Home Blog Page 444

Ada Mantan Ketua KPU dan Jurnalis, Berikut Lima Nama Panelis Debat Perdana Pilkada Medan 2024

Ketua KPU Kota Medan, Mutia Atiqah. (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan telah menjadwalkan pelaksanaan debat perdana kandidat bagi ketiga pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Pilkada Medan 2024. Direncanakan, pelaksanaan debat perdana tersebut akan berlangsung pada 9 November 2024.

“Saat ini kami terus merampungkan segala persiapan menjelang debat perdana Pilkada Medan 2024 tersebut,” ungkap Ketua KPU Medan, Mutia Atiqah kepada Sumut Pos, Minggu (27/11).

Dikatakan Mutia, saat ini pihaknya sudah menyiapkan lima orang yang akan diplot menjadi panelis pada kegiatan debat tersebut. Dari nama-nama itu, tampak ada nama mantan Ketua KPU Kota Medan hingga jurnalis.

“Dari hasil rapat koordinasi (rakor) kemarin (Jumat, red), untuk panelis sudah fix. Mereka terdiri dari akademisi, jurnalis, hingga mantan Ketua KPU Medan,” ungkap Mutia.

Mutia menjelaskan, adapun tema debat perdana nanti, yakni “Mensejahterakan Masyarakat dengan Pembangunan”. Direncanakan, debat akan berlangsung selama 180 menit dengan waktu total istirahat selama 30 menit.

“Untuk subtema masih digodok lagi. Sementara lokasi tidak jadi di Hotel Grand Mercure. Saat ini ada dua opsi, yakni Regale dan Tiara Convention, tapi kemungkinan besar di Regale,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, debat nanti akan berlangsung sebanyak lima segmen. Untuk segmen pertama, para paslon akan menjelaskan visi misi, lalu segmen dua dan tiga, akan dilakukan pendalaman visi misi.

“Sementara di segmen empat dan lima, para paslon akan saling tanya jawab. Untuk aturan tanya jawab, masing-masing paslon bebas menentukan siapa yang akan menjawab, boleh calon wali kota ataupun wakil wali kota, kami tidak ada mengaturnya,” jelas Mutia.

Dalam debat nanti, Mutia juga mengimbau kepada para pendukung paslon agar tertib saat kegiatan berlangsung.

“Pendukung tidak boleh membawa atribut kampanye saat debat. Untuk baju yang bergambarkan paslon diperbolehkan. Saat debat, masing-masing pendukung paslon yang diperbolehkan masuk ke dalam ruangan hanya sebanyak 50 orang,” katanya.

Seperti diketahui, adapun kelima panelis dalam debat perdana Pilkada Medan 2024, yakni Prof Kusbianto, Zainudin (Dekan Fakultas Hukum UMSU), Faisal Mahrawa (Dosen Fisip USU), Agussyah Damanik (Mantan Ketua KPU Medan), dan Trully Okto Purba (jurnalis). (map/saz)

Terpilih Aklamasi, Wisnu Amri Pimpin Gakeslab Indonesia Sumut 2024-2028

TERPILIH: Wisnu Amri terpilih secara aklamasi untuk memimoin Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium Sumut Periode 2024-2028 pada Musyawarah Provinsi IV di Hotel Grand Antares Medan, Sabtu (26/10). (Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wisnu Amri terpilih secara aklamasi untuk menahkodai Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab) Sumatera Utara (Sumut) Periode 2024-2028 pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Keempat yang digelar di Hotel Grand Antares Medan, Sabtu (26/10) lalu.

Wisnu terpilih untuk memimpin Gakeslab Sumut setelah sebelumnya diamanahkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua.

Seluruh peserta yang terdiri dari 56 pengusaha perusahaan alat kesehatan se-Sumut, memercayakan Wisnu untuk menjadi Ketua Gakeslab Sumut empat tahun ke depan.

Usai terpilih secara aklamasi, Wisnu pun langsung dilantik oleh Ketua Umum Gakeslab Indonesia, Kartono Dwijosewojo.

