30 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 449

Tingkatkan Keandalan dan Kualitas Pelayanan, PLN UID Sumatera Utara Gelar Pasukan dan Peralatan

Manager PLN UP3 Padangsidimpuan, Yessi Indra memastikan peralatan dalam kondisi prima dan siap dipergunakan (30/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya meningkatkan keandalan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar pasukan dan peralatan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) pada Senin (30/9/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa personel dan peralatan yang digunakan berada dalam kondisi prima dan siap digunakan dalam melayani masyarakat.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menegaskan bahwa gelar peralatan dan pasukan ini merupakan implementasi dari PLN Life Safety Rules.

“K3 bukan sekadar program, melainkan cerminan budaya perusahaan. Dengan menerapkan K3 berarti kita membangun budaya kerja yang aman dan nyaman,” ujar Saleh.

Saleh menegaskan, PLN UID Sumatera Utara sangat konsisten dalam menjalankan nilai budaya AKHLAK BUMN, yang mencakup Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai ini menjadi landasan dalam setiap langkah dan keputusan yang diambil oleh perusahaan.

“PLN terus bertransformasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dengan menghadirkan pasokan listrik yang andal serta pelayanan yang cepat kepada masyarakat. Upaya ini sejalan dengan kinerja 5 tahun dibawah kepemimpinan Erick Thohir,” tegas Saleh.

PLN UID Sumatera Utara berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan mitra kerja dalam mencapai tujuan bersama, yaitu memberikan pelayanan yang andal, efisien, dan berkualitas tinggi kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, PLN berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan. Selain itu, PLN juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan keandalan pasokan listrik demi kenyamanan dan kepuasan pelanggan.

Sementara itu, Manager UP3 Pematangsiantar, Hasudungan Siahaan, dalam sambutannya saat menjadi pembina apel mengungkapkan pentingnya kegiatan ini untuk memastikan setiap penyedia jasa memiliki kesiapan yang memadai.

“Dengan personel yang siap dan didukung peralatan yang lengkap, maka dapat mendukung kinerja PLN UP3 Pematangsiantar dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik dan juga meningkatkan kecepatan pelayanan pada pelanggan,” pungkas Hasudungan. (ila)

Pjs Bupati Toba: Setiap Pelanggaran Pilkada Harus Cepat Direspon dan Ditangani

TEKANKAN: Pjs Bupati Toba, Dr. Agustinus Panjaitan menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap setiap pelanggaran yang terjadi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Toba. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

TOBA, SUMUTPOS.CO– Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Toba, Dr. Agustinus Panjaitan menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap setiap pelanggaran yang terjadi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Toba. Ia mengingatkan agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera bertindak jika ada laporan pelanggaran, agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.

Hal itu dikatakannya saat menerima audiensi Bawaslu Tiba di Kantor Bupati Toba, Selasa (1/10/2024).

“Setiap pelanggaran atau isu harus cepat direspons agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar dan mengganggu proses pemilihan di Kabupaten Toba,”.

Pertemuan ini membahas berbagai langkah strategis untuk menjaga agar tahapan Pilkada berjalan lancar dan bebas dari pelanggaran.

Menurut Agustinus, penanganan yang cepat, sangat penting untuk mencegah konflik dan menjaga Pilkada tetap berjalan aman dan tertib. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antara Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan pemerintah daerah diperlukan agar Pilkada bisa berlangsung adil dan jujur.

Ketua Bawaslu Toba, Sahat Sibarani juga mengiyakan betapa pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Toba, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Bawaslu untuk mengantisipasi potensi konflik selama Pilkada. Tak lupa, ia mengatakan, pentingnya peran media (termasuk wartawan) dalam menjaga netralitas, terutama dalam pemberitaan yang rawan provokasi dan kampanye hitam.

“Kita harus menjaga agar perbedaan pilihan tidak menjadi pemicu konflik, baik di media sosial maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Drs. Augus Sitorus, Plt. Kaban Kesbangpol Lambok Siahaan, dan Kabag Tapem Saut Marulitua. Sinergi antar lembaga diharapkan dapat memastikan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Toba berlangsung aman, tertib, dan demokratis.(san/han)

Tim Dosen Peternakan Universitas Tjut Nyak Dhien Lakukan PKM di Kelompok Ternak Kambing Arjuna Farm

BERSAMA: Tim Dosen Tim Dosen Peternakan Universitas Tjut Nyak Dhien foto bersama Kelompok Ternak Arjuna Farm di Desa Mekar, Delitua di sela-sela melaksanakan PKM.

