Home Blog Page 576

Hujan Deras Akibatkan Banjir di Ruas Jalan Jamin Ginting, Pemko Medan Klaim Situasi Aman Terkendali

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hujan deras yang melanda Kota Medan dan sekitarnya pada Sabtu (3/8/2024) malam mengakibatkan banjir di ruas Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Video yang menunjukkan sejumlah kendaraan roda dua yang mogok akibat terendam banjir di Jalam Jamin Ginting itu pun seketika beredar di media sosial.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, saat dikonfirmasi Sumut Pos membenarkan hal tersebut. Namun untuk ruas jalan lainnya di Kota Medan, terpantau aman dan terkendali.

“Yang melapor hanya dari Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor. Air tergenang di jalan sehingga mengakibatkan beberapa kendaraan bermotor mogok karena berusaha menembus genangan air,” ucap Yunita Sari kepada Sumut Pos, Minggu (4/8/2024) pagi.

Akan tetapi, kata Yunita, situasi itu tidak berlangsung lama. Situasi pun terpantau akan terkendali pada Minggu pagi.
“Sampai sekarang, alhamdulillah semuanya aman terkendali,” ujarnya.

Yunita pun memastikan, hujan deras yang terjadi pada Sabtu (3/8/2024) malam tidak menyebabkan banjir di permukiman warga. Dengan begitu, BPBD Kota Medan tidak ada melakukan evakuasi terhadap warga dari rumahnya masing-masing.

“Tidak ada evakuasi yang dilakukan BPBD Kota Medan, karena bukan pemukiman yang terendam banjir,” katanya.

Tak hanya memantau situasi permukiman warga, BPBD Kota Medan juga telah memantau ketinggian permukaan air sungai-sungai di Kota Medan, termasuk Sungai Deli dan Sungai Babura.

Yunita mengatakan, permukaan air Sungai Deli memang sempat mengalami kenaikan pada Sabtu (3/8/2024) malam. Namun saat ini, kondisi Sungai Deli telah kembali surut.

“Pantauan BPBD (Kota Medan) air Sungai Deli sempat naik sekitar 50 sampai 60 cm saja. Tapi tidak lama kemudian, airnya sudah surut. Sementara untuk Sungai Babura, kita tidak melihat adanya kenaikan permukaan air, Sungai Babura aman terkendali. Alhamdulillah tidak ada yang mengkhawatirkan,” ungkapnya.

Pun begitu, sambung Yunita, melihat prakiraan cuaca yang dilansir Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan masih akan berlangsung pada Minggu (4/8/2024) siang hingga malam hari.

“Untuk itu, petugas BPBD Kota Medan terus kita siagakan untuk melakukan pemantauan terhadap ketinggian permukaan air sungai,” pungkasnya. (map/ila)

Peringati Hari Anak Nasional, PLN UP3 Sibolga Perkenalkan Kompor Induksi ke YP Parulian Tobasa

Kepala Sekolah SMK YP Parulian Tobasa, Jetty Situmorang mencoba memasak menggunakan kompor induksi (2/8).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan penggunaan energi hijau di berbagai sektor, terutama di bidang pendidikan.

Melalui gerakan Electrifying Lifestyle, PLN berupaya menjadi pionir dalam mengurangi emisi karbon di Indonesia. Gerakan ini mengajak masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup baru yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Pada kesempatan kali ini, PLN PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Porsea memperkenalkan kompor induksi kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) YP Parulian Tobasa yang berlokasi di Jalan Sabam Sirait, Gala Gala Pangkailan, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada Jumat (2/8/2024).

Kegiatan ini dibuka oleh Jetty Situmorang, Kepala Sekolah SMK YP Parulian Tobasa, dan diikuti oleh 40 siswa serta 5 guru. Jetty menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Para guru juga turut mencoba memasak menggunakan kompor induksi.

“Selain mengetahui terkait proses bisnis PLN, kami masyarakat umum, khususnya instansi pendidikan, memahami bagaimana cara pemakaian kompor induksi yang selama ini awam bagi kami,” ungkap Jetty.

