31 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 3569

Warga Desak Pemko Medan Perbaiki Jalan Rawe Raya dan Jaring Raya

RUSAK: Jalan Jaring Raya Martubung yang rusak dan berlubang. M IDRIS/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Lingkungan XI dan XII Kelurahan Besar, Medan Labuhan, mendesak Pemko Medan untuk segera memperbaiki kondisi Jalan Rawe Raya dan Jaring Raya, Martubung yang rusak. Kondisi kedua jalan tersebut sudah tak layak lagi karena banyak berlubang. Bahkan, ketika turun hujan dan air laut pasang maka jalan itu banjir dengan ketinggian hingga sebetis orang dewasa.

RUSAK: Jalan Jaring Raya Martubung yang rusak dan berlubang. M IDRIS/sumut pos.

Salah seorang warga bernama Edi (50) mengatakan, kondisi kedua jalan yang tak layak lagi untuk dilalui kendaraan sudah berlangsung cukup lama. Hampir sekitar 3 tahun, infrastruktur jalan tersebut belum diperbaiki oleh Pemko Medan. “Warga berharap pemerintah (Pemko Medan) segera memperbaiki Jalan Rawe Raya dan Jalan Jaring Raya. Sebab kedua jalan tersebut menjadi akses utama masyarakat sekitar untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” ungkap Edi yang tinggal di Jalan Jaring Raya saat diwawancarai, Kamis (25/3).

Warga lainnya bernama Adi (43) menuturkan, selain jalan rusak, masyarakat setempat juga mengeluhkan kondisi banjir yang terjadi. Banjir disebabkan akibat pendangkalan saluran air atau parit. “Kalau hujan deras, jalannya berubah seperti danau buatan karena banjir. Penyebabnya, akibat pendangkalan saluran air di hulu. Parit besar yang mengalirkan air ke muara di Jalan Rawe Raya menjadi sumber banjir,” tutur Adi.

Dia menyebutkan, masyarakat setempat sudah menyampaikan keluhan jalan rusak dan banjir yang terjadi, baik kepada Lurah Besar maupun Camat Medan Labuhan. Akan tetapi, mereka tidak memiliki kewenangan untuk mengaspal jalan tersebut dan mengorek parit. “Warga di sana sudah sepakat mengumpulkan fotokopi KTP dan tanda tangan lalu diserahkan kepada lurah, camat, Dinas PU hingga ke wali Kota Medan agar Jalan Rawe Raya dan Jaring Raya dapat segera diperbaiki. Tak hanya itu, warga juga meminta agar parit besar dikorek menggunakan eskavator sehingga ketika turun hujan dan air laut pasang maka tidak banjir lagi,” sebutnya.

Ditambahkan Adi, warga mengharapkan Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan perhatian serius untuk memperbaiki kedua jalan tersebut dan banjir yang terjadi di daerah itu. “Kami yakin wali Kota Medan akan memperbaiki kondisi jalan dan mengatasi banjir di sana,” pungkasnya. (ris/ila)

Teks foto :

Penderita HIV/AIDS di Tebingtinggi 59 Orang

TERIMA: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima kunjungan dari Badan Pekerja Join Health Council (BPJHC).SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi sangat peduli tentang kesehatan, salah satunya pengetatan kepada masyarakat untuk tidak terkena narkoba dan HIV AIDS.

TERIMA: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menerima kunjungan dari Badan Pekerja Join Health Council (BPJHC).SOPIAN/SUMUT POS.

Demikian disampaikan Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan saat menerima kunjungan dari Badan Pekerja Join Health Council (BPJHC) di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (24/3) sore.

Dijelaskan Umar Zunaidi, dalam Peraturan Wali Kota (Perwal), semua calon pengantin harus diperiksa kesehatannya, apakan terindikasi pengguna narkoba, HIV AIDS atau penyakit kelamin lainnya, tetapi Perwal tersebut mendapat protes dari masyarakat.

“Sebenarnya kami ingin membuat suatu transparansi bukan menghalangi orang berumah tangga, tapi untuk menghindari permasalahan di belakang hari. Antara lain, kalau penyakit HIV AIDS ini tidak kita kendalikan, maka akan berkembang cepat,”terangnya.

