Home Blog Page 638

RPJMD Kota Medan 2025-2045, PKS Soroti Sejumlah Isu Strategis

PARIPURNA: rapat paripurna yang beragendakan penyampaian Laporan Panitia Khusus, pendapat fraksi-fraksi DPRD Kota Medan dan penandatanganan pengambilan keputusan DPRD Kota Medan sekaligus persetujuan bersama DPRD Kota Medan dengan Kepala Daerah atas Rancangan Peraturan Daerah Kota Medan tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Medan Tahun 2025-2045, di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/07/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyoroti sejumlah isu strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Medan Tahun 2025-2045. Diantaranya soal kualitas pembangunan manusia, penguatan ekonomi, peningkatan kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur, serta ancaman kerusakan lingkungan.

Ketua Fraksi PKS Syaiful Ramadhan menyampaikan hal tersebut dalam rapat paripurna yang beragendakan penyampaian Laporan Panitia Khusus, pendapat fraksi-fraksi DPRD Kota Medan dan penandatanganan pengambilan keputusan DPRD Kota Medan sekaligus persetujuan bersama DPRD Kota Medan dengan Kepala Daerah atas Rancangan Peraturan Daerah Kota Medan tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Medan Tahun 2025-2045, di Gedung DPRD Medan, Selasa (30/07/2024).

“Fraksi PKS menyoroti beberapa isu strategis terkait peningkatan kualitas pembangunan manusia, penguatan ekonomi, peningkatan kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur yang merata serta ancaman kerusakan lingkungan,” kata Syaiful.

Disampaikan Syaiful, Fraksi PKS juga berharap RPJPD Kota Medan 2025-2045 dapat benar-benar diimplementasikan dengan baik dan tepat sasaran.

“Terutama dalam hal mengurangi tingkat pengangguran terbuka dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia. Kami juga berharap pada RPJPD Kota Medan Tahun 2025-2045 adanya penekanan terhadap penyelesaian terkait permasalahan ekonomi, kemiskinan dan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syaiful juga menyampaikan bahwa keberadaan Rancangan Peraturan Daerah ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian dari Pemerintah Kota Medan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan terhadap penegakan aturan yang sesuai dengan peraturan diatasnya.

“Kami berharap Ranperda ini dapat menjadi percepatan terhadap pembangunan yang ada di Kota Medan, yang pada gilirannya diharapkan dapat memberikan dampak positif berupa peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kota Medan sesuai dengan visi dan misi Walikota Medan yang terpilih kedepannya, ” harapnya.

Politisi muda ini juga mengharapkan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Medan dapat selaras dengan para pemangku kepentingan sehingga RPJPD Kota Medan dapat terlaksana dengan baik, berkesinambungan dan komprehensif. Karena disusun melalui proses Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) yang berjenjang.

Dijelaskannya, dalam Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 pada pasal 263 ayat 2 mengatakan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) merupakan penjabaran dari visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah jangka panjang untuk 20 tahun yang disusun dengan berpedoman pada RPJPN dan RTRW.

Pembentukan rancangan Peraturan Daerah Kota Medan tentang RPJPD Kota Medan Tahun 2025-2045 dilakukan dalam rangka pelaksanaan ketentuan pasal 150 ayat 3 huruf e Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah yang menyatakan bahwa RPJP Daerah dan RPJM Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat 3 huruf a dan huruf b ditetapkan dengan Perda berpedoman pada Peraturan Pemerintah.

Hal ini juga sesuai dengan ketentuan pasal 18 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengatakan rancangan awal RPJPD harus disusun paling lambat satu tahun sebelum berakhirnya periode RPJPD sebelumnya.

“Fraksi PKS DPRD Kota Medan berharap RPJPD Kota Medan Tahun 2025-2045 dapat dilaksanakan secara terintegrasi, komprehensif, transparan, partisipatif dan akuntabel. Tentu hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2024, RPJPD harus sesuai dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku,” pungkasnya.
(map/han)

Sah! Rahmad Taufiq Pimpin IMM Sumut Hingga 2026

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Musyawarah Daerah (Musda) XX IMM Sumatera Utara, yang dilaksanakan sejak Minggu hingga Senin (28-29/7/2024), resmi berakhir dengan menghasilkan nakhoda untuk periode 2024-2026. Pada pemilihan pimpinan, panitia pemilihan menetapkan Rahmad Taufiq sebagai ketua umum secara aklamasi.