Sementara itu, Manager UP3 Sibolga, Gebyar Pandito, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kompor induksi kepada guru dan siswa agar dapat menyampaikan berbagai keunggulan memasak menggunakan kompor induksi kepada orangtuannya.

“Kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab PLN kepada dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Toba. PLN UP3 Sibolga, terus berusaha memberikan informasi kepada peserta didik dan pelanggan mengenai produk PLN, bahaya listrik, serta perkenalan kompor induksi. Harapan kami, informasi ini dapat terus menyebar ke seluruh pelanggan sehingga mereka paham mengenai produk dan layanan PLN,” ujar Gebyar.

Di tempat terpisah, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menambahkan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengampanyekan gaya hidup baru dengan menggunakan peralatan serba listrik atau electrifying lifestyle yang bebas emisi dan ramah lingkungan.

“PLN mendorong masyarakat untuk mengadopsi gaya hidup baru melalui electrifying lifestyle. Kami percaya bahwa dengan mengoptimalkan penggunaan peralatan elektrik yang bebas emisi, kita dapat bersama-sama mengatasi krisis energi fosil dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” pungkas Saleh. (ila)

Ini Alasan PKS Tak Dukung Edy Rahmayadi di Pilgub Sumut 2024

Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Polhukkam DPD PKS Kota Medan, H. Rajudin Sagala.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membeberkan alasannya tidak mendukung Edy Rahmayadi dan memilih mengusung Bobby Nasution di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumut tahun 2024.

Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Polhukkam DPD PKS Kota Medan, H. Rajudin Sagala, menjelaskan bahwa proses panjang telah dilakukan PKS untuk memutuskan pilihan di Pilgubsu 2024. Dan hasilnya, PKS memilih Bobby Nasution untuk didukung di Pilkada Sumut tahun ini.

“Dukungan (kepada Bobby Nasution di Pilgubsu 2024) ini tentunya telah melalui proses panjang,” ucap Rajudin Sagala, Sabtu (3/8/2024) sore.

Rajudin mengungkapkan bahwa PKS merupakan salah satu partai politik yang mendukung pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah di Pilkada Sumut tahun 2018 lalu.

“Cukup panjang ya, dari periode pertama Edy Rahmayadi, PKS salah satu pengusung. Kita berikan kesempatan kepada beliau (Edy Rahmayadi) untuk merangkul partai-partai koalisi untuk menyatakan (dukungan) maju,” ujarnya

Namun, sambung Rajudin, dari hasil Pileg pada Pemilu 2024, PKS hanya meraih 10 kursi di DPRD Sumut. Dengan begitu, PKS tidak bisa mengusung sendiri Bacalon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut. Dengan kata lain, PKS harus berkoalisi dengan partai-partai politik lainnya.

Untuk itu, Rajudin mengungkapkan bahwa Edy Rahmayadi telah diarahkan untuk merangkul dan mengajak partai politik lainnya agar dapat berkoalisi guna mengusung dirinya maju di Pilkada Sumut 2024 sebagai Bacalon Gubernur Sumut.

“Karena kami (PKS) sendiri kursi tidak cukup, jadi tidak bisa PKS maju sendiri. Kita beri ruang untuk pak Edy supaya bisa merangkul partai-partai lain sehingga pak Edy ini bisa tetap kami berikan dukungan,” kata Rajudin.

Rajudin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan itu, mengatakan bahwa dengan waktu ditentukan, Edy Rahmayadi tetap tidak mampu membangun poros koalisi untuk dirinya.

“Ternyata sampai waktu yang ditentukan dan bahkan berkali-kali kita berikan ruang, Pak Edi ternyata tidak juga memberikan kepastian,” jelas Rajudin.

Sebaliknya, Rajudin menjelaskan bahwa Bobby yang notabene menantu Presiden RI, Joko Widodo justru sudah membangun poros koalisi dan memiliki Bacalon Wakil Gubernur Sumut, yakni Surya untuk maju dan bertarung di Pilgub Sumut tahun ini.

“Maka dari dua alternatif (Edy dan Bobby) yang maju ini, ya kita putuskan untuk mendukung Bobby Nasution,” tutur politisi PKS ini.

