Home Blog Page 355

DPD Golkar Sumut Berkurban 110 Lembu dan 4 Kambing, Ijeck: Ini Kewajiban Kita Berbagi untuk Sesama

SEMBELIH: Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H. Musa Rajekshah (Ijeck) saat menyembelih lembu pada puncak Penyembelihan Hewan Kurban DPD Partai Golkar Sumut, di Jalan Kacang, Lingkungan V, Kelurahan Siumbut-umbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Minggu (08/06/2025).
SEMBELIH: Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H. Musa Rajekshah (Ijeck) saat menyembelih lembu pada puncak Penyembelihan Hewan Kurban DPD Partai Golkar Sumut, di Jalan Kacang, Lingkungan V, Kelurahan Siumbut-umbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Minggu (08/06/2025).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumatera Utara secara keseluruhan menyembelih 110 Lembu dan 4 Kambing pada Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Sumut, H. Musa Rajekshah saat puncak pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban di Jalan Kacang, Lingkungan V, Kelurahan Siumbut-umbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Minggu (08/06/2025).

“Memang ini belum begitu banyak. Tapi Alhamdulillah kita masih bisa melaksanakan ibadah sesuai perintah Allah SWT. InsyaAllah tahun depan kurban kita bisa lebih banyak lagi dari tahun ini. Saya ucapkan terima kasih atas rezeki yang dibagikan kader-kader Golkar melalui kegiatan berkurban ini,” ucap Ijeck sapaan karib Musa Rajekshah saat menyampaikan kata sambutan.

Ijeck pun mengingatkan, agar seluruh kader maupun anggota-anggota DPRD dari Partai Golkar se-Sumut dapat terus berbuat dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Ini kewajiban kita untuk berbagi sesama. Dan saya berharap kita kader Partai Golkar di Sumatera Utara terus berbuat untuk masyarakat dari sekarang. Jangan kita berbuat jor-joran ke masyarakat hanya saat mendekati pesta demokrasi. Artinya bisa bermanfaat untuk masyarakat adalah kewajiban kita sebagai umat manusia, bukan lantaran ada satu tujuan kepentingan semata,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ijeck berharap agar seluruh kader, fraksi dan Ketua DPD Partai Golkar se- Sumatera Utara tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan.

“Kita harus jaga kekompakan dan kebersamaan kita. Hasil Pemilu 2024 adalah karena kebersamaan dan kekompakan kita. Perjuangan ini tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Perjuangan ini harus bersama-sama. Tapi kita juga harus mengutamakan kepentingan masyarakat. Kepentingan yang jauh lebih besar untuk bangsa dan negara. Namun secara organisasi kita mau rumah tangga kita (Partai Golkar Sumatera Utara), kita benahi, kita jaga. Supaya kita bersama-sama terus ke depan,” harapnya.

Usai menyampaikan sambutan, Ijeck juga langsung menyembelih satu ekor lembu di lokasi kegiatan. Kemudian membagikan secara simbolis kepada para kader dan masyarakat yang membutuhkan.

Acara puncak penyembelihan hewan kurban Partai Golkar Sumut ini dihadiri oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Wakil Bupati Asahan Rianto, Ketua DPD Partai Golkar Asahan Efi Irwansyah Pane dan jajarannya, Pengurus DPD Partai Golkar Sumut, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota, dan Pengurus Hasta Karya.(rel/han)

Benny Tomasoa Hanya Ingin Sepakbola Sumut Maju

Benny Tomasoa. (Dok Pribadi)
Benny Tomasoa. (Dok Pribadi)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Nama tokoh sepakbola Sumatera Utara, Benny Tomasoa terus digadang-gadang untuk dapat menakhodai organisasi sepakbola tertinggi di Sumut, yakni Asprov PSSI Sumut.

Meski memang sejauh ini, Asprov PSSI Sumut yang dipimpin Arya Sinulingga sebagai Plt belum juga menggelar KLB Asprov PSSI Sumut.