Dalam arahannya, Kartono meminta Pengurus daerah (Pengda) Gakeslab Sumut yang baru dilantik untuk bisa bekerja sama dengan pelaku usaha bisnis kesehatan dan bisa mengembangkan industri alat kesehatan dalam negeri khususnya di Sumut.

Dalam kesempatan itu, Kartono juga meminta kepada kepengurusan yang baru dilantik untuk menjadikan Gakeslab sebagai asosiasi yang bermartabat dan mampu memberi makna pada pembangunan kesehatan melalui bisnis alat kesehatan dan laboratorium di Indonesia.

“Dan paling penting adalah kiranya dapat bersinergi untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membina para anggota secara profesional, sehingga ke depan perusahaan alat kesehatan di Sumut sudah harus bersertifikasi dan memiliki Nomor Izin Edar (NIE) agar dapat menerapkan Cara Distribusi Alat Kesehatan dengan Benar (CDAKB) sesuai dengan standar dan ketentuan berlaku,” ungkap Kartono, yang merupakan mantan Ketua Gakeslab DKI Jakarta.

Sementara itu, Wisnu dalam kesempatan tersebut, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, untuk memimpin Gakeslab Sumut Periode 2024-2028.

Menurutnya, untuk menjalankan Gakeslab yang sempat vakum, Wisnu berharap, ada kerja sama semua pihak dalam menyukseskan kepengurusan Gakeslab Sumut dalam mengemban amanah di tengah tantangan zaman yang sangat besar di antara berbagai kepentingan.

Sesuai perintah Gakeslab Indonesia agar dapat berkontribusi, ke depan kepengurusannya akan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Untuk program awal, pihaknya akan melakukan sertifikasi agar keanggotaan Gakeslab Sumut yang baru 56 anggota, bisa ditingkatkan. Hal itu bertujuan agar seluruh perusahaan alat kesehatan yang ada di Sumut, yang mencapai 350 perusahaan, bisa masuk menjadi anggota Gakeslab dan memiliki sertifikasi NIE.

“Saat ini memang baru 56 pengusaha perusahaan alat kesehatan dan laboratorium di Sumut yang masuk menjadi anggota Gakeslab. Dan, mungkin akan bertambah 50 perusahaan lagi. Itu dibuktikan dari registrasi pengurusan keanggotaan baru,” jelas Wisnu.

Jadi ke depan, lanjut Wisnu, Gakeslab Sumut akan berupaya bagaimana seluruh anggota Gakeslab sesegera mungkin menyertifikasi izin-izin yang ada.

“Dengan adanya sertifikasi, insya Allah seluruh anggota Gakeslab bisa diperhitungkan,” katanya.

Sementara untuk menjalankan roda organisasi Gakeslab Sumut, Wisnu akan dibantu oleh Fitri Yani Hasubuan sebagai sekretaris, dan Akhwat selaku bendahara. (san/saz)

Anda Kecanduan Gawai? Lakukan 8 Tips Secara Rutin, Hidup Anda akan Semakin Tenang dan Nyaman

SUMUTPOS.CO – Gadget atau gawai merupakan perangkat elektronik dalam ukuran kecil yang memiliki fungsi khusus dan terus mengalami perubahan mengikuti perkembangan teknologi. Sala satunya ponsel Anda. Fitur HP selalu update dengan teknologi yang selalu baru.

Tak hanya itu saja, laptop, komputer, kamera, dan lainnya juga mengalami kebaruan. Itulah kenapa nggak cuma HP aja yang masuk dalam kelompok gadget.
Namun tak bisa dipungkiri, setiap aspek kehidupan saat ini tidak bisa lepas dari keberadaan gawai. Mulai dari bekerja, belajar, berbelanja, hingga hiburan, semuanya bisa diakses melalui gawai yang selalu ada di tangan kita.

Akan tetapi di balik kemajuan ini, ada sisi gelap yang perlu diperhatikan. Dengan adanya perkembangan teknologi, semakin banyak waktu yang kita habiskan di depan layar, makin besar pula potensi untuk terjebak dalam siklus ketergantungan pada gawai yang lambat laun akan merugikan.

