PIMPIN: Wakil Bupati Sergai, Adlin Umar Yusri Tambunan didampingi Kadis Kesehatan, dr Bulan Simanungkalit memimpin pelaksanaan vaksin lansia di Puskesmas Pasar Bengkel.
SERGAI, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemkab Sergai lakukan jemput bola dengan mendatangi warga lanjut usia (Lansia) dari rumah ke rumah untuk disuntikkan vaksin Covid-19.
PIMPIN: Wakil Bupati Sergai, Adlin Umar Yusri Tambunan didampingi Kadis Kesehatan, dr Bulan Simanungkalit memimpin pelaksanaan vaksin lansia di Puskesmas Pasar Bengkel.
sekaligus mendukung program Pemerintah Pusat dan memenuhi target 6.000 vaksinasi lanjut usia (Lansia), Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melakukan jemput bola vaksin untuk lansia ke rumah warga di Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Senin sore (7/6).
Kegiatan vaksinasi tersebut dilaksanakan di Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Senin (7/6) sore. Dan langsung disaksikan Wakil Bupati Sergai, Adlin Tambunan di Puskesmas Pembantu Pasar Bengkel. “Sejak pelaksanaan gebyar vaksinasi 6.000 lansia pada pekan lalu di Kabupaten Sergai, kita terus melakukan vaksinasi di seluruh puskesmas,” bilang Adlin.
Menurut Adlin, target program pusat untuk memenuhi 6.000 vaksinasi untuk lanjut usia diharapkan bisa dicapai. “Hari ini target 6.000 lansia diharapkan tercapai, dan ke depannya seluruh masyarakat di vaksin,”kata Adlin.
Dijelaskan Adlin, mulai pekan depan pihaknya akan menyasar vaksin bagi tenaga pendidik dan guru. Ini dilakukan karena akan memasuki tahun ajaran baru dan guru akan berinteraksi aktif dengan para murid.
“Untuk ke depanya akan kita sasar pelaksanaan vaksinasi guru sebanyak 8.000 mulai pekan depan. Ini langkah menekan penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, kami ingatkan kepada warga bahwa vaksinasi ini tidak menjadi jaminan terhindar dari Covid-19. Namun vaksin ini adalah salah satu langkah mencegah penyebaran virus tersebut,” beber Admin.
Wakil Bupati Sergai juga berharap masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan melalui 5M, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan menghidari mobilisasi warga. Kita harap dengan prokes yang ketat Sergai akan kembali ke zona hijau.
Salah seorang lansia yang di vaksin, Juriyah (70) mengaku bahwa dirinya mau divaksin agar terhindar dari penyebaran Covid-19. “Alhamdulillah sudah di vaksin tadi, gak sakit ternyata. Saya takut kena penyakit, berbahaya makanya mau di vaksin,” ujar Juriyah.
Kegiatan vaksin tersebut dihadiri oleh Kadis Kesehatan dr Bulan Simanungkalit, Camat Perbaungan Muhammad Fahmi, Kepala UPT Puskesmas dan Kepala Desa Bengkel. (ian/han)
PEMBEKALAN: Bupati Asahan, H. Surya BSc mengikuti pembekalan kepemimpinan secara virtual dari Kemendagri RI.
ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan, H. Surya BSc mengikuti Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri (PKPDN) bagi Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati dan Wakil Wali Kota secara Virtual, yang selenggarakan Kementerian Dalam Negari Republik Indonesia (Kemendagri), Senin (7/6).
PEMBEKALAN: Bupati Asahan, H. Surya BSc mengikuti pembekalan kepemimpinan secara virtual dari Kemendagri RI.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Dr Teguh Setyabudi M Pd, menyampaikan pembekalan kepemimpinan pemerintahan dalam negeri dilakukan dengan sistem gabungan, yaitu secara virtual dan tatap muka.
Dikatakannya, pembekalan secara virtual dilaksanakan selama lima hari yang dimulai pada tanggal 7-11 Juni 2021. Sedangkan tatap muka selama tiga hari terhitung tanggal 29 Juni hingga 1 Juli mendatang.
Lebih lanjut dikatakan Teguh, selama pembekalan juga ada tahapan penyusunan rencana aksi dibawah bimbingan coaching.
Sementara Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian menyampaikan kegiatan pembekalan diharap dapat memperkaya pengetahuan dalam memimpin daerah hingga sukses selama menjalankan tugas sebagai Bupati/Wali Kota, Wakil Bupati/Wakil Wali Kota.