Bento, sapaan akrabnya, sosok yang tidak asing lagi di dunia sepakbola Sumut ini, menyatakan niatnya maju sebagai Ketua Asprov PSSI Sumut dengan tujuan membawa perkembangan positif bagi sepakbola di wilayah ini.

Dia menegaskan bahwa keinginannya bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan dorongan kuat untuk melihat sepakbola Sumut lebih maju dan berkembang.

“Saya ingin melihat sepakbola Sumatera Utara bangkit, lebih kompetitif, dan punya wajah yang lebih profesional. Ini bukan soal ambisi, tapi niat untuk membangun,” ujar pria yang diakrab Bento sekaligus Presiden Klub Liga 4, Pelita Medan Soccer, Sabtu (7/6/2025).

Sebagai tokoh yang bukan orang baru di dunia sepakbola Sumut, Bento sudah lama terlibat dalam berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan sepakbola di daerah ini. Dia dikenal aktif mendukung klub-klub lokal, bahkan sempat menjadi Manajer PSMS Medan di tahun 2000-an.

“Sepakbola Sumut butuh sistem yang lebih terstruktur, pembinaan usia muda yang berkesinambungan, serta kompetisi yang sehat. Untuk itu, perlu ada dukungan yang kuat, termasuk dari sisi finansial,” katanya.

Bento pun menegaskan komitmennya untuk berupaya mendatangkan sponsor agar pembinaan dan kompetisi di Sumut dapat berjalan lebih mandiri.

Di sisi lain, pastinya Asprov PSSI Sumut ke depan bisa menjadi mitra yang baik bagi pemerintah daerah.

“Artinya bisa bekerjasama untuk menggelar kompetisi amatir daerah dengan tujuan melahirkan para pesepakbola muda daerah. Ini tentunya sesui dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri,” terangnya.

Diakui, masalah sponsor itukan kepercayaan bagaimana dalam pengelolahannya. Sejauh ini memang, Asprov Sumut cukup baik perubahannya, di mana Kompetisi Liga 4 dan Junior tidak ada biaya yang dibebankan ke klub-klub.

“Pelatihan peningkatan SDM pelatih dan wasit juga sudah cukup baik dan berjalan,” ujarnya.

Langkah Bento untuk maju sebagai Ketua Asprov PSSI Sumut juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Sejumlah tokoh yang diakui Bento sudah mendukung yakni para mantan pemain PSMS seperti Badia Raja Manurung, Witia Pusen, dan lainnya, lalu tokoh masyarakat dan pelaku olahraga Sumut.

Dengan visi membawa perubahan positif bagi sepakbola Sumut, Bento berharap dapat mengembalikan kejayaan sepakbola Sumut, bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga sebagai basis pembinaan yang bisa melahirkan talenta-talenta terbaik untuk Indonesia. (dek)

PLN Sukses Amankan Listrik Idul Adha 1446 H di Sumatera Utara Tanpa Kedip

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara sukses menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Idul Adha 1446 H. Listrik menyala tanpa kedip, mulai dari malam takbiran hingga pelaksanaan Salat Id, membuat suasana perayaan semakin khidmat dan meriah di seluruh penjuru Sumatera Utara.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kesiapan penuh seluruh tim PLN UID Sumatera Utara di lapangan.

“Alhamdulillah, seluruh sistem kelistrikan selama pelaksanaan takbiran malam tadi hingga shalat Idul Adha pagi ini dalam kondisi aman dan terjaga. Masyarakat dapat beribadah dan merayakan Idul Adha dengan tenang. Kami mengapresiasi seluruh personil yang telah bertugas dengan sigap dan penuh dedikasi,” ujar Ahmad Syauki.

Selama malam takbiran, beban puncak sistem kelistrikan tercatat meningkat hingga 2.092 MW atau naik 15,6% dari tahun sebelumnya, namun sistem tetap berjalan normal dan stabil, tanpa gangguan signifikan karena sistem kelistrikan PLN telah memiliki Daya Mampu Pasok sebesar 2.927 MW.

