25 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 58

Tigapanah Dikembangkan Jadi Kawasan Kuliner

TINJAU: Bupati Karo meninjau kegiatan gotong royong di Tigapanah
TINJAU: Bupati Karo meninjau kegiatan gotong royong di Tigapanah

KARO – Kecamatan Tigapanah berpotensi dikembangkan menjadi kawasan kuliner yang bersih dan nyaman, seiring upaya pemerintah daerah menata lingkungan dan meningkatkan kebersihan wilayah. Hal ini ditegaskan Bupati Karo Antonius Ginting, saat meninjau kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong di Kecamatan Tigapanah, Jumat (30/1).

Bupati Antonius menekankan pentingnya gotong royong sebagai pondasi menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. “Jika Kecamatan Tigapanah ini bersih dan tertata dengan baik, ke depan dapat kita kembangkan menjadi kawasan kuliner yang menarik, sehingga menjadi tempat persinggahan dan tujuan wisata bagi masyarakat maupun wisatawan yang melintas,” ujarnya.

Kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong di Tigapanah juga dirangkaikan dengan berbagai layanan publik, antara lain pelayanan administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo, pemeriksaan kesehatan gratis, serta donor darah. Secara simbolis, Bupati Antonius menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang baru selesai dibuat kepada perwakilan siswa-siswi SMA Negeri Tigapanah.

Selain itu, Kelompok Tani Mulawari menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Karo terhadap sektor pertanian dan peternakan. “Tahun lalu kami mendapat bantuan untuk peternakan melalui PPL Kecamatan Tigapanah berupa kambing dan domba, dan pada kesempatan ini kami membawa produk hasil bantuan tersebut berupa Susu Kambing Karo,” ujar perwakilan kelompok tani tersebut.

Bupati Antonius menyambut baik inisiatif warga dan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program-program tepat sasaran dan berkelanjutan, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karo.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab bersama siswa dan warga sekitar Kecamatan Tigapanah, sebagai bentuk interaksi langsung pemerintah dengan masyarakat. (deo/ila)

Monitoring RSUD Sidikalang, Bupati Dairi Akui RS Kekurangan Ruang Rawat

MONITORING. Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga (dalam mobil) didampingi Ketua TP PKK Rita Puspita Situmorang, monitoring ke RSUD Sidikalang, Sabtu (31/1).SUMUT POS/istimewa.
MONITORING. Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga (dalam mobil) didampingi Ketua TP PKK Rita Puspita Situmorang, monitoring ke RSUD Sidikalang, Sabtu (31/1).SUMUT POS/istimewa.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi Ir Vickner Sinaga mengakui bahwa rumah sakit yang ada di Kabupaten Dairi saat ini masih mengalami kekurangan ruang rawat inap. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan monitoring ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang, Sabtu (31/1).

Seperti dilansir dari akun resmi media sosial Pemerintah Kabupaten Dairi, monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan ruang rawat serta meninjau langsung kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Dalam kunjungannya, Bupati Vickner Sinaga menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk melihat langsung tingkat keterisian ruang rawat (occupancy rate) dan memastikan pelayanan di RSUD Sidikalang berjalan dengan baik dan lancar.

“Banyak hal yang masih harus kita benahi di rumah sakit ini, mulai dari fasilitas kesehatan, pelayanan, hingga berbagai aspek pendukung lainnya,” ujar Vickner.

Ia menjelaskan, berdasarkan indikator perencanaan layanan kesehatan wilayah, dengan jumlah penduduk Kabupaten Dairi saat ini, idealnya tersedia 400 ruang perawatan. Standar tersebut mengacu pada rasio 1 tempat tidur per 1.000 penduduk, yang juga digunakan oleh World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan sebagai alat ukur kecukupan fasilitas rumah sakit di suatu daerah.

“Indikator ini menjadi acuan apakah suatu daerah mengalami kekurangan atau kelebihan tempat tidur rumah sakit,” jelasnya.

