28 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 535

Mulai Musim Hujan Disertai Angin Kencang, Komisi IV Minta Pemko Medan Tingkatkan Pemangkasan Pohon

Anggota Komisi IV DPRD Mota Medan, Dedy Aksyari Nasution ST.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi IV DPRD Kota Medan, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk meningkatkan pemangkasan pohon. Terlebih lagi saat ini, Kota Medan mulai sering dilanda hujan deras disertai angin kencang.

“Kita minta agar Dinas SDABMBK Kota Medan dapat meningkatkan pemangkasan pohon, sebab belakangan ini hujan deras disertai angin kencang sudah cukup sering melanda Kota Medan,” ucap Anggota Komisi IV DPRD Mota Medan, Dedy Aksyari Nasution ST kepada Sumut Pos, Senin (5/8/2024).

Dikatakan politisi Partai Gerindra tersebut, hujan deras disertai angin kencang kerap membuat pohon-pohon tumbang. Teranyar, pohon tumbang menimpa rumah warga terjadi pada Sabtu (3/8/2024) malam di Jalan Sagu 13, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan. Akibatnya, rumah tersebut mengalami kerusakan parah.

“Kita harapkan pohon-pohon dapat dipangkas sehingga tidak ada lagi yang menimpa rumah warga. Terkhusus yang berada di halaman rumah, kita imbau kepada warga pemilik rumah untuk dapat memangkasnya sendiri,” ujarnya.

Terlebih untuk pohon-pohon yang berada di badan jalan, lanjut Dedy, diharapkan dapat dipangkas secara rutin oleh Dinas SDABMBK Kota Medan. Mengingat, pohon-pohon yang berada di badan-badan jalan sangat berpotensi untuk tumbang dan menimpa kendaraan yang ada di badan jalan tersebut.

“Tidak jarang kita dengar mobil ataupun pengendara sepeda motor tertimpa pohon saat hujan deras disertai angin kencang, bahkan sampai ada yang meninggal dunia. Hal ini harus menjadi perhatian, pohon-pohon di badan jalan harus dipangkas secara rutin,” katanya.

Namun begitu, Dedy Aksyari meminta agar Dinas SDABMBK Kota Medan dapat melakukan pemilihan pohon terlebih dahulu sebelum dilakukan pemangkasan.

“Pemilihan pohon dapat diklasifikasikan dari usia pohon, ketinggian, kerapuhan batang/ranting pohon, dan lain sebagainya. Hal ini sangat penting, agar pemangkasan pohon dapat dilakukan secara tepat,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah rumah di Jalan Sagu 13 No.14 Lingkungan XXI, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan mengalami kerusakan berat akibat tertimpa pohon, Sabtu (3/8/2024) sekitar Pukul 22.00 WIB.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan pohon tersebut tumbang dan menimpa sebuah rumah akibat tingginya curah hujan dan angin kencang yang terjadi pada Sabtu malam tersebut.

“Telah terjadi pohon tumbang akibat curah hujan dan angin kencang pada Sabtu (4/8/2024) malam sekitar Pukul 22.00 WIB. Pohon tersebut menimpa sebuah rumah di Jalan Sagu 13, Kelurahan Mangga sehingga mengalami kerusakan berat,” ucap kepada Sumut Pos, Minggu (4/8/2024) siang.

Dikatakan Yunita, meskipun rumah mengalami kerusakan berat, namun tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Atas peristiwa tersebut, kata Yunita, pihaknya langsung melaksanakan kaji cepat di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan hingga lingkungan.

“Kemudian kita juga telah berkoordinasi dengan pihak Dinas SDAMBK (Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi) Kota Medan untuk melakukan pemotongan pohon tumbang,” pungkasnya.
(map/han)

SMA Islam Plus Adzkia Medan Gelar Seminar NLP dan Grapho Parenting di Hotel JW Marriott

Suasana Seminar NLP dan Grapho Parenting yang digelar SMA Islam Plus Adzkia Medan di Hotel JW Mariot Medan, Minggu (4/8/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Anak adalah aset yang sangat berharga, mahal, bahkan tak ternilai dibandingkan aset apapun di dunia ini. Pasalnya, hanya doa anaklah yang akan menerangi kubur kedua orangtuanya kelak.

Hal ini disampaikan Trainer International dan Founder SMA Islam Plus Adzkia, Muhammad Ramli S.T., M.Si. ketika menjadi pembicara utama pada acara Welcoming Parenting Seminar “NLP & Grapho Parenting” SMA Islam Plus Adzkia di Hotel JW Marriott Medan, Minggu (4/8/2024).

