Home Blog Page 333

Dodi Simangunsong Minta Wali Kota Medan Evaluasi Kinerja Kadis Kesehatan

Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat Dodi Robert Simangunsong ketika sosialisasi Perda di Jalan Turi, Kelurahan Sudirejo I Medan Kota, Sabtu (8/3/2025)
Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat Dodi Robert Simangunsong ketika sosialisasi Perda di Jalan Turi, Kelurahan Sudirejo I Medan Kota, Sabtu (8/3/2025)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anggota DPRD Medan Dodi Robert Simangunsong meminta Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk mengevaluasi kinerja Kadis Kesehatan Kota Medan. Pasalnya, Kadis Kesehatan ataupun perwakilannya tidak hadir dalam beberapa kali sosialisasi Perda yang dilaksanakannya.

“Sejak Pak Taufik Ririansyah diganti dengan Kadis yang baru ini, jarang sekali perwakilan dinas kesehatan hadir dalam sosialisasi Perda. Padahal, Perda yang saya sosialisasikan ini merupakan tupoksi mereka,” kata Dodi saat menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan Nomor 04 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Turi Kelurahan Sudirejo I Medan Kota, Sabtu (8/3/2025).

Sosialisasi ini hanya dihadiri Camat Medan Kota DR H Raja Ian Andos Lubis, S.STP., M.AP dan Lurah Sudirejo I Said Hamadi, serta ratusan masyarakat. “Sosialisasi Perda yang berkaitan langsung dengan dinas kesehatan saja dia tidak hadir. Makanya kita minta Wali Kota Rico Waas agar mengevaluasi kinerja Kadis yang baru ini. Jangan sampai pelayanan kesehatan di Kota Medan kembali buruk,” tegas Dodi.

Politisi muda Partai Demokrat ini juga menyayangkan ketidakhadiran perwakilan BPJS Kesehatan Kota Medan. “Saya sangat kecewa atas ketidakhadiran perwakilan BPJS Kesehatan, padahal sosialisasi ini juga sangat berhubungan erat dengan BPJS Kesehatan, malah mereka tidak hadir,” tandasnya.

Ketidakhadiran Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam Sosialisasi Perta tentang Sistem Kesehatan Kota Medan ini membuat repot Camat Medan Kota Raja Ian Andos Lubis. Karena, dia harus menjawab setiap pertanyaan masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang menjadi wewenang dinas kesehatan.

Seperti pertanyaan yang disampaikan B Simarmata, warga Kelurahan Sudirejo I Medan Kota. Dia menanyakan terkait pelayanan kesehatan yang bersifat emergency. “Baru-baru ini saya bawa keluarga ke rumah sakit di Medan Amplas. Pasien ini sudah muntah darah. Tapi oleh pihak rumah sakit malah menyuruh kami ambil surat rujukan dari Puskesmas,” katanya.

Akhirnya, dia membawa pulang keluarganya itu. Setelah beberapa hari karena kondisinya semakin parah, akhirnya dia membawa keluarganya itu ke rumah sakit di kawasan Medan Timur. “Setelah mendapat perawatan di IGD, tapi pihak rumah sakit mengatakan tidak ada kamar sehingga tidak bisa opname. Apakah memang seperti itu pelayanan emergency yang diberikan pihak rumah sakit,” ujarnya.

Karena tidak ada perwakilan dari Dinas Kesehatan, akhirnya Camat Medan Kota Raja Ian Andos Lubis memberi penjelasan. “Sebenarnya ini wewenang dinas kesehatan untuk menjawabnya. Tapi karena tidak ada perwakilannya yang hadir, saya coba menjawabnya,” kata Raja Ian.

Menurutnya, yang dikatakan emergency itu jika ada pasien yang memerlukan perawatan darurat pada malam hari. “Seperti ibu hamil, mengalami kontraksi pada malam hari. Itu bisa masuk emergency. Tapi kalau sudah muntah darah seperti yang bapak Simanungkalit katakan tadi, itu memang harus ada rujukan dulu dari Puskesmas,” katanya.

