Home Blog Page 526

Patroli Gank Motor dan Balap Liar, Polres Tebingtinggi Amankan Dua Unit Sepeda Motor

Personel Polres Tebingtinggi ketika mengamankan kendaraan sepeda motor yang tidak memiliki surat dan menggunakan knalpot brong. (Foto: Sopian/Sumut Pos)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Tebingtinggi menggelar patroli pemberantasan geng motor dan penindakan balap liar di wilayah hukum Polres Tebingtinggi, Sabtu (12/10) malam.

Patroli yang dipimpin Pawas Ipda RP Damanik dan Padal Ipda Dhimas ini dimulai pukul 20.30 WIB, menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan kejahatan di Kota Lemang itu. “Rute patroli mencakup beberapa lokasi penting, seperti Lapangan Merdeka di Jalan Dr Sutomo, Kantor Bawaslu di Jalan Deblod Sundoro, Gudang Logistik Pilkada di Jalan Abdul Hamid, hingga Kantor KPU di Jalan RS Umum. Selain itu, tim patroli juga melewati beberapa jalan utama lainnya, di antaranya Jalan Sisingamangaraja, Jalan Thamrin, Jalan KF Tandean, Jalan Setia Budi, Jalan Suprapto, dan Jalan Pahlawan,” ujar Ipda RP Damanik.

Selama patroli, ungkap Ipda RP Damanik, dua unit sepeda motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi standar berhasil diamankan oleh petugas. “Kedua kendaraan tersebut langsung ditilang oleh Satuan Lalu Lintas Polres Tebingtinggi. Tidak ada gejolak atau insiden yang terjadi selama kegiatan patroli berlangsung,” jelasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Tebingtinggi dalam mencegah meningkatnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya yang disebabkan oleh aktifitas geng motor dan balap liar.

“Kapolres Tebingtinggi menyatakan, patroli ini akan terus dilakukan guna menciptakan suasana yang kondusif, terutama menjelang tahapan Pilkada 2024,” pungkasnya. (ian)

Assoc Prof Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi Terima Surat Keputusan Jabatan Fungsional Lektor Kepala dari LLDikti Wilayah I

LEKTOR KEPALA: Sekretaris BPH UMN Al-Washliyah Chairial As’adi (3 kiri) menerima surat keputusan jabatan lektor kepala Assoc Prof Dr Dedy Juliandri Panjaitan MSi dari kepala LLDikti Wilayah I.(ISTIMEWA)

WAKIL Rektor II Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Assoc Prof Dedy Juliandri Panjaitan MSi menerima surat keputusan jabatan fungsional lektor kepala dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I.

Penyerahan surat keputusan ini dilakukan Kepala LLDikti Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD kepada Sekretaris Badan Pengurus Harian (BPH) UMN Al-Washliyah Chairial As’adi. Penyerahan surat keputusan juga disaksikan Rektor UMN Al-Washliyah Dr Firmansyah MSi didampingi Wakil rektor II UMN Al-Washliyah Assoc Prof Dedy Juliandri Panjaitan MSi dan Wakil Rektor III UMN Al-Washliyah Dr Samsul Bahri MSi.

Surat keputusan jabatan fungsional lektor kepala wakil rektor UMN Al-Washliyah ini diserahkan di kantor LLDikti Wilayah I beberapa waktu lalu.

”Dengan bertambahnya jumlah lektor kepala diharapkan akan meningkatkan kwalitas UMN Al-Washliyah terutama menjelang reakteditasi. Kiranya, jumlah fakultas berakreditasi unggul bertambah,” kata Sekretaris BPH UMN Al-Washliyah Chairial As’adi di Medan, Jumat (11/10).

Disebutkan Chairial As’adi, penambahan jumlah dosen dengan jabatan fungsional lektor kepala dan capaian prestasi akademik yang diraih sivitas akademika akan semakin menumbuhkan minat masyarakat untuk kuliah di UMN Al-Washliyah. ”Ini sejalan, terutama dengan peningkatan kualitas para dosen UMN Al-Washliyah,” harapnya.

Rektor UMN Al-Washliyah Dr Firmansyah MSi juga menyampaikan ucapan selamat kepada Assoc Prof Dedy Juliandri Panjaitan MSi. ”Terima kasih kepada Kepala LLDikti Wilayah I Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD dan tim atas dukungan dan bantuannya,” kata Dr Firmansyah MSi.