Setelah terpilih sebagai Ketua Umum DPD IMM Sumatera Utara, Rahmad Taufiq Mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh kader IMM yang telah memberikannya kepercayaan untuk memimpin IMM Sumatera Utara untuk periode 2024-2026.

Sementara, Ketua Karateker DPD IMM Sumatera Utara, Ihya Rizqi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan Musda XX serta berharap pada ketua umum dan formatur terpilih, agar menyelesaikan pekerjaan rumahnya.

“Banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sehingga harus dituntut kerjasama semua pihak khususnya antar Pimpinan DPD, cabang dan komisariat se Sumatera Utara. Sebab kompetisi telah selesai, maka waktunya saling rangkul, satukan visi dan misi. Tetaplah membumi, selalu berisik namun berisi,” pesan Ihya Rizqi dalam sambutannya.

Hadir dalam kesempatan, Ari Aprian Harahap selaku Ketua DPP IMM. Dalam amanatnya, Ari Aripan mengucapkan selamat kepada Rahmad Taufiq yang terpilih sebagai ketua umum DPD IMM Sumut dan formatur di Musyda ke-20 IMM Sumatera Utara.

“Dengan terlaksananya Musyda ini secara sukses, tentunya kami harapkan ini dapat sejalan dengan perkembangan IMM Sumatera Utara agar ke depan dapat menjadi role model organisasi gerakan mahasiswa di Sumatera Utara. Semoga IMM Sumatera Utara terus solid dan dapat menjadi wadah untuk mensyiarkan dakwah-dakwah Muhammadiyah di kalangan mahasiswa di Sumatera Utara,” ujar Ari Aprian Harahap dalam sambutannya pada penutupan Musyda ke-20 IMM Sumut. (rel/adz)

Pilwakot Medan 2024, Pengamat Politik Ini Memprediksi Terbangun 3 Poros Koalisi

Pengamat Politik Sumut, Rafriandi Nasution.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan tahun 2024, diprediksi akan terbangun tiga poros koalisi dalam pertarungan merebutkan kursi nomor satu di Pemerintah Kota (Pemko) Medan, periode 2025-2030.

Hal itu diungkapkan oleh Pengamat Politik Sumut, Rafriandi Nasution saat dimintai tanggapan wartawan Sumut Pos terkait seputar Pilkada Medan 2024, Selasa (30/7). Ia menjelaskan, politik di Kota Medan masih dinamis bisa saja berubah haluan.

“Diperkirakan akan terjadi tiga poros koalisi di Pilkada Medan tahun ini,” kata Rafriandi Nasution.

Sosok yang muncul memeriahkan Pilkada Medan, ada Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman dari PSI, Prof Ridha Dharmajaya non kader partai politik, Hidayatullah dari PKS. Kemudian, ada Rico Waas dan Zakiyuddin.

“Hidayatullah dikabarkan mendapatkan rekomendasi dari PKS untuk Wali Kota Medan dan tinggal mencari Wakil saja,” sebut Rafriandi.

Kemudian, diprediksikan Prof Ridha Dharmajaya, akan dilirik PDIP bisa ditandemkan dengan Hidayatullah. Siapa nomor satu dan yang kedua. Rafriandi tinggal menunggu keputusan partai politik yang akan berkoalisi pasangan tersebut.

“Sedangkan Aulia Rachman sudah bergabung ke PSI. PSI berpasangan dengan El Ardian jadi Wakil. Jadi, bakal diusung PSI, Hanura dan Golkar. Jadi, 11 kursi dengan perincian, PSI 4 kursi, Hanura 2 kursi dan Golkar 5 kursi,” jelas Rafriandi Nasution.

Rafriandi mengungkapkan Partai Gerindra dan NasDem mendukung pasangan Rico Waas – Zakiyuddin. Namun ia memprediksi pasangan ini masih terjadi perpecahan di internal partai diduga sosok yang diusung tersebut.

