Home Blog Page 575

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024, Dibutuhkan Inovasi Dalam Mengatasi Krisis Iklim

DAMPINGI: Penjabat (Pj) Bupati Deli Serdang, Ir Wiriya Alrahman didampinggi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Elinasari Nasution SP, melihat secara langsung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tadukan Raga, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, dalam rangka Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tingkat Kabupaten Deliserdang. ( BATARA/SUMUT POS)

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO-Dibutuhkan inovasi dan prinsip untuk menyelesaikan krisis iklim yang terjadi saat ini, tekad ini menjadi tema besar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Deli Serdang, Ir Wiriya Alrahman MM dalam sambutannya, pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Deliserdang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tadukan Raga, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Jumat (2/8/2024).

Upaya itu, kata Pj Bupati yang hadir di acara itu bersama Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Ny Ismiralda Wiriya Alrahman, harus dilakukan secara bersama dan konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan inklusivitas.

“Saya berharap, Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024 ini dapat memperdalam pemahaman dan menggerakkan berbagai aksi, baik dari jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang maupun dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat lainnya, sehingga gerakan menjaga kelestarian lingkungan hidup secara riil memberi dampak positif terhadap perbaikan iklim dan kualitas lingkungan hidup,” harap Pj Bupati.

Pemilihan lingkungan, lanjut Pj Bupati, merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan dan sekaligus bisa meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem.

Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No.98 Tahun 2021 Tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK), yang mengatur pelaksanaan aksi adaptasi perubahan iklim yang dilakukan melalui penyelenggaraan NEK untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) dan pengendalian emisi untuk pembangunan nasional.

“Dengan adanya NEK, tentu dapat menjadi insentif untuk pencapaian NDC atau komitmen iklim dengan mendukung upaya yang selama ini dilakukan, seperti pengendalian kebakaran hutan, pencegahan deforestasi dan degradasi hutan atau transisi teknologi untuk mewujudkan energi baru terbarukan seraya terus mengupayakan terbangunnya kesempatan kerja dan generatinh pendapatan,” papar Pj Bupati.

Pada penyelenggaraan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2024, Kabupaten Deliserdang telah melakukan upaya pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK), melalui sejumlah kegiatan, antara lain uji emisi kendaraan bermotor serta aksi bersih sampah.

Uji emisi kendaraan dan aksi bersih sampah diharapkan bisa berdampak positif bagi upaya pengurangan kerusakan lingkungan, terutama krisis iklim yang sedang menjadi isu nasional, penurunan emisi karbon, serta penanganan pencemaran udara, tanah dan air.

“Peran serta seluruh elemen masyarakat menjadi salah satu prinsip keadilan dan inklusivitas dalam upaya penekanan krisis iklim, karena pada dasarnya prinsip ini menekankan manfaat aksi yang kita laksanakan harus dirasakan semua masyarakat, terutama yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim,” imbuh Pj Bupati.

Kesempatan itu, Pj Bupati dan pihak terkait lainnya melakukan upaya nyata untuk melestarikan lingkungan hidup, seperti menanam pohon atau tanaman pekarangan, menggunakan air, kertas, listrik seperlunya, tidak membuang dan melakukan pembakaran sampah sembarangan serta mengurangi penggunaan kemasan plastik dan membawa kantong belanja rausable sendiri saat berbelanja.

“Tanggungjawab menjaga bumi adalah milik kita bersama. Setiap individu, komunitas, dan pemerintah memiliki peran penting dalam memastikan bahwa kita akan meninggalkan bumi dalam keadaan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” pungkas Pj Bupati.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Elinasari Nasution SP, melaporkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Enviroment Day merupakan perayaan lingkungan hidup terakbar di seluruh dunia.

Puncak acaranya sendiri diperingati pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya. Sejak digelar pertama kali pada 1972 silam, telah menjadi media bagi PBB untuk mengampanyekan akan pentingnya kelestarian lingkungan hidup, menyadarkan semua pihak untuk ikut bertanggungjawab merawat bumi serta menjadi pelopor perubahan dan penyelamat bumi dan lingkungan hidup. (btr/han)

Porsi Makan Banyak Tapi Tubuh Tetap Ideal, Lakukan Lima Langkah Ini!