Tito Karnavian juga mengajak para Kepala Daerah memberikan perhatian kepada pembangunan sumber daya manusia (SDM) khususnya pendidikan dan kesehatan.
“Pendidikan gratis dan tambahan makanan bagi ibu hamil dan anak dibawah usia dua tahun perlu menjadi perhatian,” ujarnya.
Mendagri juga berharap Kepala Daerah mampu menjalin hubungan yang baik dengan semua unsur, seperti dengan Forkopimda, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, sehingga program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik. (mag-9/han)
KUNKER: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika menerima kunker anggota DPRD Sumut.Sopian/sumut pos.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima kunjungan kerja anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kota Tebingtinggi dan Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) di ruang Mawar Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Selasa (8/6).
KUNKER: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan ketika menerima kunker anggota DPRD Sumut.Sopian/sumut pos.
Kunjungan wakil rakyat ini dilakukan dalam rangka laporan hasil pelaksanaan dan kegiatan Kota Tebingtinggi yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provsu Tahun 2020. Anggota DPRD Sumut yang hadir antara lain, Ketua Kunker Dapil IV Delpin Barus dari Fraksi PDIP, Ir Loso dari Fraksi Nusantara serta Fraksi Kebangkitan Bangsa, Wakil Ketua IV Misno Adisyahputra dari Fraksi PKS dan Azmi Yuli dari Fraksi Gerindra.
Dikatakan Umar Zunaidi, hal pembangunan di Pantai Timur agar terealisasi, di antaranya potensi ekonomi kawasan Pantai Timur.
“Kami sampaikan potensi ekonomi di Pantai Timur ini luar biasa, semestinya tinggal memoles sedikit, Pantai Timur maka ekonomi Sumatera Utara tumbuhnya cepat,” bilang Umar.
Ditambahkan Umar, setiap OPD akan menjelaskan secara rinci pelaksanaan yang telah dilakukan, dan meminta bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam hal kemasan dan pemasaran bagi produk makanan termasuk proses halal produk.
Wali Kota Tebingtinggi juga mengharapkan, kedatangan para wakil rakyat Sumut dapat menambah semangat motivasi dan semangat kerja di lingkup Pemko Tebingtinggi. ‘Harapan kami, dengan kedatangan kunjungan kerja anggota DPRD ini akan menambah motivasi dan semangat kerja dalam melaksanakan tugas pada tahun 2022 akan datang,” tutup Umar.
Sementara itu, Ketua Kunker Dapil IV dari Fraksi PDIP Delpin Barus, menyampaikan pihaknya akan memperjuangkan potensi dan apirasi yang ada di kawasan Pantai Timur.
Ditambahkan Delphin Barus, anggota DPRD Sumut mendukung apa yang dilakukan Wali Kota Tebingtinggi. “Kami mendukung apa yang direncanakan Wali Kota Tebingtinggi, karena itu adalah komitmen dan pertanggungjawaban kita,”ungkap Delpin Barus. (ian/han)
MENGUKUR: Aron Nasution, Field Assistant, TSF dan Jhon Henry Dongoran, Helper TSF sedang mengukur kepadatan tanah bendungan di TSF Zona I untuk memastikan keamanannya.
SUMUTPOS.CO – Semua tailings di Tambang Emas Martabe ditempatkan di Tailing Storage Facility (TSF). Keamanan penempatan tailings menjadi prioritas utama PT Agincourt Resources (PTAR) yang mengelola tambang, dengan menerapkan serangkaian langkah komprehensif untuk memastikan risiko yang terkait dengan TSF Martabe adalah minimal, sesuai dengan praktik industri terkemuka.
MENGUKUR: Aron Nasution, Field Assistant, TSF dan Jhon Henry Dongoran, Helper TSF sedang mengukur kepadatan tanah bendungan di TSF Zona I untuk memastikan keamanannya.
“TSF dirancang oleh sebuah perusahaan konsultan teknik geoteknik yang diakui secara internasional dan sangat berpengalaman. Membangun tanggul yang terdiri dari zona batuan padat, tanah liat dan pasir serta dirancang dengan hati-hati dan dibangun menggunakan metode ‘pengangkatan ke hilir’,” kata Presiden Direktur PTAR, Muliady Sutio, seperti dikutip dari Annual Report 2020 PT Agincourt Resources, kemarin.