“Antara Gerindra dan NasDem, Rico-Zaki kurang pas, masih ada perpecahan di dalamnya,” jelas Rafriandi.

Dalam Pilkada Medan ini, Koalisi Indonesia Maju (KIM) diprediksi tidak bersama seperti di Pilgub Sumut 2024, mayoritas mendukung Bobby Nasution.(gus/han)

Pelindo Perluas Penerapan Autogate Pass ke-34 Pelabuhan

PERLUASAN: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan perluasan penerapan pengoperasian autogate pass (gerbang masuk otomatis) ke 34 pelabuhan yang secara resmi akan berlaku serentak pada 1 Agustus 2024, Senin (29/7/2024).IKHSAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO- PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan perluasan penerapan pengoperasian autogate pass (gerbang masuk otomatis) ke 34 pelabuhan yang secara resmi akan berlaku serentak pada 1 Agustus 2024, Senin (29/7/2024).

Implementasi gerbang masuk otomatis ini sesuai dengan rencana penerapan transaksi non-tunai (cashless) di semua layanan pelabuhan, dimana sampai akhir tahun 2024 ditargetkan dapat terwujud di 59 pelabuhan.

“Tahun ini kami upayakan autogate pass dapat diterapkan di 35 Pelabuhan dan hingga bulan ini sudah mencapai 34 Pelabuhan. Pengimplementasiannya akan Go Live pada 1 Agustus 2024,” ucap Putut Sri Muljanto, Direktur Pengelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Putut menambahkan, pengoperasian gerbang masuk otomatis ini dapat memperlancar arus operasional kendaraan yang memasuki pelabuhan karena adanya proses pembayaran secara non tunai yang lebih cepat.

Dengan penerapan gerbang masuk otomatis tersebut, akses ke pelabuhan akan menggunakan kartu uang elektronik, dimana sebelumnya transaksi pembayaran dilakukan secara tunai berubah menjadi non tunai (cashless). Perubahan proses ini juga lazim disebut elektronifikasi transaksi keuangan.

“Implementasi sistem gerbang masuk otomatis pada pelabuhan oleh Pelindo sejalan dengan salah satu program kerja Bank Indonesia dalam mendorong elektronifikasi sistem pembayaran pada sektor ritel dan transportasi. Sinergi dan kolaborasi antara Pelindo, Bank Indonesia dan ekosistem sistem pembayaran terkait seperti perbankan dan penyedia infrastruktur sistem pembayaran, menjadi suatu keharusan dalam mewujudkan dan memperluas akses masyarakat pada ekonomi keuangan digital yang inklusif,” kata Amat Yunus, Deputi Direktur Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia dalam rapat koordinasi bersama Pelindo beberapa waktu lalu.

Tercatat pada 2024, Pelindo mengoperasikan gerbang masuk otomatis pada pelabuhan-pelabuhan berikut; Gunung Sitoli, Sibolga, Tanjung Balai Asahan di Sumatera Utara, Lhokseumawe di Aceh, Bengkulu, Palembang di Sumatera Selatan, Tanjung Pandan di Bangka Belitung.

Selain itu, gerbang masuk otomatis juga diterapkan di Banten, Cirebon di Jawa Barat, Sunda Kelapa di Jakarta, Pelabuhan Tanjung Intan, Tegal di Jawa Tengah, Pelabuhan Tanjung Tembaga, Gresik, Tanjung Perak, Tanjung Wangi, Kalianget di Jawa Timur, Pelabuhan Kotabaru, Batulicin, Banjarmasin di Kalimantan Selatan, Pelabuhan Sampit di Kalimantan Tengah.

Pada wilayah Indonesia Timur, gerbang masuk otomatis diimplementasikan di pelabuuhan Manokwari, Jayapura, Biak, Fakfak, Tolitoli dan Pantoloan di Sulawesi Tengah, Gorontalo, Waingapu (Sumba), Maumere (Flores) di NTT, Bima, Ende-Ippi, Kalabahi dan Labuan Bajo.

“Selanjutnya, akan ada satu lagi pelabuhan yang akan menerapkan autogate pass yaitu Pelabuhan Merauke Papua. Dengan demikian, pada tahun 2024 ini seluruh pelabuhan yang dikelola Pelindo akan menerapkan gerbang masuk otomatis.” ungkap Putut.

