proses pendataan. Dari pendataan itu akan diketahui, siapa saja warga yang belum divaksin dan segera mendaftarkannya sebagai warga penerima vaksinasi.

Khusus masalah vaksin, kata Dedy, tak cuma di Kelurahan Komat III, tapi akhir-akhir ini memang sangat banyak warga Kota Medan yang ingin divaksin, akan tetapi stok vaksin memang tidak mencukupi. “Tapi dari Wali Kota (Medan), infonya akhir bulan 9 ini sudah ada stok vaksinnya. Saya kembali menghimbau kepada bapak/ibu, supaya pandemi ini bisa kita lewati bersama, salah satu caranya adalah vaksinasi. Kalau memang nanti sudan bisa vaksinasi, maka laksanakan lah vaksinasi itu,” imbaunya.

Dalam menyosialisasikan Perda Kota Medan No.4/2012 itu, Dedy juga menerangkan bahwa pemerintah punya tanggungjawab untuk memberikan jaminan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Khusus untuk warga kurang mampu, pemerintah wajib memfasilitasinya dengan BPJS Kesehatan yang iurannya ditanggung oleh pemerintah atau Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Untuk itu saat ini, di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, Pemko Medan tengah meminta penambahan ‘jatah’ kepada Kementerian Sosial agar warga Medan yang mendapatkan BPJS PBI dapat ditambah.”Pemko sedang mengupayakan agar semakin banyak masyarakat di Kota Medan yang bisa mendapatkan PBI ini. Makanya saat ini, Dinsos Kota Medan sedang mendata agar masyarakat bisa mendapatkan BPJS PBI. Kita minta disini, Kelurahan dan Kepling mengambil perannya,” tegasnya. (map/ila)

PMI Medan Gelar Disinfektan dan Sosialisasi di Rutan dan Lapas Klas 1 Medan

DISINFEKTAN: Suasana apel sebelum penyemprotan disinfektan oleh relawan PMI Kota Medan di Lapas Klas 1 Medan, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (18/9). prans hasibuan/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (18/9) Pantauan di lapangan, tepat pukul 08.30 WIB, rombongan PMI Kota Medan langsung berbaris melaksanakan apel bersama Kepala Lapas Klas 1 Medan, Erwedi Supriyatno diwakili Kabid Pembinaan Lapas Klas 1 Medan, Peristiwa Bru Sembiring.

DISINFEKTAN: Suasana apel sebelum penyemprotan disinfektan oleh relawan PMI Kota Medan di Lapas Klas 1 Medan, Kecamatan Medan Helvetia, Sabtu (18/9). prans hasibuan/sumutpos.

Kepada peserta, Peristiwa Bru Sembiring menyampaikan beberapa peraturan untuk masuk ke dalam Lapas. Selanjutnya, para relawan dibagi menjadi empat kelompok yang akan melaksanakan sejumlah kegiatan di dalam Lapas.

Ketua PMI Medan, H Musa Rajekshah MHum melalui Kabid Relawan dan Anggota Esti Pibrianto menjelaskan, kehadiran mereka dalam rangka peringatan HUT ke-76 PMI. Dimotori oleh Forum Relawan (Korps Sukarewan Unit Markas dan Perguruan Tinggi) PMI Kota Medan, ada sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan. Yaitu disinfektan di Lapas Klas 1 Dewasa, Rutan Perempuan, Lapas Perempuan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Kegiatan ini untuk membantu pihak Lapas dalam menghambat penyebaran Covid-19 ke warga binaannya.

Selain disinfektan, PMI Medan menggelar lokalatih pertolongan pertama (PP) yang dibawakan Hendra, Erwin, Cyntia dan Wilda. Melalui kegiatan ini diharapkan pihak lapas dan warga binaan dapat sigap dan tanggap bila terjadi bencana maupun kecelakaan. Ada juga sosialisasi pemulihan hubungan keluarga (Restoring Family Links/PSP) yang dibawakan oleh Zulhamsyah, kesehatan reproduksi (Kespro) di Lapas Perempuan oleh dr Ira dan dr Afina serta Psychosocial Support Program (PSP) untuk anak yang dibawakan oleh Rahma dan Cristine.