Raja pun mengimbau agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan untuk berobat ke fasilitas kesehatan tingkat pertama dulu, dalam hal ini Puskesmas. “Karena mekanisme pelayanan kesehatan itu memang harus berjenjang dari Puskesmas dulu. Jika setelah dicek kesehatannya di Puskesmas dan memang harus dirujuk ke rumah sakit, maka pihak Puskesmas akan merujuk pasien tersebut ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” bebernya.

“Kalau bapak bilang tadi kamar penuh, bapak sebagai masyarakat bisa menyampaikan kepada bagian administrasi rumah sakit, minta dirujuk ke rumah sakit lain. Biasanya mereka antar rumah sakit akan komunikasi, rumah sakit mana yang masih ada kamar rawat inap,” terangnya.

Raja juga menyampaikan kepada masyarakat, saat ini di Kota Medan sudah diluncurkan program cek kesehatan gratis yang merupakan program Presiden Prabowo yang pelaksanaannya telah diluncurkan Wali Kota Medan sebelumnya Bobby Nasution. “Jadi bapak ibu yang berulang tahun, bisa melakukan cek kesehatan secara gratis di Puskesmas” serunya.

Sementara Marpaung Boru Marbun, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Dodi Robert Simangunsong karena lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang dia sampaikan saat reses telah diperbaiki oleh Pemko Medan. “Terima kasih Pak Dodi, semoga bapak tetap amanah dan terpilih kembali nantinya,” ujarnya.

Selain melaksanakan Sosialisasi Perda di Jalan Turi, di hari yang sama Dodi Robert Simangunsong juga melaksanakan kegiatan serupa di Jalan Mengkara, Kelurahan Petisah Tengah, Medan Petisah. Sosper ini juga dihadiri ratusan masyarakat dari beberapa kecamatan seperti Medan Petisah, Medan Baru, dan lainnya. (adz)

Gapki Prediksi Produksi Minyak Sawit 53,6 Juta Ton

Seorang petani sedang memanen sawit. ILUSTRASI
Seorang petani sedang memanen sawit. ILUSTRASI

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menyebut sektor sawit mengklaim telah memberikan kontribusi optimal pada ekspor dan serapan tenaga kerja di dalam negeri. Meskipun demikian, pelemahan produksi dan terkoreksinya ekspor tahun lalu dibanding 2023 patut jadi perhatian.

Sepanjang 2024, Gapki berhasil mempertahankan posisi Indonesia sebagai produsen dan eksportir kelapa sawit terbesar di dunia. Pengiriman crude palm oil (CPO) ke luar negeri dan produk turunannya seperti olein dan biodiesel mengalami peningkatan yang signifikan.

“Hal ini didorong oleh permintaan pasar internasional yang terus meningkat, terutama dari negara-negara Eropa dan Asia yang membutuhkan bahan baku untuk industri pangan, kosmetik, dan energi terbarukan,” ujar Ketua Umum Gapki Eddy Martono di Jakarta Kamis(6/3) malam.

Eddy menambahkan, jika dilihat dari neraca perdagangan Indonesia, devisa yang dihasilkan CPO sangat besar. Di saat pandemi Covid-19, industri sawit tidak ada pemutusan hubungan kerja dan masih banyak peran dan kontribusi.

“Oleh karena itu, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah harus bisa mengondusifkan sektor industri sawit yang kontribusinya cukup besar bagi perekonomian nasional dan masyarakat,” urainya.

Di sisi lain, produksi CPO turun 3,8 persen secara tahunan (year on year/YoY) ke angka 48,16 juta ton pada 2024. Pada tahun sebelumnya mencapai 50,06 juta ton. Nilai ekspor pada tahun lalu juga sedikit merosot mencapai Rp 440 triliun dibandingkan 2023 yang sebesar Rp 463 triliun.

Ekspor tersebut mencakup berbagai produk turunan kelapa sawit, di antaranya CPO, olahan palm oil, biodiesel, oleokimia, crude palm kernel oil (CPKO), serta olahan palm kernel oil.

”Penurunan terjadi untuk semua jenis produk kecuali oleokimia, meskipun dari segi harga freight on board rata-rata dalam dolar AS (USD) per ton semua mengalami kenaikan,” tambah Eddy.

