27 C
Medan
Saturday, January 3, 2026
Home Blog Page 670

Pengunjung Perpustakaan Tebingtinggi Tembus 130 Ribu Orang

PERPUSTAKAAN: Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Tebingtinggi terletak di Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Minat membaca masyarakat Kota Tebingtinggi semakin hari semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat dari pengunjung perpustakaan Kota Tebingtinggi di Jalan Sutomo masih ramai dikunjungi masyarakat terutama pelajar dan mahasiswa.

Dari data yang diterima, jumlah data kunjungan pada tahun 2023 mencapai 130.000 orang, padahal ditarget sebanyak 90.000 pengunjung.

“Alhamdulillah, minat membaca masyarakat Kota Tebingtinggi masih sangat tinggi. Diharapkan kedepannya, jumlah kunjungan ke Perpustakaan dan Arsip Kota Tebingtinggi semangkin banyak,” jelas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tebingtinggi, Muhammad Fadly ketika ditemui di kantornya Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Kamis (18/1/2024).

Fadly juga berharap apa yang sudah dicapai tahun 2023 tidaklah menjadi suatu kebanggaan, tetapi semangat kerja keras untuk menggalakan gemar membaca di Kota Tebingtinggi harus terus ditingkatkan.

Tidak di perpustakaan saja masyarakat bisa membaca, Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tebingtinggi juga memiliki rumah-rumah baca yang tersebar dibeberapa Kecamatan dan Kelurahan se Kota Tebingtinggi.

“Tujuannya untuk gerakan literasi, dimana pada perkembangan teknologi canggih saat ini, semua masyarakat memiliki handphone android sehingga sangat mudah untuk membaca berbagai karangan atau karya tulis orang melalui media medsos dan aplikasi yang ada tentang buku,” jelas Fadly.

Jika kita tidak benar benar mengerakkan literasi membaca di kalangan masyarakat terutama pelajar dan mahasiswa saat ini, maka perpustakaan akan tinggal bangunan tua tanpa pengunjung. “Menyikapi hal itu, Perpustakaan Tebingtinggi melakukan kerjasama dengan steakholder yang ada dan melakukan berbagai grup diskusi untuk meningkatkan minat masyarakat untuk membaca,” jelas Fadly.

Sedangkan untuk menjangkau lokasi lokasi gang sempit di perkampungan warga, Perpustakaan dan Arsip Kota Tebingtinggi juga memiliki kenderaan motor yang membawa buku buku agar bisa dibaca masyarakat yang tidak bisa datang ke Perpustakaan.

“Seperti inilah yang dilakukan untuk mengajak masyarakat Kota Tebingtinggi yang tinggal digang sempit bisa membaca buku. Karena saat ini juga dukungan masyarakat sangat tinggi,” jelas Fadly.

Untuk mencapai di setiap kelurahan yang ada di Kota Tebingtinggi, Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tebingtinggi juga melakukan road show dengan menggunakan mobil box perpustakaan keliling di setiap kelurahan kelurahan secara bergantian setiap harinya.

“Kita juga berharap kedepannya adanya pemikiran dari anggota DPRD Kota Tebingtinggi yang peduli dengan literasi membaca ini, sehingga nantinya rumah rumah baca akan ada disetiap kelurahan di Kota Tebingtinggi,” tutupnya. (ian/ram)

Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Kunjungan Kerja ke Posyandu dan Gerak Tanam Cabai di Tebingtinggi

KUNKER: Pj Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Nyonya Dessy Hasanuddin didampingi Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani melakukan kunjungan ke Posyandu di Kelurahan Lubuk Raya Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pj Wali Kota Tebingtinggi Drs Syarmadani mendampingi Pj Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Nyonya Dessy Hasanuddin dan rombongan saat kunjungan kerja ke Posyandu Delima 3 di Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi dan sekaligus melakukan kegiatan gerakan tanam cabai di halaman samping lokasi pelaksanaan Posyandu, Kamis (18/1/2024).