“Kegiatan ini merupakan implementasi dari tema besar perayaan HUT ke-76 PMI, Bergerak Bersama untuk Sesama. Karena PMI tidak hanya soal donor darah, juga bertanggungjawab dalam penanggulangan permasalahan sosial dan kemanusiaan di tengah-tengah masyarakat. Kita berharap kegiatan ini dapat membantu pihak Lapas Klas 1 Medan dalam menghentikan penyebaran Covid-19 serta pembinaan terhadap warga binaannya,” tutur Esti Pibrianto didampingi Kepala Markas PMI Kota Medan, Zulhamsyah dan Ketua PMI Kecamatan Medan Helvetia, Rospita Br Manalu.

Kehadiran relawan PMI Kota Medan tersebut mendapat apresiasi. “Kami sangat berterimakasih atas kehadiran PMI Kota Medan hari ini. Kegiatan ini sangat dibutuhkan untuk menambah ilmu bagi kami dalam penanggulangan permasalahan di tengah-tengah warga binaan Lapas Klas 1 Medan. Begitu juga penyemprotan cairan disinfektan sangat membantu kami dalam penanganan Covid-19,” ucap Sembiring. (rel/prn/ila)

Ops Patuh Toba 2021 Kembali Digelar, Hari Ini Polisi Razia Kendaraan

DITILANG: Seorang pengendara saat mendapat sanksi tilang dalam Operasi Patuh Toba tahun lalu. Mulai hari ini hingga 14 hari ke depan, Operasi Patuh Toba 2021 digelar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, Operasi Patuh Toba 2021 akan digelar selama 14 hari untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tertib dalam berlalu lintas dan meningkatkan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dalam mencegah penyebaran Covid-19.

DITILANG: Seorang pengendara saat mendapat sanksi tilang dalam Operasi Patuh Toba tahun lalu. Mulai hari ini hingga 14 hari ke depan, Operasi Patuh Toba 2021 digelar.

Hadi mengungkapkan, selama digelarnya Operasi Patuh Toba 2021 personel harus mengedepankan sikap humanis, simpatik, edukatif, guna meningkatkan simpati masyarakat.”Karena situasi masih dalam penyebaran Covid-19, pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2021 berfokus dalam upaya penanganan memutus mata rantai pandemi Covid-19, serta mencegah terjadinya kerumunan massal,” ungkapnya, Minggu (19/9).

Hadi menegaskan, selama Operasi Patuh Toba 2021, Polda Sumut dan jajaran tetap memberikan sanksi tegas kepada setiap pelanggar yang terbukti melanggar lalu lintas. Seperti, tidak memakai helm, tidak membawa dokumen kendaraan, kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis dan melaggar rambu-rambu lalu lintas.

Juru bicara Polda Sumut ini menambahkan, pos-pos penyekatan yang ada di PPKM level 4 tetap beroperasi dalam menekan mobilitas kendaraan dan masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Diharapkan selama Operasi Patuh Toba 2021, kecelakaan lalu lintas di Sumut menurun dan terpenting adalah kesadaran masayarakat berlalulintas semakin tinggi serta upaya Pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 dapat membuahkan hasil,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam razia Operasi Patuh Toba 2020 tahun yang digelar pada 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 melibatkan 1.295 personel. Saat itu, operasi yang berlangsung selama dua pekan atau 14 hari terhitung sejak tanggal 23 Juli sampai 5 Agustus 2020 berhasil menindak ribuan pengguna jalan dengan surat tilang.

Berdasarkan data tahun lalu itu, yakni di hari ke-14 Patuh Toba 2020, atau pada Rabu (5/8/2020), terjadi pelanggaran sebanyak 2.839 perkara. Dari jumlah pelanggaran itu, sebanyak 633 perkara dilakukan penilangan. Dan, beragam jenis pelanggaran terjadi salah satunya pelanggaran mayoritas pengendara tidak menggunakan helm SNI yakni 254 perkara merupakan tertinggi dari jenis pelanggaran.

Kemudian, diikuti jenis pelanggaran melawan arus lalu lintas. Sebanyak 85 perkara, muatan lebih 37 perkara, pengendara di bawah umur 25 perkara menggunakan handpone saat mengendara sebanyak 3 perkara, dan pelanggaran lain-lain 57 perkara.

Untuk kecelakaan lalu lintas yang terjadi di akhir Ops Patuh Toba 2020, terjadi 13 kasus. Dengan rincian korban meninggal dunia 1 orang, luka berat 5 orang dan luka ringan 13 orang. Kerugian materi mencapai Rp9 juta.