Selain PKS, Bobby Nasution dipastikan maju di Pilgub Sumut 2024 dengan mengantongi sejumlah dukungan dari partai-partai politik. Diantaranya Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKB, Partai Demokrat dan Partai NasDem.

Sebelumnya diberitakan, rekomendasi dukungan itu, diserahkan

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu memberikan rekomendasi kepada Bobby Nasution dan Surya sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut di Kantor DPP PKS, Jumat (2/8/2024) sekitar pukul 17.00 WIB.

Disisi lain, sebelum PKS memberikan surat rekomendasi dukungan, Edy Rahmayadi menegaskan sudah mendapatkan dukungan dari PDIP dan Hanura. Mantan Pangdam I Bukit Barisan itu pun mengaku telah diperintahkan untuk mencari pendampingnya agar diserahkan surat keputusan B1KWK dari kedua partai.

Untuk perolehan kursi, PDIP berhasil meraih 21 kursi DPRD Sumut di Pileg 2024. Atas hal itu, PDIP bisa mengusung sendiri calonnya di Pilkada Sumut tahun ini tanpa harus berkoalisi. Edy Rahmayadi pun digadang-gadang berpeluang besar untuk mendapatkan dukungan PDIP di Pilgubsu tahun ini.
(map/han)

Assoc Prof Dr Syafruddin Ritonga MAP Edukasi dan Intervensi Dini Cegah Diabetes pada Generasi Muda

EDUKASI: Assoc Prof Dr Syafruddin Ritonga MAP pada seminar edukasi dan intervensi dini untuk mencegah diabetes pada generasi muda.(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – DOSEN Universitas Medan Area (UMA) dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Assoc Prof Dr Syafruddin Ritonga MAP menggelar sosialisasi pencegahan diabetes sedini mungkin di MIS dan SMP Terpadu Al-Ikhwan Tanjungmorawa (3/8).

Seminar kesehatan ini sebagai pembuka kegiatan Pertemuan Orangtua Murid dan Guru (POMG) MIS dan SMP Terpadu Al-Ikhwan di Jalan Lokasi Desa Bangunsari, Kecamatan Tanjungmorawa.

Assoc Prof Dr Syafruddin Ritonga MAP merupakan penderita diabetes selama 45 tahun yang rutin berbagi pengetahuan dan pengalaman agar penyakit ini dapat dicegah sedini mungkin. Saat ini, ia diamanahi sebagai ketua Persatuan Diadetes (Persadia) Cabang Kota Medan.

Meski ada penyakit diabetes, Assoc Prof Dr Syafruddin Ritonga MAP tak mau berhenti berkarya nyata dengan beragam aktivitas pendidikan, sosial dan kemanusiaan. Ia saat jadi dosen di S1 Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, S2 Psikologi dan S2 Administrasi Publik UMA serta S3 Komunikasi Penyiaran Islam UIN Sumatera Utara.

Mengawali paparannya, ia memutar vidio operasi amputasi kaki penderita diabetes. Operasi ini pilihan memilukan akibat penyakit gula tersebut.

”Siapa yang berisiko diabetes? Data dari riset Diabetes in Asia: Empowering Communities to Healthier Live (2020) diketahui bahwa sekitar 6,7 persen penduduk Indonesia menderita diabetes usia 20-79 tahun,” katanya.

Dari penelitian yang sama, lanjut Assoc Prof Dr Syafruddin Ritonga MAP, didapati 24,4 persen penduduk Indonesia mengalami kelebihan berat badan dimana 5,7 persen tergolong diabetes dan 22,8 persen berisiko terkena diabetes karena kurang aktivitas fisik,” paparnya.

Indonesia pun menjadi negara urutan kelima terbesar di dunia untuk jumlah penderita diabetes. Bila pendidikan Indonesia tak mampu menjaga mulut untuk makan dan minum tak terkontrol akan membawa Indonesia menjadi negara nomor satu untuk jumlah penderita diabetes terbesar di dunia.

Assoc Prof Dr Syafruddin Ritonga MAP berulangkali mengingatkan untuk tidak berprilaku sedentari atau bermalas-malasan. ”Menurut FM Voltaire: Setengah kehidupan kita mengorbankan kesehatan untuk mendapatkan uang. Setengah lainnya, mengorbankan uang untuk mendapatkan kembali kesehatan,” ungkapnya.

