Home Blog Page 583

Pj Wali Kota Dukung Pelaksanaan Musda DPD KNPI Kota Tebingtinggi

TERIMA: Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaquen Hasrimi menerima kunjungan pengurus KPNI Kota Tebingtinggi Yusuf Liandar Ginting di rumah Dinas Wali Kota.(SOPIAN/SUMUT POS)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO- Pj Wali Kota Tebingtinggi Moettaqien Hasrimi menerima dan menyambut baik audiensi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tebingtinggi di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (5/7).

Maksud audiensi disampaikan Ketua KNPI Kota Tebingtinggi Yusuf Liandar Ginting SH adalah untuk menyampaikan undangan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XIV Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kota Tebingtinggi yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juli 2024 di Gedung Hj Sawiyah, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

Menanggapi undangan tersebut, Pj Wali Kota Moetaqqien Hasrimi mengatakan akan mengupayakan untuk turut hadir dalam acara tersebut.

“Saya akan upayakan hadir, sebab pada hari itu kita juga melaksanakan kegiatan gotong royong di semua kecamatan. Walaupun begitu saya upayakan hadir,” ujar Moettaqien.

Sebelumnya, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tebingtinggi, Yusuf Liandar Ginting berharap agar Pj Wali Kota Tebingtinggi dapat hadir pada pelaksanaan musda tersebut, yang akan dihadiri langsung oleh Ketua KNPI Sumut dan diikuti kurang lebih 20 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

“Besar harapan kami Pak Wali dapat hadir, dimohon bapak dapat meluangkan waktunya. Karena kehadiran bapak menjadi eksistensi dan kebanggaan bagi kami,” ujarnya. (ian)

Kapolres Batubara Sertijabkan Kabag Log, Kabag SDM, Kasat Reskrim, dan 2 Kapolsek

SERTIJAB: Kapolres Batubara AKBP Taufik Hidayat Thayeb, SIk saat memimpin Sertijab kepada Pejabat Polres Batubara, Sabtu(6/7) di halaman Mako Polres Batubara. (Liberti H Haloho)

BATUBARA,SUMUTPOS.CO – Serah Terima Jabatan (Sertijab) pergeseran jabatan Pejabat Polres Batubara dipimpin langsung Kapolres Batubara AKBP Taufik Hidayat Thayeb, Sabtu(6/7/2024) pagi.

Prosesi Sertijab tersebut diawali dengan pembacaan Keputusan Kapolda Tentang mutasi jabatan dilingkungan Polda Sumut.

Selanjutnya, penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan didampingi rohaniawan, penandatanganan berita acara sertijab dan pengambilan sumpah serta fakta integritas.

Sementara itu pejabat yang melaksanakan serah terima di antaranya, Kabag SDM Kompol Elfida M Lumban Raja, SE. digantikan Kompol Dahrun Harahap yang sebelumnya menjabat Kabag SDM Polres Padang Lawas, Sedangkan Kabag Log Kompol Rudi Siregar digantikan dengan AKP Zulham yang sebelumnya menjabat Kapolsek Dolok masihol Polres Deli Serdang

Kemudian jabatan Kasat Reskrim AKP Irfan Mochammad Nur Alireza, S.i.k digantikan AKP Dr. Enand Hatorangan Daulay, SH.,MH yang sebelumnya menjabat Ps Kanit 2 Subdit 2 Ditrekrim Polda Sumut. Lalu, Kasat Lantas AKP HW Siahaan, SH digantikan IPTU Andi Krismanto Barus, SH yang sebelumnya menjabat Pamin 2 Si STNK Subditregident Ditlantas Polda Sumut

Kapolsek lndrapura AKP Jonny Damanik SH, MH digantikan AKP Reynold Silalahi, SH yang sebelumnya menjabat Kasat Narkoba Polres Tanjungbalai, Sedangkan Kapolsek Labuhan Ruku AKP Riswanto,SH, digantikan AKP Cecep Suhendra, yang sebelumya menjabat Kasiwas Polres Asahan.

Kapolres Batubara AKBP Taufiq Hidayat Thayeb mengatakan, sertijab yang dilakukan diperlukan organisasi dalam rangka penyegaran dan juga untuk meningkatkan terkait sumberdaya dari personel.

