26 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 362

PLN UID Sumut dan Kejatisu Perkuat Sinergi untuk Tata Kelola Hukum bagi Layanan Kelistrikan yang Berkelanjutan

Pelaksanaan Penandatanganan oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, (kanan) dan General Manager PLN UIP Sumbagut, Hening Kyat Pamungkas (tengah) disaksikan oleh epala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto, S.H., M.H., (kiri) (19/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kamis (19/12/2024), di Medan. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat sinergi antara kedua lembaga dalam rangka penguatan tata kelola hukum, terutama dalam mendukung operasional PLN di wilayah Sumatera Utara.

Hadir dalam acara ini Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Idianto, SH, MH, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumut Andri Ridwan SH, MH, General Manager PLN UID Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, General Manager PLN UIP Sumbagut, Hening Kyat Pamungkas, beserta jajaran Manajemen PLN UID Sumut dan UIP Sumbagut.

Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen PLN untuk menjalankan operasional yang akuntabel dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui kerja sama ini, PLN UID Sumut akan mendapatkan pendampingan hukum dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, baik dalam penyelesaian hukum, pengamanan aset, maupun penerapan kebijakan yang relevan dengan sektor kelistrikan. Kerja sama ini juga mencakup penguatan koordinasi untuk mendukung pelaksanaan proyek-proyek strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur di Sumatera Utara.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menyampaikan, PLN yakin dengan dukungan dari Kejaksaan, operasional PLN akan berjalan lebih efektif dan terjamin secara hukum, terutama dalam menghadapi tantangan terkait perlindungan hukum dan kebijakan kelistrikan.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas dukungan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat stabilitas operasional PLN, tetapi juga mendorong akselerasi pelaksanaan program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Agus.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto, SH, MH, menegaskan pentingnya peran listrik sebagai kebutuhan fundamental masyarakat di era modern.

“PLN kini menjadi tulang punggung kehidupan sehari-hari. Penandatanganan kerja sama ini merupakan wujud implementasi Pasal 30 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2004 yang telah diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2021. Dalam ranah perdata dan tata usaha negara, Kejaksaan dapat bertindak atas nama pemerintah untuk memastikan kepentingan hukum terlindungi,” ujar Idianto.

Idianto juga mengharapkan kerja sama ini memberikan manfaat optimal, khususnya kepada PLN sebagai BUMN yang berperan vital dalam mendukung pembangunan nasional. Kesepakatan ini harus diimplementasikan dengan penuh integritas untuk memastikan pelaksanaannya lebih efektif.

PLN UID Sumut berkomitmen menjaga tata kelola yang baik dengan menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) dan kepatuhan hukum dalam setiap aspek operasionalnya. Dengan adanya pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, PLN optimis dapat meningkatkan kepercayaan publik serta memberikan pelayanan kelistrikan yang lebih andal dan berkualitas.

Sinergi ini menjadi salah satu langkah strategis PLN dalam menyambut Natal dan Tahun Baru dengan memastikan keamanan, kelancaran, dan keberlanjutan layanan kelistrikan untuk mendukung aktivitas masyarakat di Sumatera Utara. (Ila)

Polrestabes Musnahkan 24 Kg Sabu dan 69.426 Butir Ekstasi

MUSNAHKAN: Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan memusnahkan barang bukti sabu dan ekstasi dengan cara dibakar, Jumat (20/12). Gusman/Sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polrestabes Medan memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 24 kilogram lebih dan pil ekstasi sebanyak 69.426 butir. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan mobil incinerator, Jumat (20/12).

“Barang bukti itu dikumpulkan dari tiga kasus penyitaan narkoba dengan total 7 orang tersangka,” ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Adapun ketiga kasus tersebut terjadi pada 26 Oktober 2024, di Jalan Lintas Sumatera Utara-Aceh Desa Tangkahan Durian, Kecamatan Berandan, Langkat dengan tersangka MN. “Dari tersangka MN disita barang bukti sabu seberat 10 kilogram,” sebutnya.

Kemudian kasus kedua dari laporan polisi 30 Oktober 2024 di Jalan Besar Delitua Gang Bakti, Desa Namorambe, Kecamatan Delitua, Deliserdang, di Perumahan Griya Deli Asri, Jalan Besar Delitua, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sibiru-biru, Deliserdang dan di Jalan Sempurna, Desa Tumpatan, Kecamatan Beringin, Deliserdang.

