29 C
Medan
Tuesday, April 7, 2026
Home Blog Page 37

Soroti SE Larangan Jual Daging Babi, Penrad Siagian: Medan Butuh Zonasi, Bukan Pelarangan Total

MEDAN, SumutPos.co – Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan Nomor 500-7.1/540 tanggal 13 Februari 2026 yang mengatur tentang larangan penjualan daging babi, anjing, dan ular, di wilayah Kota Medan sempat menuai polemik di masyarakat. Menanggapi SE tersebut, Anggota DPD RI asal Sumatra Utara (Sumut) Pdt Penrad Siagian meminta agar semua pihak menyikapinya dengan kepala dingin, bijaksana, dan berlandaskan konstitusi.

“Kita harus menghormati kewenangan Pemerintah Kota Medan dalam menata ketertiban umum, kesehatan masyarakat, serta sensitivitas sosial dan budaya. Setiap daerah memiliki karakter demografis dan sosiologis yang khas, yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan regulasi,” kata Pdt Penrad Siagian dalam keterangan persnya, Senin (23/2/2026).

Namun di sisi lain, Senator asal Sumut ini menegaskan, hak konstitusional para pedagang juga tidak boleh diabaikan. Menurutnya, negara tidak boleh menghadirkan kebijakan yang bersifat diskriminatif atau menghilangkan ruang hidup ekonomi tanpa solusi yang adil.

“Namun demikian, saya juga menegaskan bahwa para pedagang adalah warga negara yang memiliki hak konstitusional untuk bekerja dan mencari nafkah sebagaimana dijamin dalam UUD 1945,” tegasnya.

Untuk menjembatani kepentingan antara aturan daerah dan hak warga, Pdt. Penrad menawarkan empat pendekatan utama. Pertama, mendorong dialog partisipatif antara pemerintah daerah, perwakilan pedagang, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk mencari titik temu.

Kedua, ia mengusulkan adanya penataan zonasi yang jelas, bukan pelarangan total. “Sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan memperhatikan sensitivitas publik,” imbuhnya.

Ketiga, ia menekankan perlunya standar kesehatan dan sanitasi yang tegas demi melindungi konsumen dan mencegah polemik berkepanjangan. Keempat, ia meminta pemerintah menyiapkan mekanisme transisi yang manusiawi, termasuk relokasi atau pendampingan usaha jika memang diperlukan.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang majemuk, terlebih kota seperti Medan yang plural. Menurutnya, kebijakan publik harus mampu menjaga keseimbangan di tengah-tengah masyarakat. Mengedepankan nilai-nilai hak asasi manusia dan hak kewargaan.

“Kita tidak ingin regulasi ini memicu polarisasi atau memperuncing sentimen identitas. Yang kita butuhkan adalah solusi yang menjunjung tinggi hukum, menghormati hak asasi manusia, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama,” tuturnya.

Ia pun menyatakan optimismenya bahwa dengan komunikasi yang terbuka dan kebijakan yang proporsional, Medan dapat menjadi contoh bagaimana keberagaman dikelola secara dewasa dan berkeadaban.

“Saya percaya, dengan komunikasi yang terbuka dan kebijakan yang proporsional, Medan dapat menjadi contoh bagaimana keberagaman dikelola secara dewasa dan berkeadaban,” ucap Pdt Penrad Siagian. (adz)

PBSI Rombak Pelatih Pelatnas Ganda Putra, Chafidz Yusuf Dipromosikan ke Tim Utama

Chafidz Yusuf
Chafidz Yusuf

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Perombakan dilakukan PP PBSI dalam struktur kepelatihan ganda putra. Chafidz Yusuf yang selama ini dikenal sebagai peracik duet Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon alias The Minions, dipromosikan ke tim utama.

Melalui keterangan resminya, PP PBSI mengumumkan hampir merombak seluruh posisi tim kepelatihan di sektor ganda putra. Hanya Antonius Budi Ariantho yang tidak berubah dengan tetap menjadi pelatih kepala tim utama.

Antonius Budi akan berganti partner dalam menangani Fajar Alfian dan kolega. Dia tak lagi dibantu Thomas Indratjaja, melainkan Chafidz Yusuf.

Nama Chafidz Yusuf sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala ganda putra pratama. Dia adalah sosok kunci di balik mengilapnya duet muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dan Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan yang dipromosi ke tim utama per 2026.

