Home Blog Page 336

Bupati Labusel Buka Forum Perangkat Daerah Dalam Penyusunan RKPD 2026

FORUM: Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang, SH membuka secara resmi kegiatan Forum Perangkat Daerah dalam penyusunan RKPD tahun 2026. ISTIMEWA/SUMUTPOS
FORUM: Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang, SH membuka secara resmi kegiatan Forum Perangkat Daerah dalam penyusunan RKPD tahun 2026. ISTIMEWA/SUMUTPOS

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Fery Sahputra Simatupang, SH membuka secara resmi kegiatan Forum Perangkat Daerah Kabupaten Labusel dalam rangka merumuskan langkah-langkah konkret Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di kantor Bappelitbang Kabupaten Labusel,komplek perkantoran Kantor Bupati, Kamis (6/3/2025).

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Siboro, Sekda H. Heri Wahyudi, M. S.STP, M.AP, para Assisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Perangkat Daerah, para camat, dan stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang mengatakan bahwa forum perangkat daerah yang dilaksanakan saat ini merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan Nasional dan Permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah.

“Untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas, diperlukan sistem yang kondusif dan perencanaan yang matang, mulai dari tingkat Desa/kelurahan dan Kecamatan hingga tingkat Kabupaten. Forum perangkat daerah ini bertujuan untuk menghasilkan Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RENJA PD) tahun anggaran 2026 sebagai bahan dalam penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Labusel tahun anggaran 2026”,ujar Bupati.

RKPD Kabupaten Labusel TA 2026 mengangkat tema “Menguatkan pondasi pembangunan menuju kemajuan daerah, pelayanan prima, perekonomian kuat, dan reformasi birokrasi yang berdampak”.

Bupati Fery Sahputra Simatupang juga menyampaikan dalam menyusun perencanaan pembangunan tahun 2026, terdapat beberapa prioritas yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat;
2. Meningkatkan pembangunan wilayah serta sarana dan prasarana;
3. Meningkatkan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dan lingkungan hidup;
4. Meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan perekonomian;
5. Meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Adapun Misi pembangunan Kabupaten Labusel yang akan dipedomani lima tahun kedepan (2025-2029) adalah sebagai berikut:

1. Labuhanbatu Selatan yang transformasi sosialnya diwujudkan untuk membangun sdm yang berkualitas dan memiliki daya saing yang hebat;
2. Labuhanbatu Selatan yang transformasi ekonominya diwujudkan untuk membangun perekonomian yang kuat, inklusif, dan untuk kesejahteraan masyarakat;
3. Labuhanbatu Selatan yang transformasi tata kelola pemerintahannya memberikan pelayanan prima dan memiliki birokrasi yang bersih, lincah, serta responsif;
4. Labuhanbatu Selatan yang wilayahnya aman, tentram, damai, dan nyaman untuk hidup maupun beraktivitas;
5. Labuhanbatu Selatan yang pembangunannya untuk menciptakan lingkungan yang lestari dan berbudaya
6. Labuhanbatu Selatan yang pembangunan wilayahnya merata, adil, dan menciptakan produk keunggulan daerah yang berkualitas tinggi;
7. Labuhanbatu Selatan yang pembangunannya ditujukan untuk sarana dan prasarana serta infrastruktur publik yang berkualitas, memadai, dan merata;
8. Labuhanbatu Selatan yang pembangunannya berkesinambungan, berkeadilan, dan bermartabat.

“Saya juga berharap forum ini menjadi ruang diskusi antar OPD dalam menyelaraskan program dan kegiatan dengan usulan hasil musrenbang kecamatan berbasis aplikasi SIPD-RI. Mari kita bersama-sama mempertajam indikator dan target pembangunan sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar program yang kita hasilkan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat”, pungkasnya(mag4/han)

Wakil Wali Kota Siantar Pastikan Sampah Ditangani dengan Baik

DATANGI TPA: Wakil Wali Kota Siantar, Herlina datangi langsung penanganan sampah di TPA. ISTIMEWA/SUMUT POS
DATANGI TPA: Wakil Wali Kota Siantar, Herlina datangi langsung penanganan sampah di TPA. ISTIMEWA/SUMUT POS

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina turun langsung ke kecamatan dan kelurahan untuk melihat langsung penanganan sampah, Kamis (6/3/2025) siang.