Dari tiga lokasi ini ditangkap tiga orang tersangka inisial MY alias Y, SS alias A, dan NH alias D. Dari mereka disita barang bukti 6 kg sabu dan 70.000 butir pil ekstasi.

Kasus ketiga dari laporan polisi tanggal 20 November 2024 di Jalan M Yakub, Desa Bandar Khalipah, Jalan Datuk Kabu dan Jalan Jermal I, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.

Dari tiga lokasi itu, terangnya

Tanoto Foundation Gelar Forum Diskusi 2024: Upaya Wujudkan Pendidikan Berkualitas yang Merata untuk Indonesia Emas 2045

Tanoto Foundation bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Bappenas menggelar Forum Diskusi (FOKUS) 2024 yang bertajuk “Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045: Pendidikan Berkualitas yang Merata” .

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pendidikan merupakan kunci utama dalam pembangunan sumber daya manusia dan keberhasilan suatu bangsa. Pendidikan bermutu merupakan kunci untuk menghadirkan bangsa yang maju dan cerdas. Namun, hingga saat ini, pendidikan di Indonesia masih menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk hasil studi PISA 2022 yang menunjukkan siswa Indonesia berada di kuartil bawah dalam kemampuan membaca, matematika, dan sains, serta rendahnya angka sertifikasi guru, yang tercatat sekitar hanya 56% pada tahun 2023.

Sebagai mitra pembangunan, Tanoto Foundation, organisasi filantropi independen di bidang pendidikan yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada tahun 1981 berkomitmen mendukung agenda pendidikan nasional melalui kolaborasi erat dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Forum Diskusi (FOKUS) 2024 yang bertajuk “Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045: Pendidikan Berkualitas yang Merata” merupakan salah satu upaya yang diinisiasi oleh Tanoto Foundation bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Bappenas untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“FOKUS 2024 sangat penting karena semangatnya sama dengan visi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yaitu memberikan layanan pendidikan bermutu untuk semua, karena itu adalah hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi dan UUD,” kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dalam kata sambutannya dalam FOKUS 2024, di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Kamis (19/12/2024)

FOKUS 2024 bertujuan mengulas capaian dan pembelajaran dari berbagai inisiatif pendidikan dasar yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2024. Selain itu, forum ini diharapkan dapat memberikan masukan strategis dan langkah konkret dalam menciptakan pendidikan berkualitas yang merata di seluruh Indonesia.

Acara ini mengundang partisipasi para pengambil kebijakan, pelaku pendidikan, dan mitra pembangunan seperti Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, UNESCO, pemerintah daerah mitra Tanoto Foundation, University of Canberra, University of Arkansas, dan Universitas Sebelas Maret.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Praptono, menjelaska strategi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk lima tahun ke depan untuk menciptakan pendidikan bermutu dan untuk semua.

Strategi tersebut terdiri dari fokus pada penyediaan sarana dan prasarana memadai, pendidik dan teknik kompeten serta sejahtera, lingkungan sosial-budaya mendukung, pembelajaran adaptif dan bermakna, ketersediaan layanan merata, pembiayaan pendidikan afirmatif, layanan pendidikan inklusif, dan pengembangan talenta unggul.
“Guru dan fasilitas adalah kunci sukses untuk pendidikan bermutu. Kualitas pendidikan dimulai dari guru yang berdedikasi dan fasilitas memadai. Kita harus memastikan guru mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. Ini penting agar membuat guru dapat bekerja dengan tenang, berdedikasi tinggi, dan menginspirasi siswa” jelas Praptono.

Pendidikan berkualitas dan merata untuk semua menurut Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas, Amich Alhumami, sudah dicanangkan dalam UNESCO’s Vision: A New Social Contract for Education yang merupakan inisiatif bertujuan untuk mendefinisikan ulang tujuan, prinsip, dan praktik pendidikan global agar lebih relevan dengan tantangan masa depan.

Country Head Tanoto Foundation, Inge Kusuma berharap FOKUS 2024 dapat mendorong diskusi dan kolaborasi lintas sektor berfokus pada pengembangan kualitas sekolah dengan meningkatkan kemampuan guru dan kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran, serta partisipasi orang tua dalam proses belajar.