“Salah satunya personel memiliki penambahan pengetahuan dan pengalaman, sehingga nantinya bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat”, ujar Kapolres.

Taufiq juga meminta untuk pejabat yang baru untuk segera melaksanakan tugas dan segera menyesuaikan

“Terkait dengan pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2024, yang beberapa saat lagi akan berlangsung di wilayah Polres Batubara, segera mungkin melakukan kerja sama dengan stakeholder terkait dan juga dari Internal dalam rangka membina Kamtibmas, sehingga pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman dan tertib sebagai mana pelaksanaan Pileg dan Pilpres terdahulu,”pintanya.

Pada kesempatan itu, Kapolres Batubara juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batubara yang sudah bersama sama ikut menjaga kondisi Wilayah Batubara tetap aman dan kondusif.(mag-3/han)

Setelah Kasus Hasyim, KPU Perlu Berbenah

Titi Anggraini, anggota KMPKP.
Titi Anggraini, anggota KMPKP.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Koalisi Masyarakat Peduli Keterwakilan Perempuan (KMPKP) mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) berbenah. Pascakasus asusila yang menjerat Hasyim Asy’ari, KPU perlu segera mengatur pedoman penanganan kekerasan berbasis gender.

Hal tersebut disampaikan anggota KMPKP Titi Anggraini di Jakarta kemarin (5/7). Titi menyatakan, pedoman tersebut penting bagi KPU menghadapi rangkaian Pilkada 2024 agar kasus asusila yang membelit mantan ketua KPU itu tak terulang lagi.

’’Keterlibatan Bawaslu sebagai pengawas pemilun

juga perlu diperkuat untuk dapat merambah ranah-ranah yang berpotensi memicu kekerasan terhadap perempuan,’’ terang Titi.

Dosen Pemilu Fakultas Hukum Universitas Indonesia itu mengatakan, kepemimpinan kolektif kolegial penyelenggara pemilu seharusnya menjadi basis kontrol antar sesama kolega. Tujuannya mencegah kolega melakukan pelanggaran etika atau perbuatan menyimpang lain.

Dalam kasus Hasyim, sangat mungkin ekosistem kerja kolektif kolegial dan kontrol antaranggota KPU tidak berjalan. Hal itulah yang akhirnya membuat pelanggaran etika terbiarkan dan leluasa terjadi.

Selanjutnya, KMPKP meminta Presiden Joko Widodo untuk mempercepat proses pergantian antarwaktu (PAW) Hasyim dan konsisten melantik calon urutan berikutnya sebagai anggota KPU.

Terpisah, Komisioner KPU August Mellaz mengatakan, PAW KPU menjadi kewenangan Komisi II DPR RI. Menurut dia, PAW itu akan disesuaikan dengan urutan hasil seleksi yang sebelumnya dilakukan di komisi II. (lum/c6/bay/jpg)

Berbagi dan Tingkatkan Keterampilan di DCE Summit 2024, Telkomsel Hadirkan UKM Unggulan se-Indonesia,

Dalam komitmen memperkuat potensi ekonomi digital dengan implementasi ESG, Telkomsel menutup Program SME Impact Accelerator Digital Creative Entrepreneurs (DCE) ketiga dengan acara 'DCE Summit 2024: Accelerating SME Growth Thru Digital Skills' di Bandung (4/7).

BANDUNG, SUMUTPOS.CO – Dalam komitmen meningkatkan potensi ekonomi digital Indonesia melalui kapabilitas digital UKM, Telkomsel menggelar DCE Summit 2024 dengan tema ‘Accelerating SME Growth Thru Digital Skills’ di Bandung (4/7).

Sebagai puncak dari Program Digital Creative Entrepreneurs (DCE) ketiga yang digelar sejak Desember 2023, DCE Summit 2024 menghadirkan sejumlah UKM unggulan dari kalangan pelaku usaha dan pemilik jenama lokal se-Indonesia untuk berbagi pengalaman tentang program akselerasi UKM dan pemanfaatan digital bersama alumni, ahli, dan mentor di bidang UKM.

Saki H. BramonoVP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, mengatakan, “DCE Summit 2024 fokus memberikan solusi untuk meningkatkan kapabilitas, kompetensi, dan kreativitas para pelaku usaha serta pemilik jenama lokal se-Indonesia.

Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Telkomsel dalam menciptakan dampak sosial melalui praktik bisnis berkelanjutan yang mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui Program DCE secara keseluruhan, Telkomsel berbagi pengetahuan dan keterampilan digital sesuai kebutuhan UKM untuk meningkatkan daya saing dan mengoptimalkan potensi bisnis dengan pemanfaatan teknologi digital.”

Adapun sejak Desember 2023 di Program DCE tahun ketiga, total sebanyak 2.102 UKM melakukan pendaftaran, 300 UKM terpilih berpartisipasi dalam sesi Onboarding ke ekosistem pengembangan UKM digital Telkomsel, dan 32 peserta mengikuti sesi Pitching Tracks di sejumlah kategori.

Selanjutnya, 12 UKM unggulan di kategori F&B (Quinn Kitchenz, Rendang Sulaiman, Oh My Gethuk), Fashion (Doyle, Upject, Indri Boutique), Craft (Rajoet Gawenan, Saadi Ganoor, D’Arum), dan Personal Care (Adeos Odor, Empiris Herbal, Nasho), terpilih untuk mengikuti sesi Academy dan Mentoring secara online sejak bulan Mei 2024.

Pada 2-3 Juli 2024 di Bandung, keduabelas peserta berkumpul secara offline menjalani agenda Bootcamp bersama para ahli di bidang UKM, Live Shopping untuk memperluas awareness produk dan jenama peserta, dan Final Pitch memperebutkan gelar UKM terbaik DCE 3.0.

Pada akhir tahap Final Pitch di DCE Summit 2024, UKM dengan produk kuliner tradisional Gethuk yang berbahan dasar singkong dari Malang, Jawa Timur, yakni Oh My Gethuk, dinilai telah mengalami perkembangan dan pencapaian paling signifikan sepanjang periode program. Menampilkan presentasi terbaiknya di Final Pitch, Oh My Gethuk yang didirikan oleh Diva Velda berhak mendapatkan gelar Best of The Best of 3rd DCE.

“Selamat atas terpilihnya Oh My Gethuk sebagai UKM terbaik di DCE tahun ketiga. Semoga jenama dan bisnis digital yang telah bertumbuh bersama DCE dan rekan-rekan peserta lainnya dapat terus serentak berkembang berikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.

Ke depan, Telkomsel melalui program SME impact accelerator DCE akan terus hadir mendorong perkembangan UKM dan konsisten berupaya menghadirkan bantuan dan pendampingan yang sesuai kebutuhan, seperti melalui rangkaian program pelatihan, pendanaan, hingga akses ke pasar, supplier, dan ekosistem digital Telkomsel.” tutup Saki.

Sejak peluncurannya pada 2021, Program DCE telah mendukung lebih dari 2.500 UKM lokal dan mencetak hingga 350 UKM unggulan. Sebagai SME impact accelerator dari Telkomsel, Program DCE dirancang untuk meningkatkan kapabilitas digital UKM, mendorong inovasi, dan memperkuat daya saing mereka sebagai salah satu roda penggerak utama kemajuan ekonomi nasional.

Informasi selengkapnya tentang Program DCE dapat diakses melalui laman dce.co.id dan media sosial @dce_id.(rel)

Temukan Kejanggalan Tender Proyek Cisem di Kementerian ESDM, CERI Bakal Lapor ke KPPU

Gedung Kementerian ESDM (esdm.go.id)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) menemukan kejanggalan pada proses tender proyek Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap 2 (Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur) Multi Years Contract di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pagu anggaran proyek tersebut sebesar Rp 2,98 Triliun lebih.

“Ini termasuk proyek strategis nasional. Sepengetahuan kami dikawal oleh Direktur PPS Jamitel Kejagung, tetapi kok terkesan ada atur-mengatur ya? Lagi pula, meskipun sekarang proyek Pembangunan Pipa Cisem Tahap 1 dan Tahap 2 menggunakan APBN, harusnya ditenderkan di BPH Migas bukan di Ditjen Migas Kementerian ESDM,” ungkap Sekretaris Eksekutif CERI, Hengki Seprihadi, dalam rilis yang diterima Sumut Pos, Jumat (5/7).