Bila masyarakat tidak terima dengan sistem yang ada, dipersilahkan mereka menikah dengan cara masing masing. Namun pelaksanaan Perwal tersebut menggandeng Kementerian Agama, tidak akan menikahkan orang belum jelas dari pada status kesehatannya.

Umar Zunaidi mengungkapkan, hingga saat ini penderita HIV AIDS di Kota Tebingtinggi sebanyak 59 orang, dan memiliki komunitas sendiri. “Kami mencoba menyadarkan mereka, bahwa apa yang telah dilakukan hal yang salah. Kami juga berupaya melakukan pengobatan dengan sistem tim kesehatan yang dimiliki,”tandasnya.

Ditambahkan Umar, Kota Tebingtinggi merupakan kota lintasan sehingga berbagai kegiatan di luar pemantaun seperti peredaran narkoba dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian. Namun saat ini Pemerintah Kota Tebingtinggi tetap fokus mengatasi penyebaran Covid-19, masalah HIV AIDS, narkotika, stunting, angka kematian ibu dan bayi dan kanker serviks. “Kami berharap pihak Provinsi bisa membantu kami,” pinta Umar.

Sementara itu, anggota Badan Pekerja Join Health Council (BPJHC) dan sekaligus sebagai Ketua Satgas Bakti Kesehatan Bermartabat (BKB), dr Hari Yusmanadi menyampaikan, kunjungan dalam rangka vokasi mencari permasalahan yang ada di Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi.

“Terkait permasalahan permasalahan kesehatan, kita akan memfasilitasi dengan mengkoordinasikan agar semua permasalahan bisa terselesaikan, baik itu aturan maupun teknis pelaksanaan, supaya nanti ada sinkronisasi di dalam bekerja. Harapan kita kuantitas khususnya di Kota Tebingtinggi bisa terlayani dengan baik,” harap dr Hari Yusmanadi. (ian/han)

Bupati Asahan Buka Forum Konsultasi Publik RPJMD 2021-2026

MEMBUKA: Bupati Asahan, H. Surya, BSc membuka Forum Konsultasi Publik rancangan awal RPJMD Kabupaten Asahan tahun 2021-2026.DERMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan, H. Surya, BSc membuka Forum Konsultasi Publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah(RPJMD) Kabupaten Asahan tahun 2021-2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (25/3).

MEMBUKA: Bupati Asahan, H. Surya, BSc membuka Forum Konsultasi Publik rancangan awal RPJMD Kabupaten Asahan tahun 2021-2026.DERMAWAN/SUMUT POS.

Bupati Asahan dalam sambutannya, mengatakan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, mengamanatkan kepada kami untuk menyusun RPJMD Kabupaten Asahan tahun 2021-2026 sejak dilantik sebagai Bupati Asahan dan Wakil Bupati Asahan.

“RPJMD yang sedang kita susun merupakan dokumen yang sangat penting bagi kami dalam melaksanakan program pemerintahan dan pembangunan, guna mewujudkan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat,”tegas Bupati.

Lebih lanjut Bupati menegaskan, penyusunan RPJMD ini memiliki batas waktu yang harus dipenuhi, yaitu paling lambat 6 bulan setelah Kepala Daerah dan Wakilnya dilantik, untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.

“Jadwal penyusunan RPJMD ini harus ditepati, dan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah untuk segera menyempurnakan dokumen renstra OPD masing-masing dan menyelaraskannya dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan tahun 2021-2026,” lanjutnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Asahan, Drs.H.Zainal Arifin Sinaga, MH menjelaskan, RPJMD adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 tahun terhitung sejak dilantik sampai dengan berakhirnya masa jabatan kepala daerah. “Hasil dari rancangan RPJMD ini, akan di adakan Musrenbang. Untuk itu, target nasional dan target provinsi harus diperhatikan sesuai dengan tujuan sasaran strategi arah kebijakan dan program pembangunan daerah yang akan dirumuskan dalam rencana awal RPJMD Kabupaten Asahan tahun 2021-2026,” lanjut Zainal.