Selain itu, juga penguatan perencanaan program-program pendidikan, pengembangan kebijakan, optimalisasi anggaran, dan penyebaran praktik baik.
“Kami meyakini bahwa konsep kerja sama pentaheliks, yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta seperti filantropi dan mitra pembangunan, serta media, memegang peranan penting dalam menciptakan pendekatan yang komprehensif untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Setiap pihak memiliki pengetahuan dan kompetensi unik yang saling melengkapi, sehingga melalui kolaborasi, keberlanjutan inisiatif dapat lebih terjamin,” ujar Inge.

Selain FOKUS, Tanoto Foundation pada 2024 membuat beberapa inisiatif dalam program pendidikan dasar, dengan memperkenalkan sejumlah inisiatif bersama mitra kota/kabupaten, di antaranya: dukungan untuk BBPMP Provinsi Jawa Tengah dalam menyusun Rencana Kerja berbasis data untuk pemenuhan Standar Penilaian Minimum di Kabupaten Kendal; mengembangkan sistem monitoring berbasis digital untuk pengambilan keputusan yang lebih transparan dan akuntabel, dengan pilot project di Kabupaten Dumai dan Kabupaten Siak, dan memberikan bantuan teknis dalam implementasi kebijakan literasi dan numerasi di wilayah dampingan, seperti Kota Pematangsiantar, Kota Dumai, dan Kabupaten Batanghari. (sih)

Pemkab Sergai Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit dari BKN Pusat

PENGHARGAAN: PJ.Sekdakab Sergai Rusmiani Purba saat terima penghargaan dari BKN di Jakarta ( 19/12). ( ISTIMEWA/SUMUT POS )

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemkab Sergai Kembali dianugerahi penghargaan atas Penerapan Sistem Merit dengan kategori “Baik” dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada acara “Penyampaian Hasil Evaluasi Pengawasan Penerapan Sistem Merit di Lingkungan Instansi Pemerintah Tahun 2024” yang digelar di Jakarta, Kamis (19/12/2024).

Penghargaan tersebut terima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten (Pj. Sekdakab) Sergai, Rusmiani Purba, SP, M.Si, yang mewakili Bupati Sergai H. Darma Wijaya.

Dalam keterangannya, Rusmiani Purba mengungkapkan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen Pemkab Sergai dalam mengelola sumber daya manusia aparatur secara profesional dan transparan.

“Pencapaian ini adalah bukti nyata bahwa kami berkomitmen menjalankan pengelolaan ASN berdasarkan prinsip kompetensi, kualifikasi, dan transparansi. Dengan sistem merit yang baik, kami memastikan proses pengisian jabatan dilakukan secara objektif dan adil,” ujar Rusmiani.

Ia juga menambahkan, bahwa keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Sergai untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Penghargaan tersebut, menurutnya, adalah hasil kerja keras semua elemen pemerintahan dan dukungan masyarakat.

Acara yang diselenggarakan oleh BKN ini bertujuan memberikan apresiasi kepada instansi pemerintah yang menerapkan sistem merit sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024.

Evaluasi sistem merit meliputi tiga aspek utama, yaitu manajemen ASN berbasis kompetensi, pengisian jabatan pimpinan tinggi, serta kepatuhan terhadap nilai dasar dan kode etik ASN.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa Kabupaten Sergai mampu bersaing di tingkat nasional dalam pengelolaan ASN. Ke depan, kami berupaya terus meningkatkan standar ini agar mampu mencapai kategori ‘Sangat Baik’ dan menjadi percontohan bagi daerah lain,” pungkas Rusmiani Purba. (fad)

DPD PDI Perjuangan Sumut Berbagi Kasih Natal di Panti Jompo dan Panti Asuhan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Drs Rapidin Simbolon MM diwakili Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Soetarto MSI, berbagi Kasih Natal di Panti Jompo Karya Kasih Medan, Kamis (19/12). Kunjungan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Natal bersama PDI Perjungan Sumut yang diawali dari berbagi kasih di sejumlah Panti Asuhan dan Panti Jompo di seluruh Provinsi Sumatera Utara, baik yang dilaksanakan langsung oleh DPD PDI Perjuangan Sumut maupun DPC se-Sumatera Utara.

Menurut Soetarto, rangkaian kegiatan ini akan dilaksanaan sampai nanti puncaknya DPD PDI Perjuangan Sumut akan melaksanakan perayaan Natal Besama yang di pusatkan di Kabupaten Humbang Hasundutan pada 21 Desember 2024 dan Kabupaten Nias pada 29 Desember 2024.