Namun faktanya, lanjut Vickner, Kabupaten Dairi saat ini baru memiliki 146 ruang rawat di RSUD Sidikalang dan 50 ruang rawat di RS Serenafita, sehingga totalnya masih jauh dari angka ideal.
“Karena itu, kami terus berkonsultasi dengan para pakar dan tokoh kesehatan untuk mencari solusi terbaik. Ini adalah bagian dari perjuangan kita, di samping terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Bupati juga berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar ke depan pelayanan kesehatan di Kabupaten Dairi dapat semakin baik dan merata.

Di akhir kunjungannya, Vickner Sinaga turut mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah memviralkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Semua pelayanan kesehatan memiliki standar operasional prosedur (SOP). Contohnya Sisrute (Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi). Ambulans tidak bisa diberangkatkan tanpa kepastian rumah sakit penerima melalui sistem tersebut,” terangnya.

Menurutnya, SOP tersebut diterapkan untuk mencegah pasien terlantar di rumah sakit tujuan. Meski demikian, ia menegaskan Pemkab Dairi terus berbenah secara bertahap demi memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat. “Perlahan tapi pasti, kita terus melakukan perbaikan,” pungkasnya. (rud/ila)

Bawang Hasil Panen Petani Dibeli PT BPJ, Bupati Deliserdang: Alsintan Dipakai Gratis

TINJAU: Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan ketika meninjau saluran irigasi di lahan pertanian milik Poktan Jaya Tani di Dusun Madiun, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Sabtu (31/1).
TINJAU: Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan ketika meninjau saluran irigasi di lahan pertanian milik Poktan Jaya Tani di Dusun Madiun, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Sabtu (31/1).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Menjelang musim tanam pada Maret mendatang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang melalui istansi terkait melakukan persiapan dengan normalisasi saluran irigasi, tersedianya rotari dan mesin tanam.

“Normalisasi irigasi ini penting untuk menjamin keberlanjutan produksi pertanian, khususnya menjelang musim tanam,” jelas Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan ketika meninjau saluran irigasi di lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Jaya Tani di Dusun Madiun, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Sabtu (31/1).

Di sana juga Asri Ludin bersama petani melaksanakan panen bawang merah di Dusun PW Asri A, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin. Sempat berdialog dengan petani disana. Dan Asri Ludin memastikan akan ketersedian mesin rotari dan mesin tanam, sebagai penunjang produktivitas pertanian. Penyaluran peralatan tersebut melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT).

“Saya pastikan musim tanam di Maret, alat tersebut sudah ada. Silakan dipinjam melalui kepala UPT,” tegas Bupati.
Bahkan Asri Ludin menegaskan soal pemanfaatan peralat dan mesin pertanian (alsintan) tidak dikenakan biaya sewa.

“Bagi petani yang ingin meminjam Alsintan, silakan datang ke UPT. Tidak ada biaya sewa, namun isi minyaknya sesuai kebutuhan,” sebutnya.

Disebutkan saat panen bawang merah dilakukan petani. Hasilnya sekitar satu ton bawang merah diareal empat rante. Dengan estimasi keuntungan sekitar Rp5 juta per empat rante. Bawang hasil panen diketahui memiliki daya tahan hingga satu bulan.

Kesempatan itu Asri Ludin mendorong agar hasil panen bawang dipasarkan di wilayah Deli Serdang serta membuka peluang kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bhinneka Perkasa Jaya (BPJ) sebagai offtaker.

“Kita ingin hasil panen petani terserap dengan baik di daerah sendiri. BUMD kita siap mengambil bawang hasil panen, tidak hanya satu ton, tetapi ratusan ton juga akan ditampung,” terangnya.

Ajakan tersebut disambut positif para petani yang sepakat menjalin kerja sama, dengan harapan pemasaran hasil panen lebih terjamin dan berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Manager Sumatera Utara 1 PT Pupuk Indonesia, Rizki Putra Phonna menyampaikan dukungan teknis bagi petani, khususnya terkait kualitas tanah dan penggunaan pupuk.

“Kami memiliki mobil uji tanah yang bisa dimanfaatkan untuk melihat kualitas tanah. Sebelum bulan tiga, mobil uji tanah sudah bisa kami usulkan untuk digunakan di sini,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah.