Kepada camat dan lurah, Herlina menekankan ia akan kembali mendatangi kecamatan dan kelurahan untuk melihat progres penanganan sampah.

Herlina mendatangi Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah di Simpang Karang Sari Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba. Di tempat tersebut, Herlina menekankan kepada Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan SSTP MSi agar bersama lurah menjaga kebersihan di setiap wilayah. Selain itu, Herlina meminta kepada Rilan dan para lurah untuk mengimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.

Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan, menegaskan siap melaksanakan arahan dari Herlina. Menurutnya, kebersihan di Kecamatan Siantar Martoba menjadi prioritas setiap kelurahan.

Dari TPS sampah di Simpang Karang Sari, Herlina menuju Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Pematangsiantar, di Jalan Rakutta Sembiring Kelurahan Naga Pita Kecamatan Siantar Martoba. Kedatangan Herlina disambut langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dedi Tunasto Setiawan SH.

Di kantor tersebut, Herlina menyapa para pegawai yang sedang bekerja dan memberikan motivasi agar para pegawai serta petugas kebersihan lebih disiplin.

Herlina juga memberikan arahan pengelolaan kebersihan, khususnya bagaimana memanfaatkan sampah agar bernilai ekonomis. Ia pun menekankan kepada Dedi Tunasto Setiawan untuk menata Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Tanjung Pinggir.

Atas kunjungan Herlina, Dedi mengucapkan terima kasih. Katanya, segala arahan akan menjadi prioritas untuk dikerjakan, terutama soal penanganan sampah.

Di Kantor Dinas Lingkungan Hidup, Herlina juga sempat meninjau ruangan Analisa Pengujian dan sejumlah ruangan lainnya.

Herlina melanjutkan kunjungan ke Kantor Camat Siantar Utara di Jalan Patuan Anggi Kelurahan Sukadame. Di kantor tersebut, Herlina berinteraksi dengan para pegawai dan meninjau sejumlah ruangan.

Kepada Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus SSTP MSi, Herlina mengajak untuk bekerja sama agar Kota Pematangsiantar menjadi indah.

“Tadi kita sudah lihat tempat pembuangan sampah sementara. Sepanjang yang kita lihat, sampah sudah di luar tempat penampungan,” sebut Herlina.

Herlina juga mengajak Camat Siantar Utara bersama jajarannya untuk bekerja sama dalam penanganan sampah. Termasuk turun langsung dan mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan.

“Dua minggu atau sebulan lagi, saya akan turun untuk melihat progres dari pihak kecamatan maupun kelurahan,” tutur Herlina.

Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus SSTP MSi menegaskan siap mendukung dan melaksanakan program Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn dan Wakil Wali Kota Herlina. (mag7/han)

Dishub Langkat Tegur Jukir Tagih Biaya Parkir ke Pedagang Takjil

Istimewa/Sumut Pos IMBAUAN: Petugas Dishub Langkat saat memberi imbauan kepada pedagang.
Istimewa/Sumut Pos IMBAUAN: Petugas Dishub Langkat saat memberi imbauan kepada pedagang.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat bergerak cepat menyikapi informasi dari masyarakat. Adapun informasi dimaksud yakni, pedagang takjil di Stabat dibebankan biaya parkir oleh oknum juru parkir (jukir) yang tidak bertanggung jawab.

Atas hal itu, pedagang musiman setahun sekali itu tentunya resah. Kadishub Langkat, Arie Ramadhany langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan turun ke lapangan.

Hasilnya, oknum jukir tak bertanggungjawab itu telah ditegur atau diperingati dan diminta tidak mengulangi perbuatannya. “Karcis retribusi parkir dari kami hanya untuk kendaraan bermotor, dalam hal ini pembeli yang datang, bukan dibebankan kepada pedagang,” ujar Arie, Kamis (6/3/2025).

