28 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 343

Bangkitkan Kesadaran Kebersihan Masyarakat Sekaligus Menambah Penghasilan

SOSIALISASI: Ketua Komisi I Fraksi Golkar, DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis, S. Kom, dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan, terkait Peraturan Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Pengelolaan Persampahan, di Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (19/1/25). JULAIKA/SUMUT POS
SOSIALISASI: Ketua Komisi I Fraksi Golkar, DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis, S. Kom, dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan, terkait Peraturan Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Pengelolaan Persampahan, di Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (19/1/25). JULAIKA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masyarakat bisa memanfaatkan sampah sebagai penghasilan tambahan yang bisa membantu perekonomian rumahtangga. Untuk itu, diperlukan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan lewat patuh dan taat terhadap aturan pembuangan sampah.

Demikian disampaikan oleh Ketua Komisi I Fraksi Golkar, DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis, S. Kom, dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Medan, terkait Peraturan Nomor 7 Tahun 2024 Tentang Pengelolaan Persampahan, pada kegiatan Pembentukan Peraturan Daerah dan Peraturan DPRD, Sub Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah yang dilakukan bersama DPRD dan Pemerintah Daerah, di Jalan Kalpataru, Kecamatan Medan Helvetia, Kelurahan Tanjung Gusta, Minggu (19/1/25).

“Dengan sosialisasi peraturan ini, kita mengharapkan masyarakat bisa memanfaatkan. Berdasarkan apa yang dirasakan masyarakat yang belakangan ini mengalami banjir, jadi untuk sosialisasi peraturan tentang persampahan perlu dan menjadi hal yang sangat penting untuk disampaikan kepada masyarakat. Karena lewat peraturan kita berharap bisa secara perlahan merubah pola pikir dan prilaku masyarakat untuk lebih menjaga kebersihan lewat pengelolaan sampah” Jelas Reza.

Kegiatan sosialisasi dimulai dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz M. Ridwan, dihadiri oleh ratusan masyarakat yang berasal dari Kecamatan Medan Helvetia.

Lurah Tanjung Gusta, Hanifah, SP, yang turut hadir langsung mengatakan bahwa masyarakat perlu mengetahui kewajiban-kewajiban dalam persampahan. “Kami meminta kerja sama juga dari masyarakat untuk taat terhadap jadwal pembuangan sampah, disamping adanya retribusi” Kata Hanifah.

Suci Lawati Yano, M.Psi, mewakili Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, kembali menjelaskan sekaligus mengajak masyarakat kembali untuk mampu menangani sampah lewat pengelolahan yang tepat. Sehingga mampu memberikan manfaat kepada masyarakat, bahkan memberikan tambahan uang masuk untuk rumah tangga.

“Sosialisasi Perda ini kita lakukan sebagai wujud tanggungjawab kita terhadap masyarakat dan lingkungan. Karena kita menjadikan kejadian atau bencana alam banjir yang kemarin terjadi di Kota Medan, untk itu kita diskusi dan mengkaji salah satu penyebabnya adalah sampah. Maka, dari itu kita mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam sosialisasi Perda ini, karena masyarakat adalah pendukung utama dari Perda ini. Selain itu, kita berkolaborasi dan bekerjasama dengan pemerintah daerah” Jelas Reza.

Reza juga menyampaikan bahwa, terkhusus Kelurahan Tanjung Gusta sudah di perjuangkan oleh Camat Medan Helvetia dan lurah Tanjung Gusta, dalam musrenbang untuk perbaikan dranese dan infrastruktur lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Reza mengajak masyarakat agar cepat tanggap dan mengambil kesempatan baik yang ditawarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, agar masyarakat membuka atau membuat bank sampah, dan apabila sudah terbentuk Bank Sampah di setiap lingkungan bisa menjadi jalan untuk masyarakat sekitarnya dalam mengumpulkan sampah yang nantinya bisa menjadi jalan untuk menambah pendapatan rumahtangga bagi masyarakat.

