Home Blog Page 380

Petugas Satlantas Tertibkan Pelanggar Lalu Lintas

OPERASI: Sat Lantas Polres Tebingtinggi melaksanakan Operasi Keselamatan Toba 2025 di Jalan Gatot Subroto dan Jalan SM Raja Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS
OPERASI: Sat Lantas Polres Tebingtinggi melaksanakan Operasi Keselamatan Toba 2025 di Jalan Gatot Subroto dan Jalan SM Raja Kota Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Keselamatan Toba 2025 Polres Tebingtinggi menggelar razia lalulintas di Jalan Gatot Subroto dan Jalan SM Raja Kota Tebingtinggi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas serta mengurangi angka pelanggaran yang dapat menyebabkan kecelakaan, Rabu (12/2).

Operasi ini dipimpin oleh Iptu Tahi Samosir selaku Kasatgas III Preventif dan melibatkan personel dari berbagai unit Kepolisian termasuk unsur pengawasan dari Seksi Propam.

Selama pelaksanaan, petugas melakukan pengaturan lalulintas, patroli, teguran, dan penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan lalulintas.

“Meskipun sosialisasi terus dilakukan, masih ditemukan sejumlah pelanggaran yang berulang seperti pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, pengemudi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan, serta kendaraan roda empat yang membawa muatan berlebih,” ujar Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, AKP Nanang Kusumo.

Lebih lanjut papar AKP Nanang Kesumo masih ditemukan juga pengendara yang berboncengan lebih dari satu orang, yang tentunya dapat menyebabkan resiko kecelakaan.

“Selama operasi berlangsung, arus lalulintas tetap berjalan dengan lancar dan tidak terjadi kemacetan. Banyak pelanggaran dilakukan oleh usia remaja dan pelajar yang tidak menggunakan helm,” jelasnya.

Kasat Lantas AKP Nanang Kusumo menegaskan, bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala guna meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan pengendara di Kota Tebingtinggi.

“Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi semata, namun juga demi menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya,” ujarnya. (ian/han)

Merayakan Hari Kasih Sayang yang Berkesan The Reiz Suites Berikan Promo Khusus Valentine

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menyambut Hari Valentine, The Reiz Suites menawarkan pengalaman menginap yang eksklusif dengan suasana romantis tak terlupakan. Hotel berkonsep serviced apartment ini menghadirkan paket spesial Valentine yang dirancang untuk memanjakan para tamu dengan kenyamanan dan layanan premium.

Hanya dengan Rp 1.350.000,- per malam, tamu dapat menikmati pengalaman menginap di kamar tipe One-Bedroom dengan beragam keuntungan istimewa, antara lain Dekorasi kamar bertema Valentine yang menambah suasana romantis, akan mendapatkan Minibar setup sebagai komplimen serta gratis spa selama satu jam untuk dua orang, memberikan relaksasi maksimal untuk pasangan atau pun teman.

Sebagai bagian dari perayaan, The Reiz Suites juga memberikan kejutan tambahan pada 14 Februari 2025. Bagi tamu yang melakukan check-in dengan mengenakan pakaian berwarna pink, akan mendapatkan diskon khusus untuk fasilitas spa sebesar 15%.

“Valentine bukan hanya soal merayakan cinta, tetapi juga menciptakan pengalaman yang berkesan. Melalui penawaran ini, kami ingin memberikan sentuhan kemewahan dan kenyamanan bagi tamu kami, baik untuk pasangan maupun individu yang ingin menikmati waktu istimewa,” ujar Rizky Apri Ramadhan, Operational Manager The Reiz Suites.

Penawaran-penawaran tersebut berlaku khusus selama bulan Februari, menjadikannya momen sempurna bagi pasangan untuk menciptakan kenangan indah bersama. Pembelian paket promo kamar ini dapat dilakukan melalui aplikasi Artotel wanderlust ataupun melalui website artotelwanderlust.com.

