Home Blog Page 502

Perangi Narkoba, Polda Sumut Ungkap 673 kasus Kurun Waktu 46 Hari

GELAR: Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto saat menggelar Konpres, di depan Gedung Ditresnarkoba Polda Sumut, Selasa, (29/10). Sumut Pos/Dokumen Pribadi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memaparkan hasil penindakan kasus Narkoba dalam Periode 13 September-28 Oktober 2024, dalam kurun waktu 46 hari, di depan Gedung Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut, Selasa, (29/10).

Saat menggelar Konferensi Pers (Konpres), Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menjelaskan, barang bukti yang berhasil diamankan cukup besar. “Total barang bukti yang berhasil disita terdiri dari 396,63 kilogram sabu-sabu, 29,03 kilogram ganja, 62.929 butir pil ekstasi, dan 1,56 kilogram kokain,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengaku, berhasil mengungkap sebanyak 673 kasus, dengan jumlah tersangka mencapai 838 orang. Dari total tersangka, 152 merupakan pengguna, sementara sisanya, 686 orang, terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

“Ini menjadi atensi saya terkait dengan pemberantasan narkoba. Saya menekankan pemberantasan narkoba tidak hanya pada Polda Sumut, tetapi ke semua wilayah Kepolisian Resor (Polres) hingga Kepolisian Sektor (Polsek). “Tidak ada lagi tempat yang bebas untuk narkoba. Hingga wilayah Sumut ini bebas dari Narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, modus operandi yang digunakan oleh para sindikat narkoba, di antaranya Narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dalam plastik dan disembunyikan dalam viber berwarna kuning, kemudian diangkut menggunakan kapal nelayan. Ada juga yang dimasukkan ke dalam koper dan ransel untuk diselundupkan melalui jalur udara di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA).

Selain itu, sambungnya, barang terlarang tersebut juga disembunyikan di dalam bagasi mobil dan kursi belakang kendaraan untuk mengelabui petugas.

“Keberhasilan dalam penyitaan barang bukti ini juga berarti penyelamatan jutaan jiwa dari bahaya Narkotika,” imbuhnya.

Berdasarkan asumsi perhitungan pengguna, terang Wishnu, Polda Sumut memperkirakan bahwa sebanyak 1.771.809 orang berhasil diselamatkan dari ancaman narkoba, termasuk sabu-sabu yang dapat mengancam hingga 1,5 juta jiwa, ganja untuk sekitar 116 ribu pengguna, pil ekstasi yang berpotensi menjangkiti 62 ribu jiwa, serta kokain yang bisa mempengaruhi lebih dari 6 ribu orang.

Para tersangka, sebutnya, akan dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Ini adalah upaya nyata untuk menyelamatkan generasi muda kita dari kehancuran akibat narkoba,” tandasnya. (dwi/han)

SP PGN Tegaskan Pekerja Siap Transformasi Demi Indonesia Emas 2045

RAKERNAS: Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN Rachmat Hutama saat membuka Rakernas SP PGN di Bandung, (24/10/2024).

BANDUNG, SUMUTPOS.CO — Hadapi tantangan dan pengelolaan keberlanjutan bisnis PGN, Serikat Pekerja (SP) PGN dalam Rakernas 2024, menggelar Forum Diskusi Terarah (FDT) yang bertujuan untuk memperkuat sinergi antara pekerja dan manajemen dalam menjaga peran dan kontribusi PGN serta gas bumi dalam keberlangsungan layanan energi nasional dan perannya dalam ketahanan energi nasional dalam dinamika bisnis dan tantangan yang semakin kompleks.

Forum diskusi ini menjadi wadah bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bertukar pikiran dan gagasan mengenai tantangan serta peluang yang dihadapi oleh industri gas nasional, khususnya PGN. Dengan mengusung tema yang relevan dengan masa depan perusahaan, acara ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang dapat memastikan keberlanjutan bisnis PGN.

Rakernas SP 2024 dihadiri oleh pengurus SP dan manajemen PGN, dibuka oleh Ketua Umum (Ketum) SP PGN, Ardi Viryawan, serta jajaran manajemen PGN yang diwakili oleh Rachmat Hutama, Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, serta Tony Setyo Boedi Hoesodo, Komisaris Independen.