“Bagi kami, ayah dan bunda adalah mitra strategis. Maka dari itu, kolaborasi antara kedua orangtua dengan pihak sekolah akan menjadi kekuatan dahsyat yang akan mengantarkan anak-anak kita meraih sukses di masa depan,” kata Muhammad Ramli.

Pada kesempatan itu, Muhammad Ramli membagikan ilmu Neuro-Linguistic Programming (NLP) dan Graphology kepada semua orang tua siswa yang hadir. “Dengan Graphology kita bisa mengetahui kejiwaan anak-anak kita hanya dengan 1 menit saja. Kita bisa tahu anak kita percaya diri atau tidak, kecanduan ponografikah, hopelesskah, traumakah, serta kondisi kejiwaan lainnya tanpa perlu bertanya ke anak-anak kita,” ujarnya.

Suasana Seminar yang dihadiri oleh para orangtua siswa SMA Islam Plus Adzkia Medan.

Seminar ini dipandu host nasional dr Lula Kamal, M.Sc. dokter yang juga artis Nasional. Lula mengaku sangat senang bisa menjadi host pada seminar tersebut.

“Suatu pengalaman yang luar biasa bisa berinteraksi langsung dengan SMA yang betul-betul care terhadap perkembangan peserta didiknya, baik secara akhlak maupun akademisnya dan juga. Terbukti, baru angkatan ke-6, tapi lulusannya sudah 100% diterima PTN dalam negeri, luar negeri, dan perguruan tinggi di bawah kementerian/lembaga negara lainnya”, ucapnya.

Sebelumnya, Kepala SMA Islam Plus Adzkia, Fachrizal Barus, M.Sc mengucapkan rasa syukur atas suksesnya kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, acara Welcoming Parenting Seminar “NLP & Grapho Parenting” SMA Islam Plus Adzkia yang bertemakan menguasai jiwa anak dengan pendekatan NLP dan Graphology ini sukses terlaksana,” kata Fachrizal Barus, M.Sc.

Pria jebolan UGM ini pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh orangtua siswa baru SMA Islam Plus Adzkia Medan kelas X Tahun Ajaran 2024/2025 yang telah hadir dan berpartisipasi aktif. “Semoga ilmu yang dibagikan oleh Bapak Muhammad Ramli tentang “Menguasai Jiwa Anak dengan Pendekatan NLP & Graphologi” dapat bermanfaat dalam mendidik putra-putri kita. Tak lupa apresiasi untuk MC kita, Lula Kamal yang telah memandu acara dengan hangat dan interaktif,” ujarnya.

Fachrizal pun berharap, pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi kolaborasi orang tua dan sekolah dalam membimbing generasi penerus bangsa. “Mari terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita,” pungkasnya. (adz)

Satu Unit Rumah di Sidikalang Ludes Terbakar

TERBAKAR: Satu unit rumah di Dusun 1, Desa Sitinjo 2, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, ludes terbakar, Senin (5/8/2024). ISTIMEWA/ SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Satu unit rumah semi permanen di Dusun 1, Desa Sitinjo 2, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, ludes terbakar, Senin (5/8/2024). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah karena tidak banyak barang yang bisa diselamatkan, termasuk 1 unit sepeda motor turut terbakar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (Ka UPT-Damkar), Amudi Situmeang mengatakan, rumah yang terbakar dihuni pasangan suami istri, Selamat Simamora dan Lisda Boru Tampubolon.

Informasi yang diperoleh, rumah yang terbakar disewa keluarga Selamat Simamora. Disebutkan Amudi, selain rumah, satu unit sepeda motor juga ikut terbakar.

Ditambahkan Amudi, begitu mendapat informasi ada kebakaran, pihaknya mengerahkan 2 unit mobil Damkar dari Pos Siaga Sidikalang bersama personel untuk memadamkan api.

“Sementara penyebab kebakaran masih diselidiki pihak Kepolisian,”ucap Amudi. (rud/han)

PKS Sebut Prof Ridha Berpeluang Disandingkan dengan Ustaz Hidayatullah di Pilkada Medan 2024

Ketua DPD PKS Kota Medan, H. Kasman Marasakti Lubis.