Dijelaskan Zainal Aridin, penyusunan RPJMD Kabupaten Asahan tahun 2021-2026 memerlukan beberapa tahap, di antaranya penyusunan rancangan awal RPJMD. Rancangan tersebut akan diajukan kepada DPRD untuk dibahas, sehingga kesepakatan dari rancangan awal RPJMD tersebut akan diberikan kepada Gubernur. Selanjutnya adalah pelaksanaan Musrenbang hingga akhirnya ditetapkan sebagai Perda.

Tindak lanjut dari Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD ini akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan rancangan awal RPJMD yang akan disampaikan kepada DPRD Kabupaten Asahan, untuk dilakukan pembahasan di DPRD Kabupaten Asahan. (mag-9/han)

Kapolres Tebingtinggi dan Dan Lanal Tanjungbalai Tabur 100.000 Benur Udang Vaname

TABUR: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso bersama Dan Lanal Tanjungbalai, Letkol Laut Robinson Hendrik Etwioriy menabur benur udang Vaname di Kecamatan Bandar Khalifah.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menjaga ketahanan pangan dimasa pandemi Covid-19 di Kecamatan Bandar Khalifah, Kabupaten Serdangbedagai, Kapolres Tebingtinggi AKBP Agus Sugiyarso bersama Dan Lanal Tanjungbalai, Letkol Laut Robinson Hendrik Etwioriy menabur 100.000 ekor benur udang Vaname di Pos Angkatan Laut Bandar Khalifah, Kamis (25/3).

TABUR: Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso bersama Dan Lanal Tanjungbalai, Letkol Laut Robinson Hendrik Etwioriy menabur benur udang Vaname di Kecamatan Bandar Khalifah.sopian/sumut pos.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso mengatakan penaburan benur udang vaname ini untuk menambah populasi pertumbuhan udang di kawasan tambak udang milik Pos Angkatan Lauth, yang hasilnya nanti bisa dimanfaatkan masyarakat Kecamatan Bandar Khalifah untuk menambah perekonomian di masa pandemi Covid-19.

Komandan Lanal Tanjungbalai, Letkol Laut Robinson Hendrik Etwioriy mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Tebingtinggi, Camat dan Muspika Kecamatan Bandar Khalifah dalam kegiatan tabur benur udang vaname.

“Kegiatan ini juga sama seperti yang dilaksanakan oleh Polri, TNI AD dan TNI AL dalam rangka membantu masyarakat selama pandemi Covid-19, seperti di Polri membuat Kampung Tangguh,” bilangnya.

Hal senada disampaikan Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sergai, Sri Wahyuni Pancasilawati mengucapkan terima kasih juga kepada TNI dan Polri yang telah mendukung pemerintah dalam program ketahanan pangan menghadapi pandemi Covid-19. (ian/han)

Balita Asal Asahan Idap Penyakit Kelainan Hati

DIBERANGKATKAN: Pasutri Arif Seiawan dan Wina diberangkatkan membawa anaknya untuk dirujuk ke RS H. Adam Malik Medan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Miris nian apa yang dialami pasangan suami istri, Arif Setiawan dan Wina Audina, warga Dusun IV Proyek Desa Padang Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan. Bagaimana tidak, anak mereka yang masih berusia 1 bulan terpaksa harus dirujuk ke Rumah Sakit H. Adam Malik Medan, karena didianogsa mengidap penyakit kelainan hati.

DIBERANGKATKAN: Pasutri Arif Seiawan dan Wina diberangkatkan membawa anaknya untuk dirujuk ke RS H. Adam Malik Medan.

Kepala Desa Padang Sari, Safarudin, mengatakan bayi bernama Alif Fabian diketahui menderita penyakit kelainan hati sejak lahir. Dan itu diketahui dari hasil pemeriksaan dokter spesialis anak, yang menyebutkan Alif jadi harus dirujuk ke RS H. Adam Malik, Medan, Selasa (23/3).