DELITUA, SUMUTPOS.CO – Tim Pemenang Hibah PKM DRTPM (Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat) Universitas Tjut Nyak Dhien Medan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) di Kelompok Ternak Kambing Arjuna Farm Desa Mekar Sari Delitua, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (14/9/2024). Kegiatan ini dihadiri 30 peserta terdiri dari anggota kelompok ternak, dan Tim PKM.

Kegiatan ini diketuai oleh Juli Mutiara Sihombing, S.Pt.,M.Pt (Dosen Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi UTND) dengan 2 orang anggota yaitu drh.Rita Rosmala Dewi,M.Si.,P.hd (Dosen Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi UTND) dan Evalina Pakpahan, SE.,ME (Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Bisnis dan Humaniora UTND) beserta 2 orang mahasiswa Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi UTND.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan usaha penjualan produk susu kambing yang aman sampai ke konsumen dengan menerapkan Good Manufacturing Practice dalam proses pengolahan susu kambing segar yaitu dengan Pasteurisasi. Dengan adanya pasterurisasi susu ini akan memudahkan masyarakat dalam menjaga kualitas produknya.

Kegiatan pelaksanaan pengabdian ini akan meningkatkan kehidupan masyarakat yang sehat dan sejahtera, baik itu peternak maupun konsumen. Karena yang mengkonsumsi susu kambing segar adalah konsumen, dan peternak harus dapat menjamin kualitas susu yang dijual kepada konsumen.

Selain itu, para peternak juga sejahtera dengan meningkatnya hasil dari penjualan susu dari konsumen.

Pengabdian Kepada Masyarakat ini juga tidak hanya melakukan pelatihan mengenai pasteurisasi susu, tetapi juga menyerahkan alat Teknologi dan Inovasi Pasteurisasi Susu Kambing kepada kelompok ternak Arjuna Farm.

Dimana dana pembiayaan pemberian alat tersebut dari Hibah PKM DRTPM (Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat) Kemenristek DIKTI.

Alat yang diberikan ini akan mempermudah peternak dalam pasteurisasi susu dan menjamin sterilisasi susu yang akan diolah oleh para peternak.

Pemberian alat teknologi tersebut langsunh diserahkan oleh Tim Pemenang Hibah dari Prodi Peternakan UTND, dan diterima oleh Ketua Kelompok Ternak Arjuna Farm, Yudhistira Adhitya Pratama. (rel/han)

PGN Dukung Akselerasi Pemanfaatan Pipa Cisem Tahap II Guna Tumbuhkan Investasi

RESMI: Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Manajemen PGN saat menghadiri Agenda First Welding atau pengelasan Pipa Transmisi Gas Cirebon – Semarang Tahap II (Pipa Cisem Tahap II), Senin (30/9/2024).

BATANG, SUMUTPOS.CO – PT PGN Tbk bersama Anak Perusahaan yakni PT Pertamina Gas (Pertagas) siap mendukung pemanfaatan Pipa Transmisi Gas Cirebon – Semarang Tahap II (Pipa Cisem Tahap II) yang diresmikan pembangunannya oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Senin (30/9/2024). Proyek Cisem Tahap II akan melengkapi Cisem Tahap I selesai dibangun pada tahun 2023 dan sudah beroperasi untuk memasok kebutuhan gas bumi di Kawasan Industri Kendal serta Kawasan Industri Terpadu Batang.

Agenda first welding atau pengelasan pertama proyek Pipa Cisem II turut dihadiri oleh Plt. Dirjen Migas Dadan Kusdiana, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Dirjen Perencanaan dan Pembangunan Infrastrktur Migas KESDM Laode Sulaeman, Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Harry Budi Sidharta, Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso. Selain itu, juga dihadiri oleh Direktur Utama KIT Batang, jajaran konsorsium KSO PT. Timas Suplindo – PT. Pratiwi Putri Sulung beserta jajaran lainnya yang terlibat dalam proyek Pipa Cisem II.