Selain itu, untuk memastikan pasokan listrik tetap andal, PLN UID Sumatera Utara juga mengerahkan: 286 personil internal PLN, 2.835 personil TAD dan mitra kerja, 357 unit peralatan pendukung, dan 362 unit kendaraan operasional, yang disiagakan di 373 posko siaga dan 33 posko Icon Plus di berbagai titik strategis.

Pengamanan juga difokuskan pada 778 lokasi prioritas, termasuk 693 masjid, 4 bandara, 43 stasiun kereta api, 8 pelabuhan, dan 30 titik VVIP/VIP seperti kantor pemerintahan dan pusat kegiatan umat Islam.

Kehadiran listrik yang andal membawa kegembiraan tersendiri bagi warga. Di berbagai kota dan desa, suara takbir menggema dari masjid dan mushola, lampu-lampu menyala terang di jalan dan lingkungan, menambah semarak suasana malam takbiran.

Pada pagi harinya, ribuan warga memadati lapangan dan halaman masjid untuk melaksanakan Salat Id dengan nyaman tanpa gangguan listrik.

“Kami bersyukur salat Id bisa berjalan lancar dan suara imam terdengar jelas. Listrik aman dari malam takbiran sampai pagi ini,” ujar Dedi, salah satu warga Medan.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen PLN dalam memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di momen keagamaan yang sakral seperti Idul Adha. (ila)

SPKLU PLN Siap Layani Pengendara Mobil Listrik di Sumut Selama Libur Idul Adha 1446 H

Ilustrasi Pengendara Mobil listrik yang sedang melakukan pengecasan kendaraan listrik pada salah satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Ilustrasi Pengendara Mobil listrik yang sedang melakukan pengecasan kendaraan listrik pada salah satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapan penuh infrastruktur dan sistem kelistrikan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama libur Idul Adha 1446 Hijriah.

Tak hanya menjaga keandalan pasokan listrik, PLN UID Sumut juga memastikan bahwa seluruh Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dalam kondisi optimal guna melayani pengguna kendaraan listrik yang melintasi wilayah Sumatera Utara.

Komitmen ini disampaikan langsung dalam agenda press conference bersama para jurnalis, yang digelar di halaman kantor PLN UID Sumatera Utara, Medan, Kamis (5/6/2025).

Dalam suasana terbuka dan dialogis, manajemen PLN menyampaikan laporan siaga kelistrikan secara menyeluruh sekaligus menjawab pertanyaan dari rekan-rekan media terkait kesiapan SPKLU selama periode libur panjang.

Pada kesempatan tersebut, General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki, menegaskan bahwa ekosistem kendaraan listrik di Sumut kini sudah jauh lebih siap dan terintegrasi, dengan jaringan SPKLU yang tersebar di titik-titik vital seperti jalur tol, bandara, hingga kawasan wisata. Selain itu, PLN juga menyiagakan help desk 24 jam yang terhubung langsung melalui aplikasi PLN Mobile untuk menjawab kebutuhan dan laporan dari para pengguna mobil listrik selama perjalanan.

“Kami memastikan bahwa masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan nyaman tanpa khawatir akan pasokan listrik. Untuk pengguna kendaraan listrik, seluruh SPKLU kami di Sumatera Utara, khususnya di jalur tol, kawasan wisata dan tempat-tempat strategis telah disiapkan dan dipastikan beroperasi optimal selama masa libur ini,” ujar Ahmad Syauki.

Menyambut tren positif penggunaan kendaraan listrik di Sumatera Utara, PLN menyiapkan 72 unit SPKLU yang tersebar di 53 lokasi, terutama di jalur tol utama dan kawasan strategis lain. Seluruh SPKLU tersebut dalam kondisi _available_ dan siap digunakan selama masa libur Idul Adha.

PLN juga menyiagakan Help Desk SPKLU 24 jam yang terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile. Melalui fitur _EV Ecosystem, pengguna mobil listrik dapat langsung mengakses bantuan teknis apabila terjadi gangguan, keterlambatan pengisian daya, maupun kendala operasional lainnya secara langsung dan terhubung ke petugas call center siap siaga 24/7 untuk memastikan seluruh pengaduan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan responsif.