Lanjut Hengki, setelah melihat pengumuman pra kualifikasi di website Kementerian ESDM, timbul kecurigaan bagaimana bisa konsorsium PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero Tbk dengan PT Nindya Karya (NK) tidak memasukkan gambar rancangan dalam dokumen teknis sehingga konsorsium PP dengan NK nilai teknisnya jatuh. Direksi PP dan NK harus memberikan hukuman keras kepada tim EPC PP dan NK, agar publik tidak berprasangka buruk.

Pada laman website tersebut, dinyatakan bahwa; “KSO PT PP (Persero) Tbk – PT Nindya Karya tidak lulus evaluasi teknis dengan uraian Nilai Teknis: 72,80 tidak memenuhi ambang batas nilai teknis karena Dokumen Proposal Rancangan hanya judulnya saja dan tidak ada isinya (kapasitasnya 0 kb) Nilai Unsur Proposal Rancangan: 0.”

“Bisa jadi sejak awal diatur batas nilai teknis dibuat tinggi agar hanya konsorsium PT Timas Supelindo dan PT Pratiwi Putri Sulung yang lolos untuk buka harga. Bisa jadi nanti harganya mendekati owner estimate (OE) ini kecurigaan kami loh,” ungkap Hengki.

Untuk itu, kata Hengki, CERI mendesak proses tender diulang. “Kami sarankan agar proses tender ini diulang agar terjadi kompetisi yang sehat dan menguntungkan negara,” ungkap Hengki.

Hengki mengatakan, pihaknya segera akan membuat laporan ke KPPU. “Karena kami mencurigai ada kesan atur-mengatur di sini,” ungkap Hengki.

Apalagi, lanjut Hengki, hasil evaluasi administrasi dan teknis diumumkan tanggal 30 Juni 2024. “Eh, cepat banget hasilnya tanggal 3 Juli 2024 sudah keluar, ada apa ini?,” ungkap Hengki.

Sementara itu, masih menurut penelusuran CERI, tender proyek Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap I (Ruas Semarang-Batang) senilai Rp 1,2 Triliun lebih dengan APBN tahun 2022 dan 2023, dimenangkan oleh PT PP (Persero) Tbk.

Pada proses lelang yang ditayangkan di situs eproc Kementerian ESDM itu, PT PP (Persero) Tbk berada pada urutan ketiga pada hasil evaluasi. Sementara PT Timas Suplindo berada pada posisi kedua.

“Kalau melihat proses lelang proyek Tahap I itu, makin muncul kecurigaan ada apa sebenarnya? Lagi pula, apakah masuk akal petugas perusahaan sekelas PT PP (Persero) Tbk tidak pandai mengupload file? Sedangkan anak SD saja sekarang sudah pandai mengupload file untuk mengurus penerimaan peserta didik baru,” ungkap Hengki.

Hengki juga mengatakan, jika memang tidak ada permainan atur-mengatur dalam tender proyek Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang Tahap 2 (Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur) Multi Years Contract, maka semestinya Direksi PT PP Persero Tbk mesti dievaluasi karena gagal memenangkan tender hanya gara-gara tidak pandai mengupload file.

Sementara itu, menyangkut PT Timas Supilindo, menurut penelusuran CERI, pada tahun 2015 perusahaan ini ternyata pernah masuk radar KPK terkait aktifitasnya di Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah SKK Migas.

Sebagaimana dilansir beberapa media edisi 5 Juni 2015, Nama Ketua Fraksi Partai Demo­krat EBY muncul dalam persidangan atas mantan Ketua Komisi VII SB di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/6). EBY disebut pernah berusaha me­mengaruhi hasil tender proyek di SKK Migas.

“Ada yang mau saya lu­rus­kan, cerita tentang Pak H (komisaris PT Timas Su­plindo, HA, red) yang perusahaannya menang, mau dikalahkan. Itu ada kerugian Rp 4 triliun,” kata S membuka ceritanya di depan majelis hakim. (rel/dek)

Berkat SPLU PLN, Aktivitas Bongkar Muat Hasil Laut Lebih Efisien

Petugas bersama Srikandi PLN UP3 Sibolga sedang berbincang dengan Hutagalung (kanan) salah satu pemilik kapal ikan yang sedang menggunakan SPLU saat bersandar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Rabu (3/7).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menghadirkan 4 unit Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) untuk mendukung nelayan mempercepat proses bongkar muat hasil laut kapal nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Rabu (3/7/2024).