SUMUTPOS.CO – Memiliki berat badan ideal adalah keinginan setiap orang, baik itu pria dan Wanita. Bahkan untuk mendapatkan berat badan yang ideal rela melakukan diet secara ketat. Namun bagaimana bagi orang yang penggemar kuliner, yang sudah tentu sulit untuk mengurangi porsi makanannya.

Tapi Anda jangan kuatir, ada beberapa tips yang bisa dilakukan agar berat badan tidak bertambah meskipun porsi makan tetap bisa banyak. Berikut ini yang harus Anda lakukan:

1. Mengurangi Makanan yang Berkalori
Para pria dan wanita harus mengurangi asupan kalori secara keseluruhan. Kuncinya adalah kalori yang keluar harus lebih banyak daripada kalori yg masuk.

Menghitung kebutuhan kalori harian berdasarkan tingkat aktivitas Anda, lalu berupaya untuk memenuhinya melalui pola makan sehat dapat berkontribusi menjaga tubuh tetap ramping. Dengan cara ini, Anda dapat mencapai tujuan berat badan yang diinginkan tanpa harus mengambil langkah yang ekstrem.

2. Mengurangi Konsumsi Makanan Olahan
Makanan olahan dan yang digoreng secara umum lebih tinggi kalori. Jika makanan seperti ini dikonsumsi terus-menerus, Anda akan kesulitan menurunkan berat badan dan menghilangkan lemak perut. Makanan yang perlu dibatasi antara lain minuman manis, makanan yang digoreng, makanan cepat saji, keripik dan cracker, es krim, permen, daging olahan, makanan beku, makanan kalengan, kue, tar, dan roti manis.

3. Penuhi Kebutuhan Air Putih
Cara agar tidak gemuk, meskipun porsi makan bisa banyak, yakni dengan memenuhi kebutuhan air putih. Minum air putih bisa membantu menjaga berat badan. Sebab, air putih dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu Anda menjaga asupan kalori tetap terkendali. Kedua, asupan air putih dapat meningkatkan jumlah kalori yang akan dibakar sepanjang hari.

4. Rutin Berolahraga
Cara agar makan banyak tapi tetap kurus yakni dengan rutin berolahraga. Porsi makan yang banyak, tetapi tidak disertai dengan aktivitas fisik yang cukup bisa menjadi salah satu penyebab berat badan naik. Jumlah kalori yang masuk ke tubuh menjadi tidak seimbang karena tidak dibakar dengan berolahraga.

5. Konsumsi Sayuran dan Buah
Komsumsi buah rendah gula seperti berry. Selain itu, pilih sayuran tanpa pati dan batasi asupan wortel, kacang polong, kentang, dan jagung karena merupakan sayuran berpati yang tinggi karbohidrat.

Minimalkan asupan serealia karena merupakan makanan yang paling tinggi karbohidrat. Jika Anda ingin makan serealia, pilihlah serealia utuh yang memiliki kandungan serat dan protein yang tinggi.(bbs/han)

Pemprov Sumut Tetap Penuhi Perlengkapan Cabor

KETERANGAN: Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut, Budi Syahputra memberi penjelasan pada rapat yang digelar KONI Sumut, Sabtu (3/8/2024). (KONI Sumut)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tetap akan berupa maksimal memenuhi kebutuhan cabang olahraga sebagai persiapan meraih hasil maksimal pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, September mendatang.

“Kami memahami kekhawatiran para Pengprov Olahraga. Namun yakinlah, Pemprov Sumut melalui PB PON tetap akan berupaya maksimal mencari solusi terbaik. Karenanya kami mengharapkan dukungan dan kerjasama dari kita semua,” ujar Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumut, Budi Syahputra yang juga Bidang Pertandingan PB PON Wilayah Sumut di hadapan perwakilan Pengprov Olahraga pada rapat yang digelar KONI Sumut, Sabtu (3/8) sore.

Budi didampingi para Wakil Ketua KONI, Prof Agung Sunarno, H Sakiruddin, dan Kisharianto Pasaribu mengatakan, sesuai rancangan yang telah disusun KONI Sumut, sejumlah 1600 atlet, pelatih dan psikolog dari 58 cabor akan menjalani Pelatda Penuh.