“Tadi malam kita merujuk Alif Fabian ke RS H. Adam Malik, Medan, untuk pengobatan intensif. Hari ini Alif masih dalam perawatan tim medis. Kami berharap ada kesembuhan didapatkannya,”ujar Safarudin, sembari berterimakasih kepada warga yang turut membantu dana untuk membawa Alif dirujuk ke rumah sakit di Medan, Rabu (24/3).

Sementara itu, Ketua Kepedulian Sosial Masyarakat Nusantara (KSMN) Kabupaten Asahan, Ali Lubis mengatakan akan membantu proses pengobatan Alif Fabian di RS H.Adam Malik Medan. “Kami akan tetap membantu pengobatan Alif, karena kita ketahui keluarga bayi ini tergolong kurang mampu, sehingga kami terys akan melakukan pendampingan perobatan Alif di RS H. Adam Malik, Medan,” tandasnya. (mag-9/han)

Umar Zunaidi: Perkokoh Wawasan Kebangsaan Generasi Muda

DIABADIKAN: Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan diabadikan bersama peserta pemantapan pemahaman wawasan wawasan kebangsaan dan bela negara, Kamis (25/3).Sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kegiatan pemantapan pemahaman wawasan kebangsaan dan bela negara bertujuan untuk mengokohkan wawasan kebangsaan terutama kepada generasi muda dengan berpedoman kan falsafah Pancasila dan UUD 45 di tengah tantangan yang semakin besar pada masa kini.

DIABADIKAN: Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan diabadikan bersama peserta pemantapan pemahaman wawasan wawasan kebangsaan dan bela negara, Kamis (25/3).Sopian/sumut pos.

Demikian disampaikan Wali Kota Umar Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan pada kegiatan Pembukaan Pemantapan Pemahaman Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara OKP dan Ormas Kota Tebingtinggi Tahun 2021, Kamis (25/3), di Gedung Mangamputua Tebingtinggi, Jalan Dr Hamka.

Umar menyampaikan, bangsa kita saat ini menghadapi berbagai tantangan dalam dan ancaman luar negeri yang dapat menggerus kekuatan kesatuan Republik Indonesia. Tantangan itu ke depannya akan semakin besar terutama karena gelombang perkembangan teknologi informasi, sains banyak memberikan manfaat. Namun disisi lain kalau tidak bisa menguasai dan mengendalikannya dengan baik, maka bisa berdampak negatif kepada diri sendiri.

“Kemajuan teknologi informasi saat ini membuat arus informasi sangat cepat menyebar dalam skala lokal dan global. Informasi dari suatu Negara dengan hitungan detik dapat diketahui individu di negara lain melalui perangkat teknologi yang dimiliki setiap orang lain,” kata Umar.

Menurutnya, peran generasi muda sangat besar dalam melakukan wawasan kebangsaan, meneguhkan jati diri sebagai bangsa yang memegang teguh Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemahaman wawasan kebangsaan yang kuat akan mampu membentengi diri dari paham dan ideologi luar yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

Ditambahkan Umar, masa depan bangsa Indonesia ada di tangan generasi muda, kekuatan, dan keutuhan bangsa ini sangat ditentukan oleh kemampuan mereka. Masa depan kita membutuhkan generasi yang mampu mengaktualisasikan nilai wawasan kebangsaan yang berpedoman kepada Pancasila UUD 1945 NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Dijelaskannya, pemahaman pada hakikatnya berbangsa yang tercantum dalam wawasan kebangsaan harus ditanamkan dalam diri generasi muda sejak dini, karena kegiatan ini salah satu upaya untuk menanamkan dan memantapkan wawasan kebangsaan bagi generasi muda sehingga mampu menjadi patriot yang menjaga keutuhan NKRI. (ian/han)

Penanganan Penyebaran Covid-19, Dairi Refocusing Anggaran Rp44,570 Miliar

Kadis Komimfo Dairi, Rahmatsyah Munthe.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, melakukan refocusing anggaran tahun 2021 untuk penanganan pandemi Covid-19. Kebijakan refocusing anggaran salahsatu untuk vaksinasi kepada masyarakat.