Desain TSF dibuat memenuhi kriteria keamanan yang ditentukan oleh International Committee on Large Dams (ICOLD) serta telah ditinjau dan disetujui oleh Komite Keamanan Bendungan Indonesia. Pembangunan tanggul diverifikasi melalui program jaminan kualitas dan kendali mutu (QA/QC) yang berkelanjutan.
“Kelebihan air di TSF dari curah hujan dengan cepat dihilangkan dengan memompa kelebihan air ke WPP. Penempatan tailings dilakukan dengan cara yang memaksimalkan konsolidasi dan kekuatan pantai tailing,” katanya.
Program Pemantauan
Kondisi ekstensif tersedia dengan hasil pemantauan ditinjau secara berkelanjutan oleh konsultan desain. Komite Pengarah Keamanan TSF secara teratur meninjau status keamanan TSF. Tinjauan independen tahunan atas fasilitas tersebut dilakukan oleh para ahli independen TSF yang sangat berpengalaman.
“Pada tahun 2020, sebanyak 6,1 juta ton tailing ditempatkan di TSF tanpa insiden dan telah sesuai dengan Kode Praktik Penempatan Aman Tailing. Puncak tanggul dinaikkan empat meter untuk menyediakan kapasitas tambahan sesuai dengan spesifikasi desain. Jumlah titik pembuangan ditingkatkan agar tailing lebih merata di sepanjang tanggul,” katanya.
Peralatan tambahan dipasang untuk membantu pemantauan kondisi. Level air di TSF dijaga seminimal mungkin. Upaya-upaya ini bersamaan dengan praktik pengendapan yang baik, menghasilkan sisi tailing yang terkumpul dengan baik dengan air yang berjarak dari tanggul.
Perencanaan penempatan tailings dilanjutkan pada tahun 2020 dengan penerapan studi desain khusus untuk fasilitas tailing kedua, yang akan membantu memenuhi persyaratan penempatan tailings tambang berdasarkan cadangan bijih saat ini. Fasilitas ini akan mengutamakan penempatan dan pemadatan tailing yang telah dikeringkan.
“Teknik ini termasuk relatif baru dan menawarkan keuntungan signifikan dalam hal pengurangan risiko dan penutupan akhir tambang,” tutup Muliady. (mea)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Yasir Arafat (34) dituntut pidana selama 13 tahun penjara. Warga Jalan Eka Rasmi, Medan Johor ini dinilai terbukti memiliki sabu seberat 1 kilogram (kg), dalam sidang virtual di Ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/6).
Ilustrasi
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Buha Reo Saragi dalam nota tuntutannya menyatakan terdakwa melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menuntut terdakwa Yasir Arafat dengan pidana penjara selama 13 tahun denda Rp800 juta subsider 3 bulan penjara,” ujarnya dihadapan Hakim Ketua, Safril Batubara.
Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim memberikan kesempatan terdakwa melalui penasihat hukumnya untuk menyampaikan pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.
Mengutip surat dakwaan, pada 14 September 2020, terdakwa bersama Yunaidi (berkas terpisah) di Jalan Serdang, Medan Perjuangan melakukan pemufakatan jahat.
Kemudian, empat petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan mendapat informasi dari masyarakat, tentang adanya peredaran sabu di Jalan Serdang, Medan Perjuangan. Kemudian, petugas melihat terdakwa yang sedang menunggu pembeli di Jalan Serdang.
Setelah melakukan interogasi, petugas menemukan satu bungkus sabu seberat 1 kg di genggaman terdakwa. Diakuinya, terdakwa mendapat sabu itu dari Yasir Arafat. Kemudian petugas melakukan penangkapan terhadap terdakwa Yasir Arafat di Jalan Laksana Kelurahan, Kota Matsum II Kecamatan Medan Area. (man/azw)
SIDANG: Dua terdakwa kasus penerima suap menjalani sidang tuntutan secara virtual di PN Medan, Senin (7/6).agusman/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi PPP Irgan Chairul Mahfiz dituntut pidana selama 4 tahun 6 bulan penjara. Dia dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama yakni menerima suap dari mantan Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) Kharruddin Syah alias H Buyung.
SIDANG: Dua terdakwa kasus penerima suap menjalani sidang tuntutan secara virtual di PN Medan, Senin (7/6).agusman/sumut pos.
