Home Blog Page 531

Pemkab Sergai Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting

RAKOR: Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kahar Effendi, S.Sos bersama Kadis P2KBP3A Helminur Iskandar, para Camat, Kepala Puskesmas, dan perwakilan OPD terkait. ( FADLY/SUKUT POS)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO – Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Parlindungan Pane, SH, M.Si yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kahar Effendi, S.Sos, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Sergai di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Jumat (11/10/2024).

Dalam sambutan Pjs Bupati Sergai yang dibacakan Staf Ahli Kahar Effendi, menegaskan bahwa masalah stunting masih menjadi tantangan besar bagi Kabupaten Sergai.

Meski prevalensi stunting telah menurun menjadi 14,04 persen pada 2023, melebihi target Pemkab sebesar 18 persen di tahun 2024, upaya menjaga dan menurunkan angka tersebut terus menjadi prioritas utama.

“Angka ini harus kita pertahankan dan turunkan lagi dengan berbagai upaya yang dilakukan secara terkoordinasi, baik lintas program maupun lintas sektor. Kolaborasi ini penting untuk memastikan anak-anak Sergai tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Kahar Effendi.

Stunting, lanjutnya, bukan hanya soal pertumbuhan fisik, tetapi berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak-anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi penurunan kemampuan kognitif, produktivitas, dan rentan terhadap penyakit tidak menular.

“Upaya pencegahan harus dimulai sejak remaja, karena mereka calon orang tua yang akan berperan besar dalam mencetak generasi berkualitas. Edukasi sejak dini adalah kunci dalam mencegah stunting di masa depan,” katanya.

Berdasarkan data Pendataan Keluarga 2023, Sergai memiliki 65.349 remaja usia 15 hingga 24 tahun, dan 33.640 keluarga yang memiliki remaja. Sebanyak 21.429 keluarga telah mengikuti program Bina Keluarga Remaja (BKR), yang berperan penting dalam memberikan edukasi terkait kesehatan remaja dan perencanaan keluarga.

Pjs Bupati Sergai melalui Staf Alhi Kahar Effendi juga menyoroti pentingnya pemahaman usia ideal untuk menikah dan hamil, serta kesiapan remaja menjadi orang tua yang bertanggung jawab.

“Kurangnya pengetahuan remaja tentang 1000 hari pertama kehidupan (HPK) meningkatkan risiko stunting pada anak yang dilahirkan. Penting bagi remaja mendapatkan pendidikan parenting dan edukasi gizi agar terhindar dari anemia dan kekurangan energi kronis (KEK),” tambahnya.

Ia mengajak semua pihak untuk terus berkomitmen dalam mencegah dan menurunkan stunting.

“Sinergi antar instansi, partisipasi masyarakat, dan tokoh agama diperlukan untuk menjamin keberlanjutan program pencegahan stunting di Sergai,” katanya.

Dengan berbagai strategi yang diterapkan, Parlindungan Pane optimistis angka stunting di Sergai akan terus turun, menuju target generasi sehat dan cerdas yang menjadi kekuatan masa depan Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Kegiatan ini diisi dengan pemaparan oleh para Narasumber dari berbagai latar belakang seperti akademisi, pemerintah desa, dan organisasi remaja.

Hadir dalam kegiatan ini Kadis P2KBP3A Helminur Iskandar, para Camat, Kepala Puskesmas, dan perwakilan OPD terkait. ( fad/han )

PT KAI (Persero) Terus Memberikan Pelayanan Terbaik keada Penumpang

PELAYANAN: PT KAI (Persero) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa kereta api (KA). FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDA , SUMUTPOS.CO – PT KAI (Persero) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa kereta api (KA). Pelayanan yang diberikan berupa pengangkutan orang ataupun barang dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan sampai tempat tujuan.

Namun tidak hanya itu, pelayanan yang diberikan KAI kepada penumpang, namun ada pelayanan lainnya yakni pelayanan apabila terjadi kehilangan barang di dalam kereta api atau di lingkungan stasiun. Penanganan penemuan atau kehilangan barang tersebut dinamakan Pelayanan Lost and Found.

Hal itu dikatakan oleh Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Solikhin, dalam keterangannya, Kamis (10/10/2024).

