28 C
Medan
Thursday, April 9, 2026
Home Blog Page 68

Pembangunan 600 Hunian Danantara Terus Dikebut, Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang Masuki Fase Relokasi

BP BUMN sekaligus COO Danantaea Dony Oska (jaket cokelat) saat meninjau lokasi relokasi hunian di Aceh Tamiang.
BP BUMN sekaligus COO Danantaea Dony Oska (jaket cokelat) saat meninjau lokasi relokasi hunian di Aceh Tamiang.

Aceh Tamiang – Penanganan pascabencana banjir di Aceh terus bergerak ke fase lanjutan. Pembangunan hunian sementara (huntara) mulai direalisasikan sebagai langkah awal pemulihan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Sebanyak 600 unit hunian telah dibangun pada tahap awal ini.

Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) yang juga menjabat Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, mengatakan bahwa pembangunan huntara merupakan bentuk partisipasi aktif negara melalui BUMN dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

“Pada prinsipnya kami ingin ikut berpartisipasi membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana. Kami berharap hunian yang dibangun dapat menjadi tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat, sekaligus mendukung proses pemulihan mereka,” ujar Dony di sela peninjauan lokasi, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, pembangunan huntara selain berorientasi pada kecepatan juga pada kualitas lingkungan hunian. Karena itu, kawasan yang dibangun dirancang agar memiliki fasilitas pendukung kehidupan sehari-hari, mulai dari fasilitas umum, tempat ibadah, hingga ruang bermain anak. Akses konektivitas juga menjadi perhatian agar warga tetap dapat beraktivitas dan berkomunikasi selama masa pemulihan.

Dony menambahkan, 600 unit hunian tersebut merupakan tahap awal dari program yang lebih besar, dengan target pembangunan hingga 15.000 unit di berbagai wilayah terdampak. Ke depan, pembangunan akan dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi lain, menyesuaikan kebutuhan dan kesiapan daerah.

“Kami akan menunggu arahan dari pemerintah daerah terkait lokasi-lokasi lain yang memang membutuhkan dan siap untuk dibangunkan,” katanya.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE, menyampaikan bahwa dampak banjir yang terjadi beberapa waktu lalu dirasakan hampir di seluruh wilayah provinsi. Dari 18 kabupaten/kota terdampak, setidaknya tujuh daerah mengalami dampak paling parah, sehingga memerlukan penanganan cepat dan kolaboratif.

“Kami menyampaikan ribuan terimakasih. Progresnya sangat cepat. Kami melihat pekerjaan pembangunan nonstop 24 jam. Kami berharap pembangunan hunian sementara ini berjalan paralel dengan pemulihan yang sedang berjalan. Pemerintah daerah telah meminta agar lahan disiapkan, baik dari pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pihak lain yang memungkinkan, sehingga pembangunan bisa segera dilanjutkan,” ujar Fadhlullah.

Ia menekankan bahwa keberadaan huntara harus benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Selain unit hunian, kawasan tersebut diharapkan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, sehingga warga dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih layak selama masa transisi.

“Harapannya masyarakat yang menempati hunian ini merasa betah, aman, dan nyaman, sambil menunggu proses pemulihan berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH, mengungkapkan bahwa skala kerusakan akibat bencana di wilayahnya tergolong sangat besar. Berdasarkan pendataan sementara, lebih dari 14.000 rumah terdampak, dengan sekitar 8.000 unit mengalami kerusakan berat.

“Untuk rumah yang rusak parah jumlahnya lebih kurang 8.000 unit. Total rumah terdampak bisa lebih dari 14.000. Karena itu, untuk rumah-rumah yang rusak berat kemungkinan besar akan dilakukan relokasi,” ujar Armia.

Ia juga menekankan pentingnya kelengkapan data dan persyaratan administrasi agar proses pembangunan dan bantuan dapat berjalan berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak warga terdampak.

Pembangunan huntara tahap awal ini dikerjakan secara kolaborasi oleh BUMN Karya, Himbara, PLN, Pertamina, Telkom dan didukung oleh kesiapan areal oleh PTPN Grup, percepatan penyediaan dan kesiapan areal oleh PTPN memungkinkan proses pengerjaan dilakukan lebih cepat.