“Kami punya alokasi pupuk organik yang cukup. Jangan sungkan membeli pupuk organik. Idealnya tiga sampai empat musim tanam harus menggunakan organik, karena tanah sudah sering terpapar pupuk kimia,” pesannya. (btr/azw)

Kemenkum HAM Sumut Kunjungi Korban Penggusuran

KUNJUNGAN: Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sumut mengunjungi korban penggusuran di lahan Padang Halaban, Senin (2/2)
KUNJUNGAN: Kantor Wilayah Kemenkum HAM Sumut mengunjungi korban penggusuran di lahan Padang Halaban, Senin (2/2)

LABURA, SUMUTPOS.CO – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Sumut mengunjungi korban penggusuran di lokasi lahan Padang Halaban. Kedatangan tim disambut seratusan warga yang tergabung dalam kelompok Tani Padang Halaban sekitarnya (KTPHs), Senin (2/2)

Kakanwil Kemenkum HAM Sumut DR Flora Nainggolan SH Mhum menerangkan, hadirnya ke tengah masyarakat korban penggusuran bertujuan untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan mengusut dugaan pelanggaran hukum.

“Ini merupakan komitmen Kanwil Kemenkumham untuk hadir di tengah masyarakat yang terdampak penggusuran, guna memastikan hak-hak hukum warga negara terlindungi, serta merespons laporan masyarakat terkait konflik tanah,” ujar Flora Nainggolan.

Ia menyadari, bahwa konflik tanah tersebut dilihat dari sisi yuridis memang sudah keputusan inkrah. Namun dari keputusan itu harus melihat sisi lain dan dampaknya ke depan. Seperti dampak hak atas rumah warga, hak rasa aman dan hak bertahan hidup. Atas dampak itu semua maka akan menjadi tanggung jawab Negara.

“Walaupun ini tidak bisa diselesaikan sendiri secara kelembagaan Kemenkum HAM, ada kementrian lain yang harus diajak berkolaborasi untuk penyelesaiannya,” kata Flora.

Pada kesempatan itu, Ketua KTPHS, Misno menerangkan akan tetap bertahan dari tanah leluhur mereka yang selama ini telah dirampas . Karena tanah ini bukan lagi masuk dalam Hak Guna Usaha ( HGU ) PT Smart, HGU telah mati pada 2024.

“Kami bermohon jangan diperpanjang lagi HGU PT Smart, cabut HGU PT Smart dan berikan kepada rakyat”, tegasnya. (ind/azw)

Berbagi Kebahagiaan Imlek, Angsapura Salurkan 215 Paket Sembako ke Sei Rampah dan Pantai Cermin

SEMBAKO IMLEK: Para Pengurus Yayasan Sosial Angsapura Medan dipimpin Fuad Halimoen, di sela prosesi penyaluran sembako Imlek bagi warga masyarakat Tionghoa di Vihara Chit Sien Nio Nio, Pantai Cermin, Sabtu (31/01/2026).
SEMBAKO IMLEK: Para Pengurus Yayasan Sosial Angsapura Medan dipimpin Fuad Halimoen, di sela prosesi penyaluran sembako Imlek bagi warga masyarakat Tionghoa di Vihara Chit Sien Nio Nio, Pantai Cermin, Sabtu (31/01/2026).

Menyambut sekaligus merayakan Tahun Baru Imlek 2577 yang tinggal beberapa pekan lagi, Yayasan Sosial Angsapura Medan kembali menyalurkan bantuan sembako bagi warga masyarakat Tionghoa yang akan merayakan Hari Besar Umat Budha tersebut. Kali ini bantuan disalurkan kedua daerah perwakilan Angsapura Sei Rampah dan Perwakilan Angsapura Ujung Rambung, Pantai Cermin.

Bantuan sembako berupa 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 2 kilogram gula, 1 kotak kue bakul dan 2 bungkus ifomi tersebut disalurkan secara simbolis oleh Ketua Umum Yayasan Sosial Angsapura Medan Dr Ir Fuad Halimoen MM dibantu sejumlah pengurus dan anggota lainnya.