Dalam seminar yang diwarnai dengan sesi tanya jawab ini, pemateri juga menjabarkan tips pengobatan dan pencegahan diabetes. Antara lain mengikuti arahan dari edukasi, penyuluhan dan nasehat baik yang disampaikan dokter, tenaga kesehatan maupun pihak yang peduli pada kesehatan.

Kemudian memperhatikan pola makan bergizi dan seimbang, hidup aktif dan sehat, minum obat atau suntik serta kontrol gula darah. ”Mulailah dari keluarga. Diet makan perhatikan jadwal makan serta jumlah dan jenis makanan,” pesannya.

Salah satu materi yang jadi perhatian serius para orangtua murid adalah terkait edukasi dan intervensi dini mencegah diabetes pada generasi muda.

Prevalensi kasus diabetes pada anak meningkat 70 kali lipat dan mencapai dua per 100 ribu jiwa per Januari 2023. Ada 1.645 anak dengan diabetes tersebar di 13 kota di Indonesia termasuk Medan.

Sementara itu Ketua Yayasan Al-Karim MIS dan SMP Terpadu Al-Ikhwan Tanjungmorawa Siti Rahmah SPd MSi berterima kasih atas banyaknya pengetahuan dan pengalaman pada seminar kesehatan sehingga bisa menjadi bahan pembelajaran.

”Banyak informasi yang didapatkan orangtua murid tentang penyakit tersebut. Kita jadi paham apa yang ngak boleh dilakukan. Kita harus melek untuk hidup sehat dan terhindar dari diabetes. Peduli pada keluarga dan kesehatan,” ucap ketua yayasan.

Guna mengantisipasi berkembangnya diabetes pada anak, lanjut Siti Rahmah SPd MSi, pihaknya juga telah senantiasa mengingatkan anak murid dan pengelola kantin sekolah untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat. (dmp)

PLN UP3 Pematangsiantar Berikan Kemudahan Layanan PLN Lewat Aplikasi PLN Mobile

Kepala Kecamatan Bandar, Tagon Sihotang memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi kemudahan mengakses layanan PLN melalui aplikasi PLN Mobile (2/8).

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memeriahkan kemerdekaan RI ke-79, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar melakukan sosialisasi kemudahan mengakses layanan PLN melalui aplikasi superapps PLN Mobile kepada masyarakat di Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (2/8/2024).

Kegiatan ini dilakukan oleh Reagen CH Saragih selaku Assistant Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Pematangsiantar dan dihadiri oleh Tagon Sihotang selaku Camat, serta lurah dan puluhan masyarakat di Kecamatan Bandar.

Dalam sambutannya, Camat Kecamatan Bandar, Tagon Sihotang, mengapresiasi upaya PLN dalam memperkenalkan kemudahan mengakses layanan PLN. Hal ini dapat meminimalisir potensi masyarakat tertipu oleh oknum.

“Kami masyarakat Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh PLN. Berkat kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses layanan PLN lewat aplikasi PLN dengan mudah dan biaya yang transparan,” ucap Tagon.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Hasudungan Siahaan, mengatakan bahwa PLN akan terus melakukan sosialisasi ini agar semakin banyak masyarakat merasakan kemudahan dalam mengakses layanan PLN.

“Kami (PLN) berharap lewat aplikasi PLN Mobile, pelanggan kami di Kecamatan Bandar dapat merasakan kemudahan dan kenyamanan dalam mengakses berbagai layanan PLN. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang mendukung kemajuan teknologi serta meningkatkan kualitas layanan kami,” kata Hasudungan.

Hasudungan menambahkan, dalam acara ini PLN menjelaskan berbagai fitur unggulan dari aplikasi PLN Mobile yang dirancang untuk mempermudah pelanggan dalam mengelola layanan kelistrikan mereka. Adapun berbagai fitur yang diperkenalkan meliputi pembayaran tagihan listrik, pengisian token listrik, pasang baru dan perubahan daya tenaga listrik, laporan gangguan listrik, dan yang terbaru ada fitur swacam yang memudahkan pelanggan untuk dapat mencatat pemakaian listriknya sendiri.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Saleh Siswanto, juga menyebutkan aplikasi PLN Mobile merupakan transformasi digital yang dilakukan PLN dalam melayani pelanggan. Aplikasi ini memberikan pengalaman baru bagi pelanggan dalam menggunakan layanan PLN.