Keuntungan tambahan dan eksklusif terkait promo Valentine’s Day ini juga dapat dinikmati oleh para para tamu yang telah bergabung sebagai member dari program loyalty ARTOTEL Wanderlust. Dimana tamu akan mendapatkan tambahan diskon sebesar 10% untuk menginap dan 15% untuk food & beverages jika melakukan transaksi langsung di aplikasi ARTOTEL Wanderlust yang dapat diunduh di Google Store maupun App Store.

Pemotongan Anggaran, DAK dan DAU Mandatori Pemkab Dairi Tahun 2025 Nihil

TERANGKAN: Pj Bupati Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin menerangkan pemotongan anggaran dilakukan pemerintah pusat melalui Inpres No 1 tahun 2025.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
TERANGKAN: Pj Bupati Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin menerangkan pemotongan anggaran dilakukan pemerintah pusat melalui Inpres No 1 tahun 2025.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Mandatori tahun 2025 ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, tidak ada atau nihil, pasca terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) No 1 tahun 2025.

Penjabat Bupati Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin, Rabu (12/2/2025) menjelaskan, pasca Inpres dimaksud, DAK dan DAU Mandatori yang biasa diterima Pemkab Dairi dari pusat, pada tahun ini kosong.

Hal itu akibat pemotongan anggaran dilakukan pemerintah pusat. Surung menyebut, akibat ketiadaan DAK dan DAU Mandatori dimaksud, sangat berdampak bagi peningkatan pembangunan dan perekonomian masyarakat.

Dijelaskan, biasanya setiap tahun Pemkab Dairi melalui Dinas PUTR, selalu mendapat DAK dan DAU Mandatori. Dana itu digunakan untuk pembangunan infrastruktur, irigasi dan jembatan.

Untuk tahun 2024 lalu misalnya, Pemkab Dairi mendapat DAK dan DAU Mandatori sekitar Rp82 miliar, dan tahun ini langsung nol pasca adanya Inpres tersebut.

Sehingga, dengan tidak adanya bantuan keuangan itu, sangat berdampak bagi kesejahteraan masyarakat, ujar Surung.

Dipaparkannya, terkait recofusing atau efisiensi anggaran, sebelum turun Inpres pun, Pemkab Dairi sudah melakukan efisiensi dan membuat fokus anggaran yang strategis.

Contohnya, kata Pj Bupati, 50 persen perjalanan dinas kita pangkas. Jika biaya perjalanan dinas tahun 2023-2024 kita alokasikan untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebesar Rp63 miliar-Rp64 miliar per tahun.

Untuk tahun 2025, kita pangkas menjadi Rp38 miliar, katanya. Hal itu kita lakukan menyikapi perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Dimana, sejak perekrutan PPPK mulai tahun 2020-2024, anggaran tersedot sekitar Rp115 miliar per tahun untuk bayar gaji PPPK sebanyak 1667 orang, ujarnya.

Dan tahun 2024, Pemkab Dairi memiliki kuota sebanyak 1821 untuk mengangkat tenaga honorer menjadi PPPK. Untuk seleksi tahap pertama, sudah diterima sebanyak 664 orang, mereka tunggu SK dan NIP, ungkap Pj Bupati Dairi. (rud).

Jelang Pelantikan Kepala Daerah, PDIP Minta Rico-Zaki Penuhi Janji Kampanye

Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP.
Anggota DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP, menyambut baik ditetapkannya Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap (Rico-Zaki) sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan terpilih periode 2025-2030 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Pilkada sudah selesai, Kepala Daerah juga telah ditetapkan, termasuk untuk Kota Medan. Saat ini kita memasuki babak baru, yaitu fokus untuk membangun Kota Medan kedepan,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Rabu (12/2/2025).

Dikatakan Robi Barus, Wali Kota Medan Bobby Nasution telah banyak berkontribusi dalam pembangunan Kota Medan selama kurang lebih 4 tahun kepemimpinannya.

Untuk itu, Robi Barus berharap Pemko Medan di bawah kepemimpinan Rico-Zaki dapat melanjutkan pembangunan yang dilakukan oleh Bobby Nasution.