Selanjutnya, Gapki memperkirakan produksi minyak sawit Indonesia mencapai 53,6 juta ton pada tahun ini (selebihnya lihat grafis).
”Prediksi-prediksi tersebut, dengan mempertimbangkan kecenderungan produksi dan konsumsi dalam negeri khususnya kebijakan penggunaan biodiesel serta mempertimbangan kecenderungan harga serta suplai dan demand minyak nabati dunia,” beber Direktur Eksekutif Gapki Mukti Sardjono.

Dewan Pengarah Gapki Tun Rahmat Shah mengamini bahwa tahun ini akan menjadi tahun yang menantang bagi industri sawit. Kebijakan pemerintah terkait swasembada pangan dan energi serta hilirisasi harus didukung.

”Sehingga peningkatan produksi dan produktivitas perlu ditingkatkan dengan mempercepat peremajaan sawit rakyat (PSR). Selain itu, Gapki juga mendukung ketahanan pangan dengan menanam padi dan jagung di area yang masih memungkinkan,” tegas Rahmat. (agf/dio/jpg/han)

Buka Ramadhan Fair XIX, Rico Waas Ingatkan Panitia Hentikan Aktivitas Jual-Beli Saat Jam Tarawih

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan agar penyelenggara Ramadhan Fair XIX Tahun 2025 menjaga ketertiban, kebersihan, menghentikan aktivitas jual-beli saat umat muslim menunaikan ibadah salat Tarawih.

Penekanan ini disampaikan saat membuka perhelatan Ramadhan Fair XIX, Sabtu (8/3/2025) malam di Tahun 2025 di Taman Sri Deli Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Dalam pembukaan yang dihadiri antara lain oleh unsur Forkopimda,
Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Ar-Rahman, Wali Kota Medan ke-14 H. Abdillah, Wali Kota Medan ke-16 H.T. Dzulmi Eldin, Sultan Deli XIV Aria Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam Syah, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, dan ribuan masyarakat itu, Rico Waas menegaskan, perhelatan ini harus tetap menghargai umat muslim yang tengah beribadah. Apalagi lokasi kegiatan ini berdekatan dengan Masjid Raya Al-Mashun.

Dia mengatakan sudah 19 kali Ramadhan Fair dihelat untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan di kota ini. Dan, ini perhelatan pertama sejak dia dan H. Zakiyuddin dilantik menjadi Wali Kota dan Wali Kota Medan, 20 Februari lalu.

“Dari tahun ke tahun, setiap bulan Ramadan, ajang ini selalu dinanti masyarakat. Terjadi keramaian di sini,” ungkapnya.

Ajang ini, lanjutnya, menjadi tempat silaturahmi baik pada saat berbuka puasa maupun malam setelah salat Tarawih. Berbagai acara dan hiburan reliji yang ditampilkan juga ditampilkan pada perhelatan ini.

“Dengan ada yang berbagai acara dan ramainya pengunjung, pelaku UMKM yang berjualan bisa mendapat rezeki. Maka terjadi perputaran ekonomi,” sebutnya Rico yang saat menyampaikan sambutan mengajak sang istri Airin Rico Waas serta H. Zakiyuddin Harahap dan istri Martinjal ke atas panggung.

Rico Waas juga berpesan agar kualitas produk harus tetap diperhatikan agar masyarakat yang berkunjung merasa senang dan terhibur.

Pembukaan perhelatan yang menyemarakkan Ramadan 1446 H ini ditandai dengan penabuhan beduk oleh Rico Waas bersama unsur Forkopimda.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar melaporkan, Ramadhan Fair XIX menghadirkan bazar kuliner dan UMKM, Medan Talent Performa, aneka perlombaan, tablig akbar, Nuzulul Quran, Islamic Corner dan hiburan artis nasional.
Kegiatan yang berlangsung mulai 8 sampai dengan 27 Maret ini juga digelar di
di Lapangan Warna Warni Martubung.

Di lokasi Taman Sri Deli dan Jalan Masjid, sebutnya, terdapat 164 stand umum dan 36 stand instansi/kecamatan. Sedangkan di Lapangan Warna Warni Martubung terdapat 30 stand.(map/ila)

Pengangkatan PPPK 2024 Dilaksanakan 1 Maret Tahun Depan

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian PAN-RB menetapkan jadwal baru pengangkatan CPNS dilaksanakan pada 1 Oktober 2025, sedangkan pengangkatan PPPK seleksi 2024 dilaksanakan pada 1 Maret 2026 alias setahun lagi.