Menteri ESDM Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Pipa Cisem II merupakan upaya akselerasi pemerintah dalam menarik investasi terutama di KIT Batang. Menurutnya, salah satu master plan yang dirancang adalah bagaimana menjadikan kawasan ini menjadi keunggulan yang komparatif dibanding kawasan industri lain. Diantaranya adalah dengan jalan toll, infrastruktur harus dibangun salah satu di dalamnya adalah infrastruktur gas untuk bahan bakar. “Cisem I dan Cisem II semacam jalan toll, toll versi gas,” ujarnya.

Pipa Cisem II, lanjut Bahlil, merupakan bentuk kolaborasi pemerintah, BUMN dan swasta. “Diharap setelah pengelelasan ini nanti akan dikelola oleh PGN,” kata Bahlil.

“Proyek ini merupakan salah Proyek StrategIs nasoional ditetapkan oleh presiden Nomor 3 tahun 2016 dengan tujuan untuk mendukung penguatan infrastruktur energi nasional yang berkelanjutan serta menciptakan efisiensi dalam distribusi gas bumi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Plt. Dirjen Migas Dadan Kusdiana.

Sumber gas proyek Cisem II berasal dari Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB) dan Long Term Plan (LTP) yang berasal dari potensi seluruh WK yang ada di wilayah Jawa Timur (WK Agung dan WK Bulu). Sedangkan untuk penerima manfaat dari pembangunan proyek Cisem II antara lain Kilang Cilacap, Kilang Balongan, berbagai industri di wilayah Jawa Barat, Jargas rumah tangga, serta tambahan kebutuhan dari Pupuk Kujang.

“PGN dan Pertagas sebagai bagian dari Holding Migas Pertamina siap untuk mendukung pemanfaatan Pipa Cisem II. Tersambungnia Pipa Cisem I dengan Pipa Cisem II nantinya memberikan benefit yang besar terhadap pemenuhan gas bumi. Seperti yang cita-citakan oleh pemerintah, kami siap dalam hal pengelolaan, distribusi dan monetisasi gas bumi agar dapat menarik investor dan menumbuhkan perekonomian,” ujar Direktur Utama PGN Arief Setiawan Handoko.

Arief menambahkan, PGN juga akan memiliki fleksibilitas penyaluran gas bumi khususnya dari Jawa Timur menuju pusat-pusat pasar baik yang berada di Jawa Tengah maupun Jawa Bagian Barat. PGN siap melakukan pengelolaan operasi dalam rangka menyediakan kepastian pasokan bagi market baik rumah tangga, usaha kecil, komersial industri sehingga perekonomian akan tumbuh seperti yang ditargetkan oleh pemerintah.

Salah satu rencana optimalisasi pemanfaatan Pipa Transmisi Cisem II yaitu rencana gasifikasi kilang Refinery Unit IV Cilacap (RU IV Cilacap) dan sejalan dengan integrasi pipa transmisi gas bumi di Pulau Jawa. PGN akan membangun infrastruktur distribusi gas yaitu Pipa Tegal – Cilacap. Pipa ini juga direncanakan untuk memperluas jangkauan infrastruktur gas bumi di Pulau Jawa sisi selatan maupun pelanggan potensial yang berada di sepanjang jalur pipa, sehingga pemanfaatan gas bumi akan meningkat.

Proyek Pipa Tegal – Cilacap dijadwalkan dimulai pada tahun 2025 dan commissioning pada Triwulan 3 2026 dengan colume yang dialirkan menuju R IV Cilacap sebesar 51 MMSCFD. Progress saat ini, PGN dan PT Kilang Pertamina internasional (KPI) telah menandatangani Heads of Agreement (HOA) tentang jual beli gas bumi untuk Kilang RU IV Cilacap. Saat ini, sedang dalam penyusunan perjanjian komersial antara PGN dan KPI, pelaksanaan FEED dan pengurusan perizinan.