Kedatangan Pj Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Nyonya Dessy Hassanudin beserta rombongan di rumah dinas Wali Kota dalam rangka kunjungan kerja ke Posyandu dan melaksanakan Gerakan Tanam Cabai.

Sementara di lokasi kegiatan kunjungan kerja, terlihat antusias masyarakat, hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang didominasi kaum lansia, ibu dan anak, rela berdiri berdesakan untuk memeriksakan kesehatannya.

Dalam kegiatan tersebut, Pj Ketua TP PKK Sumut, Nyonya Dessy mengagumi adanya gerakan menanam sayur di polibag yang dilaksanakan oleh kader-kader PKK Tebingtinggi. “Bagus ya. Jadi memanfaatkan limbah bekas sebagai wadah menanam kangkung, sekaligus memelihara ikan, ini ide kreatif,” ucapnya.

Nyonya Dessy kembali mengingatkan agar masyarakat rajin ke Posyandu untuk memberikan imunisasi kepada balita. Begitupula bagi lansia, ibu menyusui, dan remaja, memeriksakan kesehatan rutin sangatlah penting.

“Bagi ibu-ibu yang punya balita, ibu hamil dan menyusui, lansia, dan remaja, rajinlah ke Posyandu, untuk menjaga kesehatan, maka periksalah kesehatan rutin,” bilang Dessy.

Dikatakannya bahwa Posyandu dan bantuan yang diberikan tersebut merupakan salah satu rangkaian program kerja PKK untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Karena menurutnya, keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai arti penting dalam proses pembangunan, karena kondisi keluarga dapat menjadi barometer bagi kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

“Program dan kegiatan PKK merupakan bagian dari pembangunan nasional yang perlu terus dipacu dan dipercepat sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat. Untuk itu gerakan PKK selalu berupaya untuk menata dan meningkatkan kualitas kinerjanya agar lebih profesional dengan memanfaatkan segala sumber daya yang ada secara berhasil guna dan berdaya guna,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Tebingtinggi, Syarmadani mengucapkan terimakasih atas kunjungan Pj Ketua TP PKK Sumut ke Kota Tebingtinggi. Menurutnya, bantuan yang diberikan TP PKK Sumut tersebut sebagai salah satu upaya dalam menurunkan prevalensi stunting dan menyejahterakan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan, TP PKK Sumut memberikan bantuan berupa bahan makanan tambahan, payung, tempat minuman air, ikan segar dan sudah dimasak, bibit cabai, dan buku bacaan yang bersumber dari TP PKK Sumut, Dinas Kesehatan Sumut, Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut, Dinas Dukcapil dan PMD Sumut, Dinas Perpustakaan Sumut, dan Dinas Pertanian Sumut. (ian/ram)

Polres Binjai Gelar Doa Bersama

SAMBUTAN: Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen saat memberikan kata sambutan.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Polres Binjai menggelar doa bersama dalam rangka pelaksanaan tugas di tahun 2024 sekaligus untuk menghadapi pemilu damai yang jatuh pada 14 Februari 2024. Kegiatan tersebut digelar di Mapolres Binjai, Jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai, Rabu (17/1/2024) siang.

Kapolres Binjai, AKBP Rio Alexander Panelewen mengajak para personil untuk tetap bersyukur dan berdoa dalam mengawali kegiatan pelaksanaan tugas di awal tahun 2024.

“Sehingga nantinya Polri, khususnya Polres Binjai dapat melaksanakan tugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayanan masyarakat dengan cara profesional sehingga terwujudnya Polri yang presisi,” ucap Rio.

Tugas Polri saat ini, sebut dia, juga dihadapkan dengan pengamanan pesta demokrasi bagi Bangsa Indonesia dalam rangka Pemilu tahun 2024. Untuk itu, dirinya juga memerintahkan jajarannya agar tetap dapat mempedomani SOP tentang pengamanan Pemilu.

Baik pengamanan saat kampanye maupun pada saat nantinya pemungutan dan penghitungan di TPS. “Tetap jaga netralitas sebagai anggota Polri,” tegas Kapolres Binjai.

