28 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 658

Apel Gabungan Pemko Binjai, Seluruh Instansi Dukung Suksesnya Konsultasi Publik RPJPD

GABUNGAN: Apel gabungan di Balai Kota Binjai.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Staf Ahli Wali Kota Binjai, Harimin Tarigan memimpin apel gabungan di lingkungan Pemko Binjai, Senin (22/1/2024). Apel gabungan dengan pelaksana apel Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Binjai ini digelar di balai kota.

Seluruh ASN dan non ASN hingga pimpinan OPD, camat maupun lurah mengikuti apel tersebut. “Dalam penyusunan RPJPD, kita sudah sampai pada penyusunan ranwal (perencanaan awal) dan pada 24 Januari 2024 mendatang, akan diadakan konsultasi publik RPJPD. Karena itu, saya harapkan kepada semua perangkat daerah dan semua instansi terkait agar ikut serta dalam mendukung suksesnya pelaksanaan konsultasi tersebut,” kata Harimin.

Dia menyampaikan, pihaknya akan menggelar Musrenbang Kelurahan dan Kecamatan pada 22 Januari 2024 hingga 30 Januari 2024. Tujuannya demi mewujudkan visi misi wali kota dan sekaligus menampung aspirasi masyarakat.

“Semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat, maka semakin komplit juga aspirasi yang disampaikan kepada pemerintah. Namun, kita juga harus mampu memilih program prioritas dari seluruh program yang ada,” serunya.

Pada kesempatan ini, Staf Ahli Wali Kota mengimbau kepada seluruh camat, lurah dan seluruh pemangku kepentingan agar benar-benar serius dalam mengikuti Musrenbang. “Hal ini agar terwujudnya kualitas perencanaan pembangunan dan memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Binjai,” pungkasnya. (ted/ram)

Warga Medan Deli Cemas karena Pemasangan Kabel Listrik Tidak Pakai Tiang

TANPA TIANG: Pemasangan listrik di kawasan Medan Deli membuat warga resah karena tidak menggunakan tiang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ratusan Kepala Keluarga (KK) yang bermukim di lingkungan 13 Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, mengaku cemas dan was-was dikarenakan pemasangan kabel listrik ke rumah warga yang tidak menggunakan tiang listrik. Puluhan rumah di sana terpasang listrik, namun hanya melalui mustang dari rumah ke rumah yang lain.

“Puluhan, bahkan ratusan unit rumah terpasang aliran listrik hanya nyambung menyambung dari mustang tidak menggunakan tiang listrik. Ini kan rawan arus pendek atau korsleting listrik,” ucap warga, R Sitinjak, Senin (22/1/2024).

Menurut penuturan Sitinjak yang juga tokoh masyarakat itu, ratusan rumah di lingkungan 13, persisnya di Gang Nusantara, Gang Bersama, Gang Angrek, Gang Rido, Gang Gereja dan Gang Perintis yang mendapat aliran listrik. Namun, listrik yang terpasang tidak satupun dari tiang listrik, tetapi hanya dari mustang rumah ke rumah.

“Pemasangan listrik nyambung menyambung dari mustang ke mustang. Kami selaku pemilik rumah minta PLN supaya menata kembali. Ini rentan terjadi korsleting listrik, padahal kami pelanggan resmi PLN,” ujarnya.

Pernyataan R Sitinjak dikuatkan pemilik rumah lainnya, mereka khawatir dengan instalasi yang dipasang tidak sesuai SOP. Untuk itu, pihaknya meminta DPRD Kota Medan agar dapat memfasilitasi keluhan mereka ke PLN.

“Mohon kepada wakil rakyat di DPRD Medan agar dapat memfasilitasi keluhan kami ini ke pihak PLN,” pungkasnya. (map/ram)

Berbagi Kebahagiaan! Grup Musim Mas Salurkan 350 Paket Sembako Gratis, Jelang Tahun Baru Imlek 2024

Menjelang Tahun Baru Imlek 2024, Grup Musim Mas yang merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit terintegrasi terbesar di dunia dengan operasional utamanya di Indonesia bersama dengan Yayasan Anwar Karim, berbagi kebahagiaan dengan membagikan sembako pada 350 keluarga prasejahtera di Sembilan wilayah sekitar operasional perusahaan, Pemberian paket sembako ini dilakukan di Gedung STMB Multi Smart, Medan Labuhan, Jumat, (19/01/2023).