MEDAN , SUMUTPOS.CO – Meski dipastikan tidak akan berkoalisi di Pilgubsu 2024, namun PDI Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih saling membuka diri untuk berkoalisi di Pilkada Medan 2024.

“Kemungkinan kita (PKS) berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Medan tentu masih besar. Memang sedari awal PKS dan PDIP sudah punya kesepakatan untuk berkoalisi di Pilkada Medan tahun ini,” ucap Ketua DPD PKS Kota Medan, H. Kasman Marasakti Lubis kepada Sumut Pos, Senin (5/8/2024).

Menurut Kasman, setelah PKS memberikan surat tugas kepada Ustaz Hidayatullah untuk maju sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan, pihaknya juga telah mengetahui bahwa PDIP telah memberikan surat tugas kepada Prof Ridha Dharmajaya sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan.

Lantas, apakah Hidayatullah akan berpasangan dengan Prof Ridha Dharmajaya di Pilkada Medan 2024? Kasman mengatakan bahwa peluang Hidayatullah untuk berpasangan dengan Prof Ridha Dharmajaya hingga saat ini cukup terbuka.

“Kalau bicara soal peluang, mudah-mudahan peluang itu ada,” ujarnya.

Dikatakan Kasman, PKS dan PDIP belum ada berkomunikasi untuk memasangkan sosok Hidayatullah dengan Prof Ridha Dharmajaya. Oleh sebab itu, PDIP dan PKS Kota Medan berencana untuk melakukan pertemuan dalam waktu dekat untuk membahas lanjutan rencana koalisi mereka pasca PKS memberikan surat tugas kepada Hidayatullah dan PDIP memberikan surat tugas kepada Prof Ridha.

“Kemarin (Minggu) saya sudah komunikasi dengan Pak Hasyim selaku Ketua PDIP Kota Medan. Teman-teman dari PDIP Medan berencana untuk datang bersilaturahmi ke PKS Medan. Mudah-mudahan peluang (Hidayatullah berpasangan dengan Prof Ridha) itu ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPC PDIP Kota Medan, Hasyim SE mengatakan bahwa peluang koalisi PDIP dan PKS di Pilkada Kota Medan 2024 masih terbuka lebar. Mengingat sebelumnya, PDIP dan PKS telah menjalin komunikasi dan berkomitmen untuk berkoalisi di Pilkada Medan tahun ini.

“Bicara soal koalisi di Pilkada Medan, tentu terbuka lebar. Koalisi dengan semua partai kita buka selebar-lebarnya. Apalagi dengan PKS, tentu kesempatannya terbuka lebar. Sebab memang sebelumnya PDIP telah berkomunikasi dengan PKS, dan kami (PDIP – PKS) sudah sepakat untuk berkoalisi di Pilkada Medan tahun ini,” ujarnya.

Meskipun begitu, sambung Hasyim, PDIP dan PKS baru bersepakat untuk berkoalisi di Pilkada Medan. Untuk sosok yang akan diusung sebagai Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, PDIP dan PKS belum menyepakatinya.

Oleh sebab itu, lanjut Hasyim, kedepan PDIP dan PKS akan berkomunikasi terkait sosok yang akan mereka usung sebagai Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan di Pilkada Medan 2024. Termasuk, membahas soal kemungkinan Prof Ridha untuk berpasangan dengan H. Hidayatullah di Pilkada Medan 2024.

“Soal sosok yang akan kita (PDIP – PKS) pasangkan, ini akan kita komunikasikan. Prof Ridha Dharmajaya tentunya berpeluang untuk berpasangan dengan H. Hidayatullah. Ini akan kita komunikasikan,” katanya.

Ditanya terkait sikap PKS di Pilgubsu 2024 yang belakangan memilih untuk tidak berkoalisi dengan PDIP dan justru mendukung Bobby Nasution, Hasyim mengatakan bahwa hal itu tidak menjadi masalah bagi pihaknya.

Menurut Hasyim yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Medan itu, apa yang terjadi di Pilgubsu tidak serta merta akan terjadi di Pilkada Medan.

