25 C
Medan
Wednesday, April 15, 2026
Home Blog Page 555

LLDikti Sumut Sosialisasi Sertifikasi Dosen dan Tugas Belajar bagi Dosen Penerima Beasiswa S3

BEASISWA S3: Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD (depan, 3 kanan) bersama panitia dan peserta sosialisasi sertifikasi dosen dan tugas belajar bagi dosen penerima beasiswa S3, Rabu (24/7).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – KEPALA Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mendorong para dosen perguruan tinggi swasta di Sumut agar dapat meraih beasiswa doktoral (strara-3) di luar negeri. Ia berharap para dosen dapat menyelesaikan pendidikan doktor diusia 40 tahun.

Hal ini disampaikan Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD pada kegiatan sosialisasi sertifikasi dosen dan tugas belajar bagi dosen penerima beasiswa S3 di lingkungan LLDikti Sumut di Hotel Emerald Garden Medan, Rabu (24/7).

”Kemampuan bahasa asing dosen kita masih minim. Karena tak sampai 20 dosen dalam setahun yang menerima beasiswa yang kebanyakan ke Australia,” katanya.

Untuk itu, lanjut kepala LLDikti Sumut, perlu peningkatan kemampuan berbahasa asing sehingga bisa mendapatkan beasiswa dari luar negeri lebih banyak. Dari Kemendikbudristek saja ada 300 beasiswa per tahun.

”Kita memohon kepada pimpinan perguruan tinggi mempersiapkan kemampuan bahasa para dosen. Dulu, waktu saya di UISU, ada tiga dosen yang dapat beasiswa karena dilatih kemampuan bahasanya selama setahun melalui kursus bahasa intensif. Bukan satu minggu,” katanya mencontohkan.

Bagi para dosen, Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mendorong agar dapat terus melanjutkan pendidikan termasuk ke luar negeri. Kemudian mendorong banyak membuat karya ilmiah jurnal internasional dan memenangkan banyak hibah.

”Saya cuma dikasih tiga SKS per semester, bisa jadi guru besar. Karena syaratnya tidak hanya mengajar. Ada ijazah S3, ditambah mengajar, ditambah penasehat akademik, ditambah pembimbing tesis dan skripsi,” rinci kepala LLDikti Sumut.

Meski sempat tiga kali diberhentikan dana sertifikasi dosen karena kuliah S2 dan S3 di luar negeri, hal itu tak menyurutkan semangat Saiful Anwar Matondang. Sebab orang yang sedang kuliah itu ada rezekinya.

”Ngak usah takut. Saya buktinya. Serdos saya, saat itu Rp.3 juta, sedangkan beasiswa saya Rp.18 juta. Ditambah lagi kita bisa bekerja di pusat penelitian di luar negeri menambah income kita dalam bentuk dolar,” katanya.

Kalau mau jadi lektor kepala dan guru besar, lanjut dia, harus mendapatkan banyak hibah, banyak scopus, banyak jurnal internasional, penulisan buku monokraf dan buku hasil penelitian. ”Kejarlah hibah, kejarlah publikasi,” tegasnya.

Ia juga berbagi pengalaman saat menjadi ketua dan anggota dari hibah dari kementerian. Sebagai ketua dapat Rp.325 juta dan sebagai anggota dapat Rp.150 juta. Sudah hampir Rp.500 juta dalam delapan bulan.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD juga mengingatkan pentingnya pemadanan pangkat terakhir dan ijazah terakhir agar tidak mengalami kendala saat mengusulkan kepangkatan lektor kepala dan guru besar.

Melalui sosialisasi ini, kepala LLDikti Sumut juga berharap perhatian pada data valid dan dokumen sehingga tidak ada kendala saat pencairan dana sertifikasi dosen.

Hadir dalam kegiatan ini Kabag Umum LLDikti Sumut Ahmad Subhan SE, Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr Siti Nurmawan Sinaga MKes, Humas LLDikti Sumut Saidinal Akbar Saragih dan undangan lainnya.

Pemateri sosialisasi ini berasal dari Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (SDM Kemendikbud Ristek) serta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dalam pertemuan ini, pemateri dari BKN menjelaskan secara lengkap tugas belajar dan tugas belajar mandiri yang terakhir diatur dalam Surat Edaran Menpan-RB Nomor 28 Tahun 2021 Tentang Pengembangan Kompetensi PNS Melalui Jalur Pendidikan.