Salah satu poin penting yang dibahas dalam forum ini adalah mengenai transformasi bisnis PGN untuk menghadapi tantangan masa depan. “Kedepannya PGN harus terus fokus pada pengembangan SDM, adaptasi teknologi, serta fokus pada regulasi yang ada dalam menjawab tantangan bisnis gas bumi,” ujar Toni.

Senada dengan Toni, Rachmat juga mengingatkan bahwa perubahan lingkungan bisnis khususnya di sisi pasokan harus menjadi perhatian bagi seluruh pekerja PGN. “Cepat atau lambat, kedepannya manajemen akan memasuki babak baru yaitu pembangunan infrastruktur LNG dan trading LNG,” jelas Rachmat.

Rosa Permata Sari, dalam paparannya menyampaikan bahwa PGN memiliki ambisi besar untuk industri gas nasional. “Fokus utama kita adalah memastikan PGN tetap eksis dan berkontribusi bagi negara hingga tahun 2045. Untuk mencapai tujuan ini, kita perlu melakukan berbagai transformasi, baik dari sisi bisnis maupun sumber daya manusia,” ujar Rosa.

Selain membahas transformasi bisnis, forum ini juga membahas berbagai isu strategis lainnya, seperti ketersediaan pasokan gas, pengembangan infrastruktur gas, transformasi energi, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Para peserta diskusi aktif memberikan masukan dan ide-ide segar untuk mengatasi tantangan yang ada.

PGN terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi dan distribusi gas. Pembangunan infrastruktur gas di berbagai wilayah, terutama di Indonesia Tengah dan Timur, merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target bauran energi yang lebih baik.

PGN sebagai Subholding Gas Pertamina memiliki komitmen yang kuat untuk membangun energi di Indonesia, khususnya pemanfaatan energi gas bumi, yang sejalan dengan program Swasembada Energi dalam Asta Cita Pemerintah 2024–2029 di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran.

PGN juga berupaya menjawab tantangan unbalance supply-demand dengan berjuang untuk mendapatkan pasokan gas yang ada di Indonesia mulai dari gas domestik hingga ke sumur marginal termasuk upaya mendapatkan pasokan LNG dari berbagai wilayah global untuk mengamankan penyediaan gas bumi ke pelanggan sehingga meningkatkan penyerapan gas bumi serta menjadikan gas sebagai energi pilihan di masa transisi energi saat ini.

Mengurangi jejak karbon dan bisnis green energy juga merupakan tujuan jangka panjang perseroan. Tak lupa upaya membuka peluang kerjasama termasuk dengan beragam instansi pemerintah terkait untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan gas bumi di Indonesia juga terus dilaksanakan.

Sinergi antara serikat pekerja dan manajemen menjadi salah satu kunci keberhasilan forum diskusi ini. Kedua belah pihak sepakat bahwa kerja sama yang solid sangat penting untuk mencapai tujuan bersama, yaitu keberlanjutan PGN. Dengan saling mendukung dan bekerja sama, diharapkan PGN dapat terus tumbuh dan berkembang serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat dan negara.

Rosa juga menekankan pentingnya kolaborasi antara serikat pekerja dan manajemen dalam mewujudkan visi perusahaan. “Harapannya semoga yang sudah terjalin dalam bentuk diskusi seperti ini bisa kita wujudkan dalam aktivitas bisnis, masukan-masukan yang produktif yang kami bisa kita dapat dari awal akan sangat berguna sehingga kebijakan yang ditentukan oleh perusahaan juga memang kontributif untuk pertumbuhan dan dapat diimplementasikan dengan baik,” ungkapnya.

Senada, Ardi Viryawan, memastikan bahwa SP PGN bersama manajemen berupaya bahu-membahu untuk mencari solusi dalam memenuhi penugasan pemerintah dengan segala tantangan yang ada serta tetap menjaga pertumbuhan dan keberlangsungan bisnis perusahaan. Ardi meyakini bahwa dengan kinerja perusahaan yang semakin baik, kesejahteraan pekerja dan kontribusi PGN bagi Indonesia pun akan semakin meningkat.

Penugasan yang berjalan selama ini mulai dari Jargas hingga HGBT dengan segala tantangan yang ada tidak menyurutkan semangat pekerja untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi Perusahaan dalam menjaga keberlangsungan bisnis Perusahaan.

Dengan demikian, SP PGN mengedepankan dialog konstruktif dengan manajemen untuk memastikan bahwa setiap inisiatif yang diambil, termasuk pengembangan infrastruktur gas bumi, tetap mempertimbangkan pekerja sebagai fondasi utama berjalannya bisnis perusahaan.