Seluruh peserta Pelatda akan ditempatkan di berbagai tempat, seperti Asrama Haji Medan, wisma atlet dan lainnya. “Kami berharap seluruh atlet menjalani Pelatda Penuh guna mengkristalkan kebersamaan sesama atlet PON Sumut,” harap Budi.

Terkait perlengkapan pertandingan, Budi secara gamblang menjelaskan anggaran pengadaan item tersebut tidak ditampung pada APBD 2024, sehingga terpaksa menggunakan anggaran PB PON.

Proses ini dalam pelaksaannya harus sesuai ketentuan, yaitu melalui proses tender yang memakan waktu minimal 18 hari. Sedangkan pertandingan sudah ada yang digelar 26 Agustus 2024.

Kondisi yang sangat kritis ini dibutuhkan kebijakan para pimpinan PB PON agar proses pengadaan dapat terlaksana tepat waktu. Sebab, tanpa perlengkapan, 58 cabang olahraga tidak bisa bertanding alias gagal menjadi peserta PON .

Pemprov Sumut melalui beberapa kali pertemuan dengan berbagai pihak terkait, tetap pada komitmen pengadaan perlengkapan ini harus diselesaikan. Upaya percepatan pun akan diupayakan. “Tidak mungkin kontingen Sumut bertanding tanpa perlengkapan,” tegasnya.

Karenanya, guna menindaklanjuti hal ini, butuh dukungan bersama, terkhusus Pengprov Olahraga. “Kami mengakui selama ini Pengprov-Pengprov sudah dimintai pengajuan data perlengkapan. Dan, kali kami berharap kembali agar Pengprov memberi pengajuan terhadap perlengkapan yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.

Sebelumnya, mayoritas Pengprov merasa khawatir bahkan resah, karena perlengkapan pertandingan hingga kini belum turun. Padahal mereka sudah beberapa kali memberi pengajuan.

“Perlengkapan yang kami ajukan adalah fasilitas yang memang dibutuhkan digunakan atlet untuk bertanding. Idealnya perlengkapan tersebut sudah turun dan dapat digunakan atlet agar pada hari pertandingan chemistry antara atlet dengan perlengkapan sudah menyatu,” ujar salah seorang pengurus olahraga.

Terkait Pelatda Penuh, beberapa Pengprov berkeinginan tetap melaksanakan Pelatda sendiri, terkhusus terhadap atlet yang dijagokan meraih medali, agar tidak merusak program yang telah disusun sebelumnya. (dek)

Edukasi Pola Hidup Sehat, Dosen FK dan FKM USU Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Bulu Cina

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Lembaga Pengabdian/Pelayanan kepada Masyarakat (LPPM) dan Kolaborasi Dosen Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU) melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat, dengan memberikan penyuluhan berupa edukasi terhadap pengelolaan pola hidup sehat, agar terhindar dari penyakit non infeksi dan komplikasi penyakit berat, di Desa Bulu Cina, Hamparan Perak, Deliserdang, Sabtu (3/8/2024).

Kegiatan pengabdian ini diketuai Dr dr Rusdiana Mkes, bersama tiga anggota tim lainnya, yaitu Dr dr Sri Suryani Widjaja MKes, Dr dr Maya Savira MKes dan dr Rusmalawaty MKes, yang merupakan dosen FK dari Departemen Biokimia dan Departemen Fisiologi serta dosen dari FKM USU.

Adapun, kegiatan ini tak luput dari bantuan Kepala Desa, Ramiyadi, Seketaris Desa, Edi Husin, dan Rusmanto serta Tri Juliana selaku kader di Desa Bulu Cina, Hamparan Perak, Deliserdang. Selain itu, juga pihak PMI Deliserdang yang secara bersama-sama mengadakan kegiatan tersebut.

“Sebagai bentuk pengabdian terhadap masyarakat, USU melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) beserta Dosen FK dan FKM USU ini mengedukasi masyarakat, dengan memberikan penyuluhan terhadap pengelolaan pola hidup sehat untuk terhindar dari penyakit non infeksi dan komplikasi penyakit berat di desa itu,” ujar Dr dr Rusdiana.