Selain itu, Chafidz Yusug selama ini juga dikenal sebagai pelatih yang kerap menciptakan kombinasi istimewa. Selain The Minions, dia juga jadi peracik eks duet nomor satu dunia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan peraih emas Olimpiade Tokyo 2024 Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Sementara untuk pelatih kepala ganda putra pratama, PBSI memercayakan posisi inti kepada Andrei Adistia, yang sebelumnya adalah asisten Chafidz Yusuf.

Andrei Adistia nantinya akan bertugas sebagai pelatih kepala ganda putra pratama dengan dibantu oleh Thomas Indratjaja, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih ganda putra utama, turun ke pratama.

PP PBSI menjelaskan bahwa perombakan dilakukan setelah pertimbangan matang. Pergantian peran tersebut bertujuan menjaga konsistensi performa tim di tengah persaingan yang semakin ketat.

Sebagai bagian dari upaya menjaga konsistensi dan dinamika tim, PP PBSI juga melakukan penyesuaian struktur kepelatihan di sektor ganda putra yang bertujuan untuk refreshing, tulis PBSI dalam keterangan resminya, Minggu (22/2).

Langkah ini diambil agar suasana latihan dan pendampingan tetap segar, adaptif, serta responsif terhadap tuntutan kompetisi level tertinggi, tambah PBSI.

Perombakan ini diharapkan PP PBSI dapat menghasilkan capaian positif, tanpa menggeser arah pembinaan yang telah dirancang. Sehingga tren dan prestasi ganda putra Indonesia akan lebih baik.

Penyesuaian ini diharapkan menghadirkan sudut pandang baru tanpa mengubah arah pembinaan yang telah berjalan, demikian pernyataan akhir PP PBSI.

Untuk diketahui, PP PBSI saat ini memiliki total 74 atlet Pelatnas pada tahun 2026. Sebanyak 21 di antaranya masuk dalam tim ganda putra, yang terdiri 11 pemain di tim utama dan sisanya di tim pratama.

Pada tim utama dihuni nama-nama beken seperti Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Daniel Martin, Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana, Leo Rolly Carnando, Rahmat Hidayat, Nikolaus Joaquin, dan Raymond Indra.

Sementara tim pratama dihuni pemain-pemain muda potensial seperti Daniel Edgar Marvino, Adrian Pratama, Pulung Ramadhan, Dexter Farrell, Taufik Aderya, dan Alexius Ongkytama Subagio. (jpc/tri)

Pecco Bagnaia Segera Gabung Bersama Aprilia pada MotoGP 2027

Pecco Bagnaia
Pecco Bagnaia.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Juara dunia dua kali, Pecco Bagnaia, dikabarkan berada dalam tahap akhir negosiasi dengan Aprilia Racing untuk musim 2027 dan 2028.

Dilansir dari laman The Race pada Minggu (22/2), Kabar tersebut mencuat di tengah spekulasi bursa pembalap MotoGP yang mulai memanas. Sejumlah laporan media Italia menyebut kesepakatan hampir mencapai tahap finalisasi.

Rumor kepindahan ini menguat setelah beredar informasi bahwa posisi Bagnaia di tim pabrikan Ducati untuk 2027 tidak lagi aman.

Bagnaia disebut-sebut akan digantikan oleh Pedro Acosta, yang diproyeksikan berduet dengan Marc Marquez. Situasi tersebut membuka peluang bagi Bagnaia untuk mencari tantangan baru.

Aprilia dipandang sebagai destinasi ideal bagi pembalap asal Italia itu. Ia berpotensi membentuk duet sesama pembalap Italia bersama Marco Bezzecchi dalam proyek ambisius tim tersebut. Kedekatan personal keduanya disebut menjadi salah satu faktor pendorong negosiasi.

Sebelumnya, Yamaha Factory Racing dilaporkan menyiapkan tawaran besar untuk memboyong Bagnaia. Tim itu ingin memasangkannya dengan Jorge Martin dalam proyek mesin baru mereka. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan Bagnaia lebih memprioritaskan potensi performa ketimbang nilai kontrak.

Menurut sumber di paddock, paket teknis Aprilia untuk regulasi baru 2027 dinilai lebih kompetitif. Hal itu membuat Bagnaia mempertimbangkan peluang kembali bersaing di papan atas secepat mungkin. Keputusan tersebut juga dipengaruhi musim sulit yang ia jalani pada 2025.

Pada musim itu, Bagnaia kesulitan beradaptasi dengan motor yang tidak sesuai dengan gaya balapnya.