Terkait adanya keputusan penundaan pengangkatan tersebut, dinilai berpotensi memicu efek domino. Yang paling dikuatirka adalah banyaknya CASN lolos seleksi memilih mundur. Selain itu, layanan vital seperti pendidikan juga berpotensi terganggu gara-gara penundaan tersebut.

Pengamat kebijakan publik Lina Miftahul Jannah mengatakan bahwa penundaan pengangkatan CPNS hingga Oktober mendatang rawan membuat peserta mundur dan mencari pekerjaan lain.

”Realistis saja, hidup berbulan-bulan tanpa ada penghasilan bagaimana caranya,” katanya saat dihubungi Jumat(7/3/2025).
Situasi para calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang lolos seleksi malah lebih rawan lagi. Sebab, mereka baru diangkat pada Maret tahun depan.

”Dengan gaji yang tidak sebesar PNS, keuangan mereka cukup riskan jika harus menunggu 12 bulan tanpa penghasilan,” katanya.

Selain berpotensi memicu gelombang pengunduran diri para CASN yang sudah lulus seleksi, penundaan pengangkatan CASN juga berpotensi mengganggu pelayanan publik.
”Khususnya di sektor pendidikan atau formasi guru,” katanya.

Para guru yang pensiun tahun ini rawan tidak memiliki pengganti. Sebab, calon penggantinya sebagian besar adalah para CPNS maupun PPPK yang pengangkatannya ditunda itu.

Yang jelas, penundaan pengangkatan para CASN yang lolos seleksi hingga hampir setahun terbilang langka. Sebab, kebijakan itu nyaris tak pernah dilakukan pemerintah. Selama ini, rekrutmen CASN dilakukan secara tertib setiap tahun.

Saat rangkaian seleksi dilaksanakan di semester kedua, biasanya pengangkatannya di awal tahun berikutnya. Contohnya, pada rekrutmen CASN 2024, rencana awal pengangkatan dilaksanakan pada semester pertama 2025.

Di bagian lain, Kementerian PAN-RB menetapkan jadwal baru pengangkatan CPNS dan PPPK hasil seleksi 2024. Pengangkatan CPNS dilaksanakan pada 1 Oktober 2025, sedangkan pengangkatan PPPK pada 1 Maret 2026 alias setahun lagi.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian PAN-RB Aba Subagja menyampaikan, proses pengangkatan CPNS maupun PPPK berlangsung serentak. Contohnya, pengangkatan PPPK hasil seleksi tahap 1 dan 2 tahun 2024 berlangsung serentak pada 1 Maret tahun depan.

”Demikian pula CPNS. Jadi, dengan pengangkatan serentak ini, enggak ada yang beda-beda lagi ya,” kata Aba.

Dia mengatakan, pelamar CPNS dan PPPK yang sudah lulus seleksi tidak perlu khawatir. Sebab, yang berubah hanya jadwal pengangkatan. ”Mereka tetap aman posisinya. Jadi, tetap pasti diangkat,” urainya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Haryomo Dwi Putranto menjelaskan, selama ini perhitungan terhitung mulai tanggal (TMT) bekerja para PNS atau PPPK berbeda-beda tiap instansi. Tapi, sekarang perhitungan TMT dibuat serentak alias sama untuk seluruh instansi.

Seperti diketahui, pemerintah telah menyelenggarakan seleksi CASN 2024 untuk dua kategori. Pada kategori PNS tersedia formasi atau lowongan sebanyak 248.970 kursi. Untuk kategori PPPK tersedia 1.017.111 kursi. Hanya, pengangkatan para calon ASN yang seharusnya berlangsung bulan ini akhirnya ditunda.