MEDAN LABUHAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang Tahun Baru Imlek 2024, Grup Musim Mas yang merupakan salah satu perusahaan kelapa sawit terintegrasi terbesar di dunia dengan operasional utamanya di Indonesia bersama dengan Yayasan Anwar Karim, berbagi kebahagiaan dengan membagikan sembako pada 350 keluarga prasejahtera di Sembilan wilayah sekitar operasional perusahaan, Pemberian paket sembako ini dilakukan di Gedung STMB Multi Smart, Medan Labuhan, Jumat, (19/01/2023).

Yuandy selaku Corporate Affairs Manager PT Musim Mas mengatakan, “Agenda tahunan ini menjadi bentuk kepedulian kami pada masyarakat sekitar area perusahaan. Pada pembagian sembako ini, kami juga bekerjasama dengan masyarakat relawan setempat, agar paket dapat diterima oleh masyarakat yang tepat sasaran. Harapannya, aksi sosial ini dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat dalam menyambut Tahun Naga Kayu ini”.

Pembagian sembako pada tahun ini, tersebar di sembilan lokasi, yaitu Titi Papan, Kota Bangun, Martubung, Sungai Mati, Rengas Pulau, Simpang Kantor, Hamparan Perak, Belawan, dan Pekan Labuhan. Masing-masing kepala keluarga menerima produk dari Grup Musim Mas, diantaranya 1 liter minyak goreng M&M, 5 buah sabun cuci Ok Klin, 6 buah sabun mandi Champion, dan produk lainnya berupa 10 kg beras,1 kotak mie instan serta 1 kaleng biskuit assorted.

Beberapa warga yang hadir dalam aksi tahunan ini mengaku senang dan merasakan manfaatnya bersama keluarga. Salah satunya Bapak Ali atau yang akrab disapa Acek Ali, penerima bantuan masyarakat Kota Bangun.

“Saya merupakan pekerja lepas yang setiap tahunnya selalu menerima bantuan dari Musim Mas, saya sangat senang menerima bantuan dan dapat bermanfaat untuk Imlek tahun ini. Harapannya untuk Musim Mas tetap aktif berbagi setiap tahunnya untuk warga prasejahtera dan semoga Musim Mas semakin berjaya” ucap Acek Ali.

Musim Mas memiliki komitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Terdapat 7 pilar yang menjadi pedoman untuk menjalankan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), yaitu Agama, Sosial Budaya, Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Infrastuktur, dan Pendidikan.

Sebagai perusahaan global yang memiliki operasional di kota Medan, berbagai kegiatan CSR telah dilakukan oleh Musim Mas di kota ini, antara lain pada program Kesehatan, terdapat donor darah, pencegahan stunting, dan pemeriksaan Kesehatan gratis. Adapun program bidang Ekonomi, seperti pemberian mobil tangki air dan pemberian steling untuk pengembangan UMKM, juga program Infrastruktur, seperti pengadaan tong sampah, dan becak sampah serta beragam program dan kegiatan lainnya.

“Kami ingin kehadiran Musim Mas dapat memberikan dampak positif, terutama kepada masyarakat sekitar operasional. Ke depannya, kami akan terus menjaga hubungan baik dan berkontribusi lebih melalui rangkaian kegiatan CSR.” tutup Yuandy.(mag-1)

Puskesmas Ajak Damai Atas Viralnya Ditolak Warga Berobat Tidak Membawa Kartu BPJS

MEDIASI: Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi melalui Kabid P2P RB Daulay dan Kepala Puskesmas Tanjung Marulak dr Kurnia Dinata melakukan mediasi kepada Abdullah Sani Hasibuan dan pegawai pelayanan Puskesmas Tanjung Marulak Yenni yang sempat viral.

TEBINTINGGI, SUMUTPOS.CO – Puskesmas Tanjung Marulak Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi, akhirnya pihak Puskesmas Tanjung Marulak mengajukan perdamaian dan melayangkan surat melalui Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, Pasca viralnya kasus penolakan berobat tidak membawa kartu BPJS Kesehatan yang dialami Abdullah Sani Hasibuan warga Kelurahan Tanjung Marulak Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi beberapa waktu lalu.

