31 C
Medan
Thursday, April 2, 2026
Home Blog Page 408

Warga Digemparkan Penemuan Mayat Hanyut di Sungai Bilah

DITEMUKAN: Sesosok mayat yang ditemukan warga Lingkungan Sibuaya hanyut di Sungai Bilah. (Istimewa)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Warga Lingkungan Sibuaya, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu, heboh. Sesosok mayat laki-laki ditemukan hanyut mengambang di aliran Sungai Bilah, Minggu (27/10) lalu, sekira pukul 07.00 WIB.

“Awalnya sejumlah orang menemukan jasad pria yang hanyut dalam kondisi telungkup. Kemudian sejumlah penduduk menariknya ke tepian sungai,” ungkap Kepala Lingkungan Sibuaya, Syaiful Bahri Hasibuan.

Menurut Syaiful, mayat tersebut mengenakan kaos hitam bertuliskan world without strangers. Celana pendek warna biru.
Mendapati informasi dari warga, dia pun langsung menginformasikan peristiwa tersebut ke pihak Polres Labuhanbatu. Sekaligus membagikan informasi tersebut kepada pihak-pihak lainnya, untuk mempermudah pengidentifikasian korban tersebut.

Tak berselang lama, petugas kepolisian datang mengevakuasi korban. Didampingi Kepala Lingkungan Sekip, Rantau Utara, dan pihak keluarga korban.

“Kepling Sekip mengenali jasad korban melalui foto yang tersebar di tengah masyarakat dan menginformasikan kepada pihak keluarga,” tutur Syaiful.

Dari informasi keluarga, diketahui, korban bernama Ahmad Dalimunthe, warga Jalan Cik Ditiro, Kelurahan Sekip, Rantau Utara, yang merupakan anak almarhum seorang pengusaha di Kota Rantauprapat.

“Katanya korban anak mendiang Almarhum Yusuf Dalimunthe,” jelasnya lagi.

Dia tidak mengetahui penyebab korban ditemukan hanyut di Sungai Bilah. Bahkan, tidak mengetahui penyebab di kening korban terdapat tanda memar.

Menurut Syaiful, pihak kepolisian mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantauprapat. Syaiful juga tidak mengetahui lebih jauh apakah pihak keluarga akan melakukan otopsi atau tidak.

Sementara itu, pihak Polres Labuhanbatu, terkesan bungkam mengenai informasi tersebut. Kapolres Labuhanbatu, AKBP Bernhard L Malau, gagal dikonfirmasi. Pesan singkat yang dikirim wartawan, tak berbalas. Demikian halnya dengan Kasi Humas AKP Syafruddin, mengaku sedang dinas luar. Sehingga tidak dapat menjawab pertanyaan terkait perkembangan kasus tersebut. (fdh/saz)

Terpilih Aklamasi, Wisnu Amri Pimpin Gakeslab Indonesia Sumut 2024-2028

TERPILIH: Wisnu Amri terpilih secara aklamasi untuk memimoin Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium Sumut Periode 2024-2028 pada Musyawarah Provinsi IV di Hotel Grand Antares Medan, Sabtu (26/10). (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wisnu Amri terpilih secara aklamasi untuk menahkodai Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Sumatera Utara (Sumut) Periode 2024-2028 pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Keempat yang digelar di Hotel Grand Antares Medan, Sabtu (26/10) lalu.

Wisnu terpilih untuk memimpin Gakeslab Sumut setelah sebelumnya diamanahkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua.

Seluruh peserta yang terdiri dari 56 pengusaha perusahaan alat kesehatan se-Sumut, memercayakan Wisnu untuk menjadi Ketua Gakeslab Sumut empat tahun ke depan.

Usai terpilih secara aklamasi, Wisnu pun langsung dilantik oleh Ketua Umum Gakeslab Indonesia, Kartono Dwijosewojo.

Dalam arahannya, Kartono meminta Pengurus daerah (Pengda) Gakeslab Sumut yang baru dilantik untuk bisa bekerja sama dengan pelaku usaha bisnis kesehatan dan bisa mengembangkan industri alat kesehatan dalam negeri khususnya di Sumut.