Sedangkan secara total data selama dua pekan berlangsung Operasi Patuh Toba 2020, Polda Sumut mencatat sebanyak 26.698 perkara.Sedangkan pelanggaran yang ditilang sebanyak 8.127 perkara dan teguran sebanyak 18.571 perkara.

Untuk jumlah kecelakaan lalu lintas selama Ops Patuh Toba 2020, sebanyak 127 kasus dengan rincian meninggal dunia sebanyak 30 orang, luka berat 64 orang, luka ringan 141 orang. Kerugian materi Rp302.600.000. (dwi/ila)

Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme, Kodim 0213/Nias Gelar Komunikasi Sosial BersamaKomponen Masyarakat

BERSAMA: Pabung Kodim 0213/Nias Mayor Inf Hezaro Gulo foto bersama usai kegiatan dengan perwakilan peserta Komsos dari berbagai organisasi kemasyarakatan, ASN hingga Perguruan Tinggi.adi laoli/sumut pos.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Komando Distrik Militer (Kodim) 0213/Nias melaksanakan kegiatan pembinaan Komunikasi Sosial (Komsos) cegah tangkal radikalisme/separatisme tahun 2021 dengan mengusung tema : Meneguhkan Toleransi Mencegah radikalisme /separatisme, di Aula Makodim 0213/Nias, Kamis (16/9).

BERSAMA: Pabung Kodim 0213/Nias Mayor Inf Hezaro Gulo foto bersama usai kegiatan dengan perwakilan peserta Komsos dari berbagai organisasi kemasyarakatan, ASN hingga Perguruan Tinggi.adi laoli/sumut pos.

Dandim 0213/Nias Letkol Inf Martky Jaya Perangin Angin, pada pidatonya yang dibacakan oleh Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0213/Nias Mayor Inf Hezaro Gulo, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut guna menumbuhkan kesadaran tentang arti pentingnya pemahaman terhadap bahaya radikalisme/separatisme bagi segenap komponen Bangsa.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat terwujudnya kerjasama antara TNI-AD dengan segenap komponen bangsa, khusunya semangat mempertahankan ideologi Pancasila melalui peningkatan pemahaman wawasan kebangsaan bela Negara dan ke-Agamaan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Pembinaan komsos cegah tangkal radikalisme/separatisme ini, perlu dijaga dan terus ditingkatkan di masa yang akan datang. Sehingga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian dan kepekaan kita terhadap bahaya yang akan ditimbulkan oleh terorisme separatisme,” ujarnya.

“Pertemuan ini kami harapkan dapat mencapai kesepahaman dan persepsi yang sama dalam menjaga keutuhan NKRI serta mempertahankan Pancasila sebagai ideologi Negara,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kota Gunungsitoli Abdul Majid Chaniago SE MSi menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan terimakasih kepada Kodim 0213/Nias, atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wujud komitmen seluruh komponen masyarakat dalam memerangi berkembangnya faham radikal di daerah.

Dirinya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

Ia mengungkapkan, dewasa ini gerakan radikalisme dan terorisme telah merebak diberbagai penjuru dunia termasuk di Indonesia, yang menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran mengingat gerakan tersebut dilakukan dengan cara-cara kekerasan dan kebrutalan untuk menunjukkan eksistensi mereka.

“Bagi kita bangsa Indonesia, gerakan tersebut tentu saja sangat bertentangan dengan ideologi Pancasila. Sehingga diperlukan upaya serius dalam memerangi faham tersebut untuk dapat tertangani secara efektif,” pungkasnya.

Kepala Kesbangpol Kota Gunungsitoli berharap melalui kegiatan tersebut, seluruh elemen masyarakat dapat menyatukan langkah dan komitmen dalam memerangi gerakan radikalisme/separatisme yang dapat timbul didaerah khususnya kepulauan Nias. (adl/ram)

Kejari dan Dinas Pendidikan Nias Selatan Tandatangani MoU, Kerja Sama dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

FOTO: Kepala Kejaksaaan Negeri Nias Selatan, Mukharom berfotobersama Dinas Pendidikan Nisel.

TELUKDALAM, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Pendidikan menandatangani nota kesepakatan (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Nias Selatan untuk menjalin kerja sama di bidang hukum perdata dan tata usaha Negara.

FOTO: Kepala Kejaksaaan Negeri Nias Selatan, Mukharom berfotobersama Dinas Pendidikan Nisel.