Pimpinan salah satu perguruan tinggi ternama di Sumut ini berharap dosen-dosen UMN Al-Washliyah yang sudah punya jabatan fungsional lektor segera untuk naik ke lektor kepala. ”Yang sudah lektor kepala segera ke guru besar,” sebut rektor. (dmp)

PKM STIKes Mitra Husada Medan Cegah Stunting Melalui Edukasi dan Penerapan Teknologi Scation di Sunggal

CEGAH STUNTING: PKM STIKes Mitra Husada Medan mencegah stunting melalui edukasi dan penerapan teknologi Scation di Sunggal.(ISTIMEWA)

TIM pengabdian masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan berkolaborasi dengan Kelurahan Sunggal dalam pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Tim PKM ini memenangkan dana hibah dari Kemdikbukristek tahun anggaran 2024.

PKM memberdayakan tim pendamping keluarga dan ibu Bayi Dibawah Usia Lima Tahun (Balita) dalam mencegah stunting melalui edukasi dan penerapan teknologi Stunting Care Apllication (Scation) di Kelurahan Sunggal, Kecamatan Sunggal.

Ketua Pelaksanaan PKM Ingka Pangaribuan STrKeb Bd MKes PhD (dosen program studi kebidanan program sarjana) bersama anggota Eva Ratna Dewi SST MKM (dosen program studi pendidikan profesi bidan program profesi), Parningotan Simanjuntak SKom MAP (program studi kebidanan program sarjana), Indra Agussamad SKep MKes (program studi keperawatan program diploma tiga) dan Dr Rosmani Sinaga SE MM (program studi kebidanan program diploma tiga).

PKM juga dibantu dua mahasiswi Hotna Rohdearni Saragih dan Lisa Erawati Sibarani. Bersama tim kelompok juga hadir tim nara sumber yaitu Tim Tenaga Kesehatan Puskesmas Sunggal didampingi kader dan kepala lingkungan.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan untuk meningkatkan pengetahuan tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mencegah stunting melalui penerapan teknologi Scation yang dilakukan dengan sasaran ibu yang memiliki balita dan Tim TPK Kelurahan Sunggal Kecamatan Medan Sunggal sebanyak 75 orang.

Ingka Pangaribuan STrKeb Bd MKes PhD kepada Sumut Pos, Ahad (13/10) mengutarakan bahwa PKM bertujuan untuk menerapkan model pemberdayaan tim TPK dan ibu Balita dalam mencegah stunting melalui edukasi dan penerapan teknologi Scation.

Ia menjelaskan bahwa TPK adalah tim yang terdiri dari kader dan tenaga kesehatan. Salah satu pembaruan strategi percepatan penurunan stunting adalah pendekatan keluarga melalui TPK yang bertujuan untuk melakukan penyuluhan dan edukasi tentang stunting kepada pasangan usia subur, ibu hamil, bersalin, nifas, dan sasaran PKM ini adalah ibu balita.

”Tujuan PKM berikutnya untuk penerapan teknologi Scation yang merupakan prototype berbasis sistem yang dapat digunakan untuk deteksi dini kejadian stunting dan membantu orangtua dalam memantau tumbuh kembang anak. Melalui aplikasi Scation, ibu akan diingatkan dengan sistem alarm setiap bulan pergi ke Posyandu untuk pengukuran tinggi badan dan berat badan anak. Datanya dapat diisikan dalam aplikasi Scation,” katanya.

Ingka Pangaribuan STrKeb Bd MKes PhD mengucapkan terima kasih kepada Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga SKM MKes yang banyak memberi arahan dan masukan sehingga kegiatan berjalan dengan baik dan memberi pelayanan yang service excellent kepada responden.

Peserta mengutarakan kebermanfaatan setelah mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat. R esponden mengatakan bahwa aplikasi Scation sangat membantu para ibu Balita untuk memantau tumbuh kembang Balita dan mendapatkan infromasi tentang stunting.

Lurah Sunggal Siti Arnisah SE mengucapkan terima kasih kepada Tim PKM STIKes Mitra Husada Medan. Tim PKM STIKes Mitra Husada Medan juga mengucapkan terima kasih juga pada pimpinan Kelurahan Sunggal.

PKM ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memberikan edukasi kepada ibu Balita tentang dampak stunting. (dmp)