26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 60

Sepanjang 2025, Warga Dairi Nikmati Beragam Program PT DPM

PERBAIKI JALAN: PT DPM bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat melakukan perbaikan jalan utama desa di sekitar wilayah tambang.
PERBAIKI JALAN: PT DPM bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat melakukan perbaikan jalan utama desa di sekitar wilayah tambang.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan berbagai Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) serta kegiatan sosial sepanjang tahun 2025.

Program PPM tersebut merupakan bentuk kontribusi perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional, dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga infrastruktur. Upaya ini sejalan dengan komitmen PT DPM untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat lokal.

Chief Legal and External Relations Officer PT Dairi Prima Mineral Radianto Arifin, menyampaikan bahwa perusahaan berupaya menghadirkan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

“PT DPM berkomitmen untuk terus hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat. Melalui program-program yang dijalankan secara berkelanjutan, kami berharap manfaatnya dapat dirasakan langsung serta mendukung peningkatan kapasitas dan pemenuhan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional,” ujar Radianto, Jumat (30/1).

Di bidang pendidikan, PT DPM memperkuat akses dan kualitas pembelajaran melalui sejumlah program unggulan. Salah satunya adalah program beasiswa luar negeri yang telah mengantarkan 12 putra-putri terbaik Kabupaten Dairi untuk menempuh pendidikan di Guangdong Polytechnic of Industry and Commerce (GDPIC), Tiongkok. Pada tahun 2026, sebanyak enam putra daerah kembali dinyatakan lulus seleksi dan saat ini tengah memasuki tahap persiapan keberangkatan.
Selain pendidikan formal, perusahaan juga mendorong peningkatan literasi anak melalui pengembangan Taman Baca Sekolah, sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan memperluas kesempatan belajar sejak usia dini.

Aspek kesehatan masyarakat turut menjadi perhatian utama PT DPM. Sepanjang 2025, perusahaan melaksanakan program bantuan kesehatan di enam desa dan kelurahan di Kecamatan Silima Pungga-Pungga. Bantuan tersebut meliputi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan lansia, serta pemeriksaan kesehatan yang menjangkau sekitar 1.200 penerima manfaat di wilayah lingkar tambang.

Dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat, PT DPM juga menjalankan program pengembangan sektor pertanian yang menyasar lebih dari 120 petani dari enam desa di Kecamatan Silima Pungga-Pungga. Program ini meliputi pelatihan budidaya tanaman kakao, durian, dan kopi, serta pemberian bantuan bibit kepada para peserta.

Tak hanya itu, PT DPM turut mendukung program Pemerintah Kabupaten Dairi dengan menyalurkan 10.000 bibit pohon kemiri. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian daerah.

Di sektor infrastruktur, perusahaan bekerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat melakukan perbaikan jalan utama desa di sekitar wilayah tambang, renovasi posyandu, serta perbaikan lampu penerangan jalan guna menunjang aktivitas dan keselamatan warga.
Melalui rangkaian program PPM tersebut, PT DPM menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas hidup, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Tidak hanya berfokus pada wilayah lingkar tambang, PT DPM juga hadir membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra Utara dan Aceh. Perusahaan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar seperti perlengkapan kebersihan, pakaian, perlengkapan bayi, obat-obatan, serta bantuan tunai sebesar Rp100 juta untuk mendukung proses pemulihan pascabencana.

Sebagai informasi, PT Dairi Prima Mineral merupakan perusahaan tambang seng dan timah hitam yang berlokasi di Sopokomil, Desa Longkotan, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi. Perusahaan ini mengusung visi untuk membangun kegiatan pertambangan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan. (rud/ila)

Gudang di Jalan Medan–Binjai Dibangun Tanpa Plang PBG

TANPA PBG: Pembangunan gudang di Binjai diduga tak mengantongi PBG.
TANPA PBG: Pembangunan gudang di Binjai diduga tak mengantongi PBG.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pembangunan sebuah gudang di Jalan Medan–Binjai menuai sorotan dan perhatian masyarakat. Pasalnya, bangunan yang progres pembangunannya telah mencapai sekitar 75 persen itu diduga dibangun tanpa mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Pantauan di lapangan, tidak terlihat adanya plang PBG di lokasi pembangunan gudang yang berdiri persis di samping sebuah pabrik springbed tersebut. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa pembangunan dilakukan tanpa izin resmi, yang berpotensi merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota Binjai.

