Home Blog Page 458

BPMP Provinsi Sumatera Utara dan UMSU Kolaborasi Tingkatkan Literasi dan Numerasi

SANTAI: Kepala BPMP Provinsi Sumatera Utara Tajuddin Idris SSi MT (kanan) membaca buku koleksi Perpustakaan UMSU.(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

KEPALA Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Utara Tajuddin Idris SSi MT bersilaturahim dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP, Rabu (16/10).

Hadir dalam pertemuan hampir tiga jam ini antara lain Ketua Tim Kerja Publikasi dan Komunikasi BPMP Provinsi Sumatera Utara M Faisal Syamir SSos MSc dan Leader Konsultan BPMP Provinsi Sumatera Utara Agus Marwan, Wakil Rektor III UMSU Assoc Prof Dr Rudianto MSi, Kepala Badan Penjaminan Mutu UMSU Dr Yan Hendra MSi, dekan serta kepala lembaga dan biro UMSU.

Silaturahim ini dalam rangka menjalin BPMP Provinsi Sumatera Utara dengan UMSU dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan, khususnya literasi dan numerasi.

Tajuddin Idris SSi MT mengutarakan salah satu fokus utama BPMP Provinsi Sumatera Utara adalah peningkatan literasi dan numerasi, terutama di pesisir laut yang memiliki tantangan pendidikan lebih besar dibandingkan dengan wilayah perkotaan.

Ia pun menyebut sinergi antara BPMP Sumut dan institusi pendidikan tinggi seperti UMSU penting untuk mengatasi rendahnya tingkat literasi dan numerasi tersebut.

Prof Dr Agussani MAP sembari menjabarkan roadmap, prestasi dan keunggulan perguruan tinggi yang dipimpinnya menegaskan siap berkolaborasi dengan BPMP Provinsi Sumatera Utara untuk meningkatkan literasi dan numerasi masyarakat di Sumut.

Rektor mengutarakan komitmen kuat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah, baik melalui penelitian, pengabdian masyarakat, maupun program peningkatan kapasitas guru dan tenaga pendidik.

”UMSU siap berkolaborasi dalam bentuk program-program yang konkret untuk peningkatan kualitas pendidikan, termasuk literasi dan numerasi di Sumut,” kata Prof Dr Agussani MAP. (dmp)

Terapkan Terapi Komplementer Sebagai Upaya Atasi Ketidaknyamanan Selama Hamil dan Mencegah Baby Blues

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para ibu hamil akan mengalami banyak perubahan yang menuntut mereka harus siap mental dan fisiknya agar kehamilannya dapat tumbuh sehat. Kesiapan yang dimiliki ibu hamil akan memengaruhi ibu dalam menjalani kehamilan dengan nyaman.

Ibu yang siap dengan kehamilannya akan cepat mengambil keputusan untuk mencari pertolongan pertama dengan menjangkau pelayanan kesehatan saat mengalami ketidaknyamanan. Penanganan pada keluhan selama hamil perlu memperhatikan kesehatan ibu dan kesejahteraan janin sehingga tidak menimbulkan risiko bahaya pada ibu dan janin.

Terapi komplementer dalam pelayanan kesehatan tradisional akhir-akhir ini menjadi sorotan banyak negara. Minat masyarakat Indonesia menggunakan terapi komplementer mulai meningkat sebagai alternatif dari pengobatan konvensional dengan alasan adanya reaksi obat kimia dan tingkat kesembuhan, keuangan, ingin mendapatkan pelayanan atau terapi sesuai dengan keinginan dan meningkatkan kualitas hidup.

Melihat fenomena tersebut, dosen Institut Kesehatan (Inkes) Sumut melakukan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, pada 8-11 Oktober 2024. Tim pengabdian memberikan pelatihan kepada kader kesehatan dan kelompok ibu hamil mengenai penerapan terapi komplemennter pada ibu hamil sebagai upaya untuk mengatasi ketidaknyamanan selama hamil dan mencegah baby blues.

“Adapun pelatihan yang kami berikan seperti penerapan aromaterapi lemon, aromaterapi peppermint, penerapan akupresur pada titik P6, terapi musik, pilates dalam kehamilan, relaksasi nafas, food massage dan terapi rendam kaki,” kata Ketua Tim Pengabdian Bdn Serly Monika Br Sembiring, SSt, M.Kes.

Serly Monika menjelaskan, adapun tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dan kelompok ibu hamil tentang identifikasi ketidaknyamanan selama kehamilan, serta dengan kegiatan pemberdayaan kader dan kelompok ibu hamil ini diharapkan angka kesakitan seperti ketidaknyamanan pada ibu hamil dan kasus baby blues dapat menurun.