“Komitmen PLN terhadap transisi energi bukan hanya sebatas penyediaan infrastruktur, tetapi juga mencakup kesiapsiagaan layanan. SPKLU yang beroperasi optimal di lokasi-lokasi strategis di Sumatera Utara serta dukungan help desk 24 jam menjadi bentuk nyata dari pelayanan prima kepada pelanggan kendaraan listrik,” kata Ahmad Syauki.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar PLN dalam mendorong transisi energi menuju penggunaan kendaraan listrik yang lebih masif dan ramah lingkungan di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Melalui sinergi antara keandalan sistem kelistrikan dan infrastruktur pengisian daya, PLN berharap masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang dan nyaman, sambil mendukung upaya dekarbonisasi sektor transportasi nasional. (ila)

Perkuat Komitmen Sosial, Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 Bagikan Daging Hewan Kurban kepada 1.008 Penerima

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Memaknai Idul Adha 1446 Hijriah sebagai momentum berbagi dan memperkuat solidaritas sosial, Bank Mandiri Group kembali menjalankan program kurban sebagai bagian dari komitmen terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Bank Mandiri terhadap masyarakat.

Distribusi hewan kurban dilakukan secara bertahap melalui kolaborasi antara Bank Mandiri, Anak Perusahaan, Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) Mandiri, Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation, serta relawan dan Mandirian di seluruh Indonesia.

Di wilayah Region I/Sumatera 1, yang meliputi Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau, Bank Mandiri memberikan kupon daging hewan kurban kepada sekitar lebih dari 1.008 penerima yang terdiri dari yatim, piatu, dhuafa, fakir miskin.

Vice President ​​Regional Business Partner Head Bank Mandiri Region I/Sumatera 1 Rachmad Hidayat Lubis, menyerahkan secara simbolis kepada perwakilan beberapa panti asuhan di wilayah Medan seperti Panti Asuhan Bumi Nusantara, Panti Asuhan Al-Kahfi dan Panti Asuhan Al Marhamah pada Jumat (6/6).

“Kegiatan kurban ini merupakan bagian dari peran aktif kami dalam memperkuat hubungan dengan memberikan nilai tambah kepada masyarakat. Melalui distribusi yang merata dan terukur, kami ingin memastikan bahwa manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Adapun secara nasional, Bank Mandiri tahun ini menyembelih dan menyalurkan 1.134 hewan kurban, yang terdiri dari 302 ekor sapi dan 832 ekor kambing. Seluruh proses dilakukan secara profesional dan sesuai syariat Islam, dengan pendistribusian daging kurban menjangkau lebih dari ribuan penerima manfaat di berbagai wilayah, termasuk pelosok dan daerah 3T (teringgal, terdepan, terluar) di Indonesia.

Adapun, daging kurban didistribusikan dalam bentuk segar maupun kemasan kaleng, disertai dukungan logistik seperti kendaraan pendingin untuk menjaga kualitas daging hingga sampai ke tangan penerima manfaat. Keterlibatan langsung karyawan dari berbagai unit kerja dalam proses ini menjadi simbol budaya gotong royong dan nilai empati yang terus dipupuk di lingkungan Bank Mandiri.

“Melalui program ini, kami memperkuat sinergi lintas unit, memperluas dampak sosial, dan terus mengakselerasi kontribusi Bank Mandiri kepada masyarakat,” pungkasnya. (adz)

GM PLN UID Sumut Tekankan Disiplin Prosedur Keselamatan Kerja dalam Kesiapsiagaan Kelistrikan Jelang Idul Adha

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki saat melakukan pengecekan peralatan inovasi dari Tim PDKB, guna mempermudah proses pekerjaan di lapangan.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki saat melakukan pengecekan peralatan inovasi dari Tim PDKB, guna mempermudah proses pekerjaan di lapangan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1446 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan kesiapsiagaan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah kerjanya.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki, dalam arahannya saat Apel Siaga Kelistrikan yang digelar di halaman kantor PLN UID Sumatera Utara, Kamis (5/6/2025).