Ia mengatakan, bahwa pelayanan tersebut sudah berjalan sejak lama. Jadi kepada pelanggan KA yang mengalami kehilangan di lingkungan stasiun maupun di atas KA tidak perlu khawatir. Namun kami juga selalu menghimbau kepada seluruh pelanggan KA untuk tetap menjaga barang bawaan masing-masing.

Hingga bulan September 2024, di wilayah PT KAI Divre I Sumut telah mencatat 1 kasus penemuan barang tertinggal. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 angka tersebut tergolong kecil, pada tahun lalu terdapat 5 kejadian. Dengan penurunan kejadian tersebut, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan KA yang telah menjaga barang bawaannya dengan baik saat menggunakan KA.

“Dari beberapa kejadian tahun lalu dan tahun ini, barang yang tertinggal cukup berharga. Mulai dari dompet, surat-surat penting, uang tunai, ponsel, hingga laptop, tas, dll,” ucap Anwar.

Apabila pengguna jasa KA mengalami kehilangan barang saat menggunakan KA dapat melaporkan kepada kondektur yang sedang berdinas di dalam KA. Selain itu, laproan bisa ditujukan kepada petugas pengamanan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) yang sedang berdinas di stasiun. Serta dapat melalui layanan Contact Center KAI 121.

Setelah penumpang KA melakukan pelaporan kehilangan barang, selanjutnya PT KAI akan melakukan pencarian barang tersebut. Apabila barang tersebut dapat ditemukan saat itu juga, akan langsung dikembalikan kepada pelapor.

Dan jika barang belum bisa ditemukan, akan dilakukan konfirmasi melalui telepon kepada pelapor terkait progres penanganan barang hilang tersebut.

Dalam hal penemuan barang di dalam KA ataupun di lingkungan stasiun, PT KAI akan langsung memberikan pengumuman atas penemuan barang tersebut melalui pengeras suara.

Jika setelah dilakukan pengumuman, tidak ada pihak yang mengambil barang, maka barang akan disimpan di pos pengamanan stasiun.

Selanjutnya barang yang ditemukan tersebut akan diberi label barang temuan, serta diverifikasi dan diinput datanya ke dalam database Lost and Found yang dimiliki oleh PT KAI.

“Dengan melakukan penginputan barang temuan tersebut ke dalam database Lost and Found, diharapkan dapat mempermudah dalam pencarian barang hilang sesuai dengan ciri maupun spesifikasi barang yang telah dilaporkan oleh para penumpang KA,” ucap Anwar.

Sistem pendataan lost and found PT KAI sudah terhubung secara online dan bisa diakses di berbagai stasiun. Sehingga pelapor yang merasa kehilangan barang dapat melaporkan barang tersebut di seluruh stasiun.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggan kereta api dengan berbagai inovasi serta kemudahan dalam bertranspotasi menggunakan kereta api,” ucapnya.

Untuk informasi terkait layanan KAI, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121_.(san/han)

Bau Badan Tak Sedap? Lakukan 10 Tips Ini, Pasangan Anda Langsung Auto Klepek-klepek

SUMUTPOS.CO – Semua orang mempunyai bau badan tersendiri. Selain mengurangi rasa percaya diri, bau badan juga membuat rasa tak nyaman untuk orang-orang sekitar kita. Ada banyak cara menghilangkan bau badan yang boleh anda praktikkan. Untuk itu, jangan buat orang lain ‘tersiksa’ atau pasangan Anda karena bau badan.

Ada juga bau badan muncul saat tubuh berkeringat, disamping itu ada faktor lain yang dapat menyebabkan bau badan, seperti mengonsumsi makanan pemicu bau badan serta adanya gangguan pada sistem metabolisme tubuh.

Tak ingin penampilan menjadi terganggu hanya karena bau badan. Berikut ini cara mudah dan alami menghilangkan bau tidak sedap dari tubuh Anda.

1. Gunakan Deodorant
Setelah mandi, aplikasikan deodorant, terutama yang mengandung antiperspirant. Ini akan membantu mengontrol keringat dan mengurangi bau yang tidak sedap.

2. Gunakan Body Lotion dan Serum
Body lotion dan serum sangat penting untuk menjaga kelembaban kulit. Pilih produk yang memiliki aroma menyenangkan agar tubuh Anda tetap wangi sepanjang hari.