Selain Irgan, Tim Jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menuntut mantan Wakil Bendahara Umum (Wabendum) PPP, Puji Suhartono dengan pidana 4 tahun 6 bulan penjara, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 2 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (7/6) sore.
Selain pidana penjara, JPU juga membebankan kedua terdakwa membayar denda sebesar Rp200 juta, subsider 3 bulan kurungan. “Perbuatan kedua terdakwa diancam pidana dalam Pasal 12 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsisebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” ujar Tim JPU Komisi Pemberantasan Korups (KPK) Budhi Sarumpaet.
Dalam perkara ini, JPU menyimpulkan hal yang memberatkan bagi terdakwa karena keduanya tidak mendukung program pemerintah dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi.
“Sementara yang meringankan terdakwa bersikap sopan dan kooperatif selama persidangan, terdakwa belum pernah dihukum dan terdakwa telah mengembalikan uang hasil tindak pidana,” ucapnya.
Menanggapi tuntutan itu, Hakim Ketua Sulhanuddin memberikan kesempatan selama 10 hari kepada para terdakwa mengajukan nota pembelaan (pledoi).
Pada sidang sebelumnya, jaksa menjelaskan bahwa kedua terdakwa diadili terkait perkara dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 Untuk Kabupaten Labura.
Dalam berkas dakwaan disebutkan perkara keduanya bermula pada April 2017 lalu, saat Bupati Labura nonaktif Kharruddin Syah, meminta Agusman Sinaga dan Habibuddin Siregar mengurus perolehan DAK APBN-P TA 2017 dan pengajuan usulan DAK APBN TA 2018 Bidang Kesehatan untuk pembangunan lanjutan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aekkanopan, Kabupaten Labura di Kementerian Keuangan.
Pada 19 Februari 2018, saat Agusman Sinaga dan Yaya Purnomo melakukan pertemuan dengan Puji Suhartono, menyampaikan bahwa RKA DAK APBN TA 2018 Bidang Kesehatan untuk pembangunan lanjutan RSUD Aek Kanopan Kabupaten Labura, belum disetujui oleh Kementerian Kesehatan RI. Sehingga apabila sampai bulan Februari 2018 tidak disetujui, maka DAK APBN TA 2018 tersebut tidak akan dapat dicairkan.
Kemudian, Puji Suhartono meminta bantuan Irgan selaku Anggota DPR-RI Komisi IX, yang merupakan Mitra Kerja Kementerian Kesehatan RI untuk membantu menyelesaikan permasalahan RKA DAK APBN TA 2018 Bidang Kesehatan untuk pembangunan lanjutan RSUD Aekkanopan Kabupaten Labura yang belum disetujui, lalu, terdakwa Irgan pun menyampaikan bersedia untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.
Selanjutnya, pada 15 Maret 2018, Kementerian Keuangan RI mengumumkan DAK APBN TA 2018 Bidang Kesehatan, untuk pembangunan lanjutan RSUD Aekkanopan Kabupaten Labura disetujui oleh Kementerian Kesehatan RI dengan nilai sebesar Rp30 miliar.
Lalu, Chairul menghubungi Puji Suhartono meminta kekurangan uang sebesar Rp80 juta, atas bantuan pengurusan perolehan DAK APBN TA 2018 Bidang Kesehatan untuk pembangunan lanjutan RSUD Aekkanopan, yang telah disetujui oleh Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Keuangan RI. Kemudian Yaya Purnomo menghubungi Agusman Sinaga meminta mengirim uang untuk bagian Puji Suhartono sebesar Rp100 juta.
JPU mengatakan, pada perkara ini, kedua terdakwa mengetahui atau patut menduga, bahwa penerimaan hadiah berupa uang yang seluruhnya sejumlah Rp 200 juta, dari Bupati Labura Kharruddin Syah dan Agusman Sinaga.
Uang tersebut, diberikan untuk membantu pengurusan perolehan Dana Alokasi Khusus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2018 (DAK APBN TA 2018) Bidang Kesehatan untuk Pembangunan Lanjutan RSUD Aekkanopan Kabupaten Labura agar disetujui oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (man/azw)
TERSANGKA: Taufik Rahman dipaparkan Polsek Medan Arean, Selasa (8/6).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Taufik Rahman (40) warga Jalan Bersama, Dusun IV Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, babak belur dihajar warga karena kepergok mencuri mobil seorang jamaah di Masjid Daarul Asjaad Jalan Denai, Medan Denai. Pelaku yang sempat berhasil meloloskan diri, diringkus warga dan menjadi bulan-bulanan di kawasan Jalan Jumadi Gang Rambutan, Medan Barat.