Kesiapan sistem distribusi menjadi fokus utama, mengingat peran vitalnya sebagai ujung tombak pelayanan listrik kepada masyarakat.

Menurut Syauki, pengalaman pelanggan terhadap layanan PLN sangat ditentukan oleh performa distribusi, terlebih di momen-momen penting seperti Idul Adha, yang menjadi titik sentuh (touch point) krusial dalam membentuk persepsi publik terhadap kualitas layanan.

“Ketika pembangkitan dan penyaluran sudah siap, tapi distribusinya bermasalah, maka pelayanan kita akan tetap dinilai buruk oleh pelanggan. Ini yang tidak boleh terjadi, apalagi saat momen keagamaan dan liburan seperti Iduladha, di mana masyarakat sangat bergantung pada ketersediaan listrik,” ungkap Ahmad Syauki dalam briefing kesiapsiagaan, didampingi jajaran manajemen PLN UID Sumut.

Di samping kesiapsiagaan teknis, GM Ahmad Syauki menekankan bahwa keselamatan kerja adalah prioritas utama yang tidak boleh dikompromikan.

Ia mengingatkan seluruh personel untuk menjunjung tinggi tiga core saving rules dalam setiap aktivitas pekerjaan:

1. Pastikan Tegangan Aman dan Grounding Berlapis: Pemeriksaan tegangan wajib dilakukan melalui tiga sumber informasi sebelum pekerjaan dimulai yaitu volt detector, data dari GI (Gardu Induk), serta konfirmasi langsung dari pelanggan. Pemasangan grounding menjadi langkah wajib yang tidak boleh dilewati.
2. Bekerja Hanya di Bawah Working Permit yang Valid: Setiap pekerjaan harus memiliki surat perintah kerja (Work Order) yang jelas dan terdaftar dalam sistem.
3. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Sesuai Standar: Personel diminta untuk selalu menggunakan APD, khususnya sarung tangan berisolasi yang sesuai dengan tingkat tegangan. Bahkan pada pekerjaan dengan kabel berisolasi, pemakaian APD tetap diwajibkan demi keamanan maksimal.

Ia juga menambahkan bahwa profesionalisme tidak hanya diukur dari pencapaian indikator teknis seperti response time dan recovery time, tetapi juga dari sikap dan komitmen terhadap keselamatan kerja.

“PLN UID Sumatera Utara bukan hanya tentang pelayanan, tapi juga tentang dedikasi terhadap keselamatan. Kita harus menjadi garda terdepan yang menjaga nyawa, menjaga mutu layanan, dan menjaga kepercayaan pelanggan,” ujar Syauki.

PLN UID Sumatera Utara berkomitmen untuk terus meningkatkan standar operasional, mengedepankan profesionalisme dan menjunjung tinggi budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di momen-momen penting seperti Hari Raya Idul Adha. (ila)

Merasa Dijebak, Pengacara Reza Laporkan Mantan Kliennya SN ke Polisi, Dugaan Pencemaran Nama Baik

DILAPORKAN: Oknum Pegawai Bank Swasta Siti Nurliza (SN) dilaporkan mantan pengacaranya Reza SH dengan dugaan pelanggaran udang-undang transaksi elektronik dan pencemaran nama baik ke Polrestabes Medan.
DILAPORKAN: Oknum Pegawai Bank Swasta Siti Nurliza (SN) dilaporkan mantan pengacaranya Reza SH dengan dugaan pelanggaran udang-undang transaksi elektronik dan pencemaran nama baik ke Polrestabes Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Oknum Pegawai Bank Swasta Siti Nurliza (SN) dilaporkan mantan pengacaranya Reza SH dengan dugaan pelanggaran udang-undang transaksi elektronik dan pencemaran nama baik ke Polrestabes Medan.

Reza melaporkan SN ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan
LP/B/1869/VI/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN tertanggal 4 Juni 2025. Diketahui Reza juga sebelumnya dilaporkan oleh SN ke Polsek Medan Tembung dengan dugan pencurian handphone.