3. Menggunakan Jeruk Nipis
Jeruk nipis kaya akan vitamin C dan flavonoid. Kandungan lainnya yang terdapat pada jeruk nipis yaitu, asam sitrat, kalium, serat, kalsium, serta macronutrients. Oleh sebab itu, jeruk nipis dipercaya mampu mengatasi bau tidak sedap pada tubuh Anda. Caranya cukup mudah. Potong jeruk nipis menjadi dua bagian. Lalu oleskan jeruk nipis pada ketiak Anda layaknya menggunakan deodoran.

4. Rajin Waxing
Menghilangkan bulu ketiak secara rutin dengan waxing dapat mencegah penumpukan bakteri, yang sering kali menjadi penyebab bau badan.

5. Mandi dengan Daun Sirih
Daun sirih memiliki antioksidan yang tinggi. Daun sirih dipercaya mampu mengatasi masalah kesehatan serta merupakan antiseptik untuk mengatasi berbagai kuman. Cara menggunakannya pun cukup mudah.

Ambil beberapa lembar daun sirih. Rebus air dengan beberapa lembar daun sirih tersebut hingga mendidih. Ambil air rebusan daun sirih dan campurkan dengan air bersih untuk mandi. Untuk hasil yang maksimal, Anda dapat menggunakannya 3 kali dalam seminggu.

6. Konsumsi Daun Kemangi
Daun kemangi dipercaya dapat menghilangkan bau tidak sedap pada tubuh. Hal ini dikarenakan daun kemangi memiliki minyak atsiri di dalamnya.
Caranya penggunaannya cukup mudah. Anda dapat mengonsumsi daun kemangi sebagai lalapan. Namun jika Anda tidak menyukai lalapan, Anda dapat konsumsi daun kemangi sebagai teh.

Jemur daun kemangi hingga kering. Kemudian tumbuk daun kemangi hingga halus. Seduh dengan air panas kemudian saring. Konsumsi dua kali sehari untuk hasil yang maksimal.

7. Mandi Secara Rutin
Mandi dengan bersih adalah langkah pertama untuk menghilangkan bakteri penyebab bau badan. Gunakan sabun mandi beraroma segar untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan mengurangi keringat berlebih.

8. Konsumsi Jahe
Jahe ternyata juga memiliki kandungan minyak atsiri, kurkumen, zingiberol, resin pahit dan lainnya yang dapat mengatasi bau badan secara alami. Jahe dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan dengan cara dikonsumsi.

9. Minum Temulawak
Temulawak juga memiliki kandung minyak atsiri dan zat zat lain, seperti sapomin dan flavoinida yang dipercaya mampu menghilangkan bau badan.
Caranya cukup mudah. Parut temulawak hingga halus. Kemudian campurkan air pada parutan temulawak. Peras dan saring air temulawak tersebut. Untuk menghilangkan bau pada temulawak, tambahkan 1 sdt madu. Kemudian, minum air perasan temulawak tersebut.

10. Bawa Tisu Basah
Jika Anda merasa keringat berlebih, gunakan tisu basah untuk membersihkan area yang bermasalah. Ini dapat menghilangkan bakteri dan memberikan kesegaran instan.(bbs/han)

25 Warga Timor Leste Kuliah di USM Indonesia

TIMOR LESTE: Mahasiswa baru USM Indonesia yang berasal dari Timor Leste bersama rektor dan ketua Yayasan Sari Mutiara.(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SEBANYAK 25 Warga Timor Leste menjadi mahasiswa Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia. Mereka menjadi tamu spesial pada acara wisuda USM Indonesia yang diadakan di Medan International Convention Center (MICC), Kamis (10/10).

Kehadiran mahasiswa dari Timor Leste merupakan babak baru kehadiran mahasiswa internasional yang kuliah di USM Indonesia yang merupakan salah satu perguruan tinggi ternama di Sumut.

Wisuda USM Indonesia ini pun dihadiri Irwansyah Suwandi (Konsul Kehormatan Republik Timor Leste), dr Endang Tarigan SpPK (kepala RS AL), Letkol Laut Irfan Hasibuan SSos MM (mewakili Danlatamal) dan Dr Rudi Charles Sitepu MHKes (direktur RS Advent).

Turut hadir Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM beserta senat USM Indonesia, sivitas akademika dan keluarga wisudawan/wisudawati.

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes mengutarakan bahwa wisuda dilaksanakan tiga hari dengan jumlah lulusan 2.188 orang. Mereka berasal dari Sumut, Aceh, Riau, Sumsel, Sumbar, Kepri, Jambi, Lampung, Jakarta, Kalimantan, NTT, Maluku dan Papua.