“Saya ingin dengan adanya kegiatan ini dan keterangan serta informasi yang disampaikan oleh Dinas Lingkungan Hidup terkait pengelolaan sampah yang bisa menambah penghasilan masyarakat. Maka, akan segera dibentuk di setiap lingkungan Bank Sampah yang menjadi wadah bagi masyarakat dalam pengelolaan sampah dan pastinya mendapatkan “cuan” dengan dukungan atau kolaborasi Pemko Medan, dan dinas terkait tentunya” Ucap Reza.

Reza kembali menyampaikan langsung kepada Dinas Lingkungan Hidup, agar Pemko bisa menyediakan lokasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai bank sampah, per Kelurahan, selain itu juga masalah pengangkutan sampah yang menjadi masalah masyarakat disetiap Kelurahan yang ada di Kota Medan.
“Dimohon kan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk mendiskusikan dengan serius kepada Bapak Kepala Dinas untuk masalah pengangkutan sampah, agar masyarakat tidak sempat membuang sampah sembarangan” Tegas Reza.

Selain itu, kata Reza, pemerintah juga harus mendukung masyarakat dalam menanggulangi sampah, dengan mengirimkan petugas-petugaa kebersihan untuk mengangkut sampah-sampah yang sudah dikumpulkan masyarakat yang sudah melalu proses pemilahan. (mag-2/han)

Pemkab Labura dan Kapolres Labuhan Batu Tanam Jagung 1 Juta Hektare

DIABADIKAN: Kapolres Labuhanbatu, AKBP Bernhard L. Malau, Sekda Labura Muhammad Suib, dan perwakilan PT Smart Brussel diabadikan di sela-sela penanaman jagung 1 juta hektare., Selasa (21/1/25). HONGKY PANGESTU/SUMUT POS

LABURA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemkab Labuhan Batu Utara (Labura) dan Polres Labuhan Batu menanam 1 juta Hektare di Area Perkebunan PT Smart Brussel Divisi III Desa Perkebunan Brussel, Kecamatan Marbau. Kabupaten Labura, Selasa (21/1/2025).

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Bernhard L. Malau, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Labura yang diwakili oleh Sekda Muhammad Suib dan PT Smart Brussel, dan berharap penanaman jagung ini jangan hanya seremonial saja, tentunya harus benar-benar hingga meraih hasil panen yang maksimal, demi mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto.
“Semoga program ini bisa berjalan dengan baik.”ucapnya.

Selanjutnya, Bupati Labuhanbatu Utara Hendri Yanto Sitorus yang diwakili Sekda Muhammad Suib menyampaikan bahwa program strategis ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan guna mencapai Indonesia Emas 2045.

Muhammad Suib juga mengapresiasi atas penanaman jagung 1 juta hectare kepada seluruh stakeholder guna memperkuat ketahanan pangan, untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Mudah-mudahan penanaman jagung tersebut dapat terus berkembang guna meningkatkan ketahanan pangan serta kesejahteraan para petani di daerah kita, serta mampu menghasilkan panen jagung dengan hasil yang baik.”pungkasnya.

Sekda Muhammad Suib berharap kedepannya, kegiatan ini menjadi langkah besar untuk meningkatkan perekonomian para petani jagung yang ada di Labuhanbatu Utara.(mag4/han)

Telkomsel Pelopori Micro Drama di Indonesia Melalui Kerja Sama dengan FlexTV

Telkomsel menjalin kemitraan strategis bersama FlexTV untuk meluncurkan produk bundling dengan layanan Micro Drama berformat video vertikal pertama di Indonesia.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Setelah sukses menghadirkan Promo Netflix Premium Bundle, Paket YouTube Premium, dan ragam bundling layanan streaming lainnya, Telkomsel menjadi perusahaan telekomunikasi pertama di Indonesia yang menghadirkan produk bundling dengan layanan Micro Drama berformat video vertikal melalui peluncuran Paket Bundling Premium FlexTV. Dengan tujuan memberikan pengalaman baru menikmati konten drama pendek berkualitas dengan harga lebih hemat dan terjangkau, paket inovatif ini dihadirkan dalam kemitraan strategis bersama FlexTV, platform streaming untuk Short Video dan produsen Micro Drama.