Kebijakan tersebut memicu pro-kontra, terutama bagi para CASN yang lolos seleksi. Sebab, sebagian dari mereka telanjur keluar dari pekerjaan awalnya. Belum lagi, tak sedikit para calon ASN yang hingga kini belum punya mata pencaharian cadangan. (wan/c19/ris/jpg/han)

Ramadan Fair Dibuka Hari Ini

Sekretaris Disdikbud Kota Medan, Andy Yudhistira M.Pd
Sekretaris Disdikbud Kota Medan, Andy Yudhistira M.Pd

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) memastikan bahwa Ramadan Fair yang digelar di dua lokasi berbeda akan mulai beroperasi pada hari ini, Sabtu (8/3). Adapun dua lokasi yang dimaksud, yakni di Taman Sri Deli (Masjid Raya) Kecamatan Medan Kota, dan di Taman Warna-warna, Medan Labuhan.

Pemko Medan memastikan, persiapan terkait tenda, pedagang hingga tenant juga sudah rampung 100 persen. Begitu juga dengan keamanan dan beberapa titik parkir yang akan disediakan, semua sudah siap untuk beroperasi.

“Persiapan sudah semua, tinggal menunggu arahan Pak Wali saja. Kalau sesuai jadwal memang harusnya besok (Sabtu) dibuka, mudah-mudahan tidak ada hambatan,” ucap Kabid Kebudayaan Kota Medan, OK Zulfani Anhar saat dikonfirmasi, Jumat (7/3).

Dijelaskan OK, rencananya pembukaan Ramadan Fair akan dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Rencananya, Ramadan Fair akan beroperasi hingga 28 Maret 2025.

“Lokasi Ramadan Fair ini kan ada dua, yakni di Masjid Raya Al Mashun Kecamatan Medan Kota dan Taman Warna-Warna, Martubung. Kemungkinan Pak Wali membuka yang di Masjid Raya. Kalau sesuai jadwal, Ramadan Fair akan beroperasi sampai 28 Maret 2025,” jelasnya.

Terkait pedagang yang mendapatkan lapak berjualan di Ramadan Fair, OK menegaskan bahwa semua sudah melewati persyaratan yang ditentukan. Beberapa diantaranya surat keterangan kelurahan yang menyatakan benar-benar pedagang dan mendapat rekomendasi dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan.

“Jadi kan banyak juga masyarakat yang mendadak jadi pedagang saat Bulan Ramadan, untuk mengantisipasi itu harus ada surat pernyataan dari kelurahan. Lalu kita lihat makanan atau minuman apa yang mau dijual, kita ingin memastikan kesehatannya. Dan yang terpenting pedagang tersebut juga harus berada di bawah naungan Pemko Medan,” katanya.

Untuk memastikan kelancaran operasional, OK menyebut bahwa pihaknya juga akan menyediakan layanan pengaduan, baik itu untuk pedagang maupun pengunjung Ramadan Fair.

“Rencananya nanti akan kita tempel nomor pengaduan di sekitar Ramadan Fair, jadi pedagang dan pengunjung bisa mengadukan keluhannya ke nomor tersebut atau melalui media sosial (medsos) Disdikbud Kota Medan,” pungkasnya.(map/ila/han)

Pererat Silaturahmi, PB Iklab Raya Buka Puasa Bersama

Ketua Umum PB Iklab Raya Rivai Nasution menyampaikan kata sambutan saat acara buka puasa bersama di Stadion Cafe, Jumat (7/3/2025).
Ketua Umum PB Iklab Raya Rivai Nasution menyampaikan kata sambutan saat acara buka puasa bersama di Stadion Cafe, Jumat (7/3/2025).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mempererat ikatan silaturahmi antar warga Labuhanbatu yang ada di Kota Medan, Pengurus Besar (PB) Ikatan Keluarga Labuhanbatu (Iklab) Raya menggelar buka puasa bersama di Kafe Stadion, Jalan Jati II Teladan Barat, Medan Kota, Jumat (7/3/2025).

Bertindak sebagai tuan rumah pada kegiatan ini Hj Maslina Siregar (Istri Alm HM Yusuf Hasibuan). Acara yang diahadiri Penasehat Iklan Raya Prof Dr Ir R Sabrina MSi ini diisi tausiyah oleh Al-Ustad M Yusuf Siregar S Fil.