PKM ini dibuka dan ditutup secara simbolis oleh Lurah Lau Cih Bertaliana Munthe, S.Psi. Dalam sambutannya, Lurah mengucapkan terima kasih untuk kegiatan terapi komplementer yang dilakukan di kelurahannya. “Saya sangat terkesan sekali dengan kegiatan ini. Karena menurut saya, ini sangat penting dimana keluhan-keluhan selama ibu mengandung dapat diminimalisir tanpa terapi obat-obatan.

Apalagi, kata Bertaliana Munthe, kondisi baby blues sering terjadi, sehingga kegiatan ini sangat bermanfaat. “Pesan saya, agar kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut untuk menambah ilmu dan pengetahuan masyarakat,” pungkasnya.

Sedangkan Zubaidah, seorang kader kesehatan Kelurahan Lau Cih, mengucapkan terima kasih untuk Tim Pengabdian Inkes Sumut. Menurutnya, dengang kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan kader dalam melakukan terapi komplementer untuk mengatasi ketidaknyamanan ibu hamil di Kelurahan Lau Cih.

Sementara, Tim Pengabdian yang diketuai Bdn Serly Monika Br Sembiring, SSt, M.Kes dengan anggota Bdn Dewi Handayani, SST, M.Kes dan Martina ER Hutahaean S.Kep, Ns, M Biomed dengan dibantu oleh dua orang mahasiswa, juga mengucapkan banyak terima kasih kepada DRTPM Kemendikbud DIKTI yang telah mendanai kegiatan pengabdian ini. (rel/adz)

Terlibat Kejahatan Jalanan, Polrestabes Amankan 3 Kelompok Geng Motor

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan interogasi salah satu anggota geng motor di Mapolsek Patumbak, Rabu (16/10). FOTO: AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim pemburu begal Polrestabes Medan mengamankan 3 kelompok anggota geng motor. Bandit jalanan itu diamankan karena terlibat kejahatan dan meresahkan masyarakat di Kota Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, Polrestabes Medan bersama jajaran terus mengintensifkan patroli dalam menekan kejahatan jalanan, begal serta aksi kelompok geng motor di wilayah Kota Medan.

“Seperti dihadapan kita ini merupakan gerembolan Geng Motor Setan Malam Berdarah (SMB) yang terlibat tindak pidana pencurian dan kekerasan (curas) mencuri sepeda motor korbannya yang masih anak dibawah umur dengan menggunakan senjata tajam,” ujarnya di Mapolsek Patumbak, Rabu (16/10).

“Sebanyak tujuh orang tersangka telah diamankan. Dimana empat orang masih berusia anak dibawah umur,” ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Jama Purba.

Menurutnya, Polrestabes Medan bersama jajaran juga mengamankan gerembolan geng motor di wilayah hukum Polsek Medan Area dan Polsek Medan Tembung. Ini merupakan komitmen Polrestabes Medan dalam menekan aksi geng motor yang meresahkan masyarakat.

“Saya pastikan para gerembolan geng motor yang diamankan diberikan tindakan tegas dan telah dilakukan penahanan,” pungkasnya.

Sebelumnya, tim pemburu begal mengamankan 7 anggota geng motor Setan Malam Berdarah (SMB) karena melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Sisingamaraja, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (13/10) malam.

Ketujuh anggota geng motor yang diamankan itu berinisial BMM (19), EPM (16), GSS (16), RA (17) AMT (17), MN (18) dan AMS (18). Dari tangan para pelaku disita barang bukti dua unit sepeda motor, senjata tajam berupa parang panjang, klewang, gir, bendera SMB, handphone serta lainnya. Saat ini mereka telah ditahan di Mapolsek Patumbak.

Kemudian, Polrestabes Medan menangkap sebanyak delapan orang gerembolan Geng Motor Simple Life 414 Comeback di Jalan Menteng Raya, Kecamatan Medan Denai, pada Senin (14/10) dinihari.

Ketika itu personel URC Polrestabes Medan sedang patroli jalanan dengan sasaran geng motor, begal, serta curanmor dengan mengendarai delapan unit sepeda motor.

Saat melintas di pinggiran sungai, Jalan Menteng Raya, personel melihat delapan orang sedang menghisap ganja lalu dilakukan penangkapan. Dari hasil pemeriksaan kedelapan orang itu merupakan Gerembolan Geng Motor Simple Life 414 Comeback lalu diserahkan ke Mapolsek Medan Area untuk menjalani pemeriksaan.