Namun, hasilnya Bagnaia hanya finis di posisi kelima klasemen akhir dan gagal bersaing memperebutkan gelar. Kondisi tersebut memicu keinginannya untuk segera kembali meraih kemenangan.

Jika kesepakatan resmi terwujud, Aprilia akan menjadi tim pertama yang mengamankan susunan pembalap lengkap untuk regulasi baru MotoGP 2027.

Langkah ini sekaligus menandai babak baru dalam karier Bagnaia di kelas utama. Bursa transfer pembalap diperkirakan masih akan bergerak dinamis dalam beberapa pekan mendatang. (JPC/TRI)

Safari Ramadan Pemko Tebingtinggi, Iman: Perkuat Silaturahim dan Serap Aspirasi Warga

BINGKISAN: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menyerahkan bingkisan tali asih secara simbolis kepada badan kemakmuran masjid (BKM) berupa sarung, gula, kopi, dan bubuk teh di Masjid Istiqomah, Jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu, Sabtu (21/2)Azan Purba.
BINGKISAN: Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menyerahkan bingkisan tali asih secara simbolis kepada badan kemakmuran masjid (BKM) berupa sarung, gula, kopi, dan bubuk teh di Masjid Istiqomah, Jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu, Sabtu (21/2)Azan Purba.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi menggelar rangkaian Safari Ramadan di Masjid Istiqomah, Jalan Pulau Sumatera, Kelurahan Tualang, Kecamatan Padang Hulu, Sabtu (21/2). Kegiatan diawali dengan Salat Isya dan dilanjutkan Salat Tarawih berjamaah bersama masyarakat setempat.

Safari Ramadan tersebut dihadiri Wali Kota Tebingtinggi, Iman Irdian Saragih, didampingi Sekretaris Daerah Kota Tebingtinggi, Erwin Suheri Damanik, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Jamaah Masjid Istiqomah.

Dalam sambutannya, Iman menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang telah dilaksanakan sejak sebelum dirinya menjabat sebagai wali kota. Kegiatan ini, menurut dia, bukan sekadar ibadah berjamaah, melainkan juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

“Melalui Safari Ramadan ini, kita ingin memperkuat silaturahim, menjaga persaudaraan, sekaligus mendengar langsung masukan, kritik, mau pun saran dari masyarakat, baik terkait kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga rumah ibadah,” ujar wali kota.

Ia menegaskan, sejumlah aspirasi yang disampaikan warga akan dicatat dan ditindaklanjuti oleh jajaran pemerintah daerah. Iman juga membuka ruang dialog, termasuk bagi masyarakat kurang mampu yang menghadapi persoalan layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, maupun pembiayaan pendidikan anak.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui berbagai skema bantuan pendidikan.
“Insya Allah, sepanjang memenuhi ketentuan dan benar-benar membutuhkan, akan kita upayakan semaksimal mungkin,” katanya.

Selain itu, perhatian juga diberikan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar terus berkembang dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Iman mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk memperbanyak kebaikan, menghindari perpecahan, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persaudaraan.

“Ramadan adalah momentum memperkuat iman dan ketakwaan. Mari kita isi dengan amal saleh, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, tausiah Ramadan disampaikan oleh Ustadz Abu Hasyim Siregar.
Ia mengajak jamaah untuk istiqomah memakmurkan masjid serta meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan. Menurutnya, puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga membentuk ketakwaan dan kepedulian sosial.

“Ramadan adalah kesempatan memperbaiki diri. Orang beriman tidak hanya menahan lapar, tetapi juga memperbanyak sedekah, membaca Alquran, dan peduli kepada sesama,” tuturnya.

Rangkaian Safari Ramadan diakhiri dengan penyerahan bingkisan tali asih secara simbolis kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM) berupa sarung, gula, kopi, dan bubuk teh. Bantuan tersebut diharapkan dapat bermanfaat bagi pengurus dan jamaah masjid. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama jajaran pemerintah daerah serta masyarakat. mag-3/azw)

Safari Ramadan di Masjid Syuhada Pulohopurm, Bupati Labura: Semoga Bawa Berkah

SAFARI RAMADAN: Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya  bersama Bupati H Hendriyanto Sitorus saat Safari Ramadan di Masjid Syuhada, Dusun Pulohopur, Desa Silumajang, Sabtu (21/2) (Indra/ Sumut Pos)
SAFARI RAMADAN: Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya  bersama Bupati H Hendriyanto Sitorus saat Safari Ramadan di Masjid Syuhada, Dusun Pulohopur, Desa Silumajang, Sabtu (21/2) (Indra/ Sumut Pos)

LABURA, SUMUTPOS.CO – Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, SIK MSi bersama Bupati Labuhanbatu Utara H Hendriyanto Sitorus melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid Syuhada, Dusun Pulohopur, Desa Silumajang, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu (21/2).

Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polres Labuhanbatu, Bupati Labuhanbatu Utara (Labura), Dandim 0209/LB yang diwakili Letkol Kav Hanung Kaptiadji SSos MIP serta unsur Forkopimda Labuhanbatu Utara.

Safari Ramadan ini menjadi momentum mempererat sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE MM menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan merupakan bentuk silaturahim Pemerintah Kabupaten Labura dengan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang diberikan kepada kami. Semoga di bulan suci Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Bupati Labura.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, bantuan modal kepada pelaku UMKM, serta bantuan kepada guru honorer non sertifikasi sebagai wujud kepedulian sosial pemerintah dan unsur Forkopimda.  (ind/azw)

Pelantikan PC HIMMAH Kota Tebingtinggi, Pengurus Pusat Dinilai Abaikan Semangat Kader

BERSAMA: Pengurus dan kader HIMMAH Tebingtinggi foto bersama Forkopimda dan Ketua Kadin Kota tebingtinggi Muhammad Iqbal, Jumat (20/2)Azan Purba.
BERSAMA: Pengurus dan kader HIMMAH Tebingtinggi foto bersama Forkopimda dan Ketua Kadin Kota tebingtinggi Muhammad Iqbal, Jumat (20/2)Azan Purba.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kota Tebingtinggi Periode 2026–2028 berlangsung penuh polemik dan kekecewaan.

Ketidakhadiran Ketua Umum Pimpinan Pusat HIMMAH RI memicu kritik tajam dari Ketua PC HIMMAH Kota Tebingtinggi, Irgi Ahmad Fahrezi, yang menilai sikap tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap semangat kader di daerah, Jumat (20/2).

Dalam sambutannya, Irgi menegaskan bahwa amanah sebagai Ketua PC HIMMAH Kota Tebingtinggi merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalankannya dengan integritas dan komitmen tinggi bersama seluruh jajaran pengurus.

“Saya bersama pengurus akan bekerja maksimal untuk memperkuat organisasi dan mewujudkan tujuan bersama demi kemajuan HIMMAH di Kota Tebingtinggi,” tegas Irgi.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Tebingtinggi, Wali Kota Tebingtinggi, serta PD Al-Washliyah Kota Tebingtinggi dan berbagai organisasi kemahasiswaan yang turut mendukung pelantikan tersebut.

Namun suasana pelantikan berubah menjadi sorotan keras ketika Irgi secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap ketidakhadiran Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) HIMMAH RI.

Menurutnya, momentum penting dalam sejarah berdirinya PC HIMMAH Kota Tebingtinggi justru tidak mendapatkan perhatian dari pimpinan tertinggi organisasi.

“Kami sangat kecewa. Ini adalah pelantikan perdana dalam sejarah HIMMAH di Kota Tebingtinggi, tetapi justru diabaikan oleh pimpinan pusat. Sikap ini mematahkan semangat juang kader di daerah,” ujarnya dengan nada tegas.

Irgi bahkan menilai ketidakhadiran tersebut mencerminkan kurangnya kedewasaan dalam kepemimpinan organisasi.
Terutama setelah dinamika Konferensi Wilayah HIMMAH Sumut yang dinilai belum disikapi secara bijaksana oleh pengurus pusat.

“Alih-alih merangkul dan memperbaiki hubungan pascadinamika organisasi, pengurus pusat justru terkesan membungkam dan melemahkan semangat kader. Ini menjadi preseden buruk bagi masa depan organisasi,” katanya.

Meski demikian, Irgi menegaskan bahwa kekecewaan tersebut tidak akan menghentikan langkah PC HIMMAH Kota Tebingtinggi.
Ia memastikan pihaknya akan terus bergerak, memperjuangkan aspirasi kader, serta membuktikan kapasitas organisasi di tingkat daerah.

“Kami tidak akan diam. Kami akan terus bersuara dan membuktikan bahwa HIMMAH Kota Tebingtinggi mampu berdiri kuat tanpa bergantung pada sikap pengurus pusat,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh pengurus dan kader untuk tetap solid dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai motivasi memperkuat organisasi.
“Kita tidak akan menyerah, tidak akan kalah, dan tidak akan pernah bisa dibungkam. HIMMAH Kota Tebingtinggi adalah satu kekuatan,” tandas Irgi.