“Kami di PLN berkomitmen untuk terus memperkenalkan keunggulan aplikasi PLN Mobile kepada masyarakat. Aplikasi ini tidak hanya memudahkan pelanggan dalam mengelola layanan kelistrikan, tetapi juga memberikan transparansi dan kenyamanan. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan semua fitur yang tersedia untuk pengalaman layanan yang lebih baik,” ungkap Saleh.

PLN mengundang seluruh masyarakat untuk segera mengunduh aplikasi PLN Mobile dan memanfaatkan semua fitur yang tersedia. Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Play Store dan App Store).(ila)

USM Indonesia Juarai Olympic Competition Revolutionizing Healthcare Tingkat Nasional

Muhammad Irianto Napitupulu.(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – MUHAMMAD Irianto Napitupulu, mahasiswa Strata-1 Farmasi Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia menjuarai Olympic Competition Revolutionizing Healthcare: Embrace The Future of Personalizied Medicine yang bermakna: Merevolusi Layanan Kesehatan: Merangkul Masa Depan Pengobatan yang Dipersonalisasi.

Selain USM Indonesia, peserta olimpiade ini diikuti mahasiswa dari Universitas Padjajaran, Universitas Pelita Harapan Tangerang, Universitas Bakti Husada, Poltekkes Kemenkes Banten dan beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia. Even pencerahan akbar ini diselenggarakan Universitas Pelita Harapan Tangerang pada 27 Juli 2024.

Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba MKes melalui Ns Janno Sinaga SKep MKep SpKMB (wakil rektor I) dan Dewi R Bancin (kepala kantor Humas dan marketing) mengapresiasi prestasi mahasiswa.

”Dengan penuh kebanggaan dan sukacita, Saya ingin menyampaikan berita luar biasa. Salah satu mahasiswa dari jurusan farmasi, Muhammad Irianto Napitupulu meraih juara 1 dalam olimpic competition di tingkat nasional,” kata Ns Janno Sinaga SKep MKep SpKMB di Medan, Sabtu (3/8).

Prestasi ini tidak hanya merupakan pencapaian pribadi yang mengagumkan bagi Muhammad Irianto Napitupulu. ”Ini juga jadi kebanggaan besar bagi seluruh keluarga besar USM Indonesia,” ungkap wakil rektor.

Ia mengutarakan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari dedikasi, kerja keras, ketekunan, tekad dan komitmen untuk terus belajar sehingga menghasilkan prestasi yang luar biasa.

”Keberhasilan ini juga mencerminkan kualitas pendidikan dan pembinaan yang diberikan staf pengajar di jurusan farmasi pada Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan USM Indonesia,” kata Ns Janno Sinaga SKep MKep SpKMB.

Wakil rektor berharap prestasi ini memotivasi sivitas akademika USM Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian sehingga dapat terus memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Sementara itu Muhammad Irianto Napitupulu menerangkan bahwa untuk persiapan lomba, dibutuhkan waktu dua pekan. Antara lain dengan memperbanyak membaca jurnal-jurnal dosen dan perpustakaan.

Ia mengatakan bahwa lomba
during The Enlightened PMLT 1.0 ini adalah dengan menjawab cepat dengan lisan. ”Siapa cepat rise hand, dia yang menjawab. Sempat sedikit shock terutama pada saat babak final. Secara gamblang, Saya pun bisa menjawab pertanyaan,” jelas mahasiswa berprestasi nasional tersebut.

Kedepan, juara 1 olympic competition Revolutionizing Healthcare: Embrace The Future of Personalizied Medicine ini bercita-cita menjadi lulusan apoteker yang berguna bagi bangsa. ”Bekerja di BPOM atau mau jadi dosen,” sebutnya.