Untuk Perwakilan Angsapura Sei Rampah, penyaluran bantuan dipusatkan di Vihara Hut Chou Kong/Shian Tien Shang Ti Sei Sei Rampah, Serdang Bedagai. Jumlah bantuan yang disalurkan sebanyak 170 paket sembako, terdiri dari 95 paket untuk warga yang bermukim di Sei Rampah, 15 paket sembako untuk Desa Firdaus dan 60 paket sembako untuk warga yang bermukim di Kampung Pon dan Sei Bamban.

Secara simbolis bantuan sembako tersebut diterima Kepala Perwakilan Angsapura Sei Rampah Budi Wistan, Hartono Kepala Perwakilan Daerah Desa Firdaus, Andi Cokro SH Kepala Perwakilan Daerah Kampung Pon dan Liau Tjun Seng Kepala Perwakilan Daerah Sei Bamban.

Sedangkan bantuan yang dusalurkan untuk perwakilan Angsapura Ujung Rambung berjumlah 45 paket sembako. Bantuan sembako secara simbolis diserahkan kepada Kepala Perwakilan Angsapura Ujung Rambung, Sim Kiam Seng yang dipusatkan di Vihara Chit Sien Nio Nio/Yayasan Tujuh Dewi Langit.

Selain Ketum Angsapura Fuad Halimoen, sejumlah pengurus dan anggota turut membantu penyaluran bantuan sembako, yakni, Plt Ketua Membidangi Organisasi & Humas Lim Hok Lai ST, Ketua Membidangi Sosial dr Sudimin Sumarto, Ketua Membidangi TDS Djono Ngatimin SH CPS, Ketua Membidangi Kesehatan dr Lolianto, Ketua Membidangi Olahraga & Pemuda Willy Pranata SE, Sekretaris Umum Albert SH MKn, Kabid BPA Tanda Selamat ST MKom, Wakabid Organisasi Muliadi SE, Wakabid II BPA Handy Halim, Wakabid TPA Andres Kennedi, Wakabid III Pemeriksaan & Keuangan Sabaruddin Sjarifuddin, Wakabid IV Pemeriksaan & Keuangan Suyarta Cokro Ng SE.

Ketum Angsapura Fuad Halimoen di sela penyaluran bantuan, Sabtu (31/01/2026) menjelaskan, Yayasan Sosial Angsapura Medan kembali melakukan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako Imlek bagi warga masyarakat Tionghoa yang akan merayakan Tahun Baru Imlek. Penyaluran bantuan sembako Imlek merupakan program setiap tahun Angsapura dalam menyambut dan memeriahkan hari besar keagamaan.

“Yayasan Sosial Angsapura Medan sebagai perpanjangan tangan dari para donatur, ingin terus konsisten membantu warga masyarakat dalam menyambut dan merayakan Tahun Baru Imlek bersama keluarga. Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh warga yang menerima. Selamat Tahun Baru Ilmlek 2577,” ujar Fuad Halimoen.

Sementara, Kepala Perwakilan Angsapura Sei Rampah Budi Wistan dalam kesempatan itu mengapresiasi jajaran Pengurus Yayasan Sosial Angsapura Medan di bawah kepemimpinan Fuad Halimoen yang telah menyalurkan bantuan sembako Imlek bagi warga Sei Rampah dan sekitarnya yang akan menyambut dan merayakan Tahun Baru Imlek.

“Sudah 20 tahun saya menjadi Pengurus Perwakilan Angsapura di Sei Rampah dan sekitarnya, namun baru kali ini Angsapura Medan di bawah kepemimpinan Fuad Halimoen memilih perwakilan Sei Rampah untuk penyaluran bantuan. Ini momen yang sangat dinanti-nanti masyarakat di Sei Rampah dan sekitarnya. Semoga Angsapura terus berkomitmen dalam kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan lebih banyak lagi dan diharapkan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga yang menerimanya,” harap Budi Wistan.

Senada juga dikemukakan Kepala Perwakilan Angsapura Pantai Cermin dan Ujung Rambung Sim Kiam Seng, menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap jajaran pengurus dan anggota Yayasan Sosial Angsapura Medan yang telah menyalurkan bantuan sembako Imlek di wilayah Pantai Cermin dan Ujung Rambung. “Semoga momen kebersamaan dan saling berbagi seperti ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di masa yang akan datang,” tutup Sim Kiam Seng. (ila)