Dr Ivan Elisabeth Purba MKes mengucapkan selamat kepada para lulusan yang mendapat gelar kesarjanaan dan profesi sebagai bentuk pengakuan terhadap penguasaan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang diraih.

”Dengan menyandang gelar tersebut, Saudara kini mengemban tanggung jawab yang lebih tinggi. Untuk berkiprah dan memberi sumbangsih kepada masyarakat, bangsa, peradaban dunia dan kemanusiaan,” pesannya.

Rektor mengingatkan tentang sejarah USM Indonesia yang bertumbuh dari sebuah semangat keluarga untuk mendirikan layanan pendidikan. Mulai dari sekolah perawat kesehatan pada tahun 1982 yang diawali Bidan S Sitanggang bersama Drs W Purba. Lalu berkembang menjadi akademi kesehatan (1992), sekolah tinggi ilmu kesehatan (2000) dan universitas (2013).

Dr Ivan Elisabeth Purba MKes mengatakan bahwa USM Indonesia memiliki visi menjadi universitas yang unggul, berkarakter dan berdaya saing global tahun 2038. Lulusan USM Indonesia diharapkan mampu memiliki keunggulan siap berkarya memberikan pelayanan terbaik di masyarakat dan memiliki karakter.

”Sesuai dengan core values yaitu spiritualisme, intelektualisme, profesionalisme, nasionalisme dan globalisme sebagai penciri yang membedakan dengan lulusan dari perguruan tinggi lainnya,” sebut rektor.

Ia menambahkan bahwa USM Indonesia sebagai institusi telah terakreditasi baik sekali dan saat ini menyelenggarakan 24 program studi. Yakni jenjang diploma lima prodi, jenjang sarjana 14 prodi, jenjang profesi tiga prodi dan jenjang s2 dua prodi. ”Magister Kesehatan Masyarakat USM Indonesia pada Agustus 2024 memperoleh akreditasi unggul dari LAM-PTKES,” katanya.

Dalam program MBKM tahun 2024, lanjut rektor, USM Indonesia dipercaya menyelenggarakan program pertukaran mahasiswa merdeka. Sebanyak 74 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabar, Jateng, Jatim, Yogyakarta, Bali, Sulsel, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Maluku dan NTB menempuh pembelajaran di USM Indonesia selama satu semester.

Pada waktu yang sama, 141 mahasiswa USM Indonesia mengikuti program pertukaran mahasiswa merdeka Kemdikbudristek selama satu semester pada perguruan tinggi di Jakarta, Jabar, Jatim, Yogyakarta, Jatim, Bali, Kalimantan, Maluku, NTB, NTT, Gorontalo dan Papua Barat.

Kemudian 81 mahasiswa USM Indonesia mengikuti program kampus mengajar batch 6 dan 7, 27 mahasiswa juga mengikuti kampus mengajar batch 8. Mahasiswa mengajar ini selama enam bulan di SD maupun SMP di daerah terpencil di Aceh, Medan, Deliserdang, Nias, Tapanuli Utara, Dairi, Samosir dan Labuhanbatu Utara.

Selanjutnya delapan mahasiswa USM Indonesia melaksanakan riset program Badan Riset Nasional (Brin), 63 mahasiswa mengikuti magang kerja dan studi independen bersertifikat di perusahaan milik BUMN maupun perusahaan multi nasional sebagai bagian dari program MBKM Kemdikbudristek sehingga mahasiswa memiliki pengalaman nyata di dunia kerja.

USM Indonesia juga melakukan penguatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan. Saat ini, kata rektor, 31 dosen telah berpendidikan S3 dan 10 dosen sedang mengikuti pendidikan S3.

Prestasi lainnya dicapai dosen Prodi Farmasi USM Indonesia yang memperoleh 1st Olympic Competition Nasional yang diselenggaran Universitas Pelita Harapan. Dijabarkan juga penguatan pembelajaran dimana sejak 2023 memenangkan hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dari Kemendikbudristek.

Kemudian fakultas vokasi melaksanakan academic exchange ke college of health science di Laos. Lalu sejak tahun 2017 dipercaya pemerintah untuk menyelenggarakan program RPL terutama SDM kesehatan dan berbagai prestasi dan pencapaian lainnya.