Dampaknya bisa beragam, mulai dari gangguan konsentrasi, stres, hingga berkurangnya interaksi sosial di dunia nyata. Nah jika Anda salah satunya yang merasa terperangkap dalam dunia digital dan ingin mengurangi ketergantungan pada gawai, berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan secara konsisten.

1. Batasi Penggunaan Gawai
Cobalah buat jadwal untuk menentukan waktu tertentu untuk memeriksa e-mail, media sosial, atau aplikasi lainnya. Misalnya, alokasikan waktu khusus di pagi dan sore hari, dan hindari penggunaan gawai di luar jam tersebut. Ini akan membantu kita untuk tidak tergoda membuka gawai secara berlebihan sepanjang hari.

2. Jangan Membawa Gadget ke Tempat Tidur
Kebiasaan membawa gadget ke tempat tidur dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat sulit untuk melepaskan diri dari gadget. Oleh karena itu, sebaiknya jangan membawa gadget ke tempat tidur. Sebagai gantinya, Kamu dapat melakukan kegiatan yang lebih santai seperti membaca buku atau meditasi untuk membantu Kamu tidur dengan lebih nyenyak.

3. Batasi Penggunaan Media Sosial
Media sosial menjadi salah satu sumber ketergantungan kita paling besar terhadap gawai. Menghabiskan waktu berjam-jam scrolling Instagram, Twitter, atau TikTok bisa menguras terlalu banyak waktu dan energi. Tetapkan batasan dalam penggunaan media sosial, misalnya dengan menggunakan aplikasi pengatur waktu atau dengan menjadwalkan waktu khusus untuk mengecek media sosial. Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk menghapus aplikasi media sosial dari gawai kita untuk sementara waktu.

4. Pilih Kertas daripada Layar
Kembalilah ke cara konvensional. Buat daftar tugas menggunakan pena dan kertas, susun presentasi di papan tulis sebelum membuatnya digital, atau ambil catatan tangan saat rapat. Ini bukan hanya efisien, tetapi juga memberi istirahat pada mata kamu dari layar yang terang.

5. Temukan Hobi Baru atau Alternatif Kegiatan
Temukan hobi atau aktivitas baru yang dapat mengalihkan perhatian dari penggunaan gadget. Dengan cara ini, Kamu dapat mengalihkan perhatian Kamu dari gadget dan memfokuskan diri pada kegiatan lain yang lebih produktif dan bermanfaat. Misalnya, Kamu dapat mencoba kegiatan seperti memasak, berkebun, atau olahraga.

6. Matikan Ponsel saat Bersama Keluarga atau Teman
Kebiasaan ini mungkin sulit untuk diubah, tetapi fokuslah pada orang-orang di sekitar kamu saat bersama secara langsung. Alihkan perhatian dari media sosial dan nikmati momen bersama teman-teman kamu.

7. Jauhi Seluler saat ke Kamar Mandi
Istirahat kecil ini dapat membantu kamu menjauh dari layar. Selain itu, ini mencegah risiko ponsel jatuh ke toilet atau wastafel.

8. Gunakan Gadget dengan Bijak
Selain membatasi penggunaan gadget, penting juga bagi Kamu untuk menggunakan gadget dengan bijak. Jangan terlalu sering menggunakan gadget saat sedang berkendara atau saat sedang melakukan aktivitas berbahaya lainnya. Hindari penggunaan gadget saat sedang makan atau berbicara dengan orang lain, karena hal ini dapat mengganggu kualitas interaksi sosial.(bbs/han)

Bawaslu Medan Berikan Mandat ke Panwascam Selesaikan Sengketa Antar Peserta Pemilihan

RAKERNIS: Bawaslu Kota Medan menggelar Rakernis peningkatan kapasitas dalam penyelesaian sengketa pemilihan, Jumat (25/10). ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, memberikan mandat kepada Panwaslu Kecamatan untuk menyelesaikan sengketa antar peserta pemilihan pada Pilkada serentak tahun 2024.