Menurut Putut, penerapan gerbang masuk otomatis ini berpotensi untuk menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jasa pelabuhan pada saat transisi. Misalnya dikarenakan belum familiar dengan uang elektronik, atau masih adanya pengguna jasa yang belum mempersiapkan kartu uang elektroniknya sehingga menimbulkan kepadatan antrian masuk ke pelabuhan.

“Kami meminta maaf apabila timbul ketidaknyamanan pada awal penerapan autogate pass ini. Perubahan cara pembayaran secara elektronik ini merupakan salah satu upaya Pelindo untuk memberikan layanan yang lebih baik,” pungkasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Pelindo menyiapkan petugas di gerbang untuk membantu para pengguna jasa yang membutuhkan bantuan di masing-masing pelabuhan selama 30 hari setelah Go Live.(san/han)

Pj Gubsu Agus Fatoni Optimis Penyelenggaraan PON XXI Berlangsung Sukses

PERSIAPAN: Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni menyampaikan tentang persiapan pelaksanaan PON XXI 2024, pada Dialog Forum Merdeka Barat 9, dalam rangka PON XXI Aceh-Sumut, di Jakarta, Senin (29/7/2024). ISTIMEWA/SUMUT POS

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni optimis penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 berjalan sukses. Hal itu disampaikannya pada Dialog Forum Merdeka Barat 9, dalam rangka PON XXI Aceh-Sumut, di Jakarta, Senin (29/7/2024).

Menurut Fatoni, kegiatan PON merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Provinsi Sumut sebagai tuan rumah untuk menyukseskan penyelenggaraan spektakuler tersebut. Dia menyampaikan sejumlah persiapan yang dilakukan sejak tiba di Provinsi Sumut sebagai Pj Gubernur.

Pertama, dia meninjau Venue PON 2024 di Sport Centre, Desa Sena, Kabupaten Deliserdang. Saat ini progres pembangunan venue sudah mencapai 80 persen, sementara itu terkait venue yang direhab, saat ini rata-rata sudah selesai sedangkan hal-hal lainnya masih terus dikebut.

“Insya Allah, pertengahan Agustus sudah rampung,” ucap Fatoni.

Kemudian, Fatoni juga melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut. Dirinya turut melibatkan Forkopimda dan para Bupati/Walikota masuk ke dalam Tim Panitia Besar (PB) PON.

Bahkan, Bupati/Walikota sebagai Ketua PB PON di wilayah masing-masing. Dirinya juga meminta Bupati/Walikota untuk menyiapkan sarana prasarana di sekitar venue, mulai dari transportasi, telekomunikasi, rumah sakit hingga kelistrikan.

“Selain sosialisasi, masing-masing kepala daerah cek sarana prasarana, venuenya disiapkan. Siapkan juga transportasi, telekomuikasinya, PLN di cek. Rumah sakitnya dipersiapkan, posko kesehatan dan hotel penginapan dan pendukung sarana prasarana,” jelas Fatoni.

Fatoni juga meminta, agar sosialisasi secara masif di media sosial hingga ke tingkat desa, dengan memasang baliho, stiker, poster, hingga ke tingkat desa, khususnya di 10 kabupaten/kota yang menjadi lokasi pelaksanaan PON di Provinsi Sumut terus digencarkan.

“Maka sekarang semua harus melakukan kerja cepat dan terukur, kita harus cepat namun sesuai dengan peraturan perundang undangan. Untuk UMKM, khususnya kriya atau kerajinan maupun oleh-oleh khas Sumut yang harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Menurutnya, melalui penyelenggaraan PON menjadi kesempatan untuk mengenalkan Sumut pada para tamu dari daerah lain. Oleh karena itu, kesuksesan pelaksanaan PON XXI menjadi tanggung jawab bersama semua pihak.