TERSANGKA: Taufik Rahman dipaparkan Polsek Medan Arean, Selasa (8/6).
Beruntung, nyawa pelaku masih terselamatkan dari amukan massa karena petugas kepolisian yang mendapat kabar bergerak cepat ke lokasi lalu mengamankannya. Pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapat perawatan medis.
Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Rianto menjelaskan, aksi pelaku pencurian ini terjadi pada Kamis (3/6) siang lalu. Pelaku mencuri mobil Xenia BK 1509 ABP. Modusnya, dengan berpura-pura salat di masjid.
“Awalnya pelaku datang ke masjid itu dan masuk ke dalam lalu salat. Setelah itu, pelaku mengambil kunci mobil seorang jamaah secara diam-diam. Kemudian, pelaku kabur dan membawa mobil tersebut,” ungkap Rianto, Selasa (8/6).
Tak lama, pemilik mobil tersebut keluar dan hendak meninggalkan masjid. Alangkah terkejutnya, korban tak melihat lagi mobil yang diparkir di halaman masjid. “Korban menanyakan kepada jamaah dan pengurus masjid, tetapi tidak ada yang tahu. Korban lalu melacak mobilnya melalui aplikasi karena sudah dipasang GPS. Alhasil, diketahui mobil korban sudah berada di Jalan Jumadi Gang Rambutan,” papar Rianto.
Tanpa buang waktu, korban langsung bergerak ke Jalan Jumadi Gang Rambutan. Setelah sampai di lokasi, korban melihat pelaku bersama mobilnya yang terpakir tanpa plat kendaraan. Korban kemudian mengamankan pelaku, dengan dibantu warga sekitar. Warga yang emosi, menghajar pelaku hingga bonyok.
“Petugas kepolisian yang mendapat kabar diamankannya pelaku pencurian tersebut, bergerak ke lokasi dan langsung mengamankan pelaku. Selanjutnya, pelaku diboyong setelah mendapat perawatan di rumah sakit,” sambung Rianto.
Dia menambahkan, saat ini pelaku sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Perbuatan pelaku melanggar Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian, dengan ancaman di atas 5 tahun kurungan penjara. “Pelaku sudah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (ris/azw)
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO-Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Kecamatan Birubiru kembali melaksanakan vaksinasi massal, Selasa (7/6) pagi. Pelaksanaan vaksinasi massal tersebut langsung dipantau oleh Camat Birubiru, M.Dhani Mulyawan,S.Sos,MIP didampingi Kapolsek Birubiru, Iptu Chayadi di Aula UPT Puskesmas Birubiru.
Kegiatan vaksinasi massal ini mendapat antusias dari masyarakat, baik kaum muda, lanjut usia, pelayan publik dan ASN. Pelaksanaan vaksinasi agar bisa diterapkan memenuhi protokol kesehatan, penyuntikan vaksin dilakukan di 2 tempat, yakni sebanyak 57 orang di Puskesmas Birubiru dan di Kantor Desa Sidomulyo sebanyak 49 orang.
Untuk saat ini, masyarakat Kecamatan Birubiru yang sudah melakukan penyuntikan vaksin sebanyak 106 orang. Dan selama pelaksanaan vaksin massal ini berjalan dengan lancar serta dalam pengawasan pihak kepolisian.
Sementara itu, Camat Birubiru, M. Dhani Mulyawan mengimbau masyarakat untuk ikut dalam program vaksinasi. Selain aman dan halal, penyuntikan vaksin Covid-19 juga tak dipungut biaya alias gratis. “Saya imbau masyarakat, marilah segera vaksin untuk membangun herd imumunity. Sehingga kekebalan tubuh tetap terjaga, Insya Allah Covid dapat hilang,”kata Dhani.(rel/han)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Mengusung tajuk #JawaraAMOLED, Redmi Note 10S menyasar konsumen yang menginginkan perangkat terbaik di rentang harga Rp2 jutaan. Apa saja fitur-fitur unggulannya?
Performa dan Eksperiens Pengalaman menggunakan Redmi Note 10S terbilang sangat nyaman untuk ponsel di kelas mid-range. Ada beberapa faktor penyebabnya.