Kadis Komimfo Dairi, Rahmatsyah Munthe.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Refocusing dilakukan merupakan arahan dari pemerintah pusat dalam pengelolaan anggaran daerah. Kebijakan yang dikeluarkan terkait dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) dalam penanganan Covid-19 sesuai peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK.07/202.

Dari kebijakan pemerintah pusat tersebut, Pemkab Dairi mengalami pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp18.433 miliar dari alokasi sebelumnya sebesar Rp575.549 miliar menjadi sebesar Rp557.116 atau 3,20 persen. Seperti yang dipaparkan Sekretaris Daerah Dairi, Leonardus Sihotang, baru-baru ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmatsyah Munthe, mengatakan dalam paparan Sekdakab Dairi, untuk menyukseskan program vaksinasi kepada masyarakat yang menjadi salah satu upaya penanganan Covid-19, Pemkab Dairi melakukan refocusing anggaran sebesar 8 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) atau sebesar Rp 44.570 miliar.

“Pelaksanaan refocusing ini, seluruh OPD melakukan rasionalisasi atau penyesuaian anggaran atas program dan kegiatan yang semula telah ditampung dalam APBD Dairi tahun anggaran 2021 sebagaimana tertuang dalam peraturan daerah (Perda) nomor 4 tahun 2020 tentang APBD tahun anggaran 2021,”kata Rahmatsyah.

Selanjutnya, tambah Rahmatsyah, rasionalisasi yang dilakukan oleh OPD, akan ditindaklanjuti dengan penerbitan perubahan peraturan bupati (Perbup) tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2021. “Seluruh lapisan masyarakat, sektor swasta bersama-sama dengan pemerintah bahu-membahu dalam mendukung kelancaran pelaksanaan vaksinasi covid-19 dan penanganan covid-19 di Dairi. Masyarakat diminta tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan memperhatikan 3M (Mencuci tangan dengan sabun, Memakai masker dan Menjaga jarak),” tandasnya. (rud/han)

Personel Polres Labuhanbatu Disuntik Vaksin Covid-19

Ilustrasi.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Personel Polres Labuhanbatu melaksanakan vaksinasi Covid-19 di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Jalan HM. Thamrin Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Kamis, (25/3).

Ilustrasi.

Pelaksanaan vaksinasi Covid 19 ini dipimpin oleh Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan. Vaksin Covid 19 ini disuntikkan kepada Perwira, Para Brigadir, Aparatur Sipil Negara, dan Para Siswa Diktuk Ba Gasum Polri Tahun ajaran 2021.

Sebelum peserta melakukan penyuntikan vaksin, peserta dilakukan pengecekan kesehatan. Seperti Tensi, Gula darah dan lainnya, lalu peserta melanjutkan tahap skrining yaitu pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui apakah seseorang berisiko lebih tinggi mengalami suatu masalah kesehatan.

Penyuntikan vaksin Covid-19 mendapat apresiasi dari personel Polres Labuhanbatu, salah satu Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu. “Bersama kita cegah penularan virus Covid-19 dengan menerapkan 5M.(Memakai Masker, Mencuci Tangan, menjaga,Jarak menghindari Kerumunan, mengurangi Mobilitas,”ajak Martualesi. (fdh/han)

Pangdam I/BB Apresiasi 450 Prajurit Batalyon 125/Simbisa

KUNKER: Pangdam l/BB, Mayjen Hasanudin S,IP, M.M saat kunjungan kerja di Batalyon 125/Simbisa. teddi/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Pangdam l/BB Mayjen Hasanudin S,IP, M.M melakukan kunjungan kerja ke Batalyon 125/Simbisa, Kamis (25/3) siang.

KUNKER: Pangdam l/BB, Mayjen Hasanudin S,IP, M.M saat kunjungan kerja di Batalyon 125/Simbisa. teddi/sumut pos.

Dalam sambutannya, Pangdam l/BB Mayjen Hasanudin S,IP M.M mengatakan, upacara penerimaan purna tugas Pamtas RI – PNG yang telah melaksanakan tugas di Papua, dan telah pulang dalam keadaan sehat walafiat.