Abdullah Sani Hasibuan yang juga Ketua PWI Kota Tebingtinggi bersama anggota PWI Kota Tebingtinggi mendatangi Puskesmas Tanjung Marulak, di aula tersebut diterima oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi RB Dauly Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kabid Pelayanan dan SDK dr Derlina Nasution, Kasubbag Kepegawaian Ferryadi Siregar, Kepala Puskesmas Tanjung Marulak dr Kurnia Dinata, Dewi Sinamo dan pegawai pelayanan yang sempat viral Yenni Novita.

Dalam kesempatan RB Daulay mengatakan pihaknya meminta maaf atas kejadian ini, diharapkan kejadian yang sama kedepannya tidak terulang kembali dan diharapkan kepada Abdullah Sani Hasibuan bisa memaafkan kejadian tersebut, intinya karena sudah viral dan kejadian itu sangat memalukan, akan ada tindakan yang akan diambil Dinas Kesehatan kepada jajaran unit pelayanan Puskesmas Tanjung Marulak.

“Kepada pihak yang lalai dalam hal kejadian viral ini, Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi akan melakukan pembinaan kepada pegawai yang menolak warga berobat tidak membawa kartu BPJS. Karena di Kota Tebingtinggi bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas dengan menunjukan KTP ataupun KK,” jelas RB Daulay, Senin (22/1/2024).

Masih menurut RB Daulay, hendaknya saling menyelesaikan dan tidak menambah berkepanjangan. Dan kejadian ini menjadi catatan dan pelayanan teknis di Dinkes. Dinkes Kota Tebingtinggi mengambil kesimpulan akan menjadikan ini bahan evaluasi kepada secara internal dan kejadian ini tidak terulang kembali, agar pelayanan memberikan akses atau pelayanan penerima dan berhadapan dengan semua orang dan kondisi sesuai SOP.

“Dari dahulu kita mengetahui bahwa warga Kota Tebingtinggi yang memiliki KTP wajib dilayani untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas, karena saat ini 85 persen masyarakat Kota Tebingtinggi memiliki BPJS Kesehatan. Dinkes akan melakukan supervisi kepada semua puskesmas yang ada di Kota Tebingtinggi,” harap RB Daulay.

Sedangkan pihak yang dirugikan atas kejadian tersebut, Abdullah Sani Hasibuan mengatakan akan memberikan maaf kepada pegawai di unit pelayanan Puskesmas Tanjung Marulak. “Memanfaatkan kakak kami, waktu itu saya datang kondisi sakit perut, kejadian viral ini saya juga tidak mau terjadi, tapi ada pelajaran diambil bahwa antara manusia dan manusia bisa kemana mana pemikiran ketika sedang sakit,” bilang Abdullah Sani.

“Biasanya kami dilayani menggunakan kartu perobatan, tapi semalam memang kondisi saya sedang sakit dengan muntah-muntah, saya telpon dokter tidak mengangkat handphone. Karena ibu ini seorang ibu yang punya keluarga dan melihat video itu menjadi viral, kita terima dan anggap sebagai pelajaran. kita sendiri ketika tidak terkontrol pada saat membutuhkan pengobatan, maka kejadian ini terjadi, yang sudah berlalu biarkan berlalu dan proses itu akan berkembang dengan sendirinya,” ungkapnya.

Diungkapkan Sani kembali, bahwa pertemuan ini menjadi titik pelajaran bagi Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi melalui Unit Puskesmas yang ada di Kota Tebingtinggi, karena akibat kejadian itu, kalaupun ada evaluasi dari puskesmas sesuai ketentuan yang berlaku.

Pegawai pelayanan Puskesmas Tanjung Marulak, Yenni Novita yang terlihat menangis dan trauma meminta maaf, karena setelah viral kasus ini, dirinya mengaku malam tidak bisa tidur.

“Nama baik saya dan punya keluarga merasa malu sekali, sebagai manusia biasa saya minta maaf beribu maaf, karena kasus viral ini berimbas dengan keluarga. “Pak Sani, saya meminta maaf atas kejadian ini,” ujar Yenni.