Usai memberikan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh H Dedi Wijaya dan Pdt Janes Padang. Kemudian juga ada pemberian tali asih kepada anak yatim yang menjadi penutup kegiatan doa bersama tersebut. (ted/ram)

Komisi II Minta Peningkatan Pelatihan Kerja

Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T. Edriansyah Rendy.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi II DPRD Kota Medan, T. Edriansyah Rendy mendukung Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) yang merencanakan peningkatan jumlah kegiatan bursa kerja (job fair) Pemko Medan, yakni 11 kegiatan job fair di sepanjang tahun 2024.

Pasalnya, kegiatan job fair tersebut diyakini akan mampu membuka lapangan kerja seluas mungkin sehingga dapat menekan angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Medan.

“Kita sangat mendukung kegiatan job fair di Kota Medan. Sebab kita berharap kegiatan seperti itu dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan lowongan kerja yang sesuai. Dengan begitu, akan lebih banyak warga Kota Medan yang bisa mendapatkan pekerjaan yang berdampak pada berkurangnya angka pengangguran,” ucap Rendy kepada Sumut Pos, Kamis (18/1/2024).

Pun begitu, Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Kota Medan itu meminta Disnaker Kota Medan untuk tidak hanya fokus pada penyediaan lowongan kerja, akan tetapi juga melanjutkan fokus pada pembekalan keahlian berupa pelatihan-pelatihan kepada para pencari kerja.

“Perlu kita pahami bahwa para pencari kerja juga harus dibekali dengan keahlian-keahlian yang dibutuhkan dunia kerja saat ini. Untuk itu, pembekalan berupa pelatihan-pelatihan juga harus ditingkatkan,” ujar legislator yang akrab disapa Rendy tersebut.

Rendy mengatakan, dirinya sangat mendukung strategi Disnaker Kota Medan yang di tahun 2023 lalu terus melakukan pelatihan kepada para tenaga kerja seperti melakukan pelatihan barbershop, pelatihan pastry, pelatihan barista, dan lain-lain.

“Harapan kita pelatihan seperti ini dapat ditingkatkan lagi dan ditambah. Misalnya pelatihan menjahit, pelatihan menyablon, dan pelatihan-pelatihan lainnya. Pelatihan-pelatihan ini sangat dibutuhkan, agar masyarakat tidak hanya diberikan lowongan kerja tapi juga diberikan kemampuan untuk berwirausaha dan membuka lapangan kerja,” katanya.

Guna mendukung hal itu, sambung Rendy, Disnaker Kota Medan perlu berkolaborasi dengan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan dalam bentuk pemberian alat kerja kepada para wirausahawan.

“Jadi kolaborasi dengan OPD lain juga perlu dilakukan Disnaker Kota Medan. Kita berharap hal ini dapat diperkuat untuk kedepannya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Disnaker Kota Medan akan kembali mengadakan bursa kerja atau Job Fair di tahun 2024 ini. Bahkan, Disnaker memastikan akan menggelar job fair sebanyak 11 kali di tahun ini. Nantinya, pelaksanaan Job Fair ini akan diadakan di beberapa kecamatan setiap bulannya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, Ilyan Chadra Simbolon, mengatakan bahwa program Job Fair di tahun 2024 akan dilaksanakan di kantor-kantor kecamatan, khususnya di kecamatan yang belum mendapatkan kegiatan Job Fair di tahun lalu. Chandra mengatakan, di tahun 2024 ini, akan ada penambahan jumlah kegiatan Job Fair.

“Tahun ini kita menggelar sebanyak 11 kali acara job fair di setiap kecamatan Kota Medan. Dalam satu bulan itu, bisa sebanyak dua kali acara job fair di tempat yang berbeda,” ucap Chandra, Selasa (16/1/2024).

Dikatakan Chandra, tak hanya jumlah kegiatan saja yang bertambah, tetapi jumlah perusahaan yang membuka lowongan kerja pada Job Fair tersebut juga ikut bertambah.