Dipaparkan pula urgensi transformasi pengembangan kompetensi melalui jalur pendidikan. Kemudian penetapan, pendanaan, penyelenggaraan dan jangka waktu dari tugas belajar serta persyaratan program studi. Lalu dijelaskan tentang tugas belajar berkelanjutan, kondisi tugas belajar, ikatan dinas dan pencantuman gelar akademik.

Sedangkan pemateri dari Biro SDM Kemendikbud Ristek menjelaskan tentang pedoman pemberian tugas belajar bagi pegawai negeri sipil meliputi antara lain dasar hukum, jenis perencanaan kebutuhan, pembiayaan, jenis pendidikan, jangka waktu, tempat, persyaratan, batas usia, pengusulan dan perpanjangan, pembatalan dan sanksi dari tugas belajar tersebut.

Sosialisasi ini diikuti 100 peserta antara lain dari UMSU, UMA, Unpab, UMN Al-Washliyah, USM Indonesia, STOK Bina Guna, STIE Eka Prasetya, STMIK Triguna Dharma, STMIK Kaputama, Institut Kesehatan Helvetia, STIKes Mitra Husada Medan dan APP Darma Agung. (dmp)

KPU Dairi: Warga yang Belum Dicoklit Dapat Melapor ke PPS

MONITORING: Ketua KPU Dairi, Ariyanto Tinendung (tiga kiri) monitoring pelaksanaan Coklit data pemilih untuk Pilkada Dairi, 27 November 2024 mendatang.(RUDY SITANGGANG)

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi, monitoring proses pencocokan penelitian (Coklit) data pemilih dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) dilakukan petugas pemutakhiran pemilih (Pantarlih).

Ketua KPU Dairi, Ariyanto Tinendung melalui Divisi Sumber Daya Manusia dan Parpisipasi Masyarakat (SDM-Parmas), Ridwan Agustinus Hendra Samosir, Rabu (24/7/2024) mengatakan, hari ini adalah hari terakhir Coklit, dan sudah berjalan sejak 24 Juni lalu.

Ridwan menyebut, proses Coklit sudah selesai lebih awal dilakukan Pantarlih sebelum waktu ditentukan. Tetapi jika ada warga yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi belum dicoklit, bisa melapor ke panitia pemungutan suara (PPS) yang ada di desa.

“Mereka atau warga yang belum terdata, akan dimasukkan ke Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP),” kata Ridwan.

Disebutkan Ridwan, hasil monitoring KPU Dairi, proses Coklit sudah selesai, tetapi tidak tertutup kemungkinan ada yang tidak dicoklit karena tidak terdaftar dalam DP4 dan DPT pemilu terakhir.

“Kami berharap warga yang belum dicoklit, dapat melapor ke PPS yang bersekretariat di kantor desa,”sebut Ridwan.

Dijelaskannya, data yang dicoklit yaitu DP4 sebanyak 230.581 pemilih disandingkan dengan DPT pemilihan terakhir sebanyak 227.220 pemilih. Setelah Coklit, PPS akan melakukan penyusunan DPS mulai 25-31 Juli 2024 dan dilanjutkan pleno tingkat desa.

“Kemudian, pleno rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih sementara (DPS) sesuai tahapan untuk Kabupaten/Kota, 9-11 Agustus 2024, ungkap Ridwan. (rud/han)

Pj Bupati Dairi Kukuhkan Perpanjangan Masa Jabatan 161 Kades

KUKUHKAN. Penjabat Bupati Dairi, Surung Charles Bantjin kukuhkan perpanjangan masa jabatan 161 Kepala Desa di Dairi dari 6 tahun menjadi 8 tahun di GOR Sidikalang, Rabu (24/7/2024).RUDY SITANGGANG.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Sebanyak 161 Kepala Desa di Kabupaten Dairi, mendapat perpanjangan masa jabatan selama 2 tahun, dari sebelumnya 6 tahun menjadi 8 tahun.

Perpanjangan masa jabatan Kepala Desa berdasarka Undang-Undang Nomor 3 tahun 2024 sebagaimana perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang masa jabatan Kepala Desa.

Pertambahan masa jabatan Kades selama 2 tahun ditandai dengan pengukuhan dilakukan Penjabat Bupati Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin di gedung olah raga (GOR) Sidikalang, Rabu (24/7/2024).

Dalam pengukuhan, Penjabat Bupati Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin menyampaikan, pertambahan masa jabatan ini rejeki dan suntikan semangat untuk meningkatkan pembangunan di Desa.