“Hari ini kita ucapkan rasa syukur dan prestasi, yang sudah melakukan tugas secara profesional, telah menjaga perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini,” tegasnya.

“Saya ucapkan selamat datang telah melakukan tugas operasi kurang lebih 10 bulan dan sukses serta menempuh tanggung jawab. Kalian telah melakukan profesional dan proporsional, keberhasilan tersebut merupakan hasil pengabdian tulus dan ikhlas, dan telah menjaga nama baik khususnya Kodam l/ BB,” tegasnya.

Tetaplah bersyukur dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, laksanakan konsolidasi dengan tertib administrasi, agar laporan dapat dilaporkan secara akuntabel, segera menyesuaikan aturan dari Kodam I/BB, maka Kamis (25/3) siang secara resmi saya terima kembali satuan Batalyon 125/Simbisa.

Pangdam juga memberi satya lencana kepada seluruh prajurit yang telah melaksanakan operasi Pamtas di Papua. Juga memberikan piagam penghargaan kepada dua orang prajurit Praka Jimmy Saragih, yang telah memasang instalasi listrik yang sudah lama terbengkalai di Desa Kando serta Praka Indra yang telah membantu persalinan di tengah hutan di desa tersebut karena jauh dari rumah sakit.

Sementara Danyon 125/ Simbisa, Letkol Ajuanda Pardosi mengaku sangat bersyukur dimana prajurit yang tugas operasi sebanyak 450 prajurit. “Puji Tuhan kami kembali dengan personel yang lengkap, yaitu 450 prajurit dan saya juga bangga kepada dua orang prajurit saya yang telah dapat penghargaan,” ucap Pardosi.

Turut mendampingi Pangdam l/ BB, Waka Poldasu Brigjen Pol Dadang Hartanto, Irdam l/BB, Dandrem 023/KS, Dan Brigib Rimba Raya, TNI AU, Komandan satuan jajaran Kodam l/BB dan Forkopimda Tanah Karo. (deo)

Melirik Calon Wakil Wali Kota Binjai, Amir Hamzah: Ikut Mekanisme Partai Pengusung

Plt Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah. saat diwawancarai wartawan di Balai Kota.Teddy Akbari/sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Partai pengusung almarhum H. Juliadi-H. Amir Hamzah, Golkar, Demokrat dan PPP telah menetapkan H. Rizky Sitepu, sebagai satu-satunya kandidat untuk menduduki kursi Wakil Wali Kota Binjai mendampingi Amir Hamzah.

Plt Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah. saat diwawancarai wartawan di Balai Kota.Teddy Akbari/sumut pos.

Namun belakangan, ada seorang kader Partai Golkar yang lain masuk dalam bursa Calon Wakil Wali Kota Binjai, asal Kota Medan berinisial HD. Menanggapi kabar itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menanggapi nama H Rizky Sitepu yang bakal menjadi Wakil Wali Kota. “Itukan partai yang mengusulkan. Saya serahkan saja ke mekanisme partai sesuai aturan perundang-undangan,” kata Amir ketika dimintai tanggapannya di Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kartini, Binjai Kota, Kamis (25/3).

Amir Hamzah mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada partai pengusungnya. “Siapa yang mau diusulkan oleh partai, itu urusan partai,”tandasnya. “Kalau menyangkut masalah wakil saya, mekanisme itukan partai pengusung, kader partai pengusung. Sepenuhnya saya serahkan ke partai,”tambah mantan Kepala BKD Kota Binjai ini.

Menurutnya, siapapun yang akan mendampinginya dalam menjalankan roda pemerintahan di Kota Binjai, tidak ada masalah. “Yang penting mau membangun kota ini, yang cinta dengan kota ini dan sayang dengan kota ini,” ujar dia.

“Siapapun orangnya, saya serahkan kepada mekanisme partai, karena partai yang mengusung. Siapapun enggak ada masalah. Karena uriku, lahirku dan besarku di Binjai. Siapapun orangnya, saya serahkan ke partai,” tukasnya. (ted/han)