Sebagaimana diketahui, pengurusan PBG merupakan kewajiban setiap pemilik bangunan dan dikenakan retribusi yang menjadi pemasukan bagi kas daerah. Jika benar pembangunan gudang ini tidak mengantongi izin, maka Pemko Binjai berpotensi kehilangan pendapatan dari sektor tersebut.

Meski terlihat terkunci dari luar, aktivitas pembangunan masih berlangsung. Sejumlah pekerja tampak berada di dalam gudang dan terus melakukan pengerjaan bangunan.

Warga sekitar mengaku tidak mengetahui peruntukan bangunan tersebut. Mereka juga menyebut tidak pernah dimintai persetujuan atau tanda tangan sebagai bagian dari proses perizinan pembangunan.

“Kami tidak tahu bangunan ini mau dijadikan apa. Sampai sekarang juga tidak ada pihak pabrik atau pemerintah yang meminta tanda tangan kami terkait izin pembangunan gudang ini,” ujar salah seorang warga setempat.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Binjai, Irsan Firdaus, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti informasi tersebut dengan menanyakan ke bidang terkait. “Saya tanyakan dulu ke kepala bidang,” singkatnya.

Selain dugaan tidak mengantongi PBG, pembangunan gudang tersebut juga disinyalir belum memiliki dokumen lingkungan berupa Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL). Jika dugaan ini terbukti, maka pembangunan tersebut berpotensi melanggar ketentuan perizinan dan lingkungan hidup yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola bangunan terkait legalitas pembangunan gudang tersebut. (ted/ila)

dr Ade Taufiq Ikuti dan Support Hash PKS se-Dapil 4 Kota Medan

PANCUR BATU, SumutPos.co– Kader PKS se-daerah pemilihan (Dapil 4) Kota Medan kembali menggelar kegiatan hash, olahraga lintas alam. Kegiatan yang turut dihadiri Ketua DPD PKS Kota Medan Anton Simarmata ini dilaksanakan di kawasan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Minggu (1/2/2026) pagi.

Sekitar 300 peserta yang terdiri dari kader dan simpatisan PKS terlihat begitu antusias mengikuti kegiatan ini. Banyaknya jumlah peserta yang berpartisipasi, menjadikan kegiatan hash kali ini menjadi yang terbesar se-dapil 4 Kota Medan.

Hash merupakan olahraga rekreasi lintas alam yang memadukan lari dan jalan santai dengan mengikuti jejak yang telah ditentukan, menggunakan penanda seperti kertas, kapur, atau tepung. Rute hash melewati perbukitan, hutan, hingga kawasan pedesaan, sehingga tidak hanya menyehatkan fisik dan mental, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menumbuhkan kecintaan terhadap alam.

Kegiatan ini dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya, sebagai bentuk komitmen PKS dalam menghadirkan kegiatan positif dan inklusif bagi kader serta masyarakat. Turut hadir dan memberikan dukungan penuh dalam kegiatan ini Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PKS dr Ade Taufiq SpOG, yang juga menjadi salah satu fasilitator utama kegiatan.

Ketua Panitia, Alan Bangun Siregar, yang juga Ketua DPC PKS Medan Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut. “Saya dan seluruh panitia mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, khususnya kepada Bang Dewan dr Ade Taufiq yang selalu mendukung kegiatan kepemudaan yang kreatif, inspiratif, dan sejalan dengan semangat K2P2,” ujarnya.