Hal itu disampaikan Anggota Bawaslu Kota Medan, Ferlando Jubileto Simanungkalit, dalam rapat kerja teknis (Rakernis) Peningkatan Kapasitas Panwaslu Kecamatan se-Kota Medan dalam Penyelesaian Sengketa Antar-Peserta Pemilihan dalam Pemilihan Tahun 2024.

“Selesai acara ini, nantinya Panwaslu Kecamatan akan diberikan mandat untuk menyelesaikan sengketa di kecamatan masing-masing,” ujarnya Ferlando, Jumat (25/10) malam.

Koordinator Divisi (Kordiv) Hukum dan Penyelesaian Sengketa ini mengatakan, bahwa sengketa antar peserta pemilu harus diselesaikan dengan waktu yang singkat dan cepat, sebagaimana dalam Perbawaslu No 2 Tahun 2020.

“Tetapi Panwaslu Kecamatan tetap harus berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Medan, sejak diterimanya laporan sengketa antar peserta pemilu,” jelasnya.

Sementara itu, Fachril Syahputra selaku Kordiv Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, menambahkan, bahwa tahapan kampanye tersisa 30 hari lagi. Ia meminta kepada Panwaslu Kecamatan untuk memaksimalkan pengawasan disisa masa kampaye tersebut.

“Jangan terulang lagi kampanye di rumah ibadah seperti yang terjadi belum lama ini. Saya minta kawan-kawan memaksimalkan pengawasan diwilayahnya disisa waktu kampanye,” tandasnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kota Medan, David Reynold yang membuka Rakernis ini, mengigatkan kembali kepada 21 Panwaslu Kecamatan, untuk segera menyelesaikan laporan bulanan tepat waktu. (man/han)

Dalam rangka HLN ke-79, GM UIP SBU Site Survey ke Proyek T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan

SURVEY: GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas (tengah) saat site survey pekerjaan pembangunan T/L 150 kV Bang Pidie-Tapak Tuan.

ACEH, SUMUTPOS.CO – GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas melakukan Site Survey Pekerjaan Pembangunan T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan selama 3 (tiga) hari mulai 16 – 18 Oktober 2024.

Fokus kegiatan ini di Gardu Induk 150 kV Blang Pidie, Transmisi 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan, dan Gardu Induk 150 kV Tapak Tuan.

Tampak mendampingi Manager UPP SBU 1 Bondan Pakso Dandu, Manager Laksdan Lud Rudy Anggoro, Manager K3L Saur Sinaga, AMN Perijinan dan Umum UPP SBU 1 Catur Budi Septiawan, AMN Pengendalian Proyek UPP SBU 1 Rio Ferisko A Manalu dan AMN Perencanaan Sipil Ardhi Febriawan.

Di momen itu, Manager PLN UPP SBU 1 Bondan Pakso Dandu menyampaikan bahwa site survey pada jalur T/L 150 kV merupakan stimulus untuk pegawai UPP SBU 1 untuk mempercepat proses penyelesaian proyek.

“Dengan intensnya kegiatan site survey pada pekerjaan pembangunan T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan diharapkan dapat memicu semangat insan PLN UPP SBU 1 agar dapat menyelesaikan Proyek T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan. Selain itu kegiatan site survey ini juga bentuk kepedulian manajemen terhadap aset yang dimiliki PLN (care for asset),” ungkapnya.

Menimpali hal itu, GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas mengatakan, pelaksanaan pembangunan T/L 150 kV Blang Pidie – Tapak Tuan telah menjadi salah satu proyek yang memiliki urgensi dalam sistem kelistrikan Aceh.

“Hal itu membuat penyelesaian proyek ini menjadi prioritas bagi PLN terkhusus dari seluruh Manajemen UIP SBU. Sebagai backbone dalam jaringan kelistrikan di Pantai Barat Provinsi Aceh, penyelesaian proyek ini adalah titik balik dalam menuju sistem kelistrikan Aceh yang andal serta membuat sistem kelistrikan Aceh terkoneksi secara looping,” ucapnya.

