Home Blog Page 429

Soal Longsor Pinggir Sungai, Komisi IV DPRD Medan Segera Respon Keluhan Warga

Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, El Barino Shah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, El Barino Shah, langsung merespon keluhan warga soal amblasnya pinggir sungai akibat banjir di pemukiman warga lingkungan IV Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai. Politisi Golkar yang akrab disapa Rino itu mengatakan, pihaknya akan memanggil Dinas terkait untuk perbaikan.

“Saya akan segera turun meninjau ke lapangan dan cek situasi. Selanjutnya, akan kita fasilitasi agar segera ada perbaikan dari dinas terkait,” ucap El Rino Barino Shah kepada wartawan di ruang Komisi IV DPRD Medan, Kamis (28/11/2024).

Dikatakan Rino, ia bersama anggota dewan lainnya di Komisi IV yang membidangi masalah pembangunan akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk memanggil dinas terkait guna membicarakan percepatan perbaikan.

“Kita pun berharap Pemko Medan supaya cepat merespon terkait kondisi ini,” ujarnya.

Seperti diketahui, Jalan Speksi pinggir Sungai Denai persisnya di Lingkungan IV, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan terancam putus. Warga sekitar dan pengguna jalan mengaku resah dan berharap segera mendapatkan perbaikan dari Pemko Medan maupun Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS).

Menurut salah satu warga, Purba (55) kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Kamis (28/11/2024) sore, menyampaikan kondisi Jalan terancam putus karena pinggir sungai yang ditumbuhi Pohon Mahoni longsor saat dihantam derasnya aliran sungai Denai.

“Kejadiannya, Rabu (27/11/2024) malam. Pinggir sungai amblas terseret arus aliran sungai berikut sejumlah pohon Mahoni besar,” terang Purba.

Bersama masyarakat lainnya, Purba menyebut akses Jalan Speksi sangat penting karena merupakan jalur alternatif menuju sekolah SMA Negeri 14 Medan.

“Jalan ini merupakan Jalan alternatif dan akses penting mengurai padatnya arus lalu lintas di Jalan Seksama Simpang Jalan Pasti, apalagi di pagi dan sore hari,” terang Purba.

Seiring dengan itu, Purba bersama warga lainnya berharap adanya perhatian Pemko Medan dan Badan yang menangani Sungai agar dilakukan perbaikan dengan membuat bronjong.

“Kami minta Pemko Medan dapat segera memperbaikinya sebelum terjadi korban lebih parah lagi,” pungkasnya.
(map)

Dugaan Penggelapan, Mantan Karyawan Polisikan Dirut PT Satuan Pengamanan Garda

DIDAMPINGI: Mira Yanita (kiri) didampingi penasehat hukumnya usai membuat laporan polisi di Polrestabes Medan, Selasa (26/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama (Dirut) PT Satuan Pengamanan Garda, Agusman Jaya Zendrato (34) dilaporkan ke Polrestabes Medan, Sumatera Utara atas dugaan tindak pidana penggelapan oleh Mira Yanita (32) selaku mantan karyawan di perusahaan tersebut.

“Saya melaporkan Agusman Jaya Zendrato pada Selasa (26/11), ke Satreskrim Polrestabes Medan atas dugaan tindak pidana penggelapan,” ujar Mira didampingi penasihat hukumnya Muhammad Ali Panjaitan dan Syarif Hidayat Daulay, Rabu (27/11).

Mira mengatakan laporan itu tercatat dengan nomor: STTLP/B/3371/XI/2024/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, tanggal 26 November 2024 atas dugaan tindak pidana penggelapan, berdasarkan Pasal 372 KUHPidana.

“Dimana terlapor selaku Direktur Utama di perusahaan tersebut diduga telah menggelapkan sepeda motor dan satu unit mobil milik saya dengan menjualnya tanpa sepengetahuan saya,” katanya.

Mira juga mengaku selama bekerja sebagai HRD merangkap Marketing di PT Satuan Pengamanan Garda, dirinya juga tidak mendapatkan gaji selama 4 bulan. “Selama bekerja di perusahan itu, saya tidak ada digaji 4 bulan lamanya,” jelasnya.