“Jadi ini (PON) tanggung jawab kita bersama untuk menyukseskan PON, karena Sumut dapat kehormatan jadi tuan rumah PON yang sudah lama sekali kita inginkan, Sumut jadi tuan rumah PON tahun 1953,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus mengatakan upaya lain dalam menyukseskan penyelenggaran PON XXI 2024 Sumut-Aceh yakni melalui promosi, seperti branding mobil, spanduk, baliho, bahkan kegiatan wajib bernuansa PON. Hal ini bertujuan guna memperluas sosialisasi PON 2024 ke masyarakat, dengan begitu diharapkan rasa kebanggaan sebagai tuan rumah muncul di masyarakat.

“Promosi dilakukan secara massif. Caranya bisa disebarkan ke keluarga, staff, UPT, BUMD, membuat stiker, bendera-bendera, branding mobil, agar masyarakat tahu dan bangga kita tuan rumah PON 2024,”ucap Ilyas.(san/han)

Kuartal II tahun 2024, J Trust Bank Bangun Dua Tonggak Sejarah Baru

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) mempertahankan kinerja positif dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp86,49 miliar dalam Laporan Keuangan Kuartal II tahun 2024. Katalis dalam peningkatan kinerja tersebut dipicu perolehan kredit bruto menjadi sebesar Rp27,12 triliun dari sebelumnya Rp 21,70 triliun atau tumbuh 24,97 persen YoY (Year-on-Year).

Sementara dana pihak ketiga (DPK) juga terlihat meningkat menjadi Rp34,36 triliun dari Rp29,24 triliun atau sebesar 17,53 persen YoY pada posisi Kuartal II 2024 dibandingkan Kuartal II 2023.

J Trust Bank senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian, sehingga membuat rasio NPL (non-performing loan) Bank pada Kuartal II 2024 stabil, dengan NPL gross berada di level 1,20 persen dan NPL net di 0,95 persen dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) J Trust Bank tercatat sebesar 12,86 persen pada Juni 2024.

Sementara itu, pendapatan bunga tercatat Rp1,48 triliun pada Kuartal II 2024 dari sebelumnya Rp1,17 triliun pada Kuartal II 2023 atau tumbuh 26,33 persen YoY.

“Pada Kuartal II tahun 2024, kami merekam dua tonggak sejarah baru. Pertama, berupa peningkatan kapasitas pada digital perbankan J Trust Bank. Internet dan mobile banking kami hadir dengan fitur dan tampilan baru yang tentunya diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan layanan kepada Nasabah kami,” kata Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai.

Kedua, sebut Ritsuo Fukadai, pada Bulan April 2024, J Trust Bank meluncurkan program simpanan ESG pertama J Trust Bank yaitu TORA Green Savings. “Nasabah tidak hanya mendapat ragam keuntungan dari fitur tabungannya namun automatis bergotong royong dalam memperbaiki ekosistem mangrove di pulau Harapan, Kep. Seribu,” pungkas Ritsuo Fukadai. (adz)

Kenali 10 Tanda Awal Penyakit Ginjal yang Perlu Anda Waspadai

SUMUTPOS.CO – Ginjal merupakan salah satu organ yang sangat vital, dan berfungsi sebagai penyaring limbah di dalam tubuh. Saat ini gangguan pada ginjal sering terjadi dan dialami banyak orang. Sering kali penyakit ini tidak terdeteksi dengan mudah, dikarenakan gejalanya mirip dengan penyakit lainnya.

Bahkan pengidap penyakit ginjal tidak merasakan adanya gejala tapi Ketika sudah mencapai tahap yang akut, baru diketahui sudah dalam kondisi gagal ginjal. Maka dari itu, perlu diketahui ciri-ciri penyakit ginjal agar nantinya dapat mengurangi risiko gangguan ke tahap yang lebih parah.

Ada beberapa gejala awal penyakit ginjal yang perlu diwaspadai sebelum mencapai tahap yang parah, seperti gagal ginjal sebagai berikut:

1. Rasa Nyeri di Area Pinggul
Perubahan suhu tubuh tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator. Pasalnya, gejala demam adalah sesuatu yang umum terjadi. Nah, ciri lainnya dari gejala awal penyakit ginjal, yaitu muncul rasa nyeri di area pinggul ketika disentuh atau ditekan oleh jari-jari tangan.