Reza mengatakan, tuduhan pencurian handphone ini adalah fitnah yang sangat keji dan merupakan pembunuhan karakter, dan bagian dari drama atau cipta kondisi yang dibuat oleh SN.

Pada tanggal 2 Juni, Reza sebagai pengacara SN berencana bertemu untuk membahas terkait pokok perkara yang Sedang di hadapi SN. Awalnya pertemuan ini direncanakan di rumah SN.

“Kami janjian, saya tanya dimana, SN bilang di rumahnya, lalu setelah saya sampai di rumahnya, saya menelpon SN, untuk mengabarkan. Tapi SN menyampaikan saya tidak di Rumah melainkan di luar. Lalu saya menyampaikan, tadi katanya di Rumah,” kata Reza, saat memberikan keterangannya, Kamis (5/6/2025).

Kemudian, Reza akhirnya diarahkan SN untuk bertemu di salah satu kafe yang berada di daerah Jalan Pancing. Sesampainya di sana, mereka bercerita dan berdiskusi, lalu SN menyampaikan bahwa SN meminta untuk melihat dan memilih beberapa chat yang bisa di jadikan sebagai tambahan alat bukti.

“Saya sampaikan, bahwa saya tidak bisa melihatnya sekarang, karena harus di lihat dan di pilih dan lebih mendetail. Lalu SN menyampaikan, bawa saja hp nya nanti di kembalikan lagi, karena itu bukan hp yang utama yang biasa dipakai dan di gunakan selalu oleh SN setiap hari,” ungkapnya.

“Lalu setelah itu saya ambil hp tersebut dari atas meja, lalu saya sampaikan bahwa hp nya itu sudah dalam keadaan rusak dengan kondisi Lcd yang pecah. Saya sempat menunjukan HP tersebut ke arah SN dengan kondisi layar yang sudan pecah,” sambungnya.

Karena kata Reza, ia tidak mau di salahkan ketika handphone tersebut rusak sewaktu dibawa. Lalu SN membenarkan bahwa Lcd memang rusak dan sempat menanyakan tempat rekreasi yang murah.

“Dia sempat menanyakan memperbaiki sekitar berapa ya kalau benerin LCD itu, tapi tanya aja dulu jangan diperbaiki dulu mau tau biaya nya dulu. Oke kalau sempat nanti saya tanyakan,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Reza, sekitar 2 jam kemudian SN meminta kembali handphone tersebut. Reza juga merasa terkejut kerena bahasa tolong kembalikan handphone-nya.

“Setelah itu saya terkejut melihat isi Wa SN tersebut, kenapa ada bahasa tolong kembalikan. Pada saat itu juga langsung saya sampaikan, ya nanti malam ya sekalian kita berjumpa ber 3 dengan Bang Khomeni,” sebutnya.

“Kita ketemu di luar atau kami ke rumah saja, dan saat itu SN tidak membalas chat saya. Melainkan hanya membaca saja. Saya sempat berfikir dia sedang sibuk. Lalu besok nya saya hubungi SN kembali saya hubungi melalui Wa, kita ketemu dimana, di luar apa di rumah, lalu SN Kembali tidak menjawab pesan Wa dari saya, setelah 2 jam kemudian SN menjawab, dengan jawaban saya lagi di luar kota,” tambahnya.

Dari percakapan itu, Reza justru diarahkan oleh SN agar menemui bawahan SN. Saat itu Reza mengaku ada keanehan dengan jawaban SN yang memang lain dari biasanya. Dia sempat menanyakan siapa bawahan SN tersebut.

“Lalu SN hanya membaca saja, dan sama sekali tidak membalas Wa dari saya. Setelah 1 jam lebih dari pesan terakhir dari Wa yang saya kirimkan.
Kemudian saya dihubungi oleh rekan media, dan menyampaikan bahwasanya saya dilaporkan atas dugaan pencurian HP,” sebutnya.

Reza mengakui, saat itu ia merasa terkejut dengan tuduhan yang disangkakan SN. Reza mencoba menelepon SN, namun tidak ada jawaban. Sehingga ia mendatangi SN ke rumahnya.