Dengan mediasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi melalui Puskesmas Tanjung Marulak, kedua belah pihak saling memaafkan dan meminta kejadian seperti ini tidak terulang kembali. (ian/ram)

Akun Tiktok Diduga Milik WBP Rutan Tanjungpura Aktif Terus, Kakanwil Sumut Berang

AKTIF: Akun tiktok diduga milik WBP Rutan Tanjungpura kasus pembunuhan berinisial LSG terlihat masih aktif.Istimewa/Sumut Pos.

STABAT, SUMUTPOS.CO – Sebuah akun tiktok dengan nama @boss.tg0 terpantau selalu aktif dan mengunggah beragam postingan. Mulai dari postingan tentang keluarganya hingga memberikan dukungan kepada salah satu calon legislatif DPRD Sumut dapil Binjai-Langkat berinisial JT.

Informasi dirangkum, akun tiktok tersebut diduga milik warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan Tanjungpura berinisial LSG alias Tosa. Adapun kasus yang menjerat LSG adalah perkara pembunuhan yang korbannya mantan Anggota DPRD Langkat bernama Paino.

Pada akhir pekan lalu, akun tiktok tersebut tidak diprivasi atau dikunci. Siapa saja dapat melihat postingan yang diunggahnya.

Namun kini Senin (22/1/2024), akun tiktok tersebut sudah dikunci. Meski berstatus sebagai WBP Rutan Tanjungpura, namun tetap saja LSG bebas bermain hp.

Muncul dugaan, LSG menjadi WBP yang diistimewakan dalam Rutan Tanjungpura. Kakanwil Kemenkumham Sumut, Jahari Sitepu berang ketika dikonfirmasi.

“Siapa namanya itu, kasih tahu saya,” tegas Jahari yang menghubungi Sumut Pos.

Dia tidak memberikan toleransi terkait hal tersebut. Bahkan, dia juga terdengar marah melihat kelakuan anak buahnya di Rutan Tanjungpura yang seakan memberi keistimewaan kepada WBP LSG.

“Kalau memang terbukti, kita pindahkan dia (WBP) ke Siborong-borong sana,” tukas mantan Kalapas Binjai ini.

Diketahui, LSG dijatuhi vonis pidana 15 tahun kurungan penjara oleh Pengadilan Negeri Stabat atas kasus pembunuhan berencana pada awal September 2023 lalu. Putusan yang dijatuhi Ketua PN Stabat ini mendapat kecaman dari keluarga korban dan masyarakat Dusun Bukit Dinding, Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, kaeena telah menciderai rasa keadilan dan juga melukai hati. (ted/ram)

Peringatan HUT ke-51 PDI Perjuangan, Robi Barus Serahkan Mobil Ambulans Gratis

GRATIS: Ketua DPC PDIP Kota Medan, Robi Barus saat memberikan satu unit Mobil Ambulans Gratis untuk warga Medan Baru.Markus Pasaribu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati HUT ke-51 PDI Perjuangan (PDIP), Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Medan, Robi Barus menyerahkan satu unit mobil ambulans gratis kepada warga Kecamatan Medan Baru melalui STM As-Siddik.

Robi Barus mengatakan, pemberian mobil ambulans gratis ini sebagai bentuk kepedulian PDI Perjuangan untuk warga Kota Medan.

“Sesuai instruksi Ketua Umum PDIP, Ibu Megawati, PDIP adalah partai wong cilik, maka PDIP harus selalu bersama rakyat. Pada HUT ke-51 PDIP ini, kita ingin semakin dekat dengan wong cilik. Mobil Ambulans gratis ini sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan kita dengan rakyat wong cilik, khususnya masyarakat di Medan Baru,” ucap Robi kepada Sumut Pos, Senin (22/1/2024).

Dijelaskan Robi, sebelumnya warga Medan Baru melalui STM As-Siddik sudah menyampaikan keinginannya untuk memiliki satu unit Mobil Ambulans gratis agar dapat dipergunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Berangkat dari aspirasi warga tersebut, Robi Barus pun menyanggupinya.