“Pertagas siap menjalankan mandate pengelolaan Pipa Cisem II untuk mengamankan kehandalan operasi dari sisi transmisi, melanjutkan pemanfaatan operasi seperti halnya yang telah terwujud pada Pipa Cisem I. Portofolio yang dimiliki akan dikerahkan agar penyediaan gas yang diangkut maupun disalurkan melalui Pipa Cisem II lebih sustain ke depannya,” ujar Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso. (rel/ram)

Dirut PGN Pastikan Pemanfaatan Jargas Rumah Tangga di Sleman Lancar

INSPEKSI: Direktur Utama PT PGN Tbk Arief Setiawan Handoko melakukan inspeksi langsung pada pengembangan jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga di wilayah Kabupaten Sleman, DIY Yogyakarta, Jumat (27/9/2024).

YOGYAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama PT PGN Tbk Arief Setiawan Handoko melakukan inspeksi langsung pada pengembangan jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga di wilayah Kabupaten Sleman, DIY Yogyakarta, Jumat (27/9/2024). Pengembangan jaringan gas di wilayah ini menggunakan skema Compressed Natural Gas (CNG) Clustering.

CNG Clustering dipakai karena wilayah Kabupaten Sleman belum terjangkau oleh jaringan pipa transmisi maupun distrbusi gas bumi. Maka dari itu, gas bumi dari Blora diangkut dalam bentuk CNG menggunakan truk Gas Transport Module (GTM), kemudian dikompres untuk diturunkan tekanannya sebelum disalurkan ke rumah-rumah pelanggan.

Sampai dengan saat ini, jaringan gas untuk rumah tangga di Sleman sudah terpasang sebanyak 3.500 sambungan Rumah (SR) dari target sebanyak 7.000 SR. Jumlah pelanggan akan terus meningkat seiring dengan infrastruktur jargas yang terus dibangun di wilayah ini.

“Layanan gas bumi untuk rumah tangga merupakan bentuk kewajiban PGN melaksanakan public service obligation. Jadi PGN berkewajiban untuk melayani masyarakat. Selain melayani masyarakat, kami menuju program net zero emission,” ujar Arief.

Program jargas juga diharapkan dapat mengurangi impor LPG, sekaligus juga mengurangi penggunaan LPG bersubsidi. “Karena LPG masih impor, maka jargas akan membantu mengurangi beban arus impor dan subsidi LPG. Mudah-mudahan penggunaan jargas semakin banyak dicontoh ibu-ibu lain agar masak lebih efisien dan cepat,” ujar Arief.

Arief juga menghimbau agar tim PGN yang bertugas di area Yogyakarta menggencarkan sosialisasi pemanfaatan jargas kepada masyarakat. Termasuk edukasi terkait keselamatan penggunaan gas bumi. Mengingat Yogyakarta merupakan wilayah pengembangan baru, maka PGN perlu memberikan edukasi ke masyarakat yang wilayahnya dilalui pipa jargas.

Arief juga berkesempatan untuk mengunjungi pelanggan sekaligus melakukan gas in. Kepada pelanggan, ia juga menyampaikan terkait safety. “Safety adalah nomor satu bagi kita. Maka penting diinformasikan bahwa kalau gas bumi sifatnya lebih ringan udara. Kalau ada kebocoran, gas bumi mudah terdeteksi karena diberi aroma pembau, sehingga valve bisa segera ditutup oleh pelanggan,” jelasnya.

Keunggulan jargas yang lebih safety pun menjadi daya tarik bagi Maria untuk berkenan menggunakan jargas PGN. Ia juga antusias karena jargas dapat digunakan selama 24 jam. “Pembayarannya juga gampang menggunakan mobile banking, e-wallet atau di jaringan mini market terdekat,” katanya.

Senada dengan Maria, Ita juga menyambut Gas In gas bumi di rumahnya dengan antusias.

“Sebelumya kami sekeluarga menggunakan tabung gas beberapa macam ukuran. Lalu ada kabar baik dari PGN menawarkan untuk konversi ke gas bumi. Tidak perlu risau kehabisan gas karena dapat digunakan setiap saat dan pembayaran bisa via online. Saya berharap bisa PGN bisa mensosialisasikan ke ibu-ibu bahwa gas yang dipakai dari PGN lebih bagus, baik dari sisi keamanan dan efisiensi,” ujar Ita. (rel/ram)

Lokot Nasution, si Anak Pedagang Pusat Pasar yang Dilantik Jadi Anggota DPR RI

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, H Muhammad Lokot Nasution dilantik menjadi Anggota DPR RI periode 2024-2029. Politisi muda asal Sumut ini meraih kursi ke delapan dari 10 kursi yang diperebutkan di daerah pemilihan Sumut 1 (Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi).