Atas prestasinya, mahasiswa USM Indonesia mendapatkan sertifikat penghargaan yang ditandatangani Dr apt Dela Rosa MM MSc (dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pelita Harapan) dan Eka Lubis (ketua Himpunan Mahasiswa D3 Farmasi Universitas Pelita Harapan yang juga ketua panitia perlombaan). Ia juga mendapatkan hadiah uang pembinaan. (dmp)

Berat Badan Berlebih Bisa Picu Penyakit Lipoma

ILUSTRASI

SUMUTPOS.CO – Lipoma adalah benjolan jaringan berbentuk oval yang tumbuh tepat dibawah kulit. Lipoma juga bisa dibilang tumor jinak tanpa rasa sakit bila dibiarkan, dan bis tumbuh dimana saja ditubuh. Namun ada pula jenis Lipoma yang tumbuh lebih dalam dari kulit seperti di organ tubuh atau jaringan otot.

Belum diketahui secara pasti penyebab Lipma, namun beberapa orang mewarisi gen yang salah dari orangtua mereka yang dapat menyebabkan satu atau lebih lipoma. Ini jarang terjadi dan dikenal sebagai lipomatosis multiple familial. Nah bagaimana cara menghilangkan Lipoma secara alami tanpa melalui jalur operasi, berikut kami sajikan yang dirangkum dari berbagai sumber:

1. Pasta kunyit
Kunyit terkenal dengan berbagai khasiat penyembuhannya, yang sebagian besar dapat ditelusuri kembali ke komponen utamanya yang disebut kurkumin. Curcumin telah berhasil digunakan untuk mengatasi peradangan, tumor, dan kondisi kulit menular. Ini menunjukkan bahwa itu bisa menjadi bantuan yang berguna dalam pengobatan lipomatosis juga. Campurkan beberapa tetes minyak zaitun dengan 1 sendok teh kunyit untuk membuat pasta yang lembut. Oleskan pasta ke lipoma dan tutup dengan perban untuk menghindari noda kunyit.

2.Tanaman sage
Tanaman sage biasanya selalu di gunakan sebagai bumbu masakan bisa juga untuk mengobati penyakit lipoma.
Dari kemampuan tanaman sage dalam mengencerkan darah membuat tanaman ini dijadikan salah satu obat alami yang di percaya untuk mengobatiberbagai penyakit. Cara penggunaanya, masukkan 1 sendok teh sage kering ke dalam mangkuk dan campur dengan 2-3 sendok makan minyak nimba atau minyak biji rami untuk membuat pasta. Lalu oleskan pasta ke lipoma.

3.Cedar putih timur / cedar putih utara / Arborvitae cedar merah
Thuja occidentalis, juga dikenal sebagai cedar putih timur, diketahui memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antikanker. Ini menjelaskan mengapa banyak digunakan dalam pengobatan homeopati. Thuja kadang-kadang digunakan untuk mengobati pertumbuhan abnormal pada kulit seperti kutil dan tumor sepon, dan mungkin terbukti membantu dalam melarutkan benjolan lemak seperti lipoma.
Caranya campur ekstrak thuja dalam air untuk membuat pasta. Kemudian, oleskan pasta ke penyakit lipoma tiga kali setiap hari sampai benjolan larut.

4.Minyak biji rami sarat dengan asam lemak esensial (EFA) yang mengekang peradangan dan meningkatkan penyembuhan luka. Bahan ini juga dikreditkan dengan efek antitumor. Cara menggunakannya, campurkan 1 sendok teh biji rami dalam 2-3 sendok makan minyak nimba atau minyak biji rami. Oleskan campuran tersebut ke lipoma.

Namun, perlu diingat bahwa pengobatan ini cenderung bekerja lambat dan harus digunakan secara konsisten selama berbulan-bulan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.(bbs/han)

Penanggulangan Cyberbullying terhadap Anak Dapat Gunakan Kebijakan Kriminal dengan Pendekatan Sarana Penal dan non-Penal

CYBERBULLYING: Dr Wenggedes Frensh MH (kanan) memaparkan tentang cyberbullying pada siswa MIS dan SMP Terpadu di Tanjungmorawa, Sabtu (3/8).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – KEPALA Pusat Kajian Magister Hukum Universitas Medan Area (UMA) Dr Wenggedes Frensh MH menyampaikan penyuluhan pada siswa MIS dan SMP Terpadu Al-Ikhwan Jalan Lokasi Desa Bangunsari, Kecamatan Tanjungmorawa, Sabtu (3/8).