Kegiatan Hash PKS ini juga dihadiri jajaran pimpinan dan struktur PKS Kota Medan, di antaranya Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kota Medan Wahyudi SS, Sekretaris Dewan Etik Daerah (DED) PKS Kota Medan Robin Ginting MPd, serta para anggota legislatif PKS seperti Doli Indra Rangkuti, SE (Aleg Dapil 3).

Hadir pula jajaran pengurus DPC PKS se-Dapil 4, Kusminto Ketua DPC PKS Medan Amplas, Mhd Nasir Sekretaris DPC PKS Medan Amplas, Rahmad Dani Ketua DPC PKS Medan Area, Rita Ramadhani Sekretaris DPC PKS Medan Area, Alan Bangun Siregar Ketua DPC PKS Medan Kota, Akhirul Febri Siagian Sekretaris DPC PKS Medan Kota, Ipat Ali Pian Ketua DPC PKS Medan Denai, dr Fikri Sekretaris DPC PKS Medan Denai, serta PKSM Dapil 4 Azhar Lentera, yang turut menggerakkan dan memotivasi kader serta simpatisan muda.

Ketua DPD PKS Kota Medan, Anton Simarmata menegaskan, kegiatan hash bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana konsolidasi organisasi, penguatan kebersamaan, serta pembinaan fisik dan mental kader. “Kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kesehatan, semangat kebersamaan, dan militansi kader. PKS harus selalu siap bergerak, solid, dan hadir melayani masyarakat,” tegasnya.

Dengan antusiasme ratusan peserta, kegiatan Hash PKS se-Dapil 4 Kota Medan ini menjadi bukti kuat soliditas dan semangat kebersamaan kader PKS Kota Medan dalam menyongsong agenda-agenda dakwah dan pelayanan masyarakat ke depan. (adz)

Resmi Buka Turnamen Futsal ISLAH Cup 2026, M Nuh: Muslim Wajib Sehat dan Kuat

Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh MSP (tengah) bersama panitia dan peserta turnamen Futsal ISLAH Cup 2026 usai pembukaan di Lapangan Futsal Kebangsaan Sport Center, Jalan Menteng Nomor 175 A Medan, Minggu (1/2/2026).
Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh MSP (tengah) bersama panitia dan peserta turnamen Futsal ISLAH Cup 2026 usai pembukaan di Lapangan Futsal Kebangsaan Sport Center, Jalan Menteng Nomor 175 A Medan, Minggu (1/2/2026).

MEDAN, SumutPos.co- Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh, MSP mengapresiasi turnamen Futsal ISLAH Cup 2026 yang diinisiasi Ikatan Silaturahim Hafizh Hafizah (ISLAH) Sumatera Utara, bekerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Amanah Bangsa. Karena, dengan digelarnya turnamen Futsal ini, membuktikan kalau para penghafal Al-Quran juga tetap peduli dengan kesehatan jasmaninya.

“Selama ini ada kesan di masyarakat, orang baik, shalih, apalagi hafizh (penghafal Al-Quran) tidak memperhatikan kesehatan dan kekuatan fisiknya. Padahal tidak demikian,” kata M Nuh ketika membuka turnamen Futsal ISLAH Cup 2026 di lapangan Futsal Kebangsaan Sport Center, Jalan Menteng Nomor 175 A Medan, Minggu (1/2/2026).

Nuh mengungkapkan, ada seorang ulama dan pendakwah di dunia Islam menyebutkan, kriteria orang shalih itu, di antaranya adalah Qawiyul Jismi (fisik yang kuat).

Bahkan, terang Nuh, teladan kaum Muslimin yang dimasukkan sebagai tokoh nomor satu paling berpengaruh dari 100 tokoh yang sangat berpengaruh di dunia (Dalam Buku Michael H.Hart), Nabi Muhammad Saw mempunyai fisik yang sehat dan kuat. “Jadi sudah sepatutnya kita juga mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW,” ujar Nuh yang juga diamankan sebagai Dewan Pertimbangan MUI Sumatera Utara ini.