2.Kulit Menjadi Kering dan Gatal
Gejala ini dapat muncul ketika ginjal tidak dapat mengeluarkan racun secara efektif sehingga racun tersebut menumpuk dalam darah.
Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya ruam atau rasa gatal pada seluruh tubuh. Seiring berjalannya waktu, ginjal juga mungkin tidak dapat menjaga keseimbangan mineral dan nutrisi dalam tubuh.

3. Wajah dan Kaki Bengkak
Apabila ginjal tidak mampu mengeluarkan natrium secara efektif, cairan akan menumpuk di dalam tubuh. Keadaan ini dapat menyebabkan pembengkakan pada tangan, kaki, pergelangan kaki, betis, atau wajah.

4. Susah tidur
Penumpukan racun dalam darah akibat penurunan fungsi penyaringan ginjal yang tidak optimal juga dapat mengganggu tidur. Penelitian menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara sleep apnea dan penyakit ginjal kronis. Kondisi ini seiring waktu dapat merusak ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

5. Mudah Lelah dan Sulit Konsentrasi
Ginjal berfungsi untuk menyaring limbah dari darah dan mengeluarkannya melalui urine. Ketika kamu mengalami gangguan ginjal, racun bisa menumpuk. Akibatnya, kamu mungkin akan merasa lelah, lemah, atau sulit berkonsentrasi. Selain itu, ginjal juga membuat hormon yang memberi tahu tubuh untuk membuat sel darah merah.

6. Kram Otot
Kram di kaki dan di tempat lain juga bisa menjadi tanda awal gangguan ginjal. Hal itu terjadi karena ketidakseimbangan kadar natrium, kalsium, kalium, atau elektrolit lain bisa mengganggu kerja otot dan saraf.

7. Sesak Napas
Ketika ginjal mengalami masalah, organ tersebut tidak bisa menghasilkan cukup hormon yang disebut erythropoietin. Hormon tersebut memberi sinyal pada tubuh untuk membuat sel darah merah. Tanpanya, kamu bisa terkena anemia dan merasa sesak napas.
Penyebab sesak napas lainnya adalah penumpukan cairan pada dada. Hal itu mungkin bisa membuat kamu kesulitan mengatur napas.

8. Sakit Punggung Bagian Bawah
Nyeri di punggung, samping, atau di bawah tulang rusuk bisa menjadi tanda awal gangguan ginjal.

9. Nyeri saat Buang Air Kecil
Munculnya rasa nyeri ketika buang air kecil merupakan salah satu tanda penyakit ginjal. Sebab, ginjal yang sedang tidak sehat umumnya akan menimbulkan rasa nyeri saat buang air kecil.

10. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat
Selain warna urine yang lebih pekat, frekuensi buang air kecil juga meningkat. Hal ini merupakan gejala awal bagi pengidap penyakit ginjal, termasuk batu ginjal atau gangguan saluran kandung kemih.(bbs/han)

Wapres Dukung Forum Keberagaman Nusantara Promosikan Toleransi dan Persatuan dalam Keberagaman

Penggagas FKN, Arif Rahmansyah Marbun yang juga menjabat Staf Khusus Wapres

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Upaya Forum Keberagaman Nusantara (FKN) untuk mempromosikan toleransi, inklusivitas, dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia mendapat dukungan penuh dari Wakil Presiden RI Prof KH Ma’ruf Amin. Penggagas FKN, Arif Rahmansyah Marbun mengatakan, dukungan tersebut menjadi energi dan semangat untuk terus mempromosikan toleransi dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia.

“FKN telah menyelesaikan audiensi dengan Wakil Presiden Bapak KH Ma’ruf Amin. Beliau memberikan dukungan penuh atas agenda dan tujuan forum ini. Ini menjadi langkah penting dalam upaya kami untuk mempromosikan toleransi, inklusivitas, dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia,” ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/7/2024).

Saat menerima audiensi FKN, Kamis (25/7/2024), Wapres meminta FKN untuk mengawal dan menjaga kerukunan bangsa guna menghindari perpecahan di tengah keberagaman kelompok etnis dan suku bangsa di Tanah Air. “Harus ada yang mengawal baik dari pemerintah maupun dari masyarakat. Saya katakan FKN ini salah satu pengawal penjaga kerukunan yang tumbuh dari keinginan dan inisiatif masyarakat. Sebab kalau dari pemerintah saja itu kurang menjiwai, seperti ada instruksi,” ujar Wapres dalam arahannya.