“Kita akan melaksanakan peringatan Natal Puncak nanti di dua Kabupaten yakni Humbang Hasundutan dan Nias Selatan, sebagai bentuk rasa syukur kita atas karunia Tuhan yang Maha Agung. Memang DPD PDI Perjuangan Sumut selalu melaksanakan kegiatan Natal bersama setiap tahunnya,” kata Soetarto di sela-sela kunjungan.

Dalam setiap kunjungan, DPD PDI Perjuangan Sumut juga membawa bingkisan Natal berupa sembako yang meilputi beras, minyak goreng, mie instan, gula, dan peralatan mandi lengkap yang disumbangkan untuk penghuni Panti Asuhan dan Panti Jompo.

“Meski tidak banyak, tapi kami berharap bisa membawa suka cita bagi saudara-saudara kita dalam merayakan Natal pada Tahun ini. Semoga bingkisan ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita” harap Soetarto.

Pengelola Panti Jompo Karya Kasih menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPD PDI Perjuangan Sumut yang kesekiankalinya datang berkunjung dan berbagi bingkisan. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan semoga PDI Perjuangan semakin maju dan tetap konsisten dalam perjuangannya untuk membela kaum lemah. Kami juga menyampaikan salam kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Bapak Rapidin Simbolon yang selalu hadir dalam progam-progam membantu masyarakat Kecil,” ungkap Suster Mona dalam sambutannya.

Dalam kunjungan kali ini turut hadir juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Darsen Song, Wakil Sekretaris DPD Dr H Ahmad Bima Nusa, dan Kepala Sekretariat DPD PDI Perjuangan Sumut Sartika Magdalena Purba. (adz)

Dua Kurir Sabu dan Ekstasi asal Aceh Divonis Mati

SIDANG PUTUSAN: Dua terdakwa kurir sabu dan ekstasi asal Aceh, menjalani sidang putusan di PN Medan, Kamis (19/12). AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tengku Musri bin Tengku Muhammad Yusuf (38) dan Mumfadzal bin Muhammad Isa (27), divonis hakim masing-masing dengan pidana mati. Kedua warga Aceh terbukti bersalah, atas kasus kurir sabu seberat 10 kg dan 18 ribu pil ekstasi.

Majelis hakim diketuai Frans Effendi Manurung dalam amar putusannya menyatakan, perbuatan terdakwa diyakini bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Tengku Muhammad Yusuf dan Mumfadzal bin Muhammad Is oleh karena itu dengan pidana mati,” tegasnya, dalam sidang di ruang Cakra 4 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (19/12).

Hal memberatkan terdakwa menurut hakim, perbuatan para terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. “Hal yang meringankan tidak ditemukan,” ucap hakim.

Atas putusan itu, hakim memberikan waktu 7 hari pikir-pikir kepada kedua terdakwa maupun JPU Frianta Felix Ginting, untuk menyatakan sikap menerima atau mengajukan upaya hukum banding. Putusan hakim sama (conform) dengan tuntutan JPU, yang semula menuntut pidana mati

Diketahui, kasus yang menjerat 2 warga Kabupaten Aceh Timur ini bermula pada 13 Mei 2024. Saat itu, kedua terdakwa tersebut ditawarkan pekerjaan oleh Din (DPO) untuk membawa narkoba dari Kota Dumai, Riau, ke Kota Langsa, Aceh.

Awalnya kedua terdakwa tidak berkenan. Namun, saat penawaran kedua diajukan oleh Din pada sepekan kemudian, kedua terdakwa pun akhirnya menerima tawaran pekerjaan tersebut.

Selanjutnya pada 21 Mei 2024, kedua terdakwa dihubungi Din untuk bersiap berangkat menjemput narkoba dan Din mengirimkan uang sebesar Rp5 juta kepada keduanya untuk ongkos keberangkan ke Kota Medan.

Kemudian, para terdakwa pun berangkat menuju Medan dari Aceh Timur dan tiba di Medan sekitar pukul 01.00 WIB. Setibanya di Medan, para terdakwa langsung berangkat ke Dumai dengan menumpangi bus Simpati Star.