Program pembangunan huntara ini merupakan bagian dari sinergi lintas pihak antara pemerintah pusat dan daerah, BUMN, serta berbagai institusi pendukung. Sejumlah entitas terlibat dalam penyediaan infrastruktur dasar, utilitas, dan layanan pendukung lainnya, sehingga kawasan hunian dapat segera difungsikan sebagai tempat tinggal sementara yang aman dan layak. (ila)

Rayakan Natal 2025, The Reiz Suites Hadirkan Santa Claus dan Merchandise Spesial untuk Tamu

MEDAN, SumutPos.co – Dalam semangat suka cita Natal, The Reiz Suites menghadirkan perayaan Natal yang hangat dan penuh kebahagiaan bagi para tamu yang menginap pada Hari Natal, 25 Desember 2025. Mengusung konsep Christmas Moments at The Reiz Suites, mereka membagikan merchandise spesial Natal berupa gantungan kunci eksklusif edisi Christmas kepada seluruh tamu beragama Nasrani yang check-in hari ini.

Tak hanya itu, suasana Natal semakin terasa dengan kehadiran Santa Claus di area lobby hotel yang secara khusus menyapa dan membagikan berbagai makanan ringan seperti bolu, lollipop, yupi, jelly, dan aneka snack favorit anak-anak. Momen ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi tamu keluarga yang menginap bersama buah hati mereka.

Sebagai bagian dari rangkaian perayaan, para tamu juga diberikan kesempatan untuk berfoto bersama Santa Claus, menciptakan pengalaman menginap yang berkesan dan penuh cerita di Hari Natal.

Anton Subiyakto, Cluster General Manager mengatakan, Natal adalah momen tentang
kebersamaan, kasih, dan sukacita. “Melalui perayaan sederhana namun hangat ini, kami ingin.setiap tamu merasakan atmosfer Natal yang penuh kegembiraan selama menginap di The Reiz Suites. Kehadiran Santa Claus dan merchandise spesial ini kami persembahkan sebagai bentuk apresiasi dan kenangan manis bagi para tamu,” ujarnya.

Perayaan Natal ini mendapat respons positif dari para tamu, khususnya keluarga dengan anak-anak, yang terlihat antusias mengikuti sesi foto dan menikmati kejutan dari Santa Claus. Dengan lokasi strategis dan konsep pelayanan yang mengutamakan personal touch, The Reiz Suites terus berkomitmen untuk menghadirkan momen-momen spesial di setiap perayaan, menjadikan hotel tidak hanya sebagai tempat menginap, tetapi juga sebagai ruang untuk menciptakan kenangan. (rel/adz)

Tifatul Sembiring: Sikap Tepo Seliro Harus Menjadi Kebiasaan Bangsa Indonesia

MEDAN, SumutPos.co- Anggota DPR/MPR RI Tifatul Sembiring berharap, sikap tepo seliro harus menjadi kebiasaan Bangsa Indonesia. Di mana tepo seliro adalah kearifan lokal dari suku Jawa yang secara sederhana bisa diartikan sebagai tenggang rasa, empati, dan toleransi.

“Kalau soal toleransi, perjalanan panjang bangsa Indonesia telah membuktikan bahwa kita bisa menjalankan toleransi dengan baik. Memang ada gesekan di sana-sini, tapi Alhamdulillah kita bisa melalui itu semua dengan baik,” kata Tifatul Sembiring ketika menggelar sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Aula Masjid Rohmatul Hidayah, Jalan Panglima Denai Medan, Selasa (16/12) lalu.

Tifatul menjelaskan, sikap tepo seliro merupakan salah satu pengamalan dari semboyan negara Indonesia, Bhineka Tunggal Ika. Suku dan kebudayaan yang beragam serta agama yang juga banyak di Indonesia, tidak menjadikan bangsa ini terpecah belah. Tapi justru dengan adanya Bhineka Tunggal Ika, bangsa ini malah menjadi bangsa besar yang disegani dunia,” ujar Menteri Kominfo era SBY ini.