Menurut Arif, Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya, etnis, dan agama. Kekayaan tersebut, kata dia, harus dijaga dan dilestarikan. Namun, lanjutnya, di tengah arus globalisasi dan dinamika sosial yang kompleks, keberagaman ini juga menghadapi sejumlah tantangan yang harus diatasi bersama seperti polarisasi sosial, intoleransi, dan konflik berbasis identitas.

“FKN hadir sebagai platform untuk menjembatani perbedaan dan mempromosikan dialog antarbudaya. Kami percaya bahwa dengan saling memahami dan menghargai, kita dapat membangun masyarakat yang lebih harmonis dan inklusif,” ungkap Arif yang juga menjabat Staf Khusus Wapres tersebut.

Arif menyampaikan, FKN hadir di tengah-tengah kehidupan berbangsa dengan beberapa alasan penting antara lain, mengatasi polarisasi sosial melalui dialog antarbudaya, memperkuat kohesi sosial, mempertahankan identitas nasional, meningkatkan toleransi beragama, serta mendorong inovasi dan kreativitas. “Kami bersyukur dan berterima kasih atas dukungan Bapak Wakil Presiden terhadap FKN, sehingga kami memiliki semangat baru untuk terus bekerja keras dalam mencapai tujuan forum,” kata Ketua Umum Jamiyah Batak Muslim Indonesia itu.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu menambahkan, FKN akan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk mempromosikan dialog antarbudaya, termasuk festival budaya, dialog publik, dan kompetisi yang mengapresiasi inisiatif keberagaman. FKN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan-kegiatan tersebut.

Salah satu tokoh pemerhati keberagaman yang juga Direktur Indonesia Indicator (i2), Rustika Herlambang yang turut hadir dalam audiensi FKN dengan Wapres, menyampaikan, para pendiri bangsa telah menggariskan dasar nasionalisme yang tertulis dalam lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, Bhineka Tunggal Ika. ’’Bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa dengan beragam budaya, etnis, suku, yang menjadi sebuah kekuatan untuk membangun bangsa yang besar,” ungkapnya.

Menurut Rustika, FKN didirikan untuk mewujudkan misi Indonesia Maju dan Indonesia yang Tangguh, demi terciptanya Indonesia Emas pada 2045. ”Harapan ini juga disampaikan oleh masyarakat, khususnya netizen, yang mengharapkan prinsip saling menghargai, menghormati, antarsuku, budaya agar Indonesia menjadi aman dan nyaman, penuh toleransi dan saling menghormati. Setidaknya hal itulah yang terangkum dari 17 ribu postingan, dengan 422, 331 engagement dalam setahun terakhir,’’ paparnya.

Keberadaan FKN, lanjut Rustika, tidak hanya diharapkan oleh para tokoh yang ada dalam FKN, melainkan juga impian generasi milenial. Menurutnya, hasil analisis media sosial yang dilakukan Indonesia Indicator menunjukkan bahwa netizen muda dan milenial sangat ingin hidup dalam harmoni dan keselarasan serta bersama dalam keberagaman.

FKN didirikan bersama oleh lebih dari 30 tokoh lintas suku, etnis, agama, dan budaya se-Nusantara di Sumatera Utara pada 11 Mei 2024. FKN merupakan tindak lanjut dari arahan Wapres KH Ma’ruf Amin pada kegiatan Ikrar Merajut Keberagaman Nusantara yang digelar di Medan, Sumatera Utara, 19 Oktober 2023 lalu, yang meminta agar keberagaman, suku, etnis, dan budaya serta toleransi digaungkan hingga pelosok Nusantara.

FKN merupakan inisiatif yang bertujuan untuk mempromosikan toleransi, inklusivitas, dan persatuan dalam keberagaman di Indonesia serta menjadi inisiatif yang sangat penting untuk dilaksanakan saat ini. Dengan pendekatan ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan, kehadiran forum ini diharapkan dapat memperkuat ideologi negara, stabilitas politik, pengembangan ekonomi, kohesi sosial, pelestarian budaya, ketahanan nasional, dan keamanan. (sih)