Penandatangan nota kesepakatan tersebut berangsung di lantai 2 aula Kejari Nias Selatan, Jalan Diponegoro nomor 97 Kelurahan Pasar Kecamatan Telukdalam, Selasa (14/9/2021), yang ditandangani oleh Kepala Dinas Pendidikan, Nurhayati Teaumbanua, selaku pihak pertama dan Kepala Kejaksaan Negeri nias selatan, Mukharom, selaku pihak kedua.

Dalam nota kesepakatan perjanjian kerja sama itu disebutkan, pihak kedua bersedia melakukan pendampingan dan pendapat hukum terhadap kegiatan pihak pertama terhitung sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) hari ini.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Nurhayati Telaumbanua mengatakan, terjalinnya kerja sama tersebut merupakan langkah mewujudkan pemerintahan daerah Nias Selatan yang transparan. Ia meminta agar melalui nota kesepakatan itu dapat memberi koreksi dan pengawasan yang intens terhadap jajaran Dinas Pendidikan.

“Kami berterima kasih dan menyambut baik atas kerja sama ini dan berharap agar kerjasama ini berjalan dengan baik. Kami memohon bimbingan, koresi dan pengawasan dari kejaksaan negeri nias selatan agar jajaran dinas pendidikan bekerja sesuai aturan-aturan yang ada,” kata dia

Kepala Kejaksaaan Negeri Nias Selatan, Mukharom, dalam sambutannya meminta keterbukaan pada pekerjaan fisik Dinas Pendidikan agar pihaknya dapat memberi pendampingan hukum yang optimal. “Kami mengharapkan adanya keterbukaan pada permasalahan-permasalahan yang ada sehingga kami dapat melakukan pendampingan dengan maksimal. Selain itu kami berharap agar Kejaksaan Negeri Nias selatan dilibatkan mulai dari perencanaan, lelang hingga kontrak,” imbaunya. (mag-10/ram)

Gelar Bulan Bakti Bantu Rakyat, AHY Apresiasi Partai Demokrat se-Sumut

LAPOR: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu dan Sekretaris Meilizar Latif ketika melaporkan kegiatan DPD Partai Demokrat Sumut ke DPP Partai Demokrat di Jakarta, Jumat (17/9). Kehadiran Herri dan Meilizar diterima Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat HE Herman Khaeron dan Kepala Badan Komunikasi dan Starategi (Bakomstra), Herzaki Mahendra Putra.

SUMUTPOS.CO – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengapresiasi program Bulan Bakti Partai Demokrat Sumut yang berlangsung sejak 18 Agustus hingga 15 September 2021. Kegiatan dalam rangka memperingati dua dekade (20 tahun) Partai Demokrat itu, digelar oleh seluruh unsur partai mulai DPD, DPC, Fraksi Demokrat di DPRD provinsi dan kabupaten kota se-Sumut selama hampir satu bulan penuh.

LAPOR: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu dan Sekretaris Meilizar Latif ketika melaporkan kegiatan DPD Partai Demokrat Sumut ke DPP Partai Demokrat di Jakarta, Jumat (17/9). Kehadiran Herri dan Meilizar diterima Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat HE Herman Khaeron dan Kepala Badan Komunikasi dan Starategi (Bakomstra), Herzaki Mahendra Putra.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan yakni, memberikan bantuan berupa sembako, susu, vitamin, nasi kotak, masker, uang tunai, dan perlengkapan protokol kesehatan  kepada warga yang terdampak Covid-19. Hal ini disampaikan Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu dan Sekretaris Meilizar Latif ketika melaporkan kegiatan DPD Partai Demokrat Sumut ke DPP Partai Demokrat di Jakarta, Jumat (17/9).

Kehadiran Herri dan Meilizar diterima Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat HE Herman Khaeron dan Kepala Badan Komunikasi dan Starategi (Bakomstra), Herzaki Mahendra Putra. Herri menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan  dalam rangka Dua Dekade Partai Demokrat di Sumut. “Selain memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, unsur pengurus partai juga mendatangi rumah-rumah kader Partai Demokrat yang sedang isoman untuk memberikan bantuan serta berkunjung ke Panti Asuhan memberikan bantuan kepada anak-anak panti. DPD Partai Demokrat Sumut juga telah sukses melaksanakan perlombaan kreatif sesuai petunjuk teknis yang dikeluarkan DPP Partai Demokrat,” beber Herri.