Muhammad Ali Panjaitan selaku penasehat hukum Mira menjelaskan, bahwa kliennya dengan Agusman Jaya Zendrato berhubungan sejak bulan Mei 2024, kemudian Agusman meminjam satu unit sepeda motor Yamaha NMax pada tanggal 6 Juli 2024.

“Kemudian, klien kami juga menitipkan kepada Agusman Jaya Zendrato satu unit mobil Suzuki Swift di rumah Agusman yang beralamat di Jalan Seroja Raya, Tanjung Selamat, Medan Tuntungan,” ujarnya.

Menurut dia, penggelapan satu unit mobil Suzuki Swift dan satu unit sepeda motor Yamaha Nmax yang diduga dilakukan terlapor tersebut merugikan kliennya senilai Rp100 juta.

Selain itu, lanjut dia, terlapor juga diduga melakukan penipuan dengan membujuk kliennya untuk mentransfer sejumlah uang dengan total keseluruhan mencapai Rp90 juta.

“Uang tersebut diklaim akan digunakan untuk membayar gaji karyawan dan operasional perusahaan PT Satuan Pengamanan Garda,” jelasnya.

Ali menjelaskan bahwa perbuatan dugaan penggelapan ini terjadi dengan cara terlapor menjual mobil dan sepeda motor milik Mira tanpa sepengetahuan, sambil menjanjikan untuk membelikan mobil baru dan bahkan akan berjanji menikahi Mira.

“Sebelumnya, klien kita juga sempat mengalami dugaan kekerasan dari terlapor saat masih bekerja di PT Satuan Pengamanan Garda, yang turut menjadi bagian dari rangkaian masalah ini,” ujarnya.

Meski telah mengirimkan somasi untuk mengembalikan mobil, sepeda motor, dan uang yang terlibat, pihaknya mengaku hingga laporan polisi dibuat, terlapor tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kita berharap pihak Satreskrim Polrestabes Medan segera memproses laporan ini sesuai dengan prinsip presisi yang dijunjung oleh Polri, yaitu Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi berkeadilan,” tegasnya.

Secara terpisah, Agusman Jaya Zendrato selaku terlapor ketika dikonfirmasi membantah atas dugaan penggelapan yang dituduhkan kepada dirinya.

“Kita mempunyai bukti-bukti, kalau menurut saya penggelapan tidak ada,” kata Agusman.

Dia juga membantah terkait perihal isi somasi yang dilayangkan Mira melalui penasehat hukum kepada dirinya. “Apalagi terkait somasi yang dibuat oleh Mira itu tidak benar semuanya, dan kita sudah membalas surat somasi tersebut,” ujarnya.

Dalam balasan somasi itu, lanjut dia, pihaknya telah menjelaskan dan menyampaikan bahwa apa yang tertera di somasi tersebut tidaklah benar.

“Kalau untuk sepeda motor, saya sudah bayar sama dia (Mira), malah uang perusahaan saya dipakainya, untuk biaya hidupnya, biaya jaga anaknya. Seharusnya kita yang keberatan, tapi yaudahlah, kita siap dengan segala bukti,” pungkasnya. (man/han)

GM PLN UID Sumut Cek Kondisi Kelistrikan Selama Pilkada berlangsung

MEDAN, SUMUTPOS.CO – General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Agus Kuswardoyo, turun langsung ke sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memantau dan memastikan pasokan listrik dalam kondisi aman selama berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Kunjungan ini dilakukan untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan pesta demokrasi di wilayah Sumut, terutama dalam mendukung proses pemungutan suara yang membutuhkan listrik yang stabil dan handal.

Dalam kesempatan ini, GM PLN Agus Kuswardoyo didampingi oleh Jajaran Manajemen, antara lain Senior Manager Distribusi PLN UID Sumut, Hariadi Fitrianto; Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, Donny Adriansyah; Manager UP3 Medan, Gebyar Pandito; serta Manager UP2D Sumut, Afif Yasri.

“Kami memastikan bahwa pasokan listrik di seluruh TPS yang menjadi lokasi pencoblosan berjalan dengan baik, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman dan tanpa gangguan. Keamanan pasokan listrik menjadi prioritas kami agar Pilkada bisa berlangsung dengan lancar,” ujar Agus Kuswardoyo.