Hj Seriati Harahap, mewakili ahlul bait, dalam sambutannya bersyukur kepada Allah SWT dan menyampaikan terima kasih kepada warga Iklab Raya yang telah menghadiri acara buka puasa bersama itu. “Buka puasa bersama yang ahli baitnya bunde kami, Hj Maslina Siregar tidak banyak persiapan. Inilah apa adanya dengan sederhana,” ujarnya.

Ketua Umum PB Iklab Raya, Rivai Nasution bersyukur kepada Allah SWT atas rahmat dan kesehatan yang diberikan kepada segenap keluarga besar Iklab Raya, sehingga bisa berkumpul dan bersilaturrahmi di bulan yang suci ini penuh persaudaraan dan keberkahan.

“Kami optimis dengan dengan meningkatnya silaturrahmi kita, Iklab Raya akan semakin banyak kebaikan menuju kemajuan Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan (Labusel), dan Labuhanbatu Utara (Labura) ke depannya,” kata Rivai sembari mengatakan, Iklab Raya juga akan melaksanakan halal bihalal pada Bulan Syawal nanti.

Rivai juga mengungkapkan, Iklab Raya baru-baru ini telah melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, SH, M.Kn untuk menyampaikan dua agenda besar yang akan diperjuangkan Iklab Raya, yakni pembentukaan Provinsi Sumatera Timur dan pendirian sekolah unggulan. “Alhamdulillah beliau menyambut baik dan mendukung agenda besar itu,” ungkap Rivai.

Terkait pembentukan Provinsi Sumatera Timur, sebut Rivai, perlu dibentuk tim inti guna penjajakan dan jalinan komunikasi dengan sejumlah kabupaten/kota yang terlibat dalam Pemekaran Provinsi Sumatera Timur.

Sementara Penasehat Iklab Raya, Hj Sabrina menyampaikan terima kasih khususnya kepada ahlul bait sehingga terjalinnya silaturrahmi dalam agenda buka puasa bersama. “Bersilaturrahmi di Bulan Ramadhan ini luar biasa manfaatnya, makanya harus dijaga dan dipertahankan. Kita berjumpa, akan terjalin persaudaraan dan kebahagian” ujarnya.

Al-ustad Muhammad Yusuf Siregar dalam tausiyahnya menyampaikan, di Bulan Ramadan segala dosa akan diampunkan. Namun, katanya, ada beberapa dosa yang tak diampuni di Bulan Ramadhan. Yakni, dosa anak pada orangtuanya, dosa istri yang durhaka sama suami, dosa orang-orang yang memutuskan silaturrahmi, dan dosa yang dengki dalan hati.

“Marilah kita bergembira nyambut dan melaksanakan puasa di Bulan Ramadan agar terhindar dari neraka. Dalam menjalani hidup dan kehidupan ini harus penuh keikhlasan memberi dan menerima dan harus bisa memilih dan memilah perbuatan yang tercela dan yang haram,” tandasnya. (rel/adz)

Pemko Binjai Terima Tim BPK Sumut

Diskominfo Binjai/Sumut Pos TERIMA: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi saat menerima kunjungan auditor.
Diskominfo Binjai/Sumut Pos TERIMA: Wali Kota Binjai, Amir Hamzah dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi saat menerima kunjungan auditor.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai mendapat kunjungan istimewa dari Tim Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Sumut, Kamis (6/3/2025). Kunjungan istimewa itu langsung disambut Wali Kota Binjai, Amir Hamzah dan wakil wali kota, Hasanul Jihadi di aula balai kota.

Auditor negara itu datang pada kesempatan entry meeting pemeriksaan atas laporan keuangan Pemko Binjai tahun 2024. Amir mengucapkan selamat datang kepada Tim BPK RI Perwakilan Sumut tersebut yang dikomando langsung Paula Henry Simatupang.

“Selamat datang Tim BPK RI Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Pemeriksaan Interim BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2024 pada Pemerintah Kota Binjai. Kami Pemerintah Kota Binjai berterima kasih dan siap dengan adanya pemeriksaan oleh Tim BPK RI,” ujarnya.

Amir berpesan kepada jajaran organisasi perangkat daerah untuk dapat menyampaikan dokumen yang dibutuhkan. Tujuannya, untuk memperlancar proses pemeriksaan interim BPK.

Data yang diberikan, sambung dia, juga harus valid, sesuai dengan yang diperlukan oleh Tim BPK.