Esok harinya, para terdakwa pun tiba di Dumai. Sesampainya di Dumai, para terdakwa diminta oleh Din untuk membawa narkoba di sebuah mobil pick up di salah satu SPBU di Dumai.

Para terdakwa kemudian mengindahkan permintaan tersebut. Setibanya di lokasi, para terdakwa menerima 10 kg sabu dan 18 ribu butir pil kenjo dengan berat 6,3 kg.

Setelah menerima barang haram itu, para terdakwa langsung bergegas berangkat menuju Langsa dengan mengendarai mobil pick up yang berisi tersebut.

Sebelum tiba di Langsa, para terdakwa sempat menginap 1 malam di Wisma Putri Deli Sisingamangaraja No. 65, Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu.

Selanjutnya, lima anggota Polda Sumut yang telah mendapatkan informasi dari masyarakat melakukan penangkapan terhadap para terdakwa di depan Kantor Bupati Labuhanbatu.

Ketika diinterogasi, para terdakwa mengaku akan mendapatkan upah sebesar Rp70 juta apabila berhasil membawa dan menyerahkan narkoba tersebut ke daerah Langsa. (man/han)

Dishub Sumut Bersama BPTD Sosialisasikan Pembatasan Kendaraan Angkutan Barang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Dishub Sumut) bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas 2 Sumut mulai mensosialisasikan kebijakan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Sosialisasi ini digelar di dua titik yakni di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Sibolangit dan UPPKB Limapuluh.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus Panjaitan, ketika memberikan keterangannya, Kamis (19/12/2024).

Ia mengatakan sosialisasi ini bertujuan memastikan para sopir dan operator angkutan mengetahui secara jelas kebijakan pembatasan tersebut.

“Pembatasan kendaraan angkutan barang bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas, terutama di jalur-jalur strategis yang sering dilalui pemudik selama Nataru,” ujarnya.

Kebijakan ini menyasar angkutan barang dengan muatan besar, khususnya kendaraan sumbu tiga atau lebih, kereta tempelan, kereta gandengan, serta pengangkut hasil tambang, galian, dan bahan bangunan.

“Namun, kendaraan pengangkut BBM/BBG, uang, hewan ternak, pakan, bahan pokok, pupuk, dan kebutuhan bencana alam, mendapat pengecualian, tetap diizinkan melintas,” kata Agustinus.

Ruas jalan yang diberlakukan pembatasan di Sumut mencakup tiga ruas jalan nasional (non tol) yakni :
1. Ruas Jalan Batas Provinsi Aceh – Tanjung Pura – Stabat – Binjai – Medan – Lubuk Pakam – Sei Rampah – Tebing Tinggi – Lima Puluh – Kisaran – Aek Kanopan – Rantau prapat – Kota Pinang – Batas Riau.
2. Ruas Jalan Medan – Berastagi.
3. Ruas Jalan Pematang Siantar – Parapat – Porsea.

Lebih jauh, Agustinus menjelaskan, pembatasan ini berlaku pada tanggal 20–22, 24, 26–29 Desember 2024, dan 1 Januari 2025, pukul 05.00–22.00 WIB. “Selain pembatasan, kami juga memastikan kendaraan umum laik jalan, khususnya bus penumpang,” tambah Agustinus.

Dishub Sumut memprediksi akan ada lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Nataru, dengan sekitar 90 persen pergerakan berbasis jalan raya. Diperkirakan, 9 juta orang akan masuk ke Sumut, sementara 7,6 juta lainnya keluar provinsi.

“Kami telah mengidentifikasi 120 titik rawan kemacetan, longsor, dan kecelakaan. Penanganan awal seperti pemasangan rambu-rambu dan rekayasa lalu lintas sudah kami prioritaskan,” imbuhnya.

Selain fokus pada infrastruktur jalan, Dishub Sumut juga mempersiapkan moda transportasi lain, seperti angkutan laut, udara, dan kereta api, yang diperkirakan akan mengalami kenaikan penumpang sebesar 10–15 persen.

“Kami mendorong masyarakat beralih dari sepeda motor ke angkutan umum demi keamanan dan keselamatan bersama,”ucap Agustinus.