Kegiatan yang dilakukan, lanjutnya, selain edukasi, pihaknya juga mengadakan pemeriksaan laboratorium sederhana, seperti pemeriksaan Kadar Gula Darah (KGD), kolesterol dan asam urat, yang mana pemeriksaan ini berkaitan dengan penyakit non infeksi sepert diabetes mellitus tipe 2 dan juga hipertensi.

“Kegiatan dilaksanakan agar masyarakat ‘aware’ memeriksakan kesehatannya secara berkala untuk terhindar dari berbagai komplikasi penyakit yang berat, sehingga menciptakan masyarakat yang sehat jasmani dan rohani,” pungkas Dr dr Rusdiana. (dwi/ila)

NB: Teks Foto: BERSAMA: Dr dr Rusdiana Mkes, bersama tiga anggota tim lainnya, yaitu Dr dr Sri Suryani Widjaja MKes, Dr dr Maya Savira MKes dan dr Rusmalawaty MKes, dalam Pengabdian Masyarakat Dosen FK dan FKM USU, di Desa Bulu Cina, Hamparan Perak, Deliserdang, Sabtu (3/8). Sumut Pos/Dokumen Pribadi

Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Narkoba di Lorong Aman

Diamankan: Pelaku pengedar narkoba ditangkap di Lorong Aman, Kelurahan Belawan I.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukumnya Senin, (29/7/2024).

Seorang pengedar narkoba ditangkap di Lorong Aman, Kelurahan Belawan I. Tersangka yang berhasil diamankan adalah Josep (46), warga Kelurahan Sei Mati.

Kasat Narkoba AKP Ismail Pane, SH., MH., dalam keterangannya Sabtu, (3/8/2024) menjelaskan bahwa penangkapan terhadap Josep dilakukan berdasarkan informasi yang diterima dari warga terkait aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut.

“Atas informasi tersebut, kami segera melakukan penyelidikan mendalam dan melanjutkannya dengan penggerebekan di lokasi yang dimaksud,” ujar AKP Ismail Pane.

Dari hasil penggerebekan, polisi menemukan barang bukti berupa 9 buah plastik klip berisi sabu, 2 buah plastik klip kosong, uang sebesar Rp. 25.000, dan 1 unit HP.

“Barang bukti tersebut langsung diamankan bersama tersangka untuk keperluan penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan awal, tersangka Josep mengakui perbuatannya sebagai pengedar narkoba. “Saat ini, tersangka sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan,” jelas AKP Ismail Pane.

Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Pelabuhan Belawan dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba di lingkungan mereka. Bersama, kita bisa memerangi narkoba demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan aman,” pungkas Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban.

Tersangka Josep kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Polres Pelabuhan Belawan terus berkomitmen untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.(san/ila)

Diamankan: Pelaku pengedar narkoba ditangkap di Lorong Aman, Kelurahan Belawan I.

Polemik Honor Sekretariat PPS, Ini Kata Ketua KPU Sumut

Kantor KPU Provinsi Sumatera Utara di Medan. ( Fad )

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dugaan pemotongan honor Sekretariat PPS dan Sekretariat PPK di KPUD Sedang Bedagai menuai polemik dan kontroversial. Banyaknya pemberitaan tersebut tak luput dari perhatian Ketua KPU Sumut Agus Arifin.

“Seharusnya honor sekretariat PPS dan PPK di Kabupaten kota seragam, dengan kata lain msama di seluruh KPUD di Sumatera Utara,” ujar Ketua KPU Sumut Agus Arifin saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (2/8/2024).

Prihal pengurangan honor sekretariat, menurut laporan yang ia terima, ada 4 kabupaten kota yang berbeda honor sekretariat PPS maupun PPK termasuk kabupaten Sergai.

“Kabupaten Sergai masuk laporan ke saya honor sekretaris PPS Rp850.000. Menurut PKPU 472 standart tertinggi Rp1.150.000 akan tetapi itu ambang batas maksimal,” ujarnya.

Dikatakannya, pilkada tahun 2024 alokasi anggarannya dari Dana Hibah Pemkab masing masing.