“Begitu mendapatkan aspirasi tersebut, saya langsung turun ke lapangan, dan benar masyarakat sangat membutuhkan mobil ambulans gratis. Sebagai kader PDI Perjuangan, saya siap membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kebutuhan rakyat wong cilik,” ujar Sekretaris DPC PDIP Kota Medan itu.

Robi Barus pun berharap, Mobil Ambulans gratis tersebut dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat.

“Seperti halnya PDIP yang ingin selalu memberikan sebesar-besarnya manfaat bagi masyarakat, kita harapkan Mobil Ambulans gratis yang kita berikan ini juga dapat menjawab keluhan masyarakat dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.
(map/ram)

Sesuai Perkiraan, Performa Gibran Sangat Apik di Debat Cawapres Kedua

Cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, hasil debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) kedua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Minggu (21/1/2024) malam sesuai dengan yang diperkirakan.

Gibran tampil offensif dan percaya diri. Bahkan, pasangan Prabowo Subianto itu memaparkan visi misi dan menjawab pertanyaan dengan lugas.

“Apa yang saya perkirakan dibayar lunas oleh Mas Gibran. Performa Mas Gibran cukup apik,” kata Jona, Senin (22/1/2024).

Dijelaskannya, tak hanya pertanyaan para kandidat cawapres lain semata, tapi juga pertanyaan yang disampaikan para panelis. Gibran menawarkan beberapa program kerja yang pastinya memihak kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Program kerja yang disampaikan Gibran dalam debat tersebut antara lain, hilirisasi tambang, hilirisasi pertanian, dan lainnya. Gibran juga berjanji akan menciptakan 19 juta lapangan pekerjaan, 5 juta di antaranya adalah green jobs,” tandasnya (dwi/ram)

14 Ribu Butir Ekstasi Dimusnahkan, 3 Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

MUSNAHKAN: Polrestabes Medan musnahkan barang bukti pil ekstasi sebanyak 14.000 butir lebih, Senin (22/1/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Polrestabes Medan memusnahkan sebanyak 14 ribu butir ekstasi, dengan cara direbus. Barang haram itu dimusnahkan, hasil tangkapan operasi rutin yang dilakukan dalam Gerebek Kampung Narkoba (GKN) di Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun mengatakan, barang bukti narkoba jenis pil ekstasi yang dimusnahkan itu, tangkapan pada tanggal 21 Desember 2023 sekitar pukul 18.00 WIB di Jalan HM Yamin, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Tepatnya di dalam kamar nomor 0325 Apartemen Reiz Condo Medan.

“Dari TKP itu petugas menyita barang bukti pil ekstasi sebanyak 15.000 butir dan mengamankan tiga orang pelaku,” ucapnya didampingi Kasat Narkoba AKBP John Hery Rakutta Sitepu kepada wartawan, Senin (22/1/2024).

Ketiga tersangka yakni berinisial DHH (51) warga Medan Baru, JAS (49) warga Medan Sunggal dan AA (34) warga Medan Sunggal.

“Ketiga orang pelaku yang sudah dijebloskan penjara itu mempunyai peran masing -masing yakni ada sebagai perantara, kurir dan mengedarkan kepada calon pembeli yang ada di Medan. Yang pasti inex tersebut ada juga di jual di tempat hiburan malam,” paparnya.

Karena itu, Polrestabes Medan berkomitmen dan mengikuti perintah Kapolda Sumut untuk memberantas narkoba sehingga rasa aman dapat dirasakan di masyarakat.

“Jangan coba-coba bermain dengan narkoba. Kita gerebek dan ratakan untuk menciptakan rasa aman di masyarakat, ” tegas Teddy.

Teddy mengharapkan kerjasama dengan masyarakat untuk menangkap para pelaku narkoba di Medan. Dia juga tidak segan memberikan penghargaan kepada anak buahnya yang berhasil mengungkap kasus kejahatan jalanan dan narkoba di Medan.

“Kita akan berikan penghargaan kepada anggota yang berhasil mengungkap kasus di wilayah hukum Polrestabes Medan, ” katanya.