Dalam kesempatan itu, Kartono juga meminta kepada kepengurusan yang baru dilantik untuk menjadikan Gakeslab sebagai asosiasi yang bermartabat dan mampu memberi makna pada pembangunan kesehatan melalui bisnis alat kesehatan dan laboratorium di Indonesia.

“Dan paling penting adalah kiranya dapat bersinergi untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membina para anggota secara profesional, sehingga ke depan perusahaan alat kesehatan di Sumut sudah harus bersertifikasi dan memiliki Nomor Izin Edar (NIE) agar dapat menerapkan Cara Distribusi Alat Kesehatan dengan Benar (CDAKB) sesuai dengan standar dan ketentuan berlaku,” ungkap Kartono, yang merupakan mantan Ketua Gakeslab DKI Jakarta.

Sementara itu, Wisnu dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, untuk memimpin Gakeslab Sumut Periode 2024-2028.

Menurutnya, untuk menjalankan Gakeslab yang sempat vakum, Wisnu berharap, ada kerja sama semua pihak dalam menyukseskan kepengurusan Gakeslab Sumut dalam mengemban amanah di tengah tantangan zaman yang sangat besar di antara berbagai kepentingan.

Sesuai perintah Gakeslab Indonesia agar dapat berkontribusi, ke depan kepengurusannya akan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Untuk program awal, pihaknya akan melakukan sertifikasi agar keanggotaan Gakeslab Sumut yang baru 56 anggota, bisa ditingkatkan. Hal itu bertujuan agar seluruh perusahaan alat kesehatan yang ada di Sumut, yang mencapai 350 perusahaan, bisa masuk menjadi anggota Gakeslab dan memiliki sertifikasi NIE.

“Saat ini memang baru 56 pengusaha perusahaan alat kesehatan dan laboratorium di Sumut yang masuk menjadi anggota Gakeslab. Dan, mungkin akan bertambah 50 perusahaan lagi. Itu dibuktikan dari registrasi pengurusan keanggotaan baru,” jelas Wisnu.

Jadi ke depan, lanjut Wisnu, Gakeslab Sumut akan berupaya bagaimana seluruh anggota Gakeslab sesegera mungkin menyertifikasi izin-izin yang ada.

“Dengan adanya sertifikasi, insya Allah seluruh anggota Gakeslab bisa diperhitungkan,” katanya.

Sementara untuk menjalankan roda organisasi Gakeslab Sumut, Wisnu akan dibantu oleh Fitri Yani Hasubuan sebagai sekretaris, dan Akhwat selaku bendahara. (san/saz)

Anda Kecanduan Gawai? Lakukan 8 Tips Secara Rutin, Hidup Anda akan Semakin Tenang dan Nyaman

SUMUTPOS.CO – Gadget atau gawai merupakan perangkat elektronik dalam ukuran kecil yang memiliki fungsi khusus dan terus mengalami perubahan mengikuti perkembangan teknologi. Sala satunya ponsel Anda. Fitur HP selalu update dengan teknologi yang selalu baru.

Tak hanya itu saja, laptop, komputer, kamera, dan lainnya juga mengalami kebaruan. Itulah kenapa nggak cuma HP aja yang masuk dalam kelompok gadget.
Namun tak bisa dipungkiri, setiap aspek kehidupan saat ini tidak bisa lepas dari keberadaan gawai. Mulai dari bekerja, belajar, berbelanja, hingga hiburan, semuanya bisa diakses melalui gawai yang selalu ada di tangan kita.

Akan tetapi di balik kemajuan ini, ada sisi gelap yang perlu diperhatikan. Dengan adanya perkembangan teknologi, semakin banyak waktu yang kita habiskan di depan layar, makin besar pula potensi untuk terjebak dalam siklus ketergantungan pada gawai yang lambat laun akan merugikan.