Sebelumnya, Tifatul menjabarkan poin-poin yang terkandung dalam 4 pilar MPR RI, yaitu Pancasila sebagai dasar Negara. Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi dan ketetapan MPR..Kemudian Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara. Dan terakhir, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Pada sosialisasi ini masyarakat mengaku gembira karena bisa menambah wawasan kebangsaan. Mereka berharap, sosialisasi seperti ini dapat dilaksanakan setiap bulan, agar rasa nasionalisme di tengah masyarakat dapat terus terjaga. (adz)

Penyerahan Hadiah Kepada Pemenang Undian Semarak Bayar Pajak 2025

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan secara resmi menyerahkan hadiah kepada para pemenang undian Semarak Bayar Pajak 2025. Acara penyerahan ini berlangsung khidmat di Kantor Bapenda Kota Medan pada Senin (29/12/2025).

Program ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kota Medan kepada masyarakat yang telah disiplin dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Hasil pengundian sendiri telah dilakukan sebelumnya pada tanggal 24 Desember 2025.

Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian, menyerahkan langsung hadiah utama berupa 2 unit sepeda motor Honda Beat kepada pemenang kategori Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kedua pemenang yang beruntung tersebut adalah Horlen Lubis dan Sarlan Manik.

Dalam sambutannya, M. Agha Novrian menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dalam membayar pajak sangat krusial bagi keberlanjutan pembangunan di Kota Medan.

“Hadiah ini adalah bentuk ucapan terima kasih kami. Semoga ini memotivasi warga lainnya untuk semakin taat pajak demi kemajuan kota kita tercinta,” ujar Agha.

Selain hadiah utama sepeda motor, apresiasi juga diberikan kepada wajib pajak kendaraan bermotor. Hadiah yang di berikan yaitu berupa 1 unit kulkas diserahkan kepada Rudi Edward Damanik sebagai pemenang kategori pajak kendaraan bermotor.

Selain hadiah hadiah tersebut, pada kesempatan ini juga di serahkan hadiah hadiah lain seperti laptop, smartphone, smartwatch, kompor gas, kipas angin, rice cooker, voucer makan dan juga Voucer menginap di hotel.

Sarlan manik, pemenang hadiah sepeda motor turut menyampaikan rasa apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kota Medan dan juga mengajak masyarakat untuk selalu taat membayar pajak.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Bapenda Kota Medan dan juga kepada Bapak Walikota Medan, Rico Waas. Semoga Kota Medan semakin sukses ke depannya”

Mengakhiri pernyataannya, Sarlan juga mengajak seluruh warga Medan untuk semakin tertib dalam menunaikan kewajiban pajak mereka. Ia berharap langkah kecil ini tidak hanya membantu pembangunan kota, tetapi juga memberikan peluang bagi warga lain untuk merasakan kebahagiaan yang sama.

Turut hadir mendampingi Kepala Bapenda dalam prosesi penyerahan hadiah tersebut Sutan Partahi (Kabid BPHTB dan PBB) dan Popy Maya Syafira (Kabid Pengembangan dan Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah).

Melalui kegiatan Semarak Bayar Pajak, Bapenda Kota Medan berharap indeks kepatuhan pajak di tahun mendatang terus meningkat. Penyerahan hadiah ini sekaligus menutup rangkaian program stimulus pajak di penghujung tahun 2025 dengan harapan sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam membangun infrastruktur dan layanan publik di Kota Medan.(rel)

Sambut Libur Tahun Baru, PLN UID Sumut Sediakan 81 Unit SPKLU

General Manager PLN UID Sumut saat memastikan SPKLU Rest Area A Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi beroperasi dengan baik.
General Manager PLN UID Sumut saat memastikan SPKLU Rest Area A Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi beroperasi dengan baik.

MEDAN, SMUTPOS.CO – Menyambut momentum libur Tahun Baru serta meningkatnya mobilitas masyarakat, PLN UID Sumatera Utara memperkuat infrastruktur kendaraan listrik dengan menambah 5 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang Jalur Lintas Sumatera. Dengan penambahan tersebut, total SPKLU yang beroperasi di wilayah Sumatera Utara meningkat dari 76 unit menjadi 81 unit.