Lebih lanjut, kata dia, ketiga pengedar pil ekstasi tersebut, disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) Jo 132 dari UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman minimal 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup dan hukuman mati.(*/ram)

Ade Jona: Prabowo Hindari Politik Identitas dan Polarisasi dalam Berkampanye

Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumut, Ade Jona Prasetyo. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Sumatera Utara (Sumut), Ade Jona Prasetyo mengungkapkan, Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto sangat menghindari politik identitas dalam melakukan kampanye.

Hal ini, kata Ade Jona, sengaja dilakukan untuk menciptakan politik riang dan gembira. Salah satu bukti dihindarinya politik identitas dengan tidak menunjukkan bantuan yang diberikan kepada warga Palestina. Mulai dari bantuan dana, beasiswa dan juga bantuan lainnya. Sebab, bantuan itu diberikan karena nurani, bukan kepentingan politik.

“Banyak yang dilakukan Pak Prabowo dalam membela warga Palestina. Bahkan, beliau sangat dekat dengan Duta Besar Palestina,” ujarnya, Minggu (21/1).

Ade Jona menuturkan, dalam berkampanye Prabowo memang berkomitmen menghindari politik identitas dan menghindari polarisasi. Bahkan, pada Aksi Bela Palestina yang diadakan di Monas beberapa waktu lalu, Prabowo tidak terlihat menghadiri acara tersebut guna menghindari isu politik identitas.

“Pas acara bela Palestina silam juga hanya Pak Prabowo selaku capres yang tidak datang. Alasannya memang tidak mau menjadikan agama sebagai instrumen politik. Kan tidak lama sejak aksi itu Pak Prabowo memberikan beasiswa untuk remaja Palestina. Mudah bagi Pak Prabowo kalau mau pakai politik identitas, tapi ini komitmen kami bersama. Kami tegas membela kemanusiaan, tapi kami tidak akan pakai politik identitas,” tukasnya. (dwi/ram)

Tol Medan Binjai Gelar Operasi Over Dimension Over Load

Pengelola Tol Medan Binjai Gelar ODOL di Gerbang Tol Binjai.(ist/SUMUT POS)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Memasuki tahun 2024, PT. Medan Binjai Toll, selaku pengelola jalan tol ruas Medan-Binjai bersama operator tol HKA beserta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah II Sumut, Dishub Kota Binjai dan PJR Polda Sumut, melaksanakan operasi Over Dimension Over Load (ODOL) dan simpatik di Gerbang Tol Binjai, Kota Binjai, pada Senin (22/1).

Operasi ODOL ini menyasar pada kendaraan barang yang melebihi kapasitas dimensi dan berat yang telah ditetapkan. Selain itu, kelengkapan administrasi kendaraan juga diperiksa, seperti SIM dan Buku KIR Kendaraan.

“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai wujud komitmen dalam mewujudkan zero ODOL di ruas tol Medan-Binjai khususnya. Karena kendaraan ODOL ini sangat membahayakan, tidak hanya dirinya sendiri tapi juga pengguna jalan lain,” jelas Hery Prasetyo, General Manager PT. Medan Binjai Toll.

Dalam operasi ini, puluhan unit kendaraan barang yang hendak memasuki gerbang tol Binjai pun dilakukan pemeriksaan berat dan dimensi menggunakan timbangan portabel. Dari 20 unit kendaraan yang diperiksa, tercatat 12 unit kendaraan masuk dalam kategori over load atau melebihi kapasitas muatan.

Tidak hanya memeriksa dimensi dan berat, petugas gabungan juga melakukan pengecekan kondisi ban dan surat izin kendaraan. Jika petugas menemukan kondisi kendaraan yang tidak layak jalan maka akan diarahkan putar balik arah.

“Ada belasan kendaraan yang masih melebihi muatan dan bersama petugas dari Kepolisian. , Dishub dan BPTD, kita minta mereka untuk memutar balik arah,” tegas Hery.

Dalam kegiatan tersebut, petugas gabungan juga membagikan bingkisan berupa makanan ringan dan tongkat E-toll kepada pengguna jalan sekaligus memberikan imbauan untuk mematuhi aturan berlalu lintas.

Kedepan, PT. Medan Binjai Toll akan melaksanakan operasi ODOL secara rutin di Ruas Tol Medan-Binjai untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan akibat kendaraan ODOL.(gus)