“Dengan dukungan dari DPRD Medan, Wali Kota Medan saat ini, Pak Bobby Nasution sudah banyak melakukan pembangunan di Kota Medan. Ini tentunya harus menjadi motivasi bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan terpilih untuk dapat bekerja keras dalam melanjutkan pembangunan yang telah ada,” ujarnya.

Robi Barus yang duduk sebagai Anggota Komisi I itu pun meminta kepada pasangan Rico-Zaki agar segera bekerja keras usai dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan nanti. Mengingat, masih cukup banyak persoalan di Kota Medan yang masih belum terselesaikan hingga saat ini.

“Yang paling penting, penuhi janji-janji yang disampaikan kepada masyarakat selama masa kampanye yang lalu,” katanya.

Dilanjutkan Robi, DPRD Kota Medan tentunya siap bersinergi dengan Rico-Zaki saat sudah dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.

“Sebagai wakil rakyat, tentunya DPRD Kota Medan siap mendukung program-program Pemko Medan, selama program-program tersebut memang bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya.
(map/han)

Tingkatkan Keandalan Jelang Ramadan 1446 Hijriah, PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Medan melaksanakan pemeliharaan jaringan listrik secara preventif. Langkah ini diambil untuk menjaga kestabilan dan keandalan pasokan listrik, sehingga mendukung aktivitas ibadah umat Muslim.

Manager PLN ULTG Binjai, Juri Yanto Tarigan, mengungkapkan bahwa pemeliharaan rutin ini mencakup penghantar Payageli-Payapasir 1 dan pemeliharaan PMS Bus GI Payageli. Kegiatan yang merupakan bagian dari pemeliharaan dua tahunan dan lima tahunan ini berlangsung selama 8 jam pada Jumat (7/2/2025).

“Pemeliharaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa jaringan listrik dalam kondisi optimal, terutama menjelang bulan Ramadhan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” ujar Juri Yanto.

Sementara itu, Manager PLN UPT Medan, Riza Fahlefi, menegaskan bahwa pemeliharaan ini dijadwalkan sebelum Ramadhan untuk meminimalkan kemungkinan gangguan listrik. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama yang menjalankan ibadah puasa, tidak terganggu oleh masalah kelistrikan,” jelas Riza.

Selain pemeliharaan jaringan, PLN UPT Medan juga menyiapkan langkah-langkah antisipasi selama bulan Ramadhan termasuk menyiagakan petugas kelistrikan yang akan terus siaga. “Kami juga telah mempersiapkan peralatan dan personel yang siap bertindak cepat jika terjadi gangguan, untuk meminimalkan dampaknya,” pungkas Riza.

General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, juga menambahkan bahwa pemeliharaan yang dilakukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan terutama umat Muslim yang akan segera memasuki bulan Ramadhan. “Kami berharap pemeliharaan ini dapat menjaga pasokan listrik tetap stabil, sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan lancar,” ujar Amiruddin.

Dengan berbagai langkah ini, PLN berkomitmen untuk memastikan kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah, sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Medan dan sekitarnya. (ila)

Dinsos Sergai Nyatakan Suryani Terdaftar di DTKS dan Bantuan PKH Lansia

BERSAMA: Camat Teluk Mengkudu, Risky Nasution dan Kades Pematang Kuala, Ramlan saat Bersama Suryani.(ISTIMEWA/SUMUT POS)
BERSAMA: Camat Teluk Mengkudu, Risky Nasution dan Kades Pematang Kuala, Ramlan saat Bersama Suryani.(ISTIMEWA/SUMUT POS)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Suryani (67) warga Dusun 1, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdangbedagai telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sergai, Arianto, Selasa (11/2/2025) di kantor Bupati Sergai

Arianto menjelaskan, bahwa Suryani menerima dua jenis bantuan dari pemerintah, yaitu bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk lansia dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD). Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial serta dari desa setempat.

“Selain Suryani, anaknya, Syahrun Nizat, juga menerima bantuan berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan BLTDD dari desa Pematang Kuala,” ungkap Arianto.

Lebih lanjut, Arianto menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti terkait pemberitaan mengenai Suryani dan anaknya.