Silaturahim Forkopimda Bersama Masyarakat, Pj Gubsu Ingatkan Waspadai Potensi Ancaman, Pastikan Ketersediaan Sembako dan Kesiapan Angkutan Jelang Nataru

Kemudian Agustinus juga mengingatkan pentingnya menjaga kewaspadaan menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Ia menjelaskan langkah-langkah pemerintah dalam menghadapi arus mudik dan balik Nataru. Ia menyebut, pergerakan orang keluar-masuk Sumut diperkirakan mencapai 9,22 juta orang, meningkat 9,2% dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, perjalanan antar kabupaten/kota di dalam provinsi diperkirakan mencapai 7,63 juta orang.

“Kami sudah mempersiapkan sarana transportasi dan mengecek kondisi jalan di 156 jalur nasional dan provinsi untuk memastikan kelayakannya,” ujar Agustinus.

Untuk mengurangi kemacetan, beberapa jalur alternatif seperti Tebing Tinggi-Kisaran, Tebing Tinggi-Siantar-Parapat, dan Sibolga-Batu Lubang telah disiapkan. Namun, titik-titik rawan seperti jalan bergelombang, pasar tumpah, dan ruas jalan minim fasilitas keselamatan tetap menjadi perhatian utama.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 22-24 Desember 2024, sementara arus balik diperkirakan memuncak pada 2-3 Januari 2025. Pemerintah juga telah mengidentifikasi 18 titik rawan longsor dan macet, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk langkah antisipasi.

Selain mempersiapkan sarana dan prasarana mudik, Dishub Sumut juga meluncurkan Program Mudik Gratis Nataru. Program ini menyediakan 1.200 kursi bagi pemudik untuk perjalanan ke tujuh daerah destinasi di Sumatera Utara.

Sebanyak 35 bus disiapkan untuk mendukung program ini, dan saat ini kuotanya hampir 100 persen terpenuhi. Para pemudik yang terdaftar akan diberangkatkan secara serentak dari Terminal Terpadu Amplas, Medan, pada Sabtu, 21 Desember 2024 mendatang.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Dr. Agustinus Panjaitan, program mudik gratis ini bertujuan mendorong masyarakat untuk menggunakan angkutan umum saat mudik, sekaligus menekan penggunaan sepeda motor.

“Data menunjukkan bahwa 80 persen kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor. Sepeda motor tidak didesain untuk perjalanan jarak jauh, sehingga lebih berisiko bagi keselamatan,” jelasnya.

Dengan berbagai langkah ini, Pemprov Sumut berharap masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita bersama keluarga tercinta.(san/han)

Sambut Momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Telkomsel Siap Hadirkan Pelayanan Maksimal di Area Sumatera

VP Consumer Business Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman saat melayani pelanggan jelang momen NARU. Dalam menyambut momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (NARU) dengan #SambungkanSemangat, Telkomsel terus menghadirkan kenyamanan komunikasi bagi pelanggan khususnya di Area Sumatera melalui kesiapan infrastruktur jaringan terdepan dan terluas serta ketersediaan produk dan layanan yang bernilai tambah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam menyambut momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (NARU) dengan #SambungkanSemangat, Telkomsel terus menghadirkan kenyamanan komunikasi bagi pelanggan khususnya di Area Sumatera melalui kesiapan infrastruktur jaringan terdepan dan terluas serta ketersediaan produk dan layanan yang bernilai tambah.

Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel Nugroho A Wibowo mengatakan “Telkomsel telah mempersiapkan infrastruktur jaringan terbaik untuk memastikan kelancaran komunikasi selama momen Natal dan Tahun Baru seperti optimalisasi dan peningkatan kapasitas jaringan serta penambahan Combat di berbagai titik strategis. Kami optimis hal tersebut dapat mendukung kebutuhan komunikasi serta adopsi gaya hidup digital pelanggan yang terus meningkat, terutama di lokasi-lokasi dengan potensi lonjakan trafik yang signifikan.”

Selama momen perayaan NARU 2024/2025, Telkomsel memproyeksikan lonjakan trafik broadband di wilayah operasional Area Sumatera hingga 17.5 % dibandingkan dengan hari biasa. Lonjakan trafik broadband terbesar diperkirakan terjadi di wilayah Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang dan Kota Batam yang melonjak hingga 16.74% dibandingkan dengan hari biasa.