Nuh pun memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ISLAH Sumatera Utara yang telah menggagas turnamen futsal ini yakni Ustad H Mar’ie Muhammad, S.HI, M.Si selaku Ketua ISLAH Sumatera Utara, ketua Panitia ISLAH CUP 2026 yang juga Ketua ISLAH Deliserdang Ustadz Zulfahmi Hasibuan, S.PdI, MPd, para pimpinan ISLAH Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara , serta para peserta yang juga para pencinta Al-Qur’an.

Sedangkan Ustaz Zulfahmi selalu ketua panitia mejelaskan, tujuan dari diadakannya kegiatan ini, sebagai ajang silaturrahim antar pengurus ISLAH se-Sumatera Utara. “Adapun kegiatan ini memperebutkan Piala Anggota DPD RI KH Muhammad Nuh, MSP dan dikuti oleh peserta yang berasal dari Pengurus Daerah ISLAH, seperti Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagai, Asahan, dan Batubara,” pungkasnya. (adz)

Buka Festival Sholawat se-Kota Medan, Wali Kota Berharap Jadi Agenda Rutin untuk Perkuat Nilai-nilai Keislaman

MEDAN, SumutPos.co– Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka Festival Gebyar Salawat antar Masjid Perwakilan Kecamatan se-Kota Medan di Masjid Quatul Muslimin, Jalan HM Jhoni, Sabtu (31/1/2026) pagi. Festival Salawat yang memperebutkan Piala Bergilir Wali Kota Medan ini digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan SDM Dr Adlan SPd MM, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Gebyar Salawat ini. “Kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana mempererat ukhuwah antar masjid dan antar kecamatan di Kota Medan. Melalui lantunan salawat, kita diajak meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Wali Kota Medan juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak, mulai dari Dewan Masjid Indonesia (DMI), Badan Kemakmuran Masjid (BKM), unsur kecamatan dan kelurahan, hingga komunitas masyarakat yang terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pembangunan Kota Medan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga membutuhkan penguatan moral dan spiritual masyarakat. “Sinergi antara pemerintah, masjid, dan umat menjadi kunci dalam mewujudkan Medan yang religius, inklusif, dan harmonis,” ujarnya.

Tak lupa, Rico Waas juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba dan praktik judi online yang dinilai merusak sendi kehidupan keluarga dan sosial. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial.

“Festival Gebyar Salawat ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin Kota Medan dalam memperkuat nilai-nilai keislaman, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap masjid. Menjadi pusat pembinaan umat dan persatuan sosial. Hal ini sejalan dengan Visi menjadikan Medan Kota yang inklusif, bertuah,maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Drs H Rivai Nasution MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras menyukseskan Gebyar Festival Selawat ini.

“Festival Selawat yang digelar di halaman Masjid Quatul Muslimin ini, terlaksana berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Badan Kemakmuran Masjid (BKM), unsur akademisi, kecamatan, kelurahan, hingga dukungan sejumlah mitra dan sponsor,” ujarnya.

Rivai yang juga Ketua BKM Quatul Muslimin berharap, kegiatan ini tidak hanya seremoni, tetapi juga menjadi media syiar Islam, mengagungkan Rasulullah SAW, serta menjadi sarana mempererat silaturahmi antar jamaah dan masyarakat. “Selain syiar keagamaan, Festival Sholawat ini juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sosial, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan,” harapnya.

Ke depan, Rivai berharap, Festival Sholawat ini dapat dikembangkan secara lebih kreatif dan berkelanjutan, serta dijadikan agenda tahunan agar semakin dikenal dan diminati masyarakat luas. “Harapan kami, Festival Sholawat, dapat menjadi agenda rutin tahunan dan terus berkembang sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Kota Medan,” katanya.

Sementara itu, Perwakilan Bank CIMB Niaga Syariah Cabang Ring Road Syaufi Nasution menyatakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan syiar Islam dan pengembangan ekonomi syariah di tengah masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan sosial, termasuk pemberian santunan kepada anak yatim.