Pelaksanaan pembangunan T/L 150 KV Blang Pidie – Tapak Tuan, lanjutnya, merupakan salah satu jaringan transmisi yang dapat meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pantai Barat Provinsi Aceh. “Selain itu dengan beroperasinya transmisi ini dapat menonaktifkan PLTD Tapak Tuan (Dedieselisasi),” pungkas Hening. (ila)

Sambut HLN & Hari Sumpah Pemuda, Srikandi PLN dan PIKK Gelar Aksi Sosial Berbagi Nasi Kotak

BAGI NASI: Manager Perizinan dan Komunikasi Effiaty Polapa saat membagikan nasi kotak, dalam aksi sosial di kawasan Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Jumat (25/10/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Srikandi PLN UIP SBU berkolaborasi dengan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK), menggelar aksi sosial di kawasan Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota, Medan, Sumatera Utara, Jumat (25/10/2024).

Lewat aksi turun ke jalan, mereka melakukan pembagian nasi kotak untuk warga di sekitar kantor dan pengendara ojek online yang melintas di seputar Taman Beringin, Medan.

Langsung dikomandoi Senior Manager Keuangan, Anggaran dan Umum PLN UIP Sumbagut sebagai Champion Srikandi Tomu Murniaty Sibarani, turut hadir pula Ketua PIKK PLN UIP Sumbagut, Manager Perizinan dan Komunikasi Effiaty Polapa, dan Manager Keuangan dan Anggaran Ratih Sri Handayani serta didukung 50 orang peserta lainnya terdiri dari anggota Persatuan Ibu Karyawan/ti (PIKK) dan Srikandi-Srikandi PLN UIP Sumbagut.

Di momen bertema Peduli Sesama, Srikandi bersama PIKK PLN UIP Sumbagut kolaborasi berbagi makanan sehat kepada warga sekitar kantor dan pengendara ojek online di Medan, turut pula hadir Kepala Lingkungan Kelurahan Anggrung, Imelda.

Srikandi Champion sekaligus Senior Manager Keuangan, Anggaran dan Umum, Tomu Murniaty Sibarani menjelaskan, fokus kegiatan ini yakni membantu sesama lewat berbagi makanan kepada yang membutuhkan dalam rangka menyambut HLN dan Hari Sumpah Pemuda.

Kata Murni, yang mereka lakukan sebagai wujud kepedulian PLN kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar area kantor. “Kegiatan berbagi makanan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kami yang dapat membantu mengurangi kelaparan dan memberikan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Senada juga diungkapkan Ketua PIKK Rahmawaty Hening Kyat Pamungkas seraya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan berbagi makanan ini berkolaborasi dengan Srikandi PLN UIP Sumbagut. “Total sebanyak 200 buah nasi kotak dibagikan kepada mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

Menimpali hal itu, General Manager PLN UIP Sumbagut, Hening Kyat Pamungkas mengungkapkan, melalui kegiatan peduli sesama ini, PLN hadir ditengah masyarakat dengan memberikan bantuan berupa makanan sehat. “Semuanya dibagi secara cuma-cuma kepada masyarakat yang berdomisili di sekitar kecamatan Medan Polonia. Beberapa dibagikan juga kepada pengendara ojek online,” ungkap Hening.

Sementara, Kepala Lingkungan Kelurahan Anggrung Imelda, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PLN UIP SBU atas kepedulian yang ditunjukkan kepada masyarakat yang berdomisili di area Kecamatan Medan Polonia khususnya.

“Kami berterima kasih kepada PLN UIP SBU yang menunjukkan kepeduliannya kepada warga dan pekerja yang beraktivitas di area Kecamatan Medan Polonia. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh masyarakat. Semoga kegiatan peduli sesama ini terus dapat dilaksanakan oleh PLN dan perusahaan milik pemerintah lainnya untuk membantu meringankan beban warga di area Kota Medan khususnya,” ujar Imelda. (ila)