“Saya datang langsung untuk memastikan bahwa SN benar atau tidak sedang berada di luar kota sesuai apa yang di sampaikan nya. Lalu pada saat sampai di rumahnya, saya bertemu dengan ayah SN dan saya menanyakan tentang Keberadaan SN,” sebutnya.

“Lalu ayah SN menyampaikan bahwa SN sudah pergi dari tadi, di saat itu juga saya langsung menitipkan Hp tersebut kepada Ayah dari SN. Jelas ini adalah murni penjebakan terhadap saya, ini cipta kondisi, ingin menghancurkan Kredibilitas saya dan ini adalah pembunuhan karakter,” tambahnya.

Reza menilai, apa yang dilakukan SN ini adalah murni skenario yang sengaja di buat untuk dan alasan dasar ingin mencabut kuasa dari Kantor Pengacara Dr Khomeni SH.MH dan Patners. Mirisnya lagi Reza sampai saat ini belum pernah menerima Lawyer’s Fee.

“Bagaimana bisa saya mencuri Hp yang rusak sementara SN saja belum membayar jasa Kami, dan seperti yang di sampaikan nya, saya mengambil secara merampas seperti yang di sampaikan nya kepada media ataupun postingan pada Instagram,” ujarnya.

“Saya sudah melakukan langkah hukum. Saya sudah melaporkan dengan pasal 27A UU no 1 Tahun 2024 mengatur tentang menyerang kehormatan atau nama baik seseorang melalui elektronik,” pungkasnya.(san/han)

Sambut Idul Adha 1446 H, PLN UID Sumatera Utara Gelar Apel Siaga Kelistrikan

Manajemen bersama Tim Siaga PLN UID Sumatera Utara siap menjaga kelistrikan selama masa Siaga idul Adha 5 - 7 Juni 2025.
Manajemen bersama Tim Siaga PLN UID Sumatera Utara siap menjaga kelistrikan selama masa Siaga idul Adha 5 - 7 Juni 2025.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan Idul Adha 1446 H, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar Apel Siaga Kelistrikan di Medan, Kamis (5/6/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara Ahmad Syauki, dan dihadiri oleh jajaran manajemen, personel PLN, serta mitra kerja strategis.

Dalam sambutannya, Ahmad Syauki menegaskan komitmen PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan terbaik kepada masyarakat selama momentum hari besar keagamaan.

“PLN siap menjaga keandalan dan kontinuitas pasokan listrik selama masa siaga Idul Adha, mulai tanggal 5 hingga 7 Juni 2025. Kami pastikan seluruh sistem dalam kondisi aman dan terjaga dengan personel dan infrastruktur yang siaga penuh di lapangan,” ujar Ahmad Syauki optimis.

PLN UID Sumatera Utara memperkirakan beban puncak sistem kelistrikan pada malam Idul Adha mencapai 1.989 MW, atau naik sekitar 12% dibanding tahun sebelumnya sebesar 1.765 MW.

Untuk sistem isolated di Nias, beban puncak tercatat sebesar 43 MW, meningkat 11,6% dari tahun lalu yang sebesar 38 MW. Secara keseluruhan, sistem kelistrikan di wilayah Sumut berada dalam kondisi normal tanpa gangguan signifikan dengan Daya Mampu Pasok 2.926 MW.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, PLN UID Sumatera utara mengerahkan sebanyak 286 personel PLN siaga, 2.835 personel Tenaga Alih Daya (TAD) dan mitra kerja, 357 unit peralatan pendukung seperti Genset, UGB dan UPS, 362 unit kendaraan operasional, serta ketersediaan material cadangan yang mencukupi untuk penanganan gangguan.

PLN UID Sumut juga telah menyiapkan 373 posko siaga keandalan yang tersebar di seluruh Sumatera Utara, serta 33 posko Icon Plus sebagai bagian dari dukungan teknologi informasi dan komunikasi.