Terbaru, pada tahun akademik 2024/2025 menerima dari Timor Leste sebanyak 25 org yang akan menempuh pendidikan sarjana dan magister.

”Syukur yang terhingga kita panjatkan karena USM Indonesia beserta sivitas akademika masih mampu mengukir prestasi, meraih peluang dan kesempatan untuk tetap berjalan sesuai rencana strategis,” ujar rektor. (dmp)

Dua Terdakwa Kurir Sabu 1 Kg Dituntut 14 Tahun Penjara

SIDANG: Dua terdakwa kurir sabu menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Kamis (10/10/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Muhammad Ayub (39) dan Shahansyah alias Sahan (41), dituntut jaksa masing-masing 14 tahun penjara. Warga Medan Petisah dan Kabupaten Langkat itu, dinilai terbukti atas kasus kurir sabu seberat 1 kilogram.

Jaksa penuntut umum (JPU), Aprilda Yanti Hutasuhut dalam nota tuntutannya, perbuatan kedua terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) Junto (Jo) Pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menuntut, menjatuhkan pidana kepada para terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 14 tahun, denda Rp1 miliar, subsider 8 bulan penjara” tegasnya, dalam sidang di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (10/10/2024).

Setelah mendengarkan tuntutan, majelis hakim diketuai Efrata Happy Tarigan menunda persidangan hingga pekan depan, dengan agenda pembacaan pembelaan (pledoi) dari para terdakwa.

Untuk diketahui, perkara ini bermula pada 22 Juni 2024. Saat itu, tiga petugas kepolisian dari Polrestabes Medan memperoleh informasi ada laki-laki yang membawa narkoba di Jalan Gatot Subroto, Simpang Kampung Lalang, Medan Sunggal.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas pun langsung menuju lokasi yang dimaksud. Kemudian, petugas melihat ada seorang laki-laki tengah mengendarai sepeda motor yang gelagatnya mencurigakan.

Sontak, petugas pun memberhentikan seorang laki-laki tersebut yang ternyata dia adalah terdakwa Ayub. Selanjutnya, Ayub pun digeledah dan ditemukan sebuah tas kertas berisikan satu bungkus plastik yang di lakban kuning berisi sabu seberat 1000 gram (1 kg).

Ketika diinterogasi, Ayub mengaku 1 Kg sabu tersebut dia peroleh dari seseorang yang bernama Budi (belum tertangkap) melalui orang suruhannya di Jalan Griya Medan.

Ayub diperintahkan oleh Budi untuk mengantarkan barang haram itu kepada terdakwa Shahan. Atas pekerjaan itu, Ayub dijanjikan akan menerima upah sebesar Rp5 juta dari Budi apabila sabu-sabu itu berhasil sampai tujuan.

Mengetahui hal tersebut, petugas pun langsung melakukan penyelidikan untuk menangkap Shahan yang akan dijemput di Jalan Rambung, Kota Binjai. Setibanya di lokasi dan ketika Shahan menerima sabu-sabu itu, petugas pun langsung menangkapnya.

Dalam pengakuannya, Shahan disuruh oleh Marsel (belum tertangkap) untuk mengambil sabu-sabu itu dari Ayub yang selanjutnya diserahkan kepada Anes (belum tertangkap). Apabila Shahan berhasil memberikan sabu itu, maka dia akan diberi upah sebesar Rp2 juta. (man/azw)

Terdakwa Pembunuh Dituntut 14 Tahun Penjara

TUNTUTAN: Tommy Kurniawan terdakwa kasus pembunuhan, menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Kamis (10/10/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa Tommy Kurniawan (28) warga Jalan Klambir V Gang Abidin, Medan Helvetia, dituntut jaksa 14 tahun penjara. Dia dinilai bersalah membunuh korban N Bima Peranginangin, dalam sidang di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (10/10/2024).

Jaksa penuntut umum (JPU) Rocky Sirait dalam nota tuntutannya menyatakan, perbuatan terdakwa dinilai melanggar Pasal 365 ayat (3) KUHPidana.

“Menuntut, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Tommy Kurniawan oleh karena itu dengan pidana penjara selama 14 tahun,” tegas JPU.