Dari tangan para pelaku itu disita barang bukti 9 puntung linting ganja, ⁠9 handphone, ⁠5 charger handphone, dompet serta tiga unit sepeda motor. Adapun identitas pelaku geng motor tersebut WA (22), S (22), AMP (20), A (18), DP (22), E (22), ARR (22), dan SB (19).

Tak hanya itu, tim juga menangkap seorang remaja laki-laki inisial RI (15) di warung seputaran lapangan bola, Jalan Besar Tembung, Kecamatan Percut Seituan, pada Selasa (15/10) dinihari.

Berdasarkan pemeriksaan, remaja itu merupakan anggota Geng Motor Tosan yang melakukan aksi tawuran. Dalam penangkapan itu turut disita barang bukti senjata tajam berupa parang serta handphone. Terhadap remaja itu pun dibawa ke Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan. (man/han)

Hadirkan MUIP Garuda Fund dan Solusi Digital, Danamon, MUIP dan MUFG Dukung Startup Indonesia di Tengah Fenomena Tech Winter

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Indonesia saat ini memiliki 2.647 perusahaan startup, yang menjadikannya negara dengan jumlah startup terbanyak keenam di dunia setelah Amerika Serikat, India, Inggris, Kanada, dan Australia.

Startup di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan perkiraan sumbangan sekitar 4,6 persen terhadap PDB Indonesia. Namun, fenomena Tech Winter telah memengaruhi lanskap investasi di negara ini. Menurut riset Traxcn, platform survei dan konsultan terkait startup, di Indonesia, selama semester pertama 2024, investasi tahap benih (seed stage) turun 42 persen dari US$45 juta menjadi US$26 juta, pendanaan tahap awal (early stage) turun 24 persen menjadi US$113 juta, dan pendanaan tahap lanjutan (later stage) turun 85 persen menjadi US$52,2 juta. Selain itu, Indonesia belum mencatatkan unicorn baru pada 2024, dan hanya ada satu startup dengan valuasi di atas US$1 miliar.

Fenomena Tech Winter tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga terjadi di ekosistem startup di seluruh dunia. Investor kini semakin selektif dalam memilih startup untuk diinvestasikan, karena lebih menekankan pada profitabilitas dan cashflow yang berkelanjutan.

Dalam konferensi pers NextHub Global Summit di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) belum lama ini, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, menjelaskan bahwa sebelumnya investor berfokus pada pertumbuhan, namun sekarang fokus investor adalah profitabilitas, EBITDA positif, dan cashflow yang berkelanjutan. Hal ini menyebabkan banyak startup yang kesulitan mendapatkan pendanaan, meskipun ada kebutuhan yang tinggi untuk modal.

Untuk menjawab tantangan ini, pada Januari 2023, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”), bersama MUFG Innovation Partners Co., Ltd (“MUIP”) dan MUFG Bank Ltd (“MUFG”), meluncurkan MUIP Garuda Fund. MUIP Garuda Fund adalah dana ventura yang ditujukan untuk investasi di berbagai startup di Indonesia.

Dengan total dana sebesar USD100 juta, MUIP Garuda Fund berfokus pada startup di tahap Seri A dan Seri B, dengan nilai investasi berkisar USD5 juta—USD10 juta. Pendanaan ini bertujuan untuk memperkuat startup di Indonesia dan memperluas ekosistem kolaborasi digital antara startup-startup dengan Danamon dan Adira Finance.

Salah satu startup yang mendapatkan pendanaan dari MUIP Garuda Fund adalah Qoala, sebuah perusahaan insurtech yang menyediakan solusi asuransi yang mudah diakses melalui platform digital terintegrasi. Qoala mendapatkan pendanaan dari MUIP Garuda Fund di kuartal 4 tahun 2023.

Jin Yoshida, Global Alliance Strategic Director PT Bank Danamon Indonesia Tbk, menjelaskan bahwa kehadiran MUIP Garuda Fund merupakan bukti nyata komitmen Danamon, yang didukung oleh kapabilitas global MUFG, untuk terus bertransformasi sebagai satu grup finansial yang inovatif melalui kerja sama dengan berbagai startup digital.

“Melalui MUIP Garuda Fund, kami meningkatkan platform digital kami dan memperkaya variasi solusi finansial yang kami tawarkan. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk menjadi mitra keuangan tepercaya yang senantiasa berorientasi pada kebutuhan nasabah,” ujarnya.