Micro Drama, yang menjadi format utama FlexTV, tengah berkembang pesat di pasar global[[1]]. Di China, industri ini tumbuh sebesar 268% pada 2023, dengan nilai pasar mencapai 37,39 miliar yuan (sekitar 5,3 miliar USD). Proyeksi menunjukkan angka ini akan melampaui 100 miliar yuan pada 2027[[2]]. Keberhasilan ini mencerminkan meningkatnya preferensi konsumen terhadap konten singkat dengan narasi kuat yang mudah diakses di tengah kesibukan sehari-hari. Sebagai pelopor di Indonesia, Telkomsel memanfaatkan peluang ini untuk menghadirkan pengalaman hiburan yang relevan dan terjangkau.

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Lesley Simpson, menyatakan, “Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital terdepan, Telkomsel terus memperkuat komitmen memenuhi kebutuhan pelanggan dan masyarakat akan akses hiburan digital yang semakin lengkap. Melalui kemitraan strategis dengan layanan streaming Micro Drama berformat video vertikal – yang pertama di Indonesia bersama FlexTV – kami ingin memberikan pengalaman hiburan yang relevan dengan tren terbaru di industri digital, lebih hemat dan sudah termasuk nilai tambah berupa kuota data khusus.”

Dengan Paket Bundling Premium FlexTV seharga Rp77.700, pelanggan akan mendapatkan langganan FlexTV selama 30 hari beserta kuota data khusus sebesar 6 GB. Paket Bundling Premium FlexTV memungkinkan pelanggan menikmati berbagai genre Micro Drama, mulai dari drama romantis, misteri penuh intrik, hingga kisah fantasi yang memikat. Beberapa judul populer yang tersedia di FlexTV antara lain Love by ConfinementThe Bride of The Wolf KingMr. Williams! Madame is Dying, dan The Security Guard is a Trillionaire. Pembelian Paket Bundling Premium FlexTV dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi MyTelkomsel, UMB *363#, konter pulsa, swalayan ritel terdekat, maupun e-commerce.

Setelah pembelian, pelanggan akan menerima tautan untuk login ke FlexTV melalui SMS. Telkomsel mengingatkan pelanggan untuk selalu berhati-hati terhadap potensi penipuan. Hindari berbagi kode OTP atau data pribadi, dan waspadai tautan mencurigakan yang mengatasnamakan Telkomsel.

Selain Paket Bundling Premium, pelanggan dapat membeli Coins dengan harga yang lebih terjangkau untuk menikmati konten pilihan di FlexTV. Mulai dari Rp22.200 untuk 500 Coins, setiap pembelian dilengkapi kuota data khusus sebesar 3 GB. Pembelian Coins dapat dilakukan berulang kali melalui MyTelkomsel, memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi pelanggan.

Yucheng Hu, Chief Executive Officer MPU, mengatakan, “Kemitraan ini tidak hanya memperkenalkan FlexTV kepada audiens yang lebih luas di Indonesia tetapi juga mempertegas posisi kami sebagai destinasi utama bagi penggemar konten inovatif berbasis layar vertikal. Dengan bangga, bersama Telkomsel, kami meluncurkan pertama kali produk bundling ini, menghadirkan solusi hiburan digital yang relevan, menarik, dan memberikan pengalaman baru bagi pelanggan”

Kolaborasi antara Telkomsel dan FlexTV didukung oleh TelkomMetra melalui Unit Bisnis Strategisnya, MetraMediaHub. Sebagai penyedia layanan akuisisi konten dan platform distribusi, MetraMediaHub berkomitmen untuk memastikan penonton dapat dengan mudah dan nyaman mengakses layanan FlexTV melalui Telkomsel. Selain itu, mereka juga bekerja sama dalam pengembangan produksi drama pendek lokal untuk menambah variasi konten hiburan berkualitas.