Charles menyebut, dengan perpanjangan ini, pelaksanaan Pilkades di Dairi untuk 33 Desa seharusnya dilaksakan tahun 2025, akan digelar di tahun 2027 mendatang.

Pj Bupati menegaskan, perpanjagan masa jabatan harus diimbangi dengan kinerja yang meningkat. Memang, tidak bisa kita pungkiri, ada satu atau dua orang Kades merasa jenuh dengan perpanjangan ini.

Tetapi diharapkan, perpanjangan ini merupakan amanah untuk memperkuat pembangunan di Desa.

Pj Bupati juga mendorong Kades membangun komunikasi dan kolaborasi serta sinergi yang baik dengan BPD maupun pemerintah diatasnya. Sehingga muncul harmoni, dan visi misi pembangunan di Desa bisa diwujudkan.

Kemudian, Pj Bupati juga meminta Kepala Desa, sudah harus menetapkan rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDesa) paling lama 3 bulan. Karena otomatis, perpanjangan masa jabatan ini, maka RPJMDesa, pasti berubah.

Pj Bupati juga meminta semua Kepala Desa, dalam Pilkada Dairi pemilihan Bupati/Wakil Bupati Dairi, 27 November 2024 mendatang, menjaga netralitas serta integritas dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa.

Hadir Ketua DPRD Dairi, Sabam Sibarani, Kapolres Dairi, AKBP Agus Bahari dan lainya. (rud).

Dosen Peternakan USU Bantu Petani Desa Batu Melenggang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan dengan Penanaman Indigofera

Tim Pengabdian Masyarakat Peternakan USU Bersama Kelompok Tani Berkat Tani, Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Langkat, di sela sela kegiatan. (Foto Dokumentasi Tim Pengabdian Masyarakat Peternakan USU)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO- Lahan kosong, baik itu pekarangan rumah maupun lahan-lahan di pinggir jalan, bisa dimanfaatkan untuk menanam pakan hijauan, khususnya Indigofera. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah hijauan pakan ternak yang dapat dimanfaatkan untuk ternak ruminansia, baik sapi, kerbau, kambing, maupun domba.

Demikian disampaikan Dosen Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Nevy Diana Hanafi, S.Pt., M.Si., IPM dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Rabu (24/7). Menurut Dr Nevy Diana, Optimalisasi Pemanfaatan Lahan dengan Penanaman Indigofera untuk Peningkatan Jumlah Hijauan Pakan Ternak ini telah mereka terapkan saat melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Batu Malenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat pada 16 September 2023 lalu.

Kegiatan yang mengangkat tema “Optimalisasi Pemanfaatan Lahan dengan Penanaman Indigofera untuk Peningkatan Jumlah Hijauan Pakan” tersebut, langsung diketuai Dr. Nevy Diana Hanafi, S.Pt., M.Si., IPM dengan anggota Ir. Achmad Sadeli, S.Pt., M.Sc., IPM., ASEAN.Eng, dan Dr. Ir. Ma’ruf Tafsin, M.Si., IPM. Kegiatan itu juga dihadiri Ketua, Sekretaris, dan anggota Kelompok Tani Berkat Tani dan masyarakat Desa Batu Malenggang.

Dalam pemaparannya, Dr. Nevy Diana Hanafi, S.Pt., M.Si., IPM menyampaikan pemanfaatan lahan kosong, baik perkarang maupun lahan-lahan dipinggir jalan dengan menanam pakan hijauan khususnya Indigofera, dapat meningkatkan jumlah hijauan pakan ternak yang dapat dimanfaatkan untuk ternak ruminansia baik sapi, kerbau, kambing maupun domba. Indigofera sendiri memiliki kelebihan, yaitu tinggi kandungan nutrient, di mana kaya akan protein, serat dan mineral sehingga dapat meningkatkan nutrient pakan ternak.

Selain itu, Indigofera memiliki palatabilitas atau tingkat kesukaan yang baik pada ternak dan Indigofera memiliki toleransi pada kondisi berbagai lingkungan sehingga mudah untuk dibudidayakan. Sehingga permasalahan masyarakat diawal, yaitu sulitnya mendapatkan hijauan yang berkualitas dan belum termanfaatkannya lahan secara optimal dapat terselesaikan dengan kegiatan ini.