Pertama, performa terasa cepat dan gegas dalam hal bermultitasking atau membuka beberapa aplikasi sekaligus. Ini berkat dukungan RAM dan ROM di Redmi Note 10S yang lebih besar dibanding Redmi Note 10.
Konsumen bisa memilih Redmi Note 10S 6GB+64GB jika memiliki bujet di bawah Rp3 juta. Sementara Redmi Note 10S 8GB+128 GB ideal bagi mereka yang mendambakan performa lebih baik.
Selain dukungan RAM LPDDR4X dan ROM lebih besar, penggunaan UFS atau Universal Flash Storage 2.2 juga punya peran besar dalam membuat Redmi Note 10S terasa lebih responsif. Dibanding eMMC, UFS 2.2 bisa membaca dan menulis bersamaan, juga lebih cepat dalam menjalankan aplikasi.
System on Chip Redmi Note 10S menggunakan MediaTek Helio G95 (12 Nm) dan GPU Mali-G76 MC4. Pengalaman menjalankan game-game kasual sangat baik dan nyaman. Memainkan game seperti Call of Duty Mobile dan PUBG Mobile pun tidak masalah. Wajar, mengingat skor AnTuTu Redmi Note 10S mencapai 321.892.
Hal lain yang menyenangkan dari Redmi Note 10S adalah baterai besar 5.000 mAh-nya sudah di dukung 33W fast charging dan travel charger 33W di dalam boks penjualan. Sehingga tidak perlu membeli charger tambahan. Proses pengisian dayanya cepat, mencapai 50 persen dalam 25 menit dan 100 persen dalam 74 menitan.
Praktis untuk diajak bepergian. Apalagi, sudah mendukung sertifikasi IP53 splash proof yang membuat tidak khawatir ketika dibawa hujan-hujanan.
Kamera Untuk pengguna suka memotret untuk Instagram atau merekam video pendek di platform TikTok, Redmi Note 10S menyediakan 4 opsi kamera belakang.
Kamera utama 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.97″, 0.7µm, PDAF cocok untuk memotret lansekap seperti pemandangan pantai, café, hingga pegunungan. Detilnya cukup terjaga, dynamic range-nya tetap stabil kendati di bawah sinar matahari langsung atau kondisi cahaya redup.
Fokus otomatis atau Autofocus (AF) di Redmi Note 10S juga terasa cukup gegas. Begitupun kemampuan rekam Full HD video recording-nya juga sangat baik. Memiliki kamera utama 64MP menjadikan Redmi Note 10S sebagai smartphone yang andal untuk mengambil foto dan merekam video dengan segala skenario.
Jika ingin mendapat sudut lebih dramatis dan lebar, bisa memanfaatkan kamera ultrawide 8 MP, f/2.2, 118 derajat. Cukup banyak mode yang bisa dipakai untuk menghasilkan konten menarik, misalnya Pro time-lapse, Night mode, serta Slow motion video.
Redmi Note 10S juga mampu menghasilkan foto bokeh dengan cukup prima lewat dukungan kamera depth 2 MP, f/2.4. Pengguna juga bisa berkreasi memakai kamera Macro 2 MP, f/2.4 untuk memotret obyek berukuran mungil.
Dukungan kamera depan wide angle 13 MP, f/2.5, juga mengasyikkan untuk membuat video-video pendek di TikTok. Warna kulitnya cukup akurat, sehingga lebih nyaman saat menggunakan filter tambahan.
Layar dan Hiburan Layar Redmi Note 10S sebenarnya identik dengan Redmi Note 10. Yakni, layar Super AMOLED berukuran 6.43 inci FHD 1080 x 2400 piksel dengan 83.5% screen-to-body ratio, kerapatan 409 ppi, serta kecerahan 450 nits-1100 nits (maks).
Meski masih mengusung refresh rate 60 Hz, namun Redmi Note 10S sebagai media hiburan sudah sangat piawai. Layar Super AMOLED tajam, cerah, dan kaya warna, sehingga kegiatan streaming di Netflix atau YouTube jadi lebih nikmat. Bahkan menonnton video dibawah matahari langsung sekalipun masih bisa dilakukan.
Untuk mereka yang hobi menonton video atau scrolling lini masa Instagram dan Facebook sebelum tidur, Redmi Note 10S sudah dibekali fitur seperti reading mode 3.0, sensor cahaya 360 derajat, serta low blue light. Dampaknya mata tidak mudah lelah.