“Terkait pemberitaan saya tidak tau jelas, yang jelas keduanya terdaftar dalam penerima bantuan dari Kementerian Sosial dan desa setempat,” terangnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Pematang Kuala, Ramlan, memberikan klarifikasi terkait rumor yang beredar. Ramlan membantah bahwa ia pernah bertemu dengan Syahrun Nizat yang dikabarkan hendak menjual kain sarung untuk membeli beras.

“Jangankan menolak, jumpa dengan Nizat tidak ada. Jadi, informasi tersebut tidak benar,” tegas Ramlan.

Pernyataan ini memberikan kejelasan terkait bantuan yang diterima oleh Nek Suryani dan keluarganya, serta menanggapi spekulasi yang berkembang di masyarakat.(fad/han)

Akuntan dan Auditor Hilang di Tahun 2030?

Khairul Amri Hasibuan, SE., M.Si., CBV., ACFI
Khairul Amri Hasibuan, SE., M.Si., CBV., ACFI

WORLD Economic Forum (WEF) Januari 2025 lalu baru saja merilis sebuah insight report yang berjudul Future of Jobs Report 2025 yang berisi tentang lansekap pasar tenaga kerja global tahun 2025 terdiri dari: 1) Faktor Pendorong Pasar Tenaga Kerja, 2) Prospek Pekerjaan, 3) Prospek Keterampilan, 4) Strategi Tenaga Kerja dan 5) Wawasan Wilayah, Ekonomi dan Industri. Laporan ini memperkirakan masa depan dunia kerja dengan rentang waktu 2025-2030 akan dikuasai oleh teknologi Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI).

Pada bagian prospek pekerjaan, laporan ini memberikan gambaran bahwa akan terjadi kenaikan dan penurunan kebutuhan tenaga kerja dari jenis pekerjaan yang dibutuhkan. Salah satu yang terimbas dari penurunan kebutuhan tenaga kerja ini adalah pekerjaan yang berkaitan dengan akuntansi, pembukuan dan petugas penggajian serta akuntan dan auditor menjadi pekerjaan dengan jumlah penurunan tertinggi.

Transformasi digital benar-benar akan menjadi momok menakutkan bagi sebagian pekerja yang terimbas akan perkembangannya. Kita seakan dipaksa untuk menyesuaikan dengan tuntutan kondisi terkini. Namun, apakah akuntan akan hilang di tahun 2030?

Sudah saatnya kini akuntan meningkatkan kompetensi selain menjadi “tukang catat”, ia harus memiliki peran lebih sebagai mitra strategis seperti yang dikemukakan oleh Majalah Forbes dengan tajuk Why The Chief Accounting Officer Role Is Getting More Strategic bahwa memahami teknologi menjadi sebuah keharusan guna memudahkan pekerjaan akuntan dalam analisa dan menyusun strategi.

Namun, dalam laporan yang dirilis oleh WEF tersebut didapatkan pertumbuhan pekerjaan baru seperti Data Analysts and Scientists, Sustainability Specialists, Strategic Advisors, Management and Organisation Analysts hingga Training and Development Specialists yang dapat menjadi solusi bagi para akuntan dan auditor.

Lima tahun sebelumnya, tepatnya tahun 2020, WEF merilis bahwa pada tahun 2025 keterampilan yang dibutuhkan adalah analytical thinking, resilience, flexibility and agility, leadership and social influence diikuti dengan creative thinking. Namun terdapat perubahan signifikan pada tahun 2030 dimana peningkatan keterampilan seperti AI and big data, networks and cybersecurity, technological literacy, serta creative thinking.

Kondisi ini telah direspon oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) selaku payung organisasi akuntan di Indonesia yang telah mempersiapkan tantangan yang akan terjadi di kemudian hari. IAI sendiri bekerjasama dengan Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) dalam meningkatkan kompetensi anggotanya seperti Sertifikasi Data Analisis dan Sustainable Finance.