Selain itu, Chandra pun menegaskan bahwa di tahun ini tidak banyak perubahan syarat job fair yang harus diikuti oleh para pencari kerja di tahun ini.

“Syaratnya tetap mendaftar terlebih dahulu ke aplikasi Sistem Terpadu Tenaga Kerja (Siduta). Dan pastinya, tetap membawa berkas-berkas lamaran dan CV selayaknya melamar kerja di tempat lain,” ujarnya.

Memang saat ini, kata Chandra, masyarakat yang boleh ikut job fair haruslah berdomisili di Kota Medan. Atau dengan kata lain, harus berstatus sebagai warga Kota Medan.

“Karena Aplikasi Siduta ini, syarat daftarnya harus memiliki KTP Medan. Sebab saat ini kita fokus untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Medan,” katanya.

Namun untuk jadwal tetap pelaksanaan job fair, sambung Chandra, pihaknya masih akan mengaturnya. Nantinya, segala pengumuman terkait Job Fair Pemko Medan akan ada di Instagram resmi Disnaker Medan.

“Nanti segala info tentang pelatihan, lowongan kerja, job fair dan lain-lain akan kita informasikan di Instagram @disnaker.medan,” sambungnya.

Chandra menuturkan, tahun ini Disnaker Medan mendapatkan anggaran APBD dari Pemko Medan sebesar Rp20 miliar. Tentunya, anggaran itu meningkat bila dibandingkan dengan anggaran tahun lalu 2023 lalu. Dengan anggaran tersebut, pihaknya memiliki empat program yang akan dikerjakan di tahun ini.

“Sebenarnya belum ada program tambahan di tahun ini. Hanya saja meningkatnya APBD itu karena ada pelatihan dan ada beban penjabat fungsional yang cukup banyak,” jelasnya.

Beberapa beban penjabat fungsional di Disnaker Medan ini, sambung Chandra, diantaranya pengantar kerja untuk melaksanakan Job Fair. Kemudian adanya Instruktur untuk pelatihan-pelatihan yang diadakan dan Mediator untuk mereka yang memiliki masalah dengan perusahaan dan hal lain sebagainya.

“Maka dari itu program kita yang empat itu membutuhkan penjabat fungsional tersebut,” terangnya.

Dipaparkan Chandra, adapun empat program yang menjadi fokus Disnaker Medan di tahun 2024 ini, yakni program pencegahan penyelesaian perselisihan, yakni program sejenis pengaduan ketenagakerjaan.

“Kedua ada program hubungan industrial. Ketiga program penempatan kerja seperti Job Fair ini. Dan terakhir, program pelatihan dan produktifitas kerja,” paparnya.

Untuk program pelatihan ini, nantinya Disnakeredab akan membuat sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Pelatihan kerja ini jyga bisa dipantau lewat aplikasi Siduta.

“Karena semua akan di informasikan di Aplikasi Siduta. Lalu, kita juga masih membuka layanan aduan dan konsultasi para tenaga kerja. Namun untuk layanan mediasi, bisa diadakan di Aplikasi Siduta,” pungkasnya.
(map/ram)

RKPD Tahun 2025, Pemko Binjai Fokus Peningkatan SDM dan Ekonomi

AULA: Forum Konsultasi Publik RKPD tahun 2025 di Aula Balai Kota Binjai.Istimewa/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kota Binjai menggelar forum konsultasi publik RKPD tahun 2025 di aula balai kota, Kamis (18/1/2024). Ini dilakukan sebagai langkah awal dalam penyusunan program pemerintah tahun 2025.

Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah menyatakan, pelaksanaan forum konsultasi publik merupakan rangkaian tahapan yang dilaksanakan dalam penyusunan perencanaan pembangunan tahunan sebelum perumusan rancangan akhir RKPD. “Forum konsultasi publik ini merupakan salah satu metode perencanaan dengan pendekatan partisipatif yang dilaksanakan dengan melibatkan pemangku kepentingan,” ujarnya.