“Dalam kegiatan ini, kami turut mendukung pemberian santunan kepada 100 anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen kami terhadap nilai-nilai syariah,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan Festival Gebyar Sholawat se-Kota Medan ini sejalan dengan upaya mendorong literasi dan penguatan ekonomi syariah, khususnya di sektor perbankan syariah.

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat penting agar ekonomi syariah dapat terus berkembang dan memberi manfaat luas.
“Selain kegiatan keagamaan, Gebyar Festival Sholawat ini juga dirangkai dengan berbagai perlombaan yang akan berlangsung selama dua hari. Kami berharap, seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan menjadi sarana mempererat silaturahmi antar umat,” pungkasnya.

Gebyar Festival Sholawat se-Kota Medan ini turut dihadiri unsur Forkopimda di antaranya Kapolres Medan yang diwakili Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan SH, Kapolsek Medan Area yang diwakili Wakapolsek AKP Imanuel Sembiring, Danramil 04 Medan Kota yang diwakili Wadanramil Kapten Inf P Siregar, Camat Medan Kota, Camat Medan Area Sutan Fauzi Arief Lubis SSTP MSi. Kemudian MUI Kota Medan DR Ahmad Suhaimi MA, Manager CIMB Niaga Syariah Cabang Ring Road Syaufi Nasution, Lurah Pasar Merah Timur Karim Surbakti, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta peserta festival dari berbagai kecamatan. (adz)

Pemkab Langkat Lakukan Penertiban dan Pembenahan Pasar Pangkalanbrandan

PIMPIN: Bupati Langkat Syah Afandin saat memimpin rapat koordinasi terkait pembenahan dan penertiban Pasar Pangkalanbrandan.(Dokumen Diskominfo Langkat)
PIMPIN: Bupati Langkat Syah Afandin saat memimpin rapat koordinasi terkait pembenahan dan penertiban Pasar Pangkalanbrandan.(Dokumen Diskominfo Langkat)

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemkab Langkat menertibkan dan membenahi Pasar Pangkalanbrandan. Ini dilakukan agar tak mengganggu ketertiban lalu lintas maupun kenyamanan masyarakat.

Pasar Pangkalanbrandan berada di Kecamatan Babalan dan Sei Lepan. Namun, masih banyak pedagang yang berjualan di luar area pasar dan memanfaatkan bahu jalan.
Bupati Langkat Syah Afandin mengungkapkan, pihaknya akan melakukan relokasi terhadap para pedagang sesuai dengan wilayah dan jenis aktivitas usahanya. Untuk pedagang buah yang berada di Kecamatan Sei Lepan, sebanyak kurang lebih 50 pedagang akan direlokasi ke Terminal Brandan.

Sementara pedagang Pasar Pangkalanbrandan di Kecamatan Babalan yang berjumlah sekitar 111 pedagang, akan direlokasi kembali ke dalam area pasar lama, agar tidak lagi berjualan di pinggir jalan.

Guna mendukung langkah ini, Ondim, sapaan karib Syah Afandin, memerintahkan Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat untuk segera menerbitkan surat resmi terkait pembenahan dan penataan Pasar Pangkalanbrandan sebagai dasar pelaksanaan relokasi pedagang.

“Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Langkat saya perintahkan untuk melakukan pembersihan dan penataan lokasi relokasi menggunakan alat berat, dengan target penyelesaian paling lama empat hari,” tegas Ondim, Jumat (30/1).

Ondim juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan ini. Dia juga meminta kerja sama penuh dari camat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Dinas PUPR, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta seluruh instansi terkait agar penataan Pasar Pangkalanbrandan dapat segera terwujud secara tertib dan berkelanjutan.