Pada kesempatan ini, tim pengabdian juga memberikan transfer ilmu berupa bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan untuk kompos dan juga teknologi berupa mesin komposter yang dilengkapi sensor suhu sehingga kulaitas kompos yang dihasilkan dapat optimal. Selain itu, pada kesempatan yang sama tim pengabdian juga menyerahkan 500 batang bibit Indigofera untuk ditanam disekitar lingkungan masyrakat di Desa Batu Malenggang. (rel/adz)

Bernilai Rp.3,1 Milliar, Dosen UMSU Tanda Tangani Kontrak Penerima Hibah Dikti 2024

HIBAH DIKTI: Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP (3 kanan) pada kegiatan penandatanganan kontrak penerima hibah Dikti, Rabu (27/7).(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – REKTOR Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Prof Dr Agussani MAP, ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMSU dan perwakilan dosen UMSU menandatangani kontrak penerima hibah Dikti 2024.

Total dana hibah Dikti klaster mandiri yang dimenangkan UMSU bernilai Rp.3,1 milliar untuk dua kategori yakni penelitian Rp.2,7 milliar dan pengadian kepada masyarakat Rp.455 juta.

Penandatangan kontrak dilakukan Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP, Ketua LPPM Assoc Prof Dr Muhammad Fitra Zambak MSc, Dr Jehan Ridho Izharsyah MSi (perwakilan dosen penerima hibah penelitian) dan Dr Fetra Venny Riza MSc (perwakilan dosen penerima hibah pengabdian kepada masyarakat).

Penandatangan kontrak dilakukan di Ruang VIP UMSU Jalan Muchtar Bari Medan, Rabu (27/7). Kegiatan ini lanjutan dari capaian UMSU, yakni berhasil meraih pendanaan 36 proposal penelitian hibah Dikti. Pencapaian ini menempati UMSU peringkat pertama proposal terbanyak lolos untuk kategori pengabdian tingkat LLDikti wilayah 1 dan peringkat kelima proposal terbanyak lolos penelitian dan pengabdian hibah DRTPM tingkat PTMA.

Prof Dr Agussani MAP menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja sama yang telah dibangun hingga mendapatkan hibah tersebut. Ia berharap capaian ini terus meningkat dan berkesinambungan.

”Saya harapkan nanti para peneliti senior untuk menularkan capaian ini dan saling bersinergi. Nanti, kita susun Renstra penelitian dan pengabdian ke depannya,” kata rektor.

Berdasarkan laporan dari Ketua LPPM UMSU Assoc Prof Dr Muhammad Fitra Zambak MSc, terdapat lima skema dari 36 proposal yang lolos didanai yakni 18 skema PFR, tujuh skema PPS-PTM, dua skema PT, delapan skema PTM dan satu skema PDB.

”Tahun ini ada 36 proposal yang diterima pendanaan Hibah Dikti. Kita berharap akan lebih baik lagi ke depannya,” kata ketua LPPM UMSU.

Assoc Prof Dr Muhammad Fitra Zambak MSc juga berterima kasih karena pimpinan UMSU selalu memberikan dukungan dan setiap tahunnya memberikan pendanaan hibah internal. (dmp)

Dr H Agus Fatoni MSi Lepas Peserta KKN UIN Sumatera Utara: Tempa dan Perkuat Diri jadi Pribadi Tangguh

KKN REGULER: Pj Gubsu Dr H Agus Fatoni MSi didampingi Wakil Rektor III UIN Sumatera Utara Prof Dr Katimin MAg melepas peserta KKN reguler ditandai dengan pemasangan topi, Rabu (24/7).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – SEBANYAK 5.600 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler di Batubara dan Langkat. Pelepasan KKN dilakukan Pj Gubsu Dr H Agus Fatoni MSi di Gelanggang Mahasiswa H Arsyad Thalib Lubis Kampus UIN Sumatera Utara, Rabu (24/7).

Kegiatan ini dihadiri Rektor UIN Sumatera Utara diwakili Prof Dr Katimin MAg (wakil rektor III) didampingi Dr Abrar M Dawud Faza SFil MA (wakil rektor II), Prof Dr H Muzakkir MAg (wakil rektor IV), Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Sumatera Utara Dr Nispul Khoiri MAg beserta para dekan.

Sedangkan Pj Gubsu didampingi sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemprovsu. Diantaranya Kepala Dinas Sosial Provsu Dr H Asren Nasution MA, Kepala Dinas Kominfo Provsu Ilyas Sitorus SE MPd serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga H Baharuddin Siagian SH MSi.