Namun, di tengah upaya menjaga kelancaran Pilkada, PLN UID Sumut juga menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Beberapa daerah di Medan, Karo, Deliserdang,dan Binjai saat ini sedang dilanda banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak malam tadi hingga saat ini. Akibat kondisi tersebut, beberapa aliran listrik di lokasi yang terendam banjir terpaksa dihentikan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekitar.

“Kami mengimbau kepada warga untuk tetap berhati-hati dan selalu waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan, terutama di wilayah yang terdampak banjir. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan indikasi bahaya kelistrikan yang terjadi melalui saluran resmi PLN. Laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile, Call Center PLN 123, atau kantor PLN terdekat,” ujar Agus Kuswardoyo.

PLN UID Sumut terus berupaya untuk mengatasi gangguan dan memastikan pasokan listrik tetap aman, terutama selama Pilkada. Selain itu, PLN juga berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran seluruh kegiatan penting yang membutuhkan pasokan listrik, terutama dalam acara-acara yang bersifat nasional dan daerah. (ila)

Kapoldasu Kerahkan Personel Bantu Warga Terdampak Banjir

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang terjadi sejak Rabu (27/11) dini hari menyebabkan sejumlah kawasan penduduk terendam banjir.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, setelah menerima laporan banjir langsung mengerahkan personel untuk membantu masyarakat terdampak banjir.

“Personel yang dikerahkan untuk membantu warga korban banjir itu terdiri dari Brimob, Samapta, serta SAR,” katanya melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (27/11) siang.

Ia mengungkapkan, sejumlah kawasan penduduk yang terendam banjir diantaranya Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun, serta beberapa daerah lainnya.

“Anggota sudah berada di lokasi banjir untuk membantu mengevakuasi warga ketempat yang lebih aman,” ungkap mantan Kapolres Biak Papua tersebut.

Selain banjir, Hadi menerangkan terjadi musibah longsor di daerah Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang. Akibat longsor menyebabkan arus lalu lintas Medan-Berastagi lumpuh total.

“Juga teridentifikasi tiga orang meninggal dunia tertimbun material longsor,” terangnya sembari menyatakan, bahwa personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut telah turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor. (dwi/han)

Siaga Pilkada 2024, PLN UID Sumut Pastikan Pasokan Listrik andal

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyambut pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 November 2024, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar apel siaga dan pemeriksaan peralatan di seluruh unit kerja.

Kegiatan ini dilakukan secara serentak pada Senin (25/11) di sepuluh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), diantaranya Medan, Medan Utara, Lubuk Pakam, Binjai, Pematang Siantar, Sibolga, Rantauprapat, Padang Sidimpuan, Bukit Barisan, dan Nias.

Dengan menetapkan status Siaga Pemilu mulai 24 hingga 30 November 2024, PLN UID Sumut memastikan kesiapan penuh untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama proses demokrasi berlangsung.

Sebagai bentuk kesiapan, PLN UID Sumut telah menerjunkan 3.121 personel siaga yang didukung oleh berbagai peralatan, meliputi 118 unit genset mobile, 49 unit UPS, 96 unit Gardu Bergerak (UGB), 373 posko siaga, 216 sepeda motor, 146 kendaraan roda empat, 16 unit mobil crane, 1 unit DCC mobile, dan 6 Tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan).

Selain itu, PLN juga melakukan gelar peralatan teknik (yantek) untuk memastikan bahwa semua peralatan kelistrikan dalam kondisi prima. Langkah ini mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap gardu, kabel distribusi, serta peralatan pendukung lainnya, guna memastikan keandalan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Sumatera Utara.

PLN mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan gangguan listrik selama masa Pilkada melalui aplikasi PLN Mobile yang telah terintegrasi dengan Virtual Command Centre (VCC). Teknologi ini memungkinkan respons cepat, transparan, dan real-time terhadap keluhan pelanggan, sekaligus memberikan informasi terkini tentang kondisi kelistrikan.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Agus Kuswardoyo, menegaskan komitmen PLN untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pilkada di Sumatera Utara.