“Penertiban dan relokasi ini dilakukan demi kepentingan bersama, agar aktivitas perdagangan berjalan lebih tertata, tidak mengganggu ketertiban umum, serta memberikan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat,” pungkasnya. (ted/saz)

Bulan Bhakti Gotong Royong di Tigapanah, Bupati Karo Tinjau Pasar

GOTONG ROYONG: Bupati Karo Antonius Ginting memimpin Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Tigapanah.(Istimewa)
GOTONG ROYONG: Bupati Karo Antonius Ginting memimpin Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat di Tigapanah.(Istimewa)

KARO, SUMUTPOS.CO – Polsek Tigapanah melaksanakan pengamanan dan pengawalan kegiatan Sambang Warga dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat yang dipimpin langsung Bupati Karo Antonius Ginting di Kecamatan Tigapanah, Jumat (30/1).

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan apel persiapan gotong royong di Pasar Sayur Mayur Tigapanah yang dipimpin Camat Tigapanah Bartolomeus Barus. Selanjutnya, rombongan Bupati Karo melakukan peninjauan langsung ke seputaran pasar untuk melihat kondisi drainase dan kebersihan lingkungan.

Rangkaian kegiatan kemudian dipusatkan di Jambur Arih Ersada Tigapanah. Pada kesempatan itu, Antonius memberikan arahan kepada peserta gotong royong yang dihadiri Wakil Bupati Karo, Sekda Kabupaten Karo, pimpinan OPD, Forkopimcam Tigapanah, serta para kepala desa se-Kecamatan Tigapanah.

Dalam kesempatan tersebut, Antonius menegaskan, semangat gotong royong merupakan fondasi utama dalam membangun desa yang bersih, sehat, dan berdaya saing.

Selain itu, dilakukan penyerahan KTP secara simbolis kepada perwakilan SMNI Tigapanah serta bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Kapolsek Tigapanah AKP Dedy Syahputra Ginting menegaskan, pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan.

“Polsek Tigapanah melaksanakan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Sambang Warga dan Bulan Bhakti Gotong Royong berjalan aman, tertib, dan kondusif,” tuturnya.

Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Hingga rombongan Bupati Karo meninggalkan lokasi, situasi terpantau aman dan terkendali, mencerminkan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat Tigapanah dalam menjaga ketertiban dan kebersamaan. (deo/saz)

Jawab Keresahan Publik, Lapas Binjai dan TNI-Polri Sisir Blok Hunian

MUSNAHKAN: Jajaran petugas Lapas Binjai memusnahkan barang terlarang usai razia gabungan.(Istimewa)
MUSNAHKAN: Jajaran petugas Lapas Binjai memusnahkan barang terlarang usai razia gabungan.(Istimewa)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Jajaran petugas Lapas Binjai bersama gabungan TNI-Polri melakukan penyisiran ke kamar atau blok hunian, Kamis (29/1) lalu. Langkah itu dilakukan tim gabungan dalam upaya menjawab keresahan publik terkait aktivitas terlarang yang terjadi di Lapas Binjai.

Selain itu, hal tersebut dalam rangka upaya mewujudkan Lapas Binjai yang bersih dari telepon genggam, pungutan liar, dan narkoba. Seluruh kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), area blok, dan titik rawan yang berpotensi disalahgunakan, tak luput dari razia tim gabungan.

Kegiatan dilakukan secara humanis namun tegas, dengan tetap mengedepankan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengamanan pemasyarakatan.

Kalapas Binjai Wawan Irawan menyatakan, razia ini merupakan implementasi nyata dari arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka menciptakan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bebas dari halinar.

“Razia yang dilaksanakan adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan Lapas Binjai benar-benar bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan pungutan liar. Tidak ada ruang bagi pelanggaran aturan di dalam lapas,” tegas Wawan, Jumat (30/1).

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Binjai Rudi Sembiring yang memimpin razia gabungan tersebut, mengatakan, sejumlah barang terlarang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian dilakukan penyitaan.

“Seluruh barang hasil razia langsung didata, diamankan, dan akan dimusnahkan dengan cara dibakar sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Wawan.

Sementara itu, penggeledahan dilakukan sebagai bentuk keterbukaan dan sinergi yang dibangun Lapas Binjai, dalam upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat jajaran pemasyarakatan dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba dan menjaga integritas lembaga,” pungkas Wawan. (ted/saz)