Dioperasikan melalui Yuder Pte, Ltd., anak perusahaan yang dikendalikan mayoritas secara tidak langsung oleh Mega Matrix Inc. (NYSEAMEX: MPU), FlexTV tersedia di lebih dari 100 negara dan dalam berbagai bahasa, di antaranya Inggris, Jepang, Indonesia, Cina, Thailand, Arab, Spanyol, dan Prancis. Flex TV memiliki lebih dari 140 ribu episode drama yang siap menemani para pecinta drama.

Informasi lebih lanjut mengenai Paket Bundling Premium FlexTV, kunjungi telkomsel.com/video/flextv. (rel)

Tokoh Pemuda Melayu Yan Djuna Diberi Gelar Bangsawan Datok dari Kejeruan Metar Bilad Deli XI

GELAR: Yan Djuna Diberi Gelar Bangsawan Datok dari Kejeruan Metar Bila Deli XI. (ISTIMEWA)
GELAR: Yan Djuna Diberi Gelar Bangsawan Datok dari Kejeruan Metar Bila Deli XI. (ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO-Acara pemberian gelar dan limpah kurnia bertepatan dengan sempena hari Keputraan atau hari kelahiran Raja yang ke-40 berlangsung di Hotel Miyana Medan, Sabtu (18/1).

Gelar dan limpah kurnia diberikan Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Tuanku Muhammad Fauzi SKom MH gelar Al Mulk Akbar Shah kepada sejumlah tokoh dan profesional di bidang masing-masing.

Usai prosesi budaya Melayu yang unik dan sakral, pemberian gelar datok dan gelar lainnya pun akhirnya diberikan raja kepada mereka yang terpilih dan dipilih. Salah seorangnya adalah Yan Djuna, tokoh pemuda Melayu yang menerima sebilah keris dan sijil bukti gelar dari Raja.

Pria yang kini konsisten menyuarakan budaya Melayu di Pro4 FM RRI Medan sebagai penyiar memperoleh gelar Datok Setia Nara Seni yang bermakna seorang laki-laki yang dapat dipercaya dan mampu menjaga kerjaannya dan
taat setia kepada titah raja Kejeruan Metar Bilad Deli.

”Tak pernah membayangkan sebelumnya, Saya akan bergelar datok mengingat gelar ini merupakan gelar kebangsawanan dan terhormat. Apalagi ini gelar datok raja yang dikenal santun, bijaksana dan ramah dengan masyarakat.

”Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Amanah ini perkara yang serius. Sangat bersyukur atas anugerah, penghargaan dan apresiasi ini,” ucap pria yang dikenal selain sebagai akademisi juga pengamat pariwisata dan ekonomi kreatif Sumut..

Pemberian gelar dan limpah kurnia Ini bukan kali pertama dilakukan Raja Metar Bila Deli XI di setiap momen bahagia sempena hari keputraan nya. Tahun lalu, raja yang juga seorang pengusaha pada tahun ini dengan segala kebaikan hati dan pertimbangan diberi gelar bangsawan datok.

Baik itu datok perangkat, datok timbalan atau datok limpah kurnia, tengku dan Orang Kaya (OK). Juga pemberian tanda bintang jasa kepada yang telah berjasa menyukseskan program kerja Kejeruan Metar Bilad Deli.