“Kami mendukung PGN dalam menjalankan tugasnya, asalkan tetap dalam batas risiko yang terukur, mengingat PGN sebagai Badan Usaha harus tetap menghasilkan profit dan bertumbuh. Kesejahteraan pekerja juga harus diperhatikan agar semangat dan produktivitas tetap tinggi dalam mencapai target. Sebagai perusahaan Tbk, PGN juga bertanggung jawab menjaga kepercayaan para pemegang saham. Kami berharap pemerintah dapat memberikan dukungan, seperti alokasi pasokan gas dan LNG yang kompetitif, agar PGN dapat menjalankan tugasnya sebagai agregator gas dan agen pembangunan untuk mencapai Swasembada Energi,” tutup Ardi. (rel/ram)

Dr Parlindungan Purba SH MM Lantik Pengurus Maporina Medan dan Paluta, Kolaborasi Menuju Kemakmuran Indonesia

MAPORINA: Dr Parlindungan Purba SH MM (6 kanan) bersama pengurus Maporina Sumut, Medan dan Padanglawas Utara serta para undangan.(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – MEWAKILI Ketua Umum Pengurus Pusat Masyarakat Petani dan Pertanian Organik Indonesia (Maporina), Dr Parlindungan Purba SH MM melantik pengurus Maporina Medan dan Maporina Padanglawas Utara periode 2024-2029 di Aula Universitas Potensi Utama Jalan Yos Sudarso Medan, Sabtu (26/10).

Surat keputusan pengurus diserahkan Ketua PW Maporina Sumut Ir Yusak Maryunianta MP. Hadir dalam kegiatan ini antara lain mantan Bupati Serdangbedagai yang juga penasehat Maporina Medan Ir H Soekirman, pengurus Maporina Simalungun dan Karo serta mewakili BMKG.

Pengurus Maporina Medan yang dilantik yakni Dr Ir Hj Ismah Zuliani Nasution MHum (ketua), Hj Nuriandy BA (sekretaris) dan Dr Bob Subhan Riza MKom (bendahara). Sedangkan pengurus Maporina Padanglawas Utara yang dilantik Letkol Purn Ir Abdul Anas Harahap MAgr (ketua), Rizqi Pratama Harahap SM (sekretaris) dan Elvina Yanti (bendahara).

Terdapat pula dewan pembina, penasehat, pengawas, pakar, wakil ketua, wakil sekretaris dan wakil bendahara serta pengurus bidang-bidang di kepengurusan Maporina Medan dan Padanglawas Utara.

Dr Parlindungan Purba SH MM mengutarakan bahwa bicara tentang petani dan pertanian organik adalah bicara soal masa depan untuk pangan yang sehat dan aman, kelestarian lingkungan, potensi yang luar biasa dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Ia menyebutkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto mempunyai program yaitu Makan Sehat Bergizi Gratis. Maporina akan terlibat aktif dalam program tersebut. Pesan ketua umum PP Maporina, hendaknya pengurus membuat tim yang nanti bisa berkomunikasi dengan Maporina Pusat. Program ini akan berjalan mulai awal Januari 2025. ”Mari kita sukseskan program program pemerintah makanan bergizi,” kata Dr Parlindungan Purba SH MM.

Ia juga menyinggung prospek tanaman organik. Menurutnya ada dua faktor yakni petani organik dan pertanian organik. ”Berketepatan Maporina ini adalah organisasi gerakan. Disini birokrasi tidak terlalu besar, yang penting bisa berkarya. Untuk itu, Maporina bersama pemerintah harus menjalin komunikasi untuk membuat pertanian organik,” terangnya.

Dimasa mendatang, lanjut Dr Parlindungan Purba SH MM, kita akan menghadapi masalah yang besar yakni masalah energi, pangan dan air. ”Saya berharap tanaman organik menjadi jalan keluar meningkatkan UKM dan petani kita,” , katanya.

Dr Parlindungan Purba SH MM menambahkan bahwa gubernur Bali telah mengeluarkan Perda tentang sistem pertanian organik. “Kita perlu meniru Bali, sudah ada Perda tanaman organik. Saya berharap Pemprovsu juga menerbitkan Perda yang sudah diusulkan oleh tokoh pertanian seperti Ir Soekirman dll,” ujarnya.