Selain menyediakan pendanaan melalui MUIP Garuda Fund, Danamon juga mendukung kebutuhan transaksi digital para pengusaha startup dengan menghadirkan berbagai produk unggulan, seperti QR Danamon dan Direct Debit Danamon.

Produk ini menawarkan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan yang aman dan efisien. QR Danamon terdiri atas dua tipe, yaitu QR Static dan QR Dynamic. QR Static memungkinkan nasabah melakukan transaksi secara manual, sementara QR Dynamic diintegrasikan dengan platform digital dan point of sale (POS) melalui API (application programming interface). QR Dynamic akan menampilkan nominal transaksi secara otomatis, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna.

Proses aktivasi QR Danamon juga cukup cepat. Untuk QR Static, prosesnya hanya memakan waktu 3 hari, sedangkan QR Dynamic membutuhkan waktu hingga 3 bulan karena memerlukan integrasi sistem yang lebih kompleks. Pengusaha startup dapat mengecek status pembayaran dan melakukan settlement secara real-time melalui API atau aplikasi QR Danamon khusus pengguna Android. Transaksi ini diproses dengan cepat, karena dalam 1 hari kerja, dana yang sudah dilakukan settlement akan langsung masuk ke rekening Danamon pengusaha.

Direct Debit Danamon merupakan solusi pembayaran online yang telah terintegrasi dengan API BI SNAP, yang digunakan untuk transaksi e-commerce dan P2P. Nasabah yang menggunakan direct debit dapat melakukan pembayaran hingga limit Rp1 juta per pengguna untuk transaksi e-commerce dan Rp2 juta per pengguna untuk P2P. Verifikasi keamanan transaksi dilakukan dengan 2-factor authentication menggunakan OTP, untuk memastikan transaksi berjalan dengan aman dan lancar. Pengusaha startup juga dapat memanfaatkan fitur recurring payment untuk pembayaran rutin seperti cicilan dan asuransi, yang memberikan fleksibilitas lebih dalam mengelola keuangan.

Hasilnya, per Agustus 2024, Danamon telah mencatat pertumbuhan positif pada transaksi QR Danamon dan Direct Debit Danamon. Bahkan, QR Danamon menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu sebesar lebih dari seribu persen YoY, yang cukup menunjukkan kesuksesan integrasi produk digital ini di kalangan nasabah.

Andreas Kurniawan, Chief Digital Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk, menyatakan bahwa produk digital ini merupakan jawaban atas kebutuhan pengusaha startup untuk mengembangkan bisnisnya dengan lebih efisien.

“Kami menghadirkan solusi pembayaran digital yang terintegrasi melalui API, sejalan dengan tren perkembangan teknologi yang sangat pesat. Dengan QR Danamon dan Direct Debit Danamon, kami berharap dapat memfasilitasi pertumbuhan bisnis pengusaha startup secara optimal sehingga membantu mereka mengatasi tantangan terutama di tengah kondisi Tech Winter ini,” ujar Andreas Kurniawan.

Seluruh informasi terkait Garuda Fund dan produk digital ini dipaparkan dalam Danamon Financial Friday (DFF) 2024 Episode 6, sebuah platform edukasi keuangan yang rutin diselenggarakan oleh Danamon.

Dalam episode kali ini, Danamon mengajak para pengusaha startup untuk memahami lebih dalam bagaimana mereka dapat memperoleh pendanaan melalui MUIP Garuda Fund, serta memanfaatkan produk digital Danamon untuk mempercepat transaksi bisnis mereka. Danamon juga memperkenalkan berbagai produk digital yang mendukung transaksi di startup, seperti QR Danamon dan Direct Debit Danamon. Episode ini dapat ditonton di bdi.co.id/dff173.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai MUIP Garuda Fund, nasabah dan masyarakat dapat mengunjungi situs resmi Danamon di bdi.co.id/garudafund atau mengirimkan email ke gco.digitalpartnership@danamon.co.id, QR Danamon ke link bdi.co.id/qrdanamon, dan Direct Debit Danamon ke link bdi.co.id/directdebit.(rel/han)

Renville Napitupulu Ditunjuk sebagai Ketua Fraksi PSI DPRD Medan

Kantor DPRD Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis.

MEDAN, SUMUTPOS – DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menunjuk Anggota DPRD Kota Medan sekaligus Ketua DPD PSI Kota Medan, Renville Pandapotan Napitupulu sebagai Ketua Fraksi PSI DPRD Kota Medan periode 2024-2029. Hal itu diketahui berdasarkan lampiran surat DPC PSI Kota Medan Nomor 152/B-X/SR/DPD-PSI/2024 .