“Namun perlu diperhatikan agar tidak memberi uang kepada juru parkir. Karena yang memberi hanya pengunjung berkendara yang parkir,’’ sambungnya.

Arie menambahkan, pihaknya juga telah memberi surat imbauan kepada sejumlah pedagang takjil yang berjualan di seputaran Kota Stabat. Isi imbauan dimaksud adalah, agar pedagang tidak menggunakan bahu dan badan jalan untuk berdagang.

Sebab, hal itu dapat mengganggu kelancaran arus lalulintas. “Silahkan berjualan tapi jangan menggangu arus lalu lintas,” katanya. (ted/han)

Dinas Perikanan Sergai Beri Bantuan Kapal Nelayan

Kadis Perikanan Sergai DR.Klaudia Evinta Siregar, SKM . ( FADLY/SUMUT POS)
Kadis Perikanan Sergai DR.Klaudia Evinta Siregar, SKM . ( FADLY/SUMUT POS)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO- Pengadaan bantuan kapal (perahu) untuk kelompok nelayan tahun 2023 dari Dinas Perikanan Serdang Bedagai (Sergai) sudah sesuai spesifikasi.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Perikanan Kab. Sergai DR.Klaudia Evinta Siregar, SKM, M.Kes, Rabu (5/3/2025) kemarin di kantornya di Jl.Negara Desa Firdaus Kec.Sei Rampah, menanggapi berita miring bantuan tersebut tidak sesuai spesifikasi.

Ditambahkan Kadis Perikanan, perahu/ kapal yang di berikan kepada para Kelompok Usaha Bersama (KUB) tersebut sudah sesuai spesifikasi.

“Sebelum bantuan perahu kapal itu di buat dan di serahkan kepada kelompok nelayan, terlebih dahulu kita melakukan diskusi dengan beberapa kelompok yang bakal menerima bantuan, kemudian konsultan perencana kegiatan pengadaan kapal dan tim Dinas Perikan untuk membahas spesifikasi dari perahu kapal tersebut,” papar Klaudia Evinta.

Selain itu, lanjut Kadis Perikanan, dalam pengadaan perahu kapal itu pihaknya juga meminta pendampingan oleh tim dari Kejaksaan Negeri Sergai

” Tentunya dalam hal ini, kita sudah berupaya semaksimal mungkin untuk transparan dalam kegiatan pengadaan perahu kapal tersebut, yang bersumber dari Dana DAK tahun anggaran 2023 yang lalu, dengan jumlah 6 perahu kapal di bawah 5 GT beserta perlengkapannya,” terang Klaudia Evinta.

Selain itu lanjutnya, Tim Pendampingan dari Kejari Sergai juga proaktif ikut dalam berbagai monitoring pembuatan perahu kapal tersebut, selanjutnya kapal diserahkan kepada kelompok penerima manfaat.

” Saat berita acara serah terima kelompok nelayan membuat surat pernyataan yang berisi, untuk tidak akan memindahtangankan atau menjual kapal tersebut kepada pihak manapun, serta untuk menjaga perahu bantuan dan perlengkapannya dengan baik,” papar Klaudia Evinta.

Bahkan pada berita acara dan surat pernyataan itu tegas Kadis Perikanan, juga tertuang, jika mereka terbukti menjual dan memindahtangankan perahu kapal tersebut, kelompok harus mengganti dan mengembalikan perahu kapal tersebut ke kantor Desa setempat dimana kelompok itu berasal, untuk di berikan kepada kelompok lain, pungkasnya.