Dengan semangat perjuangan yang tinggi, PC HIMMAH Kota Tebingtinggi berkomitmen terus berkembang menjadi organisasi yang kuat, mandiri, dan berprestasi, sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kader daerah tidak dapat dilemahkan oleh sikap pengurus pusat. (mag-3/azw)

Polres Tebingtinggi Tangkap Tersangka Amankan Pelaku

TERSANGKA: Petugas Reskrim Polres Tebingtinggi mengamankan tersangka pelaku curanmor berinisial RF (22), Jumat (20/2). Azan Purba
TERSANGKA: Petugas Reskrim Polres Tebingtinggi mengamankan tersangka pelaku curanmor berinisial RF (22), Jumat (20/2). Azan Purba

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Reskrim Polres Tebingtinggi mengamankan tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang selama ini beraksi di beberapa lokasi wilayah Kota Tebingtinggi.

Tersangkanya, berinisial RF (22), yang merupakan warga Jalan Bakti.

“Berawal korban, Kariadi (45) melaporkan peristiwa pencurian yang terjadi pada Rabu dini hari (14/2) di Dusun 9 Desa Payabagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai,” kata Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, AKP Budi Sihombing SH Jumat (20/2).

Kejadian diketahui saat korban terbangun dari tidur dan dapat kabar bahwa sepeda motor Honda Beat BK 5341 AHK yang disimpan didalam garasi rumah sudah tidak ada. Setelah dilakukan pengecekan, pintu garasi rumah korban dalam keadaan terbuka dan sepeda motornya hilang.

Selanjut tim yang dipimpin Kanit Pidum Ipda NJ Silalahi dan Kanit Reskrim Polsek Rambutan Ipda G Gurning melakukan penyelidikan. Petugas berhasil mengamankan tersangka saat berada di pinggir Jalan Imam Bonjol.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, ia beraksi menggunakan sebuah obeng. Tersangka juga mengaku sudah beberapa kali melakukan pencurian dengan lokasi yang berbeda, termasuk di Jalan Kartini pada tanggal 05 Februari 2026 lalu,” papar AKP Budi Sihombing.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolres Tebingtinggi guna menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut. (mag-3/azw)

Wesly Motivasi Anak Yatim Supaya Rajin Belajar

BERI BINGKISAN: Wesly Silalahi memberikan bingkisan kepada anak yatim di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Minggu (22/2)
BERI BINGKISAN: Wesly Silalahi memberikan bingkisan kepada anak yatim di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Minggu (22/2)

SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi i menghadiri Yatim Fest Ramadhan Yayasan Abulyatama Indonesia. Di acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Minggu (22/2) itu, Wesly menegaskan dirinya secara pribadi siap memberikan bantuan untuk kebutuhan anak-anak yatim.

“Jika ada hal-hal yang diperlukan, seperti alat-alat untuk sekolah, saya siap membantu secara pribadi. Silakan Pak Ketua menghubungi Pak Zainal Siahaan (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako, red). Nanti Pak Zainal yang menyampaikannya ke saya,” kata Wesly.

Di acara tersebut, Wesly bersama Ny Liswati menyerahkan bantuan secara simbolis, dan juga memberikan santunan secara pribadi.

Sebelumnya, dalam sambutannya Wesly atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Kota Pematangsiantar atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan kepedulian dan perhatian kepada anak-anak yatim merupakan wujud nyata semangat kebersamaan, gotong royong, dan nilai kemanusiaan yang harus terus dipelihara.

“Kita semua menyadari, anak-anak yatim harus kita perhatikan dan kita dukung bersama. Mereka adalah bagian dari generasi penerus bangsa yang berhak mendapatkan kasih sayang, kesempatan pendidikan, serta lingkungan yang mendorong tumbuh kembang mereka secara optimal. Perhatian yang kita berikan hari ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga investasi bagi masa depan masyarakat dan kota yang kita cintai,” terangnya.

Wesly mengatakan, momentum bulan Ramadhan menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

“Pemerintah Kota Pematangsiantar mendukung penuh berbagai kegiatan kemasyarakatan yang memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi generasi muda sebagai harapan masa depan bangsa,” tukasnya.