“Benar, untuk PSI telah kita terima surat komposisi AKD. Nama fraksinya, Fraksi PSI, dengan Ketua Fraksi Pak Renville Pandapotan Napitupulu,” ucap Sekretaris DPRD Kota Medan, Muhammad Ali Sipahutar S.STP M.AP kepada Sumut Pos, Kamis (17/10/2024).

Selain Ketua Fraksi, adapun struktur Fraksi PSI yang tercantum dalam surat tersebut, yakni Henry Jhon Hutagalung sebagai Wakil Ketua, Godfried Effendi Lubis sebagai Sekretaris, dan Reinhart Jeremy Aninditha sebagai Bendahara.

“Pak Henry Jhon sebagai Wakil Ketua, Pak Godfried sebagai Sekretaris, dan Pak Reinhart sebagai Bendahara,” ungkapnya.

Sementara untuk struktur komisi, Reinhart Jeremy Aninditha ditugaskan di Komisi I DPRD Medan dan Henry Jhon Hutagalung di Komisi II.

“Untuk Komisi III nanti ada Pak Godfried Effendi Lubis dan Pak Renville Napitupulu di Komisi IV,” ujarnya.

Untuk Badan Anggaran (Banggar), PSI menugaskan Renville Pandapotan Napitupulu dan Godfried Effendi Lubis. Sementara di Badan Musyawarah (Banmus), PSI menugaskan Henry Jhon Hutagalung dan Reinhart Jeremy Aninditha.

Kemudian di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BAPEMPERDA), PSI menugaskan Henry Jhon Hutagalung. Sementara di Badan Kehormatan Dewan (BKD), PSI menugaskan Reinhart Jeremy Aninditha.
(map/han)

Sekretariat DPRD Medan Sudah Terima Komposisi Lima Fraksi, Empat Fraksi Lainnya Sudah Disurati

Sekretaris DPRD Kota Medan, Muhammad Ali Sipahutar S.STP M.AP

MEDAN, SUMUTPOS – Sekretaris DPRD Kota Medan, Muhammad Ali Sipahutar S.STP M.AP, mengatakan bahwa lima dari sembilan Fraksi di DPRD Kota Medan periode 2024-2029 telah mengirimkan komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) masing-masing fraksi.

“Total ada sembilan fraksi di DPRD Medan untuk periodesasi 2024-2029. Yang sudah menyampaikan komposisinya sudah lima fraksi,” ucap Ali Sipahutar kepada Sumut Pos, Kamis (17/10/2024).

Dikatakan Ali Sipahutar, adapun kelima fraksi yang telah menyerahkan komposisi AKD nya ke Sekretariat DPRD Kota Medan, yakni Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PSI, Fraksi gabungan PAN-Perindo, dan Fraksi gabungan Hanura-PKB.

“Dari lima fraksi tersebut ada satu fraksi yang mendapatkan kursi pimpinan, yaitu Fraksi PKS. Tentunya dalam komposisi fraksi itu telah tercantum Pimpinan DPRD Medan dari Fraksi PKS,” ujarnya.

Sementara, sambung Ali Sipahutar, adapun keempat fraksi lainnya yang belum juga menyerahkan komposisi AKD nya ke Sekretariat DPRD Kota Medan, yakni PDI Perjuangan, Partai Gerindra, Partai Golkar, dan Partai NasDem.

“Kita telah menyurati kepada empat partai tersebut agar dapat segera menyerahkan komposisi AKD nya ke Sekretariat DPRD Kota Medan. Mudah-mudahan akan kita terima dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Seperti diketahui, ada empat partai politik yang berhasil meraih kursi Pimpinan DPRD Kota Medan periode 2024-2029. Diantaranya PDI Perjuangan (9 kursi), Partai Keadilan Sejahtera (8 kursi), Partai Gerindra (6 kursi), dan Partai Golkar (6 kursi).

Sementara, terdapat tiga partai politik yang berhasil mendapatkan satu fraksi secara penuh, yakni Fraksi NasDem (5 kursi), Fraksi Demokrat (4 kursi) dan Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (4 kursi).

Sedangkan empat partai politik lainnya, gagal meraih satu fraksi secara penuh sehingga harus membentuk fraksi gabungan. Empat partai politik tersebut pun akhirnya membentuk dua fraksi, diantara fraksi gabungan PAN – Perindo (PAN 3 kursi – Perindo 1 kursi) dan fraksi gabungan Hanura – PKB (Hanura 2 kursi – PKB 2 kursi).(map/han)