“Setahu kami angka honor batas maksimal untuk Sekretariat PPS dan PPK menurut PKPU 472 tahun 2022 sudah ada ketentuannya. KPUD Sergai mungkin dalam penyusunannya menyesuikan standart daerah, atau kemampuan daerah masing masing kabupaten kota,” tuturnya.

Biasanya, lanjutnya, prosedur di awal penyusunan usulan RAB untuk Pilkada yang disusun oleh KPUD bersama sekretariat diajukan ke pemkab. Setelah itu dibahas lagi oleh Pemkab melalui Tim Anggaran Daerah dipimpin Sekda. Dalam pengajuan usulan tersebut disertakan jumlah anggaran dan kegiatan yang dilakukan KPUD.

“Kalau dari kami maunya seragam mengikuti keputusan 472 tahun 2022 besaran maksimal dalam pemberian honornya. Sebab, beban kerjanya sama di setiap daerah. Prihal jumlah honor berbeda, seharusnya KPUD konsultasi ke kami,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui bahwa KPUD Sergai telah menetapkan jumlah honor sekretariat PPS dan PPK yang mana jumlah tersebut di bawah ambang batas ketentuan KPU nomor 472 tahun 2022 prihal alokasi anggaran gaji atau honor badan adhoc. (fad/ila)

Usai Tangkap Buronan Korupsi, Kasi Intel Binjai Dipromosikan

Kasi Intelijen Kejari Binjai, Adre Wanda Ginting yang mendapat promosi jabatan.(Keterangan foto/Sumut Pos)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Binjai, Adre Wanda Ginting mendapat promosi jabatan di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Promosi yang didapat pria kelahiran 1984 ini usai menangkap terpidana korupsi atas nama Juanda Prastowo.

Adre akan mengisi jabatan yang ditinggalkan Yos Tarigan, yakni Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut. Selama menjabat Kasi Intelijen Kejari Binjai, Adre cukup erat dengan wartawan.

Terlebih, bidang intelijen pada kejaksaan negeri merupakan corong informasi atau juru bicara korps adhyaksa kepada insan jurnalis. Adre menjabat sebagai Kasi Intelijen Kejari Binjai sejak Oktober 2022.

Sebelum di Binjai, pria berdarah karo ini menjabat sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Mandailing Natal. Sementara pengganti Adre dikabarkan dari Langkat.

Yakni, Noprianto Sihombing yang saat ini menjabat Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Langkat di Pangkalanbrandan. Saat dikonfirmasi mengenai promosi jabatan ini, Adre mengakuinya.

“Benar, terima kasih atas kemitraan yang sudah terjalin baik selama ini,” ujarnya, Minggu (4/8/2024).

“Kalau ke Medan, singgah ya ke Kejati Sumut,” ujarnya

Pelarian Juanda Prastowo, terpidana korupsi pada Dinas Perhubungan tahun anggaran 2019 kandas di tangan Tim Satuan Tugas Intelijen, Inovasi dan Reformasi Kejaksaan Agung yang bekerjasama dengan Intelijen Kejari Binjai. Juanda dikenal licin seperti belut.

Pasalnya, mantan ASN Pemko Binjai ini ditetapkan sebagai tersangka tahun 2021. Sejak saat itu pula, Juanda tidak pernah ditahan dan bahkan menjalani sidang secara inabsentia atau tidak dihadiri oleh terdakwa di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Medan.

Tak hanya itu, selama di Binjai, Adre dinilai cukup berprestasi di bidang intelijen yustisial. Dia turut andil dalam penegakan hukum mulai bidang pidana korupsi, penyuluhan hukum, hingga pencegahan dini segala hal yang berpotensi melanggar perbuatan pidana.

Bahkan, dia bersama Tim Intelijen Kejari Binjai juga berperan aktif dalam hal pengendalian aliran kepercayaan masyarakat (Pakem). Di sana, Adre selalu memonitoring dan melaporkan ke pimpinan di atasnya, tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan hal tersebut. (ted/ila)

Kepengurusan IPHI Labuhanbatu Periode 2024 – 2029 Dilantik

Pengambilan sumpah dan pelantikan Pengurus PD IPHI Labuhanbatu periode 2024-2029. (fajar)

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Sumatera Utara, diwakili Wakil Ketua H Syafii mengakui IPHI adalah Perkumpulan para jamaah haji.