Hadir dalam kegiatan yang dirangkai Pertemuan Orangtua Murid dan Guru (POMG) tersebut, Ketua Yayasan Al-Karim MIS dan SMP Terpadu Al-Ikhwan Tanjungmorawa Siti Rahmah SPd MSi, Dosen UMA Prof Dr H Syafruddin Ritonga MAP, para guru dan orangtua siswa.

Dalam penyuluhan ini Dr Wenggedes Frensh MH yang dalam pertemuan ini mengajak dialog para siswa juga mengingatkan mereka untuk bijak saat menggunakan telepon genggam terutama dalam menggunakan media sosial.

Kepala Pusat Kajian Magister Hukum meminta para siswa agar dapat memanfaatkan telepon gengam untuk menambahkan pengetahuan, namun tetap memperhatikan batasan pemakaian agar tak mengganggu kesehatan.

Hindari melakukan bullying atau perilaku agresif yang berulang, disengaja, dan memiliki tujuan untuk menyakiti, merendahkan, atau mendominasi orang lain secara emosional, fisik atau mental.

”Saat ini dalam upaya penanggulangan cyberbullying terhadap anak dapat dilakukan dengan menggunakan kebijakan kriminal dengan pendekatan sarana penal dan non-penal,” katanya.

Dijelaskannya, kebijakan penal untuk Indonesia saat ini telah ada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 jo Nomor 19 Tahun 2016 jo Nomot 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik terdapat pengaturan cyberbullying pada Pasal 29.

Kebijakan non-penal dapat dilakukan dengan pendekatan religius, pendekatan moral, pendekatan etika internet (cyberethics) dan budaya internet (cyberculture). (dmp)

PDIP Usung Prof Ridha di Pilkada Medan 2024

SURAT TUGAS: Ketua DPC PDIP Kota Medan Hasyim SE didampingi Ketua Bappilu DPD PDIP Sumut Mangapul Purba menyerahkan surat tugas kepada Prof Ridha Dharmajaya di Kantor DPD PDIP Sumut, Jalan Jamin Ginting, Medan, Sabtu (3/8/2024). (Deking Sembiring)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Teka teki dukungan PDI-Perjuangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2024 terjawab sudah. Partai berlambang Banteng Moncong Putih tersebut resmi mengusung Prof Ridha Dharmajaya sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan periode 2024-2029.

Dukungan tersebut ditandai dengan pemberian surat tugas kepada Prof Ridha Dharmajaya di Kantor DPD PDIP Sumut, Jalan Jamin Ginting, Sabtu (3/8/2024). Surat tugas tersebut diberikan oleh Ketua DPC PDIP Kota Medan Hasyim SE didampingi Ketua Bappilu DPD PDIP Sumut Mangapul Purba.

Sebelum menerima surat tugas tersebut, Prof Ridha terlebih dulu bertemu dengan Ketua DPD PDIP Sumut Rapidin Simbolon. Rapidin berpesan agar Prof Ridha menjalankan surat tugas tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Hari ini kita resmi menyerahkan surat tugas kepada Prof Ridha Dharmajaya sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan. Dengan ini, maka Prof Ridha ditugaskan melakukan konsolidasi internal maupun eksternal,” ujar Hasyim.

Hasyim menambahkan, untuk internal, Prof Ridha diminta untuk melakukan konsolidasi dengan DPC, PAC, dan ranting PDIP Kota Medan. Sedangkan untuk eksternal, Prof Ridha diminta melakukan konsolidasi dengan partai politik lainnya.

“Karena PDIP hanya memiliki sembilan kursi di DPRD Kota Medan, maka butuh tambahan satu kursi lagi agar bisa maju pada Pilkada Medan nanti. Untuk itu, Prof Ridha ditugaskan menjalin komunikasi dengan partai politik lainnya,” tambahnya.