Setelah tuntutan tersebut, majelis hakim diketuai Efrata Happy Tarigan menunda persidangan hingga pekan dengan, agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Mengutip dakwaan, perkara ini bermula pada 18 Maret 2024 lalu. Saat itu, terdakwa masuk ke rumah korban di Jalan Klambir V No 100, Kelurahan Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia, bertujuan mencuri barang-barang milik korban.

Dikarenakan tak kunjung mendapatkan barang yang dicuri, kemudian terdakwa pun naik ke atap belakang rumah korban seraya menunggu korban keluar dari rumahnya. Tak berapa lama kemudian, korban pun keluar dari rumahnya.

Melihat itu, terdakwa pun turun dari atap rumah korban dan langsung mencari barang-barang milik korban yang bisa diambil. Sehingga, dapatlah sebuah tas berwarna hitam berisikan 1 unit kamera merk Olympus.

Selanjutnya, terdakwa melihat korban membeli mesin pompa kepada seorang perempuan dan korban mengeluarkan uang yang banyak dari kantong celana korban. Kemudian, terdakwa bersembunyi di bawah kolong tempat tidur korban.

Kemudian, korban masuk ke kamar dan meletakkan mesin pompa yang sudah dibelinya tersebut di dalam kamar. Setelah itu, korban keluar dari kamar dan terdakwa kembali melakukan aksinya, akan tetapi tak mendapatkan barang-barang korban yang bisa dicuri.

Terdakwa kemudian kembali bersembunyi di bawah kolong tempat tidur korban dengan tujuan menunggu korban tidur dan mengambil uang korban dari kantong celana korban. Terdakwa pun sempat tertidur di bawah kolong tempat tidur tersebut.

Terdakwa terbangun dari tidurnya sekitar pukul 21.00 WIB, dan melihat korban masuk ke dalam kamar lalu memeriksa barang-barangnya yang ada di kamar. Kemudian, korban menelepon anaknya dan mengabarkan bahwa ada pencuri di rumahnya.

Siangkat cerita, terdakwa keluar dari persembunyiannya dan langsung mendekati korban lalu menikam dan menusukkan pisau yang dipegangnya ke punggung korban. Dalam kondisi itu korban masih sempat melakukan perlawanan.

Kemudian, terdakwa kembali melakukan tusukan ke wajah serta dada korban berulang kali yang membuat korban mengalami luka dengan kondisi bersimbah darah di sekujur tubuhnya hingga akhirnya meninggal dunia.

Setelah itu, terdakwa melarikan diri dan pada 21 Maret 2024, terdakwa ditangkap petugas kepolisian di Simpang Bahjambi Siantar. (man/azw)

Pastikan Pelayanan Sesuai Standar, Kadivpas Kontrol Dapur Sehat Rutan Medan

TINJAU: Kadivpas Kemenkumham Sumut, Rudy F Sianturi meninjau dapur sehat Rutan Kelas 1 Medan. (Humas Rutan Medan/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Kemenkumham Sumut) Rudy F Sianturi melakukan kontrol ke dapur Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan.

“Dapur sehat Rutan Kelas I Medan tetap prima dan sesuai standar operasional yang berlaku,” kata Rudy didampingi Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi Soetopo Berutu, Kamis (10/10/2024).

Dia mengatakan, kontrol dapur sehat ini dilakukan untuk memastikan pelayanan yang diberikan tetap sesuai dengan standar setelah kemarin diresmikan oleh Plt Dirjen Pas.
Kunjungan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut ke dapur sehat disambut langsung oleh Karutan Medan Alanta Imanuel Ketaren didampingi pejabat struktural beserta staf Rutan Kelas I Medan.

Selain mengunjungi dapur sehat, Kadivpas berkesempatan melakukan panen sayuran hidroponik hasil pembinaan kemandirian dari Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Kerja (Bimker) Rutan Kelas I Medan. “Ini hasilnya bahwa Rutan juga bisa berdampak dalam mewujudkan program ketahanan pangan pemasyarakatan, saya sangat mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Rutan untuk bisa memberikan pembinaan kemandirian bagi warga binaan mereka,” jelasnya.

Kadivpas juga melihat hasil karya warga binaan di galeri Rutan Kelas I Medan. Ia mengaku bahwa layanan Bimker bagi warga binaan sudah berjalan baik. “Bakat dari warga binaan ini harus diapresiasi dengan baik, pihak Rutan Medan dapat bekerjasama dengan pihak ketiga untuk distribusi dan penjualan hasil karya warga binaan,” ujar dia.