“Semua kemungkinan memang bisa terjadi, tapi apa yang terjadi di Pilgubsu belum tentu juga terjadi di Pilkada Medan. Politik ini kan dinamis, tentunya semua punya pertimbangannya masing-masing. Untuk di Kota Medan, kita masih optimis berkoalisi dengan PKS. Tak hanya PKS, PDIP juga terus melakukan penjajakan dengan partai-partai lainnya untuk membentuk koalisi yang kuat di Pilkada Medan tahun ini,” pungkasnya.
(map/han)

Peringatan Hari Anak Nasional, Srikandi PLN Bersama YBM PLN Tebarkan Senyum Anak Yatim Dhuafa

Champion srikandi PLN sekaligus Manager PLN UP3 Padangsidimpuan menyerahkan santunan kepada anak yatim dhuafa di Panti Asuhan Al - Manar Ujung Gurap, Kec. Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

PADANGSIDEMPUAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padangsidimpuan terus menebar kebaikan terhadap sesama. Kali ini, para Srikandi PLN berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN) UP3 Padangsidimpuan memberikan Bantuan Sosial Kemanusiaan.

Kegiatan ini diadakan di Panti Asuhan Al – Manar Ujung Gurap, Kec. Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Bantuan yang diberikan berupa 25 buah Al-Quran, santunan untuk 70 anak, bantuan paket sembako, dan bingkisan makanan untuk 70 anak pada Sabtu (3/8/2024).

Ketua Yayasan Panti Asuhan Al-Manar Padangsidimpuan, Hj Samsiah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian PLN terhadap puluhan anak yatim dhuafa di dalam naungan yayasannya. Ia berharap program serupa juga bisa diikuti oleh instansi lainnya, sehingga dapat sedikit meringankan beban kehidupan anak yatim dhuafa di lingkungan sekitar.

“Terima kasih kepada PLN, kami berharap program serupa bisa dijadikan acuan oleh instansi lainnya. Kami yakin dengan kolaborasi bersama oleh seluruh elemen, sedikit banyak dapat membantu meringankan beban kehidupan anak yatim dhuafa,” ujarnya.

Champion srikandi PLN sekaligus Manager PLN UP3 Padangsidimpuan, Yessi Indra, mengungkapkan bahwa program bantuan sosial kemanusiaan tersebut mengambil tema “Aksi Peduli Yatim Dhuafa” srikandi PLN turut mengambil peran dalam kegiatan tersebut.

“Program sosial ini diinisiasi oleh YBM PLN dan dikelola dari dana zakat para pegawai PLN serta dana donasi pegawai PLN yang berkolaborasi dengan para Srikandi PLN. Ini sejalan dengan misi perusahaan untuk memberikan kontribusi positif terhadap program sosial kemanusiaan,” jelas Yessi.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, mengatakan kegiatan Srikandi PLN berbagi dengan anak-anak yatim dhuafa adalah bentuk nyata dari kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan. Ini adalah momen yang sangat berarti, terutama dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

“Kegiatan berbagi ini diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata komitmen PLN untuk terus hadir dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Semangat dari Srikandi dan YBM PLN ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus menjaga kepedulian dalam membantu sesama,” pungkas Saleh. (ila)

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Dibutuhkan Inovasi Dalam Mengatasi Krisis Iklim

DAMPINGI: Penjabat (Pj) Bupati Deli Serdang, Ir Wiriya Alrahman didampinggi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Elinasari Nasution SP, melihat secara langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tadukan Raga, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tingkat Kabupaten Deliserdang. ( BATARA/SUMUT POS)

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO-Dibutuhkan inovasi dan prinsip untuk menyelesaikan krisis iklim yang terjadi saat ini, tekad ini menjadi tema besar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Deli Serdang, Ir Wiriya Alrahman MM dalam sambutannya, pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Deliserdang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tadukan Raga, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Jumat (2/8/2024).

Upaya itu, kata Pj Bupati yang hadir di acara itu bersama Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, harus dilakukan secara bersama dan konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan inklusivitas.

“Saya berharap, Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024 ini dapat memperdalam pemahaman dan menggerakkan berbagai aksi, baik dari jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang maupun dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat lainnya, sehingga gerakan menjaga kelestarian lingkungan hidup secara riil memberi dampak positif terhadap perbaikan iklim dan kualitas lingkungan hidup,” harap Pj Bupati.

Pemilihan lingkungan, lanjut Pj Bupati, merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan dan sekaligus bisa meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem.

Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No.98 Tahun 2021 Tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK), yang mengatur pelaksanaan aksi adaptasi perubahan iklim yang dilakukan melalui penyelenggaraan NEK untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) dan pengendalian emisi untuk pembangunan nasional.