“Pilkada adalah tonggak penting dalam perjalanan demokrasi bangsa. Sebagai perusahaan yang melayani kebutuhan dasar masyarakat, PLN hadir memastikan tahapan Pilkada berjalan lancar tanpa gangguan listrik. Kami telah memobilisasi seluruh sumber daya terbaik untuk mendukung pilkada sumatera utara, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman dan aman,” ujar Agus Kuswardoyo.

Dengan kesiapan personel, teknologi, dan peralatan yang telah dimobilisasi, PLN optimis dapat mendukung pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Sumatera Utara tanpa hambatan kelistrikan. PLN berharap proses demokrasi ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sukses, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari layanan listrik yang andal.

PLN terus berkomitmen memberikan layanan terbaik demi mendukung pembangunan bangsa, termasuk dalam momen-momen penting seperti Pilkada. (ila)

PGN Optimalkan Pemanfaatan LNG Domestik

FASILITAS: FSRU Lampung menjadi fasilitas regasifikasi LNG yang dioptimalkan PGN dalam Penyediaan LNG khususnya bagi pelanggan industri.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk terus mengupayakan pemenuhan pasokan gas bumi sesuai dengan kebutuhan seluruh pelanggan. Sejalan dengan konsumsi energi yang masih ditopang oleh gas bumi di masa transisi menuju penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan mendukung target NZE 2060. Konsumsi energi di masa transisi juga disertai oleh pemanfaatan gas bumi yang bersumber dari Liquefied Natural Gas (LNG).

Puncak pemanfaatan gas bumi di negara berkembang termasuk Indonesia, diperkirakan terjadi pada tahun 2040an. Sebagian besar akan dipenuhi melalui LNG. Selain itu produksi atas gas juga meningkat sesuai dengan discovery mayoritas gas projects yang ada di Indonesia.

“Pertumbuhan pemanfaatan gas bumi akan didukung oleh optimalisasi pasokan gas baik langsung dari sumur produksi maupun melalui moda LNG dalam rangka meningkatkan ketersediaan gas bumi,” ujar jelas Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini, Senin (25/11/2024).

Adapun tren pemanfaatan gas bumi untuk ekspor menurun sejak tahun 2012 berdasarkan data kementerian ESDM. Sedangkan pada posisi pertengahan tahun 2024, kurang lebih 60% gas dimanfaatkan secara domestik. Kebutuhan yang paling besar adalah kalangan industri dengan rata-rata pemakaian gas sebesar 1.592 BBTUD pada rentang waktu 2020 -2024. Di sisi lain untuk kebutuhan listrik juga sudah dialihkan pemenuhan gasnya menggunakan LNG.

PGN sebagai badan usaha pemanfaatan gas bumi nasional di Indonesia, mengambil peran dalam kondisi tersebut khususnya dalam menyediakan LNG untuk keperluan domestik. Penyediaan LNG ini juga bagian dari upaya adaptasi PGN terhadap dinamika lingkungan bisnis yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Ratih mengatakan, pemanfaatan LNG domestik merupakan peluang sekaligus tantangan bagi PGN. Bagaimana PGN dapat memanfaatkan peluang tersebut untuk menghadapi natural decline gas pipa eksiting. Keadaan tersebut memerlukan dukungan dari pasokan baru yang handal Kemudian menjadi hal menantang bagi PGN agar mampu menyediakan LNG dan meraih potensi supply LNG domestik yang besar, seperti dari Bontang, Tangguh dan Donggi-Senoro.

“Kemudian juga ada potensi dari Lapangan Andaman. Hal ini menarik, karena lokasinya dekat dengan Fasilitas LNG Arun yang akan kami fungsikan untuk regasifikasi LNG,” ujar Ratih.

Saat ini, PGN mengoptimalkan pemanfaatkan fasilitas LNG yang ada di FSRU Lampung dan FSRU Jawa Barat. Sebagai informasi, kebutuhan LNG PGN di tahun 2025 khususnya untuk Jawa Bagian Barat kurang lebih 22 – 25 cargo LNG (1 kargo kurang lebih setara dengan 8 – 10 BBTUD). Pasokan gas hasil regasifikasi LNG juga diperlukan sebagai balancer dari penurunan pasokan gas pipa eksisting, baik karena terjadinya gangguan pada sumur gas maupun adanya planned maintenance yang dilakukan oleh para pemasok gas.