Tambahan SPKLU ini tersebar secara strategis di tiga kota, yakni 2 unit di Binjai, 2 unit di Pematang Siantar, dan 1 unit di Medan. Penempatan tersebut dirancang untuk memastikan konektivitas perjalanan jarak jauh tetap terjaga, khususnya pada koridor lintas utama yang menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.

General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, menegaskan kesiapan PLN dalam melayani kebutuhan kelistrikan bagi seluruh pengguna kendaraan listrik. “PLN siap melayani kebutuhan listrik bagi seluruh pengendara kendaraan listrik. Dengan meningkatnya jumlah pengguna mobil listrik dan mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur Tahun Baru, kami memastikan SPKLU tersedia di berbagai lokasi strategis agar perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan tanpa khawatir kehabisan daya,” ujar Mundhakir.

Mundhakir menambahkan bahwa penguatan infrastruktur SPKLU tidak hanya ditujukan untuk menjawab kebutuhan musiman, tetapi merupakan bagian dari visi jangka panjang PLN dalam mendukung transformasi energi nasional.

“Pengembangan SPKLU ini adalah bentuk kesiapan PLN dalam mengawal transisi energi dan perubahan perilaku masyarakat. Kami ingin memastikan pengguna kendaraan listrik dapat bermobilitas lintas kota bahkan lintas provinsi dengan tenang. Ini bukan sekadar layanan kelistrikan, tetapi komitmen PLN dalam membangun masa depan transportasi yang bersih, efisien, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai bentuk kesiapan operasional di lapangan, Mundhakir juga melakukan peninjauan langsung ke SPKLU Rest Area A Jalan Tol Medan–Tebingtinggi pada 25 Desember 2025 kemarin.

Kunjungan tersebut turut didampingi Senior Manager Distribusi Dicky Hiwardi, Senior Manager Perencanaan Efi Ziarman, serta Manager UP3 Lubuk Pakam Haryadi Poel.
Dalam peninjauan tersebut, manajemen memastikan kesiapan teknis SPKLU, keandalan pasokan listrik, serta kemudahan akses layanan bagi pengguna kendaraan listrik. Langkah ini sejalan dengan komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mendorong penguatan ekosistem kendaraan listrik di Sumatera Utara.

Dengan bertambahnya SPKLU di jalur strategis Jalur Lintas Sumatera, PLN UID Sumatera Utara berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan libur Tahun Baru dengan lebih tenang dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu koridor utama kendaraan listrik di Pulau Sumatera. (ila)

Fraksi PDIP DPRD Sumut Ajak Pemprovsu, Pemkab, dan Pemerintah Pusat, Gotong Royong Pulihkan Bencana Tapanuli

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut mengajak Pemprov Sumut, Pemerintah Pusat, Pemkab, dan seluruh elemen masyarakat, untuk terus bergotong-royong memulihkan kondisi lingkungan dan mental masyarakat yang terdampak bencana di kawasan Tapanuli.

Ajakan tersebut disampaikan Fraksi PDI Perjuangan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Aryanti Sitorus dengan agenda pembacaan dan penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda tentang PT Dhirga Surya yang berlangsung di DPRD Sumut, Senin (29/12/2025).

Juru bicara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Syahrul Ependi Siregar, mengaku sangat miris dengan belum ditetapkannya bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara, menjadi bencana nasional. Berkaitan dengan itu, Syahrul mengajak seluruh pihak untuk menjadikan musibah ini sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antarsesama, khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung bencana.

“Marilah kita bersama-sama berdoa, semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa di tengah bencana ini memberikan pahala, dan di akhir bencana memberikan kebahagiaan serta pemulihan bagi saudara-saudara kita,” ujarnya.