Lokot Nasution sebenarnya adalah tokoh politik baru di Sumut. Namun pergulatan pergaulannya sudah sejak lahir di Kota Medan. Apalagi, beliau merupakan sosok politisi muda yang lahir dari darah seorang ayah yang bekerja sebagai pedagang di Pusat Pasar Medan.

Sehingga secara pergaulan, Lokot Nasution yang baru empat tahun ini menjadi Politisi Demokrat, langsung mendapatkan tempat di hati sahabatnya, keluarganya, dan jejaring komunitas di wilayah Kota Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, dan Tebingtinggi.
Dia mengatakan, ada sebagian politisi yang bercerita tentang kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) tingkat DPR RI dapil Sumut 1 pada 14 Februari 2024 lalu, ada merasa memiliki kesulitan mendekati simpul dan akar rumput.

“Aku ini bukan siapa-siapa, aku gak punya darah ‘ningrat’ di lingkungan politik, militer, birokrasi atau apapun di negeri ini. Jadi aku merasa lebih mudah masuk ke akar rumput itu, karena aku juga bagian dari akar rumput itu, dan ruang pergaulan ku juga dulu di lingkungan akar rumput itu,” katanya ketika diwawancarai usai pelantikannya sebagai Anggota DPR RI, Selasa (1/10).

Politisi yang lahir dan tumbuh di Kota Medan ini mengakui, pertarungan politik kali ini agak lain. Selain banyak tokoh dan politisi senior yang sudah berkiprah banyak dalam politik nasional, ada juga yang membuat anggapan di luar sana, Dapil Sumut 1 adalah Dapil “neraka” yang sulit dimasuki oleh politisi muda yang baru berkiprah di bidang politik.

“Aku harus bersyukur hari ini, ada banyak ragam dukungan dan banyak doa yang didapatkan. Kalau tidak karena doa dari banyak orang, dan tentu saja takdir Tuhan, lalu apalagi?” ujar Lokot.

“Sekali lagi ku sampaikan, dan sudah sering ku bilang ini. Apa yang aku peroleh saat ini, itu atas izin Allah Swt. Doa Ayah dan Omak ku, serta doa dan dukungan keluarga, sahabat, kawan yang mengguncang langit, sehingga kasihan Tuhan sama aku,” ujar Lokot.

Lebih lanjut, ia berharap doa kepada seluruh masyarakat Sumut agar terus mendoakan dalam menjalankan perjalanan ini serta bisa terus menjaga pribadi yang amanah untuk banyak orang di Sumut. “Doakan aku dapat dapat menjaga amanah dari orang banyak ini. Insya Allah aku pasti berjuang keras disini ( Gedung Senayan-red ), untuk Sumatera Utara yang lebih baik” Tegas Lokot. (adz)

Tim PKM Polmed Beri Pelatihan Pencatatan Laporan Keuangan kepada UKM Mery Craft Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dosen Politeknik Negeri Medan kembali mengadakan pengabdian kepada masyarakat (PKM), Sabtu (28/9). Pada pengabdian kali ini, tim memberikan pelatihan pencatatan laporan keuangan dan pemberdayaan tenaga kerja terampil pada UKM Mery Craft Medan.

Ketua Tim Pengabdian, Raya Puspita Sari Hasibuan, SE, M.Si, mengatakan, Tri Dharma Perguruan Tinggi terdiri dari tiga pilar, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. “Nah, pelaksanaan PKM ini merupakan pilar ketiga dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” kata Raya Puspita Sari Hasibuan dalam pesan tertulisnya kepada Sumut Pos, Selasa (1/10).

Raya juga mengungkapkan, kegiatan PKM ini dibiayai oleh dana DIPA Polmed. Selain kegiatan utama, memberikan pelatihan pencatatan laporan keuangan, tim PKM Polmed juga memberikan beberapa peralatan berupa stelling besar dan stelling kecil untuk menempatkan produk Handy Craft tersebut, beserta berbagai bahan untuk kegiatan produksi handycraft.