Hutagalung, salah satu pemilik kapal nelayan, menceritakan, sebelum adanya SPLU, dalam proses bongkar muat ikan biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Menurutnya, selama proses tersebut membutuhkan daya listrik untuk penerangan.

“Setelah menggunakan SPLU, kami tidak perlu menyalakan mesin untuk penerangan kapal selama proses bongkar muat ikan. Sehingga dapat menekan biaya operasional untuk membeli bahan bakar,” ungkap Hutagalung.

Setelah merasakan manfaat hadirnya SPLU, ia berharap keberadaan SPLU dapat di manfaatkan oleh pemilik kapal lain saat bersandar untuk membongkar muatan hasil laut di dermaga. Penggunaan SPLU terbukti dapat menurunkan biaya operasional hingga 70 persen.

Secara geografis Kabupaten Tapanuli Tengah terletak di pesisir Pantai Barat Pulau Sumatera dengan panjang garis pantai 200 km yang kaya akan potensi kelautan dan perikanan. Sebagian besar penduduk di Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki mata pencarian sebagi nelayan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara Saleh Siswanto mengatakan, SPLU dapat menunjang sektor perikanan dan kelautan di Kabupaten Tapanuli Tengah. Sehingga aktivitas bongkar muat hasil laut di dermaga dapat berjalan lebih efisien.

“SPLU merupakan inovasi PLN dalam mendukung Electrifying Marine yang merupakan wujud dari transformasi PLN pilar “Customer Focused” guna meningkatkan pelayanan listrik yang lebih mudah, terjangkau dan andal untuk nelayan,” ucap Saleh.

Selain memudahkan nelayan, SPLU di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) adalah bagian dari usaha PLN untuk mendorong transisi energi bersih dan mengurangi emisi karbon.

“Hadirnya SPLU dapat mendukung efisiensi biaya operasional untuk kapal-kapal yang bersandar. Baik kapal ikan, kapal pariwisata, dan lain-lain sehingga dapat berimplikasi pada peningkatan roda ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Saleh.

PLN akan terus mendorong program Electrifying Marine dengan mengganti kebutuhan listrik kapal yang selama ini harus menyalakan mesin. Kini kapal-kapal yang berlabuh atau bersandar dapat menggunakan listrik PLN untuk memudahkan para nelayan dalam beraktivitas. (ila)

Pj Bupati Langkat Sambut Kunker DPRD Sumut

BERSAMA: Pj Bupati Langkat foto bersama dengan Komisi E DPRD Sumut.(Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, SUMUTPOS.CO – Penjabat Bupati Langkat, H M Faisal Hasrimy menyambut kedatangan Komisi E DPRD Sumut di ruang pola, Stabat, Kamis (4/7/2024). Kedatangan Komisi E DPRD Sumut bersama dinas kesehatan dan BPJS Kesehatan wilayah Aceh-Sumut dalam rangka kunjungan kerja percepatan program universal health coverage (UHC).

Pj Bupati Langkat yang akrab disapa Hasrimy ini mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan. “Kami merasa berbahagia, berbangga hati, dan mengapresiasi atas perhatian dari Bapak DPRD Provinsi Sumatera Utara yang sudah menginisiasi kunjungan kerja ke Kabupaten Langkat,” ujarnya.

“Terkait dengan hal yang mendasar kunjungan kerja ini tentunya kami sangat menyambut baik untuk segala upaya yang dilakukan DPRD Provinsi Sumatera Utara, dalam hal ini dari komisi E yang telah berkenan mengunjungi kami dan memberi perhatian penuh dalam percepatan Program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Langkat,” sambungnya.

Program UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif kuratif dan rehabilitatif serta bermutu, dengan biaya terjangkau di Kabupaten Langkat.

“Besar harapan kami ini tidak hanya berhenti di tahun 2024 saja, tapi tetap berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya. Pada akhirnya, akan berimbas bagi peningkatan kesehatan masyarakat, menjadikan Langkat yang lebih maju dan sejahtera,” serunya.

Sementara, Ketua Komisi E DPRD Sumut, Edi Surahman Sinuraya menyampaikan, kunker ini dalam rangka melihat percepatan program UHC di Kabupaten Langkat.

“Kita ingin cakupan kesehatan di Kabupaten Langkat dengan UHC meningkat,” katanya. (ted/han)