Fraksi PDI Perjuangan juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas berbagai peristiwa bencana alam yang terjadi menjelang akhir tahun, termasuk banjir bandang, dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumut. Selain itu, Fraksi PDI Perjuangan turut menyampaikan empati kepada masyarakat di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat yang juga mengalami bencana alam, seraya mendoakan agar seluruh korban diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran dalam menghadapi situasi yang berat ini. (adz)

PLN Hadir Menjaga Kekhusyukan Natal, GM PLN UID Sumut Pantau Langsung Gereja dan Posko Siaga

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir (kanan) saat melakukan bincang-bincang dengan Pendeta Donald Sianturi, Praeses HKBP Distrik II Silindung, (kiri) pada ruang pertemuan Gereja HKBP Pearaja Tarutung Tapanuli Utara
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir (kanan) saat melakukan bincang-bincang dengan Pendeta Donald Sianturi, Praeses HKBP Distrik II Silindung, (kiri) pada ruang pertemuan Gereja HKBP Pearaja Tarutung Tapanuli Utara

MEDAN — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara memastikan perayaan Natal 2025 di wilayah Sumatera Utara berlangsung aman, khidmat, dan tanpa kendala kelistrikan.

Kepastian tersebut diwujudkan melalui pemantauan langsung ke sejumlah rumah ibadah dan posko siaga kelistrikan yang dipimpin oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, selama dua hari berturut-turut, pada 25–26 Desember 2025.

Pada Kamis, 25 Desember 2025, yang merupakan puncak perayaan Natal, Mundhakir mengunjungi Gereja HKBP Pearaja, Tarutung, yang dikenal sebagai salah satu pusat ibadah utama umat Kristiani, khususnya jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan langsung keandalan pasokan listrik di lokasi ibadah dengan tingkat aktivitas jemaat yang tinggi.

Pemantauan kemudian dilanjutkan pada Jumat, 26 Desember 2025, dengan meninjau Gereja Katolik Paroki Santo Fidelis serta Gereja HKBP Bolon Pangururan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik selama rangkaian perayaan Natal di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Selain rumah ibadah, manajemen PLN UID Sumatera Utara juga meninjau kesiapan posko siaga dan unit pelayanan kelistrikan, di antaranya UP3 Pematang Siantar, ULP Parapat, dan ULP Brastagi. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, serta sistem pengamanan pasokan listrik berjalan optimal dari hulu hingga hilir.

Dalam keterangannya, Mundhakir menegaskan bahwa kehadiran langsung manajemen di lapangan merupakan bentuk tanggung jawab PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan menenangkan masyarakat.

“Natal adalah momen sakral bagi umat Kristiani. PLN hadir untuk memastikan listrik tidak menjadi kekhawatiran, melainkan mendukung kekhusyukan ibadah dan kebersamaan. Kami melakukan pengamanan berlapis serta pemantauan langsung agar seluruh rangkaian perayaan Natal berjalan lancar,” ujar Mundhakir.

Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari pimpinan gereja. Pendeta Donald Sianturi, Praeses HKBP Distrik II Silindung, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung PLN di tengah jemaat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak General Manager PLN UID Sumatera Utara ke Gereja Pearaja. Terima kasih juga kepada seluruh jajaran PLN yang terus bekerja keras menjaga dan menstabilkan pasokan listrik di Kabupaten Tapanuli Utara. Pelayanan kelistrikan selama perayaan Natal berjalan dengan sangat baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keandalan pasokan listrik memberikan rasa aman dan tenang bagi jemaat dalam menjalankan ibadah.

“Kami berharap ke depan sinergi pelayanan antara gereja dan PLN dapat terus terjalin dengan semakin baik dan kuat,” ujarnya.

Melalui rangkaian pemantauan langsung selama dua hari tersebut, PLN UID Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, menjaga keandalan pasokan listrik, serta memastikan setiap momen penting, termasuk perayaan hari besar keagamaan, dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kedamaian. (ila)

RSU Mitra Sejati Salurkan CSR, 1.200 Warga Medan Johor Terbantu Iuran BPJS Kesehatan

FOTO BERSAMA: Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MH, Kes, SpKKLP dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Medan dr Yasmin Ramadhana Harahap, foto bersama Owner RSU Mitra Sejati dr Parambir Singh, Penasihat Hukum RSU Mitra Sejati Rahul, SH, MH, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumatera Utara dr Syaiful Sitompul, serta lainnya, usai penandatanganan kerja sama bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan.
FOTO BERSAMA: Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MH, Kes, SpKKLP dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Medan dr Yasmin Ramadhana Harahap, foto bersama Owner RSU Mitra Sejati dr Parambir Singh, Penasihat Hukum RSU Mitra Sejati Rahul, SH, MH, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumatera Utara dr Syaiful Sitompul, serta lainnya, usai penandatanganan kerja sama bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