Sebelum sempena hari keputraan, telah dilaksanakan khitanan massal 200 anak dari keluarga tidak mampu. khitanan massal mendapat dukungan donatur bekerja sama dengan RSU Royal Prima Marelan dan Prof Dr dr Ridha Darmajaya (Gerakan Gadget Sehat Indonesia), PT PLN dan empat sekolah lokasi khitanan massal. (dmp)

PAUD Terpadu Harapan Islamiyah Didik Anak Menjadi Muslim yang Taat dan Berkarakter

BERSAMA: Kepala Sekolah PAUD Terpadu Harapan Islamiyah, Yanti Masni, S.Pd, AUD, M. Psi, foto bersama seluruh tenaga pendidik. JULAIKA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pendidikan pada jenjang PAUD harus benar-benar tepat dalam mengaplikasikannya, karena awal pendidikan formal bagi anak-anak.

Demikian disampaikan Ketua Yayasan PAUN Terpadu Harapan Islamiyah, Kasman SE saat ditemui Sumut Pos, Selasa(21/1/25).

Dikatakannya, PAUD merupakan dasar pembentukan karakter anak di luar rumah.

“Harus mulai dari yang ‘halus’ yaitu, pendekatan hati, sehingga anak-anak nyaman dan mau mendengarkan. kemudian kami tanamkan pendidikan keagamaan yang merupakan dasar bagi pendidikan anak” ujarnya.

PAUD Terpadu Harapan Islamiyah yang beralamat di Jalan Amaliun, Gang. Johar, No. 3, Kecamatan Medan Area, Medan. Memiliki visi dan misi yang sangat tertata dan terfokus dalam memberikan Pendidikan.

Sementara itu, Kepala Sekolah PAUD Terpadu Harapan Islamiyah, Yanti Masni, S.Pd, AUD, M.Psi, mengatakan bahwa visi dari PAUD Terpadu Harapan Islamiyah yaitu, mencetak generasi berakhlakul kharimah, berkarakter, unggul, kompetitif, kreatif, dan inovatif. Sementara misinya adalah mendidik anak menjadi muslim yang taat, pengenalan terhadap iman dan taqwa (IMTAQ), ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), mampu bersosialisasi dengan sesame dan lingkungan, serta menjadi anak muslim yang kreatif, mandiri, berani, dan Tangguh.

“Seperti yang disampaikan bapak Yayasan, kami di sini ingin membentuk karakter bertaqwa anak-anak. Karena dasar dari segala kehidupan adalah agama, kita menanamkan Pendidikan agama kepada anak-anak. Dengan begitu kita akan bisa memasukkan Pendidikan lainnya yang tentunya dalam hal ini dengan metode bermain sambil belajar” kata Yanti.

Sama seperti sekolah lainnya yang memiliki keunggulan, PAUD Terpadu Harapan Islamiyah, juga memiliki banyak keunggulan. Diantaranya adalah fasilitas pembelajaran sekolah yang lengkap, lingkungan sekolah yang asri dan nyaman, tenaga pendidik yang berkompeten dan terverifikasi, pembelajaran yang interaktif dan menarik, pengarahan dan pengembangan minat dan bakat usia dini, dan memiliki ruang kelas yang nyaman dengan menggunakan AC.

“Kami juga memiliki kegiatan rutin, yaitu belajar iqro, kesenian, dan juga renang. Dan kita juga sudah memiliki perpustakaan anak, yang isinya adalah buku-buku sesuai dengan pembelajaran usia anak dini. Kita juga sering mengikuti kegaitan di luar sekolah, seperti pentas seni, perlombaan-perlombaan, dan juga kegiatan lainnya yang sering diadakan oleh dinas Pendidikan ataupun Lembaga Pendidikan swasta lainnya. Ini kami ikuti semua, sebagai proses pembentukan karakter anak juga, jadi anak akan berani tampil di depan orang banyak yang tidak dikenalnya, ini merupakan satu prestasi nantinya” jelas Yanti.(mag-2/han)

Jaksa Tuntut Terdakwa Curanmor 3 Tahun Penjara

JALANI : unri Fernandi Silaen, terdakwa kasus curanmor menjalani sidang tuntutan dengan memakai tongkat, Selasa (21/1).
JALANI : unri Fernandi Silaen, terdakwa kasus curanmor menjalani sidang tuntutan dengan memakai tongkat, Selasa (21/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Junri Fernandi Silaen (25) warga Percut Seituan, Deliserdang dituntut jaksa 3 tahun penjara. Dia dinilai bersalah atas kasus pencurian sepeda motor, dalam sidang di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (21/1).