“Dengan adanya NEK, tentu dapat menjadi insentif untuk pencapaian NDC atau komitmen iklim dengan mendukung upaya yang selama ini dilakukan, seperti pengendalian kebakaran hutan, pencegahan deforestasi dan degradasi hutan atau transisi teknologi untuk mewujudkan energi baru terbarukan seraya terus mengupayakan terbangunnya kesempatan kerja dan generatinh pendapatan,” papar Pj Bupati.

Pada penyelenggaraan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024, Kabupaten Deliserdang telah melakukan upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), melalui sejumlah kegiatan, antara lain uji emisi kendaraan bermotor serta aksi bersih sampah.

Uji emisi kendaraan dan aksi bersih sampah diharapkan bisa berdampak positif bagi upaya pengurangan kerusakan lingkungan, terutama krisis iklim yang sedang menjadi isu nasional, penurunan emisi karbon, serta penanganan pencemaran udara, tanah dan air.

“Peran serta seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu prinsip keadilan dan inklusivitas dalam upaya penekanan krisis iklim, karena pada dasarnya prinsip ini menekankan manfaat aksi yang kita laksanakan harus dirasakan semua masyarakat, terutama yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim,” imbuh Pj Bupati.

Kesempatan itu, Pj Bupati dan pihak terkait lainnya melakukan upaya nyata untuk melestarikan lingkungan hidup, seperti menanam pohon atau tanaman pekarangan, menggunakan air, kertas, listrik seperlunya, tidak membuang dan melakukan pembakaran sampah sembarangan serta mengurangi penggunaan kemasan plastik dan membawa kantong belanja rausable sendiri saat berbelanja.

“Tanggungjawab menjaga bumi adalah milik kita bersama. Setiap individu, komunitas, dan pemerintah memiliki peran penting dalam memastikan bahwa kita akan meninggalkan bumi dalam keadaan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkas Pj Bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Elinasari Nasution SP, melaporkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Enviroment Day merupakan perayaan lingkungan hidup terakbar di seluruh dunia.

Puncak acaranya sendiri diperingati pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya. Sejak digelar pertama kali pada 1972 silam, telah menjadi media bagi PBB untuk mengampanyekan akan pentingnya kelestarian lingkungan hidup, menyadarkan semua pihak untuk ikut bertanggungjawab merawat bumi serta menjadi pelopor perubahan dan penyelamat bumi dan lingkungan hidup. (btr/han)

Porsi Makan Banyak Tapi Tubuh Tetap Ideal, Lakukan Lima Langkah Ini!

SUMUTPOS.CO – Memiliki berat badan ideal adalah keinginan setiap orang, baik itu pria dan Wanita. Bahkan untuk mendapatkan berat badan yang ideal rela melakukan diet secara ketat. Namun bagaimana bagi orang yang penggemar kuliner, yang sudah tentu sulit untuk mengurangi porsi makanannya.

Tapi Anda jangan kuatir, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar berat badan tidak bertambah meskipun porsi makan tetap bisa banyak. Berikut ini yang harus Anda lakukan:

1. Mengurangi Makanan yang Berkalori
Para pria dan wanita harus mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Kuncinya adalah kalori yang keluar harus lebih banyak daripada kalori yg masuk.

Menghitung kebutuhan kalori harian berdasarkan tingkat aktivitas Anda, lalu berupaya untuk memenuhinya melalui pola makan sehat dapat berkontribusi menjaga tubuh tetap ramping. Dengan cara ini, Anda dapat mencapai tujuan berat badan yang diinginkan tanpa harus mengambil langkah yang ekstrem.

2. Mengurangi Konsumsi Makanan Olahan
Makanan olahan dan yang digoreng secara umum lebih tinggi kalori. Jika makanan seperti ini dikonsumsi terus-menerus, Anda akan kesulitan menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak perut. Makanan yang perlu dibatasi antara lain minuman manis, makanan yang digoreng, makanan cepat saji, keripik dan cracker, es krim, permen, daging olahan, makanan beku, makanan kalengan, kue, tar, dan roti manis.

3. Penuhi Kebutuhan Air Putih
Cara agar tidak gemuk, meskipun porsi makan bisa banyak, yakni dengan memenuhi kebutuhan air putih. Minum air putih bisa membantu menjaga berat badan. Sebab, air putih dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu Anda menjaga asupan kalori tetap terkendali. Kedua, asupan air putih dapat meningkatkan jumlah kalori yang akan dibakar sepanjang hari.