MEDAN – Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Sejati kembali menegaskan komitmennya terhadap kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), RSU Mitra Sejati membantu pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi 1.200 warga yang bermukim di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 10 perwakilan warga penerima manfaat, bertempat di Aula Lantai IV RSU Mitra Sejati. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MH, Kes, SpKKLP, Owner RSU Mitra Sejati dr Parambir Singh, Penasihat Hukum RSU Mitra Sejati Rahul, SH, MH, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Medan dr Yasmin Ramadhana Harahap, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumatera Utara dr Syaiful Sitompul, serta jajaran manajemen rumah sakit dan undangan lainnya.

Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa bantuan iuran BPJS Kesehatan ini diperuntukkan khusus bagi warga yang tinggal di sekitar rumah sakit, sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan sekitar.

TANDATANGAN: Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MH, Kes, SpKKLP (kanan) dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Medan dr Yasmin Ramadhana Harahap (kiri), tandatangani kerja sama bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan, disaksikan Owner RSU Mitra Sejati dr Parambir Singh (dua dari kiri)  dan  Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumatera Utara dr Syaiful Sitompul (kiri).
TANDATANGAN: Direktur RSU Mitra Sejati dr Elvida Sulistiana Sinaga, MKM, MH, Kes, SpKKLP (kanan) dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Medan dr Yasmin Ramadhana Harahap (kiri), tandatangani kerja sama bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan, disaksikan Owner RSU Mitra Sejati dr Parambir Singh (dua dari kiri) dan Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Sumatera Utara dr Syaiful Sitompul (kiri).

“Sebanyak 1.200 penerima bantuan merupakan warga Kecamatan Medan Johor. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Ini juga menjadi wujud komitmen RSU Mitra Sejati dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya bagi warga Kota Medan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran RSU Mitra Sejati yang telah bekerja keras sehingga program CSR tersebut dapat terlaksana dengan baik. “Saya berharap seluruh staf senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Terima kasih atas kerja sama dan dedikasi semua pihak,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Medan dr Yasmin Ramadhana Harahap menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif RSU Mitra Sejati yang menyalurkan CSR dalam bentuk pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

“Penyaluran CSR seperti ini sangat kami apresiasi karena sejalan dengan imbauan kami kepada seluruh mitra. Saat ini Kota Medan dan Sumatera Utara sudah ter-cover Universal Health Coverage (UHC). Namun kita juga memahami keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Oleh karena itu, bantuan CSR berupa pembayaran iuran BPJS sangat membantu dan memperkuat keberlangsungan UHC,” jelasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Program JKN memberikan rasa aman bagi masyarakat. “Kita tentu tidak berharap sakit, namun dengan adanya JKN, masyarakat sudah memiliki ‘payung’ perlindungan kesehatan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, d Yasmin juga menilai RSU Mitra Sejati sebagai salah satu rumah sakit rujukan yang memiliki pelayanan responsif dan cepat.

“Keunggulan RSU Mitra Sejati adalah kepastian dalam menerima pasien rujukan. Respons yang cepat ini sangat membantu rumah sakit perujuk. Kami berharap hal ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Medan dan Sumatera Utara,” pungkasnya..

Salah seorang warga penerima bantuan, Saddam Husein, mengaku sangat bersyukur atas bantuan iuran BPJS Kesehatan yang diterimanya. “Alhamdulillah, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada RSU Mitra Sejati atas perhatian dan kepeduliannya kepada kami warga sekitar. Semoga RSU Mitra Sejati semakin maju, terus eksis, dan selalu peduli kepada masyarakat,” ucapnya..

Acara yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan tersebut ditutup dengan penandatanganan kerja sama bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi 1.200 warga, serta penyerahan bantuan secara simbolis. (ila)

Peresmian Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik dan Perayaan Ultah ke-84 Opung Ode Boru Khidmat dan Penuh Kekeluargaan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Peresmian Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik dirangkai dengan perayaan ulang tahun ke-84 Polonia Br Tobing atau Opung Ode Boru berlangsung Khidmat dan penuh kekeluargaan, Sabtu (27/12/2025). Acara yang dihadiri Keluarga Besar Opung Ode Sitompul, Hula Hula Tobing dan Marpaung ini diawali dengan ibadah yang dipimpin Rp Selestinus Manalu, OFM.Cap.