Adapun arah kebijakan pembangunan Pemerintah Kota Binjai tahun 2025 yaitu perwujudan masyarakat Kota Binjai yang sejahtera, maju, berbudaya dan religius. Terdapat empat program prioritas, antara lain terwujudnya pelayanan publik yang prima, pemantapan kapasitas SDM, pemantapan kapasitas dan daya saing ekonomi, serta terwujudnya masyarakat yang religius hingga berbudaya.

“Dari ke empat program prioritas yang paling menjadi perhatian kita adalah sumber daya manusia dan ekonomi sehingga tema yang kita usung pada RKPD tahun 2025 adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia inovatif dan ekonomi inklusif,” tegasnya.

Untuk memenuhi prinsip program prioritas, Amir berpesan, penyusunan RKPD tahun 2025 lebih fokus kepada pemenuhan target kinerja kegiatan yang terkait, dengan prioritas daerah serta memberikan daya ungkit, sehingga berdampak langsung bagi masyarakat Kota Binjai.

“Saya berharap konsultasi publik ini benar-benar menjadi wadah untuk menjaring aspirasi dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan. Mari kita bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan Kota Binjai yang lebih maju, berbudaya dan religius,” katanya. (ted/ted)

Pemkab Sergai Terima Kunjungan Kedubes Denmark

BERSAMA: Wabup Sergai H. Adlin Tambunan bersama Sekdakab Sergai H. Faisal Hasrimy saat terima kunjungan kedubes Denmark beserta tamu lainnya di ruangan Wabup di Kantor Bupati Sei Rampah (18/1/2024). (istimewa/sumutpos.co)

SEI RAMPAH, SUMUTPOS.CO- Wakil Bupati Serdangbedagai (Wabup Sergai) H. Adlin Tambunan menerima kunjungan rombongan perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Denmark di ruang rapat Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sergai, Sei Rampah, Kamis (18/1/2024).

Rombongan ini juga diikuti oleh sejumlah pihak perusahaan asal negara Nordik tersebut yang ingin menjalin kerja sama yaitu dalam bidang penyediaan air bersih di Kabupaten Sergai.

Wabup Sergai menyampaikan selamat datang ke Tanah Bertuah Negeri Beradat. Dirinya juga menyambut baik keinginan sejumlah perusahaan Denmark yang menawarkan kerja sama pengelolaan air di Sergai.

“Kami tentu memberi respons positif terhadap keinginan kerja sama yang disampaikan. Apalagi kerja sama ini tujuannya berdampak baik bagi masyarakat luas. Kerja sama ini bukan sekadar kesempatan bisnis, tetapi sebuah langkah strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Kita semua menyadari bahwa air bersih adalah hak dasar setiap warga negara, dan upaya untuk memenuhi kebutuhan ini harus dilakukan secara optimal,” kata Adlin Tambunan.

Dirinya juga merasa terhormat karena Kabupaten Sergai menjadi daerah yang mendapat perhatian dari investor internasional.

“Ini menjadi bukti jika Kabupaten Sergai punya potensi yang besar dan dapat terus dimaksimalkan untuk beragam sektor,” terangnya sembari menambahkan jika pihaknya siap memfasilitasi proses kerja sama dan akan mengkoordinir pihak terkait untuk menindaklanjutinya.

Sebelumnya, penasihat Kedubes Denmark di Indonesia Dodi Setiadi menyampaikan bahwa salah satu pihak yang hadir hari ini merupakan perwakilan dari Grundfos yang merupakan produsen pompa terbesar di dunia, berbasis di Denmark, dengan lebih dari 19.000 karyawan di seluruh dunia.

“Kami berharap kehadiran kami ini bisa menjadi awal penjajagan kerja sama yang semakin baik dan erat antara Denmark dengan Indonesia lewat Kabupaten Sergai,” harapnya.