Pelepasan KKN reguler UIN Sumatera Utara ditandai dengan pemakaian topi oleh Pj Gubsu kepada perwakilan peserta KKN. Dr H Agus Fatoni MSi pun mengungkapkan bahwa 5.600 peserta KKN UIN Sumatera Utara akan berbaur dengan masyarakat. KKN adalah tempat menempa diri sekaligus mencari pengalaman.

”Dengan KKN adik-adik mahasiswa bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh dibangku kuliah. Selagi mahasiswa, gunakanlah waktu sebaik-baiknya untuk bisa menempa dan memperkuat diri agar menjadi pribadi yang tangguh,” sebutnya.

Mau jadi orang hebat dan sukses? Mau jadi gubernur dan rektor? Dr H Agus Fatoni MSi menggariskan hal penting untuk menjadi unggul. Diantaranya mampu menyebarluaskan kebaikan, memperbanyak ilmu pengetahuan, jadilah orang yang kreatif dan inovatif.

Kemudian memiliki kecerdasan intelektual, sosial, spiritual, emosional dan moral. ”Jadilah orang terbaik dan baik,” pesan Pj Gubsu yang juga meminta mahasiswa ikut menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 dimana Sumut dan Aceh jadi tuan rumah serta Pilkada serentak 2024.

Dalam kesempatan ini, Pj Gubsu yang sebelumnya Pj Gubernur Sumsel juga menyampaikan beberapa pantun berisi nasihat dan motivasi bagi para mahasiswa UIN Sumatera Utara yang akan KKN selama sebulan tersebut.

Wakil Rektor III UIN Sumatera Utara Prof Katimin MAg mengaturakan bahwa perguruan tinggi ini memiliki lima kampus yang mengasuh 31 ribu mahasiswa, dengan 800 lebih dosen dan tenaga kependidikan (tendik).

”31 Ribu mahasiswa UIN Sumatera Utara, para dosen, staf serta pegawai siap mendukung program Pj Gubsu untuk membangun daerah kita ini,” kata wakil rektor.

Ia juga berharap dukungan Pj Gubernur Sumut untuk pengembangan dan memajukan kampus. Apalagi dalam waktu dekat ini UIN Sumatera Utara akan dinilai tim asesor Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT).

Kepala LP2M UIN Sumatera Utara Dr Nispul Khoiri MAg melaporkan bahwa KKN merupakan penguatan tridharma perguruan tinggi yang digelar setiap tahun dengan bobot 4 SKS. Tahun ini mahasiswa melakukan KKN internasional di Malaysia dan Thailand. Selain itu di Samosir. Kemudian KKN kebangsaan moderasi beragama di Jawa Barat dan KKN perbatasan serumpun di Langsa Aceh.

”Kita melepas 5.600 peserta KKN reguler. Polanya, pendekatan berbasis kebutuhan pemerintah daerah. Peserta KKN kita sebar ke-100 desa di Kabupaten Batubara dan 85 desa di Kabupaten Langkat. Dalam satu desa diterjunkan 25 hingga 30 orang,” ungkapnya.

Mahasiswa, lanjut kepala LP2M UIN Sumatera Utara, akan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang didapat di bangku kuliah di masyarakat. ”Adik-adik ditantang untuk berbuat kepada masyarakat,” ujar mantan wakil rektor III UIN Sumatera Utara tersebut. (dmp)

Meriahkan Hari Anak, The Reiz Suites Artotel Curated Medan Adakan Beragam Aktivitas Kreatif untuk Anak-anak

MEDAN, SUMUTPOS.CO — Dalam rangka memperingati Hari Anak yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2024, The Reiz Suites sukses menyelenggarakan serangkaian event dengan kegiatan seru dan kreatif untuk anak yang dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Juli 2024. Acara ini bertujuan untuk memberikan hiburan serta edukasi bagi anak-anak yang hadir bersama keluarga mereka.

Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 60 anak beserta pendampingnya. Adapun rundownnya yaitu kreasi menghias donat, bermain clay dan yang menjadi salah satu daya tarik utama anak-anak adalah face painting, dimana Anak-anak dapat memilih dari berbagai desain mulai dari karakter kartun favorit hingga motif-motif alam yang indah.