Bahkan IAI sendiri telah mengampanyekan See Beyond The Number sebagai bentuk bahwa lanskap keuangan yang berkembang pesat saat ini, peran akuntan telah berkembang melampaui kemampuan tradisionalnya seputar angka dan data. Akuntansi modern membutuhkan perpaduan keterampilan analitis, kemahiran teknologi, dan pemikiran strategis.

Akuntan dan Auditor terkenal memiliki analisa tinggi, perkembangan teknologi adalah alat bantu atau tools yang seharusnya digunakan oleh akuntan dan auditor dalam membantu menyelesaikan pekerjaannya. Akuntan dan Auditor harus benar-benar dapat memberikan sesuatu yang lebih dalam melakukan pekerjaannya tidak sebatas menghasilkan output berupa laporan keuangan atau laporan akuntan independen. Apakah akuntan dan auditor akan hilang pada tahun 2030? Ya, jika akuntan dan auditor tidak dapat berteman dengan kemajuan teknologi. (*)

Penulis:
Khairul Amri Hasibuan, SE., M.Si., CBV., ACFI
CEO Reins Consulting
Anggota Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
Anggota Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI)
Dosen FEBI UIN Sumatera Utara

Megawati Zebua Soroti Pengangkatan Plh Kakan Kemenag Nisel

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Megawati Zebua.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Megawati Zebua.

NISEL, SUMUPOS.CO – Menanggapi polemik yang terjadi di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nias Selatan, Megawati Zebua, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Golkar menyesali pengangkatan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Nias Selatan.

“Terkadang kita menyesalkan pengangkatan para Plh yang datang dari luar daerah, pasalnya mereka tidak sepenuhnya aktif, karena mereka sibuk pulang pergi ke daerah mereka juga,”ujar Megawati kepada Sumutpos,co pada Minggu (9/2).

Dikatakan Megawati Zebua, melihat silsilah aturan tugas tidak bisa di biarkan begitu saja.

“Seharusnya bekerja full waktu sesuai dengan hari kerja. Kita harapkan bukan hanya ada rapat atau pertemuan baru datang ke kantor,” imbuhnya.

Megawati Zebua berharap ada perubahan dan peningkatan SDM dari putra daerah.

Sebelumnya, Sumutpos.co memberitakan tentang polemik di Kemenag Nisel, dimana Plh tidak pernah ke kantor yang mengakibatkan adanya oknum pegawai yang miliki kuasa.

Dimana semenjak mendapatkan amanah sebagai Plh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Nias Selatan pada 3 November 2024 lalu, Dr Martinus Harefa hanya satu kali berkantor. Sisanya, dia tidak pernah hadir.

Akibatnya, permasalahan di kantor Kemenag Nisel terus terjadi sehingga suasana kantor menjadi tidak kondusif.(mag-8/han)

Musrenbang Kecamatan Tanjungpura, Penanganan Banjir Jadi Prioritas

MUSRENBANG: Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy saat membuka Musrenbang Kecamatan Tanjungpura.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
MUSRENBANG: Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy saat membuka Musrenbang Kecamatan Tanjungpura.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy meminta untuk penanganan banjir dapat menjadi prioritas dalam musyawarah rencana pembangunan tingkat Kecamatan Tanjungpura. Musrenbang itu sendiri digelar di aula kantor kecamatan, Selasa (11/2/2025).

Musrenbang ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penanganan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Faisal menyinggung masalah banjir dan itu harus menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah.

Ia meminta seluruh pemangku kepentingan, baik dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk berperan aktif dalam menyusun solusi yang berbasis data.

“Musrenbang ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi forum penting untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Penanganan banjir di Tanjungpura memerlukan langkah konkret, seperti perbaikan drainase, pengerukan sungai, dan koordinasi dengan pemerintah provinsi serta pusat,” ujarnya.

Ia juga menekankan, pembangunan infrastruktur harus disesuaikan dengan kondisi wilayah serta kebutuhan masyarakat agar dampaknya bisa dirasakan secara maksimal.

Sementara, Camat Tanjungpura dalam laporannya menyebut, banjir yang terjadi di wilayahnya berdampak luas terhadap sektor pertanian dan perekonomian masyarakat.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan infrastruktur yang lebih tangguh dalam menghadapi bencana ini.