Pada kesempatan ini, DPC PDIP Kota Medan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada Prof Ridha. Dengan resmi menjadi anggota, maka dipastikan PDIP tidak akan mengusulkan Bakal Calon Wakil.

“Prof Ridha mulai saat ini merupakan bagian dari keluarga besar PDIP. Dengan demikian, kita memberi kebebasan kepada Prof Ridha untuk memilih calon pendampingnya,” tambah Hasyim.

Sedangkan Prof Ridha Dharmajaya mengaku sangat terhormat mendapat kepercayaan dari PDIP. Dia mengaku siap menjalankan semua tugas yang diberikan PDIP.

“Ini merupakan awal yang baik. Kita akan melaksanakan semuanya dengan baik sehingga meraih hasil terbaik,” ucap Prof Ridha.

Prof Ridha hampir dipastikan bisa maju sebagai salah satu kontestan pada Pilkada Medan 2024 mendatang. Sebab sebelumnya dia mengaku telah mendapatkan rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memiliki dua kursi di DPRD Medan.

“Sudah ada rekomendasi dari PKB sejak beberapa bulan lalu. Tapi kita akan tetap melakukan konsolidasi dengan partai-partai politik lainnya,” tambah dokter spesialis bedah syaraf tersebut.

Untuk kriteria sosok yang calon wakilnya, Prof Ridha masih mencari sosok terbaik. (dek)

Dukung Potensi Jeruk Sumatera Utara, PLN Serahkan Bantuan Electrifying Agriculture

Foto bersama penyerahan bantuan _Electrifying Agriculture_ kepada komunitas petani jeruk di Sumatera Utara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus berkomitmen mendukung peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Melalui program PLN Peduli, PLN menyerahkan bantuan electrifying agriculture kepada komunitas petani jeruk di Sumatera Utara, pada Kamis (1/8/2024).

Sumatera Utara, salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal dengan kekayaan alamnya, memiliki iklim tropis yang mendukung dan tanah yang subur. Provinsi ini telah menjadi pusat produksi jeruk berkualitas tinggi yang diminati oleh pasar nasional maupun internasional.

Menurut data dari Dinas Pertanian Sumatera Utara, produksi jeruk di provinsi ini mencapai lebih dari 200.000 ton per tahun. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, berkat penerapan teknologi pertanian modern dan program pendampingan bagi petani.

Ketua Koperasi Inovasi Agribisnis, Benly Saragih, mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Sumatera Utara melalui PLN Peduli yang telah memberikan perhatian kepada petani jeruk di Sumatera Utara.

“Petani sangat menyambut baik inovasi yang digagas PLN melalui electrifying agriculture karena ini merupakan solusi dari masalah yang dihadapi oleh para petani,” ucap Benly.

Penyerahan bantuan electrifying agriculture ini mencakup penyediaan infrastruktur dasar dan sosialisasi Model Percontohan Agribisnis Modern Jeruk Nasional di dua kecamatan binaan di Kabupaten Simalungun dan Karo.

Pengembangan budidaya pertanian presisi (smart farming) menjadi prioritas, dengan memanfaatkan alat elektrik dan sensor IoT untuk membantu petani memahami kondisi tanah dan cuaca.

Selain itu, penggunaan sensor tanah portabel yang dapat memberikan informasi tentang kondisi tanah secara real-time, seperti pH, suhu, kelembapan, unsur hara, kadar air, nitrogen, kalium, dan fosfat. Dengan teknologi ini, petani dapat memberikan pupuk secara tepat sesuai dengan kebutuhan yang diukur oleh sensor yang akurat.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Saleh Siswanto, menegaskan komitmen PLN untuk menghadirkan inovasi pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan melalui pemanfaatan energi listrik.

“PLN siap mendukung pengembangan agribisnis jeruk di Sumatera Utara dengan menerapkan elektrifikasi pertanian yang modern dan efisien. Dengan sistem pengamanan yang berlapis dan penyediaan listrik yang berkualitas, kami bertekad untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung agenda nasional dalam mencapai ketahanan pangan. Kami berharap jeruk dari Sumatera Utara tidak hanya dapat memenuhi permintaan pasar domestik, tetapi juga dapat bersaing di pasar internasional,” pungkas Saleh. (ila)