Kepada anak-anak yatim, Wesly berpesan untuk tetap semangat belajar, berani bermimpi, dan terus berusaha meraih cita-cita. (pra/azw)

Satu Tahun Kepemimpinan Vickner-Wahyu: Fokus Kerja, Berbenah, dan Program hingga Desa

SERTIFIKAT: Bupat i Dairi Ir Vickner Sinaga didampingi Wabup Wahyu Daniel Sagala serahkan sertifat kepada Kepala Desa usai memimpin rapat kerja refleksi 1 tahun kepemimpinanya di gedung Balai Budaya Sidikalang, Jumat (20/2).(SUMUT POS/istimewa)
SERTIFIKAT: Bupat i Dairi Ir Vickner Sinaga didampingi Wabup Wahyu Daniel Sagala serahkan sertifat kepada Kepala Desa usai memimpin rapat kerja refleksi 1 tahun kepemimpinanya di gedung Balai Budaya Sidikalang, Jumat (20/2).(SUMUT POS/istimewa)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pemkab Dairi menandai satu tahun masa kepemimpinan Bupati Ir Vickner Sinaga dan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala dengan rapat kerja bersama seluruh pemerintah desa se-Kabupaten Dairi.

Kegiatan yang digelar di Gedung Balai Budaya, Sidikalang, pada Jumat (20/2/2026) ini menjadi ajang evaluasi kinerja satu tahun sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa.

Rapat kerja dibuka langsung oleh Bupati Vickner didampingi Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala. Hadir dalam kesempatan itu seluruh jajaran organisasi perangkat daerah, kepala desa, perangkat desa, camat, serta perwakilan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Bupati Vickner menekankan bahwa satu tahun pertama kepemimpinan merupakan waktu untuk bekerja, berbenah, dan memastikan setiap program pemerintah benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke desa-desa.

“Satu tahun kepemimpinan kami adalah waktu untuk bekerja, berbenah, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan masyarakat. Fokus kita tetap mengutamakan gotong-royong, kesetiakawanan sosial, dan merawat bumi. Semua yang kita lakukan ini adalah dari Dairi untuk Dairi, untuk provinsi, untuk NKRI, dan untuk dunia,” kata Vickner.

Dalam kesempatan itu, Bupati Vickner memaparkan sejumlah capaian selama setahun terakhir. Sektor pertanian diperkuat untuk meningkatkan ketahanan pangan, pelayanan kesehatan ditingkatkan melalui program Universal Health Coverage (UHC), dan program penanaman satu juta pohon terus berjalan dengan realisasi sekitar 62 ribu pohon.

Selain itu, percepatan penyaluran bantuan sosial dan penerapan digitalisasi administrasi di pemerintahan menjadi fokus penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Rapat kerja dilanjutkan dengan pemaparan dari beberapa narasumber. Kepala Bappeda Romedi Bangun, membahas penyelarasan dan sinkronisasi perencanaan antara pemerintah kabupaten dan desa.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Iwan Taruna Berutu, menyampaikan perkembangan Koperasi Merah Putih. Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menjelaskan fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026 dan mekanisme penyalurannya.

Pemaparan dari Inspektorat terkait pengawasan keuangan desa dan tindak lanjut laporan hasil pemeriksaan juga disampaikan, diikuti informasi dari BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan mengenai perlindungan sosial bagi masyarakat desa.

Selain itu, rapat kerja dirangkai dengan penyerahan Paralegal Justice Award 2025 kepada Kepala Desa Sigambir-gambir, Lesny Purba, dan Kepala Desa Maju, Peronika Siregar. Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM ini diberikan bagi kepala desa yang berperan sebagai juru damai dalam menyelesaikan sengketa secara non-litigasi, sekaligus mendorong terciptanya desa sadar hukum.

Bupati Vickner berharap capaian satu tahun kepemimpinan ini menjadi pijakan untuk melanjutkan program strategis demi mewujudkan Kabupaten Dairi yang tangguh, maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Ia menekankan bahwa program pembangunan harus menyentuh masyarakat hingga ke tingkat desa agar kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan dapat benar-benar dirasakan.

Rapat kerja ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Dairi dan pemerintah desa untuk memperkuat kolaborasi, memastikan transparansi pengelolaan program, dan mempercepat pembangunan yang inklusif di seluruh wilayah kabupaten.
Semua pihak diharapkan berperan aktif agar capaian positif selama satu tahun pertama kepemimpinan dapat terus berlanjut dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. (rud/ila)