Usai menerima laporan dari Plt Ketua dan Sekretaris  Partai Demokrat Sumut, Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menyampaikan beberapa saran dan masukan kepada Herri Zulkarnain dan Meilizar Latif,   diantaranya agar DPD Partai Demokrat Sumut  tetap melakukan konsolidasi secara  berkesinambungan dengan semua struktur partai, mulai DPC, DPAC , Ranting dan Anak Ranting serta simpatisan. Demikian juga tetap bekerja untuk  rakyat seperti slogan Partai Demokrat; “Harapan Rakyat Perjuangan Demokrat”.

Herman Khaeron juga  menyampaikan apresiasi Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atas kinerja baik untuk membesarkan partai yang telah dilakukan DPD Partai Demokrat Sumut di bawah kepemimpinan Herri Zulkarnain- Meilizar Latif, beserta seluruh DPC Demokrat se-Sumatera Utara. “Ketua Umum AHY berharap, semoga kerja-kerja partai untuk rakyat yang dilakukan jajaran DPD Partai Demokrat Sumut akan menjadi kekuatan yang fundamental menuju 2024,” ujarnya.

Herman Kaeron juga  menyampaikan, dari seluruh rangkaian acara menyambut Dua Dekade Partai Demokrat dan semangat serta loyalitas yang ditunjukkan seluruh pengurus dan kader serta organisasi sayap dan Fraksi Partai Demokrat di Sumut dipantau dan diikuti oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, AHY melalui laporan-laporan yang disampaikan setiap hari, termasuk berita-berita di sejumlah media yang disampaikan  pengurus dan  Bakomstra  DPD Partai Demokrat Sumut.

Terkait hal ini, Ketua Umum  AHY juga  berpesan kepada seluruh pengurus dan kader di Sumut supaya terus mempertahankan kerjasama yang sudah baik. “Kawal terus Partai Demokrat di Sumatera Utara, jaga marwah partai kita dan tetap waspada. Jangan sakiti hati rakyat yang saat ini sedang menderita akibat Pandemi Covid-19. Kader Demokrat harus turun ke tengah tengah masyarakat untuk bisa  mendengar jeritan hati rakyat dan memberikan bantuan untuk meringankan beban warga,” kata Herman mengutip pesan AHY. 

Herman juga berpesan, selogan “Partai Demokrat Berkoalisi dengan Rakyat” harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga kehadiran Partai Demokrat di seluruh Indonesia dapat membantu meringankan kesulitan ekonomi masyarakat. (adz)

Bupati Undang Presiden Jokowi Berkunjung ke Dairi, Serahkan 2.000 Sertifikat Tanah

UNDANG: Bupati Dairi Eddy KA Berutu (kiri) mengundang Presiden Jokowidodo berkunjung ke Dairi untuk menyerahkan 2.000 sertifikat kepada masyarakat saat pertemuan minggu lalu di Medan.SUMUT POS/ist.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengundang Presiden Joko Widodo berkunjung ke Dairi. Undangan disampaikannya, saat pertemuan dengan presiden bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) se-Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, di Medan, Kamis (16/9) lalu.

UNDANG: Bupati Dairi Eddy KA Berutu (kiri) mengundang Presiden Jokowidodo berkunjung ke Dairi untuk menyerahkan 2.000 sertifikat kepada masyarakat saat pertemuan minggu lalu di Medan.SUMUT POS/ist.

Kepala Dinas Komunikasi dan Infotmatika, Rahmatsyah Munthe mengatakan, undangan disampaikan langsung oleh Bupati Eddy kepada Presiden Jokowi agar bersedia menyerahkan sertifikat tanah bagi dua ribu masyarakat Dairi.

“Proses sertifikat tanah dimaksud merupakan program pemerintah pusat yakni program Landreform, yang sedang dijalankan Pemkab Dairi dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Dairi,” ucap Rahmatsyah.

Rahmatsyah mengatakan, Bupati berharap Presiden Jokowi menyerahkan langsung sertifikat itu kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat akan sangat senang bisa bertatap muka langsung dengan Presiden RI ke-7 tersebut. (rud/ram)

2.000 Masyarakat Kota Tebingtinggi Divaksin dalam Sehari

FOTO BERSAMA: Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso, Sekdako Muhammad Dimiyathi, dan Jubir Satgas Covid-19 dr Henny Sri Hartati meninjau foto bersama usai pelaksanaan vaksiniasi masal di Gedung Olahrags Asber di Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Sabtu (18/9).SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi penyuntikan Vaksin Covid-19 Sinovac kepada masayarakat Kota Tebingtinggi sebanyak 2.000 vaksin dalam sehari.