Dampaknya bisa beragam, mulai dari gangguan konsentrasi, stres, hingga berkurangnya interaksi sosial di dunia nyata. Nah jika Anda salah satunya yang merasa terperangkap dalam dunia digital dan ingin mengurangi ketergantungan pada gawai, berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan secara konsisten.

1. Batasi Penggunaan Gawai
Cobalah buat jadwal untuk menentukan waktu tertentu untuk memeriksa e-mail, media sosial, atau aplikasi lainnya. Misalnya, alokasikan waktu khusus di pagi dan sore hari, dan hindari penggunaan gawai di luar jam tersebut. Ini akan membantu kita untuk tidak tergoda membuka gawai secara berlebihan sepanjang hari.

2. Jangan Membawa Gadget ke Tempat Tidur
Kebiasaan membawa gadget ke tempat tidur dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat sulit untuk melepaskan diri dari gadget. Oleh karena itu, sebaiknya jangan membawa gadget ke tempat tidur. Sebagai gantinya, Kamu dapat melakukan kegiatan yang lebih santai seperti membaca buku atau meditasi untuk membantu Kamu tidur dengan lebih nyenyak.

3. Batasi Penggunaan Media Sosial
Media sosial menjadi salah satu sumber ketergantungan kita paling besar terhadap gawai. Menghabiskan waktu berjam-jam scrolling Instagram, Twitter, atau TikTok bisa menguras terlalu banyak waktu dan energi. Tetapkan batasan dalam penggunaan media sosial, misalnya dengan menggunakan aplikasi pengatur waktu atau dengan menjadwalkan waktu khusus untuk mengecek media sosial. Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk menghapus aplikasi media sosial dari gawai kita untuk sementara waktu.

4. Pilih Kertas daripada Layar
Kembalilah ke cara konvensional. Buat daftar tugas menggunakan pena dan kertas, susun presentasi di papan tulis sebelum membuatnya digital, atau ambil catatan tangan saat rapat. Ini bukan hanya efisien, tetapi juga memberi istirahat pada mata kamu dari layar yang terang.

5. Temukan Hobi Baru atau Alternatif Kegiatan
Temukan hobi atau aktivitas baru yang dapat mengalihkan perhatian dari penggunaan gadget. Dengan cara ini, Kamu dapat mengalihkan perhatian Kamu dari gadget dan memfokuskan diri pada kegiatan lain yang lebih produktif dan bermanfaat. Misalnya, Kamu dapat mencoba kegiatan seperti memasak, berkebun, atau olahraga.

6. Matikan Ponsel saat Bersama Keluarga atau Teman
Kebiasaan ini mungkin sulit untuk diubah, tetapi fokuslah pada orang-orang di sekitar kamu saat bersama secara langsung. Alihkan perhatian dari media sosial dan nikmati momen bersama teman-teman kamu.

7. Jauhi Seluler saat ke Kamar Mandi
Istirahat kecil ini dapat membantu kamu menjauh dari layar. Selain itu, ini mencegah risiko ponsel jatuh ke toilet atau wastafel.

8. Gunakan Gadget dengan Bijak
Selain membatasi penggunaan gadget, penting juga bagi Kamu untuk menggunakan gadget dengan bijak. Jangan terlalu sering menggunakan gadget saat sedang berkendara atau saat sedang melakukan aktivitas berbahaya lainnya. Hindari penggunaan gadget saat sedang makan atau berbicara dengan orang lain, karena hal ini dapat mengganggu kualitas interaksi sosial.(bbs/han)

Bawaslu Medan Berikan Mandat ke Panwascam Selesaikan Sengketa Antar Peserta Pemilihan

RAKERNIS: Bawaslu Kota Medan menggelar Rakernis peningkatan kapasitas dalam penyelesaian sengketa pemilihan, Jumat (25/10). ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, memberikan mandat kepada Panwaslu Kecamatan untuk menyelesaikan sengketa antar peserta pemilihan pada Pilkada serentak tahun 2024.

Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu Kota Medan, Ferlando Jubileto Simanungkalit, dalam rapat kerja teknis (Rakernis) Peningkatan Kapasitas Panwaslu Kecamatan se-Kota Medan dalam Penyelesaian Sengketa Antar-Peserta Pemilihan dalam Pemilihan Tahun 2024.