Ketua Yayasan Sari Mutiara ini menyebutkan bahwa Rektor Universitas Sari Mutiara Dr Ivan Elisabeth Purba MKes sangat mendukung Maporina dan siap berkolaborasi. ”Mari kita tunjukkan kepedulian kepada manfaat tanaman organik dan petani organik,” serunya.

Penasihat Maporina Medan Ir H Soekirman menjelaskan bahwa Maporina adalah gerakan jaringan pertanian organik. Ia berharap dapat terlaksana berbagai kegiatan mendukung terwujudnya pertanian organik.

Pertanian organik ini, lanjutnya, harus berbasis ekonomi dan ekologi. Kemudian harus dikembangkan triple elite salah satunya perguruan tinggi dengan Maporina melakukan kajian terutama tentang pertanian digital dan perubahan iklim. Turut menyampaikan sambutan ketua Maporina Medan, ketua Maporina Paluta dan ketua DPW Maporina Sumut. (dmp)

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Ketua KONI Deliserdang: Tingkatkan Integritas dan Kedisiplinan

FOTO BERSAMA: Ketua Umum KONI Kabupaten Deliserdang, dr. Asri Ludin Tambunan foto bersama siswa nerprestasi usai upacara peringatan hari sumpah pemuda. ISTIMEWA/SUMUT POS

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Deli Serdang, dr. Asri Ludin Tambunan mengajak seluruh pemuda dan pemudi khususnya di Deliserdang untuk tetap menjaga integritas dan kedisiplinan.

Hal itu diungkapkannya saat menjadi Pembina Upacara Peringatan Sumpah Pemuda sekaligus Penyerahan piala dan apresiasi kepada siswa/siswi berprestasi di Lubuk Pakam, Senin (28/10).

“Bangsa ini hanya bisa dibangun dengan kerja keras, disiplin dan integritas yang tinggi. Begitu juga dengan Deli Serdang, wilayah ini harus dibangun dengan kerja keras kita bersama,”ucapnya.

Dan KONI Deliserdang, memiliki komitmen untuk mendukung dan mewujudkan pemuda/pemudi kita untuk bangkit dan berprestasi.

“Sebagai ketua umum KONI, kami memiliki kewajiban itu, menghantarkan adik-adik sekalian untuk menorehkan prestasi khususnya di bidang olahraga. Keahlian anak didik ini harus terus diasah sehingga mereka bisa mewujudkan apa yang diinginkannya,”tambahnya.

KONI Deliserdang juga akan terus mengadakan event-event keolahragaan untuk mencari bibit atlet di Deli Serdang.

“Kita akan terus melaksanakan event olahraga, ini demi mencari bibit atlet kita yang breprestasi,”tandasnya.(rel/han)

DPC GAMKI Batubara Sukses Selenggarakan GAMKI Bermazmur II

Foto Bersama: Ketua GAMKI Batubara Tobok Situmorang bersama para pemenang kegiatan tahunan GAMKI Bermazmur II, di Gedung Maranatha HKBP Limapuluh, Sabtu(26/10). Foto :/Liberti H Haloho.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Batubara kembali mengadakan kegiatan tahunan GAMKI Bermazmur II, di Gedung Maranatha HKBP Limapuluh, Sabtu(26/10).

Ketua panitia acara, Frans Liberton Sinaga, SH menjelaskan, bahwa kegiatan Tahunan GAMKI Bermazmur II ini bertujuan untuk mengembangkan bakat anak-anak, remaja, dan pemuda Kristen melalui ajang lomba kotbah cilik dan vokal solo.

Kegiatannya meliputi beberapa kategori lomba Kotbah Cilik, Vocal Solo (6-12 Tahun), Vocal Solo (13-16 Tahun, Solo Pria (17-24 Tahun dan Solo Wanita (17-24 Tahun)

Kegiatan diawali dengan ibadah pembuka yang dipimpin oleh Pdt. A. Simanjuntak, S.Th. Perlombaan kemudian dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Gedung PAUD Maranatha untuk Kotbah Cilik, Gereja HKBP Lima Puluh untuk kategori Vocal Solo 6-12 Tahun dan Solo Pria, serta Gedung Serbaguna untuk kategori Vocal Solo 13-16 Tahun dan Solo Wanita.