Selain kegiatan diatas, para anak-anak beserta pendamping juga melakukan hotel tour 2 tipe kamar teratas yang ada di The Reiz Suites yaitu tipe deluxe room dan juga suite room. Kedua tipe kamar ini sangat cocok bagi keluarga muda yang ingin quality time bersama keluarga dengan melakukan aktifitas didalam kamar seperti menonton film di ruang tamu dan juga masak bersama di mini kitchen yang telah disediakan di setiap tipe kamar. Untuk menambah keseruan acara kemarin diadakan juga games kahoot untuk para orang tua seputar hotel The Reiz Suites dengan hadiah utama voucher stay 1 malam di The Reiz Suites dan voucher makan senilai 350rb di The Stepping Stone cafe.

Rizki Apry Ramadhan, Operational Manager The Reiz Suites, ARTOTEL Curated – Medan mengatakan “Kami sangat bersemangat untuk merayakan Hari Anak dengan berbagai kegiatan yang menginspirasi dan mendidik. Dengan acara seperti face painting, bermain clay dan dekorasi donat, kami ingin mendorong kreativitas anak-anak sambil memberikan mereka kebahagiaan. Kami berkomitmen untuk selalu mendukung perkembangan anak-anak melalui acara-acara yang positif dan mendidik. “

Perayaan Hari Anak ini sukses membawa kebahagiaan dan kenangan tak terlupakan bagi anak-anak dan keluarga dengan berbagai kegiatan seperti face painting, dekorasi donat, bermain clay dan hotel tour. Acara ini tidak hanya menghibur tetapi juga mendorong kreativitas dan pembelajaran. The Reiz Suites berkomitmen untuk terus menjadi tempat di mana anak-anak bisa bermain, belajar, dan menciptakan kenangan indah bersama keluarga.(rel)

Pedagang Sebut Disperindag Langkat Tak Mampu Kelola Pasar Tanjungpura

LAPAK: Lapak pedagang berjualan di area Pasar Tanjungpura menyebabkan kemacetan. TEDDY AKBARI/SUMUT POS

STABAT, SUMUTPOS.CO – Pedagang kembali menuding Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Langkat terkait dengan persoalan Pasar Tradsional Tanjungpura. Tudingan kali ini atas lemahnya pengawasan yang dilakukan Disperindag Langkat.

Alasannya, pedagang dapat bebas dan sesuka hati berjualan di luar area Pasar Tanjungpura. Lemahnya pengawasan ini diduga karena adanya ‘permainan’ dari oknum-oknum tak bertanggung jawab.

Pantauan wartawan, pedagang sayur, daging, buah dan yang lainnya memang terlihat membuka lapak di luar Pasar Tanjungpura, Jalan Khairil Anwar. Keberadaan pedagang yang tidak berjualan di los atau tempatnya ini seakan tidak mengindahkan aturan dari Disperindag Langkat.

Akibat hal ini, pedagang lain pun ikut-ikutan berjualan tidak pada tempatnya. Dampak lain, arus lalu lintas di sekitar areal Pasar Tanjungpura yang menghubungkan Jalinsum Medan-Aceh, acap kali terjadi kemacetan.

Selain itu, pedagang yang ogah direlokasi pun memilih bertahan. Karenanya, pedagang menuding Pemkab Langkat tak becus mengurus relokasi hingga lemah mengelolanya.

“Bagaimana kami mau berjualan di dalam areal Pajak (Pasar) Tradisional Tanjungpura. Pedagang lainnya aja suka hati membuka lapak dagangannya. Bahkan di pajak lama, masih ada yang berjualan,” ujar pedagang yang berjualan di luar areal pasar yang meminta identitasnya tak disebutkan, Rabu (24/7/2024).

Dia menilai, semua pedagang akan ikut-ikutan buka lapak di luar areal Pasar Tanjungpura. Pasalnya, terjadi pembiaran dan tidak tertib karena didapati ada pedagang yang berjualan di luar areal.

“Kami mau kalau semua pedagang yang berjualan di luar ini, atau pun di pajak lama menutup lapak dagangannya, baru kami mau masuk ke dalam areal pajak. Bukan kami gak punya lapak di dalam areal pajak, lapak kami di dalam ada,” imbuhnya.

“Tapi karena gak kondusif, makanya kami buka lapak di luar seperti ini. Kayak mana jualan kami mau laku, pembeli mana mau masuk ke dalam, kalau di luar ada pedagang yang membuka lapak berjualan,” sambungnya.

Sementara, Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Langkat, Ikhsan Aprija tak mau banyak komentar. Dia hanya menyebut, aturan berdagang tidak seperti itu.