“Selesai acara ini, nantinya Panwaslu Kecamatan akan diberikan mandat untuk menyelesaikan sengketa di kecamatan masing-masing,” ujarnya Ferlando, Jumat (25/10) malam.

Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum dan Penyelesaian Sengketa ini mengatakan, bahwa sengketa antar peserta pemilu harus diselesaikan dengan waktu yang singkat dan cepat, sebagaimana dalam Perbawaslu No 2 Tahun 2020.

“Tetapi Panwaslu Kecamatan tetap harus berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Medan, sejak diterimanya laporan sengketa antar peserta pemilu,” jelasnya.

Sementara itu, Fachril Syahputra selaku Kordiv Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, menambahkan, bahwa tahapan kampanye tersisa 30 hari lagi. Ia meminta kepada Panwaslu Kecamatan untuk memaksimalkan pengawasan disisa masa kampaye tersebut.

“Jangan terulang lagi kampanye di rumah ibadah seperti yang terjadi belum lama ini. Saya minta kawan-kawan memaksimalkan pengawasan diwilayahnya disisa waktu kampanye,” tandasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Medan, David Reynold yang membuka Rakernis ini, mengigatkan kembali kepada 21 Panwaslu Kecamatan, untuk segera menyelesaikan laporan bulanan tepat waktu. (man/han)

Dalam rangka HLN ke-79, GM UIP SBU Site Survey ke Proyek T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan

SURVEY: GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas (tengah) saat site survey pekerjaan pembangunan T/L 150 kV Bang Pidie-Tapak Tuan.

ACEH, SUMUTPOS.CO – GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas melakukan Site Survey Pekerjaan Pembangunan T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan selama 3 (tiga) hari mulai 16 – 18 Oktober 2024.

Fokus kegiatan ini di Gardu Induk 150 kV Blang Pidie, Transmisi 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan, dan Gardu Induk 150 kV Tapak Tuan.

Tampak mendampingi Manager UPP SBU 1 Bondan Pakso Dandu, Manager Laksdan Lud Rudy Anggoro, Manager K3L Saur Sinaga, AMN Perijinan dan Umum UPP SBU 1 Catur Budi Septiawan, AMN Pengendalian Proyek UPP SBU 1 Rio Ferisko A Manalu dan AMN Perencanaan Sipil Ardhi Febriawan.

Di momen itu, Manager PLN UPP SBU 1 Bondan Pakso Dandu menyampaikan bahwa site survey pada jalur T/L 150 kV merupakan stimulus untuk pegawai UPP SBU 1 untuk mempercepat proses penyelesaian proyek.

“Dengan intensnya kegiatan site survey pada pekerjaan pembangunan T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan diharapkan dapat memicu semangat insan PLN UPP SBU 1 agar dapat menyelesaikan Proyek T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan. Selain itu kegiatan site survey ini juga bentuk kepedulian manajemen terhadap aset yang dimiliki PLN (care for asset),” ungkapnya.

Menimpali hal itu, GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas mengatakan, pelaksanaan pembangunan T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan telah menjadi salah satu proyek yang memiliki urgensi dalam sistem kelistrikan Aceh.

“Hal itu membuat penyelesaian proyek ini menjadi prioritas bagi PLN terkhusus dari seluruh Manajemen UIP SBU. Sebagai backbone dalam jaringan kelistrikan di Pantai Barat Provinsi Aceh, penyelesaian proyek ini adalah titik balik dalam menuju sistem kelistrikan Aceh yang andal serta membuat sistem kelistrikan Aceh terkoneksi secara looping,” ucapnya.

Pelaksanaan pembangunan T/L 150 KV Blang Pidie – Tapak Tuan, lanjutnya, merupakan salah satu jaringan transmisi yang dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pantai Barat Provinsi Aceh. “Selain itu dengan beroperasinya transmisi ini dapat menonaktifkan PLTD Tapak Tuan (Dedieselisasi),” pungkas Hening. (ila)