Di Area Sumatera Sumatera, Telkomsel telah menggelar lebih dari 38 ribu BTS termasuk di antaranya lebih dari 18 ribu BTS 4G dan 119 BTS 5G. Selain itu, Telkomsel juga mengoperasikan penambahan 9 unit Compact Mobile BTS (COMBAT) yang digunakan untuk mendukung jaringan komunikasi dan broadband berkualitas selama momen NARU. Saat ini, jaringan Telkomsel telah hadir dan melayani pelanggan di seluruh kabupaten dan kecamatan di area Sumatera.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel Mulya Budiman mengatakan “Telkomsel berkomitmen menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan di Area Sumatera selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Melalui berbagai titik layanan di lokasi strategis, termasuk GraPARI Siaga dan booth pelayanan, kami siap mendukung pelanggan dengan produk, layanan, dan pengalaman terbaik untuk menjaga semangat kebersamaan di momen spesial ini.”

Layanan Telkomsel Selama Momen NARU di Area Sumatera

Terdapat 118 POI (Point of Interest) di Area Sumatera selama momen Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 ini seperti pusat perbelanjaan, tempat ibadah, tempat wisata dan lainnya. Beberapa POI yang ada di wilayah operasional Sumatera juga menghadirkan booth pelayanan, khususnya di regional Sumbagut seperti Mikie Holiday Funland, di regional Sumbagteng seperti Jam Gadang Bukittinggi dan Regional Sumbagsel seperti Mall Bukit Kedaton Lampung. Disana para pelanggan dapat melakukan transaksi berbagai produk dan layanan seperti pengisian pulsa, paket data, pembelian kartu perdana, penukaran POIN dengan merchandise eksklusif, pemasangan Indihome dll.

Selain itu, terdapat 10 GraPARI Siaga Telkomsel yang siap memberikan layanan saat NARU berlangsung baik itu untuk pelanggan mobile (Prabayar dan Pascabayar Halo) serta pelanggan Fix Broadband (Indihome) di seluruh Sumatera. Terdapat 4 GraPARI Siaga di wilayah operasional regional Sumbagut, 4 di regional Sumbagteng dan 2 di regional Sumbagsel.

Di momen akhir tahun 2024 ini, Telkomsel juga menghadirkan berbagai program bernilai tambah seperti Poin Gembira Festival di mana pelanggan dapat menukarkan 1 Poin Telkomsel dengan undian berhadiah seperti Mobil, Sepeda Motor, Smartphone, Voucher Belanja dan berbagai hadiah menarik lainnya. Program ini berlangsung hingga tanggal 31 Desember 2024 melalui aplikasi My Telkomsel. Selain itu, pelanggan juga dapat menukarkan Telkomsel Poin dengan berbagai reward lainnya seperti voucher diskon di berbagai merchant eksklusive  baik itu kuliner, Kesehatan & kecantikan, belanja, hiburan, jalan-jalan dan lain-lain.(rel)

Satlantas Polres Binjai Pasang Spanduk Imbauan di Lokasi Rawan Laka

IMBAU: Spanduk imbauan dipasang petugas di Jalan Alternatif Langkat-Karo, Desa Telagah, Sei Bingai.(Humas Polres Binjai/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Binjai melakukan pemasangan spanduk imbauan untuk berhati-hati pada sejumlah titik rawan kecelakaan. Selain spanduk imbauan, Satlantas Polres Binjai juga pasang petunjuk arah sebagai rambu untuk berhati-hati dalam berkendara.

“Pemasangan spanduk imbauan ini di lokasi yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang mengakibatkan adanya korban,” kata Kasi Humas Polres Binjai, Iptu Junaidi, Kamis (19/12/2024).

Ia menguraikan lokasi yang menjadi rawan laka dimaksud. Seperti di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Tanah Seribu, Binjai Selatan.

Selain itu, sambung Junaidi, juga dipasang spanduk imbauan dan petunjuk hati-hati di jalan tanjakan maupun tikungan tajam. “Kemudian juga dipasang spanduk imbauan dan penunjuk jalan tanjakan serta tikungan tajam yang dipasang di jalan alternatif Langkat-Karo, Dusun Pamah Simelir, Desa Telagah, Sek Bingai, Langkat,” bebernya.

Ia menambahkan, pemasangan spanduk imbauan tersebut dilakukan untuk mengingatkan terhadap pengemudi kendaraan agar dapat berkendara dengan tetap mematuhi aturan dan tata tertib berlalu lintas. “Sehingga dapat meminimalisir terjadinya laka lantas pada saat melaksanakan mudik,” katanya. (ted/han)