Pengamanan khusus dilakukan di 778 titik strategis, meliputi: 693 masjid, 4 bandara, 43 stasiun kereta api, 8 pelabuhan, dan 30 lokasi VVIP/VIP termasuk kantor pemerintahan dan pusat perayaan Idul Adha.

PLN juga memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan untuk kendaraan listrik dengan mengoperasikan 70 unit SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang tersebar di 53 lokasi di Sumatera Utara.

Di akhir kegiatan, Ahmad Syauki mengajak masyarakat untuk mendukung kelancaran pasokan listrik selama Idul Adha.

“Kami memastikan listrik handal dan petugas siap melayani selama 24 jam baik dari PLN mobile, helpdesk SPKLU dan petugas lapangan. jika terjadi gangguan agar dapan dilaporkan sehingga bisa langsung kami tangani. Kolaborasi kita semua sangat penting agar perayaan Idul Adha berjalan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

Dengan apel siaga ini, PLN UID Sumatera Utara menunjukkan kesiapannya dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat selama momen Idul Adha, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelayanan kelistrikan yang andal dan profesional. (ila)

Wakil Bupati Labura Hadiri Rapat Penelitian Pengelolaan Sampah

HADIRI: Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr.H.Samsul Tanjung, ST.,MH hadiri Rapat Penelitian Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Sampah. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS
HADIRI: Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr.H.Samsul Tanjung, ST.,MH hadiri Rapat Penelitian Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Sampah. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

LABURA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mengelar Rapat Penelitian Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pengelolaan Sampah di Aula Rhido Yaman, Kecamatan Kualuh Hulu, Rabu (4/6).

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr.H.Samsul Tanjung, ST.,MH sebagai narasumber dan didampingi moderator Asisten Administrasi Umum, Drh.Hj.Susi Asmarani, M.Si, mengatakan bahw kebijakan strategis yang telah ditetapkan oleh Pemerintah baru pada tahap aspek teknis untuk mendukung melakukan pengurangan timbulan sampah dengan menerapkan konsep 3r (reduce, reuse & recycle).

“Sistem pengelolaan sampah harus disepakati antara pemerintah dan masyarakat serta pihak-pihak terkait lainnya. Apabila hal seperti ini terjadi, maka pengelolaan sampah dapat berjalan harmonis dan dapat diselesaikan dengan baik,” Ucap wabup

Permasalahan sampah adalah suatu bidang yang berhubungan dengan pengaturan penanganan sampah seperti penyediaan, pengumpulan, pemuatan dan pengangkutan, pemrosesan, pembuangan sampah dengan cara yang tertentu sesuai dengan syarat-syarat masyarakat, teknik (engineering), kesehatan umum (public health) dan kesehatan masyarakat.

Sesuai dengan prinsip-prinsip teknik dan pertimbangan-pertimbangan perlindungan alam (conservation), keindahan dan pertimbangan-pertimbangan lingkungan lainnya dan juga mempertimbangkan sikap masyarakat.

Kegiatan ini tentang proposal pengajian dalam pengelolaan sampah di Kota Labuhanbatu Utara khususnya Kota Aek Kanopan. Pengelolaan sampah dinilai sudah menjadi isu global dan lokal yang sampai saat ini masih menjadi masalah yang belum terselesaikan.

Kalau hal ini tidak diantisipasi dengan baik, maka akan timbul permasalahan lingkungan yang diakibatkan dari sampah tidak terolah seperti pencemaran udara, air, tanah, permasalahan kesehatan hingga mengakibatkan permasalahan global.

“Kami harap melalui Rapat Pengelolaan Sampah ini, kita dapat menghasilkan regulasi yang lebih baik dan implementatif dalam mengelola sampah yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Utara,”ujar Wabup Labuhanbatu Utara.

Pengelolaan sampah di Kota Aek Kanopan diharapkan dapat menjadi titik awal bagi peningkatan kesadaran, dan aksi nyata dalam pengelolaan sampah di Labuhanbatu Utara.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, masalah sampah yang selama ini menjadi tantangan besar dapat diatasi dengan lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.(mag-9/han)