“Yang jelas aturannya tidak seperti itu,” ujar Ikhsan.

Terpisah, Kasatpol PP Langkat, Dameka Singarimbun mengaku, pihaknya sudah mengimbau pedagang yang membuka lapak dagangannya di luar areal pajak. “Kalau itu kemarin sudah kita imbau, kalau untuk penertiban kita harus bentuk tim, karena yang punya rumah itukan Disperindag Langkat,” ucap Dameka.

“Karena mereka pun pastinya berjualan yang di luar itu dikutip Disperindag. Karena prinsip orang ini, di mana pedagang berjualan, dikutip untuk Pendapatan Asli Dserah (PAD),” sambungnya.

Meski demikian, Dameka menambahkan, saat ini pihaknya belum mengambil langkah untuk melakukan penertiban.

“Untuk penertiban belum, kita masih imbauan agar pedagang masuk ke dalam pasar. Cuma nanti seandainya kita tertibkan, tapi lapak gak ada, itu yang jadi masalah. Makanya kita harus rapat dengan dinas terkait yang punya rumah yaitu Disperindag,” tegas Dameka.

Kalau soal penertiban, Dameka mengatakan kurun waktu 30 menit, semua dapat ditertibkan.

“Kalau nertibkan itu, setengah jam selesainya kami buat, tapi nanti ribut. Diturunkan anggota 100 orang tertibnya itu, tapi dampaknya,” ujar Dameka.

Sejatinya, dia menyebut, Disperindag Langkat yang melakukan pengawasan agar para pedagang yang berjualan tidak pada tempat, dapat tertib berjualan.

“Terkait kenapa pedagang bisa berjualan di luar pasar, harusnya itu diawasi dinas terkait yang punya rumah yaitu disperindag. Untuk sementara, sudah kita imbau yang buka lapak jualan di luar lokasi pasar, supaya jangan menggangu kemacetan,” tukasnya. (ted/han)

Pj Wali Kota Tebingtinggi Gerakan Pangan Murah, Gerakan Pasar Murah dan Gerakan Menanam Serentak

IKUTI: Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi didampingi OPD terkait mengikuti launching Pencanangan Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak se Sumatera Utara. IST/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi berkomitmen dan mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera yang diamanatkan oleh Pj Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni terkait gerakan pasar murah serentak, gerakan menanam serentak dan gerakan pangan murah serentak se- Sumatera Utara (Sumut).

“Pemerintah Kota Tebingtinggi akan mendukung apa yang diprogramkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kemajuan dan kemaslahatan masyarakat Sumatera Utara khususnya masyarakat Kota Tebingtinggi,” ungkap Moettaqien Hasrimi, Rabu (23/7).

Moettaqien Hasrimi juga meminta kepada OPD terkait dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk terus memantau perkembangan harga-harga kebutuhan pokok di wilayah Kota Tebingtinggi, lakukan tindakan yang cerdas untuk menekan angka perkembangan inflasi.

Hal ini sesuai dengan hasil launching Pencanangan Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak se Sumatera Utara yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Kota Medan, Selasa (23/7).

Dalam launching tersebut juga digelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dengan tema, Gerakan Penanganan Inflasi Serentak se Sumatera Utara, yang dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni.

Sebelumnya Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, mengatakan kegiatan ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Forkopimda dan TPID dalam penanganan inflasi di Sumatera Utara.

“Kita perlu menjelaskan kepada masyarakat bahwa inflasi ini nyata dan inflasi perlu kita tangani bersama, bukan hanya oleh pemerintah saja, tetapi oleh seluruh komponen yang ada di Sumatera Utara,” jelasnya.

Menurutnya, bahwa gerakan ini sebagai upaya menyatukan kekuatan kita bergerak bersama, bergerak serentak menyatukan seluruh komponen, pemerintah, BUMN, BUMD, instansi vertikal, swasta dan elemen masyarakat untuk menangani inflasi secara bersama.

Diungkapkan Agus Fatoni, bahwa dalam Gerakan Penanganan Inflasi Serentak se Sumut akan dilaksanakan Gerakan Pasar Murah Serentak se Sumut, Gerakan Menanam dan Gerakan Pangan Murah se Sumut. Menurutnya, hal ini dilakukan secara bersama-sama dalam menangani inflasi agar lebih efektif.