Pertemuan kali ini turut dihadiri oleh Sekdakab Sergai M. Faisal Hasrimy, para Asisten, Staf Ahli, dan sejumlah Kepala OPD terkait. (fad/ram)

Kendalikan 52 Kg Sabu dan 323 Ribu Butir Ekstasi, Ratu Narkoba Aceh Terancam Hukuman Mati

DAKWAAN: JPU membacakan surat dakwaan terhadap 6 terdakwa kasus narkotika, secara virtual, Kamis (18/1/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ratu narkoba asal Aceh, Hanisah alias Nisa binti Abdullah (39) terancam hukuman mati. Dia bersama kelima terdakwa lainnya, didakwa jaksa atas kasus sabu seberat 52,5 kilogram dan 323.822 butir ekstasi, dalam sidang virtual di ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (18/1/2024).

Kelima terdakwa lainnya yakni, Hamzah alias Andah Bin Zakaria (31), Al Riza alias Riza Amir Aziz (29), Mustafa alias Pak Muis (55), Nasrullah alias Nasrul Bin Yunus (33), dan Maimun alias Bang Mun (54).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rizkie Andriani Harahap dalam dakwaannya mengatakan, perkara ini bermula pada 22 Oktober 2022, terdakwa Hanisah bersama dengan Maimun alias Bang Mun, Salman (DPO) dan Erul (DPO) bertemu di Malaysia untuk membicarakan jual beli narkotika jenis sabu dan ekstasi.

“Terdakwa Hanisah alias Nisa bersama kelima terdakwa lainnya diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI pada 8 Agustus 2023 lalu, mereka ditangkap ditempat yang berbeda,” ujar JPU.

Lebih lanjut, kata JPU, penangkapan itu berawal dari hasil sidak yang dilakukan terhadap sebuah ruko depan pasar Sunggal, Kota Medan.

“Dari penangkapan itu, BNN berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 52.520 gram dan 323.822 butir ekstasi,” ungkap JPU.

Selain narkotika, BNN juga mengamankan 1 unit mobil yang juga berada di dalam ruko dan rencananya akan digunakan sebagai alat atau sarana mengangkut dan membawa sabu serta pil ekstasi tersebut

“Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas JPU.

Usai mendengar surat dakwaan, Majelis hakim diketuai Abdul Hadi Nasution menunda persidangan hingga pekan depan dalam agenda keterangan saksi. (man)

Menuju WBK/WBBM, Lapas Medan Gelar Asesmen

ZONA: Lapas I Medan gelar asesmen menuju ZI WBK/WBBM, Kamis (18/1/2024).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan mulai mempersiapkan Pembangunan Zona Integritas (ZI), menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM).

Ketua Tim Pembangunan ZI Lapas Medan, Dat Menda Tarigan mengatakan, asesmen dilakukan dengan melakukan pengisian biodata, kemudian juga mempertimbangkan aspek kompetensi dengan wawancara.

Kemudian, kata dia, dalam sesi wawancara indikator penilaian kompetensi meliputi, analisa strategis, fleksibilitas berpikir, inovasi, komunikasi lisan, komunikasi tertulis, kegigihan, pengambilan resiko, negosiasi, membangun hubungan kerjasama, kepemimpinan dan berorientasi pada pelayanan.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal untuk penentuan Tim Kelompok Kerja Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi Tahun 2024. Saya berharap ke depannya tim yang dibentuk melalui asesmen ini bisa mengantarkan Lapas Kelas I Medan meraih predikat WBK/WBBM,” ungkapnya, Kamis (18/1/2024).

Lebih lanjut, terangnya, pembangunan ZI merupakan salah satu langkah awal mendukung program pemerintah untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan organisasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang baik, efektif, dan efisien sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat, dan profesional.

“Kepada 50 Orang Pegawai Lapas Kelas I Medan kami lakukan asesmen, kami siap membetuk Tim Pokja yang bersih dan bebas dari KKN, memberikan pelayanan prima, serta terus berbenah meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja,” pungkas Dat.

Asesmen ini dikuti bersama Pejabat Strutural Eselon III, Kepala Kesatuan Pengamanan, Kabid Kegiatan Kerja dan Psikologi professional, yang juga merupakan Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian dan Kerjasama Fakultas Psikologi USU. (man/ram)