Dalam Ibadah, Opung Ode Boru menceritakan perjuangannya pada saat berusia 15 tahun, harus merantau ke luar kota agar bisa menempuh pendidikan yang tinggi. Hingga akhirnya menyelesaikan pendidikan keperawatannya di Yayasan Musi Caritas, Palembang. Hal itulah, menurut Opung Ode Boru, yang menjadi dasar sehingga anak-cucunya mampu meraih pendidikan yang tinggi dan sukses.

Setelah misa, dilanjutkan dengan peresmian Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik. Peresmian yayasan ini ditandai dengan pemakaian rompi oleh Pastor kepada Founder dan Ketua Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik Dr Drs Hendrik H Sitompul MM. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Sebelumnya, dilaksanakan acara adat Batak secara singkat, dengan menyerahkan ikan mas dari hula-hula marga Tobing, ulos dan beras sipir ni tondi. Dilanjutkan dengan ucapan selamat ulang tahun dari keluarga yang hadir, hiburan dari undangan, permainan atau game menarik yang menghibur dan seru tentang kehidupan suami istri dan popparan Opung Ode Boru. Lebih menarik lagi, keluarga besar membuat challenge Tarian Pacu Jalur yang viral di sosial media.

Pada akhir acara, setiap undangan mendapatkan kado Natal yang di dalamnya terdapat voucher nominal 100 ribu, 200 ribu, dan 300 ribu yang ditukarkan kepada Opung Ode Boru menjadi nilai rupiah.

Sebagai penutup, Pastor Selestinus mendoakan dan memberkati seluruh keluarga dan bersama-sama keluarga berbaris dan bersalaman dengan lagu kemesraan.

Tali Asih
Sebelumnya di hari yang sama, Sabtu (27/12/2025) Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik, yang dipimpin Ketua Dr Drs Hendrik H Sitompul MM menyerahkan tali asih ke sekolah SLB C Karya Tulus Namu Pencawir, berupa Sembako dan lainnya.

Tali Asih itu diberikan masih dalam rangkaian acara ulang tahun Opung Ode Boru dan launching Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik. Atas tali asih tersebut, Suster Verenanda SFD dari SLB C Karya Tulus Namu Pencawir menyampaikan banyak terima kasih.

“Terima kasih banyak atas cinta, perhatian, dan dukungan yang terbaik untuk kami. Doa kami yang terbaik slalu untuk keluarga Pam Hendrik. Terkhusus selamat untuk Opung Boru, semoga yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik, jaya selalu. Is the best pokoknya,” ujar Suster Verenanda SFD dalam pesan tertulis via WhatsApp.

“Saya sangat terharu dan bangga dengan adanya Yayasan Jangan Jemu Berbuat Baik, memiliki nilai spiritualitas yg sangat tinggi. Ada nilai perjuangan yang dimaknai dengan teladan Yesus sendiri, terkadang ditolak, dicuekin, disalahkan, bahkan sampai dituduh berbuat kejahatan. Tapi misi Yesus tetap berjalan, yaitu datang untuk melayani bukan untuk dilayani,” imbuhnya.

Menurut Suster Verenanda, jangan jemu berbuat baik, tersirat visi Yesus sendiri. “Rasanya banyak pak, yang ada dipikiran suster. Ada tersirat kerja nyata, jalan terus. Upahmu besar di surga. itu dari segi rohaninya,” ujarnya.

Dari kemanusiaannya, lanjut Suster Verenanda, siapa berbagi bagi saudara yang membutuhkan, sekecil apa pun itu. Tidak pandang siapa dia…, semua adalah saudara dan saudariku dalam kasih Tuhan. “Tetap hormat, menghargai, dan berartinya kehadiran seorang ibu dalam kehidupan, dengan launching yayasan bersamaan dengan ulang tahun opung boru,” pungkasnya. (adz)