Terdakwa Junri yang disidang menggunakan tongkat berjalan dengan kaki terpasang pen di tulang kering kaki kanannya itu, tampak tertatih-tatih.

Dalam tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Novalita, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 363 ayat (1) Ke-4 dan 5 KUHPidana.

“Menuntut, meminta kepada hakim yang menyidangkan agar menjatuhkan pidana 3 tahun penjara,” tegasnya.

Usai mendengarkan tuntutan, hakim ketua Vera Yetti Magdalena memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Mengutip dakwaan, berawal pada 17 September 2024, terdakwa Junri Fernandi Silaen bersama Welki Pandiangan (belum tertangkap) mengendarai sepeda motor, memantau situasi di Jalan Ruko Amplas, Medan Amplas.

Kemudian, terdakwa dan Welki melihat sepeda motor yang parkir didalam rumah milik korban Anima Bulolo dalam keadaan stang dikunci. Karna pintu rumah korban terbuka, keduanya berniat untuk mengambil sepeda motor milik korban tersebut.

Terdakwa dan Welki berbagi tugas, Welki berperan mencuri sepeda motor menggunakan kunci T sedangkan terdakwa memantau situasi. Setelah motor berhasil dicuri, kedua lantas membawa kerumah terdakwa.

Sepeda motor curian itu, dijual terdakwa seharga Rp5 juta di Jalan Jermal 15 Medan. Uang itu kemudian dibagi dua. Akibat dari kejadian tersebut, korban Anima Bulolo mengalami kerugian Rp7.340.000. (man/han)

Herry Suhasmin Jabat Kalapas Medan

SERTIJAB: Jabatan Kalapas Medan disertijabkan dari M Pithra Jaya Saragih kepada Herry Suhasmin (kanan). (Ist)
SERTIJAB: Jabatan Kalapas Medan disertijabkan dari M Pithra Jaya Saragih kepada Herry Suhasmin (kanan). (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan resmi diserahterimakan dari M Pithra Jaya Saragih kepada Herry Suhasmin. Serah terima jabatan itu, langsung dipimpin Kepala Kantor Wilayah Sumatera Utara, Yudi Suseno, Selasa (21/1).

Pada kesempatan itu, Yudi memberikan apresiasi yang tinggi terhadap dedikasi dan komitmen Pithra Jaya Saragih dalam menjalankan tugasnya. Ia juga menyambut baik kepemimpinan Herry Suhasmin yang diharapkan mampu membawa inovasi dan penyegaran dalam manajemen pemasyarakatan.

“Saya yakin, dengan pengalaman dan visi yang dimiliki, Herry Suhasmin akan dapat melanjutkan tugas mulia ini dengan lebih baik, menciptakan Lapas Kelas 1 Medan yang lebih maju dan lebih humanis,” ujarnya.

Sementara, Herry yang diembankan tugas sebagai Kalapas, menyatakan kesiapan untuk melanjutkan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia berkomitmen untuk memperkuat program-program rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi warga binaan serta meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

“Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. Saya berharap bisa bekerja sama dengan seluruh pihak untuk menjadikan Lapas Kelas I Medan sebagai tempat yang tidak hanya aman, tetapi juga memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk memperbaiki diri,” ucapnya.

Sertijab Kalapas ini, diharapkan terwujudnya perubahan positif yang tidak hanya berdampak pada lembaga, tetapi juga pada kehidupan warga binaan yang memerlukan kesempatan kedua untuk memperbaiki diri. (man/han)