FOTO BERSAMA: Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso, Sekdako Muhammad Dimiyathi, dan Jubir Satgas Covid-19 dr Henny Sri Hartati meninjau foto bersama usai pelaksanaan vaksiniasi masal di Gedung Olahrags Asber di Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Sabtu (18/9).SOPIAN/SUMUT POS.

Kapolres AKBP Agus Sugiyarso, bersama Sekdako Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi dan Juru Bicara Satgas Covid-19 dr Henny Sri Hartati meninjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Gedung Olahrags Asber di Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Sabtu (18/9).

Sekretaris Kota Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi didampingi Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid -19, dr Henny Sri Hartari mengatakan bahwa Vaksinasi Merdeka masal yang diadakan oleh TNI dan Polri ini dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi.

“Ini merupakan program nasional dan harus kita dukung untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Tebingtinggi,” kata Dimiyathi.

Ditambahkan Dimiyhti, program ini dilaksanakan guna percepatan vaksinasi bagi masyarakat Kota Tebingtinggi untuk mengejar herd immunity. “Vaksinasi merupakan salah satu upaya penanggulangan terkait pandemi Covid-19 ini,” bilangnya.

Sementara itu Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso mengatakan akan mengejar vaksinasi untuk masyarakat. Karena percepatan vaksinasi akan terus dilakukakan hingga benar benar mencapai target yang diinginkan.

“Kita upayakan 2.000 vaksin ini bisa habis dalam satu hari, selain di Gor Asber Nasution, kegiatan vaksin juga dilaksanakan diseluruh puskesmas yang ada di Tebingtinggi,” Ujar AKBP Agus Sugiyarso.

Dijelaskannya, kita sediakan 2.000 dosis, setelah dosis ini habis, kita akan ambil lagi. Kita akan terus mengadakan vaksinasi sampai paling tidak 50 persen masyarakat Kota Tebingtinggi divaksin. (ian/azw)

Polsek Kota Kisaran Gelar Subuh Keliling

SUBUH KELILING: Bhabinkamtibmas Polsek Kota Kisaran melaksanakan kegiatan subuh keliling (Gasuling) di Masjid Al Muhajirin Lingkungan IV Kelurahan Sei. Renggas Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Sabtu(18/9).SOPIAN/SUMUT POS.

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Bhabinkamtibmas Polsek Kota Kisaran melaksanakan kegiatan subuh keliling (Gasuling) di Masjid Al Muhajirin Lingkungan IV Kelurahan Sei. Renggas Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Sabtu(18/9).

SUBUH KELILING: Bhabinkamtibmas Polsek Kota Kisaran melaksanakan kegiatan subuh keliling (Gasuling) di Masjid Al Muhajirin Lingkungan IV Kelurahan Sei. Renggas Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Sabtu(18/9).SOPIAN/SUMUT POS.

Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Joy Ananda Putra Sianipar STrK melalui Bhabinkamtibmas Polsek Kota Kisaran

Aipda Adi Citra Panjaitan dalam kesemptannya mengajak jamaah dan ulama turut serta mendukung program protokol kesehatan (Prokes).

“Mari bersama kita cegah penyebaran Virus Corona di Kelurahan Sei Renggas ini dengan menggunakan masker sebagai gaya hidup yang wajib kita gunakan setiap hari,” kata Aipda Adi.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang ingin melaksanakan pesta pernikahan agar ditunda dulu, hingga situasi memungkinkan dan sesama masyarakat harus saling mengingatkan dan menegur apabila ada masyarakat yang melanggar Prokes.

Ketua Satgas Covid-19 Asahan, Surya BSc melalui Juru Bicara Satgas Covid-19, Rahmad Hidayat Siregar kepada awak media (19/9) mengatakan serta mempertegas imbauan kepada masyarakat Asahan agar tetap menerapkan Prokes 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Penerapan Prokes dirasa sangat penting demi wujudkan Asahan bebas dari Covid-19, hal sederhana yg kita lakukan dapat berdampak besar buat masyarakat luas,” ujar Hidayat.

Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Bhabinkamtibmas Polsek Kota Kisaran Aipda Adi Citra, tokoh adat, tokoh agama, nazir masjid serta Warga Kelurahan Sei Renggas. (dat/azw)