Menurutnya, UKM Mery Craft merupakan UKM yang sangat layak untuk di bantu, demi meningkatkan perekonomian Kota Medan. “UKM yang berdiri sejak tahun 2015 ini, merupakan salah satu UKM yang terdampak Covid dan saat ini sudah mulai bangkit. Mereka sangat bersemangat untuk mengelola usahanya dengan baik. Bahkan memaksimalkan produksi dan pemasarannya melalui e-commerce seperti shopee, tiktok shop dan tokopedia,” bebernya.

Pengabdian Masyarakat ini diketuai oleh Raya Puspita Sari Hasibuan, SE, M.Si dengan anggota Dr. Deliana, S.E., Ak., M.Si.,CA, M. Rikwan Effendi Salam Manik, S.E., M.E, ⁠Mardelia Desfrida, S.E., M.Si dan dibantu oleh beberapa Mahasiswa Polmed. (adz)

Plt Wali Kota Binjai Buka Kerukunan Umat Beragama

SAMBUTAN: Plt Wali Kota Binjai, Rizky Yunanda Sitepu saat memberi sambutan.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Binjai menggelar dialog kerukunan umat beragama, Senin (30/9/2024). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Binjai, Rizky Yunanda Sitepu.

Ketua FKUB Sumut, M Hatta Siregar turut hadir dalam kesempatan tersebut. Bahkan, Hatta juga menjadi narasumber.

Kegiatan tersebut mengusung tema, merawat kerukunan dalam kebhinekaan dalam mewujudkan Kota Binjai yang damai. Rizky menyambut baik kegiatan tersebut.

Dia juga menilai, momentum ini dapat memperkuat hubungan silaturahmi yang telah terbangun baik selama ini. Juga dapat dijadikan sebagai media untuk menjalin komunikasi serta berdiskusi berbagai ilmu dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kota Binjai.

“Kepada saudara-saudara yang duduk dalam kepengurusan FKUB, hendaknya dapat terus membangun komunikasi, melalui dialog lintas agama agar selalu terpelihara kesepahaman antar Umat beragama,” ujarnya.

Rizky berharap, FKUB dapat terus mempertahankan bahkan meningkatkan lagi peran serta fungsinya di tengah-tengah masyarakat.

“Dengan menanamkan nilai persatuan dan kesatuan, persaudaraan, hubungan kebangsaan serta persaudaraan atas dasar kemanusiaan, yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” katanya. (ted/han)

Plt Wali Kota Binjai Pimpin Apel Gabungan Perdana

APEL:Plt Wali Kota Binjai, Rizky Yunanda Sitepu saat memimpin apel gabungan perdana.(Diskominfo Binjai/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Rizky Yunanda Sitepu memimpin apel gabungan ASN dan non ASN perdana sebagai Pelaksana Tugas Wali Kota Binjai, Senin (30/9/2024). Rizky juga sebagai sebagai pembina apel dengan pelaksana dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Binjai.

Sekretaris Daerah Binjai, Irwansyah Nasution dan jajaran asisten hingga kepala organisasi perangkat daerah, kecamatan serta kelurahan pun hadir dalam apel tersebut. Dalam arahannya, Rizky menekankan agar segala bentuk koordinasi yang terjalin, baik itu antar jajaran OPD dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Dengan koordinasi yang diperkuat dan rasa tanggungjawab terhadap pekerjaan, kata dia, akan mempermudah langkah dalam memajukan Kota Binjai. Dalam 2 bulan kedepan, akan mulai masuk tahapan kampanye.

Rizky pun meminta kepada seluruh pihak, menjaga kekondusifan baik dalam lingkungan kerja maupun tempat tinggal masing-masing. “Mari kita jaga stabilitas roda pemerintahan dengan tetap menjaga netralitas,” ujarnya.

Dia berpesan kepada seluruh ASN Pemerintah Kota Binjai untuk bekerja dengan baik. Rizky menekankan pentingnya pengabdian yang membawa berkah bagi orang lain.

“Jangan pernah lupa bahwa kita bekerja adalah ibadah. Kita mencari amal jariyah, bukan materi ataupun jabatan. Siapapun kita, semoga apapun yang kita lakukan menjadi berkah dan bermanfaat bagi orang lain,” tukasnya. (ted/han)