“IPHI adalah perkumpulan terbaik di dunia. Karena beranggota orang-orang luar biasa yang telah melaksanakan ibadah yang luar biasa,” katanya saat mengambil sumpah dan melantik Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD IPHI) Kabupaten Labuhanbatu periode 2024-2029, Minggu 4 Agustus 2024 di Deli Hall, Rantaupapat.

Berbahagialah yang diberikan Allah kesempatan melakukan wuquf di Padang Arafah pada setiap tanggal 9 Zulhijjah untuk melaksanakan ibadah yang luar biasa. Karena, katanya untuk mendapatkan kesempatan itu saat ini menunggu puluhan tahun.

“Kita ini diberikan Allah maqam yang tidak diberikan kesembarang orang di dunia ini. Karena, orang yang mabrur dan mabrurah adalah ketika Allah memberikan kesempatan kepada hambaNya memenuhi panggilan melaksanakan ibadah haji dan pulang membawa nilai-nilai haji yang mulia,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Labuhanbatu, Asbin Pasaribu mengatakan IPHI bagian dari mitra Kemenag yang ikut nenyosialisasikan melestarikan tentang ibadah haji.

Selain itu, lanjutnya IPHI bagian dari melestarikan kemabruran haji para jamaah yang baru dan yang telah lama pulang melaksanakan ibadah haji.

“Pengurus IPHI berbeda dengan pengurus organisasi lain. Karena untuk menjadi pengurus IPHI harus sudah pulang dari ibadah wuquf Arafah dan melontar jumroh,” imbuhnya.

“Meski berulang kali melaksanakan ibadah umroh tidak dapat menjadi pengurus IPHI. Tapi meski sekali pernah melaksanakan pelontaran jumroh dapat menjadi pengurus,” ujarnya.

Kakan Kemenag Labuhanbatu berharap mudah-mudahan pelantikan pengurus IPHI Labuhanbatu dapat memperkuat ukhuwah islamiah dengan kajian-kajian terbaik.

Kepengurusan PD IPHI Labuhanbatu periode 2024-2029 terlantik, Ketua H Muhammad Riyadi, Sekretaris H M Sofyan dan Bendahara H Mora Tahan Setiadi Hasibuan dilengkapi dengan struktur sejumlah bidang.

Pada kesempatan itu, juga dilakukan pelantikan IPHI kecamatan se Labuhanbatu dan pengurus Majelis Taklim Perempuan IPHI Labuhanbatu.

Ketua IPHI Labuhanbatu, H Muhammad Riyadi dalam kesempatan itu mengatakan Pelantikan hasil rapat tim formatur dalam menyusun kepengurusan IPHI Labuhanbatu. Menjadi sebuah amanah dari IPHI Sumut.

“Ini adalah amanah dengan prestasi yang ditorehkan menjadi motivasi bersama untuk lebih baik ke depan,” ujarnya.

Sebagai catatan, IPHI Labuhanbatu sering memiliki prestasi dalam kepengurusan sebelumnya. Tuan rumah raker wilayah se Sumut dan tuan rumah HUT IPHI se-Sumut.

Terlaksana berkat soliditas dan kebersamaan saling bahu membahu saling mengisi dan saling asah dan saling asih. Dengan berorganisasi IPHI, bersilaturahmi berhimpun.

“Dengan sunatullah bersilaturahmi sesama memanjangkan usia dan dapat memelihara rasa cinta selalu ke tanah suci,” paparnya.

Kepada Pemkab Labuhanbatu, IPHI juga katanya mengucapkan terimakasih. Apresiasi itu karena selama ini Pemerintah daerah menjadi mitra IPHI. Khususnya dalam pelayanan calon jemaah haji kabupaten Labuhanbatu. Termasuk dalam penyediaan transportasi kereta api.

Hadir Plt Bupati Labuhanbatu, Elya Rosa Siregar yang diwakili Asisten 3, Kepala Kantor Kemenag Labuhanbatu, Asbin Pasaribu, Ketua MUI Labuhanbatu, Hamid Zahid Hasibuan dan para anggota IPHI kabupaten Labuhanbatu. (fdh/ila)