Sementara Karutan Kelas I Medan Alanta Imanuel Ketaren mengucapkan terimakasih atas kedatangan Kadivpas beserta rombongan. “Kami sangat berterimakasih atas kedatangan Kadivpas dan rombongan, kami berkomitmen untuk terus tetap memastikan semua layanan yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan akan kami tingkatkan lagi sesuai arahan Bapak Kadivpas,” kata Alanta Ketaren. (man/ila)

Kinerja Moncer, Layanan MADINA Bank Muamalat Tumbuh Dua Digit

MADINA: Nasabah mengakses layanan MADINA PT Bank Muamalat Indonesia Tbk di salah satu perkantoran di Jakarta, Kamis (10/10/2024).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja yang solid untuk layanan Cash Management System (CMS) yang bernama Muamalat Digital Integrated Access (MADINA). Hingga September 2024, jumlah pengguna, volume, maupun frekuensi transaksi MADINA rata-rata berhasil tumbuh dua digit dibanding tahun sebelumnya.

SEVP Enterprise Banking Bank Muamalat Irvan Yulian Noor mengatakan, pengguna MADINA bertambah sebanyak 2.287 atau meningkat 24% secara year on year (yoy) menjadi 11.779 pengguna per akhir September 2024. Peningkatan tersebut sejalan dengan frekuensi transaksi MADINA yang naik 26% (yoy) menjadi lebih dari 1,2 juta transaksi. Demikian pula dengan volume transaksi MADINA yang tumbuh 11% (yoy) dari Rp35,7 triliun menjadi Rp39,7 triliun.

Selain itu, layanan Virtual Account (VA) yang terintegrasi dengan MADINA juga turut meningkat. Frekuensi transaksi VA Bank Muamalat naik 15% (yoy) menjadi lebih dari 3 juta transaksi. Adapun volume transaksi VA tumbuh 20% (yoy) menjadi hampir Rp5 triliun.

“Alhamdulillah, kami bersyukur pertumbuhan layanan MADINA pada September 2024 rata-rata mencapai dua digit. Capaian positif ini membuktikan bahwa upaya kami yang gencar menjalin kerja sama dengan berbagai institusi dan implementasi sejumlah strategi selama ini sudah on the right track, sehingga mampu mendongkrak utilisasi layanan MADINA Bank Muamalat,” ujar Irvan.

Irvan menambahkan, penerapan sejumlah program yang konsisten menjadi alasan Bank Muamalat bisa menuai pertumbuhan layanan MADINA hampir setiap tahunnya. Misal, untuk meningkatkan utilisasi MADINA, Bank Muamalat melaksanakan MADINA Activation Program (MAP) dimana nasabah diberikan benefit bebas biaya transaksi hingga 50 kali/bulan selama 4 bulan berturut-turut. Bank Muamalat juga menggelar MADINA Class Training (MCT) secara rutin setiap minggu via online, yaitu pelatihan yang ditujukan bagi nasabah baru maupun eksisting agar segera mengaktifkan layanan MADINA dan menjadikan Bank Muamalat sebagai bank operasional mereka. Selain itu, bank pertama murni syariah ini juga melaksanakan MADINA Transactional Competition (MTC) dan Virtual account Intensity Program (VIP).

Adapun kemitraan yang baik antara Bank Muamalat dengan sejumlah institusi terbukti efektif dan berdampak positif terhadap performa MADINA. Bank Muamalat memfokuskan penetrasinya pada sektor pendidikan, komunitas dan ekosistem muslim, rumah sakit, lembaga pemerintah, hingga lembaga keuangan syariah seperti Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

Cara mudah mengakses layanan MADINA

MADINA merupakan layanan internet banking untuk nasabah korporasi yang memungkinkan nasabah untuk memonitor maupun melakukan transaksi perbankan non tunai atas seluruh rekening yang berada di Bank Muamalat secara realtime. MADINA menawarkan fleksibilitas kepada nasabah melalui opsi layanan MADINA Advanced dan MADINA Basic dimana fiturnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi dan transaksi nasabah.

Untuk menggunakan layanan MADINA, nasabah korporasi dapat mengakses website MADINA menggunakan browser kapan saja dan dimana saja sepanjang terkoneksi dengan internet sehingga transaksi bisnis akan menjadi lebih mudah dan fleksibel bagi nasabah. (rel/ram)