“Ini semangat kita bersama, dan saya minta kepada media juga turut mensosialisasikan bahwa inflasi perlu dilakukan bersama. Kita semua serius menangani inflasi agar terkendali, ekonomi juga tumbuh dengan baik, dan masyarakat bisa sejahtera,” jelasnya.

Sebelumnya, Satgas Pangan Sumut yang juga Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumut AKBP Bambang Rubianto memaparkan sejumlah produksi dan stok komoditas pangan di Sumut tahun ini, seperti produksi beras 19.086 ton, cabai rawit 7.698 ton, bawang merah 3.677 ton, dan minyak goreng 288.930 ton. Sementara untuk stok beras yang tersedia 98.517 ton, cabai rawit 1.869 ton, bawang merah 5.506 ton, dan minyak goreng 555.739 ton.

“Kita berupaya menjamin ketersedian stok pangan yang berkoordinasi dengan Bulog Sumut. Secara tahun ke tahun kita bisa mengendalikan inflasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Bambang Rubianto memaparkan beberapa upaya Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi, seperti dengan menjaga stabilitas harga dan distribusi bahan pokok. “Dengan demikian, maka publik akan percaya kepada pemerintah, karena kestabilan ekonomi adalah kunci kestabilan Kamtibmas,” ucapnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut IGK Wira Kusuma mengatakan, inflasi nasional Juni sudah menurun dari 2,84 persen year on year menjadi 2,51 persen.

“Dalam arahan Presiden RI telah diberikan arahan beberapa hal terkait dengan penguatan produksi pangan melalui pemanfaatan infrastruktur pertanian, mengakselerasi penerapan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, mendorong investasi terkait dengan hilirisasi, dan kemudian bagaimana mendukung kelancaran distribusi serta memperkuat sinergi antar pemangku kebijakan untuk menjaga inflasi,” bilangnya.

Di Sumut, katanya, tren inflasi hampir sama dengan nasional, yang juga mengalami penurunan, dari inflasi pada Mei, Sumut menjadi deflasi sebesar 0,33 persen secara month to month. Sejumlah komoditas penyumbang deflasi adalah daging ayam ras, tomat, dan bawang merah. (ian/han)

Semakin Banyak Masyarakat Rasakan Manfaat Fitur Swacam PLN Mobile

Aplikasi PLN Mobile dapat diunduh melalui appstore dan playstore pada smartphone.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengguna fitur Swacam PLN Mobile terus meningkat di Sumatera Utara. Tercatat hingga bulan Juni 2024, sebanyak 546.429 pelanggan telah menggunakan fitur Swacam di aplikasi PLN Mobile. Peningkatan ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat telah merasakan kemudahan dari catat meter mandiri.

Fitur Swacam memungkinkan pelanggan untuk melakukan catat meter mandiri setiap tanggal 23 hingga 27 setiap bulannya melalui aplikasi PLN Mobile. Selain itu, pelanggan juga dapat melihat pemakaian listrik dan mengecek perkiraan tagihan listrik, sehingga memberikan transparansi dan kemudahan dalam mengelola penggunaan listrik.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menjelaskan bahwa pencatatan meter mandiri melalui fitur Swacam memberikan banyak manfaat, baik bagi pelanggan maupun bagi PLN.

“Pencatatan meter mandiri dapat dilakukan oleh pelanggan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Ini tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pelanggan, tetapi juga membantu PLN dalam memastikan akurasi data pemakaian listrik. Dengan begitu, pelanggan dapat terhindar dari kesalahan dalam pencatatan meter yang mungkin terjadi jika dilakukan secara manual oleh petugas,” ujar Saleh.

Saleh juga menambahkan bahwa penggunaan fitur Swacam merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendorong digitalisasi layanan, sehingga pelanggan dapat merasakan manfaat teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan semakin banyaknya pelanggan yang menggunakan fitur Swacam, ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa dengan penggunaan teknologi dalam layanan listrik. PLN akan terus mengembangkan dan meningkatkan fitur-fitur di aplikasi PLN Mobile untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ujarnya.

PLN berharap dengan semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan fitur Swacam, keandalan dan kualitas pelayanan listrik di Sumatera Utara dapat terus ditingkatkan. PLN UID Sumatera Utara berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, PLN mengajak seluruh pelanggan di Sumatera Utara untuk memanfaatkan fitur Swacam di aplikasi PLN Mobile, sehingga dapat merasakan kemudahan dan manfaat dari catat meter mandiri. PLN akan terus berinovasi dan menghadirkan solusi digital yang memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan listrik. (ila)