Acara berlangsung lancar dan ditutup pada pukul 17.00 WIB. Beberapa tamu undangan penting hadir, antara lain seperti, Kapolres Batubata diwakili Kapolsek Limapuluh AKP T. Simamora, SH, MH, Ketua KNPI Batubara Mukrizal Arif, M.Pd.I, serta perwakilan Kakan Kemenag, Roy Sitinjak. Juga turut hadir Penasehat GAMKI, Marlin Pasaribu, M.Si, Pengurus DPC dan PAC GAMKI Batubara beserta para undangan lainnya.

Dari Lima Kategori perlombaan yang dilakukan dalam GAMKI Bermazmur II ini masing-masing yang berhasil meraih Juara 1-3 adalah.

Pertama, kategori Kotbah Cilik Juara I -III Agatha Felicia Lumbangaol, Fito Sirait, Hagai Ayunda Sihotang. Kategori Vocal Solo (6-12 Tahun) Juara 1-III, Caroulin Melcia Siahaan, Laura Evelyn Sitakar dqn Nesya Noviria Napitupulu.
Untuk katalegori Vocal Solo (13-16 Tahun) Juara I -III Rain She Sitinjakl, Amellya Kasih Silitonga dan Yudi Siahaan. Untuk Solo Pria (17-24 Tahun)
Juara I -III Alfandy Hasiholan Purba, Gabriel Chirtovel Hutagalung, Fransisco

Sementara Katagori Solo Wanita (17-24 Tahun), Juara I – III Ester Miranda Gea, Anastasya Sesiliya Silitonga dan Elisabet Maharani Sianturi.

Usai Pengumuman langsung dilaksakan penyerahan hadiah berupa piala, uang pembinaan, dan sertifikat yang langsung ditandatangani oleh Pj. Bupati Batubara , H. Heri Wahyudi M, S.STP, M.AP. Acara ditutup dengan doa oleh Pdt Pirtahak Sitompul.

Ketua DPC GAMKI Batubara Tobok Luhut Situmorang, menekankan bahwa GAMKI berkomitmen untuk melayani Tuhan serta mendorong kesadaran pemuda Kristen dalam mewujudkan persatuan Gereja di Indonesia. “GAMKI berperan aktif dalam pembangunan masyarakat dan negara sebagai bentuk pengamalan Pancasila, demi mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” ujarnya.

Sekretaris GAMKI Batubara, Irwansyah Putra Tampubolon, menyatakan bahwa GAMKI siap berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten Batu bara untuk menjalankan program-program kepemudaan serta mendukung peningkatan kualitas pemuda Indonesia.

Ia berharap kegiatan GAMKI Bermazmur dapat terus digelar setiap tahun dengan penambahan kategori dan hadiah yang lebih banyak di masa mendatang.
GAMKI Bermazmur II diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda Kristen di Batu Bara untuk menggali potensi diri dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat. (lib/han)

Polres Binjai Ungkap 20 Perkara Selama Sebulan

BARANG BUKTI: Kapolres Binjai, AKBP Bambang Christanto Utomo saat pamerkan barang bukti dan 23 tersangka yang diungkap dari 20 kasus.(Humas Polres Binjai/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Polres Binjai mengungkap sebanyak 20 kasus dari berbagai tindak pidana sejak 1 September 2024 sampai dengan 2 Oktober 2024. Itu disampaikan Kapolres Binjai, AKBP Bambang Christanto Utomo dalam gelar paparan, Senin (28/10/2024).

Polres Binjai juga pamerkan 23 tersangka yang merupakan terlibat dalam tindak pidana yang telah diungkap. Bambang menguraikan 20 kasus yang telah diungkap tersebut.

“Perkara tindak pidana perjudian dengan 4 tersangka, lalu ada kepemilikan senjata tajam 1 kasus dengan 1 orang, kemudian perkara penipuan dan penggelapan ada 1 kasus dengan 1 orang tersangka, tindak pidana cabul ada 1 kasus dengan 1 tersangka, tindak pidana pencurian pemberatan 9 kasus dengan 9 orang tersangka, tindak pidana pencurian dengan kekerasan 1 kasus dengan 4 orang tersangka dan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor 3 kasus dengan 3 orang,” urainya.

Polisi juga menyita beragam barang bukti dari 20 kasus yang diungkap tersebut. Mulai dari uang tunai, telepon genggam, sepeda motor, sebilah senjata tajam, tang, obeng, kupon togel, buku rekapan, timbangan besi, grenda, pisau cutter hingga BPKB. (ted/han)