4. Rutin Berolahraga
Cara agar makan banyak tapi tetap kurus yakni dengan rutin berolahraga. Porsi makan yang banyak, tetapi tidak disertai dengan aktivitas fisik yang cukup bisa menjadi salah satu penyebab berat badan naik. Jumlah kalori yang masuk ke tubuh menjadi tidak seimbang karena tidak dibakar dengan berolahraga.

5. Konsumsi Sayuran dan Buah
Komsumsi buah rendah gula seperti berry. Selain itu, pilih sayuran tanpa pati dan batasi asupan wortel, kacang polong, kentang, dan jagung karena merupakan sayuran berpati yang tinggi karbohidrat.

Minimalkan asupan serealia karena merupakan makanan yang paling tinggi karbohidrat. Jika Anda ingin makan serealia, pilihlah serealia utuh yang memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi.(bbs/han)

Pemprov Sumut Tetap Penuhi Perlengkapan Cabor

KETERANGAN: Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut, Budi Syahputra memberi penjelasan pada rapat yang digelar KONI Sumut, Sabtu (3/8/2024). (KONI Sumut)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tetap akan berupa maksimal memenuhi kebutuhan cabang olahraga sebagai persiapan meraih hasil maksimal pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, September mendatang.

“Kami memahami kekhawatiran para Pengprov Olahraga. Namun yakinlah, Pemprov Sumut melalui PB PON tetap akan berupaya maksimal mencari solusi terbaik. Karenanya kami mengharapkan dukungan dan kerjasama dari kita semua,” ujar Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut, Budi Syahputra yang juga Bidang Pertandingan PB PON Wilayah Sumut di hadapan perwakilan Pengprov Olahraga pada rapat yang digelar KONI Sumut, Sabtu (3/8) sore.

Budi didampingi para Wakil Ketua KONI, Prof Agung Sunarno, H Sakiruddin, dan Kisharianto Pasaribu mengatakan, sesuai rancangan yang telah disusun KONI Sumut, sejumlah 1600 atlet, pelatih dan psikolog dari 58 cabor akan menjalani Pelatda Penuh.

Seluruh peserta Pelatda akan ditempatkan di berbagai tempat, seperti Asrama Haji Medan, wisma atlet dan lainnya. “Kami berharap seluruh atlet menjalani Pelatda Penuh guna mengkristalkan kebersamaan sesama atlet PON Sumut,” harap Budi.

Terkait perlengkapan pertandingan, Budi secara gamblang menjelaskan anggaran pengadaan item tersebut tidak ditampung pada APBD 2024, sehingga terpaksa menggunakan anggaran PB PON.

Proses ini dalam pelaksaannya harus sesuai ketentuan, yaitu melalui proses tender yang memakan waktu minimal 18 hari. Sedangkan pertandingan sudah ada yang digelar 26 Agustus 2024.

Kondisi yang sangat kritis ini dibutuhkan kebijakan para pimpinan PB PON agar proses pengadaan dapat terlaksana tepat waktu. Sebab, tanpa perlengkapan, 58 cabang olahraga tidak bisa bertanding alias gagal menjadi peserta PON .

Pemprov Sumut melalui beberapa kali pertemuan dengan berbagai pihak terkait, tetap pada komitmen pengadaan perlengkapan ini harus diselesaikan. Upaya percepatan pun akan diupayakan. “Tidak mungkin kontingen Sumut bertanding tanpa perlengkapan,” tegasnya.

Karenanya, guna menindaklanjuti hal ini, butuh dukungan bersama, terkhusus Pengprov Olahraga. “Kami mengakui selama ini Pengprov-Pengprov sudah dimintai pengajuan data perlengkapan. Dan, kali kami berharap kembali agar Pengprov memberi pengajuan terhadap perlengkapan yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.

Sebelumnya, mayoritas Pengprov merasa khawatir bahkan resah, karena perlengkapan pertandingan hingga kini belum turun. Padahal mereka sudah beberapa kali memberi pengajuan.

“Perlengkapan yang kami ajukan adalah fasilitas yang memang dibutuhkan digunakan atlet untuk bertanding. Idealnya perlengkapan tersebut sudah turun dan dapat digunakan atlet agar pada hari pertandingan chemistry antara atlet dengan perlengkapan sudah menyatu,” ujar salah seorang pengurus olahraga.

Terkait Pelatda Penuh, beberapa Pengprov berkeinginan tetap melaksanakan Pelatda sendiri, terkhusus terhadap atlet yang dijagokan meraih medali, agar tidak merusak program yang telah disusun sebelumnya. (dek)