“Kami berharap solusi yang dihasilkan dalam Musrenbang ini dapat segera diimplementasikan, sehingga masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan akibat banjir,” ungkapnya.

Dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan di Tanjungpura, dapat lebih terarah dan menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Utamanya dalam upaya penanganan banjir secara berkelanjutan. (ted/han)

Oknum Honorer Lecehkan Siswi SMAN 4 Binjai Akhirnya Dipecat

Istimewa/Sumut Pos Oknum honorer di SMAN 4 Binjai dipecat
Istimewa/Sumut Pos Oknum honorer di SMAN 4 Binjai dipecat

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Peristiwa menggegerkan terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Binjai, belum lama ini. Oknum honorer di sekolah negeri itu meminta kepada siswa untuk kirim foto dengan berpakaian bikini.

Modusnya melalui sebuah kompetisi yang dinamai Casual Girl Gen Z. Oknum dimaksud berinsial RZ, statusnya honorer administrasi dan sudah memiliki istri.

Kompetisi yang tiba-tiba digelar itu sukses dijadikannya sebagai modus operasi dan kemudian melakukan komunikasi secara intensif hingga mengarah ke pelecehan seksual secara verbal. Pelaku mengincar siswi SMA Negeri 4 itu untuk membuat foto dengan berpose memakai pakaian minim atau memakai bikini.

Menurut korban, dalam melancarkan aksinya, pelaku melayangkan chat ke targetnya. Dari obrolan chat tersebut, pelaku kemudian meminta foto siswi menggunakan kostum seksi dan dikirimkan kepada pelaku.

“Kata pelaku, foto-foto yang diminta akan diikutsertakan dalam kompetisi Casual Girl Gen Z,” ujar siswi yang menjadi korban, Selasa (11/2/2025).

Namun, siswi yang mendapat chat dari pelaku memilih untuk tidak ikut serta. Siswi yang mendapat chat itu menilai, kompetisi yang dimaksud tidak jelas.

Kepada korban, pelaku juga menyampaikan agar tidak menyebarluaskan percakapan mereka. “Tapi tanya ke orang tua atau kawan-kawan yang lain gak boleh. Kami jadi takut kalau foto itu nantinya dijadikan hal-hal yang negatif,” ujar korban.

Korban juga mengakui, chat tak senonoh itu dialami lebih dari dua orang. Sehingga mereka merasakan takut dan tidak nyaman untuk sekolah. “Takut lah kami. Kalau di sekolah itukan ketemu juga sama dia (pelaku). Jadi gak nyaman aja mau sekolah,” ucap korban.

Korban berharap, agar pelaku dapat ditindak atau dikeluarkan dari sekolah. Sehingga para korban tidak merasa takut.

“Kalau dia masih bekerja di situ, kami takut perbuatan itu terus dilakukan. Masing-masing korban chat banyak yang pilih diam karena takut. Bisa saja sudah ada yang memberi foto-foto yang diminta. Karena itu kami minta dia secepatnya diberhentikan,” kata korban.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Abdul Haris Lubis menanggapi konfirmasi wartawan yang menyoal hal tersebut. Abdul mengaku, sudah mengetahui kejadian itu.

Bahkan saat ini tengah proses pemeriksaan. “Untuk hal sedang berjalan proses pemeriksaan klarifikasi kepada yg bersangkutan (pelaku),” ujar Haris.

“Jika terbukti benar dan bersalah, akan kita keluarkan,” sambungnya.

Sore harinya, wartawan menerima dokumen pdf bertuliskan pemecatan terhadap oknum honorer di SMAN 4 Binjai. Surat pemutusan hubungan kerja nomor: 423.1.33/SMAN4BINJAI/II/2025 ditandatangani Kepala SMAN 4 Binjai, Muslimin Lubis.

Tingkah laku oknum yang bernama Novrizal Noor itu, tidak dapat ditolerin secara moral. Terhitung Rabu (12/2/2025), hubungan kerjasama yang bersangkutan dengan SMAN 4 Binjai dinyatakan berakhir. (ted/han)