Terpisah, Ketua KUB Sejati Muslim Ucok warga Desa Nagur, Muslim alias Ucok merupakan salah satu penerima perahu kapal tersebut sangat berterima kasih seraya memberikan apresiasi atas bantuan yang di berikan oleh pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai di bawah pimpinan Bupati Darma Wijaya dan Wabup Adlin Tambunan melalui Dinas Perikanan

” Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Darma Wijaya dan Dinas Perikanan Serdang Bedagai yang telah memberikan bantuan perahu kapal pada kelompok kami, dan kami sudah merasakan manfaatnya dalam menambah pendapatan dan kesejahteraan kami,” pungkas Muslim. ( fad/han)

Penjual dan Pembeli Sabu Diringkus

DIAMANKAN: Tiga tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Simalungun. PRA EVASI/SUMUT POS
DIAMANKAN: Tiga tersangka dan barang bukti diamankan di Polres Simalungun. PRA EVASI/SUMUT POS

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Tim gabungan dari Polsek Bosar Maligas mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan menangkap tiga orang pelaku di Huta III Kampung Lalang, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun pada Selasa (4/3) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan kronologis penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya kegiatan transaksi jual beli narkoba jenis sabu di wilayah Huta III Kampung Lalang, Kecamatan Ujung Padang.

“Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Bosar Maligas IPTU Sonni G Silalahi SH langsung memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Bosar Maligas beserta anggota untuk melakukan penyelidikan ke TKP,” ujar AKP Verry, Kamis (6/3) sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam operasi pengungkapan kasus narkoba ini, Polsek Bosar Maligas tidak bekerja sendiri melainkan berkolaborasi dengan personil TNI AD Koramil 07 Pasar Baru, Kasi Kesejahteraan an Yuda Akmal, dan Sekdes Kampung Lalang Sumariandi Dalimunthe.

Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 16.35 WIB, tepatnya di dalam rumah milik tersangka Saparianto. Di lokasi tersebut, petugas menemukan tiga orang laki-laki dewasa yang kemudian diketahui bernama Saparianto (35), Apriandi Nugraha (26) dan Sunardi (44).

Setelah dilakukan interogasi terhadap Apriandi Nugraha, ia mengaku telah membeli narkotika jenis sabu dari Saparianto. Selanjutnya, dengan didampingi oleh saksi-saksi, Apriandi Nugraha membawa petugas ke lokasi penyimpanan barang bukti narkotika jenis sabu tersebut, yang berada sekitar 50 meter dari rumah Saparianto tepatnya di perladangan. Di lokasi tersebut ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam kotak rokok merek Galan.

“Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah Saparianto dan ditemukan sejumlah barang bukti lainnya,” tambah AKP Verry Purba.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari para tersangka antara lain dua buah plastik klip besar yang berisikan diduga narkotika jenis sabu, satu plastik klip kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat total keseluruhan (berat brutto) 1,26 gram, dua buah bong alat penghisap narkotika jenis sabu.

“Para terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Bosar Maligas dan kemudian dilimpahkan kepada Satuan Narkoba Polres Simalungun untuk dilakukan proses hukum selanjutnya,” jelas AKP Verry Purba. (mag7/han)

Bawaslu Sumut Gelar Rakor Evaluasi Pengawasan di Binjai

RAKOR: Bawaslu Sumut gelar Rakor di Binjai.(Istimewa/Sumut Pos)
RAKOR: Bawaslu Sumut gelar Rakor di Binjai.(Istimewa/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO– Badan Pengawas Pemilu Sumatera Utara menggelar rapat koordinasi dalam rangka evaluasi pengawasan di Binjai Utara, Rabu (5/3/2025). Rakoor tersebut diikuti unsur forkopimda yang tergabung dalam penegakan hukum terpadu di kota rambutan.

Ketua Bawaslu Sumut, M Aswin Diapari Lubis mengapresiasi kedewasaan berpolitik masyarakat Binjai. Sebab, dengan kedewasaan berpolitik yang dimiliki, masyarakat mampu menciptakan kondusivitas Pilkada serentak tahun 2024 yang berjalan dengan aman dan damai.

“Saya secara pribadi sangat mengapresiasi kedewasaan berpolitik masyarakat di Binjai. Dengan kedewasaan berpikir dan berpolitik, dapat dilihat dengan kondisi Kota Binjai, yang aman dan kondusif saat Pilkada kemarin,” kata dia.

Bawaslu Sumut juga mengapresiasi kinerja jajarannya di Kota Binjai dan forkopimda beserta stakeholder lainnya.