“Pemeriksaan Interim akan dilaksanakan mulai dari 18 Februari 2025 hingga 14 Maret 2025, sebelum Laporan Keuangan (LK) Unaudited diterima BPK RI Perwakilan Sumut. Saya berharap OPD dapat membangun komunikasi yang konstruktif serta berkoordinasi dengan Tim BPK RI terkait data-data yang diperlukan,” ujarnya.

Sementara, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumut dalam penjelasannya, mengatakan, tujuan kunjungan ini untuk melakukan pemeriksaan yang melingkup 4 hal. Pertama, memantau tindak lanjut hasil pengelolaan keuangan.

Kedua, menilai kepatuhan pengelolaan hasil keuangan. Ketiga, menilai efektivitas sistem pengendalian intern, dan keempat yaitu melakukan pengujian subtantif.

“Hasil pemeriksaan interim ini digunakan tim BPK RI menyusun perencanaan pemeriksaan yang terinci, untuk mengetahui apakah ada Temuan Pemeriksaan (TP). Jika ada, tim pemeriksa akan menyampaikan konsep kepada entitas untuk mendapatkan tanggapan,” ujarnya. (ted/han)

Polres Simalungun Bakti Sosial di Pondok Pesantren PM Darul Khoirot

FOTO BERSAMA: Kapolres Simalungun foto bersama dengan santri dan santriwati. PRA EVASI/SUMUT POS
FOTO BERSAMA: Kapolres Simalungun foto bersama dengan santri dan santriwati. PRA EVASI/SUMUT POS

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala SIK MH menggelar kegiatan Bakti Sosial dalam rangka Bakti Religi Polri Safari Ramadan Polres Simalungun dengan mengunjungi Pondok Pesantren PM Darul Khoirot di Huta I Nagori Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun pada Kamis (6/3/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 04.00 WIB hingga selesai ini juga diisi dengan silaturahmi bersama para tokoh agama.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bakti Sosial Polres Simalungun selama bulan Ramadhan yang bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat di wilayah hukum Polres Simalungun.

Selain jajaran Polres Simalungun, turut hadir Camat Bandar Huluan Putra Akbar Siregar, Pimpinan Yayasan Pesantren Modern Ustad Agus Khoirul Umri Siregar, Pangulu Nagori Tanjung Hataran Abdulrahman Damanik, staf dan guru pesantren, personil Polres/Polsek Perdagangan, serta para santri dan santriwati Ponpes PM Darul Khoirot.

Acara dibuka oleh protokol dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Pimpinan Yayasan Pesantren dan Camat Bandar Huluan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Simalungun AKBP Choky Sentosa Meliala juga memberikan sambutan dan bimbingan kepada para santri dan santriwati.

Dalam sambutannya, Kapolres Simalungun menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus pondok pesantren yang telah menerima kunjungan safari ramadhan dari Polres Simalungun. Beliau juga menekankan pentingnya pendidikan dan mengejar cita-cita setinggi mungkin bagi para santri dan santriwati.

“Saya berharap kepada para santri dan santriwati dapat mengejar cita-cita setinggi mungkin. Dan yang paling saya tekankan adalah untuk tidak pernah menyentuh yang namanya narkoba. Narkoba adalah musuh kita bersama, narkoba adalah penyebab kehancuran, narkoba sangat berbahaya,” tegas Kapolres Simalungun.

Kapolres juga menambahkan pesan kepada para santri untuk memberikan yang terbaik bagi kedua orang tua dan keluarga, serta berkontribusi untuk Indonesia yang lebih maju menuju Indonesia emas.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan doa dan foto bersama. Pada akhir acara, Kapolres Simalungun bersama rombongan menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada pimpinan pesantren dengan harapan dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Sebagai bentuk penghargaan, pimpinan Yayasan Pesantren memberikan oleh-oleh kepada Kapolres Simalungun.

“Kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan upaya Polri dalam membangun komunikasi serta silaturahmi dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren,” ujar AKP Verry Purba.

Selain memberikan bantuan sembako, Polres Simalungun juga menyosialisasikan program-program keamanan dan ketertiban masyarakat yang sedang digalakkan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (mag7/han)