Dalam pemanfaatan LNG juga ada sejumlah hal yang menjadi perhatian. Salah satunya adalah mengenai harga LNG. Harga beli LNG domestik mengacu dengan realisasi harga minyak produksi domestik atau Indonesia Crude Price (ICP) yang ditetapkan oleh Menteri ESDM setiap bulan. Namun secara historis, harga beli LNG domestik cenderung stabil, jika dibandingkan JKM sebagai referensi harga market LNG Asia.

“PGN berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan gas bumi domestik dalam jangka panjang. Kami memanfaatkan uncommited kargo LNG domestik, optimalisasi fasilitas regasifikasi LNG untuk mengurangi defisit pasokan eksisting, serta menjalin kerja sama secara long term dengan penyedia LNG domestik untuk menjaga kelangsungan gas bumi. Sinergi dengan pemerintah, pengguna gas bumi dan stakeholder lain juga kami lakukan dalam rangka menciptakan kebijakan yang mendorong pasar gas bumi yang adaptif,” tutup Ratih. (rel/ram)

KPU Batubara Musnahkan 1.187 Lembar Surat Suara Rusak

MUSNAHKAN: Ketua KPU batubara Erwin, Ketua Bawaslu Batubara M Amin, Pj. Bupati Batubara Heri Wahyudi, Kapolres Batubara AKBP Taufik Hidayat Tyaheb dan Unsur Forkompinda saat musnahkan surat suara yang rusak Selasa(26/11) di Halaman Kantor KPU Batubara. Foto:/Liberti H H Haloho.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batubara musnahkan sebanyak 1.187 lembar surat suara yang rusak dan cacat, di Halaman Kantor KPU Batubara, Selasa (26/11).

Dari sejumlah itu, sebanyak 582 lembar surat suara Pemilihan Gubernur – Wakil Gubernur dan 605 lembar surat suara Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Batubara.

Pemusnahan surat suara rusak tersebut dilakukan Ketua KPU Batubara Erwin bersama dengan Ketua Bawaslu Batubara M Amin, Pj. Bupati Batubara Heri Wahyudi, Kapolres Batubara AKBP Taufik Hidayat Thayeb, Kejari Batubara diwakili Kasi Intel P Siregar dan Unsur Forkompinda Batubara.

Ketua KPU Batubara Erwin mengatakan, pemusnahan surat suara 582 lembar surat suara Pemilihan Gubernur – Wakil Gubernur dan sebanyak 605 lembar surat suara Pemilihan Bupati -Wakil Bupati Batubara.

“Harapannya, besok pada tanggal 27 November 2024, proses kegiatan pemungutan dan penghitungan suara dapat berjalan dengan baik berkat sinergitas antara seluruh elemen. Baik itu, KPU , TNI/Polri, Pemerintah Batubara dan Kejaksaan,”ujar Erwin.

Artinya, sambung Erwin, pemungutan dan penghitungan ini sebenarnya sudah dilaksanakan dari awal tahapan melalui kewenangan masing masing bahu membahu dalam rangka mensukseskan melaksanakan Pesta demokrasi yang ada di Kabupaten Batubara.

Ia juga menyampaikan, pada H-1 proses pendirian TPS di setiap desa sudah berlangsung dengan baik. Demikian juga C-6 sudah didistribusikan kepada Pemilih.

“Harapan kita, semoga pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 Pemilihan Gubernur – Wakil Gubernur dan Pemilihan Bupati -Wakil Bupati Batubara.
berjalan dengan sukses,”sebutnya.

Sehari sebelumnya, Ketua KPU Batubara Erwin juga mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batubara pada tanggal 27 November 2024 untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2024 Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Sumatera Utara dan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Batubara.

Kedatangan ke TPS selain membawa C-6, dan pemberitahuan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kalau tidak ada KTP bisa membawa Foto Copy KTP. Kalau tidak ada juga membawa KTP Digital atau Bio data penduduk yang telah dilakukan kelengkapan di Disdukcapil,”ungkap Ketua KPU Batubara Erwin.

Pj. Bupati Batubara Heri Wahyudi yang hadir saat pemusnahan ini memberi saran dan masukan kepada KPU Batubara dan jajaran di TPS agar bisa memastikan para petugas di TPS ready tepat waktu. (mag-3/han)