Speaker ganda Redmi Note 10S memiliki suara cukup tebal dan kencang. Penting saat sedang menonton video, bermain game, atau berkomunikasi menggunakan video seperti Zoom. Jika butuh earphone, tersedia selot 3.5 mm headphone jack.
Begitupun tambahan selot memori internal hingga 512 GB. Tentu saja, Redmi Note 10S sudah dibekali NFC untuk pembayaran e-toll atau transaksi lewat ponsel.
Desain dan Tampilan Rasanya pengguna Redmi Note 10S sepakat bahwa ponsel ini sangat cantik di kelas mid-range. Tiga pilihan warnanya sama-sama menawan. Baik itu Onyx Gray, Pebble White, atau Ocean Blue.
Xiaomi sangat memperhatikan detail ketika melihat modul kamera Redmi Note 10S yang rapi, stylish, dan mewah. Dimensi bodi 160.5 x 74.5 x 8.3 mm nyaman digenggam dan ringan, karena beratnya hanya 178.8 gram.
Perhatian Xiaomi pada detil di Redmi Note 10S juga terlihat di desain 3D-curved yang melengkung di sudut-sudutnya. Keempat sisinya pun slim, dengan sensor sidik jari menyatu di sisi kiri yang mudah dijangkau.
Kesimpulan Berada di lini produk yang sama, Redmi Note 10, Redmi Note 10S, dan Redmi Note 10 Pro memiliki segmentasi berbeda. Redmi Note 10 (4GB + 64GB) ditujukan untuk konsumen yang ingin ponsel terbaik dalam hal kamera, desain, serta fitur di harga Rp2.499.000.
Selanjutnya, Redmi Note 10S menyasar konsumen yang ingin prosesor, RAM serta memori internal lebih besar. Perbedaan harganya cukup tipis. Redmi Note 10S (6GB + 64GB) dibanderol Rp2.899.000 dan Redmi Note 10S (8GB + 128GB) dijual Rp3.299.000.
Sementara itu, versi tertinggi Redmi Note 10 Pro ditujukan untuk mereka yang mencari smartphone mid-range terbaik dibawah Rp4 juta. Harganya Rp3.599.000 (6GB + 64GB) dan Rp3.999.000 (8GB + 128GB). (rel)
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Melihat antusiasme positif konsumen dalam penyelenggaraan program sebelumnya, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) berinisiatif melakukan perpanjangan untuk periode ‘Tire Campaign’ pada periode 1 – 30 Juni 2021.
“Atas antusiasme konsumen dan semangat Mitsubishi ONE untuk memberikan kemudahan kepada konsumen untuk mendapatkan layanan purna jual Mitsubishi Motors di Indonesia, MMKSI melakukan perpanjangan periode Tire Campaign dengan benefit maksimal yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen pengguna model Xpander, Xpander Cross dan Pajero Sport yang berencana melakukan penggantian untuk ban kendaraan sebagai persiapan berkendara,” ujar Director of After Sales Division MMKSI Eiichiro Hamazaki.
‘Tire Campaign’ merupakan bagian dari Mitsubishi ONE, sebagai aktivitas program layanan purnajual terkait pembelian suku cadang asli dari Mitsubishi Motors, dengan bentuk program penawaran servis menarik yang diselenggarakan diseluruh diler berfasilitas 3S agar memudahkan konsumen yang ingin melakukan pergantian ban.
Program ini menawarkan diskon khusus sebesar 30% untuk setiap pembelian satu buah ban (Bridgestone atau Dunlop), untuk kendaraan Mitsubishi model Xpander, Xpander Cross, dan Pajero Sport. Harga bannya sendiri dimulai dari Rp658.038 untuk Xpander, Rp952.831 untuk Xpander Cross, dan Rp1.322.197 untuk Pajero Sport.
Harga yang tertera terebut merupakan harga setelah diskon, dan sudah termasuk biaya jasa, balancing, pentil ban, dan pajak. Selain itu konsumen berkesempatan untuk mendapatkan suvenir berupa sebuah payung dan goodie bag untuk pembelian sebuah ban, atau dua buah bantal kepala, sebuah payung dan goodie bag untuk pembelian dua buah ban atau lebih. Hadiah tersebut bisa didapatkan selama persediaan masih ada.
“Perpanjangan periode program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk dapat memastikan keamanan dan kenyamanan konsumen dan perawatan kendaraannya,” ungkap Eiichiro Hamazaki. (rel/ram)