“Rakoor dan evaluasi pengawasan terhadap pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024 merupakan bagian dari upaya yang dilakukan Bawaslu untuk memberikan penguatan dan peningkatan kapasitas Bawaslu,” kata Aswin.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Binjai, M Yusuf Habibi mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang evaluasi. Namun juga, bentuk apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Pilkada 2024.

“Pelaksanaan Pilkada di Kota Binjai berjalan lancar dan kondusif ini berkat peran kita semua dan berbagai pihak, termasuk elemen masyarakat,” kata Habibi.

“Pilkada sudah selesai, mari kita support pemimpin yang sudah kita pilih, yang sudah ditetapkan oleh KPU, dan yang sudah dilantik juga oleh presiden. Mulai hari ini dan seterusnya kita harus bangun sinergitas dan kekuatan untuk membawa perubahan Kota Binjai yang lebih baik,” sambungnya. (ted/han)

BPJS Ketenagakerjaan Beri Kemudahan Klaim JHT Karyawan PT Sritex

Istimewa/Sumut Pos PENCAIRAN: Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo saat melihat proses pencarian klaim karyawan PT Sritex.
Istimewa/Sumut Pos PENCAIRAN: Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo saat melihat proses pencarian klaim karyawan PT Sritex.

SUKOHARJO, SUMUTPOS.CO – BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya dalam melindungi hak-hak pekerja dengan memberikan kemudahan melalui layanan prioritas klaim Jaminan Hari Tua (JHT) bagi karyawan PT Sritex yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Langkah ini merupakan wujud nyata hadirnya negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan kesejahteraan pekerja di tengah situasi sulit sekalipun.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo juga meninjau proses klaim yang berjalan di PT Sritex. Kata dia, kemudahan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan adalah wujud kepedulian dalam melihat kondisi yang saat ini terjadi.

“BPJS Ketenagakerjaan turut prihatin atas kondisi yang dialami oleh PT Sritex yang berujung pada PHK terhadap ribuan pekerjanya. Sebagai bentuk hadirnya negara dan tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan, kami pastikan bahwa seluruh karyawan PT Sritex akan mendapatkan hak mereka, khususnya dalam pencairan JHT dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Kami ingin memastikan bahwa pekerja yang terdampak tetap mendapatkan perlindungan sosial yang layak,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (6/3/2025).

Kunjungan Anggoro ke perusahaan yang pernah merajai industri tekstil internasional ini tidak dilakukan sendirian. Ia datang bersama bupati dan wakil bupati.

Dari data yang diterima, lebih dari 10 ribu pekerja PT Sritex dan anak perusahaannya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan lima program perlindungan. Adalah jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT), jaminan pensiun (JP) dan jaminan kehilangan pekerjaan (JKP).

Sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran proses klaim, BPJS Ketenagakerjaan telah berkoordinasi dengan manajemen PT Sritex untuk melaksanakan layanan klaim JHT secara prioritas sebanyak 1.000 pekerja setiap harinya. Pelayanan dibuka sejak pukul 9 pagi hingga pukul 13.00 siang.

Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat proses pencairan dan memberikan kemudahan bagi para pekerja dalam mengakses hak mereka sehingga bebas cemas.

Selain itu, bagi pekerja yang memenuhi syarat klaim JKP, mereka dapat mendaftar melalui aplikasi SIAPkerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan akan mendapatkan manfaat berupa manfaat uang tunai sebesar 60 persen dari upah yang dilaporkan selama maksimal 6 bulan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, juga ada manfaat pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan serta manfaat akses ke pasar kerja. Hal itu guna membantu mereka mendapatkan pekerjaan baru yang keduanya akan diberikan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan layanan optimal bagi pekerja PT Sritex dalam pencairan JHT dan manfaat lainnya. Seluruh manfaat ini diharapkan mampu menjaga agar pekerja dan keluarganya tetap dapat hidup layak dan tentu juga kami harapkan dapat membantu kebutuhan finansial di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 H,” tambah Anggoro Eko Cahyo.

Sementara, Komandan Satgas PT Sritex, Supartodi mengucapkan apresiasi atas kerja sama yang baik dari BPJS Ketenagakerjaan yang memenuhi keinginan seluruh pekerja bahwa dana JHT dapat diterima sebelum merayakan hari raya Idul Fitri.

“Saya mengapresiasi khususnya negara dan BPJS Ketenagakerjaan, kami semua karyawan merasa senang dan bahagia. Karena memang itu yang diharapkan sekali mendekati lebaran. Respon BPJS Ketenagakerjaan bagus, alhamdulillah semuanya berjalan lancar dan sebelum lebaran dana JHT karyawan sudah bisa diterima,” ucap Supartodi.

Terpisah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai, Syarifah Wan Fatimah menyatakan kesiapan lembaganya dalam menerapkan layanan prioritas bagi pekerja yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Hal itu seperti yang diterapkan di PT Sritex.

Menurutnya, kebijakan tersebut bisa menjadi model dalam penanganan kasus serupa di berbagai daerah.

“Jika terjadi PHK massal di wilayah kami, mekanisme layanan prioritas seperti yang diterapkan di PT Sritex dapat menjadi acuan agar hak pekerja bisa segera dipenuhi. Kami di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta yang membutuhkan,” ujar Syarifah.

Pernyataan ini menegaskan peran BPJS Ketenagakerjaan sebagai garda terdepan dalam memberikan perlindungan bagi pekerja di Indonesia. “Dengan adanya layanan prioritas, diharapkan pekerja yang terdampak dapat segera menerima hak mereka dan memiliki kepastian dalam menghadapi masa depan,” tambahnya. (ted/han)

PLN UP3 Siantar Luncurkan Tiga Program Unggulan Listrik Andal dan Berkelanjutan di Awal Ramadan

PLN siap memberikan pelayanan terbaik selama bulan Ramadhan untuk mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan perekonomian masyarakat.
PLN siap memberikan pelayanan terbaik selama bulan Ramadhan untuk mendukung kelancaran aktivitas ibadah dan perekonomian masyarakat.

Pematangsiantar, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui UP3 Siantar meluncurkan tiga program unggulan dalam rangka memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Siantar pada awal ramadhan (3/3/2025).

Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memberikan layanan terbaik, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan.

Peluncuran program berlangsung di halaman kantor PLN UP3 Pematangsiantar dengan tema “Siantar Tancap Gas 2025”.

Acara dipimpin oleh Senior Manager Distribusi PLN UID Sumut, Hariadi Fitrianto, didampingi Senior Manager Perencanaan Efi Ziarman, Senior Manager Niaga Donny Adriansyah D, serta Manager UP3 Siantar Ramses Manalu.

Tiga program unggulan yang diluncurkan adalah:
1. SIPARIBAN (Siantar Perbaikan 1.000 Jumperan TM): Percepatan perbaikan jaringan tegangan menengah untuk minimalisir gangguan listrik.

2. TARULI DISI (Siantar Peduli Gardu Distribusi): Pemeliharaan gardu distribusi secara berkala guna meningkatkan usia pakai infrastruktur.

3. JAGA APP (Jamin Keandalan dan Akurasi Pengukuran APP 3 Phasa TR dan TM): Peningkatan akurasi pengukuran listrik untuk transparansi tagihan pelanggan.

Hariadi Fitrianto menjelaskan, melalui program ini, PLN Siantar siap ‘tancap gas’ memastikan listrik andal 24 jam. “Tidak hanya untuk rumah tangga, tetapi juga untuk industri dan UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian Siantar,” ujarnya.

Ramses Manalu menambahkan, dengan teknologi terbaru dan kolaborasi tim, pihaknya optimis gangguan listrik dapat ditangani lebih cepat. “Ini adalah bentuk pelayanan hati kami untuk kenyamanan pelanggan,” ujar Ramses.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menegaskan, program ini adalah langkah konkret PLN dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan listrik yang andal, ramah lingkungan, dan berbasis teknologi.

“Kami tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup pelanggan melalui layanan yang humanis. Ini adalah bentuk dukungan kami untuk mewujudkan Sumatera Utara yang maju dan sejahtera,” ujar Agus.

Agus melanjutkan, program ini sejalan dengan visi PLN UID Sumut menjadi pionir layanan listrik berbasis teknologi dan berorientasi pada kepuasan pelanggan.

“Kami percaya, listrik yang andal adalah kunci kemajuan daerah. Bersama masyarakat, kami siap membangun Sumut yang lebih terang,” pungkas Agus.

Demi kenyamanan bersama, PLN mengajak masyarakat berpartisipasi aktif menjaga infrastruktur listrik dengan melapor ke Contact Center PLN 123 jika menemukan kerusakan jaringan, menghindari penggunaan listrik illegal, mendukung transisi energi bersih melalui penggunaan listrik secara efisien. (ila)

Light Up The Dream Wujudkan Impian Warga Karo dan Dairi di Ramadan

Senyum terpancar dari keluarga Agri Saputra Surbakti usai dilakukan penyalaan listrik di kediamannya.
Senyum terpancar dari keluarga Agri Saputra Surbakti usai dilakukan penyalaan listrik di kediamannya.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui UP3 Bukit Barisan kembali menghadirkan program “Light Up The Dream” (LUTD), inisiatif sosial yang memberikan pemasangan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah terpencil.

Tiga keluarga di Kabupaten Karo dan Dairi kini telah merasakan cahaya listrik yang mengubah hidup mereka, berkat program penuh makna ini.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, menyatakan komitmen PLN untuk mewujudkan keadilan energi.

“Bagi kami di PLN, listrik bukan hanya sekadar infrastruktur. Ini adalah cahaya harapan yang membuka pintu pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi. Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan tidak ada lagi keluarga yang tertinggal dalam gelap. Ini adalah bagian dari janji kami untuk menghadirkan energi berkeadilan bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara, terutama mereka yang paling membutuhkan,” ujar Agus.

Agus menegaskan, PLN akan terus bekerja keras hingga tidak ada lagi sudut gelap di Sumut. Setiap keluarga berhak merasakan kemajuan melalui listrik yang andal.

Ramses Hutajulu, Manager PLN UP3 Bukit Barisan menekankan bahwa program ini adalah bentuk nyata sinergi antara PLN dan masyarakat.

“Listrik adalah hak dasar yang harus diakses semua orang. Melalui LUTD, kami tidak hanya memasang kabel dan meteran, tetapi juga membangun harapan. Setiap rumah yang terang adalah langkah kecil menuju desa yang mandiri dan produktif.” ujarnya.

Ia juga mengajak warga untuk bersama menjaga aset kelistrikan: “Kami percaya, gotong royong adalah kunci keberlanjutan. Mari jaga bersama infrastruktur ini agar cahaya ini tetap menyala untuk generasi mendatang,” kata Ramses.

Program ini menyentuh kehidupan tiga warga, yakni, Agri Saputra Sembiring dan Rio Sitepu (Desa Gung Pinto, Karo). Kedua kepala keluarga ini sebelumnya mengandalkan lampu minyak untuk aktivitas malam hari. Kini, anak-anak mereka bisa belajar dengan nyaman, dan keluarga mulai mengembangkan usaha kecil berbasis listrik.

Para penerima manfaat tak bisa menyembunyikan kebahagiaan mereka. “Selama ini, kami seperti hidup di zaman berbeda. Kini, anak-anak bisa mengerjakan tugas sekolah sampai malam tanpa takut minyak lampu habis. Terima kasih PLN, ini seperti mimpi yang jadi nyata,” ujar Agri.

Satu lagi yaitu Dina Aprilia (warga Desa Gunung Meriah, Dairi). Sebagai ibu tunggal, Dina kerap kesulitan mengurus anak di malam hari tanpa penerangan.

“Sekarang, saya bisa menjahit untuk menambah penghasilan setelah anak-anak tidur.
Dengan listrik, kini saya punya semangat baru untuk membesarkan anak-anak dengan lebih baik,” ujar Dina dengan mata berkaca-kaca.

Komitmen berkelanjutan
Program Light Up The Dream akan terus